- Advertisement -
Beranda blog Halaman 777

Gubernur Bali Canangkan Tumpek Krulut Sebagai Rahinan Tresna Asih

DENPASAR – Pantaubali.com – Gubernur Bali, Wayan Koster, mencanangkan Rahina Tumpek Krulut sebagai Perayaan Hari Tresna Asih/Hari Kasih Sayang, yang telah dituangkan dalam Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2022 tentang Tata-Titi Kehidupan Masyarakat Bali berdasarkan.Nilai-nilai Kearifan Lokal Sad Kerthi dalam Bali Era Baru.

‘Selama ini, sejumlah masyarakat Bali merayakan Valentine Day setiap tanggal 14 Pebruari sebagai hari Kasih Sayang, yang sesungguhnya bukan merupakan budaya Bali. Sudah waktunya, Kita melaksanakan Hari Tresna Asih atau Hari Kasih Sayang pada setiap Rahina Tumpek Krulut, yang Kita miliki di Bali sebagai warisan Adiluhung dari Leluhur, yang sepatutnya dilestarikan, disosialisasikan, dan dilaksanakan oleh Pemerintah bersama masyarakat Bali,” papar Gubernur Bali, Wayan Koster di Denpasar.

Saat Rahina Tumpek Krulut pada hari Sabtu (Saniscara Kliwon, Krulut), 23 Juli 2022 nanti, seluruh masyarakat Bali dihimbau agar melaksanakan perayaan secara niskala dan sakala.

Sebagaimana diketahui, untuk pertama kali, Pemerintah bersama masyarakat telah melaksanakan Perayaan Rahina Tumpek Uye secara serentak di seluruh Bali pada hari Sabtu (Saniscara Kliwon, Uye), 29 Januari 2022 dengan lancar dan sukses. Seluruh komponen masyarakat Bali mulai dari Pemerintah Provinsi Bali; Lembaga Vertikal di Bali; Pemerintah Kota/Kabupaten se-Bali; Majelis Desa Adat Provinsi Bali; Majelis Desa Adat Kota/Kabupaten se-Bali; Majelis Desa Adat Kecamatan se-Bali; Lembaga Pendidikan se-Bali; Desa atau Kelurahan, Desa Adat se-Bali; Organisasi Kemasyarakatan dan Swasta se-Bali; serta seluruh Masyarakat Bali menyambut dengan semangat, antusias, dan penuh dedikasi merayakan Rahina Tumpek Uye.

Gubernur Bali, Wayan Koster memimpin langsung Perayaan Rahina Tumpek Uye berlokasi di Danau Buyan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Gubernur Bali hadir didampingi oleh Ketua DPRD Provinsi Bali, Sekda Provinsi Bali, Pimpinan Perangkat Daerah beserta staf, dan seluruh masyarakat di sekitar Danau Buyan, dengan jumlah lebih dari 2.000 orang.

Kegiatan diawali dengan Upacara Danu Kerthi dan Otonan Sarwa Wewalungan yang dipuput oleh Ida Sri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pamayun dilanjutkan sembahyang bersama, arahan Gubernur Bali, pelepasan ikan, burung, satwa, vaksinasi anjing ras Bali, dan diakhiri dengan membersihkan sampah plastik di sekitar Danau Buyan.

Wali Kota/Bupati se-Bali juga memimpin Perayaan Rahina Tumpek Uye di daerah masing-masing, Bupati Buleleng memimpin Perayaan Rahina Tumpek Uye di Danau Tamblingan, Bupati Tabanan di Danau Beratan, Bupati Bangli di Danau Batur, Bupati Jembrana di Dam Palasari, Bupati Klungkung di Pura Watu Klotok dan Mangrove Lembongan, Bupati Karangasem di Tukad Telaga Waja, Bupati Gianyar di Empelan Pejeng,

Wali Kota Denpasar di Dam Oongan, Kelurahan Tonja, sedangkan Bupati Badung diwakili Sekda Kabupaten Badung memimpin kegiatan di Hutan Gunung Mangu. Kegiatan di Kota/Kabupaten se-Bali diawali dengan persembahyangan, pelepasan ikan dan satwa, serta bersih-bersih lingkungan.

Lembaga Vertikal seperti Kanwil Kementrian Agama Provinsi Bali, Bank Indonesia, Kanwil Kementrian Hukum dan HAM Provinsi Bali, Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah dan instansi lainnya juga melaksanakan Perayaan Rahina Tumpek Uye secara niskala dengan sembahyang di tempat suci masing-masing instansi. Kegiatan sakala dilakukan dengan melepas ikan ke Danau/Bendungan/Dam/Sungai/Telabah/Mata Air, melepas binatang dan/atau burung, resik sampah di sekitar Danau/Bendungan/Dam/Sungai/Telabah/

Mata Air, menyebarluaskan dan menyosialisasikan pentingnya menjaga kesucian, kelestarian, dan kebersihan Danau/Bendungan/Dam/Sungai/Telabah/Jelinjingan/Mata Air di berbagai media. Kegiatan dipimpin oleh Pimpinan Instansi diikuti seluruh pegawai masing-masing instansi.

Bahkan Kementerian Lingkungan Hidup memberikan apresiasi dengan dihadiri langsung oleh Wakil Menteri dan Dirjen terkait berlokasi di Estuari Dam Pemogan, Kota Denpasar.
Desa/Kelurahan dan Desa Adat melaksanakan persembahyangan Tumpek Uye di Pura Puseh dan Pura Desa masing-masing. Kegiatan sakala dilakukan dengan melepas ikan ke Danau/Bendungan/Dam/Sungai/Telabah/Mata Air, melepas binatang dan atau burung, serta resik sampah di sekitar Danau/Bendungan/Dam/Sungai/Telabah/Jelinjingan/ Mata Air. Kegiatan dipimpin oleh Perbekel/Lurah/Bandesa Adat dihadiri oleh Perangkat Desa/Kelurahan/Desa Adat dan Staff.Tidak ketinggalan masing-masing keluarga yang memiliki binatang peliharaan melaksanakan Upacara Ngotonin Sarwa Wewalungan.

“Tidak sedikit masyarakat yang dengan kesadarannya masing-masing melaksanakan kegiatan melepas ikan ke Danau/Bendungan/Dam/Sungai/Telabah/Jelinjingan/ Mata Air, melepas binatang dan/atau burung, serta resik sampah di sekitar lingkungan masing-masing,” katanya.

Lembaga Pendidikan, Organisasi Kemasyarakatan, dan Swasta melaksanakan persembahyangan Tumpek Uye di tempat suci masing-masing. Secara sakala antara lain melakukan kegiatan melepas ikan ke Danau/Bendungan/Dam/Sungai/Telabah/ Jelinjingan/Mata Air, melepas binatang dan/atau burung, resik sampah di lingkungan masing-masing, serta menyebarluaskan dan menyosialisasikan pentingnya menjaga kesucian dan kebersihan Danau Bendungan/Dam/Sungai/Telabah/Jelinjingan/Mata Air.

Perayaan Rahina Tumpek Uye untuk pertama kalinya dilaksanakan secara melembaga yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Bali sehingga mendapat apresiasi dari seluruh lapisan masyarakat Bali. Selama ini, Perayaan Rahina Tumpek Uye hanya dilakukan oleh masyarakat dan belum menjadi Kebijakan Pemerintah. Oleh sebab itu, kegiatan-kegiatan dalam rangkaian Perayaan Rahina Tumpek Uye sangat marak dipublikasikan di berbagai media, baik media cetak, elektronik, bahkan sangat viral diberitakan di sosial media. Gubernur Bali mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas partisipasi seluruh komponen masyarakat Bali dalam Perayaan Rahina Tumpek Uye.

Selanjutnya, Gubernur Bali juga akan melaksanakan Perayaan Rahina Tumpek Wayang, Tumpek Landep, Tumpek Wariga, Tumpek Kuningan, dan Tumpek Krulut sesuai Surat Edaran Nomor 04 Tahun 2022 tentang Tata-Titi Kehidupan Masyarakat Bali berdasarkan Nilai-nilai Kearifan Lokal Sad Kerthi dalam Bali Era Baru. Perayaan Rahina Tumpek Wayang akan dilaksanakan pada hari Sabtu (Saniscara Kliwon, Wayang),

5 Maret 2022, Tumpek Landep pada hari Sabtu (Saniscara Kliwon, Landep), 9 April 2022, Tumpek Wariga pada hari Sabtu (Saniscara Kliwon, Wariga), 14 Mei 2022, Tumpek Kuningan pada hari Sabtu (Saniscara Kliwon, Kuningan), 18 Juni 2022, dan Tumpek Krulut pada hari Sabtu (Saniscara Kliwon, Krulut), 23 Juli 2022. Seluruh Perayaan Rahina Tumpek, yang berdasarkan Nilai-Nilai Kearifan Lokal Sad Kerthi, merupakan implementasi visi: “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.

Gubernur Bali berharap, Perayaan Rahina Tumpek dilaksanakan secara berkesinambungan sehingga menjadi laku hidup/gaya hidup/lifestyle masyarakat Bali. Perayaan Rahina Tumpek merupakan salah satu upaya yang sangat fundamental, esensial, dan strategis dalam membangun karakter, jati diri, dan kualitas kehidupan masyarakat Bali, menghadapi dinamika perkembangan zaman dan modernisasi dalam skala lokal, nasional, dan global.

Hadiri Sidang Paripurna DPRD Bali, Wagub Cok Ace Sampaikan Perubahan Materi Raperda Provinsi Bali tentang Perubahan Kedua Atas Perda Nomor 5 Tahun 2010

DENPASAR – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati menyampaikan, penjelasan perubahan beberapa materi dalam Raperda Provinsi Bali tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2010 tentang Penyertaan Modal Daerah di hadapan pimpinan dan anggota dewan DPRD. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat paripurna DPRD Bali ke 1 masa persidangan pertama Tahun Sidang 2022 di Ruang Sidang Utama, Kantor DPRD Bali, Denpasar pada Senin (7/2) pagi.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Cok Ace yang membacakan sambutan Gubernur Bali menguraikan Jumlah modal yang sudah disertakan pada Perusahaan Daerah Provinsi Bali sesuai Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2010 tentang Penyertaan Modal Daerah sebesar Rp5.861.769.658,00 (lima miliar delapan ratus enam puluh satu juta tujuh ratus enam puluh sembilan ribu enam ratus lima puluh delapan rupiah).

“Dan sesuai laporan hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan dan Kinerja Pemerintah Provinsi Bali, terdapat ketidaksesuaian penetapan jumlah modal yang sudah disertakan pada Perusahaan Daerah Provinsi Bali yang seharusnya sebesar Rp5.282.769.658,00 (lima miliar dua ratus delapan puluh dua juta tujuh ratus enam puluh sembilan ribu enam ratus lima puluh delapan rupiah),” jelas Penglingsir Puri Ubud ini.

Selanjutnya, Wagub Con Ace melanjutkan bahwa sesuai Keputusan Gubernur Bali Nomor 377/01-C/HK/2021 tentang Besaran Penyertaan Modal Daerah kepada PT Bank Pembangunan Daerah Bali dan PT Penjaminan Kredit Daerah Provinsi Bali, menyatakan Besaran Penyertaan modal Daerah kepada Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Bali sebesar Rp30.000.000.000,00 (tiga puluh miliar rupiah) dan PT. Penjaminan Kredit Daerah 5 Provinsi Bali sebesar Rp15.000.000.000,00 (lima belas miliar rupiah) sehingga jumlah modal yang sudah disertakan pada PT. Bank Pembangunan Daerah Bali sebesar Rp644.912.000.000,00 (enam ratus empat puluh empat miliar sembilan ratus dua belas juta rupiah) dan jumlah modal yang sudah disertakan pada PT. Penjaminan Kredit Daerah Provinsi Bali sebesar Rp135.000.000.000,00 (seratus tiga puluh lima miliar rupiah).

Berkenaan dengan hal tersebut ditandaskan Wagub, Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 5 Tahun 2010 tentang Penyertaan Modal Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 2 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2010 tentang Penyertaan Modal Daerah sudah tidak sesuai dengan kondisi saat ini, sehingga perlu diubah.

“Pimpinan dan Segenap Anggota Dewan yang terhormat, Saya berharap segenap anggota Dewan yang terhormat, memberikan sumbang saran dan masukan demi penyempurnaan Raperda ini, dan agar dapat dibahas sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang berlaku, untuk selanjutnya mendapat persetujuan bersama,” tukas mantan Bupati Gianyar ini.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD BAli Nyoman Adi Wiryatama menyebut jajaran DPRD Bali tidak akan membuat pansus sebagaimana biasanya karena hanya satu Perda. Namun demikian, DPRD Bali akan membahasnya lebih dalam di sidang komisi yang akan dikoordinir Gede Kusuma Putra dari Fraksi PDIP DPRD Bali, dan Ketut Suwandhi, dari fraksi Golkar sebagai koordinator dan wakil koordinator.

Total 28 anggota DPRD Bali hadir mengikuti sidang paripurna tersebut baik secara langsung maupun daring. Nampak pula dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, beserta jajaran OPD di lingkup Pemprov Bali.

Ruko di Pasar Suraberata Hangus Terbakar Kerugian Ditaksir Milyaran Rupiah

TABANAN – Pantaubali.com – 10 unit ruko di komplek pertokoan barat Pasar Suraberata, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeng Barat (Selbar) Tabanan mengalami musibah kebakaran, Minggu,(6/2) pukul 22.00 milik salah satu warga setempat berinisial IGSD (49).

Adapun kronologi singat kejadian tersebut menurut, Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu I Nyoman Subagio dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, berdasarkan keterangan Sahrudin salah satu pengontrak seorang pedagang nasi mengatakan, sekira pukul 22.00 Wita sedang tidur di rumahnya yang berada di depan TKP, kemudian dipanggil oleh pedagang yang berjualan di Pasar Sengol menyampaikan, bahwa dari atap tokonya keluar api dan asap.

Selanjutnya, menuju TKP hendak membuka toko namun api sudah besar. Kemudian beliau menghubungi pemilik toko berinisial IGSDH memberi tahu bahwa toko miliknya kebakaran dan meminta menghubungi pedagang yang lainnya untuk datang ke TKP dalam upaya menyelamatkan barang-barang yang dapat dikeluarkan.

Dengan adanya kejadian tersebut, Piket Fungsi Polsek Selbar dipimpin Pawas menghungi Damkar Tabanan bersama masyarakat sekitar membantu menyelamatkan barang-barang dagangan yg masih bisa diselamatkan untuk dipinggirkan.

“Sekira pukul 22.35 Wita Unit Damkar Tabanan sebanyak 5 unit kendaraan tiba di TKP kemudian langsung melakukan pemadaman. Sekitar pukul 23.30 Wita api sudah dapat dipadamkan,” pungkasnya.

Sembari Dirinya menambahkan, kerugian materil sementara diperkirakan kurang lebih Rp 3 Milyar. Yang saat ini, masih di lakukan Pemeriksaan saksi-saksi oleh penyidik Polsek Selemadek Barat dan menunggu Tim Laboratorium Forensik Polda Bali untuk dilakukan olah TKP guna memastikan sumber dan penyebab Kebakaran.

“Saat ini sudah di pasangi Police line untuk mengamankan TKP,” pungkasnya.

Optimalisasi Pendapatan Dewan Tabanan Sebut, Objek Parkir Jangan Tercecer

TABANAN – Pantaubali.com – Dalam rangka pembahasan optimalisasi pendapatan dari Pajak Parkir dan Retribusi Parkir dengan Eksekutif Anggota Pansus I DPRD Kabupaten Tabanan, gelar rapat kerja, Senin, (7/2) di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Tabanan.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Made Dirga menyampaikan, ini merupakan langkah selanjutnya dari rapat telah dilakukan sebelumnya.Dirinya menekankan, terkait dengan agenda rapat tersebut bagaimana objek parkir salah satunya jangan sampai tercecer.Maka, perlu sistem pemungutan seperti apa yang pas dan cocok nantinya.

“Data objek parkir itu wajib kita minta seakurat mungkin agar tidak ada yang tercecer nanti,” jelasnya.

Detelah mendapat data bagaimana selanjutnya memikirkan teknis dalam penerapan nantinya dilapangan.

“Bagaimana teknis sistem dari pemungutannya. Data yang diminta hanya objek dulu nanti untuk mendalami setelah kita menemukan data, atau aturan merupakan jalan kita akan sosialisasikan secara maksimal setidaknya Muspida yang kita ajak juga,” pungkasnya.

Kalau memang ada kebocoran misalnya setidaknya dapat ditutupi kebocoran tersebut serta didalami.Tentu yang penting dapat secara bersama-sama mengarah ke hal positif.

“Karena, tidak susah rasanya kalau kita sudah satu pemikiran, eksekutif memiliki pikiran maju kita disini juga berpikiran maju.Saat kita rapat selanjutnya setidaknya sudah membawa hasil kerja juga, dan setelah itu hasil kerja ini kita rapatkan lagi,” paparnya.

Sembari Dirga menambahkan, tentu semua memiliki tujuan.Setidaknya kekurangan yang lalu, dapat menjadi lebih baik kedepannya.

Hadiri Pelantikan Pengurus PPDI RWM Padang Sambian Raya, Wagub Cok Ace Ajak Masyarakat Turut Serta Menjadi Pendonor Darah Aktif

DENPASAR – Pantaubali.com – Kasus Covid-19 kembali mengalami peningkatan hingga empat (4) digit. Tingginya kasus tentu saja menjadi perhatian semua pihak, mengingat Bali yang baru saja memulai membuka diri untuk kunjungan pariwisata kembali harus waspada.

Kembali mencuatnya jumlah pasien positif Covid-19, tentu mempengaruhi ketersediaan jumlah darah di PMI.

“Mari bersama kita tingkatkan kepedulian dan rasa tenggang rasa antar warga di Bali. Kebutuhan darah tentu saja meningkat, dan tidaklah mudah untuk mengajak seseorang menjadi pendonor, namun tetap saya mengajak semua pihak untuk turut berperan serta menjadi pendonor darah aktif serangkaian memberikan pertolongan kepada sesama yang membutuhkan. Belum lagi skrining yang ketat untuk memastikan darah yang dihasilkan, dan tentunya kita semua wajib untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan kapanpun dan dimanapun berada,” ungkap Wakil Gubernur Bali Prof. Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara pelantikan Pengurus Unit Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PPDI) rukun warga muslim Padang Sambian Raya periode 2022-2027, yang diselenggarakan di Musholla Al Falah, Buluh Indah-Padang Sambian, Denpasar Barat, Minggu (6/2).

“Donor darah adalah kegiatan yang sangat mulia dan tidak terhitung jumlah nyawa yang sudah terbantu melalui pertolongan para pendonor. Untuk itu mari bersama kita lawan pandemi yang hingga saat ini belum juga berakhir,” imbuh Wagub Cok Ace.

Pelaksanaan donor darah yang diselenggarakan atas kerjasama PMI, PPDI, Pemerintah dan donatur yang saling mensubsidi dan saling support. Dengan ketersediaan darah yang cukup, apabila ada warga yang membutuhkan dengan segera maka penanganannya juga akan lebih cepat. Sehingga tidak akan ada nyawa yang melayang sia-sia akibat kekurangan darah.

Kepala UTD PMI Provinsi Bali dr. I Gede Wiryana Patra Jaya mengatakan bahwa di Indonesia dan Bali pada khususnya mengenal dua (2) jenis pendonor darah, yakni pendonor sukarela dimana mereka yang menyumbang atau mendonorkan darahnya tidak mengetahui siapa penerima nantinya.

Sedangkan Pendonor darah pengganti adalah mereka yang mendonorkan atau menyumbangkan darahnya kepada pasien yang sudah diketahui penerimanya. Pihaknya sangat berterima kasih atas kesadaran banyak pihak yang sudah mulai berlomba-lomba untuk melakukan donor darah.

Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PPDI) yang keberadaannya berperan untuk menyiapkan calon pendonor, diharapkan terus aktif menggali kepedulian warga sekitar, sekaligus mampu meningkatkan mutu dan keamanan darah yang sudah didonorkan. Dan ke depan, akan dilakukan sertifikasi cara pembuatan obat yang benar (CPOB) untuk menjaga kualitas darah yang sudah didonorkan untuk dapat menjadi obat bagi pasien yang membutuhkan pertolongan atau tambahan darah.

Sementara Ketua Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Provinsi Bali I Ketut Pringgantara menambahkan bahwa tugas yang suci ini agar tidak dicampurkan dengan organisasi ke politik, sehingga PPDI dapat serta merta berdiri tegak untuk melanjutkan aksi sosial sebagai garda terdepan untuk menyelesaikan tugas kenegaraan tanpa adanya kekerasan dan intimidasi.

Pengurus unit PPDI RWM Padang Sambian Raya diharapkan terus melakukan kerjasama yang harmonis dengan PMI, dan lembaga atau organisasi terkait sehingga mampu menjaga kerukunan dan komunikasi dengan warga setempat dan pemerintah, dengan maksud menumbuhkan rasa tanggung jawab yang nantinya akan digunakan sebagai acuan untuk mengembangkan organisasi.

Untuk mewujudkan aksi sosial dengan nyata, Unit PPDI RWM Padang Sambian Raya juga melaksanakan kegiatan donor darah bagi masyarakat Kota Denpasar dan masyarakat Kabupaten Badung. Dan nampak juga aksi sosial berupa pemberian beras masing-masing 5 Kg kepada mereka yang sudah melakukan donor.

Tempat Isoter di Tabanan Dijaga Personel TNI-POLRI

TABANAN – Pantaubali.com – Menghadapi lonjakan kasus Covid-19 di Wilayah Kabupaten Tabanan Satgas Covid-19 menyiapkan tempat isolasi terpusat untuk menampung warga yang terkonfirmasi Covid-19 di dua lokasi yaitu, di Wisma Kwarda Pramuka Bali di Areal TPB Margarana Kecamatan Marga dan Hotel Tabanan.

Kodim 1619/Tabanan dalam rangka menyiapkan dan melaksanakan pendampingan pemantauan dan pengamanan telah mengerahkan personel bersama Polres Tabanan dan Instansi terkait dalam pelaksanaan Isoter untuk mengantisipasi lonjakan kasus di Tabanan, walaupun saat ini kasus Covid-19 di Tabanan mengalami peningkatan namun sampai saat ini kasus varian baru Umicron belum terdeteksi.

Hal tersebut disampaikan, Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Ferry Adianto saat di konfirmasi terkait kesiapannya bersama instansi terkait mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Tabanan.

Lebih lanjut Dandim 1619/Tabanan menyampaikan, bahwa saat ini di Tabanan telah menyiapkan tempat Isolasi terpusat di Wisma Kwarda Bali di Marga dengan kapasitas 18 kamar dan 36 Bad.

“Saat ini anggota Kodim 1619/Tabanan bersama Polres, Pemda dan Tenaga Kesehatan setiap hari ada yang stand by melaksanakan tugas dan hingga saat ini sudah ada 2 orang pasien Covid-19 yang di isolasi disana,” katanya.

Apabila kasus Vovid-19 di Tabanan terus meningkat dan bertambah di Tabanan telah menyiapkan tempat lainnya yang penting saat ini kesadaran masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah untuk melaksanakan isolasi secara terpusat sehingga dapat mengurangi resiko penularannya.

“Sebagai Upaya pencegahan yang telah dilakukan selama ini pihaknya bersama satgas covid-19 Kabupaten Tabanan secara masif melaksanakan patroli gabungan pendisiplinan masyarakat terkait protokol kesehatan dan meningkatkan kesadaran masyarakat termasuk juga perkantoran, toko-toko, rumah makan untuk mengaktifkan penggunaan aplikasi lindungi dalam setiap aktifitas,” ujarnya.

Kemudian untuk vaksinasi terus gencar dilaksanakan termasuk juga sudah digelar pelaksanaan vaksinasi dosis lanjutan tahap 3 booster untuk masyarakat yang sudah lebih dari 6 bulan dari vaksin ke II sudah bisa melaksanakan vaksin di fasilitas-fasilitas kesehatan yang ada di Tabanan sesuai dengan jadwal telah disiapkan.

Dandim 1619/Tabanan berharap saat ini Kabupten Tabanan masih menerapkan PPKM level 2 jadi masyarakat diminta untuk mengikuti anjuran pemerintah dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, melaksanakan vaksinasi dan melaksanakan isoter bagi warga yang terkonfirmasi covid-19 sehingga lonjakan kasus covid-19 dapat dicegah di Kabupaten Tabanan.

“Kami TNI-Polri bersama Satgas Covid-19, Instansi terkait dan seluruh stakeholder bersatu padu secara bersama-sama mendukung upaya pemerintah dalam pencegahan dan penanggulangan covid-19 di Kabupaten Tabanan, dan kita semua berharap tidak ada lonjakan kasus di Tabanan,” pungkasnya. (tmr)

Hari Ini, INI-IPPAT Bali Gelar Vaksin Booster

DENPASAR – Pantaubali.com- Pengurus wilayah Bali Ikatan Notaris Indonesia dan Ikatan Pejabat Pembuat Akte Tanah (INI-IPPAT) Provinsi Bali melaksanakan kegiatan Vaksin 3 (Booster).

Pelaksanaan kegiatan Vaksin tersebut dilakukan dalam upaya memberi pelayan kepada rekan-rekan Ikatan Notaris Indonesia Provinsi Bali agar nantinya mampu memberi pelayanan terbaik serta sehat kepada masyarakat, itu disampaikan, Ketua Pengwil Bali Ikatan Notaris Indonesia, I Wayan Muntra.

“Jika dilhat Notaris ini akan selalu berinteraksi dengan masyarakat tentu itu menjadi tujuan dalam melaksanakan Vaksin pada hari ini,” jelasnya, Sabtu,(5/2) di Sanur, Denpasar.

Kegiatan Vaksin bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bali khususnya Dinas Kesehatan Provinsi Bali didukung oleh team kesehatan Dinas Provinsi Bali.

Dirinya berharap, dengan kegiatan vaksin tersebut setidaknya apa menjadi program Pemerintah Provinsi Bali yang hijau agar segera pulih.

‘Karena harus selalu bekerja sama dengan baik, baik dengan Pemerintah sehingga apa menjadi program Pemerintah dapat segera terealisasi,” cetusnya.

Sembari Muntra menambahkan, kegiatan vaksin diikuti kurang lebih 850 orang anggota beserta staf di masing-masing kantor Notaris khususnya yang belum di Vaksinasi Booster.

Kasus Covid-19 Meningkat, PTM Dihentikan di Jenjang SD dan SMP di Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Terkait penghentian PTM sementara di jenjang SD dan SMP melihat perkembangan kenaikan kasus di tingkat Kabupaten dan Provinsi.Sehingga, keluar kebijakan lokal dari, Ketua Satgas Provinsi Dalam hal ini Gubernur Bali dan Bupati Kabupaten Tabanan untuk mengambil langkah bagaimana harus melakukan penanganan terhadap kondisi naiknya kasus Covid- 19 tersebut.

Yang salah satunya bersumber dari anak sekolah dan pendidik sehingga, atas dasar tersebut diinstruksikan melakukan perubahan terhadap pola pembelajaran sejak 3 Januari 2022 sudah melakukan PTM penuh diganti dengan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh yaitu daring atau online.

Proses pembelajaran tersebut akan dilakukan sampai dengan instruksi lebih lanjut tentu mencermati kondisi perkembangan di masyarakat atau sesuai perkembangan kasus Covid-19 di masyarakat.Sejauh ini tidak ditemukannya kluster dari sekolah hanya saja semua bersumber dari kluster keluarga, itu disampaikan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama.

“Kesimpulannya kluster keluarga yang terbawa ke sekolah dan menimbulkan penularan di sekolah tetapi tidak merupakan kategori kluster menurut Dinas kesehatan.Karena dari 1 orang dari hasil tracing menghasilkan 2 orang maksimal tidak ada lebih dari itu.Kecuali kejadian di luar kewenangan kita,” jelasnya, Jumat,(4/2) saat dikonfirmasi di Tabanan.

Selanjutnya, terkait pembelajaran daring dengan pengalaman 2 tahun pelaksanaan daring telah dilakukan dimasa Pandemi tentu menjadi pengalaman berharga, pertama tentu kepada semua jajaran satuan Dinas Pendidikan, dibawah Dinas pendidikan Kabupaten Tabanan melalui tenaga pendidik untuk melakukan kegiatan daring secara lebih efektif terutama dalam hal disiplin, kesiapan dalam melaksanakan daring.
Selain itu, memastikan anak-anak dapat mengikuti dengan baik melaksanakan evaluasi secara berkala.

“Di luar itu tentu kita harapkan dengan pola pembelajaran yang ada menjadi salah satu hal yang bisa dijadikan acuan bagaimana guru-guru melakukan kreatifitas, kreasi pola pembelajaran yang jauh berbeda dari tatap muka dan daring,” cetusnya.

Mungkin dalam hal ini adapun cara komunikasinya dengan kejelasan bahasanya dan lain lain.Kemudian di luar itu juga membangun pola-pola lain seperti, melakukan kunjungan ke rumah rumah membangun kelompok- kelompok kecil belajar bagi anak- anak yang penerimaannya dinilai tidak maksimal oleh guru-guru atau dengan kata lain lebih memperbanyak pemetaan dan daya tangkap dari anak-anak yang harus di perhatikan oleh para guru.

“Sebagai penyelenggara pasti kita harus mengikuti kebijakan dari pemerintah daerah melalui pimpinan daerah juga dengan secara termasuk dengan keseluruhan pemerintah pusat dan sebagainya kita harus tunduk kepada apa yang menjadi instruksi dari pimpinan pemerintah daerah,” pungkas Ngurah Darma Utama.

Komisi IV DPRD Tabanan Dorong Penerapan Sistem Pembelajaran Daring

TABANAN – Pantaubali.com – Adanya peningkatan jumlah kasus Covid-19 tentu harus diwaspadai serta perlu dilakukan tindakan memperketat kerumunan termasuk disiplin menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).Terkait hal tersebut, tentu langkah penerapan sistem pembelajaran dari Pembelajaran Tatap Muka (PTM) ke sistem pembelajaran Dalam Jaringan (Daring) kembali dilakukan Pemerintah menurut, Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana dinail tepat.

“Kita juga harus tetap menjaga anak-anak, kemarin memang sempat situasinya melandai sehingga proses belajar PTM bisa 100 persen.Cuma sekarang dengan keadaan saat ini kita kembalikan ke proses belajar jarak jauh dengan sistem daring.Kita harus tetap mengikuti sesuai dengan perintah surat edaran ini karena, kajiannya sudah jelas dari Menteri Kesehatan dan Dinas Kesehatan,” jelasnya, Jumat,(4/2) saat dikonfirmasi di Tabanan.

Kasusnya melonjak per harinya maka Komisi IV DPRD Kabupaten Tabanan mendorong karena, Perintah dari pimpinan bagaimana tetap harus tunduk.

“Hal ini sudah dirasa tepat yang dilakukan pemerintah mengingat kasus sangat melonjak.Selain itu, kita tetap mengikuti sesuai surat edaran diturunkan baik dari Surat Keputusan Bersama (SKB) dari empat Mentri, termasuk dari instruksi bapak Gubernur Bali juga,” cetusnya.

Menurut Dirinya, terkait hal tersebut Pemerintah daerah setidaknya dapat mempercepat masalah Vaksin ke-3 yaitu, Booster harus mampu dipercepat karena, ada varian baru seperti Omicron.Walaupun Omicron sendiri lebih rendah dari Delta tapi biar bagaimana pun tetap segera mempercepat pelaksanaan vaksinasi tersebut.

Selain itu Dirimya berharap kepada pemerintah,untuk segera mencari tau bahwa yang berkembang apakah virus Omicron, Covid-19 atau varian Delta.Jika seandainya merupakan virus Delta tentu Pemerintah harus segera melaksanakan isoter.Tidak melaksanakan Isoman agar wabah tidak berkembang terus.

Sedangkan kepada orang tua murid dalam kaitan dengan hal tersebut tentu dapat memperketat disiplin kepada anak-anak baik dalam hal Prokes maupun tingkatkan 3T(Tasting, Tracing dan Treatment).

“Semua harus bergotong royong tidak hanya pemerintah saja yang bertanggung jawab untuk menjaga ini semua,” tutup Wastana.

Pohon Perindang Tumbang Timpa Truk Tronton di Kediri

TABANAN – Pantaubali.com – Berdasarkan data laporan tertulis BPBD Kabupaten Tabanan disebutkan telah terjadi pohon Perindang tumbang tepat berada di depan mie kober, Kediri, Tabanan atau di Jalan Bypass Ir. Soekarno, Tabanan, Kamis,(3/1) sekitar pukul 16:40 Wita.

Pohon perindang tumbang tersebut terlihat menutupi sebagian jalan di depan mie kober Kediri Tabanan.Yang juga menimpa salah satu truk tronton kebetulan melintas dari arah Denpasar atau dari arah timur menuju ke barat.

Terkait kejadian tersebut penanganan telah dilakukan BPBD Kabupaten Tabanan.Dengan menurunkan TRC BPBD regu 4 dengan 5 orang personil serta beberapa personil dari Porles Tabanan dalam upaya melakukan penanganan pohon tumbang yang menutupi sebagian jalan tersebut.