- Advertisement -
Beranda blog Halaman 639

Polisi Tangkap Pemeran Laki di Video Seks dengan Gelang Tridatu

Kabid Humas Kombes Pol Satake Bayu (tengah), Kasubdit Siber Ditreskrimsus AKBP Nanang Prihasmoko (kanan), dan PABU (tengah belakang) saat menerangkan pengungkapan kasus video seks bergelang tridatu, Selasa (2/5/2023).
Kabid Humas Kombes Pol Satake Bayu (tengah), Kasubdit Siber Ditreskrimsus AKBP Nanang Prihasmoko (kanan), dan PABU (tengah belakang) saat menerangkan pengungkapan kasus video seks bergelang tridatu, Selasa (2/5/2023).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Kepolisian Daerah (Polda) Bali menangkap pemuda berinisial PABU (26), sosok laki-laki yang menjadi pemeran video seks bergelang tridatu yang belakangan viral di media sosial.

Selain sebagai pemeran laki-laki, PABU juga menjadi orang yang pertama kali menyebarkan video asusila dengan ciri-ciri adanya gelang tridatu tersebut.

Polisi menangkap pemuda dari Denpasar itu di tempat kerjanya, Jalan Jayakarta, pada Rabu (26/4/20023).

“Saat yang bersangkutan istirahat kerja,” jelas Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Satake Bayu, Selasa (2/5/2023).

Penangkapan PABU hanya berselang sehari setelah MPS yang tidak lain pemeran perempuan dalam video itu membuat laporan di Polda Bali.

Dalam laporannya, MPS menduga PABU yang menyebarkan sekaligus memviralkan video tersebut pertama kalinya. Terungkap juga bahwa PABU merupakan mantan pacar MPS.

“Tersangka yang merupakan mantan pacarnya,” imbuh Satake didampingi Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Bali AKBP Nanang Prihasmoko.

Dalamlaporannya, MPS mengaku pernah berhubungan badan dengan PABU saat masih pacaran. Saat itu PABU merekamnya menggunakan HP.

Namun di tengah jalan, hubungan asmara MPS dan PABU kandas. MPS memutus hubungannya dengan PABU.

Beberapa bulan kemudian, MPS mengaku melihat video itu viral di media sosial.

MPS kemudian mengonfirmasi beredarnya video itu kepada PABU melalui pesan singkat Whatsapp.

“Tersangka telah menyebarkan video tersebut ke media sosial yang dilakukan pada Maret 2023,” kata Satake.

Berdasarkan keterangan MPS dan dukungan beberapa alat bukti, Polisi mengusut keberadaan PABU. Hingga pada Rabu (26/4/2023), Polisi menangkap PABU.

“Setelah dilakukan interogasi, tersangka (PABU) mengakui telah menyebarkan video bermuatan pornografi tersebut,” tegasnya.

PABU menyebarkan video yang salah seorang pemerannya menggunakan gelang tridatu itu melalui aplikasi perpesanan Telegram dengan akun anonim.

Dengan akun itu, PABU membuat grup dan mengundang peserta lainnya melalui tautan yang dibagikan pada beberapa grup.

Setelah mengetahui video itu viral, PABU sempat menghapus grup di Telegram yang sudah ia buat.

“Namun untuk akun anonim yang digunakan membuat grup tersebut masih terdapat pada handphone yang digunakan tersangka,” ungkap Satake.

Terungkap pula bahwa PABU juga mencadangkan video asli hasil rekaman saat ia berhubungan badan dengan MPS sekitar Maret 2023. Ia menyimpanya pada komputer miliknya.

Polisi masih mengembangkan kasus ini. Sedang PABU terancam dengan hukuman penjara maksimal 12 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 6 miliar.

Penyidik Ditreskrimsus Polda Bali mengancam PABU dengan ketentuan pidana Pasal 27 ayat (1) jo Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 TAHUN 2016 tentang perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Penyidik juga menerapkan ketentuan pidana Pasal 4 ayat (1) jo Pasal 29 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. (ann)

Wagub Cok Ace Harap Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Lahirkan Sosok Pemimpin Strategis 

Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati
Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Deputi Bidang Kebijakan Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Dr. Muhammad Taufiq, DEA didampingi Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati ditandai dengan pemukulan gong membuka secara resmi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IX Tahun 2023 di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Selasa (2/5/2023).

Dalam sambutannya, Wagub Bali menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Administrasi Negara (LAN) karena telah memberikan rekomendasi kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Bali untuk menyelenggarakan PKN Tingkat II yang kedua kalinya pasca transformasi kelembagaan yang menggabungkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bali (BPSDM) menjadi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bali (BKPSDM).

Wagub Cok Ace menyampaikan saat ini dunia sedang menghadapi tantangan global yang berpengaruh terhadap kebutuhan dan struktur kehidupan bangsa, termasuk Indonesia. Terutama dampak dari pandemi Covid19 yang “memaksa” kita beradaptasi cepat dalam perubahan.

Demikian pula dengan aparatur pemerintah dituntut untuk meningkatkan kapasitas, kualitas dan kompetensi, serta birokrasi dituntut untuk memperbaiki dan menyederhanakan proses bisnis pemerintahan, sehingga mampu menciptakan pelayanan publik yang semakin mudah, cepat dan murah, serta  lincah, lentur, fleksibel, dan tangguh dalam menghadapi situasi yang sangat dinamis.

“Untuk itu kami berharap dengan penyelenggaraan pelatihan kepemimpinan ini lahir sosok-sosok pemimpin strategis yang akan membawa perubahan berdampak kepada masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Kebijakan Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Dr. Muhammad Taufiq, DEA dalam sambutannya menekankan pentingnya pendidikan dalam membangun sebuah bangsa.

Dengan pelaksanaan pendidikan bagi aparatur adalah kunci dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan menjadi pemain besar dengan sumber daya manusia dan sumber daya alam yang dimiliki.

PKN Tingkat II Angkatan IX Tahun 2023 berlangsung dari tanggal 2 Mei sampai dengan 8 September 2023 diikuti oleh 64 peserta pejabat pimpinan tinggi dari Provinsi Bali, Kabupaten/kota se-Bali serta dari Provinsi Sulawesi Tenggara, Jambi dan Nusa Tenggara Timur.

Turut hadir dalam kesempatan pagi ini Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Bali Dewa Putu Sunartha, Kepala BKPSDM Provinsi Bali Ketut Lihadnyana, Kepala BKPSDM Kabupaten/kota se-Bali para Widyaiswara serta peserta PKN Tingkat II Angkatan IX Tahun 2023. (rls)

Polda Bali Tangkap Pengepul Penyu Hijau

Puluhan ekor penyu yang disita dari tersangka Made Japa.
Puluhan ekor penyu yang disita dari tersangka Made Japa.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Bali menangkap Made Japa, pengepul daging penyu hijau (Chelonia mydas) di Benoa, Kuta Selatan.

Polisi menangkap Japa pada Minggu (30/4/2023) malam sekitar pukul 22.15 WITA.

Selain menangkap Japa, Polisi juga menyita 21 ekor penyu hijau yang masih hidup dan beberapa bagian-bagian tubuh penyu yang sudah mati.

Dirpolairud Polda Bali Kombes Pol. Soelistijono mengatakan, kasus ini terungkap ketika petugas menerima laporan banyaknya masyarakat di Tanjung Benoa yang mengonsumsi daging olahan penyu.

Setelah diselidiki, tersangka Made Japa alias MJ memiliki tempat pengolahan daging penyu hijau yang terhitung satwa langka untuk dijadikan bahan makanan.

“Berdasarkan pengakuan tersangka MJ, memelihara 21 ekor satwa Penyu Hijau dalam keadaan hidup di dalam kolam di dalam rumah dan menyimpan satu buah plastik merah berisi dua buah kotak plastik mika bening berisi olahan daging satwa penyu hijau,” kata Kombes Pol. Soelistijono pada Senin (1/5/2023).

Sementara, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Satake Bayu menambahkan, tersangka mengaku sudah melakukan bisnis ini sejak 1998. Ia menjual olahan daging penyu berupa paket yang sudah dibungkus plastik.

“Dari pengakuannya, dia mendapat penyu hijau dari luar Pulau Bali dan mengolah penyu hijau tersebut menjadi daging olahan dan dikemas menjadi paket-paket. Harga per paketnya 300 ribu rupiah,” ucap Satake Bayu.

Kemudian, perwakilan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) mengungkap penyu hijau jenis langka habitatnya tidak di Bali. Umur penyu tersebut paling muda tiga tahun dan paling tua 60 tahun.

Pasca penemuan ini, pihak BKSDA akan melakukan konservasi dengan merawat penyu. Jika semua penyu sudah dalam kondisi sehat, maka nantinya akan dilepasliarkan.

Atas perbuatannya, pelaku Japa terancam dengan hukuman penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta sesuai ketentuan Pasal 40 ayat (2) Undang-UNDANG Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (KSDAHE).

Penemuan Orok di Canggu, Ditemukan Terbungkus Plastik di Lahan Kosong

Polisi saat tiba di lokasi penemuan mayat orok perempuan di lahan kosong depan proyek Social Club, Desa Canggu, Kuta Utara, Senin (1/5/2023).
Polisi saat tiba di lokasi penemuan mayat orok perempuan di lahan kosong depan proyek Social Club, Desa Canggu, Kuta Utara, Senin (1/5/2023).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Mayat orok terbungkus tas plastik ditemukan di lahan kosong seberang proyek Social Club, Banjar Kayu Tulang, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara pada Senin (1/5/2023) pagi.

Penemuan mayat orok berkelamin perempuan kini dalam penyelidikan petugas Polsek Kuta Utara.

“Penemuan mayat orok ini masih dalam penyelidikan,” kata Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana.

Ia menjelaskan, mayat orok itu ditemukan sekitar pukul 07.30 WITA oleh seorang buruh proyek, Yosep Konstansius (33), dari Nusa Tenggara Timur.

Yosep kebetulan bekerja sebagai buruh proyek dekat lokasi penemuan. Saat itu, ia kebetulan pulang dari membeli makanan di warung dekat tempatnya bekerja.

“Saksi (Yosep) melihat ada tas plastik hitam dekat parit di lahan kosong,” jelasnya.

Keberadaan tas yang mencurigakan itu membuat Yosep penasaran. Ia kemudian mendekati dan membukanya.

Rupanya di dalam tas itu ada mayat orok yang terbungkus plastik. Selain itu ada juga beberapa obat-obatan.

“Yosep kemudian memberitahukan apa yang ditemukannya ini kepada saksi dua (pemilik warung tempat Yosep beli makanan),” imbuhnya.

Penemuan ini kemudian dilaporkan ke Polsek Kuta Utara. Polisi kemudian mengevakuasi mayat orok tersebut ke rumah sakit.

Ia menambahkan, mayat orok itu berselimut kain batik. Ari-arinya masih menempel.

“Jenis kelamin perempuan. Tidak ditemukan bekas kekerasan. Panjangnya sekitar 49 centimeter dan berat 3,2 kilogram,” imbuhnya. (ann)

Sopir Diduga Mengantuk, Truk Tabrak Pohon dan Terguling

Truk yang terguling di badan jalan setelah menabrak pohon perindang di jalur Denpasar-Gilimanuk, Senin (1/5/2023) pagi.
Truk yang terguling di badan jalan setelah menabrak pohon perindang di jalur Denpasar-Gilimanuk, Senin (1/5/2023) pagi.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebuah truk Mitsubhisi mengalami kecelakaan tunggal di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dinas Jelijih Tegeh, Desa Megati, Selemadeg Timur pada Senin (1/5/2023) sekitar pukul 07.30 WITA.

Truk dengan nopol B-9477-FXV yang dikemudikan Tolib (49) asal Brebes tersebut terguling di badan jalan setelah menabrak pohon kayu perindang.

Kapolsek Selemadeg Timur AKP I Ketut Budiarsana mengatakan, truk datang dari arah Barat jurusan Gilimanuk menuju arah Timur jurusan Denpasar.

“Setibanya di TKP saat melintasi jalan turunan dengan kecepatan sedemikian rupa, tiba-tiba oleng kekiri dan menabrak pohon kayu perindang sehingga terguling dibadan jalan sebelah utara as badan jalan,” kata AKP Ketut Budiarsana, Senin (1/5/2023).

Ia menyebut, kecelakaan tersebut terjadi karena sopir mengantuk saat berkendara.

Sementara, tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian materi akibat kecelakaan tersebut mencapai Rp5 juta.

“Kendaraan sudah dievakuasi dan arus lalu lintas sudah kembali lancar,” tutup Budiarsana.

Cok Ace Hadiri Ngenteg Linggih lan Padudusan Agung di Pura Pajenengan Pande Antiga

Cok Ace saat menghadiri Ngenteg Linggih lan Padudusan Agung di Pura Pajenengan Pande, Banjar Lebah, Desa Adat Antiga, Manggis, Minggu (30/4/2023).
Cok Ace saat menghadiri Ngenteg Linggih lan Padudusan Agung di Pura Pajenengan Pande, Banjar Lebah, Desa Adat Antiga, Manggis, Minggu (30/4/2023).

PANTAUBALI.COM, KARANGSEM – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menghadiri serta memberikan dharma wacana pada Karya acara Ngenteg Linggih lan Padudusan Agung bertempat di Pura Pajenengan Pande, Banjar Lebah, Desa Adat Antiga, Manggis, Minggu (30/4/2023).

Dalam sambutannya, Cok Ace menyampaikan apresiasi kepada krama Pande di Desa Adat Antiga yang sudah bisa melaksanakan upacara yadnya secara gotong royong baik melalui urunan patus maupun sumbangan.

Ia menambahkan pelaksanaan yadnya tersebut merupakan wujud sembah bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa serta membayar utang kepada Catur Guru yaitu Guru Wisesa, Guru Rupaka, Guru Pengajian, serta Guru Swadyaya.

Pelaksanaan yadnya yang puncaknya pada 3 Mei 2023 mendatang merupakan implementasi dari Visi Pemerintah Provinsi Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru yang berakar dari kearifan lokal Sat Kerthi yaitu Atma Kerthi, Wana Kerthi, Segara Kerthi, Jana Kerthi, Danu Kerthi dan Jagat Kethi.

Diakhir sambutannya, Guru Besar ISI Denpasar ini mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi melestarikan alam, budaya, dan manusia Bali bersama dengan pemerintah.

“Pemerintah membuat skema dan regulasi terkait pelestarian alam dan budaya, masyarakat berpartisipasi menjalankannya. Mari kita bersama-sama berbuat secara sekala dan niskala,” tuturnya.

Ia juga berharap agar yadnya yang telah dilakukan akan memberi kesejahteraan serta keselamatan baik kepada krama Desa Adat Antiga pada khususnya dan masyarakat Bali pada umumnya.

Manggala Karya Made Taman melaporkan, upacara yang diselenggarakan warga desa adat setempat sudah disiapkan sejak lima tahun lalu.

Namun karena terkendala pandemi Covid-19, pelaksanaannya diundur dan baru bisa dilaksanakan sekarang.

Ia menjelaskan, Pura Pajenengan Pande disungsung sekitar 350 KK dan pelaksanaan upacara ini berkat semangat gotong royong warga.

Rentetan acara sudah dimulau sejak 5 April 2023 lalu yaitu Penegtegan yang juga bertepatan dengan purnama kedasa serta Upacara Betara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih.

Untuk upacara Rsi Gana sudah dilaksanakan pada 29 April 2023 bertepatan dengan rahina Tumpek Wayang dan sekarang atau Senin (1/5/2023) dilanjutkan dengan melasti di Pantai Pengalot dan besok (2/5/2023) Mepada Wewalungan.

PPP dan PDIP Kerja Sama Dukung Ganjar di Pilpres 2024

Megawati Soekarnoputri menerima hasil Rapimnas PPP yang diserahkan Plt Ketum PPP Muhamad Mardiono sebagai bentuk kerja sama dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
Megawati Soekarnoputri menerima hasil Rapimnas PPP yang diserahkan Plt Ketum PPP Muhamad Mardiono sebagai bentuk kerja sama dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

PANTAUBALI.COM, JAKARTA – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melakukan kerja sama politik untuk mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden di Pilpres 2024.

Kerja sama ini ditandai dengan penyerahan hasil Rapimnas PPP dari Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di kantor DPP PDIP, Minggu (30/4/2023).

Penyerahan hasil rampinas yang disiarkan melalui kanal YouTube PDIP itu berlangsung setelah jajaran petinggi kedua partai melakukan pertemuan tertutup.

Usai pertemuan, Muhamad Mardiono mengatakan kerja sama antara PDIP dan PPP berdasarkan landasan politik presidensial. PPP akan menindaklanjuti kerja sama ini dengan sejumlah tahapan di internal.

“Dalam rangka untuk sukses mengantarkan Pak Ganjar Pranowo sebagai calon presiden,” ujar Mardiono.

Ia menambahkan, PPP meminta Ganjar Pranowo yang telah ditetapkan sebagai capres oleh PDIP menjadi estafet kepemimpinan dalam pembangunan nasional.

Meski demikian, Mardiono menyebut kerja sama yang baru dibangun dengan PDIP belum sampai membahas soal sosok calon wakil presiden (cawapes).

“Soal cawapres, memang tahapan kerja sama PDIP dan PPP, belum masuk tahapan itu,” sebutnya.

Ketua DPRD Tabanan Beri Apresiasi Lomba Mancing di Timpag

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga mengapresiasi kegiatan lomba mancing yang digelar di Telabah Desa, Subak Celemanik (Uma Urip), Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Minggu (30/4/2023).

Hadir pula I Made Urip (Anggota DPR RI), Perwakilan Ketua DPRD Provinsi, Camat Kerambitan sekaligus mewakili Bupati Tabanan dan perbekel beserta tokoh masyarakat setempat.

“Kegiatan ini sangat positif digelar, ditengah-tengah masyarakat. Karena tubuh juga perlu refeshing,” ujarnya

Kegiatan mancing ini juga baik untuk meningkatkan rasa kekeluargaan, solidaritas dan silahturahmi antar warga sehingga dapat tercipta atmosfir hidupan yang rukun dan aman.

“Semoga kegiatan-kegiatan serupa bisa terus digelar untuk meningkatkan rasa kekeluargaan dan persaudaraan,” harapnya. (ana)

Putri Koster Ajak Pedagang Kain Jual Tenun Produksi Klungkung

Putri Koster saat menghadiri fashion show di Festival Semarapura 2023.
Putri Koster saat menghadiri fashion show di Festival Semarapura 2023.

PANTAUBALI.COM, KLUNGKUNG – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, menghadiri fashion show pada Semarapura Festival Ke-5 di Monumen Ida Dewa Agung Jambe, Klungkung, Sabtu (29/4/2023).

Fashion show tersebut memperagakan rancangan dua designer Klungkung yaitu The Majestic of Wastra dan Luh Putu Indayani.

Dalam sambutannya, Putri Koster menyebut salah satu kewajiban Dekranasda Bali adalah mengontrol kerajinan sandang yaitu kain tenun yang ada di Bali. Klungkung merupakan salah satu daerah yang memiliki sentra tenun di Bali selain Karangasem dan Jembrana.

Untuk melestarikan tenun Bali, meminta para pedagang kain di Klungkung menjual hasil tenun dari para penenun Klungkung dan bukan menjual kain dari Troso atau kain bordir yang meniru motif-motif songket.

“Klungkung dari jaman kerajaan, masyarakat desanya sangat tekun menenun, seperti tenun rangrang, endek dan cepuk. Ini merupakan warisan yang adiluhung dan harus dilestarikan bersama dengan cara para penenun harus terus berproduksi maka dari itu pedagang kain harus menjual kain tenun dari para penenun. Sehingga ini bisa terus lestari,” kata Putri Koster.

Ia juga berpesan kepada Bupati Klungkung agar para pedagang benar-benar diedukasi untuk menjual tenun hasil karya penenun Klungkung. Sehingga para penenun yang ada di Klungkung semakin semangat untuk menenun.

Menurut Putri Koster, permasalahan yang ada saat ini adalah lesunya keinginan masyarakat untuk menenun karena hasil produksi mereka tidak laku terjual. Kebanyakan para pedagang memilih menjual kain yang datangnya dari luar.

Untuk mengatasi permasalahan ini, ia mengajak masyarakat untuk menenun, menjual, dan memakainya sehingga regenerasi tenun berkembang dengan baik.

“Mari bangga memakai produk lokal karena seleranya Internasional. Saya harap Semarapura akan semakin bersinar khususnya dalam bidang pemajuan pelestarian kebudayaan Bali,” pungkasnya.

Pohon Bunut Tumbang Timpa Pura Luhur Mekori dan Remaja 14 Tahun

Proses evakuasi pohon Bunut tumbang di Pura Luhur Mekori, Desa Belimbing, Pupuan, pada Sabtu (29/4/2023) malam.
Proses evakuasi pohon Bunut tumbang di Pura Luhur Mekori, Desa Belimbing, Pupuan, pada Sabtu (29/4/2023) malam.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pohon jenis Bunut tumbang dan menimpa Pura Luhur Mekori di Desa Belimbing, Pupuan, pada Sabtu (29/4/2023) sekitar pukul 21.20 WITA.

Kejadian ini membuat sejumlah bangunan pura mengalami kerusakan di antaranya piasan, bedogol, balai pangubaktian dan balai informasi.

Kejadian itu mengakibatkan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp 200 juta dan membuat tiga tiang listrik ikut roboh.

Salah satu tiang listrik yang roboh mengakibatkan seorang warga, I Komang Adi Juniarta (14), mengalami luka pada bagian kakinya.

Ia terjatuh saat mengendarai motor setelah lolos dari pohon Bunut yang tumbang tersebut.

Korban yang berasal dari Banjar Dinas Pemudungan itu langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

“Setelah menerima laporan itu, TRC (Tim Reaksi Cepat) pergi ke lokasi kejadian melakukan evakuasi,” jelas Plt Kepala BPBD Tabanan I Nyoman Srinadha Giri saat dikonfirmasi, Minggu (30/4/2023).

Kejadian ini menyebabkan akses jalan utama Pupuan sempat terhambat karena batang pohon yang tumbang menutup badan jalan.

“Setelah dilakukan proses pembersihan yang dibantu masyarakat sekitar, jalan sudah bisa diakses namun tidak penuh, hanya bisa dilalui satu mobil secara bergantian,” imbuhnya.

Srinadha menyebut, proses evakuasi dan pemotongan batang Bunut yang tumbang dilakukan secara bergotong royong.

Selain petugas BPBD, proses itu dibantu Dinas PUPR Provinsi Bali, TNI/Polri, PLN, RAPI, dan perangkat desa setempat.

Begitu juga dengan anggota DPRD Tabanan I Gusti Nyoman Omardani yang kebetulan tokoh masyarakat setempat.

“Penanganan dilanjutkan pagi ini dengan melibatkan Dinas PUPR Provinsi,” imbuhnya.