- Advertisement -
Beranda blog Halaman 613

22,7 Are Aset Pemprov Bali Dihibahkan untuk Bangun Kantor Desa Subamia

Serah Terima Aset Pemerintah Provinsi Bali kepada Pemerintah Desa Subamia.
Serah Terima Aset Pemerintah Provinsi Bali kepada Pemerintah Desa Subamia.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, mendampingi Gubernur Bali I Wayan Koster melakukan kunjungan ke Desa Subamia, Kecamatan Tabanan, dalam acara Serah Terima Aset Pemerintah Provinsi Bali kepada Pemerintah Desa Subamia.

Kegiatan tersebut dilangsungkan di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Subamia, Tabanan, bertepatan dengan rahina Wraspati Wage Pujut Purnamaning Ketiga, Kamis (31/8/2023).

Aset Pemprov Bali berupa tanah seluas 22,7 Are yang terletak di pertigaan Desa Subamia tersebut diserahkan secara langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster kepada Perbekel Desa Subamia, dimana tanah itu nantinya akan diperuntukan bagi pembangunan Kantor Desa atau Kantor Perbekel setempat dan sarana-prasarana lainnya.

Gubernur Koster menyampaikan semenjak dilantik menjadi Gubernur, pihaknya membuat suatu kebijakan karena tanah-tanah Provinsi yang ada di desa-desa Adat di Pemerintah Kabupaten yang tidak dikelola dengan baik, sepanjang pemerintah Provinsi Bali tidak ada kepentingan untuk menambah infrastruktur pemerintahan dan ada kepentingan ekonomi yang lainnya, maka itu pilihannya dihibahkan ke Pemerintah Daerah Kabupaten, ke Desa Adat, atau ke Desa Dinas. Supaya bisa menjadi produktif dan dikelola secara optimal oleh Pemda, Desa Adat ataupun Desa Dinas.

“Karena Tidak akan mungkin Pemerintah Provinsi Bali akan mengawasi terus ke lokasi, akhirnya terlantar dan difunsgsikan untuk hal yang tidak semestinya oleh sembarang orang. Oleh karena itulah, tiang menghibahkan lahan ini setelah dipelajari dan sesuai aturan, kemudian disetujui oleh DPRD Provinsi Bali dihibahkan kepada Desa Subamia, 22,75 are,” ujar Koster.

Gubernur Koster juga menegaskan agar dalam pembangunan nanti dari segi konsep harus ditata dengan baik, misalnya untuk Kantor Perbekel, Sekolah, Paud ataukah fungsi-fungsi ekonomi dan sosial lainnya harus direncanakan dengan sungguh-sungguh sesuai kebutuhan masyarakat, supaya betul-betul bermanfaat secara optimal.

Koster juga berharap juga agar tanah ini menjadi aset permanen Desa Subamia dan juga sangat menegaskan agar tanah ini kedepan jangan sampai ditukar guling atau dipindah tangankan dan tanah ini wajib disertifikatkan atas nama Desa Subamia.

Selebihnya, Koster juga menyampaikan bukan hanya di Subamia, jika ada tanah-tanah Pemerintah Provinsi Bali yang tidak dikelola dengan optimal di desa-desa lain sepanjang tidak ada pembangunan atau kepentingan Pemerintah Provinsi Bali, hal itu bisa diajukan dan Pemerintah Provinsi Bali akan mempertimbangkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Luar biasa, kita salut sama beliau (Gubernur) apalagi datang kemari tidak cuma-cuma, beliau membawa oleh-oleh tanah 22,75 Are. Begitu juga pejabat-pejabat Bali yang murah hati sekali dengan Kabupaten Tabanan, seperti Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Bali yang juga telah banyak memberikan aset di Tabanan, juga Bapak Kepala Perancanaan Pembangunan Daerah Bali yang juga sering membantu Tabanan,” ujar Bupati Sanjaya dalam sambutannya saat itu.

Politisi asal Dauh Pala Tabanan juga menyampaikan, masyarakat Subamia patut bersyukur atas Aset yang diberikan karena sudah barang tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya Pemerintah Desa Subamia. Apalagi selain Kantor Desa, juga akan didirikan Wantilan, PAUD dan sarana dan prasarana lainnya yang patut disyukuri, sehingga Desa Subamia bisa lebih memantapkan kinerja seluruh jajaran Pemdes yang nantinya bermuara pada kemajuan di Desa Subamia itu sendiri.

“Apa yang diberikan pak Gubernur adalah salah satu manfaat ataupun kontribusi dari dukungan masyarakat kepada Pemerintah. Berbanggalah kita di Kabupaten Tabanan, kebaikan Bapak Gubernur telah memperhatikan kita di Tabanan selama ini. Mari kita berdoa selalu, bukan hanya di Subamia tetapi di 133 Desa yang ada di Tabanan, dokan beliau agar sehat selalu dan kita mohon untuk memimpin Bali lagi kedepannya,” imbuh Sanjaya.

Sementara itu, Perbekel Desa Subamia I Ketut Sandi Adnyana mengatakan, Pemerintah Desa Subamia akan menggunakan lahan untuk membangun Kantor Kepala Desa atau Kantor Perbekel serta bangunan-bangunan dan sarana prasarana pendukung lainnya. Mengingat, Kantor Perbekel saat ini tempatnya kurang representatif dan berdekatan dengan Balai Banjar, sehingga sering terjadi benturan waktu antara Banjar dan Pemerintah Desa.

Kemudian, anggaran sementara pembangunan akan dianggarkan dari APBDes dengan konsep gotong-royong membangun Desa.

“Kami Pemerintah Desa Subamia mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur Bali dan Pemerintah Provinsi Bali yang sudah memberikan aset tanah untuk kami gunakan sebagai kantor Perbekel Desa Subamia. Begitu juga kepada Bapak Bupati Tabanan yang sudah mendukung permohonan kami untuk memohon tanah tersebut untuk menjadi aset Pemerintah Desa Subamia,” ucapnya.

Hadir dalam acara tersebut jajaran Pemprov Bali, Ketua DPRD Tabanan, Sekda, para Asisten dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat dan unsur Forkopimcam Tabanan, serta Bendesa Adat setempat. (rls)

Diduga Alami Gangguan Jiwa, Bule Telanjang di Markas Kodim

Bule perempuan asal Rusia diduga alami gangguan jiwa diamankan petugas Satpol PP Denpasar.
Bule perempuan asal Rusia diduga alami gangguan jiwa diamankan petugas Satpol PP Denpasar.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Bule tanpa identitas berkeliling dengan kondisi telanjang di markas Kodim 1611 pada Rabu (30/8/2023) malam.

Bule perempuan asal Rusia tersebut diduga mengalami gangguan jiwa. Kini, ia telah diamankan di Kantor Satpol PP Denpasar.

Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum dan ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Denpasar Nyoman Sudarsana mengatakan, awalnya bule tersebut linglung di Lapangan Puputan Badung, Denpasar.

Kemudian dia masuk ke Kodim 1611 dan sampai di sana ia berkeliling dengan kondisi telanjang. Oleh anggota TNI di sana, bule rusia tersebut kemudian diamankan.

“Kemudian dari TNI Kodim menelepon penyidik imigrasi. Setelah itu diantar ke kantor Satpol PP,” katanya saat dikonfirmasi, Kamis (31/8/2023).

Bule ini diterima Satpol PP sekitar pukul 19.00 WITA. “Malamnya sudah diberikan obat penenang,” imbuhnya.

Saat ini, petugas akan melakukan pengecekan kondisi yang bersangkutan. “Setelah dicek dirujuk ke RSJ Bangli bersama Dinkes, Pol PP dan Dinas Sosial. Kalau sudah sembuh baru bisa dideportasi,” katanya.

Sudarsana menambahkan, dalam sehari pada Rabu kemarin pihaknya mengamankan sebanyak empat orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) termasuk bule Rusia ini.

“Dari pagi kami sudah menangani ODGJ. Dan kemarin tiga orang sudah dirujuk ke RSJ Bangli,” katanya. (ana)

DPRD Tabanan Minta Pemerintah Cepat Tangani Abrasi di Tukad Yeh Ho Kerambitan

Rapat kerja DPRD Tabanan membahas permasalah kebencanaan dan realisasi jembatan.
Rapat kerja DPRD Tabanan membahas permasalah kebencanaan dan realisasi jembatan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menggelar rapat kerja membahas permasalah kebencanaan dan realisasi jembatan.

Dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa pada Rabu (23/8/2023) lalu, Perbekel Desa Tibubiyu I Made Ardena mengatakan lahan tegalan milik warga di sepanjang Tukad Yeh Ho, Kecamatan Kerambitan, saat ini terkikis aliran sungai.

Pihaknya pun telah mengusulkan perbaikan senderan sungai ini pada musyarawah perencanaan pembangunana desa (musrenbangdes) tingkat kecamatan.  “Kami harapkan perbaikan senderan dan jembatan ini segera terealisasi agar bisa membantu permasalahan yang ada di masyakat kami,” ujarnya.

Anggota DPRD Tabanan Fraksi PDI Perjuangan Made Muskadana menambahkan persoalan jembatan ini perlu ditindak lanjuti dengan cepat sebab menyangkut segala aspek bidang masyarakat. Disamping itu, jebolnya jembatan atau tanggul agar dilakukan pembersihan di sekitar pinggiran sungai Yeh Ho untuk mengantisipasi terjadinya banjir saat musin hujan.

“Permasalahan ini menyangkut wajah pemerintah daerah dalam memangku kepentingan masyarakat. Harapan kami adalah secara umum jembatan tersebut dibangun kembali dan bisa direalisasikan,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Permukiman (PUPRPKP) Tabanan I Gusti Made Wira Ariadi menjelaskan, abrasi di sekitar Tukad Yeh Ho di Desa Tibubiyu telah terjadi pada 7 – 8 Juli 2023 akibat curah hujan yang tinggi. Adapun abrasi longsor dengan yang terjadi selebar 10 hingga 30 meter.

“Sesuai ketentuan, penanganan Tukad Yeh Ho adalah dari Balai Wilayah Sungai (BWS) dan kami sudah berkoordinasi.

Ia menyebut, berdasarkan kajian yang telah dilakukan dikethaui abrasi tersebut disebabkan oleh jembatan dari tahun 1984 itu mengalami longsor.

Pada 22 Agustus 2023, Tim BWS telah turun ke lapangan untuk mengidentifikasi permasalahan abrasi tersebut.  “Kami usulkan perbaikan agar bisa diantisipasi ke depannya. Kami juga sudah mengusulkan anggaran sebesar Rp25 miliar, mudah-mudahan bisa segera terealisasi dan perkembangan dari BWS untuk tindak lanjutnya,” imbuhnya. (ana)

Kasus DBD Turun, Masyarakat Diimbau Waspada saat Peralihan Musim

Ilustrasi nyamuk aedes Aegypti penular demam berdarah.
Ilustrasi nyamuk aedes Aegypti penular demam berdarah.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan mencatat kasus Deman Berdarah Dengue (DBD) mengalami penurunan saat musim kemarau ini.

Berdasarkan data, dalam kurun waktu Januari hingga Agustus 2023 ini tercatat ada 519 kasus DBD. Dengan rincian pada Januari tercatat ada 79 kasus dan Februari mengalami penurunan menjadi 46 kasus.

Selanjutnya, pada Maret mengalami kenaikan menjadi 56 kasus dengan satu orang meninggal dunia. Kenaikan kembali terjadi pada bulan berikutnya yakni April mencapai 80 kasus dengan satu orang meninggal dunia dan bulan Mei tercatat kasus tertinggi mencapai 97 kasus.

Namun, kasus mengalami penurunan pada Juni menjadi 75 kasus dengan satu orang meninggal dunia. Kemudian, terjadi penurunan lagi menjadi 56 kasus pada Juli lalu. Terakhir, periode 1 hingga 29 Agustus ini hanya tercatat 30 kasus.

Koordinator Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Tabanan Gede Ngurah Upadana mengatakan, penularan penyakit DBD meningkat ketika memasuki masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau sebab perubahan suhu akan mempengaruhi perilaku nyamuk menjadi lebih agresif.

“Memang saat peralihan musim kasunya naik. Sedangkan saat musim kemarau cenderung turun,” ujar Koordinator Bidang Pencegahan dan Penularan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Tabanan I Made Upadana, Kamis (31/8/2023).

Selain itu, DBD ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti ketika nyamuk tersebut menggigit penderita demam berdarah, lalu menggigit orang yang sehat. “Jika tidak ada kasus yang berkembang walaupun nyamuk banyak maka tidak akan terjadi penularan demam berdarah,” imbuh Upadana.

Meskipun terjadi penurunan kasus, pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) sebagai pencegahan penyebaran DBD terutama di lingkungan tempat tinggal.

Adapun pelaksanaan fogging sebenarnya tidak efektif untuk menekan penyebaran DBD sebab fogging hanya akan membunuh nyamuk dewasa.

“Telur dan jentik nyamuk tidak bisa mati dengan fogging sehingga satu sampai dua minggu lagi akan menjadi nyamuk dewasa. Jadi yang paling efektif adalah pencegahan kembang biak nyamuk dengan PSN,” paparnya. (ana)

Diduga Alami Halusinasi, Bule Asal Inggris Ceburkan Diri ke Laut

bule bernama Sam asal Inggris menceburkan diri ke Perairan Candidasa,
bule bernama Sam asal Inggris menceburkan diri ke Perairan Candidasa,

PANTAUBALI.COM, KARANGASEM – Seorang bule bernama Sam asal Inggris menceburkan diri ke Perairan Candidasa, Karangasem.

Polisi masih menyelidiki kejadian ini. Namun, ia diduga mengalami halusinasi.

Kapolres Karangasem AKBP Ricko AA Taruna mengatakan, pria bule itu berenang di tengah laut pada malam hari.

“Yang bersangkutan ditemukan di laut oleh nelayan,” kata AKBP Ricko AA Taruna, Rabu (30/8/2023).

Ia menjelaskan, Sam ditemukan di perairan Candidasa oleh nelayan bernama Adilah, Selasa (29/8/2023) sekitar pukul 22.00 WITA. Diduga ia akan berenang menuju pulau Kambing.

Saat ditemukan, bule itu hanya mengenakan baju singlet putih dan celana hitam. Ia juga terluka di pelipis kanan dan kaki kirinya.

Adilah lantas membawa bule itu ke rumahnya di Banjar Ujung Pesisi. Namun, Sam masih terlihat seperti orang linglung. “Dia (Sam) merasa ada halusinasi yang dirasakan,” ungkap Ricko.

Untuk memastikan identitas dan kondisi kejiwaan Sam, polisi berkoordinasi dengan dinas sosial dan imigrasi. “Kita serahkan imigrasi untuk penanganan selanjutnya,” pungkasnya. (ana)

Bupati Sanjaya Resmikan Ruas Jalan Lingkar Margarana

Sanjaya kembali meresmikan perbaikan jalan di jalan lingkar Margarana secara simbolis dengan pemotongan pita, Kecamatan Marga, Rabu (30/8/2023). 
Sanjaya kembali meresmikan perbaikan jalan di jalan lingkar Margarana secara simbolis dengan pemotongan pita, Kecamatan Marga, Rabu (30/8/2023). 

PANTAIBALI.COM, TABANAN – Tak membutuhkan waktu lama, konsistensi Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya dalam mewujudkan komitmennya membangun infrastruktur jalan sejak awal dilantik hingga hampir di tiga tahun masa kepemimpinannya terus diwujudkannya.

Tercatat sebanyak 94 persen jalan yang telah diperbaiki di seluruh Kabupaten Tabanan. Hari ini, Sanjaya kembali meresmikan perbaikan jalan di jalan lingkar Margarana secara simbolis dengan pemotongan pita, Kecamatan Marga, Rabu (30/8/2023).

Rekontruksi ruas jalan lingkar Margarana seluas 0,5 kilometer tersebut telah dikerjakan sejak Mei 2023 lalu hingga diresmikan hari ini. Hampir Rp1,9 miliar dana dari APBD BKK Provinsi Bali digelontorkan untuk proyek yang berlangsung selama 90 hari masa kerja tersebut.

“Ketika saya dilantik bersama Pak Wakil, mencalonkan diri sebagai Bupati di Tabanan diminta untuk memperbaiki infrastruktur di Tabanan salah satunya jalan. Tugas ke PU saya mintakan dari awal tahun 2021, 2022 hingga kini 2023, sudah hampir 94 persen jalan diperbaiki di Kabupaten Tabanan,” jelas Sanjaya.

Menurutnya,pembangunan infrastruktur tersebut adalah mandat dari masyarakat yang harus sesegera mungkin dituntaskan. Oleh sebab itu, pemerintah tak henti mengejar pembangunan di segala lini, demi mempercepat terwujudnya Visi Misi Tabanan Era Baru.

“Untuk tahun 2023 ini saja, ada kurang lebih 25 ruas jalan yang akan kita gunting pita. Tujuannya untuk menunjukkan kepada masyarakat, bahwa Pemkab Tabanan, dalam rangka menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani, konsisten dan berkomitmen, apa yang menjadi harapan masyarakat khususnya di bidang infrastruktur, astungkara kita sudah bisa lakukan,”ujarnya.

Sanjaya juga merasa bangga kepada seluruh pihak yang terlibat di jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan, tak terkecuali apresiasinya kepada para perbekel,jro bendesa adat dan gotong royong masyarakat Tabanan.

“Kami di Pemerintah Kabupaten Tabanan, melalui dinas PU, punya program SIDA AUM atau Stimulan Infrastruktur Daerah menuju Aman, Unggul dan Madani. Prosesnya seperti partisipatif, kita menyiapkan materi, masyarakat ada permohonan, nanti bergotong-royong dengan teman-teman di fraksi, DPR, masyarakat hingga stakeholder menyerap aspirasi dan bergotong-royong membangun,”sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukinan (PUPRPKP) I Made Dedy Darmasaputra mengatakan, sisa jalan yang tergolong rusak berat di Kabupaten Tabanan sekitar 2,7 persen hingga akhir tahun 2023.

Kerusakan jalan tersebut ada hampir di seluruh Kecamatan Tabanan dan yang paling banyak ada di Pupuan dan Selemadeg Barat. Total panjang jalan yang rusak berat sekitar 24 kilometer dengan taksiran biaya perbaikan sekitar Rp40 miliar.

“Sedangkan, jalan rusak ringan sekitar empat persen. Namun, kami berharap perbaikan jalan tuntas pada 2024,” imbuhnya. (ana)

478 PPPK Guru di Tabanan Resmi Dilantik

478 Pengawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan dilantik oleh Bupati Tabanan bertempat di wantilan Taman Pujaan Bangsa Margarana, Tabanan, Rabu (30/8/2023).
478 Pengawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan dilantik oleh Bupati Tabanan bertempat di wantilan Taman Pujaan Bangsa Margarana, Tabanan, Rabu (30/8/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebanyak 478 Pengawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan dilantik oleh Bupati Tabanan bertempat di wantilan Taman Pujaan Bangsa Margarana, Tabanan, Rabu (30/8/2023).

Ratusan PPPK yang dilantik sekaligus mendapatkan SK ini merupakan rekrutmen tahap III formasi tahun 2022. Perekrutan telah dilakukan sejak November 2022 lalu berdasarkan observasi.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya berharap para PPPK guru yang telah dilantik dapat menjalankan tugas sebaik mungkin dengan menciptakan inovasi baru dalam dunia pendidikan.

“Saya titipkan anak-anak untuk dibimbinh dengan baik oleh para guru yang telah dilantik tadi. Semoga kedepan bisa menjadi anak yang suputra,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabanan I Made Kristiadi Putra mengatakan, total ketersediaan formasi awal yakni 527 formasi, sedangkan yang lolos sampai tahap akhir sebanyak 482 formasi.

Namun, dari jumlah yang lolos itu ada satu orang mengundurkan diri, dua orang meninggal dunia dan satu orang dinyatakan berkas tidak sesuai.

“Yang berhak mendapatkan SK PPPK guru tahun 2023 ini adalah 478 orang,” ujarnya.

Ia merinci sebanyak 478 orang tersebut yakni guru TK sepuluh orang, guru SD 299 orang, guru SMP 169 orang.

Mereka diangkat menjadi PPPK mulai 1 Juni 2023 hingga 31 Mei 2028 dengan masa hubungan kerja lima tahun.

“Proses rekrutmen pengadaan PPPK guru formasi 2022 ini dilakukan sesuai dengan tahapan dan mekanisme yang berlaku. Serta diawasi Bupati Tabanan dan DPRD Tabanan,” jelasnya. (ana)

Bunda Literasi Ny Putri Koster Hadiri Peluncuran Buku Bersama Tokoh Nasional

 

PANTAUBALI.COM, JAKARTA – Ny. Putri Koster selaku bunda Literasi Provinsi Bali mengajak seluruh generasi khususnya yang memiliki jiwa seni untuk terus berkarya, dan membekali diri dengan berbagai keahlian. “Kalian jangan pernah gentar menghadapi masa depan, karena masa tersebut pasti kalian temukan, untuk itu mari bekali diri kalian dengan keahlian dan prestasi,” ungkap Ny. Putri Koster saat memberikan sambutan dan motivasi pada acara Peluncuran Buku bersama tokoh nasional, di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Selasa (29/8).

Kegiatan yang mengangkat tema “Berani Berkarya, Kembangkan Talenta” diharapkan mampu membangkitkan kreativitas dan karya generasi muda sebagai penerus bangsa. “Kita sebagai objek pembangun bangsa masa kini dan masa depan jangan pernah berhenti berkarya, karena dalam karya-karya yang luar biasa, kita akan berkontribusi terhadap pembangunan nasional. Dengan berkarya pula kita akan menunjukkan kepada dunia, bagaimana budaya dan kekayaan yang kita miliki tetap dilestarikan,” ungkapnya lagi.

Pada kesempatan ini, Ny. Putri Koster juga berkesempatan memberikan motivasi dan memaparkan perjalanannya sebagai seniman multitalenta. “Sebagai seniman, kita harus pandai menguasai emosi dalam diri sehingga mampu menjiwai setiap peran yang sedang kita lakoni. Karena seorang seniman harus mampu menjadi lakon orang lain agar karya pertunjukkan yang dihasilkan tidak mentah,” ungkap Ny. Putri Koster yang merangkul seniman Bali layaknya keluarga sendiri.

Perempuan yang dilahirkan dengan nama lengkap Ni Putu Putri Suastini dan saat ini akrab disapa Bunda Koster sangat mencintai dunia seni, seluruh kemampuan dieksplorasi untuk berkesenian dan mengabdi dalam pelestarian seni dan budaya. “Ibu yang sudah aktif berkecimpung di dunia seni sejak kecil mulai mencintai seni tari, jadi basic ibu adalah tri Bali. Sedangkan dunia teater dan puisi mulai ibu tekuni sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama sampai sekarang.

Nampak seniman mulai dari usia anak-anak hingga dewasa menunjukkan kemampuan mereka menari, membaca puisi termasuk bunda Koster juga tak kalah mengekspresikan kemampuannya menggetarkan panggung melalui puisinya “Sumpah Kumbakarna” yang dibacanya secara langsung.

Bunda Koster yang juga aktif menulis dan memanfaatkan media sosial untuk mencurahkan karyanya, sudah menyelesaikan lima (5) buah antologi puisi, yakni antologi puisi Bunga Merah, antologi puisi Rumah Merah, antologi puisi Merah Putih, antologi puisi Semara dan antologi puisi Ratih.

“Apapun talenta anak-anak di dunia seni, jika menjadi penulis, jadilah kita penulis yang baik, jika menjadi penyair maka jadilah penyair yang baik, karena kalian adalah generasi-generasi yang akan memperkuat bangsa ini di ranah seni, tradisi, adat, budaya, kearifan lokal Indonesia, dan tetap menanamkan prinsip dengan pikiran dan rasa bahwa apapun suku, agama kita namun bangsa kita Indonesia dan negara kita adalah Indonesia,” tegasnya.

Nelayan Hilang di Perairan Yeh Sanih, Tim Sar Masih Lakukan Pencarian

Tim SAR melakukan pencarian I Kadek Sunarna (45), nelayan yang dilaporkan hilang saat hendak melaut ke Perairan Yeh Sanih, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.
Tim SAR melakukan pencarian I Kadek Sunarna (45), nelayan yang dilaporkan hilang saat hendak melaut ke Perairan Yeh Sanih, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.

PANTAUBALI.COM, BULELENG – Nelayan bernama I Kadek Sunarna (45) dilaporkan hilang saat hendak melaut ke Perairan Yeh Sanih, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng pada Senin (28/8/2023) kemarin.

Korban asal Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Buleleng, tersebut diketahui melaut sendiri dengan menggunakan jukung sekitar pukul 02.00 WITA.

Biasanya ia telah kembali dari melaut pukul 15.00 Wita. Namun, hingga petang ia tidak kunjung terlihat.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) telah memberangkatkan empat personil Pos SAR Buleleng menuju Pantai Yeh Lembu setelah memperoleh laporan dari Danpos AL Celukan Bawang pada pukul 21.20 WITA.

“Pencarian awal dilakukan dengan penyisiran darat karena jarak pandang terbatas. Namun tidak berhasil menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ujar Kepala Kantor Basarnas Bali I Nyoman Sidakarya, Selasa (29/8/2023).

Kemudian, tim mendapatkan informasi bahwa salah satu Nelayan Segara Lukluk melihat sebuah sampan dengan ciri-ciri mirip dengan yang digunakan korban di seputaran rumpon knalpot, yakni radius 42 Km dari pesisir Pantai Yeh Lembu arah timur laut sekitar pukul 09.00 WITA.

Mendapat informasi tersebut, sebanyak tujuh orang personil Pos SAR Buleleng dan unsur SAR lainnya dibagi dalam dua area pencarian, yakni penyisiran di darat dan laut. SRU laut menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) bergerak dari Pelabuhan Celukan Bawang, Sangsit sekitar pukul 06.25 Wita.

“Upaya pencarian kemarin belum bisa dimaksimalkan karena kondisi gelap dan hari ini tim sudah kembali bergerak sejak pagi menggunakan RIB dengan fokus pencarian di lokasi yang dicurigai terlihat sampan serupa,” terangnya.

Selain pengerahan Alut RIB Basarnas Bali, upaya pencarian juga menggerakkan Rubber Boat Polairud Polres Buleleng dan Speed Boat Polair Polda Bali. Namun sampai saat ini tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian.

“SRU laut yang berada di RIB Basarnas Bali juga melaksanakan pencarian seputaran rumpon yang dilewati dan berkomunikasi dengan nelayan untuk menginformasikan adanya nelayan hilang, jika menemukan tanda-tanda bisa melaporkan,” jelas Sidakarya. (ana)

Harga Tiket DTW Tanah Lot Naik Awal Tahun 2024

Kunjungan DTW Tanah Lot saat pujawali Pura Luhur Tanah Lot.
Kunjungan DTW Tanah Lot saat pujawali Pura Luhur Tanah Lot.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pengelola Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot akan menaikkan harga tiket bagi para pengunjung mulai awal tahun 2024 mendatang.

Kenaikan harga tiket ini berlaku bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Untuk harga tiket wisatawan domestik anak-anak naik menjadi Rp20 ribu dari harga sebelumnya Rp15 ribu, sedangkan dewasa naik menjadi Rp30 ribu dari sebelumnya Rp20 ribu.

Kemudian, tiket wisatawan mancanegara anak-anak dari harga Rp30 ribu naik menjadi Rp40 ribu dan dewasa naik menjadi Rp75 ribu dari harga sebelumnya Rp60 ribu.

Manajer Operasional DTW Tanah Lot Wayan Sudiana mengatakan, kenaikan harga tiket tersebut dilakukan untuk pemeliharaan dan pelestarian kawasan DTW sehingga layanan bagi pengunjung bisa ditingkatkan.

“Harga tiket baru akan memungkinkan kami untuk terus menawarkan standar fasilitas dan pengalaman yang lebih baik kepada pengunjung,” jelasnya, Selasa (29/8/2023).

Meskupun perubahan harga tiket ini akan menimbulkan pertanyaan atau keberatan pengunjung, tetapi pihaknya akan meyakinkan para pengunjung bahwa pengelola berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi pengunjung yang datang.

“Kami memahami perubahan dalam harga tiket bisa menimbulkan pertanyaan, dan kami ingin meyakinkan para pengunjung bahwa keputusan ini diambil setelah pertimbangan yang matang,” imbuh Sudiana.

Selain rencana kenaikan tiket, pengelola DTW Tanah Lot juga telah menata ulang area pejalan kaki di Pelaba Pura Luhur Tanah Lot yang sebelumnya digunakan untuk parkir kendaraan.

Hal itu dilakukan untuk memaksimalkan pengaturan lalu lintas serta menciptakan kenyamanan pengunjung dan pemedek yang hendak melakukan persembahyangan di Pura Luhur Tanah Lot.

“(Penataan) dimulai sejak hari pertama rangkaian pujawali. Area Pelaba Pura yang mulanya digunakan untuk parkir kendaraan kini sudah ditata rapi untuk Pedestrian (pejalan kaki) dan akan terus berlanjut setelah pujawali,” ucap Sudiana.

Terkait jumlah kunjungan di DTW Tanah Lot, Sudiana menyebut dalam sehari jumlah kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara bisa mencapai 4.000 orang lebih. “Jumlah itu meningkat hampir seribu lebih saat akhir pekan yang didominasi oleh wisatawan mancanegara,” imbuhnya. (ana)