- Advertisement -
Beranda blog Halaman 758

Dugaan Korupsi Dana LPD, Warga Dari Beberapa Banjar di Serangan Berharap Kasus Segera Diusut

DENPASAR – Pantaubali.com – Adanya dugaan korupsi dana di Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Serangan, Kota Denpasar pada Tahun 2015 sampai 2020 sebesar lebih dari Rp 6 Miliar. Maka, masyarakat dari beberapa Banjar di Serangan berharap, sesegera mungkin dapat diusut tuntas, itu disampaikan, Kelian Adat Banjar Kaja, Serangan, I Wayan Patut.

“Harapan saya sebelum Akhir Mei 2020 harus selesai penentuan dan penetapan tersangka, kalau dalam waktu bulan Mei ini tidak bisa diselesaikan kami akan mengadu kepada Kejaksaan Agung, ke Komisi mengawasi soal perjalan kerja Kejari. Bahkan, kami akan minta klarifikasi ke Kejati karena, semenjak kasusnya dilempar Kekejari kasus ini tidak selesai dan kami juga mohon kepada pihak Kejati ikut bersikap dalam mengawasi kinerja dari Kejari,” paparnya, Selasa,(19/4) di Serangan, Denpasar.

Dari hasil temuan, baik sebagai kelihan, sekaligus sebagai pelapor sangat keberatan jika kasus LPD Serangan sampai saat ini berlarut-larut karena, kasus LPD membuat beberapa kasus lain muncul di Desa Adat Serangan.

“Jika ini tidak diselesaikan sesegera kungkin maka, kita khawatir akan banyak lagi masalah mucul. Kasus ini harus diselesaikan sejujur-jujurnya dan seadil-adilnya.Karena, banyak sekali masyarakat memiliki tabungan dan deposito sampai sekarang tidak bisa diambil,” katanya.

Misal, warga Serangan dilihat dari kepenilikan Deposito ada sekitar Rp 2,8 milyar dan tabungan lebih dari Rp 1 milyar. Tabungan tersebut terdari dari pendapan sisa tabungan anak sekolah tidak ditarik semestinya menjadi keuntungan pendapatan administrasi LPD.Dilihat Deposito riil dimiliki masyarakat paling banyak hanya ada 5 sampai 10 orang saja.

“Kenapa tidak dikembalikan dulu Deposito dan Tabungan masyarakat tersebut. Malahan LPD beroprasi hanya untuk memungut dan menagih kepada warga yang punya hutang dan wajib untuk membayar,” ucapnya.

Ditempat terpisah Kasi Intel Kejari Denpasar, Putu Eka Suyanta di Denpasar menyampaikan, Kejaksaan Negeri Denpasar khususnya bidang Tindak Kriminal Khusus tetap melaksanakan atau melakukan penyidikan terhadap LPD Desa Adat Serangan.Sampai saat ini telah memeriksa 2 orang saksi yakni, dari LPD Provinsi dan Auditor. Adapun total kerugian secara terperinci masuk milyaran rupiah.

“Untuk perkembangan kasus LPD tetap kita melakukan penyidikan, masih melakukan pendalaman kepada pemeriksaan saksi-saksi.Total saksi telah dilakukan pemeriksaan pada saat ini belasan orangan.Sedangkan, untuk tersangka telah dikantongi namun akan disampaikan saat penepan tersangka,” ucapnya.

Kedepannya tinggal penetapan tersangka saja. Kalau target secepatnya akan dilaksanakan penetapan tersangka sampai nantinya benar-benar memegang semua bukti-buktinya.

“Untuk saksi-saksi pasti akan terus berkembang serta pemeriksaan akan kita kejar terus”, pungkasnya.

Bupati Tabanan Optomis Kuliner Khas Tabanan Menjadi Primadona

 

TABANAN – Pantaubali.com – Berkunjung ke Pameran Bali Bangkit Tahap 3 Kabupaten Tabanan 2022, Selasa, (19/04) siang, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, didampingi Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, mengajak seluruh pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang ikut serta dalam pameran tersebut untuk terus berkarya dan berinovasi memberikan yang terbaik. Hal ini sebagai bentuk dukungan untuk membangkitkan semangat membangun Bali.  Pameran yang diikuti oleh Pelaku IKM Tabanan khususnya bergerak di bidang kuliner dan ada juga beberapa pelaku IKM yang lain. Pihaknya optimis kuliner khas Tabanan akan menjadi primadona dalam pameran tersebut.

Menurut Bupati Sanjaya, keberadaan pelaku IKM sangat penting dalam membantu pertumbuhan perekonomian, termasuk yang bergerak di bidang kuliner. Produk olahan kuliner Tabanan ini memerlukan support semua kalangan agar mampu meningkatkan gairah kuliner di Tabanan. Ia menekankan kepada Perusda (Dharma Santhika) agar selalu mendampingi para pelaku IKM ini, sehingga bisa membantu perkembangan para pelaku usaha.

“Kalau bisa, bikinkan list katalog semua kuliner yang ada di Tabanan lengkap dengan alamat, no tellpon dan linknya. Buat list katalog dan taruh di lobi (Kantor Bupati). Nanti, kalau ada kunjungan kerja dari beberapa daerah diluar Tabanan, nanti kita berikan list katalog kuliner top Tabanan,  seperti Entil Sanda, Betutu Biang Koripan ataupun Klepon Setan,” ujarnya. Menurutnya hal ini menjadi salah satu trik untuk menarik  pembeli dan sebagai ajang promosi bagi kuliner khas Tabanan.

Disamping itu, Sanjaya juga memuji hasil produksi pelaku IKM lain yang dipandangnya tidak kalah variatif. Orang nomor satu di Tabanan itu sangat takjub dan memberikan penghormatan yang luar biasa karena meski di masa pandemi, mereka tetap berkarya dengan ide-ide yang inovatif dan luar biasa untuk menghasilkan sebuah produk.

Salah satu contoh produk yang dilihat Bupati Sanjaya saat itu, yakni tempat dupa yang inovatif dengan bahan dari besi yang tentunya tahan api, sehingga aman dipakai sehari-hari. Ia memandang produk tersebut akan sangat dimintai, tentunya oleh masyarakat Bali pada khususnya. “Inilah suatu model handicraft yang inovatif. Saya bangga, saya memberikan apresiasi. Meski di masa pandemi tapi spirit fightingnya untuk melakukan kreativitas ini tetap terjaga. Ini sangat luar biasa sekali,” imbuh Sanjaya.

Di kesempatan yang sama, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya selaku Ketua Dekranasda, menambahkan, bahwa salah satu tujuan mengajak para pelaku IKM ke pameran ini adalah untuk meningkatkan pangsa pasar. Dimana, dalam masa pandemi ini hanya berkutat di Tabanan saja, namun dengan adanya pameran ini mereka lebih dikenal khususnya di Kabupaten/Kota se-Bali. Bahkan diharapkan kedepannya mampu bersaing di  tingkat nasional bahkan internasional. ” Pameran ini merupakan ajang promosi bagi para pelaku IKM kita untuk memasarkan produknya. Mari bersama-sama kita bangkit membangun perekonomian Tabanan khususnya dan Bali pada umumnya,” pungkasnya

Seluruh pelaku IKM dalam pameran tersebut mengucapkan terimakasih kepada Ibu Bupati dan Bapak Bupati yang sudah mengikutsertakan mereka dalam ajang tersebut. Bahkan, mewakili seluruh pelaku IKM Alit Ari Jonari Casanova (Betutu Biang Koripan), mengatakan, bahwa ini adalah unsure nyata pemerintah konsisten peduli, bahwa pemerintah konsisten ada perhatian bagi pelaku IKMdi Tabanan. Terlebih, pihaknya juga sangat merasa terbantu dalam keikutsertaannya di Pameran Bali Bangkit ini. “Terutama dalam masa pandemi ini, kita merasa sangat terbantu dengan adanya pameran ini. Jadi, terimakasih sekali lagi untuk Ibu Bupati dan Bapak Bupati,” tambah Alit Ari. @prokopimtabanan

Gubernur Bali, Wayan Koster Serahkan Hadiah Lomba Ogoh – Ogoh dengan Total Nilai Rp 1,7 Milyar ke Sekaa Truna di Bali Gubernur Koster Ajak Yowana Se-Bali Terus Berinovasi Majukan Adat Istiadat, Tradisi, Seni Budaya, dan Kearifan Lokal Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Gubernur Bali, Wayan Koster mengucapkan selamat kepada seluruh Yowana atau Sekaa Truna Truni (STT) yang meraih Juara dan Penghargaan sebagai Pemenang Lomba Ogoh – Ogoh Se-Bali Tahun 2022 yang ditandai dengan mengajak seluruh Yowana ‘toast’ kopi tanpa gula isi arak tradisional lokal Bali pada, Minggu (Redite Pon, Kulantir) 17 April 2022 di Jayasabha, Denpasar.

Dalam acara penyerahan Penghargaan Pemenang Lomba Ogoh – Ogoh Se-Bali Tahun 2022 ini, dihadiri langsung oleh Kapolda Bali, Irjen. Pol. Putu Jayan Danu Putra, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, I Gede Arya Sugiartha, Penyarikan Agung Majelis Desa Adat (MDA) Bali, I Ketut Sumarta, Bendesa Madya MDA Kabupaten atau Kota Se-Bali, Yowana MDA Bali dan Kabupaten/Kota Se-Bali, dan STT yang tercatat sebagai pemenang Lomba Ogoh – Ogoh.

Gubernur Bali, Wayan Koster dalam sambutannya mengatakan Lomba Ogoh – Ogoh Se-Bali Tahun 2022 ini diadakan berawal dari adanya audiensi dari Yowana MDA Provinsi dan Kabupaten/Kota Se-Bali dengan mengajak para seniman Ogoh – Ogoh salah satunya Nyoman Gede Sentana Putra alias Kedux dari Banjar Tainsiat, Denpasar dan Ida Bagus Nyoman Surya Wigenam atau Gusman dari Tampaksiring, Gianyar ke Jayasabha.

“Saat audiensi, semua Yowana menyatakan komitmennya untuk menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19, dan Saya tergugah, hingga mengijinkan para Yowana melakukan Nyomya Bhuta Kala mapiranti antuk Ogoh – Ogoh di wewidangan Banjar Adat setelah berkomunikasi dengan Bendesa Agung MDA Provinsi Bali,” cerita Gubernur Wayan Koster.

Tidak berhenti sampai disana, guna menghormati dan memotivasi para generasi muda Kita di dalam membuat karya yang luar biasa berupa Ogoh – Ogoh dengan hasil karya yang sangat kreatif dan bernilai seni budaya Bali dari tahun ke tahun atau setiap Rahina Hari Suci Nyepi, maka Saya memiliki ide untuk melombakan Ogoh – Ogoh ini dengan memberikan hadiah dan piagam penghargaan kepada, Ogoh – Ogoh Terbaik I untuk masing-masing Kabupaten/Kota di Bali sebesar Rp 50 juta, Ogoh – Ogoh Terbaik II untuk masing-masing Kabupaten/Kota di Bali sebesar Rp 35 juta, Ogoh – Ogoh Terbaik III untuk masing – masing Kabupaten Kota di Bali sebesar Rp 25 juta dan Sebanyak 144 Terbaik Kecamatan se-Bali mendapat hadiah sebesar Rp 5 juta.

“Secara keseluruhan total hadianya mencapai Rp 1,7 milyar,” jelas Gubernur Bali jebolan ITB ini yang disambut tepuk tangan oleh para Yowana dan Sekaa Truna Truni di Bali”, jelasnya.

Suksesnya penyelenggaraan Lomba Ogoh – Ogoh Se-Bali Tahun 2022 ini, kata Gubernur Koster berkat semangat dan spirit dari anak – anak muda yang begitu antusias membuat Ogoh – Ogoh dengan berbagai kreasi dan inovasinya di berbagai tempat seperti Bale Banjar, dan bahkan sempat Saya kunjungi langsung para Sekaa Truna yang begitu semangat mengerjakan Ogoh – Ogoh sampai dinihari hingga Saya bawakan nasi jinggo lengkap dengan kopi tanpa gula isi arak, supaya semangat.

Gubernur Koster lebih lanjut menyampaikan rasa bangganya, setelah melihat semangat para Yowana atau STT menyambut Rahina Suci Nyepi Maret dengan Nyomya Bhuta Kala mapiranti antuk Ogoh – Ogoh, ternyata astungkara selama kegiatan Ogoh – Ogoh berlangsung dan berselang beberapa harinya, tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19. Hal ini kemudian membuat Saya ber-eksperimen dan meyakinkan Pemerintah Pusat untuk tidak perlu lagi ragu – ragu membuka Wisatawan Mancanegara (Wisman) tanpa karantina.

“Apa yang Saya perjuangkan ke Pemerintah Pusat bersyukur terwujud pada tanggal 7 Maret 2022, dimana Wisman yang datang ke Bali diberlakukan tanpa karantina serta diberikan kebijakan khusus Visa On Arrival (VOA), sehingga Wisman yang datang ke Bali setelah tanggal 7 Maret 2022 cukup banyak dan selama 2 Minggu.

“Saya amati ternyata juga tidak menimbulkan kasus Covid-19, itu artinya Kita berhasil mengelola Covid-19 dengan catatan berkomitmen melakukan vaksin booster mencapai 30 persen sampai tanggal 14 Maret 2022,” kata Gubernur Wayan Koster”, katanya.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur Koster yang tercatat telah mengeluarkan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali ini mengajak para Yowana dan STT di Bali kedepannya untuk terus berkarya dan berinovasi disetiap perayaan Rahina Suci Nyepi dengan menciptakan karya Ogoh – Ogoh yang merupakan bagian dari upaya Kita memajukan kebudayaan Bali guna memperkuat Adat Istiadat, Tradisi, Seni Budaya, dan Kearifan Lokal Bali agar Pulau Bali ini Berdaulat secara Politik, Berdikari secara Ekonomi, dan Berkepribadian dalam Kebudayaan sesuai dengan prinsip Trisakti Bung Karno yang sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.

“Yowana adalah bagian dari lapisan generasi di Bali untuk menjaga kebudayaan Kita secara bersama – sama yang merupakan warisan adi luhung para leluhur, pangelingsir, dan tetua Kita di Bali, sehingga Saya mengajak agar para Yowana untuk terus merawat, menjaga, dan menjadi generasi yang bertanggungjawab serta tidak membawa budaya – budaya luar yang bisa merusak tatanan kehidupan Kita di Bali.Jagalah Bali, proteksilah Bali sekuat – kuatnya, agar Bali bisa eksis berkelanjutan di dalam memasuki peradaban baru dengan memanfaatkan teknologi digital tanpa meninggalkan budaya Bali itu sendiri,” pungkasnya.

Sementara Pemenang Lomba Ogoh – Ogoh Se-Bali Tahun 2022 Terbaik I, II, dan III Tingkat Kabupaten/Kota diantaranya, yaitu, ST.Kusuma Eka Lila Sucita, ST.Astiti Dharma, dan ST.Purwa Purbata dari Kabupaten Gianyar; ST.Eka Cita, ST.Wimuda Ped Jaya Sakti, dan ST.Santika Dharma dari Kabupaten Jembrana, ST.Tunas Muda, ST.Marga Utama, dan ST.Eka Murti Yowana dari Kota Denpasar ST.Dharma Shanti, ST.Semeton Lingkar, dan ST.Yowana Panji Saraswati dari Kabupaten Karangasem ST.Taruna Patria, ST.Sri Sadhana Yowana Dharma, dan ST.Budhi Sentana dari Kabupaten Tabanan, ST.Eka Bhuana Tunggal Budhi, ST.Dharma Sentana, dan ST.Watugunung dari Kabupaten Badung, ST.Satya Dharma, ST.Tri Budhi Yasa, dan ST.Satya Darma Winangun dari Kabupaten Klungkung, ST.Catur Yoga, ST.Giri Kusuma, dan ST.Tunas Teratai Tunjung Mekar dari Kabupaten Buleleng, ST.Asta Dharma Kerti, ST.Tri Sophana Karya, dan ST.Eka Widya Murti dari Kabupaten Bangli.

Sedangkan Terbaik Lomba Ogoh – Ogoh Se-Bali Tahun 2022 Tingkat Kecamatan di Kabupaten Gianyar, yaitu, ST. Dharma Chanti, Kec.Sukawati, ST. Dwi Tunggal Asrama, Kec.Sukawati, ST. Prajamukti, Kec.Blahbatuh, ST. Dharma Putra Kencana, Kec.Blahbatuh, ST. Dwi Eka Mandala, Kec.Blahbatuh, ST. Jaya Tama, Kec.Gianyar, ST. Wira Dharma, Kec.Gianyar, ST. Remaja Putra Wangsa, Kec.Ubud, ST. Manik Kencana, Kec.Ubud, ST. Widya Kesuma, Kec.Ubud, ST.Dharma Sentana Werdhi, Kec Payangan, ST. Peramma, Kec Payangan, ST. Semara Rsi, Kec Payangan, ST. Rama Sita, Kec.Tampaksiring, ST. Eka Dharma Laksana, Kec.Tampaksiring, ST. Guna Jenyana, Kec.Tegallalang, ST. Yowana Dharma Thula, Kec.Tegallalang; dan ST. Dharma Bakti, Kec.Tegallalang.

Terbaik Lomba Ogoh – Ogoh Se-Bali Tahun 2022 Tingkat Kecamatan di Kabupaten Jembrana, yaitu, ST. Yowana Ksatria Nadi, Kec.Melaya, ST. Satya Dharma Bhakti, Kec.Negara, ST. Yowana Dharma Cakra, Kec.Negara; dan ST. Dharma Semara, Kec.Mendoyo.

Terbaik Lomba Ogoh – Ogoh Se-Bali Tahun 2022 Tingkat Kecamatan di Kota Denpasar, yaitu ST.Candra Methu, Kec. Denpasar Utara, ST.Eka Manggala Danendra, Kec. Denpasar Utara ST.Tunjung Mekar, Kec. Denpasar Timur, ST.Dharma Satwika, Kec. Denpasar Timur, ST.Eka Adnyana, Kec. Denpasar Barat, ST.RUPPTI, Kec. Denpasar Barat, ST.Satria Yowana, Kec. Denpasar Barat, ST.Eka Laksana, Kec. Denpasar Selatan; dan ST.Sari Sanggraha, Kec. Denpasar Selatan.

Terbaik Lomba Ogoh – Ogoh Se-Bali Tahun 2022 Tingkat Kecamatan di Kabupaten Karangsem, yaitu, ST.Jaya Pangus, Kec.Karangasem, ST.Anom Darsana, Kec.Karangasem, ST.Pandan Wangi, Kec.Abang, ST.Jumetra, Kec.Abang, ST.Wiratama, Kec.Bebandem, ST.Darma Praja Winangun, Kec.BebandemST.Yowana Sadhi Praja Pesangkan, Kec.Selat, ST.Panji Yowana Kerti, Kec.Selat; 9) ST.Prawerti Dharma Cita, Kec.Sidemen; 10) ST.Yowana Sari, Kec.Rendang; 11) ST.Candra Winangun Kerti, Kec.Rendang; 12) ST.Yowana Sari, Kec.Rendang, ST.Semarajaya, Kec.Manggis, ST.Giri Yowana Sari, Kec.Manggis;ST.Eka Bhuana Jaya, Kec.Manggis, ST.Yowana Widya Guna, Kec.Kubu; dan ST.Anak Pedahan Berkarya, Kec.Kubu.

Terbaik Lomba Ogoh – Ogoh Se-Bali Tahun 2022 Tingkat Kecamatan di Kabupaten Tabanan, yaitu, ST.Budhi Darcana, Kec.Selemadeg Timur; ST.Yowana Sanjiwani, Kec.Selemadeg Timur ST.Pradnya Paramitha, Kec.Selemadeg, ST.Susila Dharma, Kec.Selemadeg, ST.Bhakti Karya, Kec.Marga, ST.Sila Yukthi, Kec.Marga, ST.Puspa Giri Bhakti, Kec.Marga, ST.Eka Dharma Wilangun, Kec.Selemadeg Barat, ST.Dharma Stiti, Kec.Selemadeg Barat, ST.Syandana, Kec.Selemadeg Barat, ST.Giri Kusuma, Kec.Penebel, ST.Chaak, Kec.Penebel, ST.Sangumertha, Kec.Kediri, ST. Diwakara, Kec.Kediri, ST.Prasadharma, Kec.Tabanan, ST.Eka Dharma Panca Kerti, Kec.Tabanan, ST.Tunas Dharma, Kec.Tabanan, ST.Dharma Putra, Kec.Baturiti, ST.Mekar Sari, Kec.Baturiti, ST. Yowana Dharma, Kec.Baturiti, ST. Tunas Mekar, Kec.Kerambitan, ST.Youth South, Kec.Pupuan; dan ST.Yowana Chandra Kumara, Kec.Pupuan.

Terbaik Lomba Ogoh – Ogoh Se-Bali Tahun 2022 Tingkat Kecamatan di Kabupaten Klungkung, yaitu, ST.Dharma Bhakti, Kec.Banjarangkan, ST.Setia Bakti, Kec.Banjarangkan; dan ST.Sari Laksana, Kec.Dawan.

Terbaik Lomba Ogoh – Ogoh Se-Bali Tahun 2022 Tingkat Kecamatan di Kabupaten Buleleng, yaitu, ST.Tunjung Mekar, Kec.Banjar, ST.Yowana Darma Bhakti, Kec.Banjar; ST.Eka Dharma, Kec.Banjar, ST.Bukit Bersatu, Kec.Busungbiu, ST.Badar Agung, Kec.Busungbiu, ST.Cruti Widya Sesana, Kec.Busungbiu, ST.Yowana Puspita Mandala, Kec.Gerogak, ST.Satya Darma, Kec.Gerogak, ST.Sanggalangit, Kec.Gerogak, ST.Tri Mitra Dharma, Kec.Kubutambahan, ST.Truna Taruna Murti, Kec.Kubutambahan, ST.Duta Yowana, Kec.Kubutambahan, ST.Sambadha Yowana, Kecamatan Seririt, ST.Eka Santih Dharma, Kecamatan Seririt, ST.Maha Bhakti Yowana, Kecamatan Seririt, ST.Panca Dharma Yowana, Kec.Sawan; 16) ST.Dharma Wahana, Kec.Sawan, ST.Sulaga Sari, Kec.Buleleng, ST.Paramuda Peduli Pertiwi, Kec.Buleleng, ST.Yowana Satya Dharma, Kec.Sukasada, ST. Kelompok Yowana Gunung Mekar, Kec.Sukasada, ST.Giri Kencana, Kec.Tejakula; dan ST.Kembang Sari Wangi, Kec.Tejakula.

Terbaik Lomba Ogoh – Ogoh Se-Bali Tahun 2022 Tingkat Kecamatan di Kabupaten Badung, yaitu, ST.Jaya Canthi, Kec.Kuta, ST.Yuwana Giri, Kec.Kuta, ST.Yowana Satya Laksana, Kec.Kuta Selatan, ST.Dharma Laksana, Kec.Mengwi, ST.Satya Muni, Kec.Mengw, ST.Kembang Wijaya, Kec.Abiansemal, ST.Swakarya, Kec.Abiansemal, ST.Budhi Luhur, Kec.Abiansemal ST.Catur Yowana Giri, Kec.Petang, ST.Semara Dahana, Kec.Petang; dan ST.Ulusari, Kec.Petang.

Terbaik Lomba Ogoh – Ogoh Se-Bali Tahun 2022 Tingkat Kecamatan di Kabupaten Bangli, yaitu, ST. Dharma Yadnya, Kec. Bangli, ST. Murdaning Cita, Kec. Bangli, ST. Putra Dharma Seraya, Kec. Bangli, ST. Sunia Mandala Giri, Kec.Tembuku, ST. 80 (Ulung Dasa), Kec.Tembuku,Kesuma Giri, Kec.Kintamani Satya Kusuma Yuda, Kec.Kintamani; dan Wisnu Sedana, Kec. Susut. (Rilis)

 

Bupati Tabanan Komit Majukan Dunia Pendidikan di Kabupaten Tabanan 

 

TABANAN – Pantaubali.com –  Semangat Pemkab Tabanan dalam memajukan dunia pendidikan khususnya di Kabupaten Tabanan dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan menggandeng  Universitas-universitas yang ada di Bali seperti  Universitas Triatma Mulya, Universitas Bali International (UNBI) dan Universitas Hindu Nasional Gusti Bagus Sugriwa. Perwakilan dari Universitas tersebut diterima langsung oleh Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya, Senin Pagi (18/4) di ruang kerjanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sanjaya didampingi oleh Sekda, Kepala Bapedalitbang, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala BKPSDM serta para OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan dan perwakilan dari Universitas yang melakukan audiensi saat itu.

Kedatangan para perwakilan Civitas Akademika tersebut, disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan, tidak lain ialah untuk mengeratkan hubungan dan kerjasama yang erat, serta dukungan yang kuat antara Pemkab Tabanan dengan universitas-universitas yang ada di Bali.

Kedatangan jajaran pejabat Universitas Triatma Mulya termasuk Rektor, Ketua Prodi Pasca Sarjana beserta tim, guna menyampaikan audiensi serta melakukan penandatanganan kesepakatan bersama, antara Pemerintah Kabupaten Tabanan dan Universitas Triatma Mulya tentang Penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Kabupaten Tabanan. Kesepakatan ini bertujuan guna meningkatkan dan membina hubungan kelembagaan antara Pemkab Tabanan dan Universitas Triatma Mulya dalam bidang pendidikan, penelitian serta pengabdian masyarakat.

Termasuk di antaranya ialah kerjasama penyelenggaraan pendidikan S2 Magister Manajemen, Kerjasama dalam penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, Kerjasama dalam penyelenggaraan pengabdian masyarakat serta Kerjasama dalam pembinaan dan pengembangan institusi.

Sementara kehadiran perwakilan pejabat Perguruan Tinggi, Universitas Bali Internasional juga memiliki tujuan serupa, yaitu penyampaian audiensi serta melakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Tabanan dan Universitas Bali Internasional tentang penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Kabupaten Tabanan.

Dalam hal ini memiliki ruang lingkup di Bidang pendidikan yang meliputi Praktek Klinik Mahasiswa Uniersitas Bali Internasional pada Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Umum (RSU), Rumah Sakit Nyitdah dan UPTD Puskesmas di Kabupaten Tabanan. Serta di bidang Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat untuk Dosen dan mahasiswa UNBI pada lokasi yang ditentukan seperti yang disebutkan sebelumnya.

Sementara kehadiran Universitas Hindu Nasional Gusti Bagus Sugriwa saat itu ialah untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tabanan terkait pembahasan penempatan dan pelepasan mahasiswa KKN di beberapa kecamatan di Kabupaten Tabanan, khususnya bagi Universitas Hindu Nasional Gusti Bagus Sugriwa dan Universitas Triatma Mulya Dalung.

Bupati Sanjaya tentunya menyambut positif adanya kerjasama ini. “Kami di Pemkab Tabanan dan saya secara pribadi akan welcome dan menyambut baik semua universitas apapun yang ada di Bali. Karena pasti tujuannya baik, untuk mengedukasi masyarakat, dari yang tidak tau menjadi tau, dari yang tidak baik menjadi baik” sambut Sanjaya.

“Program kesehatan ini baik, menarik juga, dan tepat seperti 10 program pokok PKK, tapi memang dari sisi kesehatannya belum banyak bercerita. Nanti dengan kerjasama perguruan tinggi, masyarakat bisa dibantu untuk diedukasi dan diberikan pengetahuan terkait kesehatan” Tanggap Sanjaya saat menerima kunjungan di UNBI.

Dengan penandatanganan perjanjian, orang nomer satu di Tabanan itu, menyatakan akan terus berkomitmen untuk mendukung majunya pendidikan di segala jenjang dan segala bidang. Sanjaya berharap, program-program yang sudah dirancang oleh Perguruan Tinggi tersebut, dapat memberikan manfaat tidak hanya untuk para mahasiswa namun masyarakat secara umum. Dan tentunya bagi Tabanan, dapat mendukung tercapainya Visi Tabanan menuju masyarakat yang Unggul dalam Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM). @prokopimtabanan

Sekali Banting, Kapolsek Penebel Lumpuhkan ODGJ Mengamuk

TABANAN – Pantaubali.com – Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) mengamuk dan resahkan warga di Banjar Riang Ancut, Desa Riang Gede, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Kemarin, (Minggu,(17/4) pagi. ODGJ tersebut berinisial IMA(40).

Selanjutnya aparat Kepolisian dari Polsek Penebel, Satuan Samapta Polres Tabanan dan Satpol PP Tabanan datang guna melakukan evakuasi IMA ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli.

Dalam evakuasi melihat aparat kepolisian dan aparat lainnya datang, ODJG tersebut mengambil sebatang kayu “uyung” sembari berteriak-teriak bahkan menantang petugas.

Melihat hal tersebut petugas keamanan gabungan kemudian mundur. IMA terus menuju ke arah petugas bahkan, melakukan penyerangan kepada Kapolsek Penebel dengan melakukan pemukulan menggunakan batang kayu “uyung”.

Akhirnya petugas menjauhi ODJG kemudian Kapolsek Penebel AKP I Nyoman Artadana, SH, MH dengan gerakan secepat kilat melakukan pelumpuhan menggunakan jurus O ngos dan melakukan teknik bantingan dan menguncinya.

Setelah ODJG berbadan gempal itu terkunci, kemudian personil lainnya membantu melakukan pengikatan dan pemborgolan. Kemudian diangkut dengan kendaraan Satpol PP Tabanan menuju RSJ.

“Selama menjalani Pemidanaan di LP Kerobokan dan LP Bangli, sekitar tahun 2017 mengalami gangguan kejiwaan sehingga mendapat perawatan sekitar 2 (dua) bulan kemudian menjalani rawat jalan,” katanya.

Kapolsek Penebel AKP I Nyoman Artadana, SH, MH menyampaikan, ODJG ini meresahkan warga sekitarnya.

“Sebelumnya yang bersangkutan sempat melakukan penganiayaan atau pemukulan terhadap Arief Rachman di Perum Graha Pertiwi Banjar Dinas Kutuh Kelod, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan mengakibatkan korban mengalami pendarahan pada bagian hidung dan mendapat perawatan di BRSU Tabanan,” paparnya.

IMA juga sempat melakukan penganiayaan terhadap anak babi milik Ni Nengah Supiati di Banjar Dinas Riang Ancut Desa Riang Gede Kecamatan Penebel, dengan cara menebas tubuh anak babi menggunakan sajam berupa “Penampad”, sajam berbentuk pedang yang dipergunakan untuk ke sawah. Dan mengakibatkan anak babi mati,” paparnya.

IMA merupakan residivis atau pernah menjalani hukuman di LP Kerobokan dan LP Bangli karena terlibat dalam perkara penyalahgunaan Narkotika dan menjalani pemidanaan mulai tahun 2011 sampai akhir Desember 2020.

“Syukurlah saat ini ODJG sudah kita bisa amankan untuk selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh Pemerintah dalam rangka penanganan pengobatannya”, pungkasnya.

Bupati Suwirta Pantau Pos Retribusi di Nusa Penida

 

KLUNGKUNG – Pantaubali.com – Terdengar para pelaku industri pariwisata di Kecamatan Nusa Penida mengeluhkan banyaknya adanya pungutan saat masuk ke destinasi wisata oleh pihak pengelola sejak beberapa hari terakhir. Terkait hal itu, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta didampingi Sekrataris Daerah Kabupaten Klungkung, I Gede Putu Winastra dan OPD terkait turun langsung mengevaluasi dan monitoring terhadap pelaksanaan pungutan retribusi sesuai dengan perda di Kecamatan Nusa Penida, Sabtu (16/4).

Mengingat pada tahun 2019, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta telah mengeluarkan edaran yang menyatakan bahwa tidak ada lagi pungutan-pungutan lain di destinasi yang dilaksanakan oleh masyarakat, terutamanya pemerintah desa setelah diefektifkan pungutan retribusi bersasarkan Perda Nomor 5 tahun 2018 tentang Perubahan atas Perda Nomor 30 Tahun 2013 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga yang mana setiap wisatawan dikenakan retribusi kawasan wisata Nusa Penida sebesar Rp 25 ribu per orang untuk dewasa dan Rp 15 ribu per orang untuk anak-anak.

Bupati Suwirta menjelaskan wisatawan hanya membayar sekali dan sudah bisa menikmati semua destinasi yang ada di Nusa Penida. “Tidak ada pungutan lain ke wisatawan, selain pungutan resmi dari pemerintah. Sudah tegas dalam edarannya ke setiap desa, jika tidak boleh ada retribusi lain di destinasi wisata,” Tegas Bupati Suwirta

Dijelaskan juga, porses pemungutan retribusi yang selama ini dilakukan di luar pelabuhan akan dikembalikan ke pelabuhan seperti sebelum pandemi. Sekarang tempat pemungutanya ada di Pelabuhan Sampalan tepatnya di depan Kantor Camat, Pelabuhan Buyuk, Pelabuhan Banjar Nyuh, dan Di Lembongan tempatnya Devil’s Tears. “Tiket retribusi ini berlaku selama wisatawan ada di Nusa Penida baik itu masuk dari lembongan maupun masuk dari Nusa Besar, tetap berlaku selama berada di kawasan Nusa Penida,” jelas Bupati Asal Nusa Ceningan ini.

Lebih lanjut, terkait adanya pungutan dobel atau ganda di tempat destinasi sudah entikan.  Mengingat dari pungutan yang mereka lakukan tidak ada dasar hukumnya baik itu pungutan parkir maupun masuk destinasi. “Jelas tertera di karcis tidak ada ijin usaha parkir. Usahanya juga bukan usaha parkir. Sementara stop dulu untuk pemungutan parkir, urus dulu ijin parkir sebelum ada ijin parkir kedepannya akan bermasalah,” tegas Bupati Suwirta. (humasklk/yande)

Bupati Tabanan Apresiasi Lomba Mancing di Desa Adat Kalanganyar

 

TABANAN – Pantaubali.com – Sebagai wujud kekompakan antara Pemerintah Kabupaten Tabanan bersama dengan Masyarakat Desa Adat Kalanganyar, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M berpartisipasi dalam kegiatan Lomba Mancing yang diselenggarakan di Banjar Kalanganyar Kangin, Desa Sudimara Kecamatan Tabanan, Minggu (17/4).

Kehadiran Jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan disambut hangat oleh warga Kalanganyar. Turut berpartisipasi termasuk, Anggota DPR RI, Sekda Tabanan, Ketua beserta Anggota DPRD Tabanan, Camat Tabanan, Bendesa Adat, Bendesa Dinas, serta tokoh masyarakat setempat. Penyelenggaraan lomba ini pun mendapat animo luar biasa dari masyarakat setempat yang nampak memenuhi lokasi acara.

Kegiatan Lomba Mancing ini dilakukan dalam rangka penggalian dana untuk Karya Agung Memungkuh, Mupuk Pedagingan, Pemelaspasan lan Pujawali Ring Pura Dalem Desa Adat Kalanganyar pada 26 Agustus 2022 mendatang. Hal ini tentunya dinilai sebagai salah satu upaya masyarakat dalam melakukan pembangunan di Tabanan melalui kerjasama dan kebersamaan.

 

Bupati Tabanan, Sanjaya, memberikan Apresiasi yang sangat baik kepada Warga Desa Adat Kalanganyar, sebab, upaya penggalian dana dengan memanfaatkan lahan desa untuk kegiatan lomba ini dirasa sangat positif dan menarik apalagi dilangsungkan dengan mengedepankan kebersamaan.

“Hari minggu yang cerah ini, saya saksikan secara nyata, begitu membludak antusiasme masyarakat ikut lomba mancing, ini bukti masyarakat Tabanan sudah rindu dengan situasi normal” ungkap Sanjaya. Ia menjelaskan terkait kegiatan-kegiatan di Pemerintahan dan di masyarakat, yang pastinya banyak terhalang karena Pandemi. Namun dengan semakin disiplinnya masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan serta menyukseskan vaksinasi, Sanjaya percaya kasus Covid-19 di Tabanan akan semakin melandai dan pandemi akan secepatnya berubah menjadi endemi.

“Melalui acara mancing ini, akan tumbuh kegembiraan yang akan bisa menyehatkan jiwa, raga dan tubuh kita. Dengan adanya kegembiraan dan kesehatan nantinya akan membuat imun tubuh kita meningkat, sehingga masyarakat juga akan lebih kebal terhadap penyakit khususnya Covid-19” Tambah Sanjaya.

Kehadirannya beserta jajaran dalam kegiatan lomba mancing ini, dikatakannya sebagai wujud komitmen dalam mendukung upaya masyarakat dalam memajukan Tabanan. Sanjaya menyatakan bahwa penggalian dana dengan cara seperti ini menjadi langkah yang baik dan perlu ditiru, berbagai manfaat bisa dipetik. “ini sebuah kegiatan yang banyak manfaatnya, di hari minggu kita lakukan kegiatan yang baik dan berguna untuk refreshing, bisa ikut lomba mancing sekaligus penggalian dana” Ujar Sanjaya.

 

Ny. Putri Suastini Koster Menerima Audensi dari Badan Kesbangpol Provinsi Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster mengapresiasi rencana peringatan Bulan Bung Karno yang penyelenggaraannya pada bulan Juni mendatang. Dalam arahannya NY. Putri Koster mengatakan bulan Bung Karno yang satu-satunya dilaksanakan oleh Provinsi Bali dari seluruh Provinsi di Indonesia, maka sebagai Provinsi pertama, Bali dengan masyarakatnya yang heterogen diharapkan mampu melanjutkan perjuangan dan visi Bung Karno dalam mewujudkan keadilan, kesejahteraan dan kesatuan masyarakat di tengah keanekaragaman.

“Bung Karno yang tiada lain adalah Presiden Republik Indonesia yang pertama memiliki keinginan yang luar biasa untuk mewujudkan masyarakat yang berdaulat, bersatu dan penuh rasa gotong royong. Sehingga dalam pemerintahan saat ini, saya harap semua pihak mampu melanjutkan gaung dari Bung Karno yakni Trisakti Bung Karno, yakni : berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan melalui pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan terintegrasi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila 1 Juni 1945”, ungkap Ny. Putri Koster saat menerima audensi dari Badan Kesbangpol Provinsi Bali, di Gedung Jayasabha, Sabtu (16/4).

Untuk menanamkan rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air, perlu dilakukan sejumlah lomba yang melibatkan anak-anak generasi muda, salah satunya lomba pidato yang bertemakan landasan Pancasila dan nilai-nilai yang berkaitan dengan kebangsaan.

“Peringatan Bulan Bung Karno perlu kita isi dengan sejumlah lomba yang berkaitan dengan peringatan Bung Karno, dimana rasa nasionalisme adalah kunci untuk menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara. Jangan sampai anak-anak kita memiliki pola pikir yang radikalisme, yang cepat tersulut dan memecah belah persatuan”, imbuh Ny. Putri Koster.

Pendamping orang nomor satu di Provinsi Bali ini juga menyampaikan betapa pentingnya peran orangtua dalam memberikan pengetahuan dan penanaman rasa bangga terhadap pahlawan dan pemimpin kita, agar tidak ada generasi yang mudah terkecoh dan menjadi musuh bagi keluarganya sendiri.

“Kita lihat secara keseluruhan Setiap tahun perayaan bung Karno dan satu satunya provinsi Ketika akan mengadakan acara dan fokus pada bulan Bung Karno itu sendiri, yakni melek politik dimana mampu menjadi insan yang cerdas dan banyak mempunyai ide serta gagasan merawat kehidupan (melalui lomba pidato), disamping itu kita sediakan wahana untuk dapat tampil di depan orang banyak dan mampu berbicara yang baik dan terkonsep. Selain itu melek ekonomi dimana setiap generasi pintar mendesain busana yang nantinya akan langsung digunakan (idealisme untuk merawat kehidupan dengan cara berbusana untuk menghasilkan dan membangkitkan IKM/ UMKM).

Sekaligus mampu memiliki kepribadian dalam menguasai bidang seni budaya, dimana mampu memadukan antara digitalisasi dengan kesenian (dalam hal ini perlu dilakukan lomba cipta tari khasanah modern, yang berakar pada tradisional dan di padukan dengan digitalisasi).

Kasi Koordinator Ideologi Wawasan dan Kebangsaan Badan Kesbangpol Provinsi Bali, Made Artha Negara mengatakan Bulan Bung Karno tahun ini mengangkat tema “Adicita Danu Kerthi”, sebagai dukungan terhadap program pemerintah dan visi Gubernur Bali untuk menjaga dan melestarikan kebersihan sumber daya air bagi manusia sebagai salah satu sumber utama penghidupan manusia di dunia, khususnya di Bali.

Kegiatan lomba di Bulan Bung Karno akan di mulai 13 Mei sampai 10 Juni mendatang. (Rilis)

Gubernur Keluarkan Instruksi Perayaan Rahina Tumpek Wariga Dengan Upacara Wana Kerthi

DENPASAR – Pantaubali.com – Sebagai implementasi Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2022 tentang Tata-Titi Kehidupan Masyarakat Bali Berdasarkan Nilai-Nilai Kearifan Lokal Sad Kerthi Dalam Bali Era Baru, Gubernur Bali mengeluarkan Instruksi Gubernur Bali Nomor 06 Tahun 2022 tentang Perayaan Rahina Tumpek Wariga Dengan Upacara Wana Kerthi.

Instruksi ditujukan Kepada: Pimpinan Lembaga Vertikal di Bali; Walikota/Bupati se-Bali; Bandesa Agung Majelis Desa Adat Provinsi Bali; Bandesa Madya Majelis Desa Adat Kota/ Kabupaten se-Bali; Bandesa Alitan Majelis Desa Adat Kecamatan se-Bali; Pimpinan Lembaga Pendidikan se-Bali; Perbekel dan Lurah se-Bali; Bandesa Adat atau Sebutan Lain se-Bali; Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan dan Swasta se-Bali; dan Seluruh Masyarakat Bali. Gubernur Bali mendorong semua pihak bersinergi secara gotong royong melaksanakan nilai-nilai adiluhung Wana Kerthi sesuai Tata-Titi Kehidupan Masyarakat Bali dengan tertib, disiplin, dan penuh rasa tanggung jawab.

Perayaan Rahina Tumpek Wariga dilaksanakan secara serentak di seluruh Bali pada, Sabtu (Saniscara Kliwon, Wariga) 14 Mei 2022 diawali kegiatan Niskala pada pukul 09.00-10.00 WITA, dilanjutkan kegiatan Sakala pada pukul 10.00 sampai selesai.Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan Upacara Wana Kerthi berlokasi di Kawasan Hutan, Kelurahan Baler Bale Agung, Kabupaten Jembrana.

Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali melaksanakan Upacara Wana Kerthi secara Niskala dan Sakala sebagaimana halnya kegiatan Pemerintah Provinsi Bali berlokasi di Kawasan hutan masing-masing (Lokasi ditentukan oleh Pemerinah Kabupaten/Kota). Kegiatan dipimpin oleh Bupati/Wali Kota, dihadiri oleh Wakil Bupati/Wakil Wali Kota, Ketua DPRD Kabupaten/Kota, Dandim, Kapolres/ Kapolresta, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, Staf Ahli Bupati dan Asisten, Kepala OPD Kabupaten/Kota dan Staff Masing-masing 25 Orang, Prajuru MDA Kabupaten/Kota, Pengurus Forum Perbekel Kabupaten/Kota, dan Prajuru Desa Adat setempat.

Majelis Desa Adat Provinsi Bali mengikuti kegiatan Pemerintah Provinsi Bali sedangkan Majelis Desa Adat Kabupaten/Kota mengikuti kegiatan Pemerintah Kabupaten/Kota masing-masing.

Lembaga Vertikal melaksanakan Upacara Wana Kerthi secara Niskala dengan Sembahyang Tumpek Wariga di Tempat Suci, dilanjutkan dengan menanam atau merawat pohon di lingkungan instansi masing-masing dan/atau di tempat lain sesuai pilihan. Instansi Vertikal dapat berkolaborasi dengan Instansi lain dalam melaksanakan kegiatan Niskala dan Sakala. Kegiatan dipimpin oleh Pimpinan Instansi diikuti seluruh pegawai masing-masing instansi.

Desa/Kelurahan melakukan kegiatan diawali Sembahyang Tumpek Wariga di tempat suci dilanjutkan dengan menanam atau merawat pohon di Desa/Kelurahan masing-masing dan/atau di tempat lain sesuai pilihan. Desa/Kelurahan dapat berkolaborasi dengan Desa/Kelurahan lain dalam melaksanakan kegiatan Niskala dan Sakala. Peserta kegiatan adalah Perbekel/Lurah, Perangkat Desa/Kelurahan, dan Staf Kantor Desa/Kelurahan. Kegiatan dikoordinasikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten/Kota.

Desa Adat melaksanakan Upacara Wana Kerthi secara Niskala dengan Sembahyang Tumpek Wariga di Pura/Kahyangan Desa Adat sesuai Dresta masing-masing. Kegiatan Sakala dilakukan dengan menanam dan merawat Pohon Upakara/Usada di wewidangan Desa Adat masing-masing selama Wuku Wariga. Peserta kegiatan adalah Prajuru Adat dan Krama Desa Adat. Kegiatan dikoordinasikan oleh Bandesa Madya Majelis Desa Adat Kabupaten/Kota.

Keluarga melaksanakan Upacara Wana Kerthi secara Niskala dengan Sembahyang Tumpek Wariga di Sanggah/Merajan/Pura Kawitan masing-masing, dilanjutkan dengan mempersembahkan lima macam bubur/bubuh sumsum kepada semua/sarwa tumuwuh. Tata laksana upacara disesuaikan dengan Dresta masing-masing. Kegiatan Sakala dilakukan dengan merawat dan/atau menanam tetumbuhan (sarwa tumuwuh) di pekarangan, telajakan, dan tegalan masing-masing.

Lembaga Pendidikan melaksanakan Upacara Wana Kerthi secara Niskala dengan Sembahyang Tumpek Wariga di Tempat Suci masing-masing Lembaga Pendidikan. Kegiatan Sakala dilakukan dengan merawat dan/atau menanam tetumbuhan (sarwa tumuwuh) di areal Lembaga Pendidikan masing-masing atau melaksanakan di tempat lain sesuai pilihan selama Wuku Wariga. Pesertanya adalah Guru/Dosen, Siswa/Mahasiswa, Seluruh Pegawai Lembaga Pendidikan, dan dikoordinasikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

Organisasi Kemasyarakatan dan Swasta melaksanakan Upacara Wana Kerthi secara Niskala dengan Sembahyang Tumpek Wariga di tempat suci. Secara Sakala dilakukan dengan merawat dan/atau menanam tetumbuhan (sarwa tumuwuh) di areal lembaga masing-masing atau melaksanakan di tempat lain sesuai pilihan selama Wuku Wariga. Kegiatan dipimpin oleh Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan dan Perusahaan Swasta masing-masing, diikuti seluruh karyawan Organisasi Kemasyarakatan dan Perusahaan Swasta masing-masing. Kegiatan dikoordinasikan oleh Kepala Badan Kesatuan dan Politik.

Masyarakat melaksanakan Upacara Wana Kerthi secara Niskala dengan Upacara dan Sembahyang Tumpek Wariga di Sanggah/Merajan/Pura Kawitan masing-masing. Kegiatan Sakala dilakukan dengan mendukung kegiatan Kabupaten/Kota. Tokoh masyarakat menjadi motivator masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan Rahina Tumpek Wariga.

“Tata Laksana Upacara, Kegiatan Niskala dilakukan dengan mempersembahkan lima macam bubur/bubuh sumsum kepada semua/sarwa tumuwuh (Tutur Lontar Bhagawan Agastyaprana), terdiri atas, Bubur/bubuh beras putih dihaturkan kepada tumbuh-tumbuhan yang menghasilkan umbi-umbian yang dapat dijadikan bubur, seperti ketela rambat, ketela pohon, talas, dan umbi lainnya”, jelas Gubernur Bali, Wayan Koster,

Bubur/bubuh beras merah dihaturkan kepada tumbuh-tumbuhan yang menghasilkan biji-bijian, seperti padi dan palawija, jagung godem, jagung gambah/sorgum.Bubur/bubuh sumsum hijau (kayu sugih) dihaturkan kepada pepohonan yang berbuah melalui penyerbukan bunga putik, seperti mangga, klengkeng, wani, kelapa, dan lainnya.

Bubur/bubuh ketan (warna kuning) dihaturkan kepada tumbuh-tumbuhan yang berbuah pada batang, seperti buah nangka, durian, langsat, kepundung, dan lainnya.Bubur/bubuh beras injin (beras hitam) dihaturkan kepada tumbuh-tumbuhan yang menghasilkan bunga dan minyak harum.

Diawali dengan melakukan Pemujaan dan Persembahyangan bersama di Tempat Suci/Sanggar Agung kehadapan Hyang Widhi Wasa dalam manifestasi Hyang Tumuwuh/Dewa Sangkara. Dilanjutkan dengan mengoleskan bubur/bubuh lima warna pada batang pohon, dilanjutkan mengucapkan Doa/Saa.

“Kaki-kaki, Nini-nini, niki katuran bubuh mangda madon gembal, mabunga magambah, buin selae lemeng wenten upacara Galungan mangda mabunga miwah mabuah, ngeed… ngeed… ngeed…”, (tepuk batang pohon tiga kali).

Kegiatan Sakala dilakukan dengan Penanaman Pohon Tematik: Upakara dan Usada, serta merawat, memelihara, merapikan, dan memupuk tetumbuhan (sarwa tumuwuh) di Kawasan Hutan Kelurahan Baler Bale Agung, Kabupaten Jembrana.

Kegiatan Pemerintah Provinsi Bali akan dipimpin langsung oleh Gubernur Bali, dihadiri sejumlah pejabat, seperti: Ketua DPRD Provinsi Bali, Wakil Gubernur Bali, Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali, Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Ketua Pengadilan Tinggi Bali, Kepala OPD Provinsi Bali, Bandesa Agung MDA Provinsi Bali beserta Prajuru, Kelompok Ahli Pembangunan Provinsi Bali, Bupati Jembrana, Ketua DPRD Jembrana, Kepala OPD Kabupaten Jembrana terkait, Camat Negara, Pengurus Forum Perbekel Kabupaten Jembrana, dan Prajuru Desa Adat Baler Bale Agung. Semua kegiatan Pemerintah Provinsi Bali dikordinasikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali. (Rilis)

 

Personil Polsek Marga Sambangi Pasar Cek Migor

TABANAN – Pantaubali.com – Dalam rangka pemantauan terhadap ketersediaan minyak goreng di bulan Ramadhan ini dan pengawasan penerapan protokol kesehatan. Personil Polsek Marga yang dipimpin Kapolsek Marga melakukan Yustisi di dalam pasar tradisional Marga. Seperti halnya pada hari Jumat 15 April 2022 tampak personil Polsek Marga melakukan pengecekan minyak goreng dan pengawasan terhadap pelaksanaan Prokes oleh masyarakat.

Kapolsek Marga AKP I Gede Budiarta S.H. M.H., mengatakan, Kegiatan pengecekan minyak goreng ini dilakukan adalah untuk mencegah terjadinya kelangkaan dan memastikan ketersediaan migor di wilayah kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan masih mencukupi.

“Dari hasil pengecekan kami lakukan di Pasar tradisional Marga, pasar Desa Belayu , pertokoan modern dan warung warung pengecer ketersediaan minyak goreng masih mencukupi. Saat ini kami tugaskan personil Unit Patroli Samapta, Reskrim , Intelkam, Binmas dan Bhabinkamtibmas untuk langsung mengecek di tingkat pengecer migor”, jelasnya.

Kegiatan dilakukan merupakan dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk melakukan pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penyebaran covid19.

“Kami tetap menghimbau masyarakat agar selalu disiplin dalam menerapkan protokol Kesehatan, terutama menggunakan masker. Jangan lupa tetap jaga jarak saat berinteraksi sosial dengan orang lain. Manfaatkan sarana Prokes yang tersedia di area publik, seperti tempat mencuci tangan dan penggunaan hand sanitizer”, paparnya.

Sembari Dirinya menambahkan, dari yustisi dilakukan ditemukan 1 orang tidak memakai masker dengan benar dan telah di lakukan teguran lisan.