- Advertisement -
Beranda blog Halaman 624

174 Bacaleg Dinyatakan TMS, KPU Beri Waktu Perbaikan 6 Hari

Komisioner KPU Tabanan Ni Luh Made Sunadi.
Komisioner KPU Tabanan Ni Luh Made Sunadi.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan menyatakan hasil verifikasi administrasi perbaikan dokumen bakal calon legislatif (bacaleg) terdapat 174 bacaleg yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Komisioner KPU Tabanan Ni Luh Made Sunadi menyebut, dari 16 partai politik dengan jumlah 420 bacaleg terdaftar hanya 246 orang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS).

“Tidak memenuhi syarat karena dokumen yang dikirim belum lengkap dan benar,” ujarnya, Senin (7/8/2023).

Sunadi menjelaskan, walaupun bacaleg tersebut berstatus TMS, mereka masih bisa melakukan perbaikan berkas kembali selama masa pencermatan rancangan Daftar Calon Sementara (DCS) dari 6 sampai 11 Agustus 2023 mendatang.

Pada masa pencermatan rancangan DCS ini, parpol diminta untuk mengecek nomor partai, nama partai, gambar partai, serta nomor urut hingga foto bakal calon.

“Setiap parpol yang bacalegnya masih TMS juga diberi kesempatan untuk melengkapi dokumen-dokumen serta mengganti calon berdasarkan persetujuan DPP masing-masing. Jadi, masih bisa diubah sebelum penetapan DCS,” paparnya.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan saat ini KPU Tabanan selalu siap membantu parpol untuk melengkapi berkas pada pencermatan rancangan DCS ini.

“Hingga hari ini beberapa perwakilan parpol baru berkonsultasi saja terkait perbaikan dokumen bakal calonnya. Semoga hingga batas akhir tahapan pencermatan nanti semua bacaleg bisa berstatus MS,” imbuh Sunadi. (ana)

Pendaftar Gebyar Sambungan Murah Perumda TAB Capai 1.360

Sambungan baru Perumda Tirta Amertha Buana.
Sambungan baru Perumda Tirta Amertha Buana.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Perumda Tirta Amertha Buana (TAB) Kabupaten Tabanan terus berupaya memperluas layanan kepada masyarakat.

Itu dilakukan dengan melaksanakan Gebyar Sambungan Air Minum Murah yang berlangsung sejak 3 Juli hingga 31 Agustus 2023 mendatang.

Kasubag Humas Perumda TAB I Wayan Agus Suanjaya mengatakan, per Jumat (4/8/2023) pendaftaran telah mencapai 1.360 dan pembayaran 743.

“Untuk pemasangannya berjumlah 625 atau 46 persen dari total pendaftaran,” ujarnya Senin, (7/8/2023).

Seiring dengan pelaksanaan gebyar, Perumda TAB pun berkomitmen terus menjaga dan meningkatkan pelayanan dengan memastikan kontinuitas distribusi air kepada pelanggan.

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan Permen ESDM Nomor 259 Tahun 2022 tentang standar penyelenggaraan izin pengusahaan air tanah yang membuat masyarakat tidak bisa seenaknya melakukan pengeboran atau penggalian eksplorasi air tanah, ada sejumlah aturan dan persyaratan yang harus dipenuhi.

Tentunya aturan ini dikeluarkan untuk mengendalikan eksplorasi air tanah yang jika dibiarkan akan semakin liar dan tidak terkontrol. Hal ini pun mendorong masyarakat untuk menggunaan air perpipaan.

“Pengguna sumur bor diharapkan beralih menggunakan air perpipaan dengan gebyar ini,” ungkap Suanjaya.

Tidak hanya menjaga kontinuitas distribusi air bersih kepada pelanggan, Perumda TAB juga terus menambah mitra untuk dapat melayani pembayaran tagihan air secara online.

Terbaru, Perumda TAB bekerjasama dengan PT. Magna Karya Mulya untuk melayani pembayaran tagihan air Kabupaten Tabanan melalui mobile banking (m-banking) BCA, ATM BCA, dan Bukalapak.

Cukup dengan memasukkan NO SBG (ID Pelanggan), maka pelanggan sudah bisa melakukan pembayaran air dimana pun dan kapan pun.

“Kanal-kanal pembayaran online saat ini sudah bertambah dari sebelumnya lewat ATM BPD Bali, m-banking BPD Bali, teller BPD Bali, Griya Bayar Bank BTN, agen Arindo, Alfamart dan Indomart,” imbuhnya. (ana)

50 Mahasiswa Antusias Ikuti Diklat Jurusitik di Kampus UNTAB

Diklat Jurnalistik, Kewirausahaan dan Politik (Jurusitik) dilaksanakan oleh Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Cabang Tabanan bertempat di Aula Universitas Tabanan, Minggu (6/8/2023).
Diklat Jurnalistik, Kewirausahaan dan Politik (Jurusitik) dilaksanakan oleh Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Cabang Tabanan bertempat di Aula Universitas Tabanan, Minggu (6/8/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebanyak 50 mahasiswa mengikuti diklat Jurnalistik, Kewirausahaan dan Politik (Jurusitik) bertempat di Aula Universitas Tabanan, Minggu (6/8/2023).

Seluruh peserta tampak antusias mengikuti diklat yang dilaksanakan oleh Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Cabang Tabanan mulai pukul 09.00 WITA.

Ketua Panitia I Gede Komang Agus Pande Suryawan mengatakan, peserta diklat berasal dari mahasiswa Universitas Tabanan sebanyak 25 orang dan juga mahasiswa dari luar yang tergabung dalam KMHDI Bali.

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah menambah wawasan peserta khususnya mahasiswa dalam menulis berita, memulai bisnis dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan.

“Kami ingin merangkul teman-teman untuk bisa berjurnalistik, berwirausaha dan berpolitik,” ujarnya di tengah-tengah kegiatan.

Ia menambahkan, kegiatan diklat yang berlangsung selama satu hari ini diisi oleh tiga narasumber yang telah berpengalaman di bidangnya. Yakni materi jurnalistik dibawakan oleh Donny Darmawan,S.S, materi Kewirausahaan oleh Ketut Saen Tanju I Ketut SaenTanju, S.E., M.M dan Ni Kadek Sanchi Krisna Dewi, S.E, serta materi politik oleh Putu Yuni Widyadnyani,S.S yang merupakan Anggota DPRD Tabanan.

Bahkan, diklat juga telah dilaksanakan di beberapa perguruan tinggi di Tabanan.

“Peserta yang telah mengikuti diklat diharapkan dapat bergabung dalam KMHDI Tabanan,” harapnya. (ana)

 

Wabup Suiasa Pimpin Rapat Koordinasi IPSI Bali Jelang PRA-PON 2023

Wabup Ketut Suiasa yang juga Ketua IPSI Bali memimpin langsung Rakor Pedoman Penetapan Atlet Pra PON IPSI di Ruang Rapat Rumah Jabatan Wakil Bupati, Puspem Badung, Minggu (6/8/2023).
Wabup Ketut Suiasa yang juga Ketua IPSI Bali memimpin langsung Rakor Pedoman Penetapan Atlet Pra PON IPSI di Ruang Rapat Rumah Jabatan Wakil Bupati, Puspem Badung, Minggu (6/8/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa yang juga ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bali memimpin rapat koordinasi Pedoman Penetapan Atlet Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Minggu (6/8/2023).

Rapat koordinasi yang bertempat di Ruang Rapat Rumah Jabatan Wakil Bupati, Puspem Badung, ini membahas tentang Pedoman Penetapan Atlet Pra PON IPSI dan sekaligus persiapan Atlet untuk tampil pada pra-PON di Solo pada 11 September 2023 mendatang.

Wabup Suiasa mengatakan, rapat koordinasi ini merupakan rapat kelanjutan dari rapat yang dilaksanakan minggu lalu, terkait dengan IPSI di Bali berkaitan dengan persiapan menetapkan atlet sebagai perwakilan IPSI Bali dalam ajang event pra-PON yang akan datang.

“Ada aturan yang tidak boleh melibatkan atlet juara Sea Game, juara Asian Game dan juara Olimpiade untuk mengikuti di Porprov, karena ada aturan seperti ini  kita perlu ada pedoman di IPSI Bali supaya tidak berbenturan dengan aturan KONI Bali,” ujarnya.

Pihaknya di IPSI Bali bersama pengurus cabang beserta jajaran membuat aturan tentang kriteria atlet serta evaluasi terhadap atlet yang dipersiapkan untuk tampil nanti di pra-PON/PON memiliki kualifikasi baik teknik, keterampilan fisik, bela diri dan disiplin.

“Kami juga ada tim evaluasi dan tim monitoring untuk mengevaluasi atlet-atlet, segala hasil catatan mereka itu dalam bentuk rekomendasi, yang selanjutnya dilaporkan kepada Ketua Umum untuk dibahas bersama. Evaluasi secara menyeluruh diputuskan menjadi final untuk ditetapkan menjadi peserta pra-PON sebagai perwakilan IPSI Bali,” imbuhnya.

Selanjutnya, para atlet yang ditetapkan sebagai atlet Pra PON nanti akan diwajibkan untuk mengikuti pemusatan latihan atau tc yang akan dilaksanakan di IPSI Bali. Selain itu, disiapkan petugas pelatihnya atau yang mendampingi termasuk RAB yang akan dilaksanakan di IPSI Bali.

Turut hadir dalam rapat tersebut, yakni Sekretaris IPSI Bali I Nyoman Yamadhiputra, Ketua dan perwakilan IPSI masing-masing Kabupaten/Kota se-Bali serta Ketua dan perwakilan masing-masing perguruan silat se-Bali. (rls)

Pemkab Tabanan Beri Bantuan Kesehatan Balita Gizi Buruk

Pemberian bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Banjar Panti, Desa Pandak Gede, Kecamatan Kediri, Minggu (6/8/2023). (doc)
Pemberian bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Banjar Panti, Desa Pandak Gede, Kecamatan Kediri, Minggu (6/8/2023). (doc)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memberikan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan penanganan kesehatan gratis kepada Kadek Dwi Edi Pramana di Banjar Panti, Desa Pandak Gede, Kecamatan Kediri, Minggu (6/8/2023).

Kadek Dwi merupakan putra kedua dari pasangan suami istri I Putu Suartawan dan Ni Komang Rinayanti yang menderita gizi buruk dan masuk kategori keluarga kurang mampu.

Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya,SE., MM mengatakan, Pemkab Tabanan akan melakukan atensi penuh terhadap kasus stunting dan gizi buruk di Tabanan, seperti kasus gizi guruk yang dialami keluarga I Putu Suartawan.

“Dalam menangani kasus seperti ini diperlukan kolaborasi dari seluruh pihak terkait. Selain bantuan sosial penderita gizi buruk juga harus mendapatkan pengobatan yang intensif. Saya minta seluruh jajaran terkait agar cepat dan tanggap,” ungkapnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tabanan Nyoman Gunawan menyebut, keluarga I Putu Suartawan telah menerima bantuan sosial PKH sejak Tahun 2020 sebesar Rp1.125.000 per tahapnya.

“Untuk tahun 2023, keluarga Putu Suartawan telah menerima dua kali tahapan. Tahap tiga dan empat karena komponen berubah, kemungkinan besaran bantuan akan berubah juga,” ungkapnya.

Ditambahkannya, pihaknya juga telah bekerja sama dengan yayasan terkait untuk memberikan pemeriksaan kesehatan, bantuan pengobatan dan bantuan sembako kepada Kadek Dwi.

“Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban keluarga dan ke depan akan tetap mendapatkan bantuan sosial yang seharusnya memang mereka dapatkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan dr. Ida Bagus Surya Wira Andi mengungkapkan, anak atas nama Kadek Dwi Edi Pramana merupakan menderita penyakit Mikrosefali atau penyakit perkembangan otak tidak normal.

“Kondisi balita ini telah bermasalah dari dalam kandungan, karena keadaan ibu yang kurang baik saat mengandung sehingga lahir dalam kondisi kelainan pada otak. Kami akan tetap berupaya meringankan beban keluarga dengan mengalihkan pengobatan ke Rumah Sakit Umum Tabanan mengingat jarak ke RS Sanglah yang lumayan jauh, sehingga kami bisa memantau nutrisi makanan yang dikonsumsi,” ungkapnya.

Menurutnya, pemerintah telah melakukan beberapa penanganan seperti kunjungan Puskesmas Kediri III melalui Bidan Desa Pandak Gede ke rumah untuk memantau perkembangan pasien.

Selain itu, memfasilitasi rujukan ke Rumah Sakit agar rutin mendapat pengobatan untuk mengedalikan gejala kejang dan hiperaktif serta konseling kepada orang tua.

Pihaknya juga menegaskan, Mikrosefali adalah kelainan yang dipengaruhi oleh faktor genetik. Penyakit ini tidak bisa dicegah sepenuhnya, tetapi konseling genetik tetap bisa dilakukan. Khususnya kepada pasangan yang sedang merencanakan program kehamilan.

“Kami berharap kasus Mikrosefali bisa diminimalisir, caranya dengan mengkonsumsi makanan sehat bergisi lengkap dan seimbang saat kehamilan. Yang terpenting hindari paparan asap rokok saat hamil,” imbuh Surya Wira. (ana)

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Ngenteg Linggih Krama Wanasari

Bupati I Komang Gede Sanjaya bersama jajaran menghadiri Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Ngusabha Nini lan Tawur Agung di Pura Puseh Desa Adat Wanasari, Kecamatan Tabanan, Sabtu (5/8/2023).
Bupati I Komang Gede Sanjaya bersama jajaran menghadiri Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Ngusabha Nini lan Tawur Agung di Pura Puseh Desa Adat Wanasari, Kecamatan Tabanan, Sabtu (5/8/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati I Komang Gede Sanjaya bersama jajaran menghadiri Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Ngusabha Nini lan Tawur Agung di Pura Puseh Desa Adat Wanasari, Kecamatan Tabanan, Sabtu (5/8/2023).

Ini merupakan komitmen jajaran Pemkab Tabanan untuk konsisten hadir langsung mendukung kegiatan pembangunan masyarakat dan bersama-sama mewujudkan visi menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

Bupati Sanjaya mengungkapkan kebahagiaannya bisa berkumpul dan bertatap muka dengan krama dalam rangkaian Karya ini.

“Jadi, tiang di Pemkab Tabanan sangat menyambut baik kegiatan Yadnya ini, apalagi sesuai yang disampaikan Prawartaka Karya, bahwa Karya serupa dilakukan sekitar seratus tahun yang lalu. Dilaksanakannya Karya Agung kali ini, sangat saya apresiasi sebagai salah satu perwujudan visi misi Pemkab Tabanan,” ujarnya.

Sanjaya juga sangat meyakini, krama Desa Adat Wanasari menpunyai semangat persatuan dan gotong-royong yang tinggi, sehingga Karya ini terkonsepkan dengan baik.

“Terbukti atas ketulusan dan sradha bhakti terhadap Ida Sesuhunan disini, mampu menuntun krama tiang serta memberikan sinar suci dalam pelaksanaan Karya ini, sehingga bisa memargi antar labda karya sida sidaning don. Luar biasa Karya ini,” imbuhnya.

Politisi asal Dauh Pala Tabanan juga berharap agar semangat persatuan dan gotong-royong dari krama tidak berhenti sampai di pelaksanaan kegiatan ini. Pihaknya menginginkan agar semangat itu terus tumbuh dan meningkat guna menyongsong pembangunan kedepan.

Selaku Prawartaka Karya, Ida Bagus Putu Artawa mewakili seluruh krama Desa Adat Wanasari, menyampaikan terimakasih yang tulus karena Bupati Tabanan dan jajaran serta pihak Legislatif telah menyempatkan diri matemu rasa dengan krama setempat dalam Karya ini.

“Tujuan Karya ini adalah kegiatan Mamungkah, Ngenteg Linggih, Ngusabha Nini lan Tawur Agung, dimana puncaknya akan dilaksanakan pada 13 Agustus 2023,” ujarnya sembari menambahkan, bahwa rangkaian Karya telah dilaksanakan dari 4 Mei 2023 lalu.

Dimana Karya ini juga dikatakan telah dipersiapkan dari tiga yang lalu dengan berbagai persiapan dari krama yang didasari atas rasa tulus ikhlas dan semangat serta modal nekat. “Kami tidak memiliki modal, namun tiang berterimakasih kepada Bapak/Ibu yang hadir, telah turut serta membantu. Rencana selanjutnya usai Karya ini, semoga Bapak/Ibu dan lainnya agar selalu turut serta dalam memberikan dukungan dan membantu kegiatan kami kedepan,” harapnya.

Turut hadir dalam kesempatan itu anggota Komisi IV DPR RI, Ketua DPRD Provinsi Bali, Ketua DPRD Tabanan beserta salah satu anggota, Sekda, para Asisten dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat dan unsur Forkopimcam Tabanan, Bendesa Adat se-Kecamatan Tabanan, Perbekel dan tokoh masyarakat setempat. (rls)

Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-78, Bupati Sanjaya Mengajar di SMA N 1 Tabanan

Bupati Tabanan Dr. Komang Gede Sanjaya, SE., MM, berkesempatan bertatap muka langsung serta menerapkan program 'Bupati Mengajar' di SMA Negeri 1 Tabanan, bertempat di Aula Sekolah setempat, Sabtu (5/8/2023).
Bupati Tabanan Dr. Komang Gede Sanjaya, SE., MM, berkesempatan bertatap muka langsung serta menerapkan program 'Bupati Mengajar' di SMA Negeri 1 Tabanan, bertempat di Aula Sekolah setempat, Sabtu(5/8/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dalam momen peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-78 dan HUT Smasta ke-62 , Bupati Tabanan Dr. Komang Gede Sanjaya, SE., MM, berkesempatan bertatap muka langsung serta menerapkan program ‘Bupati Mengajar’ di SMA Negeri 1 Tabanan, bertempat di Aula Sekolah setempat, Sabtu(5/8/2023).

Sejalan dengan HUT Kemerdekaan RI tahun 2023 dengan tema ‘Terus Melaju untuk Indonesia Maju’, maka Pemkab Tabanan membuat suatu kegiatan yaitu Bupati Mengajar yang bertujuan untuk mengemban amanah membangun Sumber Daya Manusia, melalui pendidikan budi pekerti kepada generasi muda dan tantangannya di Kabupaten Tabanan. Dimana generasi muda dalam jejak perjalanannya terbagi kedalam beberapa fase.

Meski baru pertama kali, Bupati Sanjaya terlihat sangat luwes menjelaskan materi seperti seorang Guru di hadapan para Siswa. Ia lebih menekankan terkait tentang budi pekerti dan fase didalamnya dari fase generasi baby boomers, generasi X, Y, Z, hingga generasi Alpha yang lahir tahun 2011 hingga 2014.

“Ini momen yang sangat menarik, karena saya diberi peran sebagai seorang pengajar dan berharap materi yang saya sampaikan memang benar-benar tepat sasaran. Pendidikan budi pekerti sangat penting diterapkan untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tapi juga secara mental dan sopan santun,” ungkapnya

Sanjaya menambahkan, di era yang serba digital ini, para generasi muda seolah-olah sudah mulai lupa dengan tatanan hidup bermasyarakat, bersikap serta beretika yang baik. Karenanya, pihaknya mengajak para generasi muda agar lebih cerdas memanfaatkan kemajuan teknologi.

“Saya berharap anak-anak kita jangan menjadi korban kemajuan teknologi, karena dampaknya sangat buruk. Anak-anak menjadi apatis, introvert dan cuek dengan lingkungan sosial. Ayo manfaatkan teknologi dengan cerdas,” tegasnya.

Bupati Sanjaya juga meminta kepada generasi muda agar memperkuat pelajaran budi pekerti di sekolah, menanamkan sopan santun di rumah, memperkuat fondasi agama, mengasah kesenian dan budaya lokal, membangun kebanggaan nilai lokalitas dan daerah, menjalin jejaring pergaulan sehat, serta memfilter informasi di media sosial. Dalam kesempatan itu, para siswa terlihat antusias dan merasa bangga bisa diberikan bimbingan oleh Bupati.

Bahkan pada kesempatan itu, ratusan siswa yang turut dalam kelas tersebut, mengikuti serta menyimak materi yang disampaikan Bupati Sanjaya dari awal sampai akhir. Hal ini mencerminkan keseriusan dari para generasi muda untuk tumbuh menjadi generasi yang unggul dan Sumber Daya Manusia yang mampu berprestasi dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional, selain mewujudkan visi menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani.

Sebelumnya, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tabanan menyampaikan, pihaknya menyambut baik kunjungan Bupati beserta jajaran dan menyempatkan diri memberikan bimbingan kepada anak-anak asuhnya. Sejalan dengan materi yang diberikan Bupati, pihaknya juga mengaku telah menamkan nilai-nilai Pancasila, interaksi sosial budaya, peduli lingkungan serta gotong-royong.

“Sekali lagi tiang mengucapkan terimakasih kepada Bapak, karena Bapak sangat selaras, sejalan, linier dengan kami terkait pendidikan budi pekerti,” imbuhnya. (rls)

Program Semara Ratih Kian Diminati Calon Pengantin

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil I Gusti Agung Rai Dwipayana.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil I Gusti Agung Rai Dwipayana.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Program Semara Ratih yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan sejak 2022 lalu kian diminati pasangan yang akan melangsungkan pernikahan.

Hal tersebut dibuktikan dengan semakin meningkatnya jumlah pasangan yang mengikuti program ini.

Berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tabanan, hingga Juli 2023 sekitar 90 pasangan telah mengikuti program Semara Ratih. Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2022 lalu sekitar 64 pasangan.

“Sangat ada peningkatan karena program Semara Ratih memiliki banyak manfaat sehingga masyarakat berlomba-lomba mengikutinya,” ujar Kepala Disdukcapil I Gusti Agung Rai Dwipayana, Sabtu (5/8/2023).

Menurutnya, manfaat yang dirasakan calon pengantin yakni adanya konseling atau bimbingan. Konseling dilakukan oleh tim pendamping dari Dinas Kesehatan, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) serta TNI Polri.

Adapun konseling yang diberikan mengenai kesehatan, pencegahan stunting pada anak, hukum kekerasan dalam rumah tangga, lingkungan serta pemahaman spiritual. Setelah lolos tahapan konseling, mereka akan diberikan sertifikat Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil).

“Peserta yang lolos juga akan mendapat kemudahan dalam mengurus berbagai administrasi di Disdukcapil, seperti akta perkawinan, KK, KTP hingga akta kelahiran anak,” ungkap Rai Dwipayana.

Ia menambahkan, peserta yang dinyatakan lolos akan diberikan akta perkawinan yang diserahkan langsung oleh Bupati atau perwakilan Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Tabanan melangsungkan pernikahan.

“Setelah itu, pengantin diwajibkan menanam pohon di halaman rumah sebagai bentuk mencintai lingkungan,” imbuhnya. (ana) 

Suardika Asal Singaraja Jualan Bendera di Tabanan, Sehari Raup Omset Hingga Rp2 Juta

Wayan Suardika asal Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, berjualan bendera dan pernak-pernik Hari Kemerdekaan RI di Jalan Bypass Ir. Soekarno, Tabanan, Sabtu (5/7/2023). 
Wayan Suardika asal Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, berjualan bendera dan pernak-pernik Hari Kemerdekaan RI di Jalan Bypass Ir. Soekarno, Tabanan, Sabtu (5/7/2023). 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-78 tahun, penjual musiman bendera maupun pernak-pernik dengan nuansa merah putih bermunculan di pinggir jalan Bypass Ir. Soekarno, Tabanan.

Seorang penjual, Wayan Suardika (30) asal Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali mengatakan, dirinya telah berjualan di pinggir jalan Baypass Ir. Soekarno sejak 29 Juli lalu.

“Saya sengaja datang ke Tabanan untuk menjual bendera serta pernak-pernik 17-an,” ujarnya, Sabtu (5/8/2023).

Suardika mengaku, sejak hari pertama jualan barang dagangannya sudah diserbu pembeli yang berasal dari wilayah sekitar dan orang-orang yang kebetulan lewat. Bahkan, dirinya bisa mendapat omset hingga Rp2 juta dalam sehari.

“Sudah ramai dari hari pertama jualan, mungkin karena mereka pasang bendera sekalian dengan penjor. Selain itu, pemerintah juga buat aturan baru wajib pasang bendera saat awal bulan,” ungkapnya.

Pria yang kesehariannya berprofesi sebagai petani itu mengatakan, sejak 2010 dirinya telah berjualan di jalan Bypass Ir. Soekarno karena selalu ramai pembeli.

“Dulu ikut kakak jual bendera disini. Tahun 2013 sampai 2021 sempat tidak berjualan karena ada kesibukan lain dan baru tahun lalu mulai jualan lagi,” katanya

Barang dagangan yang dijualnya pun beraneka ragam, seperti bendera segi empat dari ukuran kecil hingga besar, umbul-umbul hingga berbentuk penjor dengan harga Rp8 ribu hingga Rp400 ribu.

“Saya ambil (barang dagangan) dari kakak, kebetulan dia jahit sendiri. Kemudian, ada juga yang beli di toko dan saya jual lagi,” paparnya.

Sementara untuk tempat tinggal, Suardika mengaku tinggal bersama saudaranya di daerah Gerokgak, Tabanan. “Kadang saya juga di Pasraman, Badung saat ada jadwal sembahyang,” imbuhnya.

Bupati Sanjaya Hadiri Pembukaan Piala Kapolri Cup 2023 di Gor Debes

Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM menyaksikan pertandingan Tim Bola Voli Putri Bali Vs Tim Bola Voli Putri Sulsel dalam Piala Kapolri Cup 2023, yang berlangsung di Gor Debes Tabanan, Jumat (4/8/2023).
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM menyaksikan pertandingan Tim Bola Voli Putri Bali Vs Tim Bola Voli Putri Sulsel dalam Piala Kapolri Cup 2023, yang berlangsung di Gor Debes Tabanan, Jumat (4/8/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM menyaksikan pertandingan Tim Bola Voli Putri Bali Vs Tim Bola Voli Putri Sulsel dalam Piala Kapolri Cup 2023, yang berlangsung di Gor Debes Tabanan, Jumat (4/8/2023).

Untuk diketahui, Piala Kapolri Cup 2023 ini diikuti oleh atlet-atlet terbaik Bola Voli Indonesia, termasuk pemain Pro Liga dan dibuka serentak di sepuluh titik Provinsi, meliputi Provinsi Bali, Kaltim, Sumsel, Sumut, Maluku, Sulteng, Kayong Utara, Kapuas Hulu, Lampung dan Jateng. Event ini diadakan di seluruh Indonesia dan Bali tergabung dalam zona 8, meliputi Bali, Sulsel, Sulbar, NTT dan NTB.

Ada ratusan Atlet terbaik yang tergabung dalam masing-masing tim Bola Voli Putra maupun Putri, ikut ambil bagian dalam Piala Kapolri Cup 2023 zona 8.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Bali menyampaikan, kejuaraan bola Voli ini diadakan di seluruh Indonesia dalam rangka Hari Bayangkara ke-77. Pertandingan dibagi menjadi beberapa zona yang berlangsung mulai 4 hinga 9 Agustus nanti serta tidak dipungut biaya alias gratis. Tim dari zona masing-masing akan memperebutkan tiket menuju final di Jakarta.

Bupati Sanjaya sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini sebagai sebuah ajang untuk mempromosikan olah raga, khususnya Bola Voli. Apalagi memakai Gor Debes sebagai tempat menyelenggarakan pertandingan zona 8.

“Sebuah kebanggaan bagi pihaknya karena Tabanan melalui Gor Debes dipercaya sebagai tuan rumah dan diharapkan mampu berdampak besar bagi perkembangan Bola Voli di Kabupaten Tabanan,” ujarnya.

Di kesempatan itu, Kapolda Bali juga mengajak seluruh masyarakat Bali untuk menyaksikan Piala Kapolri Cup 2023 di Gor Debes Tabanan. Pihaknya juga meminta dukungan kepada seluruh masyarakat Bali dan pihak terkait lainnya, sehingga kegiatan ini dapat berlangsung dengan lancar, tertib dan aman serta mampu memberikan dampak yang positif bagi kemajuan olahraga, khususnya Bola Voli.

Turut hadir saat itu Kapolda Bali Irjen Pol. Ida Bagus KD Putra Narendra, S.I.K.,M.Si, sekaligus membuka acara. Hadir pula, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bali, Ketua DPRD dan jajaran Forkopimda Tabanan, Sekda, para Asisten dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Ketua KONI dan PBVSI Bali, Ketua KONI dan Ketua PBVSI Tabanan, para Atlet, Official dan Pelatih, serta undangan terkait lainnya. (rls)