- Advertisement -
Beranda blog Halaman 76

Oknum Guru di Tabanan Dilaporkan ke Polisi Usai Kirim Video Porno ke Siswa

Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Made Teddy Satria Permana.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Oknum guru ekstrakurikuler Pramuka di salah satu SMP di Kabupaten Tabanan yang mengirimvideo porno ke siswa dilaporkan ke Polres Tabanan.

Guru tersebut berinisial AEWP mengirim video pornografi sesama jenis melalui aplikasi WhatsApp kepada para siswa tempat ia mengajar dengan fitur sekali lihat.

Kasat Reskrim Polres Tabanan, AKP Made Teddy Satria Permana mengatakan, pihaknya menerima laporan pada Senin (20/10/2025) lalu. Saat ini, Polres Tabanan tengah melakukan proses penyelidikan.

“Kamis sudah terima laporannya. Namun, guru yang dilaporkan masih berstatus terlapor,” ujarnya, Senin (27/10/2025).

Ia menyebut, pelapor satu orang mengatasnamakan tiga orang korban. Ketiga korban berasal dari dua sekolah yang berbeda di Kabupaten Tabanan.

Namun, pihaknya kesulitan melacak video yang dibagikan ke siswa sebab video yang dikirimkan menggunakan fitur sekali lihat di aplikasi WhatsApps.

“Kami kesulitan untuk memastikan apakah video yang dibagikan benar konten pornografi sesama jenis atau tidak,” katanya.

Untuk diketahui, kasus ini terbongkar setelah wali kelas menerima laporan dari seorang siswa kelas VIII SMP swasta di Tabanan yang mengaku mendapat kiriman video bernuansa pornografi sesama jenis melalui WhatsApp dari guru tersebut.

Pihak sekolah kemudian secara resmi melayangkan surat pengaduan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan per 14 Oktober 2025.

Setelah itu, AEWP dipanggil Dinas Pendidikan Tabanan dan mengakui telah mengirimkan sejumlah video bernuansa pornografi sesama jenis kepada beberapa siswa.

Atas permintaan orang tua, pihak sekolah kemudian menonaktifkan AEWP dari tugas sebagai pembina ekstrakurikuler Pramuka.

Hasil penelusuran menunjukkan bahwa AEWP tidak terdaftar sebagai guru di Dinas Pendidikan Tabanan, tetapi tercatat sebagai guru tidak tetap di sekolah dasar (SD) swasta di Tabanan. (ana)

Sidak Ojek dan Wisman Tak Tertib di Tibubeneng, 37 Driver Ojol Ketahuan Melanggar

Petugas gabungan gelar sidak pengemudi ojol di kawasan Tibubeneng, Kuta Utara, Sabtu (25/10/2025) malam.
Petugas gabungan gelar sidak pengemudi ojol di kawasan Tibubeneng, Kuta Utara, Sabtu (25/10/2025) malam.

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Aparat gabungan dari Polres Badung, Polsek Kuta Utara, Pemerintah Desa Tibubeneng, dan sejumlah instansi terkait menggelar operasi pembinaan serta penertiban terhadap ojek liar, ojek online (ojol), ojek pangkalan, hingga wisatawan mancanegara (wisman) yang berperilaku tidak tertib di kawasan Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Sabtu (25/10/2025) malam.

Operasi yang berlangsung dari pukul 22.00 hingga 24.00 WITA ini difokuskan di kawasan Simpang Pantai Berawa dan sepanjang Jalan Raya Pantai Berawa, Tibubeneng. Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas keluhan warga dan wisatawan terkait maraknya ojek ilegal serta perilaku sejumlah wisman yang kerap mengganggu kenyamanan publik.

“Kegiatan ini merupakan upaya pembinaan dan penertiban untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif, terutama di kawasan wisata Tibubeneng yang ramai dikunjungi wisatawan,” ujar Kasubsi Penmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti.

Dalam sidak tersebut, petugas memeriksa kelengkapan kendaraan para pengemudi ojol, termasuk STNK, SIM, pelat nomor, serta atribut resmi aplikasi. Hasilnya, sebanyak 37 pengemudi ojol kedapatan melanggar aturan, di antaranya menggunakan pelat nomor tidak sesuai aplikasi, tidak mengenakan atribut resmi, hingga beroperasi tanpa aplikasi legal.

Selain itu, Satgas Gojek turut mengamankan 80 jaket ojol yang dinilai tidak sesuai ketentuan tertib kerja, serta menilang lima pelanggar lalu lintas. Petugas juga menyita empat unit sepeda motor dan satu STNK untuk proses pendataan lebih lanjut.

Tak hanya pengemudi ojek, petugas juga memberikan pembinaan kepada sejumlah wisman yang berkendara tanpa helm dan berpakaian tidak pantas di tempat umum. Mereka diberikan teguran secara persuasif agar lebih menghormati norma dan aturan di Bali.

Aiptu Ayu Inastuti menegaskan, kegiatan tersebut merupakan hasil sinergi lintas instansi, di antaranya Polres Badung, Polsek Kuta Utara, Pemerintah Desa Tibubeneng, Satpol PP, Linmas, Inteldakim, serta pecalang dari Desa Adat Canggu dan Berawa.

“Langkah ini bagian dari pendekatan preventif agar potensi gangguan keamanan bisa ditekan tanpa menimbulkan resistensi dari masyarakat maupun pelaku pelanggaran,” jelasnya.

Ke depan, pihak kepolisian akan melanjutkan pengawasan rutin dan patroli dialogis di sejumlah titik rawan, seperti Jalan Pantai Berawa, Jalan Raya Semat, dan Jalan Subak Sari. Polsek Kuta Utara juga berencana berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Tibubeneng dan Dinas Perhubungan untuk menata ulang sistem transportasi lokal berbasis masyarakat, termasuk pembuatan database pengemudi ojek resmi yang memiliki izin operasional.

“Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, kami harap suasana Tibubeneng tetap kondusif, aman, dan memberikan kenyamanan bagi wisatawan maupun warga lokal,” tutup Aiptu Ayu Inastuti. (ra)

Gelagat ART di Denpasar Bawa Kabur Motor dan Dompet Majikan Saat Ditinggal Mandi

EW (26) nekat membawa kabur sepeda motor, uang tunai, serta kartu ATM milik majikannya.
EW (26) nekat membawa kabur sepeda motor, uang tunai, serta kartu ATM milik majikannya.

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Gelagat mencurigakan seorang asisten rumah tangga (ART) di Denpasar berujung pada tindakan kejahatan yang tak disangka. Alih-alih bekerja dengan giat dan menjaga kepercayaan majikannya, wanita berinisial EW (26) justru nekat membawa kabur sepeda motor, uang tunai, serta kartu ATM milik majikannya, ZH (56).

Peristiwa itu terjadi di rumah majikan di Jalan Serma Tugir, Desa Dauh Puri Kelod, Denpasar Barat, Kamis (23/10) pagi. Saat korban tengah mandi, pelaku berpura-pura membersihkan kamar mandi. Begitu korban keluar, ART tersebut sudah raib bersama motor Honda Scoopy DK 3915 ABR, dompet berisi uang Rp3 juta, serta kartu ATM BCA milik korban.

Kasi Humas Polresta Denpasar Kompol I Ketut Sukadi membenarkan kejadian tersebut. “Pelaku kami amankan pada Sabtu (25/10) setelah dilakukan penyelidikan oleh tim opsnal Reskrim Polsek Denpasar Barat,” ujarnya, Senin (27/10).

Tak hanya membawa kabur motor dan uang tunai, pelaku juga sempat menguras saldo rekening korban. “Setelah dicek, uang korban di rekening berkurang Rp15 juta akibat penarikan oleh pelaku. Total kerugian mencapai Rp28 juta,” jelas Kompol Sukadi.

Hasil penyelidikan mengarah ke tempat kos pelaku di kawasan Jalan Taman Pancing, Denpasar Selatan. Polisi kemudian bergerak cepat dan berhasil menangkap EW tanpa perlawanan. Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku uang hasil kejahatannya digunakan untuk membayar kos, diberikan kepada suami, dan dikirim ke kampung halamannya.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa sepeda motor Honda Scoopy, dompet plastik warna krem, kartu ATM BCA, dan uang tunai Rp10.150.000. Kini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Denpasar Barat untuk proses hukum lebih lanjut.

“Pelaku dijerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara,” tutup Kompol Sukadi. (ra)

Mandor Proyek Saluran Irigasi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Gianyar

Ilustrasi penemuan jasad.
Ilustrasi penemuan jasad.

GIANYAR, PANTAUBALI.COM – Warga Banjar Puseh, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, digegerkan oleh penemuan mayat seorang pria di area subak Tenggaling pada Sabtu (26/10). Korban diketahui bernama I Wayan Sedhana (54), seorang mandor proyek saluran irigasi asal Banjar Bonbiyu, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar.

Kasi Humas Polres Gianyar, Ipda Gusti Ngurah Suardita, membenarkan peristiwa tersebut. “Tim Satreskrim dan Inafis Polres Gianyar sudah mendatangi lokasi kejadian,” ujarnya.

Menurut penjelasan Ipda Suardita, pada tubuh korban ditemukan luka robek di bagian leher. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUP Sanglah Denpasar untuk proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

“Hingga saat ini, tim penyidik dari Satreskrim Polres Gianyar bersama Polsek Tampaksiring masih melakukan penyelidikan  dan mendalami motif peristiwa ini,” tambahnya.

Pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti kematian korban. “Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan setelah hasil pemeriksaan dan penyelidikan di lapangan selesai,” tutup Ipda Suardita. (ra)

56 Ribu Warga Tabanan Telah Tersentuh Program Cek Kesehatan Gratis

Program cek kesehatan gratis di Kabupaten Tabanan.
Program cek kesehatan gratis di Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan terus berupaya memperkuat promotif dan preventif di bidang kesehatan.

Melalui Program Cek Kesehatan Gratis yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, lebih dari 56 ribu warga tercatat telah memanfaatkan layanan skrining penyakit sejak program ini berjalan.

Program yang terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat ini dilaksanakan baik di dalam gedung puskesmas maupun melalui sistem jemput bola di tengah masyarakat.

Pelayanan luar gedung dikemas dalam kegiatan Cek Kesehatan Gratis Komunitas yang terintegrasi dengan puskesmas keliling, posyandu, dan berbagai kegiatan kesehatan lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, Ida Bagus Surya Wira Andi menyebutkan, angka cakupan tersebut berdasarkan data pada Aplikasi Satu Sehat Indonesiaku per 14 Oktober 2025.

pemeriksaan kesehatan berkala merupakan langkah penting mendeteksi risiko penyakit secara dini sehingga dapat mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kesadaran akan kesehatan bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Melalui program ini, kami ingin memastikan masyarakat Tabanan mendapat kemudahan layanan cek kesehatan tanpa hambatan jarak maupun biaya,” ujar Surya Wira Andi, Senin (27/10/2025).

Dalam pemeriksaan, masyarakat memperoleh Paket Cepat (Cek Pertama Untuk Sehat) mencakup skrining tingkat aktivitas fisik, kebiasaan merokok, status gizi, tekanan darah, gula darah, tuberkulosis, penyakit paru, kanker paru, dan kesehatan jiwa.

Setelah pemeriksaan selesai, masyarakat juga mendapatkan rapor kesehatan sebagai acuan tindak lanjut.

Akses program ini dapat dilakukan melalui aplikasi Satu Sehat Mobile atau pendaftaran via WhatsApp Chatbot dengan mengetik keyword KADO ke nomor 0812-7887-8812, kemudian melengkapi kuesioner mandiri sebelum mengikuti layanan.

“Ini bukti kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mampu menciptakan perubahan besar menuju masa depan yang lebih sehat,” tegasnya. (ana) 

Duta Tabanan Juarai Lomba Kidung Dewasa di Utsawa Dharma Gita Bali 2025

Duta Kabupaten Tabanan di Utsawa Dharma Gita Provinsi Bali 2025. 
Duta Kabupaten Tabanan di Utsawa Dharma Gita Provinsi Bali 2025. 

PANTAUBALI.COM, TABANNA – Duta Kabupaten Tabanan mencatat prestasi gemilang dengan meraih Juara I lomba kidung dewasa campuran dalam ajang Utsawa Dharma Gita (UDG) Tingkat Provinsi Bali 2025.

Capaian ini menjadi tonggak baru sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Tabanan, karena untuk pertama kalinya kembali berhasil menempati posisi puncak di kategori bergengsi tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan, I Made Subagia, mengungkapkan rasa bangganya atas kerja keras para peserta dan pendamping yang telah berjuang maksimal membawa nama baik daerah.

“Prestasi ini menunjukkan semangat luar biasa para duta dalam melestarikan nilai-nilai sastra keagamaan dan seni spiritual umat Hindu di Tabanan,” ujarnya.

Subagia menambahkan, Kegiatan Utsawa Dharma Gita yang digelar sejak Jumat, 24 Oktober 2025, diikuti oleh seluruh duta kabupaten dan kota se-Bali. Pada hari pertama pelaksanaan, kontingen Tabanan tampil impresif.

Selain meraih gelar juara pertama di kategori kidung dewasa campuran, para peserta juga berhasil menyabet juara harapan II untuk lomba membaca sloka anak-anak putri, serta juara harapan I pada kategori kekawin remaja putri.

Penampilan gemilang Duta Tabanan berlanjut pada hari kedua, Sabtu, 25 Oktober 2025. Dalam kesempatan itu, beberapa peserta kembali menorehkan prestasi membanggakan.

Di antaranya, membaca sloka anak-anak putra yang berhasil meraih juara harapan II, kemudian membaca palawakya remaja putra dengan perolehan juara harapan I.

Tak berhenti di sana, Tabanan juga menunjukkan keunggulan dalam kategori Menghapal sloka remaja putri dan membaca palawakya dewasa putri, yang keduanya berhasil menyabet Juara I. Sementara itu, kategori membaca sloka remaja putri meraih juara harapan III, dan dharma wacana bahasa inggris remaja putri memperoleh juara harapan I.

Duta Tabanan masih akan mengikuti beberapa kategori lomba hingga 29 Oktober 2025. Ia optimistis hasil yang baik akan terus diraih hingga akhir ajang Utsawa Dharma Gita.

Sementara itu, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya juga menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh peserta serta pembina yang telah memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Tabanan.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para duta, pelatih, dan seluruh jajaran yang telah berjuang mengharumkan nama Tabanan di tingkat provinsi. Ini bukti nyata bahwa Tabanan tidak hanya unggul dalam pembangunan fisik, tetapi juga berprestasi dalam pelestarian seni dan budaya daerah,” kata Bupati Sanjaya.

Ia berharap, prestasi ini menjadi motivasi bagi generasi muda Tabanan untuk terus menekuni bidang seni budaya dan spiritual, serta menjaga kelestarian nilai-nilai keagamaan yang menjadi jati diri masyarakat Bali.

“Kita jadikan prestasi ini sebagai momentum untuk semakin menumbuhkan rasa cinta pada budaya dan kearifan lokal. Tabanan harus terus bersinar di panggung provinsi maupun nasional,” tegasnya. (ana) 

35 Ribu Pohon Ditanam Serentak di Bali

Gubernur Bali Wayan Koster memimpin penanaman pohon di di sempadan Tukad Ayung, Desa Bongkasa Pertiwi, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Minggu (26/10/2025).
Gubernur Bali Wayan Koster memimpin penanaman pohon di di sempadan Tukad Ayung, Desa Bongkasa Pertiwi, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Minggu (26/10/2025).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Sebanyak 35.750 pohon ditanam serentak di seluruh Bali dalam kegiatan Gotong Royong Semesta Berencana yang dipimpin langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster di sempadan Tukad Ayung, Desa Bongkasa Pertiwi, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Minggu (26/10/2025).

Kegiatan yang melibatkan puluhan ribu peserta dari unsur pemerintah, TNI/Polri, desa adat, pelajar, hingga komunitas lingkungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan ekologi dan menjaga kelestarian alam Bali secara berkelanjutan sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Kegiatan yang memperkuat ketahanan ekologi dan mendukung kelestarian sumber daya alam serta lingkungan hidup di Provinsi Bali secara berkelanjutan, sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru serta Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125.

Selain menanam pohon dengan luas mencapai 591,39 ha di Provinsi Bali, kegiatan gotong royong ini pula melakukan bersih-bersih Sungai sepanjang 492,2 km yang diikuti oleh 36.500 orang.

Sedangkan personil penanaman pohon yang terlibat mencapai sebanyak 29.289 orang, dengan jumlah Bibit yang ditanam sebanyak 35.750 pohon, yang terdiri dari jenis Tanaman Buah 19.200 bibit, Tanaman Kayu 3.980 bibit, Tanaman Upacara/Bunga 1.260 bibit, Tanaman Kelapa 2.850 bibit dan Tanaman Konservasi/Khusus 8.460 bibit.

Gubernur Bali, Wayan Koster dalam sambutannya menyampaikan pohon yang ditanam adalah pohon yang bisa dimanfaatkan untuk upakara, sumber pangan, kesehatan, dan keseimbangan ekologis, sebanyak 25 jenis pohon, antara lain: Jepun, Jempiring, Sandat, Pucuk Merah, Cempaka, Durian, Alpukat, Nangka, Kelapa Genjah, Klengkeng, Sukun, Mangga, Pule, Cemara, Badung, Beringin, Trembesi, Mahoni, Tabebuya, Jati, Ketapang Kencana, Ketapang Laut, dan Ketimus.

”Secara khusus, kegiatan Bersih-Bersih Sungai dilaksanakan untuk membersihkan sumbatan-sumbatan dan kotoran yang menghambat aliran air sungai dan mengakibatkan banjir, guna mengantisipasi musim hujan yang puncaknya terjadi pada bulan November-Desember 2025, lanjut Januari-Pebruari 2026,” ujar Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini yang didampingi oleh Danrem 163/Wirasatya,  Ida Idewa Agung Hadisaputra, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta.

Untuk diketahui bersama, bahwa Gotong Royong Royong Semesta Berencana hari ini merupakan rangkaian perayaan Rahina Tumpek Wariga yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 25 Oktober 2025. Di tingkat Provinsi kegiatan dilaksanakan di 3 lokasi Daerah Aliran Sungai (DAS).

Diantaranya Sungai/Tukad Ayung, Tukad Badung, dan Tukad Mati; Tukad Ayung, panjang 71,79 km, melintasi 4 Wilayah (Bangli, Gianyar, Badung, dan Denpasar); melintasi 7 Kecamatan; dan melintasi 25 Desa; 3) Tukad Badung, panjang 19,60 km, melintasi 2 Wilayah (Badung dan Denpasar); melintasi  5 Kecamatan; dan melintasi 15 Desa/Kelurahan; dan 4) Tukad Mati, panjang 22,41 km, melintasi 2 Wilayah (Badung dan Denpasar); melintasi 5 Kecamatan; dan melintasi 13 Desa/Kelurahan.

”Di tingkat Kabupaten (di luar Bangli, Badung, Gianyar, dan Denpasar), yaitu: Jembrana, Buleleng, Karangasem, Klungkung, dan Tabanan, kegiatan dilaksanakan di wilayah DAS yang menjadi prioritas masing-masing Kabupaten, dengan mempertimbangkan tingkat kerawanan bencana,” tambah Koster. (rls) 

Kolaborasi Semesta Berencana Melalui Penanaman Pohon dan Bersih-Bersih Sungai di Tabanan

Penanaman Pohon dan Bersih-bersih Sungai' yang digelar di Sungai Kutikan, area Lingkungan Pura Luhur Pekendungan, Beraban, Kediri, Tabanan, Minggu (26/10/2025).
Penanaman Pohon dan Bersih-bersih Sungai' yang digelar di Sungai Kutikan, area Lingkungan Pura Luhur Pekendungan, Beraban, Kediri, Tabanan, Minggu (26/10/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya memimpin langsung pelaksanaan Giat Gotong-royong Semesta Berencana ‘Penanaman Pohon dan Bersih-bersih Sungai’ yang digelar di Sungai Kutikan, area Lingkungan Pura Luhur Pekendungan, Beraban, Kediri, Tabanan, Minggu (26/10/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh Kabupaten/Kota se-Bali dalam rangka memperingati rahina suci Tumpek Wariga atau Tumpek Uduh.

Sejak pagi, kawasan sekitar Pura Luhur Pekendungan tampak dipadati ribuan peserta dari berbagai lapisan masyarakat, Mulai dari TNI, Polri dan lintas sektor, masyarakat, Komunitas Sungai Watch, para ASN, hingga anak-anak sekolah setempat. Mereka datang membawa semangat gotong-royong dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin langsung oleh Bupati Sanjaya, kemudian dilanjutkan dengan aksi nyata berupa penanaman pohon dan pembersihan sungai di sekitar areal pura.

Pelaksanaan ini memiliki makna khusus karena dilakukan bertepatan dengan peringatan Tumpek Wariga, hari suci yang dimaknai sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur kepada Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Dewa Sangkara, pelindung tumbuh-tumbuhan.

Dalam konteks ini, penanaman pohon menjadi simbol penghormatan terhadap alam dan upaya memperkuat harmoni antara manusia dengan lingkungan, sebagaimana ajaran Tri Hita Karana.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat Tabanan menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berwawasan lingkungan yang berpadu dengan nilai-nilai budaya dan spiritualitas Bali.

Dalam arahannya sebagai pimpinan apel, Sanjaya menyampaikan pesan penuh makna.

“Saya berharap peringatan hari suci Tumpek Wariga yang kita isi dengan kegiatan penanaman pohon dan bersih-bersih sungai ini menjadi tonggak semangat untuk terus menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Begitu pentingnya keberlanjutan dan kelestarian lingkungan dalam kehidupan, Ia menambahkan ajakan untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya tidak henti-hentinya menghimbau seluruh masyarakat Tabanan untuk meresapi makna Tumpek Wariga. Mari kita berkolaborasi menjaga kelestarian alam dengan menanam dan merawat pohon, serta menjaga kesucian air sungai dengan tidak membuang sampah atau limbah sembarangan,” lanjut Sanjaya.

Kegiatan yang berlangsung penuh antusiasme ini juga disambung dengan laporan antar Kabupaten/Kota kepada Pemerintah Provinsi Bali melalui video conference yang tersambung langsung ke Gubernur Bali.

“Pagi ini Tabanan tidak main-main. Kami hadirkan lebih dari 1.500 orang dari unsur Forkopimda, ASN, sekolah, dan masyarakat. Ini bukti keseriusan kami terhadap alam. Sejak pagi kami membawa 1.500 bibit pohon dan melibatkan juga unsur adat yang sangat peduli terhadap keberlanjutan lingkungan. Bagi kami, menanam bukan sekadar seremonial, tapi harus hidup, itu tanggung jawab kami di Tabanan,” ujar Sanjaya dalam video conference.

Saat itu, Sanjaya juga menyampaikan, bahwa jenis tanaman yang ditanam di kawasan hilir Pura Pekendungan disesuaikan dengan karakter tanah dan lingkungan sekitar pantai.

Adapun jenis tanaman tersebut antara lain pohon Bumi Banten, kelapa genjah, ketapang, mahoni, dan bambu naga sari. Jenis-jenis ini dipilih karena memiliki nilai ekologis tinggi, mampu menahan abrasi, memperbaiki kualitas udara, dan menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

Lebih lanjut, Politisi asal Dauh Pala Tabanan itu mengungkapkan, bahwa kegiatan ini juga merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor di Tabanan. Pemerintah daerah bersinergi dengan TNI, Polri, masyarakat, lembaga adat, dan komunitas lingkungan seperti Sungai Watch, yang turut aktif dalam menjaga kebersihan sungai.

“Di Tabanan, kami punya konsep, bahwa setiap kecamatan, desa, dan banjar tidak boleh mengotori wilayah lainnya. Ini adalah tanggung jawab kolektif kita untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan harmonis,” tegas Sanjaya.

Orang nomor satu di Tabanan itu juga menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam gerakan hijau ini. Ia menyampaikan apresiasi kepada para pelajar dan komunitas yang ikut serta. Menurutnya, semangat generasi Z dalam kegiatan gotong-royong seperti ini menjadi energi positif untuk memastikan keberlanjutan program lingkungan di masa depan.

“Kegiatan seperti ini harus terus kita lakukan bersama, karena Pemerintah Tabanan tidak bisa mewujudkan lingkungan yang bersih tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat,” tutup Sanjaya.

Turut hadir Danrindam IX Udayana atau yang mewakili, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, jajaran Forkopimda Tabanan, anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Para Asisten dan Kepala Perangkat Daerah, Pimpinan instansi vertikal dan undangan terkait lainnya. (rls)

Pemkab Badung Tanam 4.400 Pohon dan Gelar Aksi Bersih Sungai Dukung Gerakan Semesta Berencana Serentak Seluruh Bali

Bupati Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster saat berpartisipasi dalam “Gerakan Semesta Berencana: Aksi Nyata Penanaman Pohon dan Pembersihan Sungai Serentak”, di sempadan Tukad Ayung, Desa Bongkasa Pertiwi Abiansemal, Minggu (26/10).
Bupati Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster saat berpartisipasi dalam “Gerakan Semesta Berencana: Aksi Nyata Penanaman Pohon dan Pembersihan Sungai Serentak”, di sempadan Tukad Ayung, Desa Bongkasa Pertiwi Abiansemal, Minggu (26/10).

PANTAUBALI.COM, – Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa didampingi Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta seusai kegiatan menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Bupati mengatakan, pelaksanaan Gerakan Semesta Berencana bertepatan dengan perayaan Tumpek Wariga, memiliki makna spiritual yang mendalam sebagai wujud memuliakan tumbuh-tumbuhan.

 

“Sebagai umat Hindu, kita baru saja merayakan Tumpek Wariga, hari yang penuh makna untuk menanam dan memuliakan tumbuh-tumbuhan. Harapan saya, pohon yang kita tanam hari ini dapat tumbuh subur, dan memberikan manfaat bagi keseimbangan alam serta kehidupan manusia, sesuai kearifan lokal Bali yang selalu menjunjunh tinggi keharmonisan antara manusia dan alam,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama pemerintah dan masyarakat, terutama setelah peristiwa banjir di Bali yang sempat melanda beberapa waktu lalu. “Kejadian banjir pada tanggal 10 lalu menjadi pengingat, kita menyadari masih ada masyarakat yang menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah. Melalui kegiatan hari ini, kami ingin menegaskan bahwa sungai bukan lagi ‘halaman belakang’, melainkan ‘halaman depan’ yang wajib dijaga dan dirawat,” tegasnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa juga mengumumkan akan merevitalisasi kembali Gerakan Serentak Kebersihan (GERTAK) untuk memperkuat semangat gotong royong di masyarakat. Program ini akan dilaksanakan dengan pola “Bapak Angkat”, di mana setiap kepala perangkat daerah akan bertanggung jawab atas satu wilayah dari total 62 wilayah di Badung (46 desa dan 16 kelurahan).

“Kami bersama Bapak Wakil Bupati sudah berkoordinasi untuk menghidupkan kembali semangat GERTAK dengan pola “Bapak Angkat” ini. Setiap pimpinan perangkat daerah akan bertanggung jawab terhadap wilayah tertentu dari 62 wilayah di Kabupaten Badung. Mereka akan berkoordinasi langsung dengan perbekel dan masyarakat setempat,” jelasnya.

 

Bupati Adi Arnawa menegaskan, pelaksanaan Gerakan Semesta Berencana di Kabupaten Badung merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menjaga harmoni antara manusia dan alam. Aksi penanaman pohon dan pembersihan sungai ini tidak hanya bersifat simbolik, tetapi merupakan langkah konkret menuju terwujudnya Kabupaten Badung yang hijau, sehat, dan berdaya saing ekologis, sejalan dengan semangat Tri Hita Karana serta visi pembangunan Bali Era Baru 2025–2125.

 

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster yang memimpin langsung apel pelaksanaan kegiatan tersebut, menyampaikan sambutan yang sarat makna spiritual serta ekologis. “Puja Pangastuti lan Angayubagia kita panjatkan ke hadapan Hyang Widhi Wasa, Ida Betara-Betari, para leluhur, dan lelangit Bali atas asung kertha wara nugraha-Nya, sehingga kita dapat berkumpul dalam kegiatan Gotong Royong Semesta Berencana hari ini,” ujar Gubernur Koster membuka sambutannya.

 

Gubernur Koster menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nilai Wana Kerthi, yaitu menjaga dan memuliakan tumbuh-tumbuhan sebagai sumber kehidupan manusia. “Pada hari suci Tumpek Wariga, kita bersyukur kepada tumbuh-tumbuhan karena merekalah yang memberi kehidupan, oksigen untuk bernafas, pangan untuk bertahan hidup, dan keseimbangan ekosistem bagi kelestarian alam Bali. Melalui penanaman pohon hari ini, kita tidak hanya menanam bibit, tetapi juga menanam harapan bagi masa depan Bali yang hijau, harmonis, dan berdaya saing ekologis,” tegasnya.

 

Dalam laporannya, Gubernur juga menyampaikan data pelaksanaan kegiatan serentak di seluruh Bali. Sebanyak 29.289 personel terlibat dalam aksi penanaman pohon di area seluas 591 hektar, dengan total 35.750 bibit dari berbagai jenis pohon produktif, upacara, dan konservasi. Selain itu, 36.500 personel berpartisipasi dalam kegiatan pembersihan sungai sepanjang 492 kilometer di seluruh kabupaten/kota di Bali. “Gotong Royong Semesta Berencana akan menjadi gerakan berkelanjutan untuk mewujudkan Bali yang hijau dan harmonis, sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru,” pungkas Gubernur Koster.

 

Melalui sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, aparat TNI-Polri, dan masyarakat, kegiatan ini menjadi simbol kuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan lingkungan yang berkelanjutan.“Apabila kegiatan seperti ini dilaksanakan secara konsisten, dua hal penting akan tercapai. Pertama, masyarakat akan semakin teredukasi dalam membangun budaya bersih dan gotong royong. Kedua, lingkungan, khususnya kawasan sungai, akan menjadi semakin bersih, indah, dan lestari,” tutup sambutan Gubernur yang dilanjutkan dengan penanaman pohon serentak serta pemantauan kegiatan melalui video conference oleh para kepala daerah di seluruh kabupaten/kota di Bali. (rls)

Tawur Balik Sumpah Utama, Bupati dan Wabup Tanam Pohon di Jaba Pura Penataran Agung Pucak Mangu

Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta mendampingi Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta saat menghadiri Rangkaian Karya Padudusan Agung, Menawa Ratna, Mapaselang, Mapadanan Medasar Tawur Balik Sumpah Utama di Pura Penataran Agung Pucak Mangu, Sabtu (25/10).
Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta mendampingi Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta saat menghadiri Rangkaian Karya Padudusan Agung, Menawa Ratna, Mapaselang, Mapadanan Medasar Tawur Balik Sumpah Utama di Pura Penataran Agung Pucak Mangu, Sabtu (25/10).

PANTAUBALI.COM – BADUNG Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta mendampingi Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menghadiri Karya Tawur Balik Sumpah Utama serangkaian Karya Padudusan Agung, Menawa Ratna, Mapaselang, Mapadanan Medasar Tawur Balik Sumpah Utama, di Pura Penataran Agung Pucak Mangu, Maruntutan Upacara Segara Kertih, Danu Kertih dan Wana Kertih yang puncaknya pada Purnama sasih Kelima, Buda Umanis, Wuku Julungwangi tanggal 5 November 2025, di Madya Pura Penataran Agung Pucak Mangu, Sabtu (25/10/2025).

 

Turut hadir dalam kesempatan ini Pengerajeg Karya Ida Cokorda Mengwi XIII, Penglingsir Puri se-Bali, Wakil Ketua DPRD Badung AA Ngr. Ketut Agus Nadi Putra, anggota DPRD Badung I Gst Lanang Umbara, Sekda Badung IB. Surya Suamba, Sekretaris I TP. PKK Bali Nyonya Seniasih Giri Prasta, Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Ketua DWP Badung Nyonya Oliviana Surya Suamba, Kepala OPD lingkup Pemkab Badung, Camat Petang, Perbekel Desa Pelaga, tokoh serta masyarakat pengempon.

 

Upacara Tawur Balik Sumpah di Pura Agung Pucak Mangu dipuput Ida Pedanda Yajamana dari Griya Sidemen Munggu, Ida Pedanda Gede Jelantik Giri dari Griya Gunung Sari Ubud dan Jero Gede Temburu Wasa, Lambing Sibang.

Pelaksanaan upacara ini dibantu dana dari Pemkab Badung melalui Dinas Kebudayaan Badung sebesar Rp 4 miliar dan dari Pemerintah Provinsi Bali sebesar Rp 200 juta.

 

Sebelum melaksanakan persembahyangan bersama Tawur Balik Sumpah dan bertepatan dengan Rahina Tumpek Wariga, Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta didampingi Wakil Ketua DPRD, anggota DPRD Badung dan Sekda Badung serta Pimpinan OPD Badung melakukan penanaman pohon bersama di Jaba sisi Pura Penataran Pucak Mangu.

 

“Tumpek Wariga merupakan hari yang baik untuk menanam tumbuh-tumbuhan, disamping itu juga program ini untuk tetap menjaga keseimbangan, bagaimana kepedulian kita terhadap lingkungan itu sendiri. Kami dari pemerintah di Badung juga mengikuti kegiatan Tawur yang merupakan rangkaian dari pelaksanaan upacara Mapadudusan Agung, Menawa Ratna, Mapaselang, Mapadanan Medasar Tawur Balik Sumpah Utama, tanggal 5 November 2025,” ujar Bupati seusai penanaman pohon.

 

Adi Arnawa juga mengungkapkan pada tanggal 26 Oktober akan dilaksanakan penanaman pohon di daerah Bongkasa Pertiwi. “Mudah-mudahan ini bisa berjalan lancar sehingga apa yang kita harapkan untuk menjaga keseimbangan hubungan Manusia dengan Tuhan, Manusia dengan Manusia dan Manusia dengan Tumbuhan kita bisa implementasikan disaat kita melakukan penanaman,” tandasnya.

 

Sementara, Wagub Giri Prasta menyampaikan kehadirannya di Pura Penataran Pucak Mangu yang ada di Kabupaten Badung tepatnya di Desa Adat Tinggan, Desa Pelaga, Petang untuk ikut ngrastiti upacara Tawur Balik Sumpah Utama serangkaian Upacara Pujawali Mapadudusan Agung yang puncaknya bertepatan dengan Purnama Sasih Kalima, tanggal 5 November mendatang.

 

“Upacara ini adalah hubungan timbal balik antara Alam Sekala/Alam Nyata dan Alam Niskala bahwa persembahan ini dilakukan oleh Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Badung untuk bagaimana menselaraskan hubungan Tuhan dengan Manusia, saya kira upacara ini penting dilakukan demi kepentingan yadnya yang ada di pulau Bali ini,” ungkapnya. (rls)