- Advertisement -
Beranda blog Halaman 649

Jadi Ikon Pantai Kedungu, Lomba Surfing Meriahkan Kedungu Beach Festival

Peserta Lomba Sufring pada gelaran Kedungu Beach Festival di Pantai Kedungu.
Peserta Lomba Sufring pada gelaran Kedungu Beach Festival di Pantai Kedungu.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Masyarakat Banjar Adat Kedungu, Desa Belalang, Kediri menggelar Kedungu Beach Festival yang berlangsung sejak hari ini, Sabtu (10/6/2023), hingga besok, Minggu (11/6/2023).

Menariknya, festival yang pertama kali digelar di Pantai Kedungu ini dimeriahkan dengan lomba surfing atau selancar.

Ketua Panitia Kedungu Beach Festival I Made Dwi Pradita Rama mengatakan, gagasan lomba surfing ini diusung oleh pemuda Karang Taruna Desa Belalang mengingat Pantai Kedungu selama ini memang dikenal sebagai salah satu tempat surfing yang ramai dikunjungi oleh surfer lokal maupun asing.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mempromosikan Pantai Kedungu sebagai ikon lokasi surfing di Tabanan, sekaligus memperkenalkan keindahan pantainya,” jelas Made Dwi Pradita Rama, Sabtu (10/6/2023).

Ia menyebut, kompetisi diikuti oleh 52 orang peserta yang didominasi oleh surfer lokal, yakni sekitar 40 orang. Sementara sisanya berasal dari luar Kabupaten Tabanan.

“Kami memang sengaja fasilitasi surfer lokal agar berani tampil,” ungkapnya.

Bahkan, kegiatan ini mendapatkan dukungan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Tabanan.

Adapun para pemenang dari lomba surfing ini akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai dan piagam. Untuk juara 1 akan diberi hadiah berupa uang tunai Rp1,5 juta, juara 2 Rp1 juta dan juara 3 Rp500 ribu.

“Harapan kami agar festival ini nantinya mendapatkan support dari Pemerintah Kabupaten Tabanan sehingga bisa berlangsung setiap tahun,” harap Dwi Pradita.

Selain lomba surfing, festival ini juga dimeriahkan dengan panggung hiburan dan stan kuliner.

Sementara, Ketua KONI Tabanan I Made Nurbawa mengatakan gagasan panitia Kedungu Beach Festival ini sangat sejalan dengan program KONI yaitu sport tourism.

Bahkan pihaknya ikut menggagas sebuah kontes foto sebagai agenda tambahan selama kompetisi surfing berlangsungnya

“Kami ikut menggas lomba foto kepada panitia sebagai agenda tambahan. Disini kami juga ingin melihat antusias masyarakat,” ujar Made Nurbawa di sela-sela acara.

Menurutnya, kerjasama ini perlu dibangun sehingga olahraga tidak hanya untuk prestasi melainkan sebagai pembangunan melalui kerjasama dengan masyarakat. (ana)

MR.DIY Toko Perlengkapan Rumah Tangga Harga Hemat Kini Hadir di Jembrana

MR.DIY Toko Perlengkapan Rumah Tangga Harga Hemat Kini Hadir di Kota Jembrana.
MR.DIY Toko Perlengkapan Rumah Tangga Harga Hemat Kini Hadir di Kota Jembrana.

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – MR.DIY Indonesia sebagai merek toko ritel perlengkapan rumah tangga terbesar dan terlengkap di Indonesia kini telah hadir di Kabupaten Jembrana yang telah diresmikan langsung oleh Dody Agustian selaku Area Manager Bali dan bersama dengan masyarakat sekitar.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan keluarga Indonesia yang selalu mempercayakan kebutuhan perlengkapan rumah tangga di MR.DIY dari awal kami hadir di Indonesia. Penambahan toko secara konsisten dan signifikan ini diharapkan mampu mewujudkan komitmen MR.DIY untuk lebih dekat lagi dengan keluarga Indonesia,” kata President Director MR.DIY Cyril Noerhadi.

MR.DIY hadir sejak tahun 2017 di Indonesia secara pesat terus menambah jumlah tokonya dan telah menjangkau lebih dari jutaan anggota keluarga dari segala lapisan masyarakat di hampir semua provinsi di Indonesia.

“Untuk memenuhi ragam kebutuhan masyarakat dan keluarga Indonesia, MR.DIY menghadirkan lebih dari 18.000 varian produk yang dibagi kedalam 10 kategori. Konsep Always Low Prices yang berlaku di seluruh toko MR.DIY Indonesia, bertujuan agar konsumen selalu bisa berbelanja hemat setiap hari tanpa menunggu potongan harga,” terang Head of Retail Management MR.DIY Hendra Kurniawan.

Sebagai bentuk pengukuhan, pada Agustus 2022 MR.DIY mendapatkan penghargaan MURI sebagai toko retail perlengkapan rumah tangga dengan cabang terbanyak, yang secara konsisten menawarkan harga yang hemat dari Sabang sampai Merauke untuk berbagai perlengkapan rumah tangga bagi keluarga Indonesia.

MR.DIY berkomitmen untuk terus memenuhi kebutuhan perlengkapan rumah tangga seluruh anggota keluarga Indonesia, hal tersebut sejalan untuk mewujudkan visi MR.DIY menjadi toko perlengkapan rumah tangga terbesar dan terlengkap di dunia.

Pemkab Tabanan Bersama Universitas Muhammadiyah Malang Tanam Perdana Demplot Padi Organik

Tanam Pertama Demplot Padi Organik dan Sarasehan Pengembangan Pertanian Organik yang berlangsung di Subak Bengkel, Desa Bengkel Kecamatan Kediri, Jumat (9/6/2023). (DOC)
Tanam Pertama Demplot Padi Organik dan Sarasehan Pengembangan Pertanian Organik yang berlangsung di Subak Bengkel, Desa Bengkel Kecamatan Kediri, Jumat (9/6/2023). (DOC)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebagai tindak lanjut dari kolaborasi bidang pertanian antara Pemerintah Kabupaten Tabanan dan Universitas Muhammadiyah Malang, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M diwakili oleh Staf Ahli Bupati, I Nyoman Budana, menghadiri Tanam Pertama Demplot Padi Organik dan Sarasehan Pengembangan Pertanian Organik yang berlangsung di Subak Bengkel, Desa Bengkel Kecamatan Kediri, Jumat (9/6/2023).

Kegiatan yang dihadiri oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Malang beserta jajaran, Perbekel Desa Bengkel dan para Petani Bengkel tersebut merupakan langkah awal dalam penyelenggaraan kegiatan di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat oleh UMM terhadap sektor pertanian di Kabupaten Tabanan yang sebelumnya sudah disepakati oleh kedua belah pihak melalui perjanjian (MoU).

Dalam sambutan Bupati Tabanan yang dibacakan oleh I Nyoman Budana menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu langkah yang krusial dalam mempertahankan predikat lumbung pangannya Bali di Tabanan. Sebab, predikat tersebut mengandung tanggung jawab yang besar di tengah permasalahan pertanian di era kekinian.

“Saya memahami betul bahwa menjadi petani di era saat ini membutuhkan sebuah tekad dan komitmen besar, apalagi minat generasi muda akita untuk melirik sektor pertanian tergolong rendah, dibandingkan dengan sektor lain terutama di sektor pariwisata,” paparnya.

Oleh sebab itu, komitmen Bupati terhadap perkembangan sektor pertanian dan ketahanan pangan secara utuh dituangkan dalam visi bersama, yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

“Melalui visi inilah, kita akan tahu kemana arah kita melangkah, siapa yang akan melakukan apa dan sebagainya. Untuk itu saya meminta secara langsung kepada para OPD terkait agar bersungguh-sungguh mengawal program untuk pertanian ini di Kabupaten Tabanan. Saya tegaskan harus mampu melakukan inovasi dalam keadaan sesulit apapun. Inilah sebuah komitmen untuk memajukan pertanian di Kabupaten Tabanan,” jelasnya lebih lanjut.

Sesuai dengan yang telah disampaikan dalam audiensi dengan Bupati Sanjaya sebelumnya, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Malang bersama tim memfokuskan penelitian terhadap pengembangan pertanian organik pada tahapan pertama yakni tanam demplot padi organik dengan luas satu hektare dan selanjutnya akan dilaksanakan perkembangan pertanian ramah lingkungan dengan luas 75, 50 dan 25 are.

“Persoalan pertanian yang ada di Tabanan bukan hanya persoalan teknis petani, tetapi juga menyertakan budaya yang telah memperoleh apresiasi dan perhatian dunia,” terangnya. (rls) 

Timsel Bawaslu Bali Zona I Perpanjangan Pendaftaran, Tabanan Nihil Pendaftar Perempuan

Tim seleksi (Timsel) rekrutmen calon anggota Bawaslu Kabupaten untuk zona I Provinsi Bali Kabupaten Badung, Buleleng, Jembrana dan Tabanan melakukan perpanjangan masa pendaftaran.
Tim seleksi (Timsel) rekrutmen calon anggota Bawaslu Kabupaten untuk zona I Provinsi Bali Kabupaten Badung, Buleleng, Jembrana dan Tabanan melakukan perpanjangan masa pendaftaran.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Tim seleksi (Timsel) rekrutmen calon anggota Bawaslu Kabupaten untuk zona I Provinsi Bali Kabupaten Badung, Buleleng, Jembrana dan Tabanan melakukan perpanjangan masa pendaftaran.

Ketua Timsel Bawaslu Kabupaten Zona 1 Provinsi Bali I Gusti Ayu Diah Yuniti menyebut perpanjangan masa pendaftaran itu dilakukan karena sedikitnya peminat yang melamar sedikit serta kuota keterwakilan perempuan belum terpenuhi.

“Total ada 39 orang yang melamar sampai batas akhir pendaftaran pada Rabu (7/6/2023) lalu,” kata Gusti Ayu Diah Yuniti, Jumat (9/6/2023).

Berdasarkan data yang diberikan, rincian 39 rekrutmen anggota Bawaslu tersebut yakni di Kabupaten Badung sebanyak 6 orang dengan 5 laki-laki dan 1 perempuan, Kabupaten Buleleng sebanyak 15 orang dengan 12 pelamar laki-laki dan 3 perempuan, Kabupaten Jembrana sebanyak 9 pelamar dengan 7 laki dan 2 perempuan.

“Untuk di Kabupaten Tabanan ada 9 pelamar dengan kesemua pelamarnya laki-laki dan nihil perempuan,” ujarnya Diah Yuniti.

Pihaknya di Timsel akan melakukan perpanjangan masa pendaftaran selama tugas hari yakni mulai 8-11 Juni mendatang.

“Jika dalam jangka waktu itu tidak ada pelamar, misalnya kosong maka kami tetap akan lakukan seleksi ke tahap berikutnya,” jelasnya.

Yuniti menyebut banyak faktor yang mempengaruhi sepinya pelamar calon anggota Bawaslu di tiga kabupaten tersebut terutama dari kalangan perempuan. Yakni belum adanya ketertarikan menjadi penyelenggara Bawaslu dan juga menganggap pekerjaan Bawaslu sangat berat.

Sementara untuk pelamar perempuan yang masih sepi peminat karena perempuan khususnya di Bali, mungkin saja belum berani keluar dari zona nyaman serta tidak adanya dukungan dari keluarga.

Selain itu, adanya tanggung jawab di masyarakat seperti menyama braya atau ngayah. Itu yang membuat mereka susah meninggal keluarga sehingga perempuan jarang yang mau terjun ke ranah publik.

“Sebenarnya banyak faktor yang mempengaruhi sehingga peminat menjadi anggota Bawaslu tidak banyak,” imbuhnya. (ana)

Kolaborasi Pertanian dan Pendidikan, Bupati Sanjaya Tandatangani MoU dengan Universitas Muhammadiyah Malang

Kolaborasi Bidang Pertanian Dengan Pendidikan, Bupati Sanjaya Tandatangani MoU Dengan Universitas Muhammadiyah Malang 3
Kolaborasi Bidang Pertanian Dengan Pendidikan, Bupati Sanjaya Tandatangani MoU Dengan Universitas Muhammadiyah Malang 3

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Sanjaya menandatangani MoU penyelenggaraan kegiatan di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat oleh Universitas Muhammadiyah Malang di Kabupaten Tabanan, Kamis (8/6/2023).

Hal itu sebagai inovasi guna mengembangkan pertanian di Tabanan yang berfungsi tidak hanya sebagai lumbung pangannya Bali, tetapi juga diharapkan mampu menjadi pemasok pangan secara nasional.

“Sore ini, kami Pemkab Tabanan beserta jajaran, melakukan kerjasama MoU dengan Universitas Muhammadiyah Malang, tentang pendidikan dan tentang sektor pengabdian masyarakat dan penelitian, khususnya di bidang pertanian. Ini sejalan sekali, karena pemerintah kami di Kabupaten Tabanan dan Bali ini adalah sebagai daerah agraris, daerah pertanian, daerah lumbung panganya Bali. Jadi dari sinilah datangnya semua hasil produk petanian yang ada di Bali,” papar Sanjaya.

Pihaknya senantiasa mengedepankan keunggulan Kabupaten Tabanan di bidang pertanian, sebagai unsur utama terwujudnya Visi dan Misi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani dalam bidang pangan.

“Jadi Astungkara, Puji Syukur kita melakukan kerjasama ini, sudah barang tentu tujuannya adalah untuk transfer semua hal, baik teknologi, pendidikan, semuanya. Saya selaku Pemimpin di Kabupaten Tabanan memberikan apresiasi dan berterima kasih,” sambungnya.

Rektor Universitas Muhammadiyah Malang, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd menjelaskan dalam perjanjian tersebut fokus penelitian yang berlokasi di Tabanan, yakni sebagai Kabupaten penyanggah pangan khususnya yang ada di Provinsi Bali.

Kemudian, persoalan pertanian terlebih yang ada di Tabanan bukan hanya persoalan teknis petani, tetapi juga menyertakan budaya yang telah memperoleh apresiasi dan perhatian dunia. Dikhawatirkan, dengan adanya pengaruh global, nantinya akan terjadi suatu penurunan nilai dan alih fungsi.

“Oleh karena itu, atas rekomendasi dari Prof Ignasius selaku Direktur Eksekutif UNESCO untuk Asia Pasific, setelah melihat pengalaman yang telah dilakukan Universitas Muhammadiyah Malang khususnya untuk mendevelop pertanian, di beberapa daerah tingkat 2 di Jawa Timur, maka UMM diberi kepercayaan untuk juga terlibat dalam mengembangkan Subak Bali, khususnya yang ada di Tabanan ini,” jelas Prof. Fauzan.

Penandatanganan MoU antara Bupati Tabanan dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang tersebut juga disaksikan oleh Sekda, Direktur Eksekutif APCE-UNESCO, Guru Besar Fakultas Peternakan dan Pertanian, Asisten II, Para Kepala OPD Terkait Pemkab Tabanan dan Para Kepala Bagian di lingkungan Setda serta para instansi vertikal. (rls)

Disperindag Pastikan Pasokan LPG 3 Kilogram di Tabanan Masih Aman

Gas LPG 3 kilogram
Gas LPG 3 kilogram

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tabanan memastikan pasokan gas LPG 3 kilogram di Tabanan tidak mengalami kelangkaan seperti yang dialami sejumlah daerah di Bali.

“Tadi kami sudah cek langsung di 13 agen LPG di Tabanan. Tidak ada kelangkaan dan kenaikan harga,” ujarnya, Kamis (8/6/2023).

Ia juga menyebut, tidak ada kenaikan harga di sejumlah pengecer (warung) bahkan pembatasan pembelian untuk gas LPG 3 kilogram.

“Harga masih normal dan tidak ada pembatasan pembelian. Jika nanti ada laporan kelangkaan, kami akan lakukan operasi pasar.” sebutnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Koordinator Agen LPG wilayah Tabanan Gusti Ngurah Siwa Genta.

“Operasi pasar ini sebagai antisipasi agar tidak terjadi kelangkaan. Namun, itu membutuhkan izin pemerintah daerah kemudian mengajukan alokasi tambahan ke Pertamina,” ujarnya.

Siwa Genta menyebut pasokan dan stok gas LPG 3 kilogram masih aman dan kondusif. Jumlah kuota gas LPG 3 kilogram pada setiap agen di Tabanan berbeda-beda. Ada yang mendapat dua LO (Loading Order) hingga empat LO. Setiap satu LO berjumlah 560 buah.

Harga gas dari agen ke pangkalan masih Rp16 ribu per tabung sedangkan pada tingkat pengecer bisa dijual sampai Rp20 ribu per tabung.

“Yang pasti harga masih di bawah HET (Harga Eceran Tertinggi) sekarang yaitu Rp18 ribu,” sambungnya. (ana)

Satpol PP Tabanan Tertibkan Puluhan Reklame Ilegal

Satpol PP Kabupaten Tabanan menertibkan reklame ilegal yang ada di seputaran kota Tabanan sampai daerah objek wisata Tanah Lot, Kediri pada Kamis (8/6/2023).
Satpol PP Kabupaten Tabanan menertibkan reklame ilegal yang ada di seputaran kota Tabanan sampai daerah objek wisata Tanah Lot, Kediri pada Kamis (8/6/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tabanan menertibkan reklame ilegal yang ada di seputaran kota Tabanan sampai daerah objek wisata Tanah Lot, Kediri pada Kamis (8/6/2023).

Hasilnya puluhan reklame ilegal dan kadaluarsa seperti spanduk, baliho dan banner yang mengganggu fasilitas umum serta merusak lingkungan berhasil dicopot.

Kepala Satpol PP Tabanan I Gede Sukadana mengatakan, penertiban dilakukan agar wilayah di Kabupaten Tabanan bebas dari spanduk atau baliho yang tidak mengantongi izin dari Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) sekaligus menciptakan suasana bersih.

“Kegiatan ini rutin kami lakukan setiap bulannya,” ujarnya, Kamis (8/6/2023).

Ia menyebut, dari penertiban yang dilakukan pihaknya mencopot dua spanduk dan satu baliho di simpang camat kediri, satu spanduk di simpang ex Polsek Kediri, dua banner di depan setra (kuburan) Pandak Gede, 11 banner di jalur Pandak Gede Beraban, serta delapan banner di Jalur Beraban Tanah Lot.

“Semuanya sudah dipastikan tidak mengantongi izin dari Bakeuda,” kata Sukadana.

Kegiatan penertiban ini, kata Sukadana, turut melibatkan Badan Keuangan Daerah (Bakeuda), Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan. (ana)

Dua Residivis Curanmor Kumat, Curi Motor di Tiga TKP

Suharyanto (kiri) dan Ahmad (Kanan) yang sekarang ditahan di Polres Badung karena mencuri tiga unit motor di wilayah Badung dan Denpasar.
Suharyanto (kiri) dan Ahmad (Kanan) yang sekarang ditahan di Polres Badung karena mencuri tiga unit motor di wilayah Badung dan Denpasar.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Suharyanto (36) dan Ahmad (50) bukannya jera. Baru lepas dari penjara, keduanya nekat berbuat kejahatan lagi. Mencuri sepeda motor. Seperti kasus yang membuat mereka dijebloskan ke penjara sebelumnya.

Saat ini, kedua residivis yang baru keluar penjara beberapa bulan lalu itu ditahan di Polres Badung. Kedua tersangka asal Jember, Jawa Timur, ini ditangkap pada Minggu (28/5/2023) lalu.

Penangkapan yang dilakukan tim Reserse Mobile atau Resmob Polres Badung itu hanya beberapa jam setelah keduanya mencuri motor di Banjar Gulingan, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, sekitar pukul 02.00 WITA.

“Keduanya residivis. Mereka beraksi dengan modus membobol rumah dan mencuri motor milik korban atas nama Batisto Bria (23),” jelas Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono, Kamis (8/6/2023).

Sesuai laporan korban yang berasal dari Nusa Tenggara Timur itu, ia kehilangan motor Honda Beat DK 4332 FAU yang diparkir di kosannya beberapa jam sebelum penangkapan.

Saat kejadian, korban kebetulan sedang berada di luar kos karena sedang menghadiri acara ulang tahun temannya.

“Sepulangnya (dari acara ulang tahun), korban tidak menemukan motornya yang diparkir di dapan kamar kos. Paginya setelah kejadian, korban melapor ke Polres Badung,” katanya.

Tim Resmob Polres Badung yang mendatangi lokasi kejadian menggelar penyelidikan awal dengan meminta keterangan para saksi dan mengamati rekaman CCTV.

Berbekal hasil penyelidikan awal itulah, Polisi mencurigai Suharyanto dan Ahmad. Keduanya kemudian ditangkap di tempat kosnya, Jalan Raya Sempidi, Mengwi, Badung.

Di tempat kos kedua tersangka, Polisi menemukan motor Bastito yang hilang dan dua unit motor lainnya yang diduga kuat hasil curian. Sebab, di Sempidi saja mereka sudah dua kali beraksi. Sedangkan satu lokasi pencurian lainnya di sekitar Denpasar Utara.

Dalam proses pengembangan kasus, kedua tersangka rupanya hendak kabur. Sehingga Polisi menembak kedua kaki tersangka.

“Rencananya ketiga itu akan dijual ke penadah (masih dalam penyelidikan). Uang hasil curian itu akan dipakai kebutuhan sehari-hari. Kami masih kembangkan kasus ini,” imbuh Teguh. (ann)

Sosialisasi Peningkatan Pengguna & Evaluasi Rencana Aksi Daerah SP4N-LAPOR

Sosialisasi peningkatan pengguna dan FGD SP4N-LAPOR, Rabu (7/6/2023).
Sosialisasi peningkatan pengguna dan FGD SP4N-LAPOR, Rabu (7/6/2023).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Kemenpan RB bekerjasama dengan KOICA dan UNDP bersama Pemerintah Kabupaten Badung menyelenggarakan sosialisasi peningkatan pengguna dan focus group discussion sistem layanan pengaduan masyarakat SP4N-LAPOR bagi seluruh OPD pada wilayah Pemerintah Kabupaten Badung di Prama Sanur Hotel, Rabu (7/6/2023).

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Badung yang pada kesempatan ini diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Badung I Wayan Sujendra S.Pd, M.M. dan dihadiri oleh Inspektur Kabupaten Badung Luh Suryaniti S.Sos, M.Si serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra S.Sos, M.AP dan juga Kepala OPD di wilayah Pemerintah Kabupaten Badung lainnya.

Melalui kerjasama yang komprehensif, kegiatan ini diharapkan dapat mewujudkan strategi dalam peningkatan pengguna sistem SP4N-LAPOR dan juga menjadi wadah gagasan-gagasan yang akan dituangkan pada sesi FGD.

“Jadi, besar harapannya sosialisasi ini dapat memberi pemahaman bagi seluruh lapisan Perangkat Daerah hingga ke tingkat yang terdekat dengan masyarakat, sehingga masyarakat betul-betul tahu bagaimama cara melaporkan pengaduan mereka kepada Pemerintah,” ujar I Wayan Sujendra S.Pd, M.M selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Badung, pada Rabu (7/6/2023).

Empat Jembatan Rusak Akibat Bencana Akan Diperbaiki Juni ini, Target Rampung Akhir Tahun

Kondisi jembatan penghubung Marga-Apuan di Desa Cau Marga (kiri) dan jembatan Geluntung (kanan)
Kondisi jembatan penghubung Marga-Apuan di Desa Cau Marga (kiri) dan jembatan Geluntung (kanan)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) akan membangun empat jembatan yang sebelumnya rusak akibat bencana alam.

Empat jembatan tersebut yakni jembatan penghubung Marga-Apuan di Desa Cau, Marga; jembatan Geluntung, Marga; jembatan Suralaga – Ganter dan jembatan Pengebegan – Ganter.

“Akan dibangun Juni ini. Proses pengerjaan akan langsung dilakukan setelah persiapan alat selesai,” jelas Kepala Dinas PUPRPKP Tabanan I Made Dedy Darmasaputra, Rabu (7/6/2023).

Ia menyebut, saat ini proses pengerjaan masih menunggu finalisasi time schedule. Sebelumnya telah dilaksanakan upacara ngeruak atau upacara Hindu di Bali untuk memulai pembangunan baru.

“Persiapan lahan sudah dilakukan. Namun, untuk mobilisasi alat beratnya belum,” sambung Dedi Darmasaputra.

Pembangunan jembatan akan menggunakan beton prategang. Adapun anggaran yang disiapkan untuk membangun keempat jembatan tersebut mencapai Rp30 miliar.

“Seluruh dana bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali dan BKK Badung,” kata Dedi

Pihaknya menargetkan pembangunan keempat jembatan tersebut selama enam bulan.

“Astungkara keempat jembatan sudah berfungsi Desember ini,” harapnya.