- Advertisement -
Beranda blog Halaman 631

Bupati Giri Prasta Sampaikan Jawaban Pemerintah Dalam Rapat Paripurna DPRD Badung

Bupati Giri Prasta saat menyampaikan jawaban pemerintah atas pemandangan umum fraksi DPRD Badung dan penjelasan terhadap rancangan KUA PPAS Tahun Anggaran 2024, dalam Rapat Paripurna DPRD Badung, Kamis (20/7/2023) di Ruang Sidang Utama Gosana Kantor DPRD Badung.
Bupati Giri Prasta saat menyampaikan jawaban pemerintah atas pemandangan umum fraksi DPRD Badung dan penjelasan terhadap rancangan KUA PPAS Tahun Anggaran 2024, dalam Rapat Paripurna DPRD Badung, Kamis (20/7/2023) di Ruang Sidang Utama Gosana Kantor DPRD Badung.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Setelah menyimak dengan seksama pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Badung yang telah disampaikan pada rapat paripurna DPRD pada hari Selasa, 18 Juli 2023, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyatakan bahwa secara eksplisit seluruh fraksi DPRD Kabupaten Badung dapat menyetujui rancangan peraturan daerah tersebut ditetapkan menjadi Peraturan Daerah setelah dilakukan evaluasi oleh Pemerintah Provinsi Bali.

Menurutnya persetujuan Dewan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tersebut menunjukkan adanya kesamaan komitmen dan visi antara Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Badung terhadap pengelolaan keuangan daerah saat ini, serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Semesta Berencana Kabupaten Badung tahun 2021-2026, dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan berdasarkan prinsip good governance and clean government di Kabupaten Badung.

Disisi lain, Bupati Giri Prasta menyebut fraksi-fraksi DPRD juga menyampaikan usul/saran yang kritis dan konstruktif terhadap kebijakan pendapatan dan belanja yang telah diambil oleh pemerintah daerah selama ini, serta langkah-langkah strategis yang mesti ditempuh oleh pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan di Kabupaten Badung.

“Melalui kesempatan yang baik ini, saya menyampaikan apresiasi/penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada segenap pimpinan dan anggota dewan yang dengan sungguh-sungguh melakukan pendalaman terhadap substansi yang terkandung dalam rancangan peraturan daerah tersebut, baik melalui rapat fraksi, rapat komisi maupun melalui rapat kerja komisi dengan perangkat daerah terkait,” demikian dikatakan Bupati Giri Prasta saat menyampaikan jawaban pemerintah atas pemandangan umum fraksi DPRD Badung dan penjelasan Bupati terhadap rancangan KUA PPAS Tahun Anggaran 2024, dalam Rapat Paripurna DPRD Badung, Kamis (20/7/2023) bertempat di Ruang Sidang Utama Gosana Kantor DPRD Badung.

Pada kesempatan itu Bupati Giri Prasta juga menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2024 dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBD Badung Tahun Anggaran 2024. Yang lebih detailnya akan dibahas bersama-sama dengan DPRD, pada saat rancangan APBD dibahas dalam agenda tahunan di tahun 2024.

“Saya kira pemerintah taat dan tunduk pada mekanisme, sehingga kita tidak akan pernah keluar dari tatanan dan regulasi yang semestinya kita penuhi bersama,” tutupnya.

Turut hadir Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Wakil Ketua I Wayan Suyasa, Wakil Ketua II Made Sunarta, jajaran Pimpinan Forkopimda Badung, Sekda Wayan Adi Arnawa beserta jajaran Pejabat Lengkap Pemkab Badung, Pimpinan Instansi Vertikal Di Kabupaten Badung, Para Direksi Perusahaan Daerah Kabupaten Badung, Kepala Bpd Bali Cabang Badung dan Cabang Mangupura. (rls)

Penyakit Epilepsi Kambuh, Warga Timpag Ditemukan Meninggal di Parit

Korban asal Banjar Angligan, Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan yang ditemukan meninggal di sebuah parit areal kuburan Desa Adat Timpag, Kamis (20/7/2023).
Korban asal Banjar Angligan, Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan yang ditemukan meninggal di sebuah parit areal kuburan Desa Adat Timpag, Kamis (20/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Warga Banjar Angligan,Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan, dihebohkan dengan penemuan mayat perempuan di sebuah parit areal kuburan Desa Adat Timpag, Kamis (20/7/2023).

Korban diketahui bernama Desak Nyoman Artini (53) merupakan warga sekitar. Saat ditemukan korban dalam posisi telungkup di parit dan tidak menggunakan celana.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gede Made Berata mengatakan, korban mengidap penyakit epilepsi dan kambuh ketika hendak buang air besar.

“Berdasarkan rekam jejak penyakitnya, korban mengidap sakit epilepsi dan kumat sehingga jatuh di parit,” ujar, Kamis (20/7/2023).

Berata menjelaskan, korban pergi dari rumah hendak ke sawah sekitar pukul 06.30 WITA.

Kemudian, saksi I Gede Wayan Kusamadana (58) menemukan korban dalam dalam keadaan meninggal dengan kondisi telungkup di dalam air sekitar pukul 08.30 WITA. Kejadian itu langsung dilaporkan ke polisi.

 

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Dokter Puskesmas I Kerambitan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, terdapat luka lecet pada kedua pelipis dan samping mata sebelah kiri.

“Korban meninggal karena kemasukan air dari hidung atau mulut akibat jatuh telungkup ke parit,” ungkap Berata.

Ia menambahkan, pihak keluarga menerima dengan ikhlas kejadian ini dan menolak untuk dilakukan otopsi.  (ana)

Gubernur Bali, Wayan Koster Panen Raya dan Stek bunga Gemitir Bali Sudamala

Gubernur Bali, Wayan Koster Panen Raya dan Stek bunga Gemitir Bali Sudamala

 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – GM Bali Gemitir Group, Agus Ervani Sjoekoer yang didampingi Tim Peneliti Gemitir Bali Sudalama dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dihadapan Gubernur Bali, Wayan Koster melaporkan hasil penelitian pengembangan benih bunga gemitir yang diberi nama Gemitir Bali Sudamala.

“Dalam kurun waktu 70 hari terakhir, Kami berusaha untuk menjadikan bunga Gemitir Bali Sudamala dikembangkan menjadi benih, bibit, dan stek yang diolah dengan memanfaatkan pupuk organik dari kotoran sapi, sebagai upaya Kita dalam mengurangi bahan kimia,” kata GM Bali Gemitir Group, Agus Ervani Sjoekoer saat mendampingi Gubernur Bali, Wayan Koster melakukan panen raya dan stek bunga Gemitir Bali Sudamala di Kebun Percobaan Bali Gemitir, Desa Antapan, Kecamatan Baturiti, Tabanan pada, Rabu (Buda Umanis, Julungwangi) 19 Juli 2023 didampingi Tim Peneliti Gemitir Bali Sudalama dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada, Prof. Dr. Ir. Dewa Ngurah Suprapta selaku Anggota Tim Peneliti IPB, para petani, hingga pengurus Tim Penggerak PKK Desa Antapan

Lebih lanjut disampaikannya, Kami juga telah mengundang para penyemai bunga gemitir di Bali untuk melihat langsung hasil dari pengembangan bunga Gemitir Bali Sudalama dan mereka langsung memberikan penilaian terhadap kontur bunga yang dinilai hasilnya bagus, memiliki nilai ekonomi, serta telah memenuhi syarat untuk dipasarkan. Jadi output dari pengembangan Gemitir Bali Sudamala ini sudah sangat siap untuk mengurangi dan menyetop impor pembenihan.

Para penyemai sampai mencari – cari dimana mendapat bibit unggul Gemitir Bali Sudamala. Namun Kami sampai saat ini belum melepas bibit bunga Gemitir Bali Sudamala ke pasaran, karena harus menjalani tahapan uji coba lagi di beberapa ketinggian termasuk akan di uji coba di wilayah dataran rendah dengan harapan tanggal 8 Agustus 2023 mendatang, Bapak Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Tim Peneliti Gemitir Bali Sudalama dari IPB secara resmi sudah bisa mendistribusikan bibit ini kepada petani – petani di Bali, karena secara umum fisik tanaman Gemitir Bali Sudamala sudah bisa menghasilkan bunga yang indah dengan cara pembenihan dan perbanyakan dari stek.

Wagub Cok Ace Apresiasi Pelaksanaan Sanur Village Festival Tahun 2023

Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) di acara pelaksanaan Sanur Village Festival (Sanfest) ke-16 Tahun 2023

 

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengapresiasi pelaksanaan Sanur Village Festival (Sanfest) ke-16 Tahun 2023 yang berlangsung di Pantai Matahari Terbit Sanur, 19 hingga 21 Juli 2023. Hal tersebut diutarakannya dalam sambutan saat menghadiri acara pembukaan Sanfest, Rabu (19/7/2023) petang. Ia menyebut, terlaksananya Sanfest hingga menginjak tahun ke-16 bukan hal yang mudah. Karena dalam perjalanannya, pelaksanaan festival semacam ini sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor. “Ini bukan perkara mudah, apalagi saat ini situasi pariwisata Bali belum pulih sepenuhnya,” ucapnya.

Lebih jauh ia mengurai, Kemenparekraf RI tahun ini menargetkan kunjungan wisatawan ke Bali sebanyak 4,5 juta orang. Wagub Cok Ace menyampaikan bahwa target itu baru 70 persen jika dibandingkan jumlah kunjungan sebelum pandemi Covid-19 yang mencapai 6,3 juta orang. “Pemerintah saat ini tengah menempuh upaya untuk mengakselerasi pertumbuhan pariwisata, salah satunya dengan membuka pintu lebih lebar bagi wisatawan mancanegara,” sebutnya. Salah satu yang digarap lebih optimal adalah pasar China karena hingga saat ini belum pulih seperti sediakala. Selain akselerasi pertumbuhan pariwisata, pemerintah juga tengah berusaha mengembalikan jati diri pariwisata Bali yang berbasis budaya.

Masih dalam sambutannya, Wagub Cok Ace yang juga menjabat sebagai Ketua BPD PHRI Bali ini menilai tema yang diusung pada pelaksanaan Sanfest tahun ini yaitu ‘Amrta Sagara’ merupakan hal yang tepat dan sangat relevan. “Ini sesuai dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang salah satu bagiannya mempunyai semangat memuliakan laut sebagai sumber kehidupan,” ucapnya seraya berharap kegiatan ini mampu mempercepat kebangkitan pariwisata Sanur. Terlebih, Kawasan Sanur mendapat perhatian pemerintah dengan keberadaan pelabuhan dan juga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) bidang kesehatan yang saat ini dalam proses pengerjaan. Terkait kemacetan yang ditimbulkan belakangan ini, ia mengajak semua pihak bahu membahu mencari solusi.

Apresiasi terhadap pelaksanaan Sanfest Tahun 2023 juga diutarakan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Republik Indonesia I Gusti Ayu Bintang Darmawati. Perempuan yang akrab disapa Bintang Puspayoga ini berharap, Sanfest dapat mendulang sukses seperti pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya serta mampu menumbuhkan inovasi dan kreativitas pelaku UMKM. Selaku Menteri P3A, ia menyebut kegiatan ini sangat berkaitan dengan bidang yang ia tangani. “Ini sangat relevan dengan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Karena sektor pariwisata ditopang oleh UMKM yang sangat berkaitan dengan perempuan,” ujarnya. Menyitir data dari Kementerian Koperasi dan UKM, ia menginformasikan bahwa saat ini di Indonesia terdapat 65,5 juta UMKM dan 64 juta diantaranya masuk kategori usaha mikro yang 60 persennya dikelola oleh perempuan. “Usaha mikro itu didominasi kuliner, fashion yang dikelola oleh perempuan. Jadi, festival semacam ini sangat relevan dengan Kementerian P3A,” bebernya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga Salahuddin Uno dalam sambutan melalui tayangan video menyambut baik pelaksanaan Sanfest Tahun 2023 dan berharap kegiatan ini bisa menjadi lokomotif dan memberi multiplier effect bagi perekonomian Daerah Bali.
Ketua panitia sekaligus penggagas Sanur Village Festival Ida Bagus Sidharta Putra dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini mengusung tema ‘Amrta Sagara’. Dijelaskan olehnya, secara harfiah amrta berarti sumber kehidupan dan sagara merujuk pada kata laut. “Dengan demikian, tema ini dapat diartikan laut sebagai sumber kehidupan. Ini berkaitan dengan kehidupan masyarakat Sanur yang lekat dengan laut. Laut adalah sumber kehidupan, tempat mencari nafkah dan objek wisata,” urainya. Mengingat pentingnya manfaat laut bagi kehidupan masyarakat, melalui ajang ini pihaknya juga ingin mengkampanyekan perlindungan dan konservasi laut. Sanfest Tahun 2023 akan dimeriahkan berbagai kegiatan seperti parade jukung, penanaman terumbu karang, pelepasan tukik hingga bersih-bersih pantai. Selain itu juga akan digelar eksebisi seni dan pameran foto, pertunjukan musik dan pameran UMKM yang diikuti 150 peserta.

Pembukaan Sanfest 2023 ditandai dengan pemercikan tirta amertaning segara oleh Menteri P3A Bintang Puspayoga yang didampingi Wagub Cok Ace. Acara pembukaan juga dihadiri Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI periode 2014- 2019 Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Walikota Denpasar IGN. Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf RI Ni Made Ayu Marthini, Pimpinan DPRD Kota Denpasar, tokoh puri dan undangan lainnya.

Gubernur Koster Tugaskan Kadis Pertanian ” Kembangkan varietas bunga Gemitir Bali Sudamala melalui pola benih dan stek ke seluruh Bali “

Gubernur Wayan Koster melakukan panen raya dan stek bunga Gemitir Bali Sudamala di Kebun Percobaan Bali Gemitir

 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Gubernur Bali, Wayan Koster menugaskan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali untuk segera memperluas pengembangan varietas bunga Gemitir Bali Sudamala melalui pola benih dan stek ke seluruh Bali dengan melakukan uji coba di dataran tinggi dan di dataran rendah.

Hal itu disampaikan langsung, saat Gubernur Bali, Wayan Koster melakukan panen raya dan stek bunga Gemitir Bali Sudamala di Kebun Percobaan Bali Gemitir, Desa Antapan, Kecamatan Baturiti, Tabanan pada, Rabu (Buda Umanis, Julungwangi) 19 Juli 2023 didampingi Tim Peneliti Gemitir Bali Sudalama dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada, Prof. Dr. Ir. Dewa Ngurah Suprapta selaku Anggota Tim Peneliti IPB, para petani, hingga pengurus Tim Penggerak PKK Desa Antapan.

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini lebih lanjut berpesan, agar bunga Gemitir Bali Sudamala yang sudah mendapat pengakuan dari Kementrian Pertanian sebagai bunga khas endemik Bali, agar segera dipatenkan sebagai tanaman milik Pemerintah Provinsi Bali.

Gubernur Koster Berhasil Kembangkan Benih Bunga Gumitir Yang Bernilai Ekonomis Tinggi

Gubernur Bali, Wayan Koster saat melakukan panen raya dan stek bunga Gemitir Bali Sudamala di Kebun Percobaan Bali Gemitir, Desa Antapan, Kecamatan Baturiti, Tabanan

 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Terobosan Gubernur Bali, Wayan Koster dalam pengembangan benih bunga gemitir yang diberi nama Gemitir Bali Sudamala merupakan upaya kerja cerdas yang dilakukan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini di dalam menekan laju impor pembenihan bunga gemitir yang telah terjadi selama bertahun – tahun di Pulau Bali.

“Mengapa Saya melakukan ini, karena bunga gemitir memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi dan menghasilkan perputaran uang yang sangat besar, sehingga hal ini membuat para petani di Bali harus membeli benih bunga gemitir pertahunnya ke luar, masing – masing ada yang mencapai 20 – 30 kilogram,” ujar Gubernur Bali, Wayan Koster saat melakukan panen raya dan stek bunga Gemitir Bali Sudamala di Kebun Percobaan Bali Gemitir, Desa Antapan, Kecamatan Baturiti, Tabanan pada, Rabu (Buda Umanis, Julungwangi) 19 Juli 2023 didampingi Tim Peneliti Gemitir Bali Sudalama dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada, Prof. Dr. Ir. Dewa Ngurah Suprapta selaku Anggota Tim Peneliti IPB, para petani, hingga pengurus Tim Penggerak PKK Desa Antapan.

Di Bali kata Wayan Koster, terdapat 15 penyemai bunga gemitir. Kalau masing – masing penyemai membeli jumlah yang sama, maka ditafsirkan mereka membeli benih bunga gemitir dari 300 sampai 450 kilogram pertahunnya. “Dan ini belum termasuk individu – individu yang melakukan transaksi pembelian benih secara impor,” jelas Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini.

Harus diketahui juga, bahwa transaksi harga pembelian benih secara impor, nilainya sudah mencapai Rp. 20 milyar hingga Rp. 30 milyar pertahun ke luar negeri. Uang senilai Rp. 30 milyar sangat besar, namun bukan itu saja yang Saya pikirkan, tetapi Kita juga sudah memberi penghidupan kepada petani di luar negeri sebesar Rp. 30 milyar. “Untuk itu Kita harus berpikir, bagaimana kalau Rp. 30 milyar itu Kita pakai untuk menghidupi para petani di Bali, kan lebih bagus, para petani menjadi sejahtera,” ujar Gubernur Bali yang berjiwa ideologis dalam memikirkan nasib para marhaen (petani, red) di Bali, seraya mengajak mulai sekarang Kita harus berhenti melakukan impor.

Balai Paruman Pura Puncak Renteja Terbakar, Kerugian Capai 500 Juta

Balai paruman di Pura Puncak Renteja, Banjar Bunyuh, Desa Perean, Kecamatan Baturiti yang hangus terbakar pada Selasa (18/7/2023).
Balai paruman di Pura Puncak Renteja, Banjar Bunyuh, Desa Perean, Kecamatan Baturiti yang hangus terbakar pada Selasa (18/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Balai paruman di Pura Puncak Renteja, Banjar Bunyuh, Desa Perean, Kecamatan Baturiti hangus terbakar, Selasa (18/7/2023) sekitar pukul 16.30 WITA.

Kapolsek Baturiti Kompol Arya Agung Arjana Putra mengatakan, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik.

“Percikan api yang timbul akibat korsleting listrik kemudian membakar seluruh bagunan berupa balai paruman pura dengan barang bukti kabel bekas terbakar,” ujarnya, Rabu (19/7/2023).

Arjana menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh I Made Karuna Siwi (34). Saat kejadian sekitar pukul 16.30 WITA, ia melintas di jalan sebelah barat pura.

“Melihat kobaran api di dalam pura tepatnya di balai paruman, saksi berteriak kebakaran dan didengar oleh warga lainnya yang berada di sekitar lokasi,” jelasnya.

Kemudian, sambung Arjana, warga berdatangan untuk memadamkan api.

Namun, api semakin membesar dan tidak bisa dipadamkan sehingga menghubungi pemadam kebakaran.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00 WITA. Beruntung tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian material mencapai Rp500 juta,” ungkapnya. (ana)

Warga Banjar Gulingan Pasang Spanduk, Minta Kejelasan Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi

Warga Banjar Gulingan, Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, yang lahannya terdampak jalan Tol Gilimanuk-Mengwi memasang spanduk di pinggir jalan utama Antosari-Pupuan.
Warga Banjar Gulingan, Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, yang lahannya terdampak jalan Tol Gilimanuk-Mengwi memasang spanduk di pinggir jalan utama Antosari-Pupuan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sejumlah warga Banjar Gulingan, Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, yang lahannya terdampak jalan Tol Gilimanuk-Mengwi meminta kejelasan proyek pengerjaan tol.

Mereka memasang spanduk di pinggir jalan utama Antosari-Pupuan yang juga menjadi kawasan terdampak proyek dan telah dipasangi patok.

Salah seorang warga yang juga koordinator aksi pemasangan spanduk Nyoman Agus Suryawan (46) mengatakan, warga merasa resah dengan kelanjutan pembangunan jalan Tol Gilimanuk-Mengwi karena sampai saat ini tidak ada kejelasan.

“Kami sangat setuju dengan pembangunan apapun yang dilakukan pemerintah, tetapi dalam (pembangunan) tol ini kami merasa pengerjaanya tersendat sehingga kami yang berdampak resah,” jelasnya, Rabu (19/7/2023).

Ia menyebut, warga resah karena sesuai kesepakatan awal, sertifikat tanah warga tidak boleh dipindahtangankan, diperjualbelikan hingga dijadikan agunan.

Hal itu mengakibatkan warga tidak berani menggarap lahan pertanian atau perkebunan serta merenovasi rumah.

“Sebelumnya kami telah menyerahkan inventarisasi lahan. Jika kami ingin menambah isi ladang atau merenovasi rumah itu akan seperti apa? Apakah ada dana kompensasi atau inventarisasi ulang? Itu belum dapat jawaban pasti dari pihak terkait,” ungkapnya.

Suryawan mengaku, setelah pertemuan dengan tim apraisal sekitar empat bulan lalu tidak ada kejelasan terkait kelanjutan proyek ini.

Bahkan, pihaknya juga telah menanyakan kejelasan proyek kepada perbekel, camat hingga mengirim surat ke provinsi sekitar dua minggu lalu.

“Sampai sekarang belum ada jawaban yang pasti dari Bapak Gubernur sehingga kami memasang spanduk. Jika pembangunan tidak dilanjutkan maka berikan jawaban yang jelas dan patoknya mohon dicabut,” jelasnya.

Suryawan menambahkan, jumlah warga Banjar Gulingan yang lahannya terdampak proyek mencapai 50 orang dengan luas lahan mencapai 45 hektare.

“Di wilayah ini akan menjadi simpang susun,” imbuhnya. (ana)

Wabup Suiasa Lantik 59 Pejabat Fungsional

Wabup Ketut Suiasa melantik dan mengambil sumpah 59 Pejabat Fungsional di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Selasa (18/7/2023).
Wabup Ketut Suiasa melantik dan mengambil sumpah 59 Pejabat Fungsional di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Selasa (18/7/2023).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mewakili Bupati Badung, melakukan pelantikan dan mengambil sumpah 59 Pejabat Fungsional di Lingkup Pemkab Badung bertempat di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Selasa (18/7/2023).

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekda I Wayan Adi Arnawa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Ketua Komisi I DPRD Badung I Made Ponda Wirawan, Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Badung dan para undangan lainnya

Wabup I Ketut Suiasa menjelaskan bahwa, pengangkatan Pejabat Fungsional terdiri dari Pejabat Fungsional Guru, Pejabat Fungsional Penyuluhan Pertanian, Pejabat Fungsional Polisi Pamong Praja, Pejabat Fungsional Perencana, dan Pejabat Fungsional Pembina Industri, dimana Jabatan Fungsional yang diangkat melalui mekanisme pengangkatan pertama kali dan pengangkatan perpindahan dari jabatan lain.

Hal tersebut merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2024 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Pemerintah nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.

“Pelaksanaan kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 59 orang ASN ini merupakan suatu upaya untuk memantapkan dan meningkatkan kapasitas ASN, serta merupakan bagian dari pola pengembangan karier ASN di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Badung sesuai amanat peraturan Bupati Badung Nomor 61 Tahun 2020 tentang Pola Karier ASN,” ucapnya.

Pihaknya berharap kepada pejabat fungsional yang baru dilantik dan diambil sumpah agar segera melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai fungsi dan keahlian, tingkatkan koordinasi, sinergitas yang baik dan senantiasa melakukan inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat yang ada di Kabupaten Badung.

“Selalu peka terhadap kebutuhan dan kondisi masyarakat Kabupaten Badung secara khusus dan masyarakat Provinsi Bali secara umum, karena sejatinya untuk memberikan manfaat kepada masyarakat serta senantiasa menjaga dan meningkatkan integritas, loyalitas komitmen terhadap pemerintah Kabupaten Badung dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, ASN yang akan dilantik terlebih dahulu melakukan prosesi Sembahyang Mejaya Jaya bersama di Pura Lingga Bhuana Puspem Badung yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Ketut Putra Timbul. (rls)

Sekda Adi Arnawa Buka Gema Muharram 1445 Hijriah

Sekda I Wayan Adi Arnawa membuka Kegiatan Jalan Sehat Keluarga Sakinah serangkaian acara Gema Muharram 1445 Hijriah di Gedung Serba Guna Al Hikmah Dalung Permai, Perum Dalung Permai, Rabu (19/7/2023).
Sekda I Wayan Adi Arnawa membuka Kegiatan Jalan Sehat Keluarga Sakinah serangkaian acara Gema Muharram 1445 Hijriah di Gedung Serba Guna Al Hikmah Dalung Permai, Perum Dalung Permai, Rabu (19/7/2023).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Sekretaris Daerah I Wayan Adi Arnawa, mewakili Bupati Badung, membuka acara Gema Muharram 1445 Hijriah yang ditandai dengan pemukulan ketipung dan dilanjutkan dengan menyerahkan hadiah Sepeda Gunung, serangkaian Kegiatan Jalan Sehat Keluarga Sakinah, bertempat di Gedung Serbaguna Al Hikmah Dalung Permai, Perum Dalung Permai, Rabu (19/7/2023).

Acara ini diselenggarakan oleh Koordinator Majelis Taklim (KMT), bertemakan ‘Perayaan Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1445 H, Momentum Kebangkitan untuk Menguatkan Rasa Persatuan dan Kesatuan dalam Bingkai Kebhinekaan’.

Turut hadir anggota DPD RI Perwakilan Bali H. Bambang Santoso, Sekretaris Kecamatan Kuta Utara Ni Luh Putu Laksmi Dewi, Lurah Kerobokan Kaja I Gusti Agung Ngurah Marhaena Yasana Putra, Wakil KMT Dalung Permai H. Herman Susilo, Wakil Ketua MUI Kecamatan Kuta Utara H. Agus Adi Ismail, Kelian Dinas se-Dalung serta para peserta jalan sehat Keluarga Sakinah.

Sekda Adi Arnawa dalam sambutannya mengatakan, kehadiran Pemkab Badung dalam acara Gema Muharram 1445 Hijriah Kegiatan Jalan Sehat dalam rangka menjaga tubuh agar menjadi sehat.

“Atas nama Pemerintah memberikan apresiasi atas terlaksananya perayaan Gema Muharram 1445 H. Hal terpenting  dari kegiatan ini, adalah kita baru saja memasuki Tahun Baru 1445 Hijriah. Mari kita bersama-sama kuatkan, membangkitkan, rasa persatuan dan kesatuan dalam Bingkai Kebhinekaan,” ujarnya.

Pihaknya juga menekankan, bahwa memasuki Tahun Baru 1445 Hijriah tentu tantangan akan semakin banyak, terlebih-lebih PAD Badung dari sektor pariwisata, apalagi kebijakan Pemerintah Kabupaten Badung melalui kepemimpinan Bapak Bupati Nyoman Giri Prasta untuk selalu berkomitmen meringankan beban masyarakatnya yang ada di Kabupaten Badung.

“Acara Gema Muharram 1445 Hijriah, agar dijadikan momentum untuk bersama-sama mempererat rasa persatuan dan kesatuan kita, dalam rangka memperjuangkan jejak pahlawan kita, demi mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, sejahtera, sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945,” ungkap Adi Arnawa yang langsung menyerahkan dana Kegiatan Bidang Seni Tk. Kecamatan senilai Rp20 juta.

Sekretaris Koordinator Majelis Taklim (KMT) Herman, dalam sambutannya mengatakan, atas nama KMT Dalung permai mengucapkan terimakasih, maupun penghargaan setinggi-tingginya atas kehadiran, dalam rangka Gema Muharram 1445 H.

Pihaknya menjelaskan acara ini, dilaksanakan oleh KMT Dalung Permai yang didukung oleh Tujuh Majelis Taklim yang ada di wilayah Dalung Permai.

“Hari ini merupakan puncaknya, dimana kita sudah melaksanakan acara dari tanggal 1-19 Juli 2023. Serangkaian kegiatan Gema Muharram telah dilaksanakan donor darah, cek kesehatan gratis bersama Rumah Sakit Kasih Ibu, disamping juga didukung dengan kegiatan kepedulian sosial lainnya. Untuk kegiatan Gema Muharram 1445 H juga dilaksanakan berbagai perlombaan yang diikuti oleh semua komponen masyarakat, antara lain olahraga Bulu Tangkis, Tenis Meja, Catur, Lomba Paduan Suara, Lomba Senam, Lomba Masak Remaja, Futsal,” jelasnya. (rls)