- Advertisement -
Beranda blog Halaman 623

Semarakkan Bulan Bung Karno, Bupati Tabanan Lepas Ratusan Peserta SUNMORGAB

Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M melepas ratusan peserta SUNMORGAB (Sunday Morning Ride Gabungan) yang diikuti oleh seluruh perwakilan DPC SOB (Semeton Otomotif Bali) di Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta Tabanan, Minggu (4/6/2023).
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M melepas ratusan peserta SUNMORGAB (Sunday Morning Ride Gabungan) yang diikuti oleh seluruh perwakilan DPC SOB (Semeton Otomotif Bali) di Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta Tabanan, Minggu (4/6/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dalam rangkaian Bulan Bung Karno di sepanjang Bulan Juni 2023, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M melepas ratusan peserta SUNMORGAB (Sunday Morning Ride Gabungan) yang diikuti oleh seluruh perwakilan DPC SOB (Semeton Otomotif Bali) di Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta Tabanan, Minggu (4/6/2023).

Sunday Morning Ride atau yang biasa dikenal dengan Sunmori, merupakan kegiatan bermotor bersama dengan komunitas, yang kerap kali dilakukan pada hari minggu pagi. Dengan titik kumpul di Taman Makam Pahlawan dan berakhir di Danau Tamblingan, sebanyak ratusan peserta dari SOB seluruh Bali nampak antusias mengikuti. Turut hadir saat itu, Sekda Tabanan, Para OPD Terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat dan Bendesa Adat setempat serta seluruh pesera Sunmorgab.

Tak hanya berfokus di motor besar, kegiatan ini juga diikuti oleh motor dari berbagai tipe, dan peserta dari berbagai kalangan yang tentunya tergabung dalam komunitas. Sesuai dengan hobinya di bidang otomotif, Bupati Sanjaya menyambut dan berikan apresiasi yang sangat baik terhadap kegiatan ini. Pihaknya percaya, kendaraan sepeda motor jenis apapun yang dimiliki, khususnya bagi para penghobi otomotif, akan tetap melewati satu jalur dengan kualitas dan kenyamanan yang sama.

“Saya lihat anak-anak muda yang memang menggemari otomotif, khususnya sepeda motor dari merek apapun, dari motor CC berapapun, semua kelihatan ada di sini. Kita ini semua satu jalur, di jalur yang sama, motor apapun yang kita duduki dan naiki ada di jalur yang sama. Sudah barang tentu kegiatan ini Bapak bilang positif karena sekarang hari minggu, jadi hari minggu kita manfaatkan untuk melakukan hal-hal yang positif yang sesuai dengan hati kita,” ujarnya dalam sambutan pagi itu.

Sanjaya juga meyakini, kegiatan bermotor bersama ini mampu membangun tali kebersamaan.

“Untuk ketua SOB Bali, himpun adik-adik kita, saya yakin adik-adik ini memiliki sebuah harapan yang besar, dengan hobi ini kita bisa lakukan banyak hal, membuka wawasan, saling tukar informasi, apalagi di dunia teknologi ini. Ciptakan lapangan pekerjaan, jadilah tuan rumah kita di Bali, jadilah tuan rumah kita di Tabanan. anak-anak muda yang sangat kreatif, saya lihat banyak sekali potensinya yang luar biasa,” sebutnya.

Di kesempatan itu, Sanjaya sekaligus menghimbau kepada para riders, untuk berkunjung ke tempat-tempat wisata di Tabanan, memanfaatkan momen berkendara sepeda motor, sekaligus menjadi duta pariwisata yang mampu memperkenalkan daya tarik wisata di Tabanan melalui dunia digital.

Tak hanya itu, Sanjaya juga berpesan agar para pengendara tetap memperhatikan sopan santun saat berkendara di jalanan. Terutama jalanan yang padat di penghujung minggu mulai dari sepanjang jalur Mengwi sampai di lokasi tujuan, Danau Tamblingan.

“Adik-adik janji naik motor yang baik, disiplin dan tidak ugal-ugalan. Tunjukkan bahwa kita ini santun, memiliki etika dan berkendara juga menjadi bagian dari seni kita untuk ada di jalan. Jangan mendahului dan mengganggu pengendara motor lainnya,” pesan Bupati.

Seiring dengan dibukanya Sunmorgab pagi itu, ketua SOB Provinsi Bali, I Dewa Gede Agus Umbara atau yang biasa dipanggil Ajik Bara, sampaikan tujuan terselenggaranya event hari ini sebagai upaya dalam membangun keakraban serta bagian dari keikutsertaan komunitas meramaikan Bulan Bung Karno.

“SOB itu adalah komunitas Semeton Otomotif Bali, bergelut di bidang otomotif, sudah beberapa kali melakukan event di Tabanan, khususnya yang paling dekat kemarin adalah HUT Kota Tabanan dan antusiasme dari teman-teman pecinta otomotif yang ada di Bali sangat luar biasa. Kami berterima kasih kepada Pak Bupati yang sudah mendukung acara dan luar biasa antusiasmenya dari para peserta, terima kasih sekali untuk dukungannya,” pungkas Bara. (rls)

Potensi Munculkan Talenta Lokal, Bupati Sanjaya Apresiasi Perkasa Yudha Cup III Seltim

Bupati Sanjaya membuka langsung Kejuaraan Bola Voli Perkasa Yudha Cup III Tahun 2023 yang diselenggarakan di lapangan Bola Voli Perkasa Yudha Banjar Beraban, Desa Beraban, Selemadeg Timur, Sabtu, (3/6/2023).
Bupati Sanjaya membuka langsung Kejuaraan Bola Voli Perkasa Yudha Cup III Tahun 2023 yang diselenggarakan di lapangan Bola Voli Perkasa Yudha Banjar Beraban, Desa Beraban, Selemadeg Timur, Sabtu, (3/6/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Diyakini mampu melahirkan talenta lokal yang berkualitas, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, mengapresiasi Kejuaraan Bola Voli Perkasa Yudha Cup III Tahun 2023. Apresiasi tersebut ditunjukannya dengan menghadiri sekaligus membuka langsung kejuaraan yang diselenggarakan di lapangan Bola Voli Perkasa Yudha Banjar Beraban, Desa Beraban, Selemadeg Timur, Sabtu, (3/6/2023).

Menurut Sanjaya, pihak penyelenggara serta pihak yang terkait dalam kejuaraan telah berkontribusi untuk kemajuan olahraga di Tabanan, khususnya Bola Voli. Kejuaran seperti ini sangat diyakininya akan mampu melahirkan talenta-talenta Voli yang berkualitas dan unggul yang nantinya mampu mengharumkan nama Tabanan di tingkat lokal, Nasional, bahkan Dunia.

“Potensi Voli disini sangat luar biasa, saya sampaikan apresiasi. Selaku Kepala Daerah, dalam membangun Tabanan melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM), tersirat didalamnya bagaimana Pemda berperan serta dalam memajukan dunia olahraga. Saya sangat apresiasi kejuaraan ini,” ujar Sanjaya.

Tidak hanya itu, Sanjaya juga mengatakan sangat mendukung serta menyampaikan kepada Ketua KONI Tabanan agar mensupport setiap kejuaraan yang dilaksanakan masyarakat. Disamping itu, kejuaraan ini dilaksanakan bertepatan dengan Bulan Bung Karno, diharapkan mampu menumbuhkan persatuan bagi seluruh peserta dan pihak terkait dan selalu memegang teguh nilai-nilai sportivitas dan persaudaraan.

“Saya minta tolong jaga dan junjung tinggi sportivitas, kalah menang itu nomer dua. Berikan pelayanan yang terbaik sebagai tuan rumah. Jika hal itu sudah terpenuhi, bukan hanya 32 Tim, 100 Tim pun akan datang dalam kejuaraan kedepan, itu harus selalu dijaga. Selain melahirkan talenta-talenta pemain berbakat, tolong jaga kehormatan kita dan harumkan nama Tabanan,” imbuh Sanjaya.

Sesuai penuturan Risma Wirawan selaku Ketua Panitia menyampaikan rasa terimakasihnya atas kehadiran Bupati. Dikatakan tujuannya melaksanakan kejuaraan ini untuk pembangunan dan meningkatkan gairah serta sebagai wadah bagi generasi muda dalam olahraga Bola Voli. Selain itu, Putra Perkasa Cup III Tahun 2023 ini diikuti oleh 32 Tim di seputaran Tabanan dan luar Tabanan.

Selain itu, Ia juga mengatakan, bahwa kejuaran dilaksanakan mulai dari tanggal 3 Juni sampai dengan tanggal 9 Juli 2023 yang memperebutkan hadiah total hingga Rp. 52 juta lebih. Kejuaraan ini juga mendapat dukungan penuh dari masyarakat Beraban, Seltim, dimana dalam pembukaan kejuaraan Voli ini mampu menghadirkan ratusan penonton yang sangat antusias memadati tribun lapangan. (rls)

Ada Fenomena Full Moon, BMKG Minta Waspadai Potensi Rob

Air laut pasang pada salah satu pantai di Badung.
Air laut pasang pada salah satu pantai di Badung.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Balai Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar memperkirakan terjadinya potensi banjir rob pada 24 pesisir pantai di Bali.

Potensi banjir rob ini adanya fase bulan purnama atau full moon yang terjadi pada Sabtu (3/6/2023). Pada fase ini, bulan berada pada titik terdekat dengan bumi.

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah III, I Nyoman Gede Wirajaya menerangkan, fenomena full moon akan meningkat ketinggian pasang air laut pada 7-8 juni 2023.

“Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, terdapat beberapa wilayah yang terkena, terutama di wilayah Tabanan dan Badung,” terang Gede Wirajaya, Sabtu (3/6/2023).

Wirajaya menambahkan wilayah pantai yang terkena dampaknya, yaitu Pantai Pasut, Pantai Kelanting, Pantai Soka, Pantai Seminyak, Pantai Jerman, Pantai Nusa Penida, Pantai Balangan, Pantai Tanah Lot.

Berikutnya Pantai Yeh Gangga, Pantai Kedungu, Pantai Batu Bolong, Pantai Nunggalan, Pantai Padang, Pantai Sindu, Pantai Sanur, Pantai Serangan, Pantai Lebih, Pantai Masceti, Pantai Kusamba, Pantai Batu Kori.

“Dari 24 pantai yang berpotensi akan naik ketinggian air laut dengan waktu yang berbeda,” terangnya

BMKG Bali mengimbau masyarakat pesisir berhati-hati terhadap potensi air laut yang pasang. (ann)

WNA Nakal Bikin Pening, Satgas Berencana Awasi Pakai Aplikasi

Ketua PHRI Badung I Gusti Ngurah Suryawijaya.
Ketua PHRI Badung I Gusti Ngurah Suryawijaya.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Satuan Tugas Pengawasan Warga Negara Asing (Satgas WNA) sedang membahas kemungkinan membuat aplikasi khusus. Aplikasi ini untuk mengawasi keberadaan WNA selama berada di Bali.

Aplikasi ini juga bertujuan untuk mencegah tingkah WNA nakal dan melanggar sejumlah norma yang bikin pening pemerintah dan masyarkat Bali belakangan ini.

“Sedang didiskusikan bersama Satgas WNA,” ungkap Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya, Sabtu (3/6/2023).

Ia menambahkan, di aplikasi itu nantinya akan tertera aturan maupun norma yang berlaku di Bali.

Aturan maupun norma itu telah termuat dalam Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 4 Tahun 2023 Tatanan Baru bagi Wisatawan Mancanegara Selama Berada di Bali.

Dengan demikian, WNA atau calon wisatawan mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama berada di Bali.

“Aturan nantinya akan disebarkan di bandara, hotel, serta di tempat umum lainnya yang membutuhkan pengawasan ketat,” imbuhnya.

Meski demikian, Rai belum memberikan gambaran utuh soal aplikasi tersebut lantaran masih dalam pembahasan bersama Satgas WNA.

Ia hanya memberikan kemungkinan aplikasi itu akan menjadi fitur tambahan pada website “Love Bali” yang telah ada. (ann)

Bupati Sanjaya Tinjau Ruas Jalan Desa Jegu

Usai Kegiatan di Samsaman menuju Jegu, Bupati Sanjaya Tinjau Kondisi Jalan di Ngis.
Usai Kegiatan di Samsaman menuju Jegu, Bupati Sanjaya Tinjau Kondisi Jalan di Ngis.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ada yang menarik, ketika Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, melakukan kegiatannya menghadiri undangan dari masyarakat. Dalam perjalanan, seketika memerintahkan bawahannya menghentikan kendaraan, kemudian Bupati Sanjaya meninjau jalan di seputaran Desa Jegu, Jumat (2/6/2023).

Sesuai data di lapangan, usai kegiatan di Samsaman menuju kegiatan selanjutnya di Desa Jegu, Sanjaya beserta jajaran melewati Desa Meliling dan Timpag. Di tengah perjalanan, Bupati berhenti dan turun dari mobil dinasnya untuk meninjau jalan yang ada di Banjar Ngis yang merupakan wilayah Desa Jegu.

Disitu, orang nomer satu di Tabanan agak kaget melihat jalan tersebut dalam keadaan rusak. Kebetulan saat itu juga, Bupati Sanjaya bersama anggota DPR RI Alit Kelakan, Anggota DPRD Bali I Made Supartha, Sekda, beserta Kadis PU Tabanan.

“Tadi, dari Samsaman, Timpag, mulus tapi disini jalannya kok ada lobang-lobang,” ujar Bupati Sanjaya saat itu dan sontak langsung bertanya dengan Kadis PU terkait progres perbaikan jalan tersebut.

Terkait perbaikan jalan tersebut, Made Dedi selaku Kadis PU menyampaikan, bahwa untuk jalan dari Jegu sampai Timpag, Telaga Tunjung, sepanjang 4,8 Km sudah disediakan dana dan sudah ada kontraktornya yang menjadi pemenang tender, yakni dengan anggaran 11 Miliyar lebih.

“Adapun pengerjaan jalan itu bukan hanya pengaspalan tetapi juga pelebaran, sehingga sampai saat ini juga telah dilaksanakan pengerukan bahu jalan untuk betonisasi,” ujarnya.

Kemudian daripada itu, beberapa ruas yang memang mempunyai kedalaman yang cukup dalam, dikatakan Dedi saat ini masih dalam progres pembuatan senderan. Atas laporan tersebut, Bupati memerintahkan Kadis PU untuk mempercepat progres yang ada di lapangan, karena jalan ini merupakan infrastruktur yang sangat vital bagi masyarakat.

Dimana merupakan urat nadi ekonomi dan urusan lainnya yang sangat vital bagi masyarakat . Selain itu, kualitas jalan ditegaskan Sanjaya harus tetap diperhatikan, sehingga jalan awet karena memiliki kualitas yang bagus.

“Kami di Tabanan, 96 persen jalan sudah bagus, tinggal 4 persen lagi. Jalan ini merupakan bagian dari 4 persen tersebut. Kalau bisa segera selesaikan, namun tetap harus memperhatikan kualitasnya,” pinta Sanjaya.

Kedepannya apabila jalan sudah jadi dan bagus, Sanjaya juga meminta kepada masyarakat agar turut serta berperan aktif menjaga dan merawat jalan. Paling tidak membersihkan badan jalan melalui tedun gotong-royong, membersihkan got dari sampah, sehingga saat musim hujan tidak terjadi banjir akibat pembuangan sampah sembarangan yang menyebabkan air sampai meluap ke badan jalan yang sudah jelas akan cepat merusak jalan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Sanjaya juga meminta bantuan kepada DPR RI, agar tetap selalu fokus membantu Pemkab Tabanan yang pada akhirnya terdapat dana pembangunan infrastruktur. Sehingga mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tabanan. Kemudian Alit Kusuma Kelakan dan I Made Supartha, mengiyakan dan dengan konsep satu jalur, berkomitmen berjuang bersama-sama dengan Pemkab Tabanan. (rls)

Diskes Tabanan Catat 27 Kasus Sifilis, Didominasi Perempuan

Ilustrasi Sifilis
Ilustrasi Sifilis

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Tabanan mencatat sepanjang 2022 terdapat 27 kasus penderita sifilis. Sedangkan, pada bulan Januari hingga April 2023 ini baru ditemukan 10 kasus.

Kepala Bidang Penanganan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Tabanan, dr. I Ketut Nariana menyebutkan penderita sifilis tersebut didominasi oleh kaum perempuan.

“Data itu diketahui karena program triple eliminasi kehamilan yang pada ibu hamil,” ujarnya, Jumat (1/6/2023).

Ia menyebut, setiap ibu hamil di Kabupaten Tabanan wajib menjalani screening untuk tiga penyakit yaitu HIV, Sifilis, dan Hepatitis.

Untuk ibu hamil yang sudah menjalani screening sebanyak 4.610 orang pada tahun 2022. Sedangkan dari Januari hingga April 2023 sebanyak 1.547 ibu hamil.

“Pemeriksaan ini wajib, karena jenis penyakit ini sangat berdampak pada kehamilan. Selain itu, dengan adanya screening ini, maka bisa diketahui darimana asal dan sumber penyakit yang diderita,” tambahnya.

Sebagai informasi, Provinsi Bali masuk peringkat lima besar dengan kasus Sifilis terbanyak pada tahun 2022, yaitu tercatat ada 1.300 kasus.

Terpisah, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RSUD Tabanan dr. Ni Made Indah Puspasari menjelaskan, sifilis atau penyakit raja singa adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Bakteri Treponema Pallidum. Penyakit ini dapat menyerang laki-laki dan perempuan dari segala usia.

“Penularan utamanya berasal dari hubungan seksual. Selain itu, ditularkan melalui transfusi darah yang terkontaminasi dan dari ibu ke bayi yang dikandungnya,” papar dr. Indah Puspasari.

Ia menyebut, penyakit Sifilis ini masih bisa diobati apabila pasien menjalani pengobatan lebih dini dan tidak putus. Pengobatannya bisa dengan injeksi antibiotika, atau tablet antibiotika.

“Pengobatan injeksi antibiotika dilakukan selama tiga minggu berturut-turut. Sedangkan pengobatan dengan tablet antibiotika diminum selama satu bulan,” jelasnya. (ana)

Pemandu Hingga Prajuru Desa Tak Setuju Larangan Mendaki Gunung

Ilustrasi : Gunung Batukaru
Ilustrasi : Gunung Batukaru

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sejumlah pemandu (guide) pendakian gunung tidak setuju dengan keputusan Gubernur Bali Wayan Koster yang melarang aktivitas pendakian bagi wisatawan.

Hal tersebut tentunya akan merugikan mereka yang menggantungkan hidup dari wisata gunung.

Salah satu guide pendakian Gunung Batukaru, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel Tabanan Made Alit mengatakan peraturan tersebut harus dikaji kembali oleh Pemerintah Provinsi Bali mengingat banyak orang yang berprofesi sebagai pemandu pendakian, terutama warga lokal yang tinggal di kaki gunung.

“Saya setuju jika itu (peraturan) untuk menjaga kesucian gunung, tetapi harus dipertimbangkan juga dari sisi ekonominya. Kami yang bekerja sebagai guide yang dirugikan jika larangan itu benar berlaku,” ujar Made Alit, Jumat (2/3/2023).

Ia berpendapat, pemerintah sebaiknya memperketat regulasi bukan melarang pendakian. “Perlu dicarikan solusi juga agar tidak memihak satu pihak,” lanjut Alit.

Hal serupa juga disampaikan Bendesa Adat Wongaya Gede I Ketut Sucipto. Menurutnya kebijakan ini harus dibahas bersama masyarakat setempat.

“Saya tidak sependapat wisatawan lokal maupun asing dilarang melakukan pendakian. Namun kita perlu duduk bersama untuk membuat regulasi. Libatkan juga masyarakat setempat sebab mereka yang tahu wilayahnya dan juga apa yang boleh dan tidak untuk dilakukan,” kata Ketut Sucipto.

Ia menjelaskan, selama ini pihaknya telah menerapkan aturan bagi para pendaki di Gunung Batukaru, seperti tidak boleh mendaki tanpa didampingi pemandu, membuang sampah sembarangan, wanita yang sedang haid dilarang ikut mendaki dan mencatat setiap identitas pendaki.

Selain itu, jika ada wisatawan yang mau mendaki tanpa memakai pemandu lokal maka tidak diizinkan untuk melakukan pendakian. Itu dilakukan bukan semata-mata hanya untuk mencari keuntungan, melainkan pemandu lokal memiliki tanggung jawab moral sebagai warga adat.

“Aturan itu yang harusnya kita rundingkan bersama agar kesucian tempat tetap terjaga bukanya melarang pendakian. Disamping itu orang mendaki kan haknya mereka untuk menikmati hidup,” sebutnya. (ana)

Pemkab Tabanan Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Kebangkitan Nasional dan Bulan Bung Karno

Pelepasan balon menandai pembukaan Bulan Bung Karno.
Pelepasan balon menandai pembukaan Bulan Bung Karno.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, Hari Kebangkitan Nasional dan dirangkaikan dengan Pembukaan Bulan Bung Karno V Tahun 2023, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya,S.E.,M.M dalam hal ini diwakili oleh Wakil Bupati, I Made Edi Wirawan, S.E pimpin upacara peringatan yang digelar di Halaman Kantor Bupati Tabanan, Kamis (1/6/2023).

Wabup Edi selaku Inspektur Upacara pimpin upacara yang berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh Jajaran Forkopimda Tabanan, Sekda beserta para Asisten Setda, Inspektur beserta seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, TNI, Polri, Para Kepala Sekolah Se-Kabupaten Tabanan, Kepala Perusda dan Perwakilan siswa dan pramuka di Tabanan.

Dalam Pidato Bupati Tabanan yang dibacakan oleh Wabup Edi, pihaknya menyampaikan, bahwa sebagai ideologi negara, Pancasila telah terbukti kokoh dalam menjawab tantangan zaman yang terus berubah. Rekam jejak perjalanan bangsa menapaki jalan berliku berkali-kali mendapat cobaan, mulai dari perjuangan kemerdekaan melawan penjajah asing, tindakan makar yang berupaya menggantikan ideologi pancasila, bagkan sampai saat ini dengan munculnya gerakan radikalis.

“Astungkara, melalui kebangkitan nasional jiwa-jiwa nasionalis dan patriotik. maka pancasila tetap kokoh dalam menghadapi ancaman, tantangan, hambaran dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun luar,” Papar Edi.

Oleh sebab itu, penajaman terhadap kesadaran berbangsa dan bernegara terus digaungkan untuk menghadapi ancaman yang ada.

Salah satu strategi vital yang dapat dilakukan adalah secara konsisten melaksanakan peringatan Hari Lahir Pancasila, Kebangkitan Nasional, serta Peringatan Bulan Bung Karno, Sebagaimana diamanatkan dalam Pergub Bali Nomor 19 Tahun 2019, tentang Bulan Bung Karno serta ditindaklanjuti dengan Perayuran Bupati Tabanan Nomor 25 Tahun 2018 tentang hal yang sama, maka Penyelenggaraan Bulan Bung Karno tahun inj adalah yang kelima kalinya di Kabupaten Tabanan.

Peringatan Bulan Bung Karno Bulan Juni Tahun ini akan dikemas melalui kegiatan yang bernuansakan kreativitas menggali kearifan Budaya lokal yang sehaluan dan senafas dengan spirit ajaran Trisakti Bung Karno. Dengan mengusung tema Mahajnana Segara Kerthi yaitu pemuliaan laut-pendalaman ajaran Bung Karno merupakan kelanjutan dari Peringatan tahun sebelumnya yang bertemakan ‘Adicita Danu Kerhi’

Wabup Edi menjelaskan tema tersebut merupakan sebuah konsep harmonisasi yang sarat dan kaya akan pesan-pesan moral tentang ajegnya konsep ‘Nyegara-Gunung’.

“Dalam konteks pembangunan regional, maka saya yakinkan bahwa ajaran Trisakti Bung Karno akan kita jadikan ‘The Spirit of Power’, mengawal Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk merealisasikan visi dan misi yang telah ditetapkan,” lanjutnya.

Pihaknya pun menyampaikan harapan, agar spirit tersebut makin bergema dan mengejewantah dalam tata-titi kehidupan masyarakat Tabanan. Dilandasi kemauan dan tekad kuat, kolaborasi antara visi dan misi dengan ajaran TriSakti Bung Karno, Peringatan Hari Lahir Pancasila dan Kebangkita Nasional, akan menguatkan keyakinan untuk membangun memori kolektif anak bangsa dalam mengadaptasi dan mengadopsi kekuatan yang ada dan nyata dari masa lalu, kini dan mendatang.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, saat ini kita sedang berkonsentrasi mempersiapkan penyelenggaraan pesta demokrasi baik pemilu Presiden-Legislatif-DPD, serta Pemilukada. Eskalasi Politik mengalami peningkatan ditandai dengan isu-isu polarisasi politik. Menjadi penting dan strategis untuk tetap menjalin kesamaan persepsi dan komitmen persatuan dan kesatuan, bahwa kondusivitas keamanan dan ketertiban daerah adalah harga mati di atas kepentingan pribadi dan atau kelompok-golongan,” jelas Edi lebih lanjut.

Upacara Peringatan pagi itu diawali dengan penampilan tari Jayaning Singasana, serta pelepasan balon menandai pembukaan Bulan Bung Karno, serta dilanjutkan dengan penyerahan bendera kepada perwakilan Perbekel Se-Kabupaten Tabanan, pementasan Teater Jineng dari SMA Negeri 1 Tabanan dan peninjauan UMKM. (Rls)

Ketua DPRD Tabanan Mengikuti Upacara Nedunan Puluhan Keris Pusaka

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga S.Sos ikut dalam prosesi upacara nedunang puluhan keris pusaka di Kedatuan Kawista, Desa Belatungan menjelang perayaan Tumpek Landep pada (3/6/2023).

Puluhan keris ini merupakan pusaka dari Ida Sri Bhagawan Putra Nata Nawa Wangsa Pemayun.

“Pada Jumat (2/5/2023) akan dilakukan mesucian ke Pantai Soka,” ujar Dirga Kamis, (1/6/2023).

Setelah mesucian, puluhan keris pusaka ini akan dilakukan pujawali pada Sabtu, tepat pada Tumpek Landep Made Dirga sempat memegang salah satu pusaka, Keris Kebo Taruna atau Kebo lwo yang panjangnya mencapai sekitar empat meter.

“Ini luar biasa Pusaka-pusaka ini memiliki aura yang kuat,” ujarnya

Politisi asal Banjar Sakeh, Desa Sudimara, Tabanan ini menerangkan, Tumpek Landep merupakan perayaan terhadap ilmu pengetahuan agar semakin tajam dan cerdas yang dilambangkan dengan pusaka keris. Terkait dengan fenomena masyarakat yang melakukan upacara pada kendaraan roda dua maupun roda empat, ia menilai ada pergeseran makna dari Tumpek Landep.

“Maka dari itu, Gubernur Bali Wayan Koster mengeluarkan Instruksi Nomor 05 Tahun 2022 Tentang perayaan Rahina Tumpek Landep dengan upacara Jana Kerthi sebagai pelaksanaan tata-titi kehidupan masyarakat Bali berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi dalam Bali era baru,” ujarnya

la juga berharap, masyarakat terutama generasi muda lebih penduli dan mulai belajar memahami bagaimana kearifan lokal yang ada di Bali sehingga kebudayaan Bali bisa tetap ajeg

“Generasi muda harus mulai peduli dan mau belajar,” ujarnya. (ana)

Imigrasi Limpahkan Dua WNA Pakai Paspor Palsu ke Kejari Badung

Ilustrasi Paspor
Ilustrasi Paspor

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai melimpahkan kasus dua warga negara asing (WNA) pakai paspor palsu ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung.

Dua WNA berpaspor palsu yang kini disidik pihak Kejari Badung itu yakni MSH (37) berkewarganegaraan Mesir dan YBI (25) berkewarganegaraan Nigeria.

Pelimpahan tersebut ditandai dengan terbitnya SPDP atau surat perintah dimulainya penyidikan dan prosesnya berlangsung pada Rabu (31/5/2023).

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Sugito mengatakan Imigrasi sudah menyampaikan SPDP ke Kejari Badung terkait dugaan tindak pidana paspor palsu.

“Sudah diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Badung dan selanjutnya akan melakukan pemanggilan saksi serta pengumpulan barang bukti,” terang Sugito, Kamis (1/6/2023).

Sugito menambahkan kedua WNA berhasil diamankan pada waktu dan tempat yang berbeda.

“MSH diamankan 16 Mei 2023 saat pemeriksaan keimigrasian di terminal keberangkatan sedangkan YBI diamankan pada 17 Mei 2023 pada konter check in paspor,” imbuhnya

Pemeriksaan lebih lanjut dilakukan bidang Intelijen dan Penindakan Imigrasi (Inteldakim) dan dilakukan gelar perkara pada 25 Mei 2023.

Atas perbuatannya, MSH dan YBI diduga melanggar pasal 119 ayat (2) tentang dokumen perjalanan palsu sebagaimana Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. (ann)