- Advertisement -
Beranda blog Halaman 644

Identitas Dua Remaja yang Duduk di Atas GWS Terungkap

Remaja yang duduk di bagian atas Patung Panggung Terbuka Garuda Wisnu Serasi (GWS) Tabanan.
Remaja yang duduk di bagian atas Patung Panggung Terbuka Garuda Wisnu Serasi (GWS) Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Identitas dua remaja yang duduk di bagian atas patung sekaligus pintu utama panggung terbuka Garuda Wisnu Serasi (GWS) dan viral di media sosial beberapa waktu lalu terungkap.

Bahkan berdasarkan informasi yang diperoleh, yang duduk di atas patung di Taman Kota Bung Karno itu lebih dari dua orang. Tidak hanya itu, mereka sering melakukan aksi serupa.

Motif para pelaku melakukan naik ke atas patung GWS yakni untuk bersantai melihat matahari terbenam atau sunset.

Terkait hal itu, Kepala Bagian Prokopim Setda Kabupaten Tabanan I Gusti Putu Winiantara membenarkan bahwa identitas kedua pelaku telah diketahui.

Ia menyebut, pengungkapan pelaku dilakukan oleh Satpol PP Tabanan. “Pelaku dibawah umur. Semua dari Tabanan. Umurnya 14 dan 13 tahun,” kata Winiantara, Selasa (20/6/2023).

Meski demikian, Winiantara menyebut belum mengetahui motif pelaku nekat melakukan aksi nyeleneh tersebut.

Kasus ini akan diselesaikan secara internal karena pelaku masih di bawah umur. Selain itu, pihaknya akan melakukan pembinaan kepada pelaku sekaligus keluarganya.

“Kami juga tidak ingin ada kesan eksploitasi jadi cukup selesaikan secara internal saja dan tidak akan dibawa ke ranah hukum,” jelasnya.

Nantinya, Pemerintah Kabupaten Tabanan akan melakukan langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang seperti memasang tanda atau rambu-rambu larangan.

Selain itu, UPTD Taman Budaya akan segera memasang CCTV tambahan dan berkoordinasi dengan Bendesa Adat Kota Tabanan agar melakukan pengawasan yang lebih ketat.

“Kemarin kami telah berkoordinasi dengan pihak desa adat untuk membantu melaksanakan pengawasan,” imbuh Winiantara. (ana)

Suarakan Pentingnya Pelestarian Lingkungan, Sejumlah Musisi Berkumpul di Bali

Sejumlah Musisi Berkumpul Membahas Isu Perubahan Iklim di Bali

PANTAUBALI.COM, UBUD – Sejumlah musisi nasional dari berbagai wilayah tidak hanya bali berkumpul di The Mansion, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali pada serangkaian acara mengenai pentingnya isu perubahan iklim saat ini.

Dipimpin dengan salah satu vokalis ternama yang namanya sudah tidak asing lagi dikalangan aktivis lingkungan yaitu Gede Robi mengatakan jika kegiatan lokakarya ini berdiskusi tentang iklim yang menghadirkan pembicara ahli sesuai bidangnya.

Para musisi yang hadir terdiri dari Endah N Rhesa, FSTVLST, Gurita Kabudul, Iga Massardi Barasuara, Iksan Skuter, Kai Mata, Made Mawut, Navicula, Tony Q, Tuan Tigabelas, dan Rythm Rebels.

Kegiatan yang telah berlangsung pada 12 – 15 Juni 2023 ini memberikan ruang para musisi untuk berdiskusi secara mendalam mengenai isu iklim serta peran pentingnya kekuatan seni musik dalam mendorong perubahan.

” Ini bukan hanya tugas pemerintah atau LSM, namun ini alasan kami sebagai musisi dari berbagai genre bersatu untuk mengambil tindakan terhadap perubahan iklim. Kami dapat menyampaikan pesan melalui musik yang kita tampilkan,” Terang Gede Robi,(15/6/2023).

Pada beberapa bulan ke depan, para musisi yang berpartisiapi akan melibatkan dalam pembuatan album kompilasi kumpulan lagu para musisi akan di produksi dan diluncurkan oleh Label Alarm Record.

 

Vaksinasi Rabies di Badung Telah Menyasar 16.195 HPR

Kegiatan vaksinasi rabies pada hewan di Mangupura Vet Care.
Kegiatan vaksinasi rabies pada hewan di Mangupura Vet Care.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Program vaksinasi rabies pada hewan di Kabupaten Badung telah menyasar 16.195 HPR (hewan penular rabies), baik pada anjing atau kucing. Jumlah ini masih akan terus bertambah karena vaksinasi masih berjalan hingga hari ini.

Bila dirinci lagi sesuai data Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Badung, jumlah anjing maupun kucing yang sudah divaksinasi antara lain di Kecamatan Abiansemal sebanyak 8.738 ekor, Mengwi sebanyak 22.787 ekor, dan Petang 4.867 ekor.

“Kemudian Kecamatan Kuta sebanyak 2.590 ekor, Kuta Selatan 24.994 ekor, dan Kuta Utara 2.762 ekor,” jelas Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Gede Asrama, Senin (19/6/2023).

Ia menjelaskan, sejauh ini program vaksinasi rabies pada hewan baru tuntas di tiga kecamatan pada Badung Selatan yang terdiri dari Kuta, Kuta Utara, dan Kuta Selatan.

Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau warga di Badung Selatan yang memiliki HPR, baik anjing atau kucing, untuk melakukan pemeriksaan hewan peliharaannya di Mangupura Vet Care.

“Vaksinasi di Mangupura Vet Care saat ini sudah disiapkan serta gratis, terutama untuk hewan peliharaan yang sakit dan ingin diobati langsung oleh dokter,” imbuhnya.

Menurut Gede Asmara, pihaknya juga sudah menyampaikan imbauan agar memeriksaan hewan peliharaan dari rumah ke rumah atau door to door. Ini dilakukan untuk mengejar target Badung bebas rabies. (ann)

Tampil Pertama Kalinya di PKB, Desa Canggu Persembahkan Topeng Bondres

Penampilan Tari Bondres oleh Sanggar Seni Suda Wirad, Banjar Pipitan, Desa Canggu, Kita Utara, Badung, di hari kedua PKB 2023, Senin (19/6/2023).
Penampilan Tari Bondres oleh Sanggar Seni Suda Wirad, Banjar Pipitan, Desa Canggu, Kita Utara, Badung, di hari kedua PKB 2023, Senin (19/6/2023).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pesta Kesenian Bali atau PKB 2023 menjadi momen berharga bagi Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara.

Ini karena untuk pertama kalinya Desa Canggu bisa tampil di ajang seni dan budaya tingkat provinsi yang rutin digelar tiap tahun tersebut.

Tampil di hari kedua pelaksanaan PKB Ke-45, Senin (19/6/2023), Desa Canggu diwakili oleh Sanggar Seni Suda Wirad, Banjar Pipitan.

Sanggar ini menampilkan Topeng Bondres di Gedung Ksirarnawa pada pukul 17.00 WITA.

Dalam pementasan tersebut, Sanggar Seni Suda Wirad mengisahkan ritual yang berkaitan dengan sejarah Pura Batu Bolong.

Pembina Seniman Topeng Bondres Kabupaten Badung Nyoman Wija mengatakan, bagi Desa Canggu merupakan hal pertama kalinya mengikuti PKB.

“Dan menjadi duta setelah adanya arahan langsung dari Bupati Badung mengenai pembangunan logistik yang perlu dikembangkan,” kata Wija. (ann)

Diskes Catat 1.750 Kasus Gigitan HPR, Sebelas Dinyatakan Positif Rabies

Dinas Pertanian melakukan vaksinasi rabies pada anjing.
Dinas Pertanian melakukan vaksinasi rabies pada anjing.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Tabanan mencatat kasus gigitan hewan penular rabies atau HPR mencapai 1.750 kasus sejak Januari hingga Mei 2023. Dari jumlah kasus GHPR itu, tercatat sebelas kasus gigitan dinyatakan positif rabies.

Kasus tertinggi ada di Kecamatan Pupuan dengan lima kasus positif. Selanjutnya, Kecamatan Tabanan dua kasus dan Kecamatan Selemadeg, Selemadeg Timur, Selemadeg Barat, Marga masing-masing satu kasus.

Kepala Bidang Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr. I Ketut Nariana mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi terkait penanganan GHPR kepada masyarakat agar tidak terjadi penambahan kasus.

“Kami juga siapkan empat ribu VAR (Vaksin Anti Rabies) untuk masing-masing puskesmas atau rumah sakit,” ujarnya, Senin (19/6/2023).

Nariana menjelaskan, jika terkena gigitan HPR agar langsung mencuci luka dengan sabun pada air mengalir selama 15 menit. Setelah itu, segera melapor ke puskesmas atau rumah sakit untuk mendapat VAR.

Namun, tidak semua luka gigitan perlu diberikan VAR. Diperlukan masa observasi selama dua minggu setelah terkena gigitan HPR. “Jika luka sangat serius dan mendekati kepala maka diperlukan SAR (Serum Anti Rabies),” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ternak dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian I Gede Eka Parta Ariana menyebut, pihaknya tengah gencar melaksanakan vaksinasi untuk HPR khususnya anjing yang menjadi penular rabies terbanyak.

“Kemarin kami juga telah mendapat distribusi vaksin dari provinsi sebanyak seribu vaksin,” jelasnya.

Adapun estimasi populasi anjing di Tabanan pada tahun 2023, sebut Eka yakni mencapai 62.104 ekor. Dari total estimasi tersebut sebanyak 32.761 ekor telah diberikan vaksin.

“Kurang lebih sudah 53 persen (divaksinasi), dari target minimal 80 persen,” imbuhnya. (ana)

Usai Jalani Pidana Narkotika, WNA Palestina Dideportasi

WNA Palestina (kanan) yang dideportasi usai menjalani pidana penjara akibat perkara narkotika.
WNA Palestina (kanan) yang dideportasi usai menjalani pidana penjara akibat perkara narkotika.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Seorang WNA atau warna negara asing asal Palestina berinisial AMHM (38) dideportasi petugas Imigrasi usai menjalani pidana penjara dalam perkara narkotika. AMHM dipulangkan ke negaranya pada Jumat (16/6/2023) lalu.

Kepala Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Bali, Anggiat Napitulu mengatakan warga Palestina tersebut telah melanggar Pasal 75 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

“Kami berwenang melakukan tindakan administratif keimigrasian terhadap orang asing di wilayah Indonesia yang melakukan kegiatan berbahaya dan patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum terutama jika melanggar peraturan perundang-undangan,” tegas Anggiat Napitulu, Selasa (19/6/2023).

AMHM sebelumnya ditangkap polisi pada 14 Desember 2021 di depan sebuah minimarket kawasan Kuta, Kabupaten Badung.

Saat itu, polisi menemukan satu plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat bersih 0.16 gram dengan harga Rp 800 ribu pada AMHM.

Ia menjalani vonis pidana penjara selama satu tahun dan enam bulan di Rumah Tahanan (Rutan) Bangli.

Masa pidana tersebut berakhir pada 22 April 2023 lalu dan ia kemudian diserahkan ke Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar untuk upaya pendeportasian.

Kepala Rudenim Denpasar Babay Baenullah menambahan, AMHM telah melepaskan status pengungsinya dan telah meninggalkan Indonesia sesuai dengan jadwal administrasi pendeportasian. (ann)

Ribuan ASN Pemkab Tabanan Mengikuti Upacara Peringatan HKN

Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) diikuti oleh ribuan ASN di lingkungan Pemkab Tabanan di halaman depan Kantor Bupati Tabanan, Senin (19/6/2023).
Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) diikuti oleh ribuan ASN di lingkungan Pemkab Tabanan di halaman depan Kantor Bupati Tabanan, Senin (19/6/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebagai salah satu wujud nyata pelaksanaan tugas dan tanggungjawab yang diamanahkan sebagai aparatur Negara, Pemkab Tabanan melaksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN).

Upacara yang diikuti oleh ribuan ASN di lingkungan Pemkab Tabanan ini dilangsungkan di halaman depan Kantor Bupati Tabanan, Senin (19/6/2023).

Kegiatan ini dilaksakan secara rutin oleh Pemkab Tabanan, yang kali ini dipimpin oleh Bupati Tabanan diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, A.A. Dalem Trisna Ngurah.

Turut hadir saat itu, Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan dan jajaran, Direktur RSUD Tabanan, Direktur RS Singasana, serta undangan terkait lainnya yang sangat antusias mengikuti kegiatan.

Bupati Tabanan dalam sambutannya yang dibaca Asisten Perekonomian dan Pembangunan, mengatakan, bahwa Hari Kesadaran Nasional ini merupakan momentum yang sangat penting untuk dijadikan ajang untuk bersilaturahmi, melaksanakan evaluasi bersama terhadap komitmen, kinerja dan disiplin ASN. Sekaligus, menginformasikan berbagai kebijakan Pemda dalam rangka peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan publik.

Melalui kesempatan ini, diharapkan semua ASN memiliki kesadaran untuk melayani masyarakat dan dapat mengelola berbagai dinamika sosial yang ada di tengah-tengah kehidupan masyarakat secara arif dan bijaksana.

Begitu juga, sangat diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan kapabilitas, sehingga good government dan clean government dapat terwujud di lingkungan Pemkab Tabanan.

Dikesempatan itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan juga menyampaikan beberapa hal penting, apalagi Bulan Juni ini Pemkab menyelenggarakan peringatan Bulan Bung Karno.

“Kita wajib selalu mengingat apa yang disampaikan Bung Karno di sidang BPUPKI tanggal 1 Juni 1945 yang mengatakan gotong-royong adalah banting tulang bersama, pemerasan keringat bersama, perjuangan bantu membantu bersama, amal buat kepentingan semua, keringat semua, buat kebahagiaan semua,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terimakasih karena berkat kerja keras seluruh jajaran, penghargaan Satyalancana Wira Karya berhasil diraih oleh Bupati Tabanan, karena dipandang telah berperan aktif dalam bidang pertanian melalui program ‘Mangun Tani Ngardi Kertaning Jagat’, dengan menerapkan kegiatan Bungan Desa (Bupati Ngantor di Desa) sebagai cara untuk memberikan solusi cepat atas permasalahan pertanian dan membangun kolaborasi bersama.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Tabanan juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pegawai yang purna tugas atas dedikasi dan pengabdiannya, juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada ASN berkinerja terbaik bulan Juni 2023 ini. Selain apresiasi, terdapat pula penjatuhan hukuman disiplin berupa pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan diri sendiri sebagai PNS kepada salah satu ASN di lingkungan Pemkab Tabanan. (rls)

Pemkab Tabanan Lacak Sepasang Remaja yang Duduk di Atas GWS 

Panggung Terbuka Garuda Wisnu Serasi (GWS), Tabanan, Bali.
Panggung Terbuka Garuda Wisnu Serasi (GWS), Tabanan, Bali.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Aksi sepasang remaja yang duduk di bagian atas Panggung Terbuka Garuda Wisnu Serasi (GWS) mendapat atensi penuh dari Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengatakan, akan menindak tegas dan mengecam pelaku karena dianggap telah mencoreng serta melanggar ketertiban umum di salah satu fasilitas umum yang menjadi menjadi kebanggaan warga Tabanan.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan mengecam keras tindakan pelaku karena ini sangat tidak etis,” ungkapnya, Senin (19/6/2023).

Menurut Sanjaya, Garuda Wisnu Serasi merupakan tempat umum yang biasa digunakan warga untuk rekreasi dan melakukan kegiatan oleh pemerintah maupun masyarakat.

Oleh sebab itu, pihaknya berharap masyarakat bisa menjaga keamanan, ketertiban serta  kenyamanannya, bukan sebaliknya.

“Kami tidak menampik bahwa fasilitas umum yang kami miliki belum memiliki pengamanan secara maksimal seperti rambu-rambu larangan, kamera CCTV juga belum maksimal,” ujar Sanjaya.

Ia menyebut, asus ini akan segera ditindaklanjuti sebagai salah satu upaya untuk memberikan efek jera serta tidak terulang lagi di kemudian hari.

“Hal ini sebagai pembelajaran semoga ke depan seluruh pihak terkait agar lebih maksimal melakukan pengawasan dan pengamanan,” imbuhnya.

Terkait hal ini, organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Tabanan melaksanakan rapat yang dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Tabanan  I Made Agus Artha Wiguna, sebagai tindak lanjut perintah Bupati Tabanan untuk melacak pelaku.

Berdasarkan hasil rapat disimpulkan bahwa akan dilakukan penyelesaian secara internal karena kejadian ini dianggap sudah melanggar ketertiban umum melalui Satpol PP Kabupaten Tabanan.

“Keberadaan pelaku masih kami lacak untuk seterusnya dimintai klarifikasi dan pertanggung jawaban. Semoga tidak ada kejadian seperti ini lagi kedepannya,” ujar Agus Artha Wiguna.

Selain itu, akan dilakukan langkah-langkah penanganan untuk pencegahan seperti memasang tanda atau rambu-rambu larangan.

UPTD Taman Budaya akan segera memasang CCTV tambahan serta berkoordinasi dengan Bendesa Adat Kota Tabanan agar melakukan pengawasan yang lebih ketat.

“Kami mengapresiasi warga yang telah berkontribusi dan memberikan perhatian dengan memposting video yang menjadi viral. Kami berharap siapapun yang berkunjung ke Tabanan jangan sampai merusak fasilitas, kalau sampai merusak akan diberikan tindakan tegas,” tegasnya. (ana)

Peed Aya Duta Kabupaten Tabanan Sukses Pukau Penonton dalam Pembukaan PKB XLV Bali

Duta Kabupaten Tabanan dalam Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV Tahun 2023 bertempat di Depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali (MPRB) Bajra Sandhi, Denpasar, Minggu (18/6/2023).
Duta Kabupaten Tabanan dalam Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV Tahun 2023 bertempat di Depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali (MPRB) Bajra Sandhi, Denpasar, Minggu (18/6/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dengan mengusung tema ‘Segara Kanda’ atau Peristiwa Laut, Duta Kabupaten Tabanan mampu menyuguhkan tampilan yang memukau ribuan penonton dalam Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV Tahun 2023. Yang mana kegiatan tersebut dipusatkan di Depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali (MPRB) Bajra Sandhi, Denpasar, Minggu (18/6/2023).

Bahkan, penampilan Duta Kabupaten Tabanan diapresiasi Presiden ke-5 RI, Prof. Dr. Hj. Megawati Soekarno Putri, serta Gubernur Bali Wayan Koster dan Prananda Prabowo yang langsung menyaksikan pagelaran. Hadir pula saat itu, Menteri PUPR, Menparekraf dan Menteri P3A RI, Kepala LKPP RI, Wagub Bali, Ketua DPRD Bali, jajaran Forkopimda Bali, Bupati/Walikota se-Bali serta undangan lainnya.

Untuk diketahui, Duta Kabupaten Tabanan dalam Peed Aya menampilkan tema ‘Segara Kanda’ atau Peristiwa Laut, dimana menggambarkan peristiwa terwujudnya Pura Tanah Lot yang didirikan oleh Dang Hyang Nirartha untuk memuliakan dan mengagungkan Sang Hyang Siwa Baruna. Berbagai sajian seni ditampilkan, mulai barisan busana, atraksi tematik, tarian dan tabuh.

Adapun penampilan yang disuguhkan Duta Kabupaten Tabanan sebagai berikut Barisan pembawa papan nama berbusana rias modifikasi, pembawa tedung, bandrangan, pembawa kober, Tarian Jayaning Singasana AUM diiringi gamelan mini geguntangan, barisan penari membawa pedang sebagai pasukan Bendesa Beraban, Tabuh Tektekan, Tarian Ular Poleng, Penggambaran Pura Tanah Lot berupa Ogoh-Ogoh, serta Tabuh Adi Merdangga berkolaborasi dengan Okokan.

Ibu Megawati Soekarnoputri memberikan apresiasi, terlebih kepada seluruh masyarakat Bali yang sangat antusias menyaksikan Pesta Kesenian Bali.

“Ini menunjukkan Negara kita memiliki kesenian yang sangat tinggi. Bali adalah anugerah, walaupun luasannya sangat kecil dibandingkan pulau lainnya di Indonesia, namun Bali sangat kental dengan tradisi warisan leluhur, dan masih tetap dilestarikan hingga saat ini,” kata Presiden ke-5 RI disambut riuh tepuk tangan penonton.

Beliau juga berpesan, bahwa berkepribadian dalam kebudayaan adalah hal yang mutlak dimiliki suatu negara yang berdaulat. Selain itu, dikatakannya kebudayaan di Indonesia sangat kaya dan beragam yang harus dilestarikan.

“Jangan lupa, jangan kita berpikir kita hanya hidup pada saat ini. Yang harus terus diinggat kita adalah harus menata kehidupan itu untuk masa depan dan tentunya harapannya, sepanjang Indonesia ada, kita juga ada,” tegas Ibu Megawati.

Sebelumnya, mewakili Pemerintah Bali dan masyarakat Bali, Gubernur Koster menyampaikan terima kasih kepada Ibu Megawati.

“Kehadiran Ibu, memberi spirit dan motivasi bagi para seniman dan masyarakat Bali, khususnya generasi muda dalam memajukan budaya Bali tanpa henti sepanjang jaman. Titiang mendoakan semoga Ibu senantiasa dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Esa, selalu sehat dan bahagia,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Bupati Tabanan Dr. Komang Gede Sanjaya, SE, MM. Menurutnya, duta Kabupaten Tabanan telah berupaya maksimal menampilkan yang terbaik dan pihaknya merasa bangga Duta Kabupaten Tabanan telah mampu memukau ribuan penonton dan mendapat apresiasi langsung dari Ibu Megawati dan Bapak Gubernur Wayan Koster.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, baik kepada koreografer, penari, penabuh dan seniman. Berkat kerjasama dan kerja keras kalian Kabupaten Tabanan telah mampu menunjukkan kesenian yang sangat berkualitas,” ungkapnya.

Politisi asal Dauh Pala itu juga berharap, kedepan, kolaborasi semua pihak agar terus ditingkatkan lagi, mengingat Kabupaten Tabanan memiliki potensi seni yang sangat luar biasa dan sudah sepatutnya mendapatkan panggung yang berkelas seperti PKB.

“Saya berharap kedepan, kolaborasi akan terus ditingkatkan lagi dan saya berpesan kepada seluruh masyarakat Tabanan agar selalu bangga menjadi orang Tabanan, karena Tabanan kaya akan potensi, salah satunya adalah potensi di bidang seni,” imbuhnya. (rls)

DLHK Inspeksi TPST Samtaku Jimbaran Karena Dikeluhkan

TPST Samtaku Jimbaran Kabupaten Badung.
TPST Samtaku Jimbaran Kabupaten Badung.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Samtaku Jimbaran, Kabupaten Badung, menuai keluhan masyarakat akibat tumpukan sampah yang belum diolah menimbulkan bau busuk.

Menyikapi keluhan itu, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) menginspeksi TPST Samtaku yang dikelola PT Reciki Mantap Jaya (Reciki) tersebut untuk dievaluasi dan dicarikan solusinya.

Kepala Bidang Pengelolaan Kebersihan dan Limbah B3 Anak Agung Gede Agung Dalem mengatakan, kejadian yang berujung keluhan tersebut bukan hanya sekali.

Pihaknya pun sudah sering melakukan pengiriman surat peringatan. “Ini kan sudah pernah terjadi dan harapannya pastinya agar tidak terulang karena akan menjadi masalah besar,” terang Gede Agung, Minggu (18/6/2023).

Gede menambahkan, pihak pengelola TPST harusnya menjalankan hasil kajian tertulis. Terutama untuk mencegah masalah bau busuk yang mengganggu.

“Mengelola sampah susah gampang memang, namun kita juga perlu mencari titik masalahnya terutama mengenai bau. Ya karena apa? Apakah karena sampah yang menumpuk akibat kapasitas mesin atau seperti apa? Itu perlu kita gali,” ujarnya.

Saat ini, DLHK tetap melakukan koordinasi dalam penanganan sampah bersama TPST Samtaku agar pengolahan sampah yang ada di Badung bisa maksimal dan mengurangi kecaman dari masyarakat.

Menanggapi hal ini, PT Reciki Mantap Jaya mengklaim tumpukan sampah yang bau disebabkan aktivitas pembuangan sampah oleh masyarakat yang tidak sesuai jadwal. Meski demikian, pihak Reciki akan tetap mencari solusi mengenai hal tersebut. (ann)