- Advertisement -
Beranda blog Halaman 759

Personil Polsek Marga Sambangi Pasar Cek Migor

TABANAN – Pantaubali.com – Dalam rangka pemantauan terhadap ketersediaan minyak goreng di bulan Ramadhan ini dan pengawasan penerapan protokol kesehatan. Personil Polsek Marga yang dipimpin Kapolsek Marga melakukan Yustisi di dalam pasar tradisional Marga. Seperti halnya pada hari Jumat 15 April 2022 tampak personil Polsek Marga melakukan pengecekan minyak goreng dan pengawasan terhadap pelaksanaan Prokes oleh masyarakat.

Kapolsek Marga AKP I Gede Budiarta S.H. M.H., mengatakan, Kegiatan pengecekan minyak goreng ini dilakukan adalah untuk mencegah terjadinya kelangkaan dan memastikan ketersediaan migor di wilayah kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan masih mencukupi.

“Dari hasil pengecekan kami lakukan di Pasar tradisional Marga, pasar Desa Belayu , pertokoan modern dan warung warung pengecer ketersediaan minyak goreng masih mencukupi. Saat ini kami tugaskan personil Unit Patroli Samapta, Reskrim , Intelkam, Binmas dan Bhabinkamtibmas untuk langsung mengecek di tingkat pengecer migor”, jelasnya.

Kegiatan dilakukan merupakan dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk melakukan pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penyebaran covid19.

“Kami tetap menghimbau masyarakat agar selalu disiplin dalam menerapkan protokol Kesehatan, terutama menggunakan masker. Jangan lupa tetap jaga jarak saat berinteraksi sosial dengan orang lain. Manfaatkan sarana Prokes yang tersedia di area publik, seperti tempat mencuci tangan dan penggunaan hand sanitizer”, paparnya.

Sembari Dirinya menambahkan, dari yustisi dilakukan ditemukan 1 orang tidak memakai masker dengan benar dan telah di lakukan teguran lisan.

Datang ke Bali, Wisatawan Bisa Nikmati Kharisma Event Nusantara

DENPASAR – Pantaubali.com – Pariwisata Bali kembali menggeliat seiring pelonggaran yang lldiberikan pemerintah. Yakni Visa on Arrival, tanpa karantina, dan bebas Swab PCR bagi yang sudah vaksin tiga kali alias booster. Sejumlah wisatawan mancanegara (turis) juga telah tampak berlibur di Pulau Seribu Pura ini. Menikmati keindahan alam, keramahan masyarakatnya, dan ragam budaya yang disajikan.

Melengkapi konsep pariwisata budaya yang diusung pulau berjuluk The Last Paradise in The World ini, Pemerintah Provinsi Bali menyiapkan event – event budaya unggulan di Bali untuk dimasukan ke dalam daftar event Budaya Nasional yang dikenal dengan Kharisma Event Nusantara.

Dari sekian banyak event budaya yang ada di Bali ada 7 (tujuh) event yang lolos masuk ke daftar Kharisma Event Nusantara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2022 yaitu: Festival itu yakni Bali Spirit Festival, Pesta Kesenian Bali, Ubud Village Jazz Festival, Sanur Village Festival, Pemuteran Bay Festival, Denpasar Festival, dan Penglipuran Village Festival.

Adapun waktu penyelenggaraan event tersebut adalah sebagai berikut, Bali Spirit Festival 29 Mei – 10 Juni 2022, di Ubud, Pesta Kesenian Bali 12 Juni – 10 Juli 2022, di Denpasar, Ubud Village Jazz Festival 12 -13 Agustus 2022, di Ubud, Sanur Village Festival 19 -21 Agustus 2022, di Sanur, Pemuteran Bay Festival 11 – 13 November 2022, di Buleleng, Denpasar Festival  akhir November -24 Desember 2022 di Denpasar, Penglipuran Village Festival 7 – 10 Desember 2022, di Bangli.

Melalui Kharisma Event Nusantara (KEN) event-event ini akan dipromosikan ke seluruh dunia bersama dengan event dari daerah- daerah lain di Indonesia.

Jadi, bagi wisatawan yang datang ke Bali, selain menikmati alam dan budaya Bali, mereka juga akan bisa menikmati festival sesuai dengan jadwal yang ada, sehingga akan ada variasi atraksi budaya ketika mereka berada di Bali.

Terselenggaranya tujuh festival ini, diharapkan bisa menunjukkan kepada dunia bahwa pariwisata Bali telah bangkit dan siap untuk dikunjungi. Keamanan dan kenyamanan pun tak perlu dipertanyakan kembali. Karena, seluruh masyarakat Bali sangat sadar betul untuk menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan khususnya pascapandemi.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun menyampaikan, tujuh festival ini menjadi pilihan bagi para calon wisatawan yang akan berlibur ke Bali.

“Jadi mereka bisa merencanakan dan memilih, bulan apa kira kira akan datang berlibur ke Bali dan festival apa yang akan dapat dinikmati. Karena hampir setiap bulan ada saja festival yang bakal disajikan,” ungkapnya belum lama ini.

Dalam kesempatan ini, Tjok Bagus juga menyampaikan total kunjungan wisatawan asing yang telah datang berlibur ke Bali. Kata dia, sampai tanggal 5 April 2022 sudah ada sebanyak  14.430 orang sudah memanfaatkan pelayanan VoA.

Ditegaskan, meningkatkannya kunjungan wisatawan juga itu tidak terlepas dari herd immunity yang telah terbentuk. Capaian vaksinasi yang melebihi target 30 persen dari jumlah penduduk Bali sebanyak kurang lebih 4 juta jiwa.

Dari data Satgas Covid-19, per 14 April 2022, vaksinasi booster di Provinsi Bali mencapai 57,49 %. Semua daerah telah mencapai di atas 40 %. Tertinggi di Denpasar mencapai 76,32 %. “Masyarakat Bali sangat disiplin mengikuti protokol kesehatan,” tandasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun membeberkan tujuh festival yang akan digelar di Bali. Festival ini, ungkap dia, juga mengajak para pelaku UMKM untuk ikut terlibat.

Dikatakan, untuk Bali Spirit Festival adalah festival menyenangkan yang menyatukan yoga, musik, dan tari menjadi satu acara yang menyenangkan. Diadakan di Ubud setiap tahun, acara ini telah berkembang dari tahun ke tahun, sedemikian rupa sehingga menarik ribuan pengunjung dari seluruh dunia

Selanjutnya, Pesta Kesenian Bali (PKB) adalah parade atau festival kesenian tahunan yang diprakarsai oleh Pemerintah Provinsi Bali, serta dijadikan sebagai wadah aktivitas dan kreativitas para seniman dalam upaya mendukung program pemerintah dalam hal penggalian, pelestarian, dan pengembangan nilai-nilai seni budaya Bali.

Berikutnya, Ubud Village Jazz Festival adalah festival musik yang terletak di lingkungan artistik Ubud Bali, Indonesia. Sejak 2010, Yuri Mahatma, seorang musisi/komposer/guru musik, dan pendiri Underground Jazz Movement bersama dengan Anom Darsana, direktur dan pemilik ANTIDA Music Productions, telah bekerja sama untuk beberapa proyek rutin konser jazz, setiap kali dengan tema yang berbeda.

Kemudian, Sanur Village Festival (SVF) adalah pesta rakyat tahunan yang diselenggarakan oleh Yayasan Pembangunan Sanur (YPS) yang berlokasi kawasan Pantai Sanur. “SVF merupakan gabungan dari beberapa kegiatan berskala besar menyangkut festival makanan, pameran ekonomi kreatif, berbagai kontes dan lomba, atraksi seni budaya, musik, serta berbagai jenis kegiatan ramah lingkungan. Berikut beberapa kegiatan yang diselenggarakan tiap tahun,” ujarnya.

Terkait Pemuteran Bay Festival, Tjok Bagus menjelaskan bahwa festival ini menaungi segala bentuk seni budaya dan pelestarian lingkungan seperti pelestarian terumbu karang berbasis masyarakat dengan teknologi biorock, heritage culture gebug ende , beach art parade, lomba-lomba seni dan budaya, pameran produksi seni dan kerajinan dalam rangka meningkatkan kualitas pariwisata berbasis masyarakat, berbudaya, berwawasan lingkungan.

Sementara itu, lanjut dia, Denpasar Festival atau Denfest adalah festival seni budaya yang diselenggarakan sebagai ajang ragam ekspresi seni budaya, baik yang bernuansa tradisional, modern maupun avant-garde yang memenuhi aspek meliputi: display, menjual, menginspirasi, mentransformasi, menghibur dan mendidik.

“Untuk berikutnya adalah Festival Desa Penglipuran bertempat di Desa Penglipuran dengan mengusung tema Green Destination berbasis kebersihan, kesehatan, keselamatan dan lingkungan (CHSE) yang dilaksanakan bekerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Festival ini menyuguhkan keunikan seni, budaya dan kearifan lokal Desa Adat Penglipuran,” tandasnya. Promosikan Event Daerah melaui Kharisma Event Nusantara.(Rilis)

Wagub Cok Ace Sebut Pentingnya Junjung Nilai Sejarah dan Kepahlawanan bagi Generasi Muda

DENPASAR – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menyebut bahwa nilai-nilai sejarah kepahlawanan sangat penting untuk diimplementasikan dan dijunjung terutama oleh kalangan muda, sehingga dapat memotivasi untuk memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa. Hal itu dikatakannya saat memberikan sambutan pada Webinar kesejarahan Nasional, sehubungan dengan peringatan ke-76 Markas Besar Oemum Dewan Perjuangan Rakyat Indonesia (MBO DPRI) Sunda Kecil secara daring dari Ruang Rapat Wagub Bali, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Kamis (14/4).

Dalam acara yang bekerjasama dengan Museum Perumusan Naskah Proklamasi Jakarta, Wagub Cok Ace juga berpesan agar tetap menjaga keluhuran budaya bangsa dan tidak terpengaruh oleh budaya asing yang dapat merusak tata titi kehidupan masyarakat Bali.

“Selain itu, tetaplah berupaya mengimplementasikan nila-nilai Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia, meningkatkan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, menghormati Kebhinekaan serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Wagub yang juga merupakan tokoh Puri Ubud itu.

Selain itu, ia juga mengapresiasi dan menyambut gembira dilaksanakannya acara Webinar tersebut. Selain sebagai ajang simakrama oleh para veteran kita, acara ini juga bisa dijadikan sebagai ajang untuk menggelorakan kecintaan masyarakat terutama anak muda terhadap tanah air Indonesia.

“Melalui acara ini saya harap pengetahuan sejarah dan wawasan kebangsaan generasi muda bisa meningkat. Terutama peristiwa dan tempat-tempat bersejarah di Bali,” tandasnya.

Sementara sebelumnya Ketua Yayasan Kebaktian Proklamasi Gusti Ngurah Made Yudana mengatakan bahwa acara webinar kali ini bertujuan untuk mengenang peringatan MBO DPRI Sunda Kecil Munduk Malang di Selemadeg Timur dan Monumen Lintas Laut Jawa-Bali di Gilimanuk Jembrana. Ia juga menyebut bahwa MBO DPRI juga merupakan cikal bakal Kodam IX Udayana di Bali.

Apresiasi juga disampaikan oleh Bupati Tabanan yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Sekretaris Kesbangpol Linmas Tabanan serta perwakilan Pangdam IX Udayana. Bupati Tabanan dalam sambutannya mengatakan bahwa Kabupaten Tabanan tidak bisa dilepaskan dalam perjuangan bangsa Indonesia di Bali, karena itu salah satu bukti perjuangan yaitu Taman Makam Pahlawan Margarana berada di Kabupaten Tabanan.

Acara pagi itu juga menghadirkan sejumlah pembicara, seperti Ketua DPD LVRI Provinsi Bali I Gusti Bagus Saputra, Wakil Ketua Yayasan Kebaktian Proklamasi Ir. I Wayan Sudarta, serta Ketua STISPOL Wira Bhakti Prof. Dr. Ir. Wayan Windia, SU.

Angin Puting Beliung Rusak 7 Rumah Warga di Batungsel

TABANAN – Pantaubali.com -Angin Puting Beliung telah merusak beberapa atap rumah warga di Desa Batungsel, Tabanan, Kamis,(14/4) kurang lebih pukul 14.45 wita.

“Saat Angin Puting Beliung terjadi cuaca hujan gerimis,” jelas, Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu I Nyoman Subagi dalam laporan keterangan tertulisnya, Kamis,(14/4) di Tabanan.

Angin Puting Beliung berlangsung selama kurang lebih 15 menit, yang mengakibatkan beberapa atap rumah milik warga mengalami kerusakan.

“Adapun beberapa warga yang atap rumahnya rusak, I Putu Agus Suardana, Banjar Batungsel Kelod, Desa Batungsel dengan Kerugian Rp 1.000.000,-, I Nengah Sukama kurang lebih kerugian Rp 1.000.000,-, I Nyoman Bentir, kerugian kurang lebih Rp 500.000, I Nyoman Gede Suryasa klerugian Rp 1.000.000,-, I Wayan Darmayasa, kerugian Rp 1.000.000,-, Ni Nengah Karnasih kerugian kurang lebih sebesar Rp 500.000,- dan I Gede Suatmaja dengan kerugian kurang lebih mencapai Rp 500.000,-.

Sembari Subagi menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Tumpek Wariga Momen Menjaga Keselarasan dan Keharmonisan Alam

 

TABANAN  –  Pantaubali.com – Alam adalah rumah kita, tempat kita melakukan segala aktivitas. Menjaga dan melestarikan keselarasan dan keharmonisannya adalah tanggung jawab kita bersama. Sebagai wujud syukur kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan keindahan yg diberikan, Pemkab Tabanan menggelar perayaan Rahina Tumpek Wariga dengan Upacara Wana Kerthi sebagai pelaksanaan tata-titi kehidupan masyarakat Bali berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi dalam Bali Era Baru. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan DTW Alas Kedaton, Kukuh, Marga, Tabanan, dirangkaikan dengan penanaman pohon, Sabtu, bertepatan dengan perayaan Tumpek Wariga (14/4).

Perayaan Tumpek Wariga atau juga dikenal dengan Tumpek Pengarah, Tumpek Pengatag ataupun Tumpek Bubuh di Kabupaten Tabanan dihadiri secara langsung oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM. Turut mendampingi saat itu, Wakil Bupati I Made Edi Wirawan, SE, Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga beserta salah satu anggotanya Eka Putra Nurcahyadi, jajaran Forkopimda, Sekda, serta jajaran OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, dengan kompak mengikuti perayaan ini berbaur dengan masyarakat setempat.

Mewujudkan visi pembangunan Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, maka penerapan nilai-nilai adiluhung Sad Kerthi perlu dilaksanakan oleh seluruh masyarakat Bali secara menyeluruh, konsisten, berkelanjutan dengan tertib, disiplin dan penuh rasa tanggung-jawab. Melaksanakan nilai-nilai tersebut, diperlukan tata-titi kehidupan masyarakat Bali yang menyatu dan menjaga keseimbangan dan keharmonisan antara alam Bali, Manusia/Krama dan Kebudayaan Bali.

Di kesempatan itu, Bupati Sanjaya menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Tabanan selalu berusaha menjaga kesucian, kelestarian, keseimbangan, keselarasan, keharmonisan alam beserta isinya sekala niskala cerminan perwujudan nilai Sad Kerthi menuju Bali Era Baru. “Upacara Tumpek Wariga ini, mempunyai arti agar kita sebagai umat manusia bisa introspeksi diri dan melakukan hal yang baik, seperti selalu berusaha membangun keharmonisan antara manusia dengan alam semesta di hari yang suci ini,” pinta Sanjaya dalam sambutannya saat itu.

Disamping itu, Sanjaya juga mengajak seluruh jajaran dan elemen masyarakat saat itu melakukan doa sebagai ucap syukur yang tulus kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, sehingga perayaan ini mendapat berkah sesuai yang diharapkan. “Dihari yang baik ini, saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh hadirin atas keikutsertaannya dalam acara ini. Semoga dengan berkat Ida Sang Hyang Widhi Wasa, kita selalu mendapat kerahayuan dan keselamatan juga membawa persatuan di Bumi Tabanan dalam menuju terwujudnya Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani,” harap Sanjaya.

Tumpek Wariga sendiri merupakan hari suci umat Hindu di Bali yang dirayakan setiap enam bulan sekali sebagai penanda 25 hari sebelum galungan. Pemujaan ini ditujukan kepada Ida Sang Hyang Widhi yang manifestasinya sebagai Dewa Sangkara atau Dewa penguasa kesuburan semua pepohonan dan tumbuhan. Dimana dalam upacara tersebut dipersembahkan lima macam bubur/bubur sumsum kepada semua tumbuh-tumbuhan, diantarannya, bubur beras putih, bubur beras merah, bubur sumsum hijau, bubur ketan kuning, dan bubur beras injin atau beras hitam.@prokopimtabanan,-

Bupati Klungkung Buka FGD Pengukuran Indeks Stabilitas Politik Tahun 2021

 

KLUNGKUNG – Pantaubali.com – Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta membuka Focus Group Discution (FGD) Pengukuran Indeks Stabilitas Politik Kabupaten Klungkung (INSTAPOLKU) Tahun 2021 di ruang rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Kamis (14/4). Kegiatan ini diselenggarkan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Klungkung dengan tujuan untuk mendapatkan data atau informasi yang mendalam tentang Indeks Stabilitas Politik Kabupaten Klungkung.

Dalam arahannya tersebut, Bupati Suwirta mengucapkan terimakasih kepada jajaran Kesbangpol Kabupaten Klungkung yang sudah melakukan Pengukuran Indeks Stabilitas Politik ini dengan baik. Bupati berharap untuk ke depan seluruh OPD terkait agar terus meningkatkan kinerja dalam menyusun data yang valid dan informasi yang mendalam terkait Pengukuran Indeks Stabilitas Politik di Kabupaten Klungkung. “Data ini sangat penting, jadi saat penyusunan data ini harus benar-benar dilakukan sesuai dengan fakta, jangan sampai asal-asalan manyusun data pengukuran terkait Indeks Stabilitas Politik ini,” ujar Bupati Suwirta.

Bupati Suwirta juga menambahkan mudah-mudahan setelah kegiatan ini selesai dapat memberikan manfaat dan outcam yang baik bagi masyarakat. Yang paling terpenting tetap jalin kerjasama yang baik antar OPD untuk menuju Kabupaten Klungkung yang unggul dan sejahtera. “Mudah-mudahan setelah kegiatan ini selesai dapat memberikan manfaat dan outcam yang baik bagi masyarakat,” imbuhnya.

Plt. Kesbangpol Kabupaten Klungkung Drs. I Wayan Parna mengatakan bahwa FGD ini merupakan salah satu tahapan dalam pengukuran tingkat perkembangan stabilitas politik Kabupaten Klungkung. Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk mendapatkan data atau informasi yang mendalam tentang Indeks Stabilitas Politik Kabupaten Klungkung. Sedangkan peserta yang mengikuti FGD ini sebanyak 31 orang. “Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan sesuai dengan yang kita harapkan bersama,” harapnya.(humasklk/puspa).

Bupati Tabanan Apresiasi Pembangunan di Desa Adat Susut

 

TABANAN – Pantaubali.com – Wujud aksi langsung dukungan Pemerintah Kabupaten terhadap pembangunan di masyarakat yang berlangsung secara berkesinambungan, ditunjukkan oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya., S.E., M.M beserta jajaran saat menghadiri Uleman Karya Pangeretepan, Pemelaspasan Tapakan Ida Ratu Gede lan Pujawali, yang dilakukan Kamis pagi (14/4).

Karya yang berlangsung di Pura Jogar Agung Ds. Adat Susut, Ds. Baru, Kec. Marga – Tabanan ini juga dihadiri oleh Sekda Tabanan, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Para OPD terkait, Camat Marga, Bendesa dan Perbekel Desa Adat Susut, serta tokoh masyarakat setempat tersebut, berlangsung dengan tertib sesuai dengan protokol Kesehatan Covid-19.

Pembangunan secara sekala dan niskala yang terus-menerus dilakukan masyarakat Tabanan ini, selalu mendapat perhatian khusus dari Bupati Tabanan. Hal tersebut tentunya sangat mendukung terwujudnya masyarakat yang madani atau sejahtera, dalam Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani.

Apresiasi dan penghargaan senantiasa ditunjukkan oleh Bupati Sanjaya, dan diwujudkan dalam komitmen kehadirannya pada Uleman dan Karya yang diselenggarakan masyarakat, termasuk uleman karya di Desa Adat Susut. “Saya di Pemerintah Kabupaten Tabanan memberikan apresiasi dan penghargaan karena telah membangun yadnya, upacara-upacara pemelaspasan, yang saya yakini pasti sudah dimaksudkan dan ditujukan, termasuk persiapan-persiapan yang dilakukan, sasana, upakara, tata titinya, susila, shrada bhaktinya yang saya yakini sudah memargi antar” Kata Sanjaya.

Puncak acara Pemelaspasan dijadwalkan jatuh pada 16 April 2022, di mana dalam pembangunannya, menghabiskan biaya sebesar 350 juta rupiah yang berasal dari gotong-royong masyarakat. Kekompakan dan persatuan inilah yang mendapat acungan jempol dari Bupati Sanjaya. “Jika tidak dilandasi dengan rasa tulus ikhlas, karya ini pasti tidak akan berjalan dengan baik apalagi ditambah dengan konsep gotong royong, sangat sesuai dengan Visi Tabanan Nangun Sat Kerthi yang artinya bagaimana membangun sebuah keseimbangan dan keharmonisan jagat Bali, baik di kramanya, lingkungannya maupun adat istiadatnya secara sekala dan niskala” Ungkap Bupati Tabanan.

Sanjaya juga menyebutkan, dalam membangun Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM) di mana Madani yang berarti sejahtera, maka kekompakan di lini pemerintahan dan para semeton di Desa adat harus semakin dikuatkan. “Kompak Bersatu, pemerintah dan masyarakat di Desa mari Bersatu membangun jagat Tabanan, astungkara apa yang diharapkan dan diinginkan, bisa segera tercapai” Tambahnya lagi.

Perihal pandemi Covid-19, Sanjaya juga sampaikan beberapa hal termasuk meredanya kasus harian Covid-19 yang telah mencapai angka 0 setiap hari. Serta berharap, pandemi bisa segera berubah menjadi endemi, asal masyarakat selalu taat dan disiplin menjaga protokol Kesehatan. “Terima kasih karena semeton sangat disiplin dalam menjaga prokes sehingga Tabanan setelah Denpasar termasuk salah satu Kabupaten yang sangat disiplin menjalankan prokes dan vaksinasi, termasuk booster ini terbaik di Tabanan. Dengan demikian pariwisata bisa bangkit, serta aspek lain yang terdampak juga ikut bangkit, maka dari itu kita harus kompak maka saya dari Pemerintah Kabupaten Tabanan siap sedia membantu masyarakat, itu komitmen Pemkab Tabanan, asal masyarakat kompak selalu Bersama mewujudkan Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani” tutupnya.

Apresiasi orang nomor satu di Tabanan tersebut disambut sangat baik oleh masyrakat Desa adat Susut. Seperti yang disampaikan langsung oleh Bendesa Desa Adat Susut, “Kami sangat berterima kasih karena Bupati Tabanan datang langsung dan mendukung kegiatan kami” Ujarnya. Bupati Tabanan beserta jajaran juga lakukan persembahyangan bersama di Pura Jogar Agung Desa Adat Susut Desa Baru Marga dengan khidmat. @prokopimtabanan.

Limbah Industri Tahu di Klungkung Cemari Lingkungan

 

KLUNGKUNG – Pantaubali.com – Pengolahan limbah di industri tahu di Kota Klungkung masih belum maksimal. Hal itu dikarenakan tidak semua pengusaha tahu memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL) sendiri. Hampir seluruh limbah dari pengolahan tahu yang berasal dari kedelai ini, dibuang ke aliran sungai. Itu terungkap saat Tim Yustisi melakukan sidak ke sentra industri tahu di Jalan Rama dan Jalan Subali, Kelurahan Semarapura Klod Kangin, Kamis (14/4).

Selama ini, para pemilik industri tahu mengabaikan masalah higienitas, sanitasi, dan upaya pengelolaan limbah cair maupun padat dari tahu itu sendiri. Yang mana menyebabkan pencemaran lingkungan dan mengganggu kesehatan masyarakat.

Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah, I Ketut Muka yang memimpin sidak mengatakan sebulumnya pihaknya telah melakukan peninjauan langsung dan melakukan pemeriksaan akibat adanya dugaan pencemaran lingkungan industri tahu di Kelurahan Semarapura Klod Kangin. “Sidak kali ini, petugas menemukan limbah tahu dibuang langsung ke sungai tanpa melalui proses pengelolaan limbah. Sebelumnya mereka sudah mendapatkan pembinaan berkali-kali dari tim kelurahan maupun dari Dinas DLHP, ” ujar Ketut Muka.

Selain limbah industri tahu, tim yustisi juga menyasar Industri selip daging di Jalan Puputan, dan industri pemetongan Babi dan Ayam di Jalan Sakura, Kelurahan Semarapura Klod. Para industri ini juga kedapatan membuang limbahnya ke sungai. “Kami langsung melakukan tipiring dan pembinaan untuk membuat septic tank, sehingga nantinya tidak ada lagi yang membuang limbah ke sungai,” tegasnya. (humasklk/yande)

BBPOM Denpasar Cek 14 Sampel Menu Takjil di Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Balai Besar POM / BBPOM Denpasar, kesekian kalinya melakukan intensifikasi pengawasan pangan buka puasa atau takjil, kali ini menyasar daerah Tabanan di seputaran pedagang takjil Masjid Agung Tabanan, Rabu,(13/4).

Dari 14 sampel di uji menurut, Koordinator Substansi Informasi dan Komunikasi BBPOM di Denpasar, Dra. Luh Putu Witariathi, Apt bahwasanya, semua menu aman tidak ada memakai bahan berbahaya bagi tubuh dalam olahan menu Takjil.

“Menyambut hari raya Idul Adha kami (BBPOM) melakukan intesipikasi pengawasan, dilakukan dengan 6 tahap mulai dari, sebelum puasa sampai tahap ke 6 nya seminggu setelah puasa.Pengawasan dilakukan mulai dari, takjil dengan pengawasan di sentra-sentra distribusi,” paparnya.

Adapun total sampel diambil sebanyak, 23 sampel seluruhnya aman serta telah memenuhi syarat.

“Semua menu disini telah memenuhi syarta.Jadi, sudah aman dikonsumsi untuk berbuka puasa,” katanya.

Pengawasan Takjil sebelumnya telah menyasar 3 Kabupaten Gianyar, Denpasar, Badung kabupaten Tabanan kunjungan ke 4 kalinya.

“Hari ini Kabupaten Tabanan, sebelumnya telah menyasar Kabupaten Gianyar, Denpasar dan Badung.Selanjutnya akan menyasar ke Kabupaten Klungkung, Bangli dan ke Karangasem,” pungkasnya.

Kepala Bappeda Apresiasi Program Kerjasama Keamanan Kesehatan Australia-Indonesia di Bali

BADUNG – Pantaubali.com – Pemerintah Provinsi Bali melalui Bappeda Provinsi Bali memfasilitasi Rapat Evaluasi Program Australia Indonesia Health Security Partnership (AIHSP) Tahun 2021 di Provinsi Bali yang dilaksanakan di Nusa Dua, Badung, Rabu (13/4). Rapat melibatkan Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, instansi vertikal, Perangkat Daerah terkait dan Bappeda Kabupaten/Kota se-Bali.`

Dalam sambutannya, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Provinsi Bali I Wayan Wiasthana Ika Putra mengapresiasi berbagai kegiatan dalam kerangka Program Australia Indonesia Health Security Partnership (AIHSP) yang telah terlaksana di Bali selama tahun 2021. Menurutnya selama ini sebagian besar wisatawan yang datang ke Bali berasal dari Australia. Oleh karena itu cukup wajar jika Pemerintah Australia memberikan perhatian serius terhadap kesehatan manusia, hewan dan alam di Bali.

“Kami dari pemerintah daerah menyambut baik kerjasama ini. Program-program yang berjalan sangat baik kami memberikan apresiasi dan pastinya itu mendorong pencapaian kinerja beberapa kegiatan kita di sektor kesehatan dalam arti luas untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat secara umum,” kata Ika Putra.

Birokrat asal Desa Sading, Mengwi, Badung ini berharap melalui evaluasi yang dilakukan dengan melibatkan semua pemangku kepentingan jadi tingkat pusat hingga tingkat Kabupaten/Kota, pelaksanaan program ke depan dapat berjalan dengan efektif. Ia menambahkan, semua masukan yang muncul dari pemangku kepentingan dapat menjadi bahan pelaksanaan evaluasi program ke depan dan menjadi masukan perencanaan program yang belum berjalan di sisa waktu kerja sama.

Team Leader Australia Indonesia Health Security Partnership (AIHSP) John Leigh mengatakan program AIHSP direncanakan berlangsung selama lima tahun, yakni tahun 2020 sampai tahun 2025 dengan opsi perpanjangan sampai tahun 2027. Di tengah munculnya pandemi Covid-19, tahun 2021 AIHSP bersama dengan instansi terkait telah melakukan beberapa upaya untuk mencapai target meningkatkan kesehatan manusia dan hewan di Bali. Diantaranya dengan meningkatkan sistem surveilans, meningkatkan sistem surveilans, manajemen informasi, kapasitas laboratorium, peningkatan SDM hingga komunikasi risiko dan pelibatan masyarakat.

Secara riil beberapa hal yang sudah diwujudkan adalah membantu penanganan Covid-19 dan penanggulangan rabies serta membentuk forum komunikasi risiko di Bali.

Rapat juga dihadiri secara daring dengan narasumber Koordinator Substansi TBC, Direktorat P2PM Kementerian Kesehatan dr. Tiffany Tiara Pakasi dan perwakilan instansi/lembaga pusat lainnya. (Rilis)