- Advertisement -
Beranda blog Halaman 646

Seorang Remaja dari Denpasar Hanyut di Muara Tukad Balian

Proses pencarian orang hanyut di muara Tukad Balian, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Minggu (16/4/2023)
Proses pencarian orang hanyut di muara Tukad Balian, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Minggu (16/4/2023)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Seorang remaja berinisial PWS (14) dari Kota Denpasar hanyut di muara Tukad Balian, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Minggu (16/4/2023).

Peristiwa itu terjadi saat PWS yang berasal dari Desa Pemecutan, Kecamatan Denpasar Utara, itu sedang Melukat (pembersihan diri). “Kejadiannya terjadi sekitar pukul 15.30 WITA,” ujar Kasi Humas Polres Tabanan AKP I Nyoman Subagia.

Ia menjelaskan, korban yang masih berstatus pelajar SMP tersebut Melukat bersama keluarganya. Rombongan mereka terdiri dari delapan orang.

Sebelum ombak besar datang , korban duduk di pinggir sungai. Sedangkan beberapa orang keluarganya masih melukat di tengah muara, termasuk orang tuanya.

Awalnya, kondisi air di muara dalam keadaan dangkal. Namun tiba-tiba ombak dengan ketinggian setengah meter menerjang dari arah pantai.

Korban yang tadinya duduk di pinggir sungai melompat hendak menolong ibunya yang terbawa arus ke dalam sungai. Sayangnya, korban justru terseret arus air hingga hilang sampai sekarang.

“Personil Polairud Polres Tabanan, BPBD, bersama keluarga, dan warga melaksanakan pencarian ke tengah sungai. Sampai pukul 19.00 WITA korban belum ditemukan,” jelas Nyoman Subagia.

Ketua Dekranasda Bali Berharap, Masyarakat Dapat Membeli Kain Endek Produksi Perajin Bali

Pameran IKM Bali Bangkit Tahap 3 Tahun 2023, di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Denpasar

 

PANTAUBALI.COM, Denpasar – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali Ny. Putri Koster membuka secara resmi Pameran IKM Bali Bangkit Tahap 3 Tahun 2023, di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Denpasar, Minggu (16/4/2023).

Mengawali sambutannya , Ny. Putri Koster menyampaikan, apresiasi atas dukungan semua komponen masyarakat dalam mendukung IKM UMKM untuk bangkit.

Dari penyelenggaraan kegiatan pembukaan IKM Bali Bangkit yang dirangkai dengan peragaan busana berbahan kain tenun, ratusan pakaian berbahan tenun terjual di pasaran dan membuat perajin tersenyum.

“Penyelenggaraan pameran ini juga memantik semangat kita semua semakin lekat dengan karya daerah sendiri,” jelasnya.

Dirinya mengatakan, Wanita yang akrab dipanggil Bunda Putri ini menambahkan sebagai Ketua Dekranasda, tugas dan tanggung jawab Dekranasda tidak hanya terkait kejayaan tenun tetapi masalah yang dihadapi dunia sandang kita di Bali.

Bunda Putri menambahkan, menurut para pakar tenun di Bali, di akhir tahun 1970 menjelang tahun 1980an motif tenun Bali sudah mulai dikerjakan di luar Bali bahkan diproduksi di luar Bali.

Tidak hanya itu, berdasarkan survei yang dilakukan salah satu perguruan tinggi di Bali, hanya 13 persen dari kain tenun yang beredar di pasaran merupakan hasil dari para perajin tenun asli Bali.

“Sekitar 87 persen kain tenun yang dijual di pasaran ditenun di luar Bali dan dijual menggunakan label tenun asli Bali,” ujarnya.

Sembari Dirinya menyampaikan, Jika kondisi dan perilaku ini kita biarkan berlangsung terus menerus maka lambat laun kita akan kehilangan warisan leluhur yang harus kita jaga kelestariannya.

Tidak hanya itu banyak perajin akan menganggur karena tidak ada yang menjual kain hasil perajin, pasar kita diambil dan pergerakan uang juga keluar Bali sehingga ekonomi kita menjadi lemah.

“Kondisi di tersebut tidak hanya terjadi pada kain tenun kita tetapi juga pada songket , dimana motif songket digunakan pada bordir yang diproduksi dengan teknologi mesin. Hal ini tentu saja berdampak pada kelestarian songket kedepannya,” katanya.

Menurut Dirinya, padahal baik songket maupun tenun Endek kita sudah memiliki hak Kekayaan Intelektual Komunal namun masih banyak terjadi pelanggaran terhadap hak tersebut, motif songket masih dijiplak dan banyak kain tenun yang tidak diproduksi di daerah asal nya.

Dirinya menyampaikan, Bunda Putri juga mengajak seluruh masyarakat untuk berhati hati dan memastikan saat membeli kain tenun Endek agar membeli kain yang diproduksi oleh para perajin Bali.

“Endek Bali seharusnya lestari di tanahnya sendiri dan mampu berkembang sesuai perkembangan zaman,” cetusnya.

Pendamping orang nomor satu di Bali ini juga mengingatkan para tenan yang ikut berpameran di IKM Bali Bangkit agar mematuhi peraturan yang ada dengan menjual produk asli dari para perajin.

“Begitu besar dukungan dari Pemerintah Provinsi Bali melalui kebijakan Bapak Gubernur Bali untuk menyediakan tempat gratis untuk berpameran bahkan dukungan saat pandemi agar para IKM UMKM masih bisa berjualan di saat pandemi,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, wanita multitalenta ini mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus mendukung IKM UMKM Bali dengan mencintai dan menggunakan produk buatan para perajin asli Bali.

“Kita patut bangga akan kerajinan yang kita miliki, dengan demikian para perajin juga akan semakin bersemangat untuk berkarya dan memperbaiki kualitas produknya menjadi lebih baik,” ajaknya.

Pembukaan IKM Bali Bangkit Tahap 3 Tahun 2023 kali ini berbeda dari sebelumnya dimana Gubernur Bali, Bapak Wayan Koster turut hadir dan menyaksikan pagelaran fashion show hingga akhir.

Tidak hanya itu fashion show berbahan tenun Endek Bali juga dimeriahkan tidak hanya dari Kepala OPD, Sekretaris OPD Provinsi Bali dan Kelompok Ahli Gubernur Bali, juga dimeriahkan dengan penampilan peragaan busana dari Kepala OPD Kabupaten Buleleng, Dekranasda, TP PKK serta Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Buleleng, TP PKK Provinsi Bali serta KNPI Provinsi Bali.

Turut hadir pada kegiatan kali ini Penjabat Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana beserta Ketua Dekranasda Kabupaten Buleleng Ny. Paramita Lihadnyana, Ketua Gatriwara Provinsi Bali Ny. Ningsih Wiryatama, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Bali Ny. Widiasmini Indra, perwakilan BPD Bali serta undangan lainnya.(Rilis)

Bupati Tabanan Apresiasi Karya Ngaben Masal Desa Tegalmengkeb

Bupati Sanjaya Hadiri Upacara Pitra Yadnya, Atma Wedana Lan Metatah Bersama. Di Banjar Bongan Desa Tegal Mengkeb.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Penghujung minggu, tak menyurutkan konsistensi Pemerintah Kabupaten Tabanan, khususnya Bupati I Komang Gede Sanjaya untuk senantiasa berada di tengah-tengah masyarakat, dalam mendukung beragam kegiatan pembangunan baik yang bersifat sekala maupun niskala.

Pada Minggu (16/4/2023), Sanjaya kembali menghadiri dan menyaksi Uleman Upacara Pitra Yadnya, Atma Wedana lan Metatah yang bertema “Ngaben dan Metatah Bersama Ke-2” yang berlangsung di Banjar Bongan, Desa Tegalmengkeb, Selemadeg Timur.

Bersama dengan Anggota DPRD, Asisten I, para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan dan Kepala Bagian di lingkungan Setda, Camat Seltim, Perbekel Tegalmengkeb dan Tokoh Masyarakat, kehadiran Bupati Sanjaya pagi itu disambut dengan hangat oleh krama setempat. Karya yang puncak acaranya dilangsungkan pada (17/4/2023) ini, dipuput oleh Ida Rsi Saking Griya Tegalmengkeb.

Karya diperuntukkan bagi 49 Sawa dengan 1 tambahan sawa tanpa identitas yang akan diaben, dengan 38 peserta ngelangkir dan ngelungah dan tercatat sebanyak 15 peserta metatah di desa Tegalmengkeb.

Ngaben Masal
Karya Ngaben Masal Tegal Mengkeb

Dengan sumber dana yang dihibahkan dari Pemkab Tabanan dan dana punia sukarela. Fokus kegiatan pada hari ini, yakni ngulapin dan ngeringkes. Upacara Ngaben dan Metatah Bersama di desa Tegalmengkeb ini merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap 5 tahun sekali dan kali ini berlangsung di periode yang kedua.

Bupati Tabanan dalam hal ini memberikan apresiasi dan penghargaan setingginya kepada Desa Tegalmengkeb yang telah mampu membuat upacara Panca Yadnya, khususnya Pitra lan Manusa Yadnya, atiwa-tiwa pengabenan bersama dan metatah yang dilakukan dengan swadaya gotong-royong, dengan biaya yang minim dan terjangkau oleh masyarakat.

“Saya apresiasi sekali kepada Pak Perbekel, telah mampu melaksanakan kegiatan. Bagi saya di Pemerintah Kabupaten Tabanan, tinggal dinas kita nanti bagaimana mengatur posisi penganggaran ini sehingga tidak ada masalah di kemudian hari. Baik desa adat maupun desa dinas sama saja, artinya di sini pak Perbekel tidak mengambil pekerjaan milik desa adat, tapi gotong-royong bersama, jangkep pisan,” ujar Sanjaya.

Orang nomor satu di Tabanan itu juga mengedepankan program ngaben bersama yang difokuskan untuk meringankan beban masyarakat dan berlandaskan atas sebuah kebutuhan.

“Inisiatif ini dilaksanakan oleh Pak Kepala Desa untuk membangun koordinasi dan komunikasi yang baik dengan pemerintah dan difasilitasi oleh wakil rakyat juga tokoh-tokoh sehingga ketika ada sebuah kebutuhan di masyarakat Desa Tegalmengkeb tentang yadnya, amanah ini bisa dilangsungkan, tentunya saling berkoordinasi dan kontribusi dalam menyukseskan visi misi Kabupaten Tabanan dalam membangun sebuah keseimbangan baik krama, alam lingkungan dan budaya secara sekala dan niskala,” paparnya lebih lanjut.

Bagi Sanjaya, Pemkab Tabanan selalu mendukung program-program apapun, asalkan memberikan dampak positif terhadap masyarakat khususnya meringankan beban masyarakat. Kuncinya adalah gotong royong. Pemerintah Desa, Adat, Dinas dan tokoh-tokoh ikut berkontribusi sehingga meringankan beban, itu bagian daripada sebuah konsep.

“Apalagi tadi disampaikan bahwa ngaben ini bukan saja hanya dari pasemetonan Tegalmengkeb, tapi juga membersihkan alam lingkungannya, membersihkan juga manusianya, kramanya, itu namanya jana kerthi. Bahkan alamnya, termasuk ada krama di Meganti yang meninggal tanpa identitas dan saat ini juga dibersihkan, ikut pengabenan di sini. Ini hal yang sangat luar biasa, pemerintah patut berterima kasih atas kegiatan ini,” tandasnya.

Dukung Kreativitas Generasi Muda, Sekda Adi Arnawa Buka Acara PRTS Motor Show 2023

Sekda Wayan Adi Arnawa membuka secara resmi acara Pura Rempak Taman Sari Motor Show 2023 di Wantilan Pura Rempak Taman Sari Lingkungan Banjar Uma Kelurahan Kapal, Sabtu (15/4/2023).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa mewakili Bupati Badung secara resmi membuka acara Pura Rempak Taman Sari (PRTS) Motor Show 2023 yang diselenggarakan oleh Pemuda Pemudi Pura Rempak Taman Sari Lingkungan Banjar Uma Kelurahan Kapal, Sabtu (15/4/2023) bertempat di Wantilan Pura Rempak Taman Sari Kelurahan Kapal.

Acara ini dilaksanakan dalam rangka perbaikan Pralingga Ida Batara Pura Rempak Taman Sari ini turut dihadiri Anggota DPRD Badung I Made Suwardana, Pembina Semeton Otomotif Bali (SOB) Bima Nata, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Plt. Lurah Kapal Gusti Made Oka, Bendesa Desa Adat Kapal, Kelian Dinas dan Kelian Adat Banjar Celuk, Kelian Dinas dan Kelian Adat Banjar Uma, Kelian Dinas dan Kelian Adat Banjar Cepaka, Ajik Umbara sebagai Juri, Penglingsir dan Prajuru Pura Rempak Taman Sari serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam acara motor contest modifikasi yang melibatkan berbagai jenis motor dari matic, klasik, bebek 2-4 tak, sport naked 2-4 tak tersebut, Sekda Adi Arnawa turut menyerahkan bantuan dana pembinaan Pemkab Badung sebesar Rp 30 juta dan Pembina SOB Bima Nata menyerahkan bantuan Rp 15 juta yang diterima Ketua Panitia I Made Rai Prawira Kusuma.

Dalam sambutannya, Sekda Adi Arnawa menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan yang mengedepankan kreativitas generasi muda di bidang modifikasi motor.

“Dibalik kegiatan ini, komunitas mampu memberikan kontribusi untuk membantu penggalian dana dalam rangka Pujawali. Dan yang paling penting tujuan dalam event ini adalah untuk menjaga persatuan dan kesatuan dari Tiga Sekaa Teruna yang tergabung dalam satu visi untuk bagaimana mencari dana dalam rangka Pujawali. Kondisi ini harus kita jaga, sebagai orang tua kita harus mendorong dan selalu memberikan dukungan,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Panitia acara I Made Rai Prawira Kusuma menyampaikan terimakasih kepada Bupati Badung yang diwakili oleh Sekda Adi Arnawa karena sudah hadir untuk mendukung serta mensupport kegiatan PRTS Motor Show 2023.

“Kegiatan PRTS yang diikuti 170 motor se-Badung ini bertujuan tujuan untuk penggalian dana dalam rangka piodalan Majelihan yang jatuh pada tanggal 18 Juli 2023, selain itu juga untuk mempererat silaturahmi dan kekompakan antar pemuda pemudi Pura Rempak Taman Sari. Acara ini dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 15 sampai 16 April,” jelasnya.

Buruh Tewas Tertimpa Batu Galian di Desa Angseri

Tertimpa Batu Galian di Banjar Tegeh, Desa Angseri

 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Seorang buruh Suparman (42) tewas setelah tertimpa batu galian di Banjar Tegeh, Desa Angseri, Baturiti, Jumat (14/4/2023) sekitar pukul 10.30 WITA.

Kasi Humas Polres Tabanan AKP I Nyoman Subagia mengungkapkan, korban bersama rekan kerjanya menggali batu menggunakan linggis di lahan milik I Dewa Gede Mulyada (48).

“Saat itu menggali, tiba-tiba batu yang ada di atas korban longsor dan menimpanya,” jelas AKP I Nyoman Subagia.

Akibat kejadian tersebut, korban asal Dusun Gajahan, Desa Gajahrejo, Kecamatan, Purwodadi, Pasuruan ini meninggal di tempat. Sementara, rekannya yang berada sekitar satu meter di sebelah kanan korban selamat dan meminta pertolongan.

Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Tabanan.

“Kemarin jenazah sudah dibawa pulang oleh keluarganya,” ujar Nyoman Subagia.

Bupati Sanjaya Beserta Istri Pimpin Bhakti Penganyar Pemkab Tabanan di Pura Ulun Danu Batur

Bhakti Penganyar Pemkab Tabanan dipimpin langsung oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM

 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Serangkaian Karya Pujawali Ngusaba Kedasa Ida Bhatara Turun Kabeh Isaka 1945 di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani, Bangli, Pemkab Tabanan melaksanakan Sradha Bhakti Penganyar di Pura setempat. Saat itu, rombongan Bhakti Penganyar Pemkab Tabanan dipimpin langsung oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, didampingi Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, Sabtu, (15/4).

Pada siang hari yang cerah tersebut, Ketua DPRD Tabanan, Asisten I, II, dan Kepala OPD serta para Camat se-Kabupaten Tabanan turut serta dalam rombongan. Nampak juga ratusan staf masing-masing OPD sangat antusias mengikuti kegiatan. Sebelumnya, Bupati Sanjaya beserta Istri juga memimpin rombongan Sradha Bhakti Penganyar serangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Penataran Agung Besakih, Karangasem, Kamis, (13/4).

Sebagaimana diketahui bersama, puncak Karya Pujawali Ngusaba Kedasa Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Ulun Danu Batur dan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Penataran Agung Besakih dilaksanakan bersamaan pada Purnama Kedasa Isaka 1945 yang jatuh pada 5 April 2023 lalu, dilanjutkan Nyejer selama 13 hari dan 21 hari. Berbeda halnya dengan di Besakih yang saat itu diguyur hujan deras, kali ini Sradha Bhakti Nganyarin Pemkab Tabanan ditemani cuaca cerah dan arus lalu lintas yang agak macet.

Meskipun demikian, tak menyurutkan semangat rombongan Pemkab Tabanan untuk melaksanakan kegiatan. Nampak juga Bupati Sanjaya beserta keluarga menikmati perjalanan hingga sampai di Luhur Ulun Danu Batur. Sebelum melaksanakan persembahyangan, Bupati Sanjaya terlebih dahulu mesandekan di areal Pura setempat sembari menikmati suasana kebersamaan dengan seluruh jajaran sekaligus sesekali melakukan perbincangan.

Sama halnya dengan sebelumnya di Pura Penataran Agung Besakih, Sradha Bhakti Nganyarin di Pura Ulun Danu Batur juga merupakan wujud sradha bhakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang berstana di Pura setempat. Selain itu, juga sebagai salah satu upaya untuk memohon kerahayuan jagad serta meningkatkan spiritualitas diri sebagai umat beragama yang diharapkan mampu memberikan energi-energi yang positif serta memancarkan segala kebaikan kepada umat.

Dimana persembahyangan Sradha Bhakti Penganyar Pemkab Tabanan saat itu diawali dengan pementasan Tari Topeng dan Tari Rejang Renteng, dimana persembahyangan kala itu dipuput Ida Pedanda Gede Panji Manuaba Grya Beraban Tabanan. Rasa syukurpun terucap dari Bupati Sanjaya karena bisa berkumpul dalam keadaan sehat bersama jajaran dalam prosesi nganyarin yang pada intinya merupakan persembahan setiap hari selama Ida Bhatara Nyejer dan persembahan Bhakti Penganyar merupakan persembahan yang baru (anyar) di Pura Ulun Danu Batur.

Bupati Sanjaya juga menyampaikan terimakasih sekaligus apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran atas kebersamaan yang ditunjukkan. Sanjaya tiada hentinya berharap agar kedepannya dalam kegiatan apapun, baik itu program pembangunan Pemkab dan lainnya yang bersifat positif serta yang bersentuhan langsung dengan masyarakat agar selalu dilaksanakan atas dasar kebersamaan dan kekompakan, sehingga terwujud Tabanan Era Baru yang AUM. @prokopimtabanan

Berdayakan Petani Lokal, Bupati Sanjaya Apresiasi Pesta Rakyat

Bupati Sanjaya Apresiasi Pesta Rakyat Dusun Bedugul Asri.

 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Semarak perayaan Pesta Rakyat Dusun Bedugul Asri dalam rangka membangkitkan nostalgia indah suasana alam Desa pertanian bersama keluarga di Dataran Tinggi Bedugul, mendapat apresiasi sekaligus dihadiri langsung oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, Jumat, (14/4).

Dusun Bedugul Asri merupakan kawasan wisata Kebun Edukasi dan Rekreasi keluarga yang tepatnya berlokasi di Banjar Kembang Mertha, Desa Candi Kuning, Baturiti.

Kebun edukasi tersebut hadir di atas lahan seluas 1,3 hektar, dengan salah satu visi untuk membantu menggerakkan ekonomi lokal dan melestarikan kearifan lokal pertanian hortikultura yang telah berlangsung turun temurun dari generasi ke generasi. Dengan suasana dusun pertanian terpadu, Dusun Bedugul Asri diharapkan akan membawa suasana nostalgia dusun yang bersahaja, saat berkumpul bersama keluarga atau kolega, maupun sebagai tempat untuk berakhir pekan.

“Dengan cita-cita ingin menjadi berkat bagi sesama, Dusun Bedugul Asri menggandeng masyarakat desa setempat untuk bersama-sama menggerakkan ekonomi, sekaligus menciptakan ekosistem desa wisata berbasis pertanian bagi turis domestik maupun mancanegara,” kata Vincentius Lianto, Founder & Chairman Dusun Bedugul Asri. Turut hadir saat itu Mantan Kapolri Badrodin Haiti beserta Istri, Kapolda dan Wakapolda Bali, Tantowi Yahya, serta Asisten dan jajaran Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan.

Kegiatan yang mempunyai tujuan mulia ini mendapat apresiasi dan dukungan dari Bupati Tabanan. Bupati Sanjaya menyampaikan kebahagiannya bisa berbaur dengan masyarakat dalam acara yang penuh dengan nuansa kerakyatan serta semangat pertanian. Hal ini juga dikatakannya sangat sesuai dengan visi misi Pemkab Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Kabupaten Tabanan Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

Disamping dengan adanya Bedugul dengan obyek wisatanya DTW Ulundanu Beratan, juga ada taman edukasi Dusun Bedugul Asri yang sangat diyakini akan mampu mengangkat nama daerah di kancah lokal maupun internasional. Sanjaya juga mengatakan tidak salah didirikan taman edukasi yang mengangkat kembali sejarah dan mengedepankan kearifan lokal serta mengajak petani lokal setempat bekerjasama dalam operasionalnya.

“Ini sangat saya apresiasi. Saya selaku pimpinan daerah di Kabupaten Tabanan sangat menyambut baik hadirnya tempat yang sangat luar biasa, Dusun Bedugul Asri. Jadi, mudah-mudahan tempat ini menjadi lebih baik dan apa yang telah disumbangkan oleh Pak Vincent ini memiliki tujuan yang sangat mulia yang akan mampu membantu petani-petani lokal disini. Ini yang membanggakan bagi Pemerintah Kabupaten Tabanan,” ujar Sanjaya.

Selain itu, Sanjaya juga menyatakan bahwa pemerintah wajib membuka diri melakukan kolaborasi dengan dunia usaha. Bagaimana dunia usaha dan pemerintah sebagai pemegang regulasi serta masyarakat sebagai pemberdayaan untuk melakukan unit usaha. Dirinya sangat meyakini apabila pemerintah, pengusaha dan masyarakat bersatu, maka akan terwujud masyarakat yang sejahtera, yakni masyarakat yang Aman, masyarakat yang unggul hingga masyarakat yang Madani.

“Mudah-mudahan paska pandemi ini, Kabupaten Tabanan yang tetap memegang teguh sektor pertanian sebagai hulu dan pariwisata sebagai bonusnya. Bolehlah di Kabupaten lain menjadikan sektor pariwisata sebagai tulang punggung, tapi Kabupaten Tabanan tetap pertanian menjadi tulang punggung. Kami tidak ingin memgeksplor wilayah kami menjadi daerah pariwasata yang mass tourism, tapi pariwisata berbasis pertanian yang berkualitas dan menyatu dengan masyarakat sekitar sehingga ada kontribusi untuk wilayah setempat,” imbuh Sanjaya. @prokopimtabanan

Diduga Terkejut Saat Gempa, Bocah 5 Tahun di Tabanan Meninggal

Jenazah Korban Gempa Dipeluk Ibunya, Saat Di Berada Rumah Sakit Umum Tabanan
Jenazah Korban Gempa Dipeluk Ibunya, Saat Di Berada Rumah Sakit Umum Tabanan

 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Seorang bocah perempuan berinisial SPLM (5) asal Banjar Lebah, Desa Marga, Tabanan meninggal akibat gempa yang mengguncang Bali pada Jumat (14/4/2023) sekitar pukul 17.55 WITA.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri, membenarkan peristiwa tersebut.

“Iya meninggal dunia. Dugaan sementara korban mengalami shock,” ujar Nyoman Srinadha Giri.

Ia menjelaskan, saat gempa terjadi korban sedang bermain handphone di dalam rumahnya. Sementara keluarganya yang panik berlarian keluar rumah.

Ketika gempa reda, orang tua menyadari korban tidak ada keluar rumah. Saat mereka mencarinya, korban ditemukan sudah tidak sadarkan diri.

Korban sempat dibawa ke Klinik Bunda Setia untuk mendapatkan pertolongan pertama.

“Dan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Tabanan untuk mendapat perawatan intensif. Namun saat sampai di UGD korban ditanyakan sudah meninggal,” jelas Srinadha Giri.

Saat ini jenazah berada di Rumah Sakit Umum Tabanan. Rencananya akan dimakamkan di kampung halamanya di Bangli.

“Masih menunggu keputusan dari adat karena kebetulan sekarang Kliwon,” imbuh Srinadha.

Seperti diketahui, gempa dengan magnitudo 6,6 terjadi sekitar pukul 16.55 WIB pada Jumat (14/4/2023). Guncangan gempa yang berpusat di barat laut Tuban, Jawa Timur, itu dirasakan hingga ke Pulau Bali.

Serap Aspirasi, Bupati Sanjaya Metemu Wirasa dengan Krama Gerokgak Tengah

Bupati Sanjaya Gelar Inovasi Temu Wirasa Dengan Masyarakat Gerokgak

 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Membangun sinergi dengan masyarakat merupakan salah satu upaya Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, dalam rangka mewujudkan pembangunan menyeluruh secara sekala dan niskala di Kabupaten Tabanan. Selain inten Berkantor di Desa serta turun ke masyarakat, Bupati Sanjaya juga gelar inovasi Temu Wirasa dengan krama/masyarakat yang kali ini dilakukan di Banjar Gerokgak Tengah, Desa Delod Peken, Tabanan, Jumat, (14/4) pagi.

Kehadiran orang nomer satu di Tabanan di Banjar Gerokgak Tengah sekaligus untuk memenuhi undangan krama yang melaksanakan Upacara Pemelaspasan dalam rangka Nangiang Ratu Ayu dan Ratu Gede di Kahyangan Jagad Pura Luhur Pejumut. Kegiatan yang dilaksanakan di wilayah Pura Luhur Pejumut tersebut disambut antusias oleh krama setempat, dimana nuansa kekeluargaan kental terlihat mengulang kesuksesan Temu Wirasa sebelumnya.

Tercatat sampai saat ini Bupati Sanjaya telah 31 kali Berkantor di Desa serta 2 kali Metemu Wirasa yang terbilang cukup sukses tangkap Aspirasi masyarakat, dimana dalam kesempatan turun ke masyarakat selalu beserta jajaran Legislatif dan jajaran OPD. Sama halnya di Banjar Gerokgak Tengah, Sanjaya bersama anggota DPR RI diwakili stafsusnya, Wakil Gubernur diwakili Kepala Biro Kesra, Tjokorda Anglurah Tabanan, anggota DPRD Tabanan, Asisten II dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan.

Bupati Sanjaya menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat Gerokgak Tengah yang telah memberikan kehormatan kepada dirinya dan jajaran guna metemu wirasa dengan krama sekaligus Nyaksi Upacara Pemelaspasan dalam rangka Nangiang Ratu Ayu dan Ratu Gede di Kahyangan Jagat Pejumut. Terimakasih kepada Panitia pun disampaikan Sanjaya karena telah mengajak tokoh dan pengemong Pura setempat untuk audiensi ke kantor Bupati menyampaikan hal terkait.

“Saya di Pemerintah sangat menyambut baik apa yang telah dilakukan krama masyarakat disini. Dikala memiliki niat yang suci dan tulus ikhlas guna mengembalikan keagungan Ratu Ayu dan Ratu Gede yang berstana disini, titiang sangat mengapresiasi. Menyangkut biaya yang telah dibicarakan kemarin, tatkala krama disini sudah kompak bersatu dan bersinergi, Pemerintah Daerah pasti akan selalu membantu dan mendukung pembangunan dari krama,” ujar Sanjaya.

Selain itu, banyak hal juga disampaikan oleh tokoh dan krama setempat terkait pembangunan kedepan. Bupati Sanjaya juga telah berkoordinasi dengan tokoh dan krama setempat guna mendiskusikan pembangunan apa lagi yang perlu dilaksanakan di wilayah setempat kedepannya. Disamping itu, konsep pembangunan yang baik harus dilakukan, apalagi pemerintah dalam menjalanakan visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang di dalamnya ada 6 hal yang harus dilestarikan dari alam Bali, salah satunya adalah tentang pelestarian seni, tradisi, adat, agama dan budaya.

“Dalam melestarikan secara sekala dan niskala dari hal tersebut, wajib pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat untuk meringankan urunan (iuran) warga masyarakat dikala membangun seperti ini. Sradha bhakti masyarakat tiang tidak ragukan lagi, namun saya sangat prihatin dengan biaya yang dikeluarkan masyarakat karena banyaknya gelaran Yadnya. Perlulah pemerintah hadir di tengah masyarakat dikala krama kompak bersatu dan bersinergi saling asah, asih, asuh dengan masyarakat,” tegas Sanjaya.

Di kesempatan itu pula, politisi asal Dauh Pala Tabanan menghimabau kepada Bendesa Adat juga tokoh setempat agar betul-betul melaksanakan tugasnya dalam pelestarian tradisi, seni, adat, agama dan budaya setempat, khususnya Tri Kayangan. Sehingga, pemerintah tidak salah memgalokasikan anggaran ataupun memberikan bantuan kepada masyarakat. Segala pembangunan diminta Sanjaya harus berlandaskan atas konsep yang baik serta sinergi yang baik pula antara masyarakat dan pemerintah, sehingga alokasi dana pemerintah tepat sasaran.

“Maka dari itu saya minta kepada seluruh tokoh setempat bagaimana kita pemerintah dan masyarakat agar selalu kompak dan bersatu. Urusan apapun kita linier bersatu dan pemerintah selalu berkewajiban hadir untuk membantu dan melayani masyarakat. Apalagi kami di pemerintah juga telah memiliki catatan tentang pembangunan yg harus diwujudkan di masyarakat. Maka dari itu, mari kita kompak bersatu agar pembangunan kita khususnya di Kota Tabanan menjadi lebih baik lagi,” harap Sanjaya.

Senada dengan Bupati Sanjaya, I Wayan Astawa selaku Panitia Pemlaspasan mewakili seluruh masyarakat menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tinggi kepada Bupati beserta jajaran. Pihaknya sangat bersyukur pemerintah hadir dalam mendukung dan membantu pembangunan di wilayahnya. Untuk kedepan, pihaknya menyatakan akan selalu bersinergi sebagai bentuk dukungan dalam mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM). @prokopimtabanan

Bandara Ngurah Rai Tambah Rute Tiongkok Daratan, China Eastern Airlines Kembali Terbang ke Bali

PANTAUBALI.COM, BADUNG  – Maskapai asal Tiongkok, China Eastern Airlines kembali membuka rute Shanghai – Denpasar – Shanghai untuk kali pertama setelah pandemi Covid-19, Jumat (14/4/2023) dini hari.

 

Kembalinya rute tersebut menambah pilihan rute menuju Tiongkok daratan dari Pulau Bali.

 

General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan menyampaikan optimismenya atas dibukanya kembali rute Shanghai – Denpasar – Shanghai.

 

“Kami menilai konektivitas Shanghai dengan Pulau Bali cukup penting mengingat Shanghai adalah salah satu kota tersibuk di dunia. Kami harap dibukanya rute ini akan semakin menambah kunjungan dari WNA Tiongkok ke Bali,” ujar Handy.

 

Pada penerbangan perdananya, Pesawat China Eastern dengan nomor penerbangan MU-5029 mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada Jumat pukul 01.35 WITA dengan membawa 187 penumpang dari Shanghai, Tiongkok.

 

Pesawat dengan tipe Airbus A330 tersebut kembali terbang ke Shanghai pukul 02.50 WITA membawa 94 penumpang.

 

“Kami masih menunggu pengajuan rute baru menuju Tiongkok oleh beberapa maskapai. Saat ini masih terus kami diskusikan dengan pihak-pihak terkait, dan kami berharap di akhir tahun ini rute dari dan menuju Tiongkok sudah bisa kembali seperti sebelum Pandemi Covid-19,” kata Handy.

 

Saat ini Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai melayani 3 rute menuju Tiongkok Daratan yakni menuju Shanghai, Shenzen, dan Xiamen dengan 3 maskapai.

 

“Saat ini secara keseluruhan kami melayani 27 rute internasional terjadwal dengan dilayani 33 maskapai. Kami berharap dengan kembali terhubungnya Pulau Bali dengan Shanghai dapat memberikan pengaruh positif bagi dunia aviasi dan pariwisata di Bali,” ucapnya. (agn)