- Advertisement -
Beranda blog Halaman 73

Catat Perkiraan Pasang Surut Air Laut Selama Karya Wraspati Kalpa di Pura Luhur Tanah Lot

Karya Wraspati Kalpa di Pura Luhur Tanah Lot, Kabupaten Tabanan.
Karya Wraspati Kalpa di Pura Luhur Tanah Lot, Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dalam pelaksanaan Karya Wraspati Kalpa di Pura Luhur Tanah Lot, Kabupaten Tabanan, yang berlangsung Rabu, 3 Desember 2025 hingga Sabtu, 6 Desember 2025, panitia mengingatkan para pemedek untuk memperhatikan jadwal pasang surut air laut.

Karya Wraspati Kalpa digelar sebagai upacara besar pertama setelah rampungnya pemugaran Pelinggih Utama. Momentum ini menjadi tonggak penting bagi pengempon pura dan masyarakat, karena bangunan suci kembali dapat difungsikan secara penuh untuk menopang rangkaian upacara adat dan kegiatan keagamaan.

Sebagai bentuk antisipasi terhadap kondisi alam, panitia pengempon menyampaikan perkiraan pasang–surut air laut sebagai panduan bagi pemedek yang akan tangkil ke Pura Luhur Tanah Lot.

Perkiraan waktu pasang – surut:

Rabu, 03/12/2025 (Buda Wage Langkir):

• Surut: 00.00–05.00 Wita

• Pasang: 06.00–11.00 Wita

• Surut: 12.00–18.00 Wita

• Pasang: 19.00–24.00 Wita

 

Kamis, 04/12/2025 (Wraspati Kliwon Langkir):

• Surut: 01.00–07.00 Wita

• Pasang: 08.00–13.00 Wita

• Surut: 14.00–19.00 Wita

• Pasang: 20.00–02.00 Wita

 

Jumat, 05/12/2025 (Sukra Umanis Langkir):

• Surut: 03.00–08.00 Wita

• Pasang: 09.00–14.00 Wita

• Surut: 15.00–21.00 Wita

• Pasang: 22.00–03.00 Wita

 

Sabtu, 06/12/2025 (Saniscara Paing Langkir):

• Surut: 04.00–10.00 Wita

• Pasang: 11.00–15.00 Wita

• Surut: 17.00–22.00 Wita

• Pasang: 23.00–04.00 Wita

“Data yang kami sampaikan merupakan perkiraan yang mendekati kondisi pasang–surut di lapangan. Situasi aktual tetap dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi alam,” ujar Ketua Pengempon Pura Luhur Tanah Lot, Komang Dedy Sanjaya.

Mengingat akses menuju Pura Luhur Tanah Lot sangat dipengaruhi oleh kondisi laut, pemedek diimbau untuk selalu waspada, berhati-hati, dan menyesuaikan waktu tangkil dengan jadwal pasang surut demi keamanan dan kelancaran prosesi.

Untuk mendukung pelaksanaan karya, Manajemen DTW Tanah Lot telah menyiapkan dukungan operasional secara maksimal, meliputi personel pengamanan, petugas kebersihan, petugas layanan informasi, personel Balawista (penjaga keselamatan laut), pengaturan arus pengunjung, serta penempatan pos pantau di titik-titik strategis.

Sementara itu, Manajer Operasional DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana, mengatakan, “Kami telah menyiapkan dukungan teknis dan sumber daya secara optimal agar pelaksanaan pujawali berjalan lancar, aman, dan tertib. Fokus kami adalah pengamanan, kebersihan, serta keselamatan pemedek dan pengunjung, mengingat akses menuju pura sangat dipengaruhi kondisi pasang–surut air laut. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan nyaman.”

Di tengah pelaksanaan karya, DTW Tanah Lot tetap beroperasi secara terbatas dan teratur sehingga wisatawan tetap dapat mengenal kekayaan budaya dan spiritualitas Bali.

Selama rangkaian upacara, para pemedek turut melaksanakan ngaturan ayahan, termasuk persembahan tarian sakral yang menjadi atraksi budaya bernilai tinggi sekaligus menambah pengalaman spiritual dan edukatif bagi wisatawan. (ana)

Hungaria Tawarkan 100 Beasiswa untuk Generasi Muda Bali

Kunjungan kehormatan Delegasi Majelis Nasional Hungaria di Jayasabha, Denpasar, Minggu, (30/11/2025).  
Kunjungan kehormatan Delegasi Majelis Nasional Hungaria di Jayasabha, Denpasar, Minggu, (30/11/2025).  

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan kehormatan Delegasi Majelis Nasional Hungaria di Jayasabha, Denpasar, Minggu, (30/11/2025).

Pertemuan ini menjadi momen penting bagi masa depan pendidikan Bali, setelah Hungaria secara resmi menawarkan 100 beasiswa penuh setiap tahun bagi putra-putri Bali.

Delegasi dipimpin oleh Yang Mulia Márta Mátrai, Wakil Ketua Pertama Majelis Nasional Hungaria, didampingi Dr. István Hiller, Beatrix Kese, perwakilan kedutaan Hungaria di Jakarta, serta Agung Rai Suryawijaya selaku Konsul Kehormatan Hungaria di Bali.

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Hungaria menyampaikan kesiapan memberikan 100 beasiswa tahunan untuk studi di bidang prioritas, yaitu: Agrikultur dan peternakan; Kesehatan dan profesi medis; serta Teknologi dan inovasi.

Delegasi juga menyerahkan dua dossier resmi berisi profil universitas terkemuka di Hungaria yang membuka peluang kerja sama akademik dengan institusi pendidikan di Bali.

Gubernur Koster menyambut antusias tawaran tersebut. Ia menilai kesempatan ini dapat membuka ruang bagi anak muda Bali untuk mengakses pendidikan tinggi berkualitas di Eropa.

“Ini adalah peluang besar yang akan memperkaya kapasitas generasi muda Bali,” ujar Koster.

Selain pendidikan, Pemerintah Hungaria juga membuka peluang bagi tenaga kerja Indonesia, khususnya sektor hospitality yang tengah mengalami permintaan tinggi.

Mereka memberi apresiasi terhadap reputasi pekerja migran Bali yang disiplin, terampil, dan mudah beradaptasi.

Delegasi Hungaria juga menilai hubungan masyarakat Hungaria–Bali sangat sehat, terlihat dari minimnya kasus hukum yang melibatkan warga Hungaria di Bali.

Sebagai tindak lanjut, Gubernur Bali mengusulkan pembentukan forum khusus untuk membahas peluang kolaborasi yang lebih terstruktur, termasuk ide kerja sama sister province antara Bali dan salah satu provinsi di Hungaria.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas ruang kolaborasi di bidang pendidikan, pariwisata, ekonomi kreatif, teknologi, hingga pertanian.

Delegasi juga menyampaikan apresiasi atas tingkat kunjungan wisatawan Hungaria ke Bali, yang relatif stabil dan kemungkinan terus meningkat. Dimana tahun 2024 kunjungan mencapai 17.000 wisatawan, serta tahun 2025 hingga Oktober telah mencapai 16.500 wisatawan

Tren positif ini dinilai sebagai bukti kuat bahwa hubungan kedua wilayah terus berkembang, tidak hanya di tingkat pemerintahan, tetapi juga antarmasyarakat.

Márta Mátrai menegaskan bahwa kunjungan ini sekaligus memperingati 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Hungaria. Ia berharap momen ini dapat memperkuat kerja sama multisektoral yang sebelumnya telah didorong melalui Economic Focus Forum, termasuk bidang energi, agrikultur, budaya, dan teknologi.

Pertemuan kemudian ditutup dengan sesi pertukaran pandangan politik dan tata kelola pemerintahan antara delegasi Hungaria dan Gubernur Koster, sebuah percakapan hangat yang mempererat pemahaman kedua negara.

Dengan tawaran 100 beasiswa per tahun dan peluang kerja sama sister province, kunjungan ini dipandang sebagai titik penting dimulainya babak baru hubungan Bali dan Hungaria lebih dalam, lebih konkret, dan membawa manfaat langsung bagi masyarakat Bali. (ana)

Puncak HUT ke-532 Kota Singasana Tegaskan Kejayaan Budaya dan Semangat Kebersamaan

perayaan HUT ke-532 Kota Singasana Tahun 2025 berlangsung meriah di Taman Bung Karno, Sabtu (29/11/2025).
perayaan HUT ke-532 Kota Singasana Tahun 2025 berlangsung meriah di Taman Bung Karno, Sabtu (29/11/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Puncak perayaan HUT ke-532 Kota Singasana Tahun 2025 berlangsung meriah di Taman Bung Karno, Sabtu (29/11/2025), bersamaan dengan Hari Raya Kuningan.

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, dan Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, mengajak masyarakat merayakan perjalanan panjang Kota Singasana sebagai kota penuh budaya, perjuangan, dan keberagaman.

Masyarakat berdatangan memadati area perayaan sejak sore hari. Suasana yang hangat dan penuh suka cita mengiringi penampilan kesenian khas Tabanan serta persiapan menuju penampilan penutup dari Band Nasional Padi Reborn yang menjadi magnet utama rangkaian malam itu.

Hadir Ida Tjokorda Anglurah Tabanan, Anggota DPR RI, Anggota DPRD Provinsi Bali, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga beserta istri Ny. Budiasih Dirga, jajaran Forkopimda Tabanan, Sekda beserta para Asisten Setda, Kepala Perangkat Daerah, para pimpinan instansi Vertikal dan BUMD di Tabanan, para sponsor, serta tokoh masyarakat.

Penampilan seni dari para seniman Tabanan menjadi pembuka yang memukau. Tari Kebesaran Kabupaten Tabanan, Tari Jayaning Singasana AUM, Tari Oleg Tamulilingan, serta “Tarian Sekaa Tani” dari Juara 2 FLS3N Tingkat Nasional, seluruhnya mendapat sambutan meriah.

Pertunjukan Naluri Manca bertajuk “Mula Pratipada Jayaning Singasana” juga nampak melengkapi kemegahan panggung budaya. Bupati Sanjaya sekaligus menyerahkan penghargaan kepada seniman-seniman Tabanan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam pelestarian budaya.

Bupati Sanjaya dalam sambutannya menyampaikan ucapan khusus kepada seluruh masyarakat dan pihak terkait lainnya sebagai salam pembuka acara.

“Sebelumnya, izinkan saya selaku pribadi, dan atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan mengucapkan selamat Hari Raya Kuningan bagi semeton umat Hindu semoga kita semua senantiasa dilimpahkan kesehatan dan kesejahteraan bagi kita semua,” pungkasnya.

Kemudian, Sanjaya menegaskan makna puncak perayaan dengan pernyataan inti. “Perayaan malam ini bukan sekedar seremonial, tetapi momentum untuk merayakan perjalanan panjang Kota Singasana. Hal ini sejalan dengan tema ‘Mula Jayaning Singasana’ menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, Madani (AUM).”

Orang nomor satu di Tabanan itu kemudian mengajak masyarakat menjaga persatuan melalui pernyataan ringkasnya, “Di malam penuh cahaya ini saya ingin mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan persaudaraan, karena kota Singasana hanya akan maju bila kita saling menggenggam dan menguatkan.

Kota ini tumbuh dari budaya dan jati diri yang kita warisi, maka jangan biarkan modernisasi menjauhkan kita dari akar tradisi yang menjadi karakter kita. Kepada generasi muda, masa depan ada di tangan kalia. Marilah kita melangkah ke masa depan dengan penuh optimisme,” pintanya.

Tak hanya diramaikan dengan beragam hiburan, puluhan stan IKM/UMKM juga turut meramaikan puncak acara sebagai salah satu penanda perputaran ekonomi masyarakat di Tabanan. Perayaan ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng dan penampilan penyanyi lokal Gus Veron, yang kemudian dilanjutkan dengan performa paripurna dari Band Nasional Padi Reborn.

Selain membawa nostalgia melalui lagu-lagu hitsnya, kehadiran Padi Reborn juga merepresentasikan identitas Tabanan sebagai lumbung padi atau lumbung pangannya Bali.

Kemeriahan malam puncak ini menjadi penutup rangkaian HUT Kota Singasana ke-532, mengukuhkan semangat kebersamaan, kejayaan budaya, dan optimisme masyarakat menuju masa depan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM). (Rls)

Pemprov Bali Perkuat Perlindungan Pekerja Nonformal, Termasuk Rohaniawan

Gubernur Bali, Wayan Koster.
Gubernur Bali, Wayan Koster.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali (Pemprov Bali) memberikan perlindungan kepada kelompok pekerja nonformal yang selama ini rentan. Salah satu program yang mendapat perhatian adalah perlindungan BPJS Ketenagakerjaan untuk rohaniawan yang kini telah menjangkau lebih dari 11 ribu sulinggih dan pemangku.

“Pekerjaan rohaniawan sangat mulia karena mendoakan agar alam dan manusia tetap dalam keadaan baik. Perlindungan ini sangat penting,” ujar Koster dalam acara pembukaam Diseminasi Journey Integrated Report BPJS Ketenagakerjaan yang digelar di Merusaka, Nusa Dua, Sabtu (29/11/2025).

Selain rohaniawan, berbagai kelompok masyarakat lainnya telah diikutsertakan dalam program BPJS Ketenagakerjaan, antara lain: petani dan nelayan,pekerja seni,perangkat desa,paiketan serati atau pembuat banten, pecalang, dan lembaga adat lainnya.

Menurut Koster, elemen tersebut memegang peranan penting dalam kehidupan sosial budaya masyarakat Bali.

Disisi lain, Koster juga menyampaikan capaian kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Bali berbeda-beda di tiap kabupaten/kota. Pemprov Bali, katanya, terus mendorong percepatan kepesertaan, khususnya bagi pekerja rentan melalui alokasi anggaran dari APBD.

“Jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, dan jaminan kematian sangat dibutuhkan pekerja rentan. Kami berharap kepesertaan terus meningkat sehingga universal coverage dapat tercapai,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi lima program utama BPJS Ketenagakerjaan yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat Bali.

“Setiap orang berhak atas jaminan sosial. Negara telah mengembangkan dua badan, yakni BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, sebagai bentuk perlindungan negara kepada seluruh warga,” ujarnya.

Gubernur Koster menegaskan, penyelenggaraan jaminan sosial di Bali selaras dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yaitu konsep pembangunan dari kelahiran, tumbuh kembang, hingga kematian, bagi seluruh Krama Bali di dalam maupun luar daerah.

Provinsi Bali juga telah memiliki instrumen hukum yang kuat untuk mengimplementasikan jaminan sosial secara universal. Di antaranya: Perda Provinsi Bali Nomor 10 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan, yang mengatur distribusi tenaga kerja, pelatihan, serta perlindungan pekerja lokal berlandaskan nilai-nilai Jana Kerthi.

Lalu, Pergub Bali Nomor 19 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan Kesehatan, yang mewajibkan kepesertaan jaminan sosial bagi seluruh pekerja di Bali. “Ini adalah payung hukum bagi universal coverage,” tegas Gubernur.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko BPJS Ketenagakerjaan, Asep Rahmat Suandar, menyampaikan dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan pada tahun depan diperkirakan mendekati Rp1.000 triliun, sehingga penguatan tata kelola dan keberlanjutan menjadi tanggung jawab besar lembaga publik ini.

Sementara itu, Deputi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan Evan Kurniawan mengaku terkesan dengan Kebijakan di Bali yang menyanyikan Lagu Indonesia Raya tiga stanza dalam setiap acara resmi.

“Sangat sesuai dengan kondisi Indonesia saat ini. Ini meneguhkan nasionalisme,” ujarnya.

Evan menjelaskan, penyelenggaraan diseminasi ini merupakan bentuk apresiasi terhadap tim internal BPJS Ketenagakerjaan sejak 2015 dalam upaya menyempurnakan sistem pelaporan terintegrasi yang membangun karakter organisasi. (rls)

DPRD Tabanan Minta Pemkab Pastikan Bantuan Rumah Layak Huni Tepat Penerima

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Rumah tak layak huni di Kabupaten Tabanan yang mencapai 4.575 unit, menuai sorotan masyarakat. Pasalnya, di tengah gencarnya pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah dibawah kepemimpinan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, ternyata ribuan keluarga kurang mampu masih berlindung di bawah atap rumah yang tidak layak.

Hal itu mendapat respon dari Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa. Ia meminta pemerintah daerah melakukan pengecekan langsung agar data tersebut benar-benar valid serta memastikan bantuan tepat sasaran.

“Kami minta kepada Bapak Bupati untuk menurunkan timnya dan melihat apa fakta di lapangan. Dan kita akan perjuangkan masyarakat yang memang memiliki rumah tidak layak huni,” jelasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas PUPRPKP I Made Dedy Darmasaputra menjelaskan, data 4.575 rumah tidak layak huni di Kabupaten Tabanan itu terbagi dalam berbagai kategori sesuai tingkat kerusakan.

Dari data itu, terdapat 916 rumah membutuhkan pembangunan baru, yang menjadi prioritas penanganan pada tahun-tahun mendatang.

Sedangkan, 3.659 rumah memerlukan peningkatan kualitas karena kondisi kerusakannya beragam dan harus ditangani sesuai kriteria teknis di lapangan.

“Kondisi rumah tidak layak huni sangat bervariasi. Sesuai kriteria yang ditetapkan oleh pemerintah itu ada banyak kriteria teknis yang menjadi dasar penentuan kategori, sehingga data ini harus dibaca secara komprehensif,” jelasnya.

Ia menyebut, dalam kurun waktu lima tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Tabanan telah melakukan perbaikan kualitas RTLH sebanyak 1.116 unit, baik melalui pembangunan baru maupun perbaikan kualitas (PK).

Program ini memanfaatkan beragam sumber pendanaan, mulai dari APBD Kabupaten, BSPS, APBD Provinsi, hingga dukungan CSR perbankan.

Menurutnya, penyelesaian masalah RTLH tidak bisa hanya dilihat dari pembangunan fisik rumah. Melainkan, inti dari persoalan ini adalah kemampuan ekonomi keluarga pemilik rumah, yang pada umumnya berada dalam kondisi ekonomi kurang mampu.

“Pemberdayaan ekonomi jauh lebih penting untuk memberikan solusi jangka panjang. Pemerintah Kabupaten Tabanan terus mendorong penguatan UMKM, mempercepat perputaran ekonomi desa, dan memastikan masyarakat kecil terlibat dalam aktivitas produktif. Dengan ekonomi yang bergerak, masyarakat akan memiliki kemampuan mandiri untuk memperbaiki rumahnya,” ucapnya.

Waspada! Penipuan Giveaway Mengatasnamakan Gubernur Bali

Modus penipuan berkedok giveaway atau pembagian hadiah yang mengatasnamakan Gubernur Bali.
Modus penipuan berkedok giveaway atau pembagian hadiah yang mengatasnamakan Gubernur Bali.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan berkedok giveaway atau pembagian hadiah yang mengatasnamakan Gubernur Bali.

Penipuan tersebut beredar melalui pesan WhatsApp, telepon video, serta surat palsu yang mencantumkan logo instansi pemerintah dan foto pejabat untuk meyakinkan korban.

Modus pelaku yakni menghubungi masyarakat menggunakan nomor tak dikenal dan mengaku sebagai perwakilan Gubernur Bali. Pelaku kemudian menginformasikan bahwa korban memenangkan hadiah ratusan juta rupiah dan diminta membayar biaya pengaktifan hadiah sebesar Rp350.000.

Modus ini dilengkapi dengan surat palsu beratribut Kementerian Keuangan, Kepolisian Negara Republik Indonesia, DJP, hingga Otoritas Jasa Keuangan, agar tampak resmi.

Pemprov Bali menegaskan bahwa semua informasi tersebut adalah palsu. Pemerintah, termasuk Gubernur Bali, tidak pernah mengadakan giveaway berhadiah uang dan tidak pernah meminta biaya administrasi atau biaya pengaktifan hadiah dalam bentuk apa pun.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali IB Surja Manuaba mengingatkan masyarakat agar tidak menanggapi pesan mencurigakan, tidak mengirimkan uang, serta tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal.

“Gubernur Bali tidak pernah mengadakan giveaway berhadiah uang. Jika ada pihak yang meminta pembayaran dengan alasan pengaktifan hadiah, itu dipastikan penipuan. Kami mohon masyarakat segera mengabaikan dan melaporkan nomor tersebut,” ujarnya.

Masyarakat juga diminta waspada terhadap penggunaan foto pejabat, logo kementerian, atau kop surat palsu. Penipu sering menggunakan desain tiruan untuk meyakinkan korban.

Warga yang menemukan atau menerima pesan serupa dapat melaporkan ke kepolisian terdekat, lapor.go.id, atau menghubungi kanal resmi Pemprov Bali. (rls)

Bupati Serahkan Mangupura Award, Badung Festival Inovasi, dan Adi Karya Nugraha Tahun 2025 Dirangkaikan Dengan Peluncurkan Badung BRILIAN

Bupati Wayan Adi Arnawa menyerahkan hadiah Mangupura Award, Badung Festival Inovasi, dan Adi Karya Nugraha Tahun 2025 serta peluncuran Badung BRILIAN di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Kamis (27/11)
Bupati Wayan Adi Arnawa menyerahkan hadiah Mangupura Award, Badung Festival Inovasi, dan Adi Karya Nugraha Tahun 2025 serta peluncuran Badung BRILIAN di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Kamis (27/11)

PANTAUBALI.COM, – BADUNG Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri acara penyerahan Hadiah Mangupura Award, Badung Festival Inovasi, dan Adi Karya Nugraha Tahun 2025, bertempat di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, pada Kamis (27/11).

Acara ini juga dirangkaikan dengan Peluncuran Inovasi Badung BRILIAN (Badung yang Berbasis Riset dan Inovasi untuk Aksi Nyata). Inovasi strategis yang dikembangkan oleh BRIDA untuk memperkuat peran riset dan inovasi dalam mendukung pembangunan daerah, sebagai respon atas kebutuhan tata kelola pemerintahan yang berbasis data, kolaboratif, dan berorientasi pada solusi.

Bupati Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi kepada BRIDA Badung dalam menyukseskan rangkaian kegiatan ini. Kegiatan Mangupura Award ini merupakan suatu instrumen yang dilakukan untuk memberikan ruang penilaian kepada perangkat daerah, kepada perbekel dan lurah, termasuk juga pada Perguruan Tinggi yang yang ikut berpartisipasi penilaian-penilaian inovasi ini.

“Dari hasil ini tentu kita ketahui beberapa perangkat daerah yang memang memiliki satu prestasi yang yang cukup bagus, yaitu kita bisa dari beberapa indikator-indikator yang sudah disiapkan oleh juri dan ada juga terobosan.

Ada inovator-inovator baru yang memiliki inovasi yang bisa kita dorong nanti dalam upaya pemberdayaan daripada masyarakat. Mudah-mudahan dengan kegiatan Mangupura Award ini tidak hanya sekedar kita kegiatan seremonial, tapi yang paling penting adalah Mangupura Award adalah kegiatan yang bergengsi, untuk pejabat-pejabat dan seluruh aparat yang ada di Pemkab Badung dalam meningkatkan kinerjanya, sehingga kalau itu bisa dilakukan dengan baik, saya kira akan sangat berdampak dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” ujarnya.

Kepala BRIDA Badung I Wayan Putra Yadnya dalam laporannya menyampaikan, penyelenggaraan kegiatan hari ini didasari oleh misi keenam dari Bupati dan Wakil Bupati yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, profesional berbasis kompetensi dan digitalisasi, yang salah satu sasarannya adalah meningkatkan tata kelola penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Mangupura Award, Badung Festival Inovasi, dan Adi Karya Nugraha Tahun 2025 adalah wujud nyata apresiasi Pemkab Badung kepada seluruh elemen, baik di lingkungan birokrasi, desa/kelurahan, pelajar/mahasiswa maupun masyarakat umum yang telah menunjukan kinerja, kreativitas dan inovasi terbaiknya.

“Mangupura Award merupakan penghargaan yang diberikan oleh Pemkab Badung kepada Perangkat Daerah, Kelurahan dan Pemerintah Desa yang menunjukan akuntabilitas, efektivitas dan dampak positif terbesar dalam menjalankan program.

Lalu, Badung Festival Inovasi merupakan kegiatan kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Brida Kabupaten Badung untuk memotivasi Siswa Siswi dan mahasiswa se-Bali, berinovasi sesuai bidang yang diminati, dan Adi Karya Nugraha kompetisi untuk menjaring inovasi dari masyarakat, berasal dari usulan Desa dan Kelurahan. Badung BRILIAN, diharapkan akan menjadi laboratorium terbuka memfasilitasi riset kebijakan, pengembangan teknologi, inkubasi ide inovatif melalui pendekatan pentahelix, dengan dukungan sistem digital pusat data digital dan program kolaboratif,” jelasnya.

Adapun pemenang Mangupura Awrad Tahun 2025 Kategori Perangkat Daerah diraih Juara I Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung, Juara II Dinas PMPTSP Badung dan Juara III Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung.

Untuk kategori Kelurahan, Juara I Kelurahan Tanjung Benoa, Juara II Kelurahan Kerobokan Kaja dan Juara III Kelurahan Kapal. Kategori Pemerintah Desa Juara I Pemerintah Desa Pecatu, Juara II Pemerintah Desa Bongkasa Pertiwi dan Juara III Pemerintah Desa Kutuh.
Untuk Badung Festival Inovasi Tahun 2025 tingkat Perguruan Tinggi diraih Putu Thio Mahapradana dan Kadek Adika Ananda Aryana, dari Unud dengan Inovasi Taksu Usada: Transformasi Digital Kearifan Lokal Usada Bali sebagai Upaya Pelestarian Budaya Guna Mendukung Inovasi Layanan Kesehatan Berbasis Ethnomedicine.

Juara II Felix Jonathan Rajagukguk, Made Deva Ananda dan Gede Kresna Bayu Permana dari Universitas Udayana dengan Inovasi Rekayasa Teknologi Osilasi Gelombang Laut Sebagai Pembangkit Listrik Biru menuju Energi Hijau serta Juara III diraih I Made Raditya Dwi Utama, Kadek Oktapiani dan I Gede Satria Rama Wiguna dari Politeknik Negeri Bali, dengan inovasi Turbine Cross Flow Modular Cetak 3d Printing Sebagai Pembangkit Energi Terbarukan yang Ramah Lingkungan.

Tingkat SMA/SMK Juara I Putu Widya Ayu Cahyani, Putu Ayu Trisna Wulandari dan Pasek Ni Wayan Kasih Mahendri, dari SMA Negeri Bali Mandara dengan Inovasi Material Komposit Rompi Anti Peluru Berbasis Serat Kulit Buah Lontar Dan Ketapang Guna Mendukung Asta Cita Dalam Penguatan Pertahanan Nasional.

Juara II, Made Giyonata Wirastana, dari SMAN 2 Abiansemal dengan Inovasi HAMWAL (Harmony Mental Health Adventure with Wayang Lemah): Game Edukatif Berbasis Nilai Lontar Tutur Kumara Tattwa sebagai Media Pengenalan, Pengelolaan, dan Pemulihan Gangguan Kecemasan Pada Remaja dalam Mendukung Misi Sapta Kriya Adi Cipta.

Juara III Ni Putu Jessica Fridayani, Komang Weda Candra Handewi Intan dan Putu Berliana Putri Raemawasti, dari SMA Negeri 1 Bangli dengan Inovasi Maintenance Automatic System Panel Surya Berbasis loT (Internet of Things) dengan Bio-Coating Berbahan Dasar Daun Talas (Colocasia esculenta) untuk Meningkatkan Efisiensi Kinerja Panel Surya.

Sedangkan Pemenang Inovator Terbaik Adi Karya Nugraha Tahun 2025 diraih Kelompok Tani Jempanang Lestari ( I Ketut Kartika), Desa Belok Sidan, Karya Inovasi : Model Ekonomi Sirkuler Pada Perkebunan Kopi Rakyat Di Jempanang Melalui Pendekatan Tri Hita Karana. Juara II Ketut Winarya, Desa Gulingan, Karya Inovasi: Sarwa Prani Darma Gemilang. Juara III AA. Gede Ardana, Desa Sangeh, Karya Inovasi: Prasasti Digital Qrun. Juara IV Kelompok Kedonganan Ngardi Resik (I Wayan Widiantara) , Desa Kedonganan, Karya Inovasi : Pembuatan Briket Bio Arang dan Juara V Kadek Dika Arta Wirawan, Desa Mengwi, Karya Inovasi : Pembuatan Plakat/piala dari Bahan resin/kayu dengan motif ukiran. Turut hadir pada kesempatan ini, Sekda Badung I B Surya Suamba beserta Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, Lurah dan Perbekel se-Kabupaten Badung, Tim Juri serta para Pemenang Badung Festival Inovasi dan Adi Karya Nugraha Tahun 2025. (rls)

Pansus VI Minta Pemkab Perkuat Pengawasan Izin dan Libatkan Masyarakat dalam RPPLH

Rapat Paripurna persetujuan 4 Ranperda di Ruang Rapat DPRD Tabanan, Kamis (27/11/2025).
Rapat Paripurna persetujuan 4 Ranperda di Ruang Rapat DPRD Tabanan, Kamis (27/11/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Panitia Khusus (Pansus) VI DPRD Tabanan menyampaikan laporan akhir pembahasannya terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dalam Rapat Paripurna pada Kamis (27/11/2025).

Dalam laporan itu, Pansus meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memperkuat pengawasan perizinan dan memastikan pelibatan masyarakat dalam pelaksanaan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH).

Ketua Pansus VI, I Wayan Lara, menegaskan, pembahasan kedua Ranperda telah mengikuti mekanisme yang berlaku. “Pembahasan dua Ranperda ini wajib dilakukan sebagai bentuk kepatuhan Pemerintah Daerah terhadap peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Dalam paripurna, Pansus VI menyampaikan, kedua Ranperda dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya. Lara menjelaskan bahwa materi muatan Ranperda telah memenuhi aspek filosofis, sosiologis, dan yuridis.

Adapun dua Ranperda yang disepakati ialah Ranperda Perubahan atas Perda Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh. Dan Ranperda tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Kabupaten Tabanan Tahun 2025–2055.

Dalam laporannya, Pansus menilai perlunya pembaruan Perda terkait kawasan kumuh karena sudah tidak sesuai dengan perkembangan saat ini.

“Perda 2017 sudah tidak sesuai lagi dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan hukum. Ada tantangan baru baik dari regulasi nasional, dinamika sosial ekonomi, maupun perubahan tata ruang,” jelas Lara.

Ia menegaskan bahwa revisi regulasi ini penting untuk menjamin hunian layak dan mencegah munculnya kawasan kumuh baru. “Raperda ini juga menjadi pedoman agar masyarakat bisa lebih berpartisipasi dalam perencanaan pembangunan daerah,” katanya.

Terkait Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Lara mengatakan dokumen RPPLH merupakan amanat undang-undang dan menjadi panduan perlindungan lingkungan jangka panjang.

“RPPLH dibutuhkan sebagai perencanaan tertulis yang memuat potensi, masalah lingkungan, serta arah perlindungannya selama 30 tahun ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa RPPLH harus tetap berpegang pada prinsip pembangunan berkelanjutan. “Peraturan ini disusun berlandaskan nilai Pancasila, UUD 1945, serta kearifan lokal Tri Hita Karana,” tegasnya.

Dalam laporan akhir, Pansus VI memberikan sejumlah rekomendasi kepada Pemkab Tabanan. Lara dalam penyampaiannya mengatakan:

“Terhadap RPPLH, kami berharap pelaksanaannya sesuai mekanisme sehingga pengelolaan sumber daya alam, pengendalian lingkungan, pemantauan, serta mitigasi perubahan iklim dapat berjalan sesuai perencanaan.”

Ia juga meminta agar evaluasi dilakukan secara berkala. “Evaluasi yang maksimal diperlukan agar capaian pelaksanaan RPPLH dapat diketahui dengan jelas dan menjadi dasar perubahan materi,” ujarnya.

Terkait keterlibatan masyarakat, Lara menegaskan pentingnya partisipasi publik.
“Pemerintah Daerah harus memberikan ruang kepada masyarakat, baik dalam penyampaian data, saran, pendapat, maupun pengaduan,” katanya.

Untuk revisi Perda kawasan kumuh, Pansus juga menekankan perhatian pada persyaratan teknis bangunan. “Pemerintah harus benar-benar memperhatikan persyaratan teknis bangunan sehingga persoalan kawasan kumuh dapat diatasi,” jelasnya.

Selain itu, Lara juga mengingatkan pentingnya pengawasan izin. “Pemkab harus segera melakukan pengawasan terhadap seluruh perizinan, baik persetujuan prinsip, persetujuan lingkungan, PBG maupun izin lainnya,” tegasnya.

Di akhir laporannya, Lara menegaskan bahwa implementasi kedua Perda nantinya harus mendukung arah pembangunan Tabanan.

“Dua Peraturan Daerah ini harus dilaksanakan sesuai tujuannya untuk mewujudkan visi pembangunan daerah Nangun Sat Kerthi Loka Bali – Tabanan Era Baru Aman, Unggul, Madani,” pungkasnya. (ana)

Deklarasi Tertib Berlalu Lintas di Tabanan Dengan Touring Operasi Zebra Agung 2025

Deklarasi Tertib Berlalu Lintas dalam rangka Operasi Zebra Agung 2025 yang digelar di Lapangan Tathya Dharaka Polres Tabanan, Jumat (28/11/2025).
Deklarasi Tertib Berlalu Lintas dalam rangka Operasi Zebra Agung 2025 yang digelar di Lapangan Tathya Dharaka Polres Tabanan, Jumat (28/11/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan, I Gede Komang Sanjaya, mengikuti Deklarasi Tertib Berlalu Lintas dalam rangka Operasi Zebra Agung 2025 yang digelar di Lapangan Tathya Dharaka Polres Tabanan, Jumat (28/11/2025).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sanjaya hadir sebagai Inspektur Upacara (Irup) didampingi Wakil Bupati Tabanan, Kapolres Tabanan, Dandim 1619/Tabanan, Sekda dan para Kepala Perangkat Daerah terkait.

Kegiatan pagi itu, juga dirangkaikan dengan Peresmian Bhayangkara Singasana Riders Brotherhood serta pelaksanaan touring bersama dalam rangka HUT ke-532 Kota Singasana Tahun 2025. Dimana touring ini berakhir di DTW Tanah Lot Beraban, Kediri Tabanan.

Hal ini juga ditujukan untuk mempererat solidaritas antarpeserta sekaligus mempromosikan destinasi wisata unggulan Kabupaten Tabanan.

Dalam amanatnya saat apel, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Tabanan yang terus mendorong peningkatan ketertiban dan keselamatan lalu lintas, sekaligus mengajak seluruh masyarakat khususnya generasi muda untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama.

“Data hingga 18 November 2025 mencatat sebanyak 925 kasus kecelakaan di Kabupaten Tabanan dengan 62 korban meninggal dunia, 7 luka berat, dan 1.114 luka ringan. Angka ini menjadi penanda bahwa kita harus memperkuat edukasi keselamatan, terutama kepada anak-anak muda kita,” tegasnya.

Ia menambahkan, bahwa kelompok usia muda masih menjadi penyumbang tertinggi angka kecelakaan. Karena itu, peran komunitas, keluarga, dan seluruh pengguna jalan sangat penting dalam menghadirkan budaya tertib berkendara serta mendukung program pemerintah menuju Road Safety dan Zero Accident.

Sanjaya juga apresiasi atas terbentuknya Bhayangkara Singasana Riders Brotherhood yang diresmikan serangkaian HUT ke-532 Kota Singasana.

Komunitas ini diharapkan menjadi wadah persaudaraan sekaligus teladan dalam berkendara, serta mampu menghidupkan aktivitas positif melalui wisata motor dan pemberdayaan UMKM.

“Komunitas motor telah menjadi salah satu ruang kreatif masyarakat. Tabanan siap menjadi titik kumpul komunitas motor seluruh Bali, sekaligus menjadi pintu bagi tumbuhnya UMKM dan IKM melalui meningkatnya kunjungan dan aktivitas wisata,” imbuh Sanjaya.

Politisi asal Dauh Pala Tabanan tersebut mengajak seluruh komunitas motor untuk berperan aktif menciptakan disiplin berlalu lintas.

“Riders Brotherhood bukan hanya soal hobi, tetapi soal keteladanan. Kita ingin hadir sebagai panutan bagi generasi muda agar berkendara dengan aman, sopan, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Sekaligus Selaku Kepala Daerah menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menciptakan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan bersama.

“Keselamatan adalah prioritas kita. Ayo patuhi aturan lalu lintas, gunakan perlengkapan lengkap, dan jadikan keselamatan sebagai budaya bersama,” serunya.

Usai apel, Bupati Sanjaya bersama jajaran, dilakukan Penandatanganan Deklarasi Tertib Berlalu Lintas, sekaligus menyerahkan sembako kepada pengemudi ojek online, sarana kontak kepada Pocil dan PKS, serta hadiah Lomba Menghias Mako kepada Polsek jajaran, kemudian melanjutkan touring menuju Tanah Lot dan meninjau Pos Jaga Abiantuwung, Kediri.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan tertib, serta mendapat respons positif dari peserta apel maupun komunitas motor yang hadir. Kehadiran berbagai elemen ini sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas dan memperkuat sinergi antara pemerintah, kepolisian, serta masyarakat. (rls)

Jelang Nataru, Polda Bali Pantau Pasokan Pangan Lewat Pertemuan dengan IKAPPI

Direktorat Intelkam Polda Bali meningkatkan koordinasi dengan Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Provinsi Bali.
Direktorat Intelkam Polda Bali meningkatkan koordinasi dengan Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Provinsi Bali.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Direktorat Intelkam Polda Bali meningkatkan koordinasi dengan Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Provinsi Bali untuk menjaga stabilitas kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi potensi kenaikan permintaan masyarakat serta memastikan distribusi barang tetap terjaga.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua IKAPPI Bali, Sudadi Murtado, melaporkan bahwa stok komoditas utama seperti beras, gula, minyak goreng, tepung terigu, telur, bawang, dan cabai masih berada pada level aman.

Namun, pihaknya tetap mengimbau agar pemantauan rutin terus dilakukan, mengingat kebutuhan masyarakat biasanya meningkat pada periode akhir tahun.

Direktorat Intelkam Polda Bali menegaskan komitmennya untuk menjaga kelancaran distribusi dan mencegah terjadinya praktik penimbunan.

Panit 2 Subdit II, Iptu I Ketut Jayana menyampaikan bahwa pihaknya telah memperketat pemantauan harga serta kondisi pasar di berbagai wilayah.

“Koordinasi kami dengan para pedagang terus diperkuat agar stabilitas pangan tetap terjaga. Harapannya, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan tenang menjelang perayaan Nataru,” ungkapnya.

Polda Bali menilai kerja sama dengan IKAPPI menjadi bagian penting dalam menjaga situasi ekonomi tetap kondusif. Melalui sinergi ini, masyarakat diharapkan dapat menyambut Natal dan Tahun Baru tanpa kekhawatiran terhadap gejolak harga kebutuhan pokok. (rls)