- Advertisement -
Beranda blog Halaman 641

Wagub Bali Cok Ace Jabarkan Langkah Strategis Pemprov Bali Menghadapi Perekonomian Global

 

 

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Wakil Gubernur Bali Prof Tjok. Oka Sukawati memaparkan sejumlah langkah strategis Pemerintah Provinsi Bali dalam menghadapi kondisi perekonomian global. Salah satunya yakni melakukan monitoring dan menganalisis situasi ekonomi global, dengan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan ekonomi global dan mengumpulkan informasi terkait perubahan trend, kondisi pasar, dan kebijakan ekonomi global. Hal ini disampaikan Wagub Bali dalam sambutannya saat menghadiri Kunjungan Kerja Komite IV DPD RI dalam rangka pengawasan terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2023 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2023 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (26/6).

Ditambahkan Wagub Cok Ace, langkah berikutnya dalam menghadapi kondisi perekonomian global yakni mendorong diversifikasi sektor ekonomi yang berpotensi tumbuh dan berkembang dalam kondisi perekonomian global yang sulit, menyediakan fasilitas dan regulasi yang mendukung investasi, meningkatkan kualitas infrastruktur, memperbaiki iklim investasi, serta mendorong inovasi dan pengembangan teknologi di daerah. Selanjutnya mengarahkan perhatian dan sumber daya ke sektor-sektor ekonomi lokal yang memiliki potensi untuk bertahan atau tumbuh dalam situasi perekonomian global yang sulit melalui program-program pembangunan ekonomi lokal, pelatihan dan pengembangan tenaga kerja lokal, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Lalu mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya lokal baik alam maupun manusia, untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor dengan memperkuat sektor pertanian, industri pengolahan lokal, serta mempromosikan produk-produk lokal di pasar domestik maupun internasional, serta meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan daerah.

Selebihnya, dijelaskan juga strategi Pemerintah Daerah Provinsi Bali dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi seperti salah satunya yakni melaksanakan pembangunan infrastruktur baik dari pembiayaan APBD maupun APBN (pembangunan shortcut Mengwi-Singaraja, Pembangunan Pelabuhan segitiga emas, waduk dan sebagainya) untuk meningkatkan konektivitas dan memfasilitasi sektor pertanian, perdagangan serta investasi.

Dalam rangka mendorong investasi dilakukan melalui kebijakan yang mendukung investasi, termasuk insentif fiskal dan perizinan yang mudah serta melakukan promosi aktif untuk menarik investor.

Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program bantuan modal, pelatihan, akses ke pasar, dan fasilitas teknis lainnya. Pengembangan Sektor Unggulan, pengembangan pariwisata yang berkualitas dan Pengembangan Ekonomi Kreatif, serta mengeluarkan Kebijakan Relaksasi Pajak melalui Peraturan Gubernur Bali Nomor 24 Tahun 2023 tentang Penghapusan Sanksi Administratif terhadap PKB dan BBNKB serta Pembebasan BBNKB II dan Selanjutnya yang dilaksanakan mulai tanggal 12 Juni sampai dengan 31 Agustus 2023.

Dengan begitu, dukungan anggaran transfer ke daerah sangat diharapkan dapat menguatkan kapasitas keuangan daerah sehingga berdampak pada akselerasi belanja daerah yang lebih berkualitas, dan menghasilkan multiplier effect yang kuat terhadap perekonomian serta efektif untuk mendukung program-program pembangunan prioritas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Komite IV DPD RI membidangi APBN, pajak dan pungutan lain, perimbangan keuangan pusat dan daerah, lembaga keuangan dan perbankan, koperasi, UMKM, statistik, BUMN, investasi, dan penanaman modal.

Koordinator Tim Kunjungan Kerja Komite IV DPD RI selaku tuan rumah, Made Mangku Pastika mengatakan diperlukan pengelolaan uang yang baik dan tepat untuk mewujudkan tata kelola pembangunan daerah yang seimbang. Sebagai bagian terpenting dalam pengelolaan anggaran, kesejahteraan masyarakat adalah tujuan utama yang harus menjadi prioritas, “dukungan anggaran transfer ke daerah sangat diharapkan dapat menguatkan kapasitas keuangan daerah sehingga berdampak pada akselerasi belanja daerah yang lebih berkualitas, dan menghasilkan multiplier effect yang kuat terhadap perekonomian serta efektif untuk mendukung program-program pembangunan prioritas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat”, ungkap Made Mangku Pastika.

Sementara Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali, Teguh Dwi Nugroho menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan sejumlah upaya mulai dari melaksanakan Rapat Koordinasi Pemerintahan Daerah (Rakorda) se-Provinsi Bali Tahun 2023 pada April 2023 yang bertujuan untuk mengakselerasi penyaluran TKD, dan juga memberikan penghargaan kepada pemda yang berkinerja baik. Melaporkan progress TKD kepada setiap pemda melalui Flash Report yang disusun setiap bulan, sebagai bahan evaluasi pemda atas capaian setiap bulannya dan menentukan strategi kedepannya. Meningkatkan koordinasi Pemerintah Daerah dengan Direktorat Jenderal Perbendaharaan melalui KPPN dan Kanwil DJPb agar dapat memitigasi risiko dana yang tidak tersalurkan, seperti mengadakan FGD secara rutin dengan pemda, serta melakukan monitoring aplikasi OM SPAN setiap hari untuk mengetahui pengajuan persyaratan dokumen penyaluran dari pemda yang sudah lengkap terkait penyaluran TKD yang disampaikan kepada KPPN.

Peringatan HANI 2023, Wagub Cok Ace Ajak Generasi Muda Turut Peduli Berantas dan Jauhi Narkoba

 

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, menghadiri langsung peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2023 yang untuk Indonesia dipusatkan di Festival Park, Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK), Jimbaran, Kabupaten Badung pada Senin (26/6) petang. Kehadiran Wagub yang akrab disapa Cok Ace tersebut, disambut langsung Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Polisi Petrus Reinhard Golose beserta jajaran.

Presiden RI Joko Widodo melalui rekaman video menyampaikan Indonesia punya komitmen untuk melawan peredaran dan perdagangan gelap Narkotika.

“Kita tidak boleh tinggal diam. Hukum sekeras kerasnya pada pengedar narkoba. Perkuat ketahanan keluarga dan masyarakat dimulai sejak dini,” kata Presiden.

“Mari jadikan momentum untuk memerangi peredaran gelap dan perdagangan gelap narkotika,” tandas Presiden lagi.

Dalam kesempatan tersebut, Komjen Petrus Golose menyampaikan Bali menjadi tempat yang spesial untuk dirinya dan keluarga. Apalagi setelah bertugas sebagai Kapolda Bali lebih dari 4 tahun.

“Kita merasa sudah menjadi satu dengan Bali. Bali jadi rumah kedua buat saya,” kata Golose.

Menurut Golose, BNN dan utamanya Indonesia telah menjadi bagian dari sejarah, bahwa tidak ada negara selain Indonesia yang berperang dengan narkoba dalam skala sebesar saat ini.

“Kita ingin menyebarkan sikap kita yang jelas pada dunia bahwa kita berkomitmen melawan dan memberantas perdagangan gelap narkotika,” tandas mantan Kapolda Bali ini.

Golose juga menyampaikan Bali jadi lokasi yang sangat ideal untuk menyampaikan pesan pada dunia, untuk memberikan empati dan solidaritas di tempat spesial.

“Salam bahagia tanpa narkoba. Ini adalah Momen keprihatinan dunia terhadap penyalahgunaan narkoba yang trennya meningkat dan makin memprihatinkan. Menurut laporan ada 284 juta orang pada rentang usia 15-64 tahun,” katanya.

“Kondisi ini jadi perhatian serius kita bersama. Kedepankan upaya pencegahan hilangkan stigma buruk dan diskriminasi, sesuai dengan tema HANI 2023,” ia menambahkan.

Indonesia kata Golose konsisten memperingati HANI sebagai keprihatinan dan komitmen pemberantasan perdagangan gelap narkotika. “Peringatan di Indonesia ini merupakan peringatan terbesarnya di dunia. Saya ajak seluruh masyarakat untuk bersama mengakselerasi pemberantasan narkoba, war on drugs. Guna wujudkan Indonesia bersinar,” tandas Golose.

Masih di kesempatan yang sama, Wagub Cok Ace terus mengajak generasi muda turut serta berkomitmen dalam memberantas peredaran narkoba di tengah pergaulan mereka. Misalnya dengan cara tidak menyentuh, bahkan tidak mencoba pemakaian obat-obatan terlarang tersebut meski dalam kondisi apapun.

“Kita tahu pengawasan dari setiap individu yang paling penting adalah dirinya sendiri. Pengendalian terberat adalah terletak dari pengendalian pikiran, pengendalian nafsu dan emosi dalam mengambil sebuah keputusan sebelum bertindak, ditambah pentingnya pengawasan orangtua dalam pergaulan anak – anak mereka,” kata Penglingsir Puri Ubud ini.

Wagub juga meyakini efektivitas pemberantasan narkoba berbasis komunitas di kalangan masyarakat. Menurutnya program komunitas yang juga bernama lain Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) buah hasil gagasan BNN RI sangat layak diterapkan di Pulau Dewata.

“Selain itu sosialisasi harus secara masif terus dilakukan guna memberikan pemahaman akan bahaya narkoba, terutama pada generasi muda kita,” tukas Wagub.

Puncak Peringatan HANI 2023 diikuti ribuan peserta secara hybrid. Di kawasan GWK tercatat diikuti 2000 peserta mulai dari Duta Besar Negara sahabat, PPATK, Pejabat teras BNN pusat, Instansi vertikal, ASN, TNI Polri, lembaga pendidikan, organisasi internasional, masyarakat dunia, LSM, komunitas, tokoh agama dan adat. Sedangkan peserta secara daring mengikuti dari kantor BNN dan BNNP seluruh Indonesia.

Acara ini mengambil tema ‘Stop Stigma and Discrimination, Strengthen Prevention’ serta turut mengundang beberapa perwakilan dari negara-negara asing yang memiliki fokus dalam penanggulangan bahaya peredaran gelap narkoba diantaranya Afghanistan, Palestina, Fiji, Rusia, Ekuador, Suriah, Nigeria dan beberapa negara sahabat lain.

Tingkatkan PAD, Pemkab Tabanan akan Optimalkan Pengelolaan Aset Daerah

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan akan mengoptimalkan pengelolaan sejumlah aset daerah. Upaya itu dilakukan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Dengan pengelolaan aset ini, maka nanti otomatis PAD akan meningkat,” ujar Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya usai menghadiri acara pelantikan Polisi Banjar di GOR Debes, Senin (26/6/2023).

Ia mengatakan, optimalisasi pengelolaan aset ini juga sesuai instruksi pemerintah pusat baik dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Dari Kementerian Keuangan juga mengatakan aset itu tidak boleh tidur. Harus digerakkan bukan diabaikan,” sambungnya.

Sanjaya menyebut, pemerintah tengah mendata jumlah aset yang dimiliki agar memiliki data yang akurat.

Selain itu, program strategis harus dikembangkan untuk mengatasi masalah yang mungkin akan terjadi dalam pengelolaan aset tersebut. “Pemerintah juga akan mendukung pihak yang ingin mengembangkan aset tersebut,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan I Made Dirga mengatakan, pemerintah harus benar-benar mendata semua aset agar memiliki data yang akurat serta serius dalam menangani aset yang bermasalah.

“Selesaikan dulu pendataannya. Setelah itu buat aturan yang baru dengan terobosan yang baru,” katanya.

Menurut Dirga, pendataan aset harus secepat mungkin diselesaikan oleh pemerintah sebab selama ini pelaksanaannya masih lambat. Seperti status aset Puri Mas yang hampir 29 tahun belum jelas.

Pemerintah diharapkan bisa bersinergi dengan keamanan seperti kepolisian dan kejaksaan untuk menyelesaikan persoalan sejumlah aset di Tabanan.

“Pihak keamanan itu yang diajak untuk mencari solusi jika ada masalah secara hukum agar diselesaikan dengan aturan yang ada,” jelasnya. (ana)

Maksimalkan Pengamanan Wilayah, Polda Bali Lantik 398 Polisi Banjar di Tabanan

Pelantikan 398 Polisi Banjar bertempat di Gor Debes Tabanan, Senin (26/6/2023).
Pelantikan 398 Polisi Banjar bertempat di Gor Debes Tabanan, Senin (26/6/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebanyak 398 Polisi Banjar di Kabupaten Tabanan dilantik oleh Polda Bali bertempat di Gor Debes pada Senin (26/6/2023).

Dirbinmas Polda Bali Kombes. Pol. Arsdo Ever P. Simatupang mengatakan, tugas Polisi Banjar ini hampir sama dengan Bhabinkamtibmas yang ada di tingkat desa. Namun, Polisi Banjar akan menangani lingkup yang lebih kecil yakni di tingkat banjar.

“Nanti polisi banjar akan melakukan koordinasi dengan Bhabinkamtibmas di tingkat desa,” jelas Kombes. Pol. Arsdo Ever Simatupang usai acara pelantikan.

Ia menjelaskan, pembentukan Polisi Banjar juga sebagai upaya Polri untuk mendekatkan diri kepada masyarakat.

“Jika dulu satu Polri satu desa. Nah kami harapkan dengan satu Polri ada di satu banjar maka informasi atau keluhan masyarakat bisa diserap sampai tingkat terendah (banjar),” ujarnya.

Arsdo menyebut, idealnya seluruh banjar di Bali memiliki Polisi Banjar. Namun, saat ini baru 80 persen yang terbentuk atau sekitar tiga ribu personel.

“Kedepan pasti kami lakukan evaluasi akhir mengenai dinamika selama pelaksanaan tugas di masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes menjelaskan untuk wilayah Tabanan memiliki sepuluh kecamatan dengan 133 desa dinas, 359 desa adat dan 797 banjar adat.

Dari total itu, Polres Tabanan memiliki 134 Bhabinkamtibmas dan 398 Polisi Banjar.

“Tentu ini akan berkolaborasi untuk mengcover setiap informasi, keluhan, permasalahan di tingkat terkecil,” jelasnya.

Menurut Dedy, situasi Kamtibmas di Kabupaten Tabanan tergolong masih aman dan tingkat kriminalitas masih sangat rendah.

Namun, pihaknya tetap mengatensi ketertiban seluruh wilayah khususnya wilayah yang sering terjadi gangguan ketertiban selama ini yakni Tabanan Kota, Kediri dan Baturiti.

“Memang wilayah kecamatan itu memiliki jumlah penduduk tinggi dan heterogen, serta sering dikunjungi WNA,” sebut mantan Kapolres Badung itu. (ana)

Ketut Wisma Olah Sabut Kelapa Jadi Kerajinan Monyet-Monyetan

Ketut Wisma (59) bersama istrinya menunjukkan mainan monyet-monyetan dari sabut kelapa saat di acara Tanah Lot Art and Food Festival, Minggu (25/6/2023).
Ketut Wisma (59) bersama istrinya menunjukkan mainan monyet-monyetan dari sabut kelapa saat di acara Tanah Lot Art and Food Festival, Minggu (25/6/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Berbekal keahlian yang dimiliki, Ketut Wisma (59), fotografer di DTW Tanah Lot mengolah sabut kepala atau sambuk menjadi mainan berbentuk monyet.

Pria paruh baya asal Banjar Batugaing, Desa Beraban, Kediri, tersebut telah membuat kerajinan unik ini sejak tahun 1970.

“Awalnya saya kerja bersama orang untuk membuat kerajinan ini di Banjar Batugaing Kaja.

Setelah yang bersangkutan tidak bisa lagi membuat, mulailah saya yang meneruskan,” ujar Wisma, Minggu (25/6/2023).

Ia menjelaskan, proses pembuatan mainan monyet-monyetan ini tidaklah sulit. Kelapa tua yang memiliki serabut tebal (gabug) diukir dengan pisau hingga berbentuk monyet.

Kemudian, untuk mata menggunakan cangkang kerang putih yang diberi cat. Ukuran produknya pun bervariasi sesuai ukuran gabug yang didapat.

“Dulu ada tiga pengrajin, sekarang hanya saya saja yang bertahan,” sebutnya.

Selain mainan monyet-monyetan, ia bersama istrinya, Nyoman Suriasih (52) juga membuat pot bunga dari kelapa kering. Bahkan, kerajinannya itu ikut ditampilkan dalam pameran UMKM di Tanah Lot Art and Food Festival.

Pria yang juga berprofesi sebagai petani ini menyebut, hasil kerajinannya dipasarkan di Badung, Denpasar, Klungkung dan Tabanan.

Sebelum Pandemi Covid-19, produk juga telah dipasarkan hingga keluar negeri seperti Australia dan Italia. Dengan keuntungan per hari mencapai Rp3 juta. Bahkan, ia sampai memesan gabug hingga ke Jembrana.

“Setelah pandemi, saya hanya cari bahan di seputaran Tabanan, sambil ke sawah liat ada dua bawa pulang. Karena tidak kuat duduk jadi ambil orderan sedikit saja,” jelasnya.

Wisma mengaku, saat ini ia hanya bisa menghasilan maksimal 5 buah produk per hari. Sedangkan dalam kurun waktu satu minggu hanya bisa memenuhi 20 – 30 buah pesanan.

“Sekarang saya jual 50 ribu per buah karena bahannya juga sulit didapat,” imbuhnya. (ana)

Sedot Antusiasme Masyarakat, Tanah Lot Art and Food Festival Tembus 25 Ribu Pengunjung

Suasana Tanah Lot Art and Food Festival ke-4 pada Minggu (25/6/2023).
Suasana Tanah Lot Art and Food Festival ke-4 pada Minggu (25/6/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Tanah Lot Art and Food Festival yang digelar Selama empat hari tepatnya mulai Kamis (25/6/2023) hingga hari ini, Minggu (25/6/2023) berhasil menyedot antusiasme masyarakat sekaligus wisatawan.

Hal itu diungkapkan oleh Manajer Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot I Wayan Sudiana. Menurutnya pada festival 2023 atau keempat ini antusias masyarakat meningkat dibandingkan festival sebelumnya pada 2020 lalu.

“Lebih antusias yang tahun ini. Mungkin karena ini menjadi festival pertama setelah sebelumnya terhenti akibat pandemi,” sebutnya.

Sudiana menyebut, jumlah kunjungan wisatawan selama tiga hari pelaksanaan festival tembus 25 ribu orang. Baik itu wisatawan domestik maupun mancanegara.

Berdasarkan data yang diberikan, untuk kunjungan pada hari pertama yakni Kamis (22/6/2023) mencapai 8.268 orang. Dengan rincian, wisatawan domestik 5.680 orang dan wisatawan mancanegara 2.606 orang.

Pada hari ketiga, Jumat (23/6/2023) kunjungan mencapai 7.644 orang, rinciannya wisatawan domestik 5.368 orang dan wisatawan mancanegara 2.276 orang.

Selanjutnya, pada hari ketiga, Sabtu (24/6/2023) kunjungan mencapai 10.588 orang, rinciannya wisatawan domestik 8.085 orang dan wisatawan mancanegara 2.503 orang.

“Pada hari terakhir (festival) ini diperkirakan sama dengan kemarin,” sambung Sudiana.

Menurutnya, yang paling menjadi daya tarik saat pergelaran festival ini adalah stand urban food yang mampu menarik minat para wisatawan.

Sementara itu, Sudiana menyebut jumlah kunjungan pada 2023 ini hampir sama dengan kunjungan sebelum pandemi yang mencapai sepuluh ribu kunjungan per harinya.

“Kunjungan tahun ini juga tidak kalah dengan kunjungan 2020 lalu,” sebutnya.

Sudiana berharap, setelah festival ini DTW Tanah Lot tetap menjadi pilihan utama wisatawan yang berkunjung ke Bali. Bahkan tahun ini, pihaknya menaikkan target pendapatan tiket sebesar Rp45 miliar.

“Hingga saat ini pendapatan sudah tercapai 50 persen. Kami optimis bisa melebihi target dengan dibantu pergelaran festival ini,” imbuhnya. (ana)

Gencar Promosikan MICE, Badung Ingin Kerek Kunjungan Wisatawan

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Badung I Nyoman Rudiarta
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Badung I Nyoman Rudiarta

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung sedang gencar mempromosikan MICE (meeting, incentive, convention and exhibition) bahkan sampai ke luar negeri.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Badung I Nyoman Rudiarta mengatakan, salah satu kegiatan pariwisata ini diharapkan mampu mengerek jumlah kunjungan wisatawan sehingga berdampak besar bagi dari sisi industri.

“Untuk kegiatan ini, kami promosi hingga ke luar negeri,” kata Rudiarta, Sabtu (24/6/2023).

Pihaknya menambahkan, Dispar Badung sudah melalukan misi penjualan di tiga negara yakni Australia, India, dan Rusia dengan target 4,5 juta wisatawan asing sepanjang 2023.

“Kami optimis. Selain wisatawan asing, kami juga menggarap pasar domestik untuk MICE. Prediksi kami, Juli – Agustus ada peningkatan,” imbuhnya.

Selain itu Sekda Badung Wayan Adi Arnawa juga sempat menyatakan, potensi pariwisata Badung pada bidang MICE perlu dioptimalkan pasca suskesnya gelaran KTT G20. (ann)

300 Lebih Bacaleg di Tabanan dan Badung Belum Penuhi Syarat Administrasi

Ilustrasi Bacaleg
Ilustrasi Bacaleg

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Tahapan verifikasi administrasi bakal calon legislatif (bacaleg) Pemilu 2024 untuk DPRD Kabupaten Tabanan dan Badung telah usai pada Jumat (23/6/2023) lalu.

Hasilnya, jumlah bacaleg tingkat kabupaten yang memenuhi syarat verifikasi administrasi (vermin) masih rendah. Justru, bacaleg yang berstatus belum memenuhi syarat (BMS) jumlahnya mencapai 300 orang lebih.

Di Kabupaten Tabanan, jumlahnya sebanyak 358 dari 466 bacaleg yang diajukan 17 partai politik (parpol) Pemilu 2024 berstatus BMS. Sisanya, 88 orang memenuhi syarat atau MS.

Kondisi yang sama juga terjadi di Kabupaten Badung, dari 546 orang bacaleg hanya 85 orang yang berstatus MS. Sisanya, 461 orang berstatus BMS.

Komisioner KPU Tabanan Luh Made Sunadi mengatakan, hasil verifikasi tersebut telah diserahkan ke masing-masing parpol melalui rapat koordinasi (rakor) yang digelar pada Sabtu (24/6/2023).

“Kami sudah serahkan berita acara kepada masing-masing parpol terkait yang sudah memenuhi syarat (MS) dan belum memenuhi syarat (BMS),” ujarnya.

Sunadi menyebut, ratusan bacaleg yang berkasnya telah diverifikasi dan berstatus BMS itu disebabkan karena beberapa dokumen persyaratannya belum lengkap, seperti surat keterangan sehat, surat keterangan pengadilan dan ijazah yang belum dilegalisir.

Selain itu, foto bacaleg yang diupload di aplikasi Silon tidak memenuhi standar yang telah ditentukan.

“Ada juga yang salah upload surat keterangan sehat. Misalnya surat keterangan sehat jasmani malah diupload di menu surat keterangan rohani jadi tidak cocok,” jelasnya.

Selanjutnya, sambung Sunadi, pengurus parpol diminta untuk segera mengajukan perbaikan dokumen persyaratan bacaleg yang belum lengkap mulai 26 Juni hingga 9 Juli 2023 mendatang.

Hal senada juga disampaikan Ketua KPU Badung Wayan Semara Cipta secara terpisah. Komisioner yang akrab disapa Kayun ini menyebutkan, hasil verifikasi administrasi tersebut telah diserahkan ke masing-masing parpol untuk diperbaiki.

“Selanjutnya dari masing- masing parpol akan menggunakan aplilasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) mulai 26 Juni 2023 sampai 9 Juli 2023,” jelasnya.

Kayun berharap, hasil vermin ini menjadi acuan bagi para bacaleg dan parpol untuk aktif melakukan proses perbaikan. (ana/ann)

Polres Badung Tilang 12 WNA di Operasi Nusa Agung 2023

Razia lalu lintas Operasi Nusa Agung 2023 yang digelar Polres Badung di Kuta Utara.
Razia lalu lintas Operasi Nusa Agung 2023 yang digelar Polres Badung di Kuta Utara.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Sebanyak 12 orang warga negara asing (WNA) terjaring razia pelanggaran lalu lintas yang digelar Polres Badung dalam Operasi Nusa Agung 2023.

Kedua belas WNA itu terjaring razia yang digelar sejak Kamis (22/6/2023) lalu di Simpang Deus, Jalan Batu Bolong, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara.

Terakhir razia digelar sampai siang ini, Sabtu (24/6/2023), dan akan berlanjut pada Minggu besok (25/6/2023).

Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono mengatakan adanya kegiatan razia merupakan rangka operasi kewilayahan dengan sandi Operasi Nusa Agung 2023.

“Untuk menyikapi banyaknya pelanggaran atau tindak pidana yang dilakukan warga negara asing (WNA) yang berwisata di Bali,” terang Teguh.

Di kesempatan itu, pihaknya mengimbau seluruh penyewa kendaraan di Badung ikut berpartisipasi menciptakan ketertiban lalu lintas.

“Tidak hanya dari pihak kepolisian namun penyedia jasa sewa kendaraan juga harus ketat dalam memberikan jasa (penyewaan),” tegasnya.

Bentuknya, sambung Teguh, bisa dengan cara melengkapi dokumen kendaraan seperti SIM, memastikan identitas penyewa, serta sarana keselamatan berkendara seperti helm. (ann)

Tiga WNA Laporkan Puteri Indonesia Persahabatan ke Polda Bali

Erdia Christina menerangkan laporan dugaan penipuan oleh Puteri Indonesia Persahabatan 2002 terhadap Luca Simioni, Barry Pullen, dan Carol Karol Bonati.
Erdia Christina menerangkan laporan dugaan penipuan oleh Puteri Indonesia Persahabatan 2002 terhadap Luca Simioni, Barry Pullen, dan Carol Karol Bonati.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Tiga warga negara asing (WNA) Luca Simioni, Barry Pullen, dan Carol Karol Bonati melaporkan Puteri Indonesia Persahabatan 2022, Fanni Lauren Christie, dan suaminya, Valerio Tocci, ke Polda Bali pada Kamis (22/6/2023).

Fanni dan suaminya dilaporkan dengan dugaan melakukan penipuan senilai Rp10 miliar terkait kepemilikan apartemen The Double View Mansion Bali.

Penipuan itu dilakukan dengan memberikan keterangan palsu dalam akta otentik dan tidak memberikan informasi kepemilikan apartemen tersebut.

Kuasa hukum ketiga WNA yang juga pelapor Fanni, Erdia Christina, mengatakan bahwa sejak 2001 Fanni telah melakukan penjualan dua unit apartemen tanpa sepengetahuan dan tidak melakukan pembagian keuntungan penjualan kepada Luca, Barry, dan Carol.

“Klien saya Luca sudah menagih keuntungan penjualan namun tidak mendapatkannya hingga saat ini. Ini yang membuat klien saya melaporkan ke pihak kepolisian,”  terang Erdia, Jumat (23/6/2023).

Selanjutnya, Barry dan Carlo yang merupakan pemilik unit dari apartemen juga turut dirugikan karena penipuan yang dilakukan Fanni mengenai status kepemilikan hak sewa selama 42 tahun.

Dalam kesempatan ini, Erdia juga meminta pertanggungjawaban Fanni atas pemberitaan yang mengaku sudah dizalimi dan ditipu segerombol WNA yang tertuju kepada ketiga kliennya.

“Terutama soal dia ditipu. Sampai detik ini tidak ada satupun surat putusan dari pengadilan yang mengatakan klien saya merupakan penipu,” tutupnya

Terpisah, Kabid Humas Polda Bali Kombes Satake Bayu membenarkan adanya laporan tersebut. Laporan itu terkait dugaan penipuan penipuan dengan Fanni dan suaminya sebagai terlapor. (ann)