- Advertisement -
Beranda blog Halaman 610

Tabanan Diguyur Hujan Deras, Pohon Tumbang Terjadi di Seltim dan Marga

Pohon tumbang menimpa garasi mobil di Griya Gede, Banjar Babakan, Desa Cau Belayu, Kecamatan Marga, Tabanan.
Pohon tumbang menimpa garasi mobil di Griya Gede, Banjar Babakan, Desa Cau Belayu, Kecamatan Marga, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tabanan sejak kemarin, Sabtu (1/7/2023) hingga hari ini, Minggu (2/7/2023) mengakibatkan bencana alam berupa pohon tumbang.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan ada dua kejadian pohon tumbang, yakni di Kecamatan Selemadeg Timur dan Kecamatan Marga.

“Sejak pagi tadi tim kami melaksanakan pembersihan dua pohon tumbang,” ujar Plt Kepala Pelaksana BPBD Tabanan I Nyoman Srinadha Giri, Minggu (2/7/2023)

Ia menyebut, kejadian pohon tumbang di Kecamatan Selemadeg Timur berlokasi di Desa Tegal Mengkeb pada Sabtu, (1/7/2023) sekitar pukul 23.00 WITA. Pohon tumbang yang berjenis Waru Tapel ini sempat menutupi setengah badan jalan.

Tim TRC BPBD regu 1 bersama masyarakat sudah membersihkan pohon tumbang tersebut dan akses jalan sudah dapat dilalui kembali sekitar pukul 07.30 WITA.

“Tidak ada korban jiwa dan kerugian material dalam kejadian tersebut,” kata Srinadha Giri.

Sementara itu, di Kecamatan Marga, pohon tumbang jenis Juwet dan Ceroring menimpa
garasi mobil di Griya Gede, Banjar Babakan, Desa Cau Belayu pada Minggu, (2/7/2023) sekitar pukul 06.00 WITA.

Setelah menerima laporan dari Kelian Dinas Babakan, Tim TRC regu yang berjumlah enam orang langsung menuju lokasi untuk melakukan pembersihan.

Proses pembersihan pohon tumbang berlangsung sejam dengan dibantu masyarakat serta kelian dinas Babakan dan Bhabinkamtibmas.

Beruntung tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. “Kerugian material diperkirakan mencapai Rp10 juta,” sambung Srinadha.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dengan cuaca ekstrem yang terjadi. (ana)

Bupati Sanjaya Hadiri Pemlaspasan Gedong Madu dan Candi Kurung Pura Puseh Desa Adat Belayu

Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, dengan didampingi jajarannya menghadiri upacara Dewa Yadnya Pemlaspasan Gedong Madu dan Candi Kurung di Pura Puseh Desa Adat Belayu, Marga, Sabtu (1/7/2023).
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, dengan didampingi jajarannya menghadiri upacara Dewa Yadnya Pemlaspasan Gedong Madu dan Candi Kurung di Pura Puseh Desa Adat Belayu, Marga, Sabtu (1/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Setelah rampungnya serangkaian pembangunan Gedong Madu dan Candi Kurung di Pura Puseh Desa Adat Belayu, Marga, masyarakat setempat melaksanakan upacara Dewa Yadnya Pemlaspasan.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, dengan didampingi jajarannya, Sabtu (1/7/2023).

Dengan mengajak anggota DPRD Tabanan Putu Eka Putra Nurcahyadi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan dan OPD terkait, Bupati Sanjaya memberikan apresiasi dan dukungan kepada masyarakat. Nampak juga hadir saat itu, Camat dan unsur Forkopimcam Marga, Perbekel, Petajuh Adat, tokoh Puri dan Penglingsir Puri, serta tokoh masyarakat setempat.

Selaku Kepala Daerah, Bupati Sanjaya memberikan apresiasi kepada masyarakat, karena pembangunan ini merupakan bukti nyata kontribusi masyarakat dalam mewujudkan visi misi Pemkab Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM), terutama dalam bidang pelestarian seni, tradisi, adat, agama dan budaya.

Selain itu, Bupati juga sangat mengapresiasi ketulusan warga dalam membangun karya, dimana pembangunan ini dilaksanakan secara bergotong-royong dari jauh hari sebelumnya. Untuk itu, Bupati Sanjaya sangat berharap kedepannya agar masyarakat selalu menjaga semangat ini, sehingga berimbas pada kelancaran pembangunan-pembangunan di masa mendatang.

Sebelumnya, IGM. Wisnu Mataram selaku Petajuh Adat Belayu, menyampaikan, bahwa proses pembangunan Gedong Madu dan Candi Kurung ini dilaksanakan dari 3 bulan sebelumnya yang menelan dana sebesar 200 juta rupiah termasuk upakara. Dikatakannya juga bahwa Pengempon Pura adalah Banjar Adat Jebaud dan Bajera dan diamong oleh 9 Banjar Adat se-Desa Adat Belayu.

Atas kehadiran Bupati beserta jajaran dan pihak legislatif Tabanan, pihaknya menyampaikan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan dan bantuan dari Bupati beserta jajaran dan pihak legislatif. Pihaknya juga mengatakan, di Desa Adat Belayu masih banyak program pembangunan yang harus diwujudkan menyangkut Parahyangan. Terkait hal itu, pihaknya berharap agar pemerintah selalu hadir memberikan dukungan dan bantuan.

Bupati Sanjaya Hadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-77

Bupati Tabanan menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-77 Tahun 2023 yang bertemakan 'Polri Presisi Untuk Negeri, Pemilu Damai Indonesia Maju' di Lapangan Alit Saputra, Tabanan, Sabtu (1/7/2023). 
Bupati Tabanan menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-77 Tahun 2023 yang bertemakan 'Polri Presisi Untuk Negeri, Pemilu Damai Indonesia Maju' di Lapangan Alit Saputra, Tabanan, Sabtu (1/7/2023). 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Peringatan Hari Bhayangkara ke-77 tahun 2023 merupakan momen yang sangat tepat bagi Pemerintah Kabupaten dan Jajaran Polri Kabupaten Tabanan untuk selalu seiring seirama membangun daerah serta mengayomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Tabanan saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-77 Tahun 2023 yang bertemakan ‘Polri Presisi Untuk Negeri, Pemilu Damai Indonesia Maju’ yang dilaksanakan di Lapangan Alit Saputra, Tabanan, Sabtu (1/7/2023).

Meskipun disambut hujan, upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Nampak hadir Cokorda Anglurah Tabanan, Jajaran Forkopimda Tabanan, Kalapas Tabanan, Kepala BPN Tabanan, Asisten 2 Tabanan, Instansi Vertikal terkait serta Para Kepala OPD Terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Para Kepala Bagian di lingkungan Setda Tabanan dan Camat Tabanan.

Upaara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-77 Tahun 2023 ini dilaksanakan serentak di seluruh Tanah Air Indonesia, mulai dari Mabes Polri, Polda, maupun Polres dan Polresta jajaran di seluruh Indonesia.

Tema yang diambil selaras dengan agenda nasional yakni pemilu serentak Indonesia yang akan dimulai pada tahun 2024. Selain itu juga bertepatan dengan perayaan Hari Suci Idul Adha 1444H tahun 2023 yang mana dalam perayaan ini dijadikan momentum bagi insan Polri Indonesia khususnya di Tabanan untuk memberikan pelayanan yang maksimal bagi seluruh masyarakat.

Bupati Tabanan, Sanjaya di kesempatan itu, hadir dan mengikuti upacara sekaligus mengucapkan selamat Hari Bhayangkara kepada Polri Kabupaten Tabanan.

“Saya selaku Bupati Tabanan beserta jajaran, mengucapkan selamat Hari Bhayangkara, semoga sinergitas Pemerintah dan Polisi bisa selalu seirama, untuk membangun Tabanan juga mengayomi dan melayani masyarakat secara optimal. Terutama saat menyambut tahun pemilu di 2024 mendatang, semoga keamanan dan ketertiban di masyarakat dapat terpantau dengan baik,” Bupati Sanjaya menyampaikan saat itu.

Pihaknya juga mengapresiasi terbentuknya Polisi Banjar yang sebelumya telah diresmikan di Tabanan, yang bertujuan untuk mengamankan, menyerap dan menyampaikan informasi dari dan kepada masyarakat mulai dari lingkup terkecil. Sanjaya berharap, keberadaan polisi banjar ini dapat memberikan rasa aman dan menjaga ketertiban di tengah-tengah masyarakat.

AKBP Leo Dedy de Fretes, Kapolres Tabanan yang saat itu juga sebagai inspektur upacara menyampaikan, harapan besar dari pimpinan Polri dan seluruh masyarakat diberikan kepada Polri khususnya Polres Tabanan, atas kepercayaan dan kewenangan yang begitu besar diberikan.

Megingat Polri bekerja bedasarkan undang-undang yang memiliki organisasi sampai ke tingkat bawah di masyarakat dalam mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat serta menegakkan hukum demi terwujudnya rasa adil di tengah masyarakat.

“Harus kita mengerti dan pahami insan Polri kini sedang diamati oleh masyarakat luas, untuk itu, perilaku Polri harus sesuai dengan harapan masyarakat. Serta hadir di tengah-tengah masyarakat dalam mengamankan, menjaga dan memelihara kamtibmas dengan moto Polri Presisi. Sebab, sejauh mana Polri telah melangkah, sejauh itu pulalah tantangan yang akankita hadapi. Untuk itu, mari kita pertahankan sikap kewaspadaan kita,” ujar AKBP Dedy dalam arahannya.

Gong Kebyar Duta Tabanan Sukses Pukau Ribuan Penonton di PKB XLV 2023

Penampilan Gong Kebyar Duta Tabanan di Panggung Terbuka Ardha Candra, Denpasar, Jumat (30/6/2023).
Penampilan Gong Kebyar Duta Tabanan di Panggung Terbuka Ardha Candra, Denpasar, Jumat (30/6/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Tampil spektakuler dan sukses memukau ribuan penonton  dalam Pentas Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV 2023, Sekaa Gong Kebyar Tabanan mendapat apresiasi luar biasa dari Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M yang saat itu didampingi Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya, S.H.,M.M.

Pihaknya berkesempatan menonton secara langsung penampilan Gong Kebyar Duta Tabanan di Panggung Terbuka Ardha Candra, Denpasar, Jumat (30/6/2023).

Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Menteri PUPR beserta Nyonya, Gubernur Bali beserta Nyonya selaku Ketua TP PKK Provinsi Bali, Wakil Bupati Tabanan beserta Nyonya, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Jajaran Forkopimda Kabupaten Tabanan, Para Asisten Setda Kabupaten Tabanan beserta seluruh OPD Terkait di lingkungan Pemkab Tabanan dan Para Kepala Bagian di lingkungan Setda Tabanan.

Materi yang ditampilkan dalam pementasan Pesta Kesenian Bali XLV tahun 2023 ini yakni dalam kategori Gong Kebyar Dewasa dari Sekaa Gong Giri Kusuma, Banjar Dinas Senganan Kanginan, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Duta Kabupaten Tabanan. Diantaranya Tabuh Kreasi Pepanggulan ‘Ombak Kapitu’ dan Tari Kreasi ‘Hyang Aji Segara’.

Sementara Gong Kebyar Wanita, Sekaa Gong Manik Kencana Putri, Banjar Adat Kelaci, Desa Marga Dauh Puri, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, menampilkan Tari Kreasi ‘Resik Segara’, Sandyagita ‘Segara Kidul Tanah Lot,”.

Dilanjutkan dengan  Gong Kebyar Anak-anak, Sanggar Tari dan Tabuh Natya Praja, Bersama Dengan SMPN 1 Selemadeg, Banjar Dinas Saraswati, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Duta Kabupaten Tabanan, yang menampilkan Tabuh Kreasi Kekebyaran ‘Njung Gejer’ serta Dramatari Dolanan ‘Keranjang Duren’

Pementasan dilakukan dalam 1 panggung secara bergiliran, di mana tak hanya tabuh yang ditampilkan namun juga tari tematik yang telah digarap sedemikian rupa. Dan sebagai penutup akhir, adalah kolaborasi grand final yang akan diambil dari ketiga sekaa ini dan dipentaskan menjadi sebuah garapan yang bernama ‘Ragana Bahari’.

Kehadiran Bupati Tabanan sore itu tak hanya sebagai bentuk apresiasi namun juga sebagai perwujudan dukungan serta rasa bangga, terhadap pementasan yang dilangsungkan Duta Tabanan yang tentunya telah melalui berbagai tahapan persiapan.

Ketiga Sekaa Gong Kebyar Duta Tabanan pada sore hari tersebut, sukses membawakan pementasan Gong yang luar biasa.

“Sore ini kita menyaksikan langsung penampilan gong kebyar dari Duta Tabanan, patutlah kita berbangga dengan kesenian ini, karena pertunjukkan yang ditampilkan sangat spektakuler dan punya nilai budaya tinggi. Saya selaku pemerintah Kabupaten Tabanan merasa bangga dan memberikan apresiasi yang sangat baik. Saya juga mengajak seluruh OPD dan jajaran untuk hadir menyaksikan, memberi dukungan, karena ini kesenian yang patut dilestarikan. Karya yang sangat bagus dari Tabanan, kita harus berbangga sebagai orang Tabanan, memiliki kesenian yang seperti ini,” pungkas Bupati Sanjaya.

Seiring dengan dukungan dan rasa bangga Bupati Tabanan, I Made Yudiana selaku Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan, menyatakan wujud syukur dan bangganya terhadap Duta Tabanan yang turut mengharumkan nama Tabanan di kancah seni dan budaya sore itu. Terutama perkenan Bupati Tabanan beserta jajaran yang hadir menunjukkan dukungan dan menjadi penyemangat tersendiri bagi para penampil.

Untuk diketahui, Garapan Kolaborasi berjudul ‘Ragana Bahari’ yang ditampilkan bersama dan sukses memikat decak kagum penonton sore itu merupakan penggabungan konsep dari keenam karya yang telah dipentaskan sebelumnya. Hal ini sebagai upaya untuk memaksimalkan makna kolaborasi.

Sebab kolaborasi dalam konteks ini, tidaklah semata-mata menggabungkan tiga barung gamelan saja, namun menggabungkan semua buah pikiran, konsepsi dan daya cipta karya-karya yang telah direpresentasikan sebelumnya.

Dengan teknik montase, terlahirlah sebuah karya seni pertunjukkan yang memaparkan situasi alam bahari yang krusial, akibat ulah manusia dan sebuah propaganda untuk menjaga ekosistem laut guna menghormati laut sebagai samudera cipta peradaban.

Tajuk Ragana Bahari dikonsepkan oleh Yan Priya Kumara Janardhana, yang memiliki arti Lihat! (Na) inilah anyaman dari potongan-potongan (Raga) keenam karya, hingga betul-betul (Na) membentuk sebuah kesatuan karya seni yang indah.

“Harapan kita, tentunya, dengan adanya Duta Kabupaten Tabanan yang pentas di PKB ini, akan dapat merangsang anak-anak dan remaja-remaja, juga yowana-yowana untuk semakin mencintai kesenian tradisional kita, khususnya gong kebyar. Sehingga nanti kedepannya di Kabupaten Tabanan akan memiliki penabuh-penabuh yang usianya muda dan keterampilan mereka untuk menabuh akan semakin bagus, sehingga dapat mengharumkan nama Tabanan di kancah seni,” terang Yudiana sore itu. (rls)

Bupati Sanjaya Resmikan Gedung Sekolah Gratis dan Rumah Singgah Yayasan Angel Heart Bali 

Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, meresmikan Gedung Sekolah Gratis yayasan Angel Bali Heart, Jumat (30/6/2023) di Banjar Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Tabanan.
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, meresmikan Gedung Sekolah Gratis yayasan Angel Bali Heart, Jumat (30/6/2023) di Banjar Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pendidikan merupakan salah satu program prioritas bagi Pemerintah Kabupaten Tabanan, karena dengan pendidikan yang baik akan melahirkan generasi yang maju.

Karenanya, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, sangat menyambut baik didirikannya Gedung Sekolah Gratis dan Rumah Singgah Yayasan Angel Heart Bali di Kabupaten Tabanan yang akan sangat membantu Pemerintah Daerah dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Tabanan.

Hal ini disampaikan saat pihaknya berkesempatan menghadiri sekaligus meresmikan Gedung Sekolah Gratis yayasan Angel Bali Heart, Jumat (30/6/2023) di Banjar Mandung, Desa Sembung Gede, Kerambitan.

Turut hadir mendampingi, Sekda Kabupaten Tabanan, Asisten Administrasi Umum, Para Kepala OPD terkait, Camat dan unsur Forkopimcam Kerambitan dan Ketua Yayasan serta undangan lainnya.

Bupati Sanjaya mengatakan, pendidikan merupakan modal utama untuk meraih kesuksesan dan hal ini sangat sejalan dengan visi Kabupaten Tabanan yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

Sebab itu, diharapkan Sekolah di Kabupaten Tabanan mampu memberikan standar pendidikan dan pelayanan yang maksimal, agar sisawa didik merasa aman dan nyaman. Hal ini tidak terkecuali bagi anak-anak yang kurang mampu.

“Sungguh merupakan kehormatan bagi kami di Kabupaten Tabanan, karena Yayasan Angel Bali Heart telah ikut peduli dan memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan di Kabupaten Tabanan,” ungkapnya.

Ditambahkan, keberadaan Sekolah tentu sangat penting dalam mewujudkan tujuan dan cita-cita bangsa dan dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang hebat, berkarakter, berwawasan dan berbudi pekerti yang luhur.

Tujuan dari didirikannya gedung sekolah gratis ini tidak semata-mata untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk bersama, dimana gedung sekolah ini nantinya diharapkan mampu membantu anak-anak yang kurang mampu agar tetap mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas.

“Dengan didirikannya gedung sekolah gratis ini, diharapkan mampu membantu anak-anak yang kurang mampu agar tetap mendapat pendidikan yang layak dan berkualitas, karena mereka adalah generasi bangsa yang diharapkan mampu membangun daerah di kemudian hari,” imbuhnya.

Sementara, Founder Yayasan Angel Heart Bali Dr. Linda Yupita, S.Sos, MM, mengatakan, yayasan ini sudah berdiri sejak tahun 2015, yang berkomitmen menaungi anak tidak mampu, rumah aman untuk bayi dan Ibu melahirkan serta anak-anak korban kekerasan. Pihaknya mengatakan, pembangunan Yayasan Angel Heart di Kabupaten Tabanan mendapat dukungan dan antusias yang sangat luar biasa dari warga Tabanan.

“Kami mendapat dukungan dari warga Tabanan, kami diberikan lahan untuk mendirikan yayasan ini dan diberikan dukungan secara moril. Ini adalah cita-cita saya, yakni melayani sesama, dan ternyata mendapat sambutan yang luar biasa dari Bapak Bupati Tabanan,” ungkapnya.

Menurutnya, Sekolah gratis yang didirikan memang benar-benar gratis dan tidak ada pungutan apapun bagi siswa yang bersekolah, karena sesuai dengan niat awal, bahwa Yayasan dan Sekolah yang didirikan adalah untuk melayani sesama.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan karena kami mendapat dukungan maksimal. Semoga cita-cita kami untuk melayani sesama mendapat dukungan penuh dari Pemkab Tabanan, dan semoga segala kebaikan yang kita lakukan mendapat pahala berlimpah, dan mudah-mudahan di tahun ajaran ini kami sudah bisa beroperasi dengan optimal untuk ikut berkontribusi memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Tabanan,” tandasnya. (rls)

Jadi Titik Black Spot, Tanjakan Samsam di Jalur Denpasar-Gilimanuk Diperlebar

Proses perbaikan tanjakan Samsam di Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan.
Proses perbaikan tanjakan Samsam di Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan.Proses perbaikan tanjakan Samsam di Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Tanjakan Samsam di jalur Denpasar-Gilimanuk yang selama ini dikenal sebagai daerah rawan kecelakaan atau black spot sedang diperbaiki oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).

Perbaikan tanjakan yang terletak di di Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan tersebut telah dimulai sejak 4 April 2023 dan ditargetkan selesai pada akhir tahun ini atau Desember 2023 mendatang.

Pejabat Pembuat Komite (PPK) 1.2 Provinsi Bali, BPJN Jawa Timur-Bali Made Mardita mengatakan, tujuan utama perbaikan tersebut yakni untuk mengurangi masalah lalu lintas yakni black spot di titik tersebut.

“Karena sering terjadi kecelakaan sehingga titik itu (tanjakan Samsam) yang diprioritaskan,” ujarnya, Sabtu (1/7/2023).

Ia menjelaskan, pada tanjakan akan dilakukan pelebaran pada sisi kiri dan kanan jalan untuk akses lalu lintas sementara.

“Masing-masing di kiri dan kanan jalan dilebarkan rata-rata empat meter,” jelasnya.

Murdita menyebut, selain pelebaran jalan, ketinggian dan kemiringan tanjakan juga akan disesuaikan ulang. Sebab, biasanya truk yang datang dari arah Barat (Gilimanuk) tidak kuat menanjak karena terlalu tinggi.

“Itu nantinya turunan jalan yang terlalu tajam akan ditinggikan sehingga mengurangi tanjakan yang ada,” katanya.

Nantinya, sambung Murdita, lengkungan jalan akan diperbaiki dengan mortar busa atau timbunan ringan. Tebal timbunan jalan bervariasi sesuai kondisi jalan.

“Paling tinggi tiga meter,” sambungnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang melintas di jalan tersebut agar selalu berhati-hati. Selain itu, meminta permakluman dari adanya perbaikan jalan yang berakibat pada terganggunya lalu lintas. (ana)

Transaksi Selama Tanah Lot Art and Food Festival Capai Rp3,5 Miliar

Suasana selama berlangsungnya Tanah Lot Art and Food Festival 4 tahun 2023.
Suasana selama berlangsungnya Tanah Lot Art and Food Festival 4 tahun 2023.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Gelaran Tanah Lot Art and Food Festival IV yang berlangsung selama empat hari dari Kamis (25/6/2023) hingga Minggu (25/6/2023) lalu mampu menghasilkan perputaran uang atau transaksi sekitar Rp3,5 miliar.

Asisten Manajer DTW Tanah Lot I Putu Tony Wirawan mengatakan, nilai transaksi tersebut dihasilkan dari total penjualan tiket masuk, transaksi pasar, penjualan UMKM hingga kuliner.

“Jumlah transaksi tersebut melebihi target yang telah ditentukan sebelumnya yakni Rp2 miliar,” ujarnya, Jumat (30/6/2023).

Menurut Toni, tingginya jumlah transaksi tersebut dipengaruhi juga oleh meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan maupun masyarakat yang datang ke festival saat malam hari.

Berdasarkan data yang diberikan, jumlah kunjungan wisatawan saat hari pertama pergelaran festival pada Kamis (22/6/2022) tercatat 8.286 orang. Hari kedua pada Jumat (23/6/2023) jumlah kunjungan tercatat 7.644 orang. Kemudian, hari ketiga pada Sabtu (24/6/2023) tembus 10.588 orang dan hari terakhir Minggu (25/6/2023) hampir sama yakni 10.883 orang.

“Jumlah itu belum termasuk orang yang datang saat malam hari,” sebut Toni.

Pihaknya berharap, setelah festival ini DTW Tanah Lot tetap menjadi pilihan utama wisatawan yang berkunjung ke Bali. Bahkan tahun ini, pihaknya menaikkan target pendapatan tiket sebesar Rp45 miliar.

Seperti diberitakan sebelumnya, Manajer DTW Tanah Lot I Wayan Sudiana hingga saat ini pendapatan sudah tercapai 50 persen.

“Kami optimis bisa melebihi target dengan dibantu pergelaran festival ini,” imbuhnya. (ana)

Selama Cuti Bersama Idul Adha Wisdom Ramaikan Tanah Lot dan Ulun Danu Beratan

Kunjungan di DTW Tanah Lot.
Kunjungan di DTW Tanah Lot.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Selama cuti bersama Idul Adha 2023, objek wisata Tanah Lot dan Ulun Danu Beratan padat pengunjung, khususnya wisatawan domestik.

Apalagi momen cuti bersama Idul Adha masih berbarengan dengan masa libur sekolah.

Sesuai data, sejak hari pertama cuti bersama pada Rabu (28/6/2023) jumah kunjungan di Tanah Lot, Kecamatan Kediri, mencapai 6.092 orang.

Rinciannya wisatawan mancanegara 2.437 orang wisatawan dan domestik sebanyak 3.655 orang.

Kemudian, pada Kamis (29/6/2023) kemarin, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 2.554 orang dan domestik 5.596 orang. Sehingga total kunjungan pada hari kedua ini mencapai 8.150 orang.

Asisten Manajer Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot I Putu Toni Wirawan mengatakan ada peningkatan jumlah kunjungan sekitar seribu orang dari pada sebelum cuti bersama.

“Peningkatan jumlah kunjungan ini karena ada hari raya yang juga bertepatan dengan libur sekolah,” jelasnya, Jumat (30/6/2023).

Toni menyebut, wisatawan domestik dari daerah pulau Jawa yang melaksanakan studi tur ke Bali lebih mendominasi kunjungan di Tanah Lot.

Pihaknya memperkirakan jumlah kunjungan wisatawan domestik ini masih akan terus mengalami kenaikan saat libur sekolah ini.

“Karena libur sekolah masih panjang maka selama itu kunjungan bisa terus mengalami peningkatan,” sambutnya.

Hal serupa juga terjadi di DTW Ulun Danu Beratan, Kecamatan Baturiti, terhitung jumlah kunjungan wisatawan pada Kamis (29/6/2023) mencapai 2.800 orang. Pada hari sebelumnya tercatat 2.343 orang.

“Jumlah kunjungan mengalami kenaikan hampir 50 persen dibanding hari-hari biasa,” kata Humas DTW Ulun Danu Beratan I Made Sukarata.

Kunjungan di DTW Ulun Danu Beratan juga tidak jauh berbeda dengan Tanah Lot. Wisatawan domestik turut mendominasi kunjungan di Kecamatan Baturiti tersebut.

Ia juga memprediksi peningkatan jumlah kunjungan ini masih akan terjadi hingga menjelang akhir pekan nanti.

“Domestik paling banyak dari Surabaya dan Jakarta. Kalau mancanegara didominasi oleh India, Eropa dan Asia seperti Taiwan,” jelas Sukarata.

Meskipun mengalami peningkatan hingga 50 persen, Sukarata menyebut tidak mengalami kendala untuk penyediaan parkir kendaraan, baik itu bus maupun mobil pribadi.

“Kami sudah lakukan antisipasi dengan menyediakan kantong parkir tambahan. Sampai saat ini belum ada kendala,” ungkapnya. (ana)

Jenazah Pemuda Terseret Arus di Kedongan Ditemukan

Proses evakuasi jenazah korban hanyut terseret arus di Kedonganan pada Kamis (29/6/2023).
Proses evakuasi jenazah korban hanyut terseret arus di Kedonganan pada Kamis (29/6/2023).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemuda dari Taman Pancing, Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan atas nama Mohamad Wahyudi (24) yang sempat dilaporkan hilang terseret arus di dermaga ikan Pantai Kedonganan ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Jenazahnya ditemukan terdampar di pinggir pantai sekitar satu setengah kilometer di selatan lokasi saat ia dilaporkan hilang pada Rabu (28/6/2023) dini hari.

Jenazah Mohamad Wahyudi ditemukan pada Kamis (29/6/2023) sekitar pukul 14.15 WITA pada hari kedua pencarian oleh SAR gabungan.

“Tim SAR gabungan mengevakuasi korban untuk dibawa ke ambulans ke Rumah Sakit Sanglah,” terang Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Bali I Wayan Suwena.

Ia menjelaskan, proses pencarian di hari kedua dilakukan dengan menggunakan rubber boat. Selain di tengah laut, proses pencarian juga dilakukan dengan menyisir kawasan sepanjang pantai.

Tim SAR yang melakukan pencarian di sepanjang pantai kemudian menerima informasi dari Babinsa Jimbaran terkait keberadaan jenazah korban. Tim kemudian segera mengarah ke lokasi penemuan untuk melakukan evakuasi.

Selama berlangsungnya Operasi SAR turut melibatkan unsur SAR dari Basarnas Bali, Direktorat Pol Air Polda Bali, Pol Air Polres Badung Pos Kedonganan.

Selanjutnya, Polair Polresta Denpasar, TNI AL Pos Kedonganan, Balawista Pos Kedonganan, Relawan DSM, Kelompok Nelayan Kedonganan, pihak keluarga dan masyarakat.

Seperti diberitakan, Mohamad Wahyudi dilaporkan hilang pada Rabu (28/6/2023) dini hari. Selain Wahyudi, korban lainnya yang tersempat terseret arus adalah Delfi Arif Prasiswo (24). Arif merupakan teman dari Wahyudi.

Berdasarkan informasi, sebelum dilaporkan hilang, sejumlah warga sempat melihat Wahyudi dan Arif datang ke dermaga ikan dengan mengendarai sepeda motor.

Selanjutnya, kedua pemuda tersebut terlihat duduk-duduk di pinggir pantai. Namun, tidak lama kemudian, warga sekitar dikagetkan dengan teriakan minta tolong.

“Tiba-tiba Wahyudi berlari ke tengah laut kemudian terseret arus. Kawannya mencoba menolong justru juga terbawa arus laut,” jelas Suwena.

Warga berhasil menyelamatkan Arif dan segera membawanya ke RS Kasih Ibu Kedonganan. (tpb)

Hadiri Perayaan Ulang Tahun Sanggar Teater Mini, Ny. Putri Koster Dorong Generasi Muda Asah Kemampuan Dan Disiplin Melalui Teater

 

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Sanggar Teater Mini menggelar perayaan Ulang Tahun yang ke 45. Acara yang digelar di halaman belakang gedung Jayasabha, Kamis (29/6), dihadiri Ny. Putri Suastini Koster yang juga anggota Sanggar Teater Mini.

Dalam sambutannya, seniman yang akrab disapa Bunda Putri Koster menyampaikan terimakasih kepada sanggar teater mini yang telah mendidik sejak tahun 1978 saat sanggar didirikan. Menurut istri Gubernur Bali Wayan Koster ini, banyak hal yang diperoleh dari teater. Salah satunya, adalah mengasah kemampuan diri dan disiplin diri dalam latihan sehingga apa yang diperoleh saat menjadi anggota aktif teater, dapat diterapkan dalam sehari-hari, terlebih jika berbicara dihadapan publik. Untuk itu, Bunda Putri Koster berharap dengan usia teater yang sudah mencapai 45 th ini dapat melatih generasi muda untuk menjadi penerus dalam dunia teater.

Sementara itu Ketua Sanggar Teater Mini Ida Bagus Purwasila mengatakan bahwa tema yang diambil dalam perayaan ke 45 tahun ini adalah dengan berteater, kita seakan-akan mencari intisari kehidupan ke dasar samudra, sebagai energi membangun peradaban. Untuk itu diharapkan sanggar teater mini tetap eksis dan menghasilkan karya-karya serta talenta-talenta yang berkualitas bagi kemajuan teater di Bali.

Hal itupun juga ditegaskan oleh pendiri teater Ida Bagus Anom Ranuara yang selalu memberikan semangat kepada ketua sanggar untuk terus meningkatkan kiprah sanggar sehingga tidak mati suri. Eksistensi sanggar Teater Mini hingga saat ini tak terlepas dari keberadaan media televisi nasional, penggarap naskah dan pemain teater. Hal tersebut juga membuat Anom Ranuara dan ketua sanggar bercita-cita kedepan untuk dapat membuat film-film layar lebar.