- Advertisement -
Beranda blog Halaman 632

Wagub Cok Ace Menghadiri Rapat Paripurna DPRD Bali

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati menghadiri Rapat Paripurna ke-30 DPRD Bali Masa Persidangan II Tahun Sidang 2023

 

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati menghadiri Rapat Paripurna ke-30 DPRD Bali Masa Persidangan II Tahun Sidang 2023 dengan agenda Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda Provinsi Bali tentang Penambahan Penyertaan Modal Daerah Kepada Perseroan Terbatas Penjaminan Kredit Daerah Provinsi Bali dan Raperda Provinsi Bali tentang Penyertaan Modal Daerah Kepada Perseroan Daerah Pusat Kebudayaan Bali, Selasa (18/7).

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Cok Ace mendengarkan pandangan dari lima Fraksi yaitu Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra, Fraksi Demokrat dan Fraksi Nasdem PSI Hanura yang dibacakan langsung oleh Dewa Made Mahayadnya.

Disampaikan bahwa Gabungan Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bali, telah mencermati dan menyambut baik serta memberikan apresiasi yang tinggi dan dukungan terhadap inisiatif penyusunan dua Raperda Provinsi Bali tersebut, Sesuai amanat Undang – Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, dan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah. Penambahan penyertaan modal pada Perseroan Terbatas Penjaminan Kredit Daerah Provinsi Bali, dan Penyertaan Modal Daerah kepada Perseroan Daerah Pusat Kebudayaan Bali, menjadi arah Kebijakan Pembangunan Bali sebagai pelaksanaan Pola Pembangunan Semesta Berencana yaitu membangun dan mengembangkan industri kecil dan menengah berbasis budaya Branding Bali untuk memperkuat perekonomian Krama Bali. Hal ini, sesuai yang digariskan pada Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru Tahun 2025 – 2125.

Pertama, terkait Raperda Provinsi Bali tentang Penambahan Penyertaan Modal Daerah Kepada Perseroan Terbatas Penjaminan Kredit Daerah Provinsi Bali. Kelima Fraksi mendukung dan mendorong terhadap Kondisi kesehatan keuangan pada Perseroan Terbatas Penjaminan Kredit Daerah Provinsi Bali, yang telah diukur berdasarkan ketentuan OJK dan diperiksa oleh auditor independen memperoleh kategori “Sangat Sehat” yang mencerminkan penempatan investasi pada Perseroan Terbatas Penjaminan Kredit Daerah Provinsi Bali tergolong aman.  Selanjutnya Fraksi juga mendukung dan sepakat Penambahan Penyertaan Modal dari Pemerintah Provinsi kedalam modal saham Perseroan Terbatas Penjaminan Kredit Daerah Provinsi Bali sebesar Rp17.846.200.000,00 (tujuh belas miliar delapan ratus empat puluh enam juta dua ratus ribu rupiah) berupa tanah dan bangunan atau inbreng atas Barang Milik Daerah Pemerintah Provinsi Bali.

Kedua, terkait Raperda Provinsi Bali tentang Penyertaan Modal Daerah Kepada Perseroan Daerah Pusat Kebudayaan Bali , bahwa Fraksi menyepakati sesuai ketentuan Pasal 33 ayat (1) Undang – Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, menyatakan bahwa paling sedikit 25% (dua puluh lima persen) dari modal dasar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 harus ditempatkan dan disetor penuh. Bertujuan untuk mempercepat kerja operasional Perseroda Pusat Kebudayaan Bali, perlu Penyertaan Modal Daerah kepada Perseroda Pusat Kebudayaan Bali melalui inbreng atas Barang Milik Daerah berupa aset tanah dan sarana pendukung hasil penataan kawasan Perseroda Pusat Kebudayaan Bali.

Selanjutnya pandangan ini juga akan dibahas dalam rapat – rapat Pansus melalui hearing, konsultasi serta harmonisasi dengan para pengambil kebijakan lainnya. Dan kemudian sampai pada tahap akhir adalah penetapan ke-dua Raperda tersebut menjadi Perda, yang diharapkan bersifat responsif, progresif, dan implementatif di masyarakat.

Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” TP PKK Tabanan Diserbu Masyarakat

Pasar rakyat 'Berbelanja dan Berbagi' digelar oleh Ketua TP PKK Tabanan di kawasan Gedung Kesenian I Ketut Maria, Selasa (18/7/2023).
Pasar rakyat 'Berbelanja dan Berbagi' digelar oleh Ketua TP PKK Tabanan di kawasan Gedung Kesenian I Ketut Maria, Selasa (18/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Antusiasme dalam menyukseskan program pasar rakyat ‘Berbelanja dan Berbagi’ nampak ditunjukkan oleh para ASN di lingkungan Pemkab Tabanan beserta masyarakat umum yang memadati kawasan Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, yang digelar oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya.,S.H.,M.M, Selasa (18/7/2023).

Program yang dibalut dengan aksi sosial ini, merupakan kolaborasi dalam mendukung kesuksesan inisiator program TP PKK Provinsi yang diketuai oleh Ny. Putri Suastini Koster,  yang saat itu juga hadir, guna menyejahterakan masyarakat di setiap daerah Kabupaten/Kota di Bali.

Ini merupakan kali kedua program Berbelanja dan Berbagi di Tabanan, setelah yang pertama di tahun 2022 silam. Dan tentunya tetap meraih animo masyarakat yang luar biasa.

Ragam potensi lokal disajikan dalam pasar rakyat ini, termasuk hasil pertanian, hasil bumi, berbagai Kuliner, UMKM dan IKM yang berasal dari seluruh kecamatan di Tabanan. Nampak hadir saat itu, Kadis PMD dan Dukcapil dari Provinsi Bali, Manggala Pakis Bali, Ketua TP PKK Kabupaten/Kota Se-Bali, Kadis PMD Kabupaten/Kota Se-Bali dan Kepala OPD terkait di Kabupaten Tabanan dan juga jajaran PKK Seluruh Kabupaten/Kota Se-Bali.

Dalam momentum tersebut, Ny. Rai Wahyuni senantiasa mengajak seluruh undangan untuk “berbelanja” produk-produk hasil bumi, UP2K, KWT (Kelompok Wanita Tani) Poklahsar Perikanan, UMKM dan IKM Tabanan yang diperjual belikan di setiap stan, di mana hasil belanja tersebut nantinya akan disalurkan kembali dalam program ‘berbagi’.

Di mana target penerima manfaatnya telah tercatat sebanyak 100 orang masyarakat kurang mampu dari seluruh kecamatan di Tabanan, di mana masing-masing diwakili oleh 10 orang penerima per-Kecamatan.

Sementara dari Provinsi Bali memberikan 200 paket, Kabupaten/Kota se-Bali 100 paket sehingga total keseluruhan bantuan yang diberikan adalah 300 paket. Bantuan terdiri dari kebutuhan pokok juga sembako dan produk belanjaan dari stan yang digelar.

Merupakan daerah agraris yang menghasilkan produk-produk unggulan pertanian dan perkebunan, di samping itu juga produk kerajinan khas Tabanan seperti keramik, logam, batok kelapa, besi dan gerabah dengan kualitas yang baik antusiasme keikutsertaan IKM/UMKM pada pasar rakyat ini juga nampak sangat tinggi, dimana total 81 peserta terdaftar, turut berpartisipasi.

Bagi Ketua TP PKK Provinsi Bali yang akrab disapa Bunda Koster itu, kegiatan aksi sosial PKK selain menjadi momen berbagi yang menyasar langsung ke masyarakat juga merupakan suatu kesempatan bagi para pengurus PKK untuk bertemu dan bertegur sapa.

“PKK memiliki tugasnya yaitu sosialisasi, ketika kita mengadakan pasar rakyat, kita bisa melakukan aksi sosial, memberikan bantuan sosial dan bersosialisasi. Oleh sebab itu, saya selaku Ketua TP PKK Provinsi, tentunya juga akan menyampaikan apa yang sedang dilakukan pemerintah Provinsi Bali dalam hal ini Bapak Gubernur. Sehingga terwujud masyarakat maju yang gemah ripah loh jinawi, adil Makmur kerta raharja, sekala lan niskala,” paparnya dalam sambutan.

Selaras dengan paparan Bunda Koster, Ny. Rai Wahyuni yang juga dikenal dengan teguran Bunda Rai, nyatakan keberadaan pasar rakyat hari ini yang tak hanya membawa berkah bagi para pelaku IKM/UMKM namun juga memberikan manfaat yang mulia bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kegiatan ini memberikan ruang serta ajang promosi bagi UMKM/IKM kami khususnya di Tabanan, untuk menampilkan seluruh potensi yang dimiliki kepada pasar yang lebih luas. Di samping itu, kami sangat berharap kegiatan ini mampu membangkitkan dan menggeliatkan kembali perekonomian masyarakat terutama masyarakat kecil dalam upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi covid-19,” terang Bunda Rai dalam pidatonya.

Selebihnya, Bunda Rai juga ucapkan terima kasihnya kepada Bapak Bupati Tabanan atas perkenannya untuk selalu mensupport kegiatan di PKK, kepada manggala pakis provinsi Bali dan seluruh Ketua TP PKK Kabupaten/Kota Se-Bali atas bantuan yang diberikan kepada Masayarakat Tabanan serta para OPD yang telah berkolaborasi dalam keberlangsungan acara.

Di kegiatan tersebut, Bunda Rai ajak Bunda Putri Koster dan rombongan untuk mengunjungi dan meninjau masing-masing stan UMKM dan IKM sekaligus memperkenalkan secara langsung, produk-produk unggulan khas Tabanan. (rls)

Perteguh Nasionalisme, Pemkab Tabanaan Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional

Sekda I Gede Susila pimpin upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) dipusatkan di halaman depan Kantor Bupati Tabanan, Selasa (18/7/2023).
Sekda I Gede Susila pimpin upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) dipusatkan di halaman depan Kantor Bupati Tabanan, Selasa (18/7/2023).

PANTAUBALI.VOM, TABANAN – Sebagai salah satu upaya untuk meperteguh rasa nasionalisme dan patriotisme sebagai warga negara, Pemkab Tabanan rutin melaksanakan upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN).

Kali ini, Selasa (18/7/2023) upacara dipimpin Bupati Tabanan yang diwakili Sekda I Gede Susila dan diikuti oleh para Asisten, Inspektur, Kepala OPD, Direktur RSUD Tabanan dan RS Singasana, serta para ASN di lingkungan Pemkab Tabanan.

“Hari Kesadaran Nasional adalah salah satu wujud nyata pelaksanaan tugas yang diamanahkan kepada kita sebagai warga negara akan cinta tanah air, sehingga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bisa damai, rukun dan saling menghargai,” ujar Sekda I Gede Susila yang membacakan amanah dari Bupati Tabanan dalam kegiatan yang dipusatkan di halaman depan Kantor Bupati Tabanan pagi itu.

Pihaknya juga berharap, para ASN memiliki kesadaran untuk melayani masyarakat dan dapat mengelola berbagai dinamika sosial yang ada di tengah-tengah masyarakat, untuk bisa menyelesaikan persoalan dengan baik.

Dalam momentum hari ini, ASN harus mampu meningkatkan kapasitas dan kapabilitas untuk menciptakan good governent dan clean governent sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

Dalam kesempatan itu, Susila juga menyampaikan beberapa hal penting kepada seluruh jajaran untuk dijadikan atensi yang harus segera ditindaklanjuti. Diantaranya, antisipasi cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini agar bersama-sama bisa ditangani dengan baik.

Berikutnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, karena bisa mengakibatkan banjir dan tanah longsor akibat sumbatan dari sampah.

Selain itu, ditegaskan juga agar ASN mampu memberikan pelayanan yang akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif sesuai moto ASN ‘Bangga Melayani Bangsa’, menuju ASN yang lebih profesional.

Apalagi terkait program-program yang ada di Pemkab agar dilakukan sesuai aturan dan tepat waktu oleh seluruh jajaran, sehingga menjaga integritas para ASN yang mampu bekerja dengan kompeten, bersih, akuntabel dan profesional dalam rangka pengendalian korupsi di Kabupaten Tabanan.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Tabanan juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pegawai yang purna tugas atas dedikasi dan pengabdiaannya selama ini, juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada ASN berkinerja terbaik setiap bulan, sehingga mampu meningkatkan kinerja dari seluruh ASN.

Diingatkan pula agar seluruh jajaran selalu bekerja bergotong-royong, cerdas, fokus dan lurus agar kinerja Kabupaten secara umum terus meningkat dan lebih baik menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani. (rls) 

Tabanan Fokus Revitalisasi 2 Pasar Umum

Pasar Umum Tabanan.
Pasar Umum Tabanan

PANTAUBALI.COM,TABANAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan sedang mempersiapkan revitalisasi dua pasar umum di Tabanan yakni Pasar Induk Tabanan dan Pasar Kerambitan.

“Dua pasar ini yang sedang kami garap sekarang,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabanan Ni Made Murjani, Selasa (18/7/2023).

Ia menyebut, untuk proposal revitalisasi pasar Kerambitan telah diajukan pada 2022 lalu ke Kementerian Perdagangan dan telah disurvei.

Namun, proses revitalisasi ditargetkan berlangsung pada 2023 ini tertunda lantaran anggarannya dari pemerintah pusat belum ada. Apalagi Tabanan telah mendapatkan dana revitalisasi.

Khusus untuk revitalisasi Pasar Kerambitan ini diperkirakan memerlukan anggaran Rp4 – Rp5 miliar.

“Tabanan telah mendapatkan dana revitalisasi pada 2022 untuk Pasar Penatahan. Jadi di 2023 ini tidak dapat lagi,” jelasnya.

Meskipun demikian, sambung Murjani, pihaknya akan tetap mengawal proses revitalisasi pasar Kerambitan ini.

Sementara itu, untuk revitalisasi pasar induk Tabanan akan dilakukan kerja sama dengan badan usaha dan hingga saat ini prosesnya masih berjalan.

“Masih menunggu tahapan, tetapi rencana pada 2024 nanti paling tidak (persetujuan) ada yang turun. Bapak Bupati juga sudah intens berkoordinasi dengan pusat,”

Menurut Murjani, proses revitalisasi pasar induk ini memerlukan waktu yang panjang karena letak geografis pasar berada di tengah Kota Tabanan sehingga perlu disiapkan tempat relokasi yang tepat.

Selain itu, kegiatan pasar selama ini terdiri dari aktivitas pedagang sayur dan makanan, tetapi ada emas dan dealer.

“Relokasinya pedagangnya yang berjumlah 863 mesti kita pikirkan, tentu ini memerlukan pembahasan yang detail dan menjadi catatan di Dinas Perdagangan,” ungkapnya. (ana)

Kapolda Bali Sambangi Puspem Badung di Hari Pertama Kerja

Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menerima kunjungan kerja Kapolda Bali IB. Kade Putra Narendra di Ruang Tamu Bupati, Puspem Badung, Senin (17/7/2023).
Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menerima kunjungan kerja Kapolda Bali IB. Kade Putra Narendra di Ruang Tamu Bupati, Puspem Badung, Senin (17/7/2023).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menerima kunjungan kerja Kapolda Bali Ida Bagus Kade Putra Narendra beserta jajaran dalam rangka membahas sinergitas menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Badung, bertempat di Ruang Tamu Bupati, Puspem Badung, Senin (17/7/2023).

Turut hadir Sekda Badung Wayan Adi Arnawa, Inspektur Luh Suryaniti, Kepala BPKAD IA  Istri Yanti Agustini, Kadis PUPR IB. Surya Suamba, Kabag Tata Pemerintahan Made Surya Dharma.

Dalam sambutannya Bupati Giri prasta menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Bali karena sudah berkenan melaksanakan kunjungan kerja ke Puspem Badung.

Pihaknya berharap dibawah kepemimpinan Kapolda asal Tabanan tersebut, kondisi keamanan dan ketertiban di Bali khususnya di Badung tetap bisa dijaga dengan baik.

Terlebih Badung merupakan daerah destinasi wisata dunia yang sangat membutuhkan keamanan, kenyaman sebagai indikator yang sangat penting dalam mewujudkan kualiti tourism.

“Sehubungan dengan program Polisi Banjar yang ada di wilayah Kabupaten Badung, kami memastikan mendukung dan mensupport terkait dengan sarana dan prasarananya. Dengan harapan bisa memperlancar pelaksanaan tugas-tugas Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Kapolda Bali IB. Kade Putra Narendra menyampaikan terimakasih kepada Bupati Badung Nyoman Giri Prasta karena Pemkab Badung sudah banyak mensupport sarana dan prasarana terkait dengan penunjang operasional Polri menuju Polri Presisi.

Lebih lanjut Putra Narendra mengatakan akan mendukung penuh terkait dengan sistem pengamanan berjenjang dari Polres, Polsek dan Polisi Banjar yang ada di masing-masing wilayah dengan meningkatkan kerjasama yang selama ini sudah terjalin ke arah yang lebih baik. (rls)

Peringatan Hari Koperasi Ke – 76, Bupati Sanjaya Tuntut Koperasi Tabanan Semakin Inovatif

Puncak Acara Hari Koperasi Indonesia Ke-76 diperingati di Wantilan Desa Adat Bedha, Desa Wanasara, Kecamatan Tabanan, Senin (17/7/2023).
Puncak Acara Hari Koperasi Indonesia Ke-76 diperingati di Wantilan Desa Adat Bedha, Desa Wanasara, Kecamatan Tabanan, Senin (17/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Eksistensi koperasi, dalam perannya untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan masyarakat terlebih di bidang ekonomi, menjadi salah satu solusi yang efektif dalam menjaga kestabilan perekonomian di Indonesia dan khususnya di Tabanan.

Hari Koperasi Indonesia menjadi sebuah perayaan penting yang diperingati setiap tahunnya, seperti halnya hari ini, Senin (17/7/2023), Puncak Acara Hari Koperasi Indonesia Ke-76 diperingati di Wantilan Desa Adat Bedha, Desa Wanasara, Kecamatan Tabanan.

Dengan mengusung tema, “Membangun Koperasi Mandiri dan Modern Berbasis Kearifan Lokal dan Digital Menuju Tabanan Era Baru yang AUM (Aman, Unggul, Madani), peringatan Hari Koperasi Indonesia ini bertujuan sebagai momentum untuk tetap menyemangati gerakan koperasi, dalam melaksanakan salah satu mandatori dari UUD 1945 khususnya pasal 33 yang menyangkut bidang ekonomi.

Hal tersebut menjadi komitmen bagi Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M untuk selalu hadir dan mendukung sinergitas yang terjalin antara Pemerintah Daerah dan Koperasi.

Nampak hadir, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda beserta Para Asisten Setda, Para Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Tabanan dan Para Kabag di Lingungan Setda Tabanan, Camat Se-Kabupaten Tabanan, Direktur Bank BPD Bali Cabang Tabanan dan Ketua dan Para Pengurus Dekopinda Kabupaten Tabanan.

Beberapa point disampaikan oleh orang nomor satu di Tabanan itu, terkait peringatan Hari Koperasi Ke-76, termasuk diantaranya kesadaran yang harus ditingkatkan, bahwa koperasi merupakan organisasi ekonomi yang fungsi utamanya untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Sanjaya mewajibkan bagi koperasi untuk menyelenggarakan berbagai usaha dan layanan sesuai kebutuhan anggotanya. Dan apabila koperasi tidak mampu, menyejahterakan, maka bukan teorinya yang salah namum prakteknya yang keliru dan harus diluruskan.

“Ibarat kendaraan, koperasi ini seperti bus yang mengangkut banyak orang, jumlah tersebut menjadi salah satu kekuatan koperasi, dengan cara menyatukan kepentingan anggota untuk melakukan berbagai usaha secara bersama-sama. Kalau kita melihat koperasi di negara-negara maju, koperasi anggotanya ribuan, ratusan ribu dan bahkan jutaan orang. Mereka menyadari betul bahwa kekuatan bersama atau kolektif adalah kunci sukses koperasi, hal semacam itu harus kita contoh dan kembangkan di Kabupaten Tabanan,” jelas Sanjaya dalam sambutannya.

Di kesempatan itu, Bupati Sanjaya juga mendorong koperasi di Kabupaten Tabanan untuk mengembangkan usaha di sektor riil guna membangun ekonomi anggota dan masyarakat yang lebih luas.

Baginya, koperasi sektor riil juga memiliki banyak potensi mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, perdagangan jasa, pariwisata dan sebagainya. Untuk memajukan koperasi di Tabanan juga dibutuhkan sinergi antar stakeholder terkait, baik pemerintah pusat hingga daerah, dewan koperasi Indonesia dari pusat hingga daerah, dan harus bergerak sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing.

Sanjaya juga menyatakan, untuk mendorong koperasi agar lebih adaptif terhadap perubahan dan perkembangan ekonomi, teknologi sosial dan budaya secara global, demi menjawab tantangan zaman dan memiliki daya saing yang besar.

“Kehadiran saya pada puncak acara Hari Koperasi Ke 76 ini saya harapkan dapat dimaknai sebagai pemacu semangat Gerakan Koperasi di Kabupaten Tabanan untuk bersungguh-sungguh mengelola koperasi sehingga dapat meningkatkan kualitas, kinerja dan citra koperasi sebagai lembaga yang dapat dipercaya oleh anggota dan masyarakat serta memotivasi koperasi untuk tumbuh menjadi koperasi yang inovatif, sehat dan berkualitas menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM),” jelasnya.

Dipaparkan oleh Ketua Dekopinda Tabanan sekaligus Ketua Panitia, I Nyoman Wirna Ariwangsa dalam menyambut Hari Koperasi Indonesia Ke-76, rangkaian kegiatan telah dimulai sejak bulan Juni lalu.

“Kita lakukan Rakerda, di mana pada waktu itu kita mengundang beberapa narasumber, tujuannya untuk mengedukasi pengelola koperasi, pengurus dan manager dalam rangka meningkatkan pengetahuan termasuk dalam pengelolaan kelembagaan. Kemudian bakti sosial seperti gerakan bersih pantai, persembahyangan bersama, kemudian gerak jalan santai, untuk menuju kesehatan jasmani dan rohani, sekarang puncaknya pada hari ini,” pungkasnya. (rls)

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Apresiasi Pemilihan Jegeg Bagus Tabanan 2023

Ny Rai Wahyuni Sanjaya, S.H.,M.M hadir dan tunjukkan dukungannya terhadap penyelenggaraan Grand Final Jegeg Bagus Tabanan Tahun 2023, yang berlangsung di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Minggu (16/7/2023).
Ny Rai Wahyuni Sanjaya, S.H.,M.M hadir dan tunjukkan dukungannya terhadap penyelenggaraan Grand Final Jegeg Bagus Tabanan Tahun 2023, yang berlangsung di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Minggu (16/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Tabanan yang saling bersinergi dengan TP PKK Kabupaten Tabanan dalam pengembangan potensi pariwisata, pendidikan, budaya dan ekonomi, Ny Rai Wahyuni Sanjaya, S.H.,M.M dalam hal ini selaku Ketua TP PKK dan juga Ketua Dekranasda Kabupaten Tabanan, hadir dan tunjukkan dukungannya terhadap penyelenggaraan Grand Final Jegeg Bagus Tabanan Tahun 2023, yang berlangsung di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Minggu (16/7/2023).

Di kesempatan yang baik tersebut, Bunda Rai sampaikan apresiasi dan rasa bangganya, terhadap para generasi muda, yang turut berkolaborasi sebagai duta Tabanan, mengangkat dan memperkenalkan potensi Tabanan ke kancah provinsi dan nantinya ke tingkat nasional.

Acara dibuka oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan dan Bupati Tabanan yang saat itu diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tabanan, A.A Dalem Trisna Ngurah beserta Kadis Kebudayaan dengan menancapkan kayon.

Nampak hadir sebagai undangan, Danrindam X Udayana, Ketua DWP Kabupaten Tabanan, Para Asisten Setda, Kadis Pariwisata dan Para OPD Terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Para Camat Tabanan, Dirut RSUD Singasana, Bendesa adat dan Perbekel Desa setempat, serta para finalist jegeg Bagus Tabanan 2023.

Grand Final Jegeg Bagus Tabanan 2023, merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan untuk memilih putra putri terbaik kabupaten Tabanan, sekaligus sebagai kegiatan pengembangan kompetensi SDM Pariwisata, ekonomi kreatif dan kebudayaan di Tabanan.

Kolaborasi Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan dan pesemetonan Jegeg Bagus dalam menyelenggarakan malam Grand Final ini, nantinya akan mengirimkan finalist terbaik Tabanan untuk mengikuti Pemilihan Jegeg Bagus Tingkat Provinsi Bali.

“Saya selaku Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, di sini juga sebagai Ketua Dekranasda, sangat bangga dan bahagia, melihat prestasi-prestasi yang bisa diukir oleh anak-anak muda Tabanan. ini suatu kebanggaan dan sudah barang tentu patut untuk diapresiasi. Sosok pemuda pemudi Kabupaten Tabanan yang kreatif, inovatif, berdedikasi dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai Duta Kabupaten Tabanan, turut memajukan Tabanan di bidang pariwisata dan budaya,” ujar Bunda Rai malam itu.

Selain memberikan apresiasi, pihaknya seraya berharap, para finalist yang terpilih nantinya mampu meningkatkan kualitas diri, bersaing menjadi yang terbaik dalam mengisi masa muda dengan hal-hal yang positif.

Adapun tema yang diangkat yakni Jegeg Bagus Tabanan 2023, Lilacita Walining Singasana, yang memiliki makna; Bersuka cita menyambut kembalinya kejayaan Tabanan Era Baru, dengan semangat membara dan tidak pernah putus, yang diwujudkan bersama jegeg bagus Tabanan dalam melancarkan pembangunan dan tatanan kehidupan di Kabupaten Tabanan.

Tema tersebut diharapkan, mampu mengajak seluruh generasi muda dan masyarakat Tabanan dalam menyatukan tekad dan langkah dalam membangun Tabanan, sesuai dengan Visi Tabanan Era Baru. Membacakan pidato Bupati Tabanan, Dalem Trisna malam itu berharap, Jegeg Bagus nantinya mampu menjadi garda terdepan dalam pembangunan pariwisata dan kebudayaan di Tabanan.

“Saya berharap, pemilihan Jegeg Bagus 2023, bukan sekedar memilih pemuda-pemudi di Tabanan, tetapi juga sebagai sarana untuk mengangkat prestasi dan memacu semangat berkarya melalui komitmen penguatan sinergi antar pemerintah, generasi muda dan masyarakat Tabanan bedasarkan tagline, “Bangga menjadi orang Tabanan,” sebut Dalem.

Ia menekankan, semua perangkat daerah harus ikut membina dan membimbing para Jegeg Bagus Tabanan dalam melaksanakan kegiatan pariwisata dan kebudayaan.

Adapun pelaksanaan rangkaian kegiatan pemilihan Jegeg Bagus Tabanan telah dimulai sejak 5 Februari 2023 lalu dengan jumlah peserta terdaftar sebanyak 46 orang. Para peserta kemudian melalui berbagai tahapan, mulai dari pendaftaran, tes tulis, tes wawancara, pembekalan hingga pemilihan Grand Final pada malam ini untuk memilih pasangan terbaik yang akan maju ke tingkat Provinsi Bali. (ana)

Usai Mediasi dI PN Tabanan, Warga Desa Adat Kelecung akan Gelar Rapat Adat

Sidang mediasi sengketa lahan Pura Dalem Desa Adat Kelecung, Desa tegal Mengkeb, Kecamatan Selemadeg Timur di Pengadilan Negeri Tabanan, Senin (17/7/2023).
Sidang mediasi sengketa lahan Pura Dalem Desa Adat Kelecung, Desa tegal Mengkeb, Kecamatan Selemadeg Timur di Pengadilan Negeri Tabanan, Senin (17/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Usai melaksanakan proses mediasi di Pengadilan Negeri (PN) Tabanan, Warga Desa Adat Kelecung, Desa Tegal Mengkeb, Kecamatan Selemadeg Timur akan menggelar rapat adat.

Tim Penasehat Hukum Warga Desa Adat Klecung I Nyoman Yudara mengatakan, hakim mediator dari PN Tabanan melakukan mediasi secara kaukus atau bergantian antara pihak penggugat dan tergugat.

“Kebetulan yang dipanggil pertama adalah pihak kami (tergugat) dan hadir semua,” jelasnya usai proses mediasi, Senin (17/7/2023).

Ia menyebut, dari semuanya yang hadir telah dimintai pendapat apa yang akan ditawarkan dan kebijakan apa yang akan diberikan. Selanjutnya, pihaknya selaku kuasa hukum akan menunggu apa yang diinginkan pihak penggugat dalam sengketa ini.

“Kami menunggu secara pasif saja. Apa keinginan dari para penggugat dan akan kami rapatkan kembali di parum (rapat) agung bersama seluruh warga Desa Adat Tegal Mengkeb,” ujarnya.

Yudara menjelaskan secara singkat, dasar gugatan yang diajukan pihak penggugat didasarkan atas Surat Ketetapan Iuran Pembangunan Daerah (Petok D).

Namun, Yudara bersama kuasa hukum lainnya enggan menjelaskan secara detail mengenai pokok perkara yang diajukan dalam petitum (tuntutan) tersebut.

“Untuk petitum telah masuk ranah perkara dan karena masih mediasi maka petitum belum bisa diungkap. Kami hormati prosesnya,” sebutnya.

Sementara itu, pihak tergugat dan warga juga memiliki dasar sporadik atau penguasaan fisik sehingga terbit sertifikat HAK Milik (SHM) atas nama Pura Dalem Kelecung.

“Kami telah punya alasan yang jelas untuk membantah gugatan. Pihak penggugat juga memiliki sporadik. Jadi silahkan ajukan sporadignya dan uji di persidangan,” ungkapnya.

Pihaknya pun berharap agar tidak terjadi persoalan serupa di kemudian hari.

“Kami minta sudahlah. Kami sudah punya sertifikat atas nama pura dan tetap atas nama pura, tetapi Anda (penggugat) silahkan tetap atas nama Anda,” tegasnya. (ana)

Tebing Pura Batu Bolong di DTW Tanah Lot Retak

Kawasan Pura Batu Bolong di DTW Tanah Lot yang mengalami retak.
Kawasan Pura Batu Bolong di DTW Tanah Lot yang mengalami retak.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Tebing area Pura Batu Bolong, yang berada di kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri mengalami keretakan.

Akibatnya, pihak pengempon Pura dan pengelola DTW Tanah Lot sepakat melakukan pembatasan aktivitas wisatawan di tersebut.

Manajer DTW Tanah Lot I Wayan Sudiana mengatakan, tebing retak tersebut merupakan akses jalan menuju ke Pura Batu Bolong. Tebing pura ini terbentuk dari batu padas, pada bagian tengah berlubang berada di barat pura Luhur Tanah Lot.

“Kami (pengelola) dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida juga sudah melakukan pengecekan beberapa waktu lalu,” katanya, Senin (17/7/2023).

Ia menyebut, dari pengecekan yang dilakukan oleh BWS Bali Penida ditemukan sekitar sepuluh titik retakan di tebing Pura Batu Bolong. Hingga saat ini, pihak pengelola rutin melakukan pengecekan.

Disamping itu, pihak BWS juga telah mengajak konsultan untuk menggarap proyek perbaikan tebing tersebut.

“Kami kurang paham terkait bagaimana perhitungan dan biayanya. Apalagi area tebing sangat sulit dijangkau dengan kendaraan berat karena berada di dalam area obyek wisata,” ujarnya.

Sudiana menambahkan, retaknya tebing sebenarnya telah diketahui sekitar empat tahun lalu sehingga pengempon Pura bersama pengelola melakukan perbaikan sementara dengan ditambal pasir dan ditutup dengan batu padas.

“Kami akan pasang pembatas agar wisatawan hanya bisa beraktivitas di jaba Pura,” ujarnya.

Sudiana berharap, pengerjaan perbaikan tebing bisa segera dilaksanakan sehingga resiko terjadinya keretakan yang semakin banyak bisa diatasi. Mengingat area tersebut menjadi salah satu lokasi favorit wisatawan untuk berfoto.

“Kami sudah ajukan proposal ke pemerintah daerah, semoga secepatnya bisa membantu untuk perbaikan,” harapnya. (ana)

Sengketa Lahan Pura Dalem Klecung, Ratusan Warga Datangi PN Tabanan

Ratusan warga Desa Adat Kelecung, Desa Tegal Mengkeb, Kecamatan Selemadeg Timur berkumpul di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) Tabanan pada Senin (17/7/2023).
Ratusan warga Desa Adat Kelecung, Desa Tegal Mengkeb, Kecamatan Selemadeg Timur berkumpul di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) Tabanan pada Senin (17/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sekitar 200 warga Desa Adat Kelecung, Desa Tegal Mengkeb, Kecamatan Selemadeg Timur mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Tabanan pada Senin (17/7/2023).

Mereka datang terkait sidang gugatan perdata kasus sengketa lahan Pura Dalem Desa Adat Kelecung yang digugat oleh Jro Marga.

Ratusan warga ini berkumpul di depan Kantor PN Tabanan didampingi oleh 20 orang pengacara bersama Perbekel Tegal Mengkeb Dewa Made Widarma dan anggota DPRD Tabanan I Wayan Eddy Nugraha Giri.

“Mereka (penggugat) menggugat keabsahan lahan Pura Dalem Klecung. Kami pun masih bingung dengan tanah yang mereka klaim. Yang jelas tanah due desa adat klecung sudah bersertifikat,” ujar Tim Penasehat Hukum Warga Desa Adat Klecung Nyoman Yudara.

Adapun pihak penggugat dalam perkara ini yakni A.A Ketut Mawa Kesama, AA Nyoman Supadma, Anak Agung Bagus Maradi Wiswa Damana dan Anak Agung Bagus Ngurah Maradi Putra yang merupakan ahli waris dari (Alm) Gusti Ketut Bagus.

Sementara itu, pihak tergugat yakni Pura Dalem Desa Pekraman Kelecung, I Ketut Siada, Wayan Arjana dan ATR/BPN Kabupaten Tabanan.

Yudara menjelaskan, warga telah mengetahui lahan seluas 27 are tersebut telah disengketakan sejak 2017 lalu dan berbarengan dengan terbitnya sertifikat para penggugat.

Bahkan, pihak penggugat pernah melaporkan kasus ini secara pidana tetapi tidak dilanjutkan karena diterbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3).

“Karena tidak ada upaya hukum yang dilakukan akhirnya mereka mengajukan gugatan ke pengadilan. Gugatan dilayangkan pada Juni 2023,” ungkapnya.

Yudara menambahkan, sidang hari ini menjadi sidang perdana. “Sejauh ini sidang baru tahap pra mediasi karena kemarin sidangnya ditunda. Hari ini kami menghadiri penundaan itu,” imbuhnya. (ana)