- Advertisement -
Beranda blog Halaman 630

Duta Tabanan Sukses Sabet 3 Juara pada Lomba PKB XLV 2023

Bupati Sanjaya menerima para juara lomba PKB di ruang kerja Kantor Bupati Tabanan didampingi Asisten I, dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Jumat (21/7/2023).
Bupati Sanjaya menerima para juara lomba PKB di ruang kerja Kantor Bupati Tabanan didampingi Asisten I, dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Jumat (21/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Perhelatan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV Tahun 2023 menjadi berkah bagi para seniman Tabanan untuk berkreasi, dimana Duta Kabupaten Tabanan berhasil menyabet 3 juara, yakni juara I pada Lomba Desain dan Peragaan Busana Malam Berpasangan, juara I Lomba Gender Wayang Anak-Anak, serta Juara III Lomba Olahraga Tradisional Jantra Tradisi Bali Deduplak.

Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas prestasi yang diraih oleh Duta Kabupaten Tabanan. Hal itu diungkapkannya saat menerima para juara lomba PKB tersebut di ruang kerjanya di Kantor Bupati Tabanan didampingi Asisten I, dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Jumat (21/7/2023).

Menurut Sanjaya, keberhasilan ini merupakan hasil kerjasama dan kolaborasi yang maksimal dari berbagai pihak, terutama TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Tabanan, tim desainer, model, penari dan penabuh yang ada di Kabupaten Tabanan.

Terlepas dari itu, kerja keras yang ditunjukan oleh semua pihak akhirnya terbayar lunas dengan prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Tabanan.

“Saya mengucapkan apresiasiasi kepada adik-adik, karena kemarin tiang juga lihat langsung maupun di media sosial, Duta Kabupaten Tabanan dibandingkan Kabupaten lain, sudah menggeliat. Pementasan Duta Kabupaten Tabanan selalu saya monitoring secara langsung ataupun dari informasi jajaran dan sejauh ini saya lihat sudah ada kemajuan,” ucap Sanjaya.

Untuk tampil lebih baik lagi kedepan, pihaknya juga menghimbau agar menjadikan momentum PKB tahun ini sebagai proses pembelajaran, pengalaman serta ajang evaluasi.

Disamping itu, kesenian juga merupakan wajah dari Kabupaten masing-masing, jadi inovasi dan kreasi kedepannya harus ditingkatkan kembali, sehingga mampu menampilkan karya-karya yang terbaik sesuai visi menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani.

“Untuk meraih prestasi, uang tidak serta merta menjadi faktor utama, tetapi ada sisi lain yakni ‘Jengah’ rasa cinta demi daerah sendiri. Itu juga harus kita tingkatkan dan ingin saya tanamkan saat ini. PKB tahun depan, lahirkan yang mewakili Tabanan rasa Jengah, rasa jengah nindihin gumi. Tanpa rasa itu, kreasi dan inovasi kita tidak akan muncul meskipun diberikan anggaran yang melimpah, Tabanan harus bisa dan mempunyai rasa jengah itu,” pinta Sanjaya.

Senada dengan Bupati Sanjaya, Kadis Kebudayaan I Made Yudiana, menyampaikan, bahwa motivasi dan dukungan dari Bupati dan jajaran sangat kental terasa.

Sebelum perhelatan puncak PKB, Bupati dan jajaran tiada hentinya hadir dalam pelatihan ataupun pementasan-pementasan dari Duta Kabupaten Tabanan. Bahkan, dalam pawai PKB, juga ditampilkan kesenian Okokan yang memeriahkan pementasan kala itu.

Atas dukungan tersebut, Kadis Kebudayaan Tabanan mewakili Duta Kabupaten Tabanan, menyampaikan terimakasih yang sebanyak-banyaknya atas semangat dan dukungan dari Bupati beserta jajaran.

Meskipun tidak sempurna, tetapi kedepannya pihaknya menyatakan apabila diberikan kepercayaan kembali akan lebih bersemangat lagi dan lebih berupaya keras lagi untuk berbuat yang terbaik, berkarya yang terbaik demi untuk mengharumkan nama Kabupaten Tabanan. (rls) 

Bupati Tabanan Apresiasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan untuk PSN

Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan dan Penyerahan Klaim Kematian Kepada Ahli Waris Pinandita yang telah meninggal dan berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Tabanan, Jumat (21/7/2023).
Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan dan Penyerahan Klaim Kematian Kepada Ahli Waris Pinandita yang telah meninggal dan berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Tabanan, Jumat (21/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M hadiri acara Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan dan Penyerahan Klaim Kematian Kepada Ahli Waris Pinandita yang telah meninggal dan berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Tabanan, Jumat (21/7/2023).

Hal itu sebagai wujud memberikan pelayanan kepada para Guru Suci, Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) yang sangat berjasa dan berdedikasi dalam memberikan pelayanan ke masyarakat.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Kementerian Agama, Pinandita Sanggraha Nusantara, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Tabanan, Para Kepala OPD Terkait di lingkungan Pemkab Tabanan dan Para Kepala Bagian di lingkungan Setda serta diikuti oleh Camat Se-Kabupaten Tabanan, penyerahan Jaminan Kesehatan Masyarakat oleh Kepala Kantor BPJS, Nambela Rama Waspada, diberikan kepada perwakilan penerima sebanyak 12 orang.

Bupati Sanjaya, di kesempatan itu, menyatakan apresiasinya terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan yang terus membuktikan kepeduliannya kepada masyarakat.

Seperti halnya yang dilakukan pada hari ini, penyerahan santunan kematian pada ahli waris pinandita yang telah meninggal, diharapkannya dapat memberikan manfaat bagi penerimanya.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa, BPJS ketenagakerjaan sebagai badan penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan bertujuan untuk memberikan perlindungan yang mendasar bagi peserta jika mengalami resiko-resiko sosial ekonomi , yang sejalan dengan visi misi Pemkab Tabanan, Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM)” jelas Sanjaya dalam sambutannya.

Pihaknya menjelaskan, di mana titik poinnya adalah pemerintah dalam hal ini hadir dalam rangka ikut memberikan pelayanan kepada para Guru Suci yang sangat berjasa dalam rangka memberikan pencerahan kepada masyarakat.

“Kita harus memahami bahwa Pinandita bekerja tanpa batas, tanpa waktu dan tanpa gaji yang pasti. Ini suatu pekerjaan yang mulia sekali, tidak ada nilainya sebagai Guru Suci, yang saban hari dari baru bangun, siang, sore bahkan menjelang mau tidur selalu mendoakan kita bersama, baik jagat, alam, lingkungan dan kita sebagai kramanya” terangnya.

Maka dari itu, Sanjaya meneruskan, kehadirannya dalam rangka ikut memberikan pelayanan kepada para Guru Suci yang sangat berjasa dalam rangka memberikan pencerahan kepada masyarakat.

“Untuk itu mari kita beryadnya sebagai seorang Guru Suci, itulah menjadi semangat logis bahwa Pemkab Tabanan memberikan perhatian yang serius kepada para Pinandita yang kita sucikan bersama. Dan diharapkan dengan menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan, pinandita yang kita muliakan ini mendapat perlindungan terhadap resiko yang terjadi selama menjalankan tugas pengabdiannya, memberikan darma kepada masyarakat kita khususnya di Tabanan,” lanjut Sanjaya.

Dalam mensosialisasikan program, Nambela selaku Kepala BPJS Cabang Tabanan, juga menjelaskan, dalam kegiatan hari ini dihadiri oleh sekitar 135 pinandita dan 12 ahli waris.

“PSN (Pinandita Sanggraha Nusantar) di Tabanan secara mandiri ada 1.332 orang yang terdaftar di Tabanan, karena keterlambatan informasi ada yang terdaftar di Denpasar sekitar 412 orang. Dengan angka sebesar ini dan baru terdaftar selama 11 bulan, total iuran yang dibayarkan Tabanan sekitar 146 juta. Dilihat dari angka jaminan yang kita layani, lebih tinggi dari iuran, ini salah satu bukti bahwa kami program pemerintah yang terus hadir, melindungi dan memproteksi warga Indonesia khususnya Tabanan” jelasnya.  (rls) 

DPRD Tabanan Gelar Rapat Kerja Bahas Rancangan KUA dan PPAS

Rapat kerja Badan Anggaran DPRD Kabupaten Tabanan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di Gedung DPRD Tabanan, Jumat (21/7/2023).
Rapat kerja Badan Anggaran DPRD Kabupaten Tabanan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di Gedung DPRD Tabanan, Jumat (21/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Badan Anggaran DPRD Kabupaten Tabanan menggelar rapat kerja bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di Gedung DPRD Tabanan, Jumat (21/7/2023).

Dalam rapat tersebut dibahas, rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2024.

Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga mengatakan, untuk mendukung optimalisasi serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tabanan perlu dirancang dalam KUA dan PPAS tahun anggaran 2024.

“Optimalisasi PAD itu misalnya memaksimalkan potensi pajak, retribusi dan pengelolaan aset daerah lainnya,” ujar Dirga, Jumat (21/7/2023).

Menurutnya, pemanfaatan PAD di Kabupaten Tabanan selama ini dirasa belum optimal sebab Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur mengenai itu belum jelas.

“Jika belum ada Perbup maka tolong segera dibuatkan Perbup. Karena belum adanya Perbup juga menjadi salah satu faktor belum optimalnya PAD ini,” jelasnya.

Dirga menjelaskan, dalam rapat kerja ini pihaknya melihat sudah ada perbaikan situasi pasca pandemi COVID-19 sehingga peluang bergerak menjadi semakin bebas untuk meningkatkan PAD.

Disamping itu, dewan juga memberikan target kenaikan PAD sebesar Rp600 miliar dari yang sebelumnya ditetapkan Rp564 miliar. Tujuannya untuk memberikan motivasi kepada pihak eksekutif melakukan kiat-kiat dalam meningkatkan pendapatan.

“Harapannya dengan rapat ini akan ada motivasi melakukan kiat-kiat untuk meningkatkan pendapatan di masing-masing sektor,” ungkap Dirga. (ana)

Cek Harga Sembako Jelang Galungan, Polres Tabanan ‘Grebek’ Pasar Kediri

Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes bersama jajaran melaksanakan pengecekan harga sembako untuk mengantisipasi kenaikan harga sembako menjelang hari Raya Galungan dan Kuningan.
Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes bersama jajaran melaksanakan pengecekan harga sembako untuk mengantisipasi kenaikan harga sembako menjelang hari Raya Galungan dan Kuningan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Polres Tabanan menggelar grebek pasar dalam rangka mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok menjelang hari Raya Galungan dan Kuningan.

Selain mengecek harga kebutuhan barang pokok, juga diadakan pembagian sembako kepada 25 orang buruh panggul yang ada di Pasar Umum Kediri.

Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Polri Presisi serta sebagai kegiatan peduli kasih dari Polres Tabanan.

“Semoga hal ini dapat membantu ibu dan bapak. Kami juga mengharapkan doa dan dukungan masyarakat untuk Polri dalam menjalankan tugas,” ujarnya, Jumat (21/7/2023).

Sementara itu, dalam kegiatan grebek pasar ini, pihaknya juga melaksanakan dialog dengan beberapa pedagang.

Salah seorang pedagang, Kadek Srining asal Banjar Puseh Kediri mengatakan adanya kenaikan harga sembako menjelang hari Raya Galungan dan Kuningan.

Kemudian, Ibu Gede Dipa menjelaskan ada beberapa bahan Pokok yang mengalami kenaikan, tetapi tidak terlalu signifikan. Menurutnya, penyebab kenaikan harga itu yakni cuaca maupun kendala saat pengiriman dari Pulau Jawa.

“Jadi dari pengakuan pedagang memang ada kenaikan harga bahan pokok di Pasar Kediri, tetapi tidak terlalu signifikan,” jelas Leo. (ana)

Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke-78 Tahun 2023, TP. PKK Badung Gelar Berbagai Lomba

Ketua TP. PKK Badung Nyonya Seniasih Giri Prasta membuka secara resmi lomba menyambut HUT Kemerdekaan RI yang ke-78 Tahun 2023 yang ditandai dengan pelepasan balon di Lobby Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Kamis (20/7/2023).
Ketua TP. PKK Badung Nyonya Seniasih Giri Prasta membuka secara resmi lomba menyambut HUT Kemerdekaan RI yang ke-78 Tahun 2023 yang ditandai dengan pelepasan balon di Lobby Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Kamis (20/7/2023).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI yang ke-78 Tahun 2023, TP. PKK Badung yang dipimpin Ketua TP. PKK Badung Nyonya Seniasih Giri Prasta bersama dengan Organisasi Kewanitaan Kabupaten Badung secara resmi membuka lomba-lomba yang ditandai dengan pelepasan balon, di Lobby Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Kamis (20/7/2023).

Adapun lomba yang dilaksanakan antara lain ; Lomba Senam Garbasari, Lomba Tabur Bola, Lomba Pesan Berantai (Tebak Gaya), Lomba Kaos Berantai, Lomba Masukan Paku Dalam Botol dan Lomba Tabur Air.

Hadir dalam kesempatan ini  Wakil Ketua TP.PKK Kabupaten Badung Nyonya Kristiani Suiasa, Ketua DWP Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Ketua Gatriwara Badung Nyonya Putu Parwata, Ketua WHDI Badung serta para peserta lomba yang berasal dari TP. PKK Kecamatan, Desa dan Kelurahan se-Badung.

Ketua TP. PKK Badung Nyonya Seniasih Giri Prasta mengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada seluruh Tim Organisasi Kewanitaan Kabupaten Badung atas partisipasinya mengikuti dan memeriahkan lomba-lomba yang dilaksanakan hari ini.

Ia juga memberi apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas bantuan Ibu-Ibu Ketua Organisasi Kewanitaan Kabupaten Badung yang sudah menggerakan anggotanya untuk hadir dan berpartisipasi untuk mengikuti lomba-lomba hari ini.

“Maksud dan tujuan kegiatan hari ini adalah untuk meningkatkan dan mempererat tali persaudaraan antar Organisasi Kewanitaan di Kabupaten Badung sehingga program-program Organisasi Kewanitaan Kabupaten Badung dapat berkolaborasi dan terintegrasi,” ungkapnya. (rls)

 

Pemkab Tabanan Sabet 2 Juara Pertama Tingkat Nasional

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Di dalam masa kepemimpinan Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya., S.E.,M.M telah melahirkan berbagai gebrakan inovasi program yang terbukti nyata dalam memajukan Kabupaten Tabanan.

Seperti halnya hari ini, melalui capaian berbagai prestasi, Kabupaten Tabanan ditetapkan oleh BKKBN Republik Indonesia Sebagai Kabupaten yang meraih Juara Satu Kabupaten/Kota Terbaik tingkat Nasional dalam melaksanakan Praktik Audit Kasus Stunting Indonesia (Petik Aksi) Satu dan Dua Tahun 2023 dan Juara Pertama dalam Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor Tahun 2023 Kategori Capaian KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MJKP).

Dalam Peringatan Hari Keluarga Nasional yang ke-30 Tingkat Provinsi Bali ini, Kabupaten Tabanan juga terpilih sebagai Tuan Rumah dalam Puncak Peringatan yang digelar di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Kamis (20/7/2023).

Hadir dalam undangan, Gubernur Bali yang diwakili oleh Wakil Gubernur Bali, Prof. Tjok Oka Sukawati, Kepala BKKBN RI yang diwakili oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Sarles Brabar, S.E.,M.Si Forkopimda Bali, Kepala OPD Provinsi Bali, Sekretaris TP PKK Provinsi Bali, Nampak juga hadir Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya., S.H.,M.M, Ketua TP PKK Se-Bali, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Jajaran Forkopimda Tabanan, Sekda Tabanan beserta Asisten dan Para Kepala OPD Terkait di lingkungan Pemkab Tabanan.

Di kesempatan itu, Bupati Sanjaya sampaikan ungkapan terima kasihnya kepada Kepala BKKBN RI dan Gubernur Bali atas penghargaan besar yang telah di terima, di mana Harganas ke 30 ini menjadi momentum yang dapat dimaknai sebagai suatu penghargaan besar yang diberikan oleh BKKBN Provinsi Bali kepada Pemkab Tabanan.

Harganas merupakan momentum untuk membangkitkan kembali kesadaran kolektif akan arti penting keluarga dalam tatanan kehdupan sosial, terutama dalam hal pencegahan stunting, peran serta dan tanggung jawab keluarga dalam memenuhi kebutuhan anak dalam mencegah stunting. Sebagai unit terkecil dalam masyarakat, keluarga diharapkan memiliki kesadaran untuk memprioritaskan pemenuhan asupan gizi dan pengasuhan anak.

Oleh sebab itu, peringatan Harganas Ke-30 Tahun 2023 yang mengusung tema “Menuju Keluarga Bebas Stunting Untuk Indonesia Maju” menjadi sangat penting untuk dimaknai sebagai sebuah semangat bersama dalam melakukan perubahan dan diharapkan menjadi momentum untuk merevitalisasi kembali peran keluarga dalam pembangunan.

Sebagaimana diharapkan oleh Wakil Gubernur Bali, yang akrab disapa Tjok Ace,

“Saya berharap keluarga dapat terus memperkaya pengetahuan tentang gizi dan pengasuhan anak agar optimal, pemuda hebat tumbuh dari anak-anak yang diasuh dan dididik dari keluarga yang kuat. Saya titip kepada seluruh mitra kerja Jajaran Pemerintah Provinsi dan daerah, serta masyarakat untuk terus memperkokoh peranan keluarga untuk mencetak generasi penerus yang bebas stunting, agar kelak menjadi generasi yang mampu bersaing dan berprestasi di tingkat dunia,” ujarnya.

Di kesempatan itu, Bupati Sanjaya jelaskan mengenai strategi yang ditempuh dalam upaya pengentasan stunting di Tabanan.

“Adapun salah satu strateginya di Tabanan adalah melalui program inovasi Semara Ratih dan Bungan Desa (Bupati Ngantor di Desa) dan perlu saya sampaikan bahwa program samara ratih ini adalah program peningkatan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Tabanan dengan percepatan pemberian administrasi kependudukan sesaat setelah upacara pernikahan berlangsung yang sebelumnya didahului dengan ‘konseling pranikah’ dengan tujuan untuk mempersiapkan generasi masa depan Tabanan yang unggul dan berkualitas,” jelasnya.

Dengan penghargaan yang diraih Tabanan, Bupati Sanjaya harapkan ini bisa menjadi motivasi dan kebanggaan dalam upaya percepatan penurunan stunting di Tabanan. “Pemerintah Kabupaten Tabanan terus berkomitmen dan mendukung penuh upaya menuju keluarga bebas stunting untuk Indonesia maju, inilah apresiasi yang diberikan oleh Pemkab Tabanan, mudah-mudahan kita dengan target terbaik 8,2% di tahun 2024 bisa lebih baik lagi, sampai bisa ke 5%. Dan kita bangga di beberapa desa di Tabanan sudah bebas stunting,” sebutnya.

Dalam Peringatan Harganas ke-30 tersebut, penyerahan penghargaan Petik Aksi oleh perwakilan BKKBN RI diberikan kepada Bupati Tabanan didampingi ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, dirangkaikan dengan Pengukuhan Bupati Tabanan dan Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan sebagai Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting Kabupaten Tabanan serta penyerahan penghargaan lomba tingkat Provinsi dan penyerahan paket bantuan oleh Bupati dan Ketua TP PKK Tabanan kepada Perwakilan Keluarga Beresiko Stunting. (ana)

Cegah Eksplorasi Air, Perumda TAB Gelar Gebyar Sambung Baru dan Sambung Kembali

Petugas teknisi Perumda Tirta Amertha Buana (TAB) Kabupaten Tabanan mengecek pipa saluran air.
Petugas teknisi Perumda Tirta Amertha Buana (TAB) Kabupaten Tabanan mengecek pipa saluran air.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dikeluarkannya Permen ESDM Nomor 259 Tahun 2022 tentang standar penyelenggaraan izin pengusahaan air tanah membuat masyarakat tidak bisa seenaknya melakukan pengeboran atau penggalian eksplorasi air tanah, ada sejumlah aturan dan persyaratan yang harus dipenuhi.

Kasubag Humas Perumda Tirta Amertha Buana (TAB) Kabupaten Tabanan Agus Suarjaya mengatakan, aturan ini dikeluarkan untuk mengendalikan eksplorasi air tanah yang jika dibiarkan akan semakin liar dan tidak terkontrol.

“Hal ini pun mendorong masyarakat untuk menggunakan air perpipaan bukan malah menggunakan air tanah,” jelasnya, Kamis (20/7/2023).

Ia menyebut, apabila hal itu dibiarkan terus terjadi maka penurunan muka tanah akibat eksploitasi air tanah yang berlebihan akan terjadi di Tabanan bahkan di Bali.

“Yang paling parah tanah bisa amblas atau penurunan muka tanah,” ujarnya.

Sementara itu, dengan berbagai pertimbangan dan kajian, Perumda TAB Tabanan menyelenggarakan Gebyar Sambungan Air Minum Murah dengan memberikan diskon pemasangan sambungan rumah tangga (SR) baru maupun penyambungan kembali.

Gebyar ini dibuka mulai 3 Juli 2023 dan berlangsung hingga 31 Agustus 2023. Per Kamis 20 Juli 2023 pukul 08.00 WITA, jumlah pendaftaran yang diterima di Kantor Pusat dan Kantor Unit telah mencapai 866 pendaftar.

“Program ini disambut antusias masyarakat Tabanan. Terutama masyarakat yang sebelumnya menggunakan sumur BOR atau PAM swadaya,” sebut Suarjaya.

Mereka sebagian besar memilih beralih ke layanan Perumda TAB karena kualitas air yang mereka dapatkan tidak baik seperti keruh, berbau dan lainnya.

“Seiring dengan gebyar ini Perumda TAB pun berkomitmen terus menjaga dan meningkatkan pelayanan dengan memastikan kontinuitas distribusi air kepada pelanggan,” imbuhnya. (ana)

Benda Misterius Berbentuk Lingga Yoni Ditemukan di Wisata Kayu Putih

Benda Misterius Berbentuk Lingga Yoni Ditemukan di Pura Babakan yang berlokasi di Pohon Kayu Putih, Banjar Bayan, Desa Tua, Kecamatan Marga.
Benda Misterius Berbentuk Lingga Yoni Ditemukan di Pura Babakan yang berlokasi di Pohon Kayu Putih, Banjar Bayan, Desa Tua, Kecamatan Marga.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Benda misterius kembali ditemukan di Pura Babakan yang berlokasi di Pohon Kayu Putih, Banjar Bayan, Desa Tua, Kecamatan Marga.

Ketua Pengelola Wisata Kayu Putih I Made Kurnia mengatakan, ada dua benda yang ditemukan yakni batu bulat berlubang dan batu kecil berbentuk lonjong.

“Ditemukan bersamaan saat piodalan di Pura Babakan Selasa (18/7/2023) lalu dan menyerupai Lingga Yoni,” ujarnya, Kamis (20/7/2023).

Kurnia menceritakan, kedua benda itu ia temukan tertanam di sebelah timur Pura di bawah akar pohon kayu putih sekitar pukul 13.00 WITA.

Saat digali, terlihat berbentuk batu bolong beserta  batu lonjong yang berbentuk seperti Lingga Yoni. “Beratnya mencapai tujuh kilogram,” sambungnya.

Ia menyebut, saat ini benda tersebut telah dilinggihkan atau ditaruh di Pura Babakan. Pihaknya pun telah menggelar upacara prayascita atau pembersihan di area sekitar penemuan benda.

“Sementara dilinggihkan di pura. Untuk asal-usulnya belum kami ketahui,” jelasnya.

Beberapa bulan lalu, benda berbentuk Singing Bowl juga ditemukan di bawah akar pohon kayu putih oleh petugas yang sedang membersihkan areal tersebut.

Benda tersebut merupakan peninggalan leluhur Pande di Desa Tua. Atas penemuan itu telah dilakukan upacara pembersihan.

Selain itu, Tim Bidang Cagar Budaya Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan melakukan observasi terhadap penemuan tersebut. (ana)

Difasilitasi Ny. Putri Koster, Lelang Lukisan Virtual Seniman Disabilitas Agus Mertayasa Tembus 96 Juta Rupiah

 

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Setelah sebelumnya sempat berhasil melaksanakan pameran lukisan virtual untuk Agus Mertayasa tahun lalu tepatnya pada masa Covid-19 sedang melanda, saat ini Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali Ny. Putri Koster kembali memfasilitasi Agus Mertayasa untuk kembali menyelenggarakan Pameran Lukisan Virtual Agus Mertayasa secara online. Kegiatan pameran ini menggandeng sejumlah kepala OPD, Organisasi dan Lembaga keuangan yang ada di Provinsi Bali.

Pameran lukisan virtual Agus Mertayasa yang dibuka secara resmi oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali Ny. Putri Koster di ruang rapat Dekranasda Provinsi Bali, dilaksanakan untuk membantu Agus Mertayasa yang sesuai rencana akan melaksanakan upacara manusa yadnya yang melibatkan keluarga besarnya. “Agus Mertayasa yang tumbuh dengan kondisi fisik kurang sempurna namun memiliki hati dan rasa sosial tinggi bertanggung jawab terhadap keberlangsungan hidup keluarga. Dengan kemampuannya mengolah tangan kanan diantara fisik lainnya yang melemah, Agus Mertayasa tetap berkarya dan menciptakan lukisan Senin yang penuh makna dan warna. Sehingga pantas untuk di perjuangkan dan di dorong terus agar tetap berkarya dan menghasilkan lukisan,” tegas Ny. Putri Koster dalam sambutannya saat membuka Pameran Lukisan Virtual Agus Mertayasa, di ruang rapat Dekranasda Provinsi Bali, Kamis (20/7).

Pemeran dan lelang lukisan karya Agus Mertayasa hari ini berjumlah 35 lukisan yang di patok mulai dari harga 700.000 s/d 5.500.000.

Dari target 74 juta penjualan lukisan hari ini, mampu menembus 96.900.000 dari pameran lukisan virtual Agus Mertayasa tahun ini.

“Agus Mertayasa salah seorang putra Bali yang harus mendapat perhatian khusus lantaran dia sebelumnya lahir normal dan mendapatkan kendala pertumbuhan sejak duduk di bangku SMP sehingga kemampuan fisiknya semakin melemah. Namun, satu-satunya fisik yang masih dapat digunakan adalah tangan kanannya, yang hingga saat ini masih mampu bergerak dan memiliki talenta, di tangannya yang lemah dia mampu menghasilkan karya lukis yang menakjubkan, dan untuk membantunya saya berinisiatif untuk memfasilitasi pameran lukisan virtual yang melibatkan pejabat dan lembaga keuangan di Bali. Saya ingin menunjukkan dan fokus terhadap satu disabilitas terlebih dahulu sebelum kami memulai untuk memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas lainnya,” imbuh Ny. Putri Koster.

Ditambahkannya Ny. Putri Koster, bahwa karya lukis Agus ini terinspirasi dari hatinya dan dituangkan menjadikan karya yang kuat dan kokoh dengan karya nyata dan hidup melalui warna warni, termasuk warna hitam putih. Kelebihan talent ini dimanfaatkan dengan baik, dan menjadikan goresan tangannya sangat mirip dengan lukisan maestro bapak Lempad. Karakternya yang tumbuh dengan budi pekerti serta akhlak mulia, Agus Mertayasa termasuk anak yang berbakti kepada guru rupaka atau orang tuanya.

Kemandirian inilah yang membuat kami selaku Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali tergugah untuk memfasilitasi pameran lukisan virtual untuk Agus Mertayasa. Selain itu nantinya kami juga berupaya untuk menyiapkan sebuah kawasan seperti desa bagi penyandang disabilitas untuk berkreativitas dan menuangkan kemampuannya di Pusat Kebudayaan Bali (PKB) Provinsi Bali yang terletak di Klungkung, baik bagi mereka yang memiliki kemampuan melukis, berkesenian menyanyi bahkan memijat. Seperti yang diketahui bersama, saat ini Pemerintah Provinsi Bali bekerjasama dengan stakeholder terkait menyiapkan Sumber Daya Manusia untuk mampu mengisi peluang yang tersedia di Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di Klungkung nantinya.

Hal ini juga didukung oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali I Wayan Jarta mengatakan bahwa pameran lukisan virtual Agus Mertayasa ini merupakan salah satu kegiatan sosial bagi penyandang disabilitas yang sedang membutuhkan bantuan dan terlebih dia memiliki talenta dan kemampuan dalam mengekspresikan isi hatinya diatas kanvas.

Bupati Sanjaya dan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Dikukuhkan Menjadi Bapak dan Bunda Asuh Stunting

Bupati Sanjaya dan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Dikukuhkan Menjadi Bapak dan Bunda Asuh Stunting
Bupati Sanjaya dan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Dikukuhkan Menjadi Bapak dan Bunda Asuh Stunting

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Menjadi figur penting dalam membantu anak-anak yang mengalami stunting untuk tumbuh dan berkembang dengan baik di Kabupaten Tabanan, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, dan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, didaulat sebagai Bapak dan Bunda Asuh Stunting Kabupaten Tabanan.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala BKKBN RI dalam kegiatan Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 tingkat Provinsi Bali yang dilangsungkan di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Kamis (20/7/2023).

Didaulatnya Bupati Tabanan, Sanjaya dan Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny Rai Wahyuni Sanjaya sebagai Bapak dan Bunda asuh stunting, juga tidak terlepas dari kontribusinya dalam menangani kasus stunting yang berhasil meraih 2 (dua) penghargaan penanganan stunting terbaik tingkat nasional.

Yang mana, pengkuhan Bupati Tabanan dan Bunda Rai sebagai Bapak dan Bunda Asuh Stunting ditandai dengan penyematan selempang oleh Kepala BKKBN RI yang diwakili Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Sarles Brabar.

Kepala BKKBN Bali Sarles Brabar mengatakan, bahwa aspek sumber daya manusia memang penting dalam melakukan pembangunan.

Oleh karena itu, pembangunan SDM menjadi pengarus utamaan strategi pembangunan bangsa Indonesia kedepan, strategi yang tepat akan mempercepat keakselerasian pertumbuhan ekonomi yang dibutuhkan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat serta SDM menjadi faktor kunci dalam memenangkan persaingan global yang semakin ketat.

“Kami sangat berterimakasih, bahwa Bali, indeks pertumbuhan Sumber Daya Manusianya sudah diatas rata-rata dan cukup baik, yang tentunya saya sebagai orang Papua tentu saya ingin belajar dan melihat secara langsung bagaimana kita memanfaatkan SDM itu, karena ini sebagai kunci utama. Maka BKKBN kali ini lebih cenderung untuk berkolaborasi, lebih meningkatkan program-program yang berorientasi kepada kualitas. Oleh karena itu, BKKBN secara khusus mengapresiasi prestasi yang sudah diraih oleh Kabupaten Tabanan,” ujarnya.

Didaulatnya pihaknya sebagai Bapak Asuh Stunting, Bupati Sanjaya menyampaikan terimakasih khususnya kepada BKKBN RI, dimana hal ini merupakan kebanggaan yang besar bagi Kabupaten Tabanan.

Momentum Harganas yang mengusung tema Menuju Keluarga Bebas Stunting untuk Indonesia Maju, menjadi sangat penting dimaknai sebagai sebuah semangat bersama dalam melakukan perubahan.

Adapun beberapa strategi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tabanan adalah melalui program inovasi Semara Ratih dan Bungan Desa di Kabupaten Tabanan.

“Kebetulan kita di Tabanan memiliki program ataupun inovasi langsung turun di tengah-tengah masyarakat, melihat apa yang terjadi, apa yang dibutuhkan oleh masyarakat kita di Tabanan. Karena kita tahu, bahwa di Kabupaten Tabanan yang terdiri dari 640 ribu lebih masyarakat dari 133 Desa dan 349 Desa Adat dari 10 Kecamatan. Begitu luas bentangan Kabupaten Tabanan, dari ujung barat, timur, utara dan selatan, salah satu upaya pendekatan adalah melalui cara Berkantor di Desa,” ujar Sanjaya.

Kalau berbicara terkait stunting, Sanjaya mengatakan, bahwa persoalannya bukan di hilir, tetapi di hulu, bagaimana harus dituntaskan dengan upaya kolaborasi dari berbagai sektor.

Maka dari itu, melalui program inovasi Semara Ratih, bukan hanya memberikan Dokumen Kependudukan kepada pasangan pengantin, tetapi juga memberikan edukasi kepada calon pasangan, melalui konseling pra nikah, tes kesehatan dan lainnya, sehingga kedepan mampu melahirkan generasi yang sehat.

“Mari kita sama-sama bergerak dan kami mempunyai komitmen tahun 2024 tahun depan, yang sekarang ini stunting di Tabanan yang terbaik 8,2 persen agar bisa menjadi 5,2 persen. Ini yang kita mau capai dan saya beserta jajaran sudah membuat skema, bagaimana nanti masing-masing desa agar bisa menjadi desa bebas stunting. Kita sudah masuk ke desa, bicara Kabupaten, desanya dulu harus bebas stunting. Kalau ingin provinsi baik stuntingnya, masing-masing Kabupaten harus baik dulu, begitupun dengan di Indonesia. Jadi penanganan stunting kita harus mulai dari Desa,” imbuh Sanjaya.

Senada dengan Bupati Sanjaya, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya yang didaulat sebagai Bunda Asuh Stunting, menyampaikan terimakasih dan kebanggaannya kepada pihak BKKBN serta seluruh pihak terkait. Dalam beberapa tahun terakhir dikatakan pihaknya telah berupaya keras untuk memastikan anak-anak mendapatkan makanan yang kaya nutrisi, vitamin, mineral dan lainnya, hingga kegiatan itu selalu dijabarkan dalam setiap kegiatan PKK berkolaborasi dengan Pemkab Tabanan dan seluruh jajaran.

Pemberian makanan tambahan selalu intens dilakukan, begitu juga perhatian pada pemantauan pertumbuhan, penanganan infeksi dan penyakit, kebersihan dan sanitasi, pendidikan dan dukungan bagi para ibu agar memiliki pengetahuan tentang pola makan sehat, pemberian ASI serta perawatan bayi yang mumpuni, hingga edukasi dan sosialisasi terkait stunting terus intens dilakukan bersama dengan seluruh jajaran. Bunda Rai sangat meyakini, pencegahan stunting memerlukan kerjasama dari berbagai pihak, termasuk keluarga, pemerintah, masyarakat maupun lembaga kesehatan. (rls)