- Advertisement -
Beranda blog Halaman 605

Bupati Sanjaya Buka Open Karate Tournament KKI Debes Cup III

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya membuka Kejuaraan Open Karate Tournament KKI Debes Cup III, memperebutkan Piala Ganjar Pranowo Tahun 2023 Bali - Nusra - Jawa yang berlangsung di GOR Debes, Tabanan, Jumat (15/9/2023). 
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya membuka Kejuaraan Open Karate Tournament KKI Debes Cup III, memperebutkan Piala Ganjar Pranowo Tahun 2023 Bali - Nusra - Jawa yang berlangsung di GOR Debes, Tabanan, Jumat (15/9/2023). 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya membuka Kejuaraan Open Karate Tournament KKI Debes Cup III, memperebutkan Piala Ganjar Pranowo Tahun 2023 Bali – Nusra – Jawa yang berlangsung di GOR Debes, Tabanan, Jumat (15/9/2023).

Dalam turnamen yang dijadwalkan berlangsung 15 – 17 September 2023 mendatang, Bupati Sanjaya sampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta yang akan beraksi memperebutkan piala Ganjar Pranowo 2023 ini, khususnya yang berasal dari luar daerah.

“Kegiatan turnamen ini pada dasarnya bertujuan untuk menunjukkan dan membangun rasa kebersamaan dan persaudaraan antar perguruan demi meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan. Saya berharap, kegiatan yang dilakukan ini juga mempunyai nilai sosial kepada kalangan generasi muda dan masyarakat untuk lebih meningkatkan rasa persatuan, sebagaimana sering disampaikan Bapak Ganjar di berbagai kesempatan,” ungkap Sanjaya.

Orang nomor satu di Tabanan itu juga berharap, kejuaraan ini dapat menjadi ajang untuk menjaring bibit-bibit olahragawan karate bagi para generasi muda serta seluruh peserta mampu menjadikan ajang ini sebagai sarana menempa diri.

“Berlakulah sportif, tunjukkan spirit pantang menyerah dan junjung nilai-nilai kebersamaan serta kejujuran. Inilah nilai dasar yang akan terus kita tumbuhkan khususnya bagi generasi muda di kabupaten Tabanan,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Umum KKI Tabanan I Gusti Made Suryantha Putra menyampaikan, KKI diharapkan dapat terus mempertahankan Kerjurnas yang akan dilakukan di tahun-tahun mendatang, di mana, juara umum telah diraih selama tiga kali berturut-turut.

“Kami menyampaikan banyak terima kasih kepada Bupati Tabanan yang selalu mensupport acara KKI sejak dulu sampai sekarang. Serta berpesan kepada kami, kepada seluruh pengurus KKI di Bali yang hadir pada hari ini, bertandinglah dengan baik, bertandinglah dengan sportifitas tinggi, sebab tujuan dari kejuaraan ini yaitu agar mampu memberikan kontribusi aktif kepada KKI Bali nantinya,” tandas Suryantha.

Pembukaan turnamen turut dihadiri oleh perwakilan anggota DPR RI, Ketua Umum KKI Kabupaten Tabanan, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tabanan, Perwakilan jajaran Forkopimda Tabanan, Sekda beserta para OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat dan unsur forkopimcam kecamatan Tabanan, Ketua Umum Forki Bali, Ketua KONI Tabanan dan ketua umum Forki Tabanan, seluruh panitia pelaksana dan para peserta turnamen. (rls)

26 KK di Tabanan akan Terima Bantuan Bedah Rumah

Kepala Dinas PUPRPKP Tabanan Made Dedy Darmasaputra.
Kepala Dinas PUPRPKP Tabanan Made Dedy Darmasaputra.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebanyak 26 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Tabanan akan menerima bantuan bedah rumah pada tahun ini.

“Tahun ini ada 26 KK yang mendapatkan bedah rumah dan masih dalam persiapan,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Tabanan I Made Dedy Darmasaputra, Jumat (15/9/2023).

Dia menyebut, untuk program bedah rumah ini merupakan salah satu bagian dari program Nasional penanganan kemiskinan ekstrim. Bantuan ini diusulkan kepada Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Kementerian PUPRKP.

Untuk di Kabupaten Tabanan sendiri sebanyak 1.300 unit, sedangkan daftar tunggunya mencapai 3.000 unit rumah. Kategori yang mendapatkan bantuan bedah rumah, antara lain, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), masuk dalam daftar Pendataan rumah tidak layak huni (RTLH) yang dilakukan oleh Dinas PUPRPKP.

“Untuk tahun ini, fokusnya memang bedah rumah untuk menyediakan rumah layak huni kepada masyarakat sebagai salah satu bagian dari penanganan kemiskinan ekstrim,” jelasnya.

Adapun jumlah rumah yang mendapatkan bantuan bedah rumah di Kabupaten Tabanan per Kecamatan, yakni Kecamatan Selemadeg sebanyak dua rumah, Kecamatan Selemadeg Timur tiga rumah, Kecamatan Pupuan tiga rumah dan Kecamatan Marga dua rumah.

Selanjutnya, Kecamatan Baturiti satu unit rumah, Kecamatan Penebel empat unit rumah dan Kecamatan Tabanan menjadi kecamatan terbanyak yang menerima bantuan bedah rumah yakni sembilan unit rumah.

“Anggaran bedah rumah ini dari APBD dengan masing-masing KK mendapatkan bantuan sebesar Rp30 juta yang berupa material bahan bangunan, sehingga total anggaran tahun ini sebesar Rp 780 juta,” papar Dedy.

Proses dari program ini, sambung Dedy sudah masuk dalam persiapan, seperti pengadaan bahan baku yang akan digunakan, melakukan survei kelayakan penerima bantuan bedah rumah hingga kesediaan penerimanya untuk melakukan pembangunan rumah secara swadaya.

“Kenapa swadaya? Karena jika mengandalkan biaya Rp 30 juta, tentu tidak akan bisa selesai. Maka dalam prosesnya kami harapkan bisa dilakukan secara swadaya, untuk eksekusinya dijadwalkan bulan depan dan sampai Desember mendatang,” lanjutnya. (ana)

Warga Desa Antosari Kembali Tanyakan Kejelasan Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi

Warga Banjar Gulingan, Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, yang lahannya terdampak jalan Tol Gilimanuk-Mengwi memasang spanduk di pinggir jalan utama Antosari-Pupuan.
Warga Banjar Gulingan, Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, yang lahannya terdampak jalan Tol Gilimanuk-Mengwi memasang spanduk di pinggir jalan utama Antosari-Pupuan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Warga Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, kembali mempertanyakan kejelasan rencana pembangunan tol Gilimanuk – Mengwi.

Warga menilai, pembangunan tol belum menemui kejelasan terkait dimana titik yang akan dilintasi. Meskipun demikian, mereka hanya pasrah sebab Mantan Gubernur Bali I Wayan Koster sudah purna bakti.

Koordinator aksi Warga Banjar Gulingan, Desa Antosari Nyoman Agus Suryawan menyatakan, pihaknya sempat dipanggil lagi ke Jaya Sabha oleh Mantan Gubernur Bali pada akhir Agustus 2023 lalu. Dalam pertemuan itu, Wayan Koster menjanjikan pada bulan September tender dan semua prosesnya itu dipercepat.

“Intinya seperti itu pas akhir Agustus kemarin. Terus sampai sekarang belum ada kejelasan lagi. Karena Pak Koster juga sudah tidak menjabat lagi,” katanya, Jumat (15/9/2023).

Dia menyebut, sejumlah desa terdampak akan membuat forum kepala desa untuk mencoba menanyakan kejelasan proyek tol kepada Presiden dan Kementrian PUPR.

“Untuk proses lebih jauh belum tahu. Saat ini kami hanya bisa pasrah saja. Mau bertanya ke Gubernur sudah PJ. Dan nanti ke Kementrian PUPR sudah difasilitasi oleh forum Perbekel (kepala desa) terdampak tol se Bali itu. Jadi menunggu seperti apanya nanti ke mereka,” ucapnya.

Agus Suryawan menambahkan, seluruh masyarakat yang terdampak pada intinya hanya meminta kejelasan proyek sebab sertifikat mereka saat ini tidak bisa dijadikan agunan.

Jika ini terjadi dalam waktu lama, maka dampaknya tidak bisa diagunkan lagi.

“Kalau prosesnya cepat kami tidak apa-apa. Tapi ini sudah berlarut-larut (lama). Kami intinya minta kejelasan itu tadi,” tambahnya.

Seperti diberitakan, sejumlah warga Banjar Gulingan, Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, yang lahannya terdampak jalan Tol Gilimanuk-Mengwi meminta kejelasan proyek pengerjaan tol dengan memasang spanduk di pinggir jalan utama Antosari-Pupuan yang juga menjadi kawasan terdampak proyek dan telah dipasangi patok.

Hal itu dilakukan sebab warga resah karena sesuai kesepakatan awal, sertifikat tanah warga tidak boleh dipindahtangankan, diperjualbelikan hingga dijadikan agunan.

Hal itu mengakibatkan warga tidak berani menggarap lahan pertanian atau perkebunan serta merenovasi rumah.

“Sebelumnya kami telah menyerahkan inventarisasi lahan. Jika kami ingin menambah isi ladang atau merenovasi rumah itu akan seperti apa? Apakah ada dana kompensasi atau inventarisasi ulang? Itu belum dapat jawaban pasti dari pihak terkait,” ungkap Suryawan.

Adapun jumlah warga Banjar Gulingan yang lahannya terdampak proyek mencapai 50 orang dengan luas lahan mencapai 45 hektare. (ana)

Di Saksikan Langsung Mantan Presiden Megawati, Bupati Tabanan Raih Penghargaan Peduli Pelayanan Publik

Presiden Ke-5 RI Megawati Sukarnoputri hadir dalam acara puncak Ulang Tahun Kompas TV ke-12.
Presiden Ke-5 RI Megawati Sukarnoputri hadir dalam acara puncak Ulang Tahun Kompas TV ke-12.

PANTAUBALI.COM, JAKARTA – Program Bungan Desa ( Bupati Ngantor di Desa ) yang digagas Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mendapatkan penghargaan dari Kompas TV.

Penghargaan dengan katagori Apresiasi Daerah Peduli Pelayanan Publik 2023 tersebut berlangsung di di Golden Ballroom, The Sultan Hotel Residence Jakarta, Senin (11/9/2023).

Yang menarik pemberian Penghargaan dalam acara puncak Ulang Tahun Kompas TV ke-12 itu dihadiri Presiden Ke-5 RI Megawati Sukarnoputri.

Hadir juga Ketua MPR RI, Wakil Presiden ke 10 dan 12, Dr. Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-11 Prof. Boediono, Jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, DKPP, beberapa perwakilan Duta Besar Negara-negara sahabat, Panglima TNI dan Kapolri, Para Pejabat, Gubernur serta Kepala Daerah di seluruh Indonesia.

Wakil Presiden Prof. KH. Ma’ruf Amin dalam sambutanya mengatakan keterbukaan dalam mendapatkan informasi mencirikan proses demokrasi dan kemajuan pembangunan. “Negara ini telah membuka saluran informasi yang sangat luas, bahkan kini kita memasuki era transformasi digital, layanan informasi publik dan kebijakan semua sektor seperti pemerintah pusat, daerah dan badan publik lainnya semakin bisa diakses oleh siapa saja melalui platform mana saja. menandakan kemajuan, namun menjadi tantangan bagi negara demokrasi” paparnya dalam sambutan malam itu.

Tema yang diusung KompasTV dalam ulang tahunnya yang ke 12 yakni “Indonesia 12aya” melalui rangkaian program spesial dan ragam penghargaan. Hal ini sebagai bentuk apresiasi kepada daerah-daerah unggul di Indonesia, yang bekerja keras dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menerima penghargaan Daerah Peduli Pelayanan Publik berskala Nasional dalam puncak acara Ulang Tahun Kompas TV ke 12 Tahun, di Golden Ballroom, The Sultan Hotel Residence Jakarta, Senin (11/9/2023).

 

Penghargaan Apresiasi Daerah Peduli Pelayanan Publik diterima oleh Bupati Sanjaya, yang diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar Anas, bersama dengan 6 kepala daerah lainnya yang dinobatkan, termasuk dari Kab. Bangka Selatan, Kab. Indragiri Hilir, Kab. Morowali utara, Kab. Puncak Papua Tengah, Kab. Situbondo, dan Kota Tangerang Selatan.

Kategori Apresiasi Daerah Pelayanan Publik diberikan kepada 6 daerah karena dinilai telah memberikan perhatian lebih terhadap pelayanan publik di wilayahnya, sehingga menciptakan lingkungan yang nyaman demi kepuasan masyarakat. Dengan harapan, mampu menjadi motivasi bagi daerah lain di Indonesia, sebab peran daerah sangatlah penting dalam menghimpun kekuatan Indonesia menghadapi berbagai tantangan kedepannya, terutama dalam era transformasi digital.

Apresiasi Daerah Peduli Pelayanan Publik, tentunya saling berkesinambungan dengan program unggulan Bupati Tabanan yakni Bupati Ngantor di Desa, atau yang dikenal dengan ‘Bungan Desa’.

Melalui program tersebut, Bupati Sanjaya secara rutin membawa serta pelayanan publk melalui para OPD di lingkungan Pemkab, menjawab dan mengatasi langsung permasalahan masyarakat di Desa yang dikunjungi.

Manfaatnya selain selain dapat mendekatkan diri dengan masyarakat melalui diskusi langsung, melihat dan mengembangkan potensi unggulan masing-masing desa, serta memantau pelayanan publik langsung dan memberikan solusi bagi kendala-kendala yang dialami desa dalam pembangunan di Tabanan.

Melalui penghargaan yang diberikan, diharapkan Bupati Sanjaya sebagai pemacu untuk lebih meningkatkan pelayanan publik Tabanan semakin baik ke depan. Capaian tersebut, baginya merupakan penanda bahwa pemerintah daerah selaku pelayan masyarakat senantiasa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, demi mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

“Hari ini saya merasa berbahagia, khususnya buat Pemerintah Kabupaten Tabanan dan Masyarakat Tabanan, karena hari ini kita mendapatkan penghargaan yang sangat luar biasa dari KompasTV tepat di hari ulang tahunnya yang ke-12. Di mana penghargaan tentang pelayanan publik menandakan Pemerintah Kabupaten Tabanan bersama-sama masyarakat, mampu memberikan pelayanan yang terbaik. Mudah-mudahan penghargaan ini menjadi penyemangat buat kita, untuk melayani publik, sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat bisa kita laksanakan dengan baik. Selamat hari ulang tahun KompasTV ke-12 semoga selalu menjadi media terpercaya, independen dan dicintai Indonesia, selamat dan sukses. Jaya, jaya, jaya,” papar Sanjaya usai acara. (ana)

Dukung Pengerajin Lokal Tabanan, Bupati Sanjaya dan Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya Hadiri Kriyanusa 2023

Bupati Sanjaya dan Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya Selaku Ketua Dekranasda Tabanan Hadiri Kriyanusa 20232
Bupati Sanjaya dan Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya Selaku Ketua Dekranasda Tabanan Hadiri Kriyanusa 20232

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan serta Ketua Dekranasda Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya menghadiri Pameran Kriyanusa Tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang bertujuan untuk mempromosikan produk produk kriya dari seluruh Indonesia.

Kehadiran Bupati Sanjaya dan Ny. Rai Wahyuni merupakan wujud dukungan terhadap pengrajin lokal Tabanan yang turut serta dalam pameran Kriyanusa Tahun 2023,

Acara yang bertemakan ‘Kriya Unggul, Indonesia Maju’ itu juga dibuka oleh Pembina DEKRANAS yang juga selaku Ibu Negara, Iriana Joko Widodo didampingi oleh Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Wury Ma’ruf Amin dengan menabuh rebana bersama-sama dengan para anggotanya.

“Ini adalah wadah yang tepat untuk mempromosikan karya-karya para perajin Indonesia yang mengagumkan,” ujar Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Wury Ma’ruf Amin.

Wury menambahkan, diperlukan wadah yang tepat kriya sebagai bagian budaya di Indonesia, karena hasil tangan para perajin Nusantara tersebut memiliki peranan penting untuk pelestarian hingga pengembangan budaya lokal.

Senada dengan hal tersebut, Bunda Rai selaku Ketua Dekranasda Tabanan menyampaikan sangat mendukung diselenggarakan kriyanusa ini.

Pihaknya juga sangat getol mendorong para pelaku usaha di Kabupaten Tabanan yang bergerak di bidang kerajinan agar produknya lebih berkembang melalui berbagai promosi. Salah satunya melalui pojok Dekranasda yang memamerkan produk-produk para pengrajin lokal di Loby Kantor Bupati Tabanan.

“Selain itu, kami juga mempromosikan produk-produk maupun karya-karya pengrajin dikaitkan dengan berbagai kegiatan, salah satunya dalam setiap kegiatan/event. Bahkan, Pojok Dekranasda telah hadir di setiap Kecamatan di Kabupaten Tabanan. Kami selalu memberikan ruang bagi pelaku IKM untuk mempromosikan produknya. Dimana setiap event yang ada di kabuoaten Tabanan, baik sekala besar maupun sekala kecil,selalu melibatkan IKM,” imbuh Bunda Rai.

Untuk diketahui, dalam kesempatan ini Dekranasda Kabupaten Tabanan menampilkan berbagai macam produk kerajinan lokal unggulan, antara lain : Kerajinan Keramik dari MK Keramik Marga dan Tanteri Keramik Desa Pejaten, Gerabah, fashion jineng Kebaya, Songket Pupuan, lukisan Sution Kreasi, Kerajinan Besi Warna Warni, Tas Rajut Deva, dan Bali Aksesories.

Pameran Dekranas dalam Kriyanusa 2023 mengajak lebih dari 300 perajin kriya Nusantara mengikuti ajang tersebut agar budaya-budaya dari setiap daerah di Indonesia bisa lebih dikenali oleh masyarakat mulai dari Ibu Kota. (rls)

Implementasi SPBE dan Smart City, Sekda Badung Buka Rapat Persiapan Evaluasi

Sekda Adi Arnawa saat membuka sekaligus memimpin Rapat SPBE dan Smart City bertempat di Ruang Rapat Lantai III Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung, Kamis (14/8/2023).
Sekda Adi Arnawa saat membuka sekaligus memimpin Rapat SPBE dan Smart City bertempat di Ruang Rapat Lantai III Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung, Kamis (14/8/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa Membuka sekaligus memimpin Rapat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Smart City bertempat di Ruang Rapat Lantai III Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung, Kamis (14/8/2023).

Sekda Adi Arnawa selaku koordinator SPBE di Badung mengatakan, pihaknya akan senantiasa melakukan pembinaan, pengendalian dan monitoring terhadap implementasi SPBE di Badung,  mulai dari penganggaran, perencanaan, implementasi, review hingga dampak atau outcome yang akan ditimbukan nanti.

“Sekarang ini kita harus betul-betul selektif, tidak hanya sekedar untuk mendapatkan reward saja tapi yang paling penting manfaatnya bagi masyarakat. Saya minta kepada bapak dan ibu semua, terkait dengan kegiatan-kegiatan sebagai bentuk komitmen pemerintah Daerah terhadap penerapan SPBE ini,” ujarnya.

Menurutnya, semua OPD harus ikut peduli karena kegiatan SPBE ini tidak bisa menyerahkan kepada Kominfo saja, semua perangkat daerah ikut terlibat di dalamnya.

Aplikasi yang dibangun itu harus ada dampaknya terkait dengan percepatan pelayanan kepada masyarakat contohnya stunting, kemiskinan melalui dinas terkait,” jelasnya.

Sekda Adi Arnawa juga mengingatkan perangkat daerah agar sebisa mungkin berbuat untuk menaikkan tata kelola kinerja, proses bisnis SOP agar disederhanakan. “Sebisa mungkin dikerjakan dan kita fungsikan juga dengan baik aplikasi yang sudah ada di command centre,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo I Gusti Ngurah Jaya Saputra mengatakan, pihaknya dalam menerapkan perencanaan SPBE untuk Manajemen Keamanan Informasi sebagai pengelola TIK Kabupaten Badung.

Hal itu mengacu pada Renstra Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung Program Penyelenggaraan Persandian Untuk Pengamanan Informasi Kegiatan penyelenggaraan Persandian Untuk Pengamanan Informasi Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota sesuai dengan data dukung dan telah menerapkan keamanan informasi dengan mengikuti regulasi yang sudah dimiliki. (rls)

 

Pemerintah Badung Segera Bangun RS Abiansemal dan RS Petang

Sekda Adi Arnawa membuka Rapat Perkembangan Pembangunan Rumah Sakit Abiansemal dan Petang di Ruang Rapat Sekda, Puspem Badung, Kamis (14/9/2023).
Sekda Adi Arnawa membuka Rapat Perkembangan Pembangunan Rumah Sakit Abiansemal dan Petang di Ruang Rapat Sekda, Puspem Badung, Kamis (14/9/2023).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA– Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa membuka Rapat Perkembangan Pembangunan Rumah Sakit Abiansemal dan Petang di Ruang Rapat Sekda, Puspem Badung, Kamis (14/9).

Sekda Adi Arnawa mengatakan, tahapan-tahapan perkembangan rencana pembangunan dua rumah sakit tersebut untuk segera ditindaklanjuti dan dicarikan solusi terhadap masalah-masalah yang timbul terhadap pembangunan RS tersebut.

“Saya minta kepada Kadis Kesehatan untuk segera memproses terhadap apa-apa yang menjadi kesiapan terhadap kebutuhan rumah sakit tersebut, baik itu perizinan, alat kesehatan hingga kebutuhan SDM untuk operasional rumah sakit tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan dr.Made Padma Puspita mengatakan, waktu pembangunan fisik gedung Rs Abiansemal dan Rs Petang menghabiskan waktu 105 hari kerja dengan harapan bisa terselesaikan tepat waktu.

Pemenuhan terhadap segala ijin dan lain halnya terkait syarat berdirinya rumah sakit tersebut sudah dijalankan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku baik IMB, Surat Komitmen hingga rekomendasi ortal Provinsi Bali terkait pengisian struktur dan pengisian tenaga kesehatan serta administrator.

”Diharapkan pembangunan fisik bisa selesai sesuai dengan waktu yang disepakati sehingga rencana kita untuk soft opening pada tanggal 22 Desember 2023 untuk RS Petang dan 28 Desember 2023 untuk RS Abiansemal bisa kita laksanakan, dan berdasarkan hitungan kajian lembaga rumah sakit dibutuhkan tenaga sekitar 228 orang yang akan bekerja disana,” jelasnya.

Rapat turut dihadiri Inspektur Kab. Badung Ni Luh Suryaniti, Kadis Kesehatan dr.Made Padma Puspita, Kadis PUPR Ida Bagus Surya Suamba, Kadis DLHK I Wayan Puja, Kepala Bappeda I Made Wira Dharmajaya, Kabag SDA I Made Adi Adnyana, Kabag Hukum dan Ham AA Gde Asteya Yudha, perwakilan BPKAD,  Direktur RSD Mangusada I Nyoman Darta. (ana)

Perumda TAB Berencana Naikkan Tarif, Komisi III DPRD Minta Sosialisasikan ke Masyarakat

Rapat kerja Komisi III DPRD Tabanan dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Amertha Buana (TAB) Kabupaten Tabanan, Kamis (14/9/2023).
Rapat kerja Komisi III DPRD Tabanan dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Amertha Buana (TAB) Kabupaten Tabanan, Kamis (14/9/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Komisi III DPRD Tabanan melakukan rapat kerja dengan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Amertha Buana (TAB) Kabupaten Tabanan, Kamis (14/9/2023).

Raker yang dilaksanakan di ruang rapat kantor DPRD Tabanan ini membahas rencana kenaikan tarif hingga soal penyertaan modal.

Direktur Umum Perumda TAB I Gede Nyoman Wirah Adnyana mengatakan, pihaknya berencana menaikkan tarif air minum dari Rp1.300/m3 menjadi Rp3.500/m3. Diketahui, terakhir kali Perumda Tirta Amerta Buana melakukan kenaikan tarif pada 2010.

“Penetapan tarif maksimal pada Oktober 2023 dan dilaksnakan pada November 2023. Dimana kajian harus mendapat persetujuan dari dewan pengawas dan bupati,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kajian kenaikan tarif dengan ini dilakukan dengan melibatkan konsultan independen.

Hasilnya, setiap kepala keluarga di Tabanan menggunakan 5/m3 hingga 10/m3 setiap bulannya. Kajian konsultan independen untuk tarif air di Tabanan sebesar 6.500/M3. Sementara Perumda TABmengajukan angka sebesar 3.500/M3.

“Adapun deviden atau bagi hasil laba perusahaan sebesar 55 persen per tahun. Untuk biaya tarif bisa ditarik berdasarkan undang-undang. Kami bisa ambil beban dasar sebesar 4 persen dikali UMK, dimana 0 hingga 10/m3 diangka Rp90 ribu,” ujarnya.

Terkait penyertaan modal, Wirah Adnyana menyebut, penyertaan modal telah dilaksanakan dari 2015 hingga 2019. Sedangkan temuan dari BPKP pada neraca Perumda TAB.

Pihaknya melakukan penelusuran penyertaan modal tersebut dan kejelasaan sarana dan prasarana. Pada penyertaan modal tersebut 99 persen berupa barang melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Tabanan Anak Agung Nyoman Dharma Putra berharap rencana kenaikan tarif tersebut harus dilakukan sosialisasi kepada masyarakat serta memperhitungkan agar dampak dari kenaikan tarif ini.

“Harus sesuai dengan kajian-kajian yang jelas dan adanya sosialisasi ke masyarakat karena ini menyangkut nama baik Pemda,” tegasnya. (ana)

Harga Gabah di Tabanan Capai Rp7 ribu Per Kilogram

Ilustrasi gabah (foto: iNews.id)
Ilustrasi gabah (foto: iNews.id)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Harga Gabah Kering Panen (GKP) tingkat petani di Tabanan kini mencapai harga Rp.6.800. Sebelumnya harga GKP sebesar Rp6.000.

Bahkan, pembeli dari Jawa siap menyerap hasil panen di tingkat lokal dengan harga Rp7.000 per kilogram.

Ketua Persatuan Perusahaan Penggilingan Padi (Perpadi) Tabanan I Ketut Budiarta mengatakan, harga gabah di tingkat petani di Tabanan terus mengalami kenaikan selama tahun 2023.

“Akhir Agustus lalu, harga GKP meningkat dari Rp6.000 menjadi Rp6.300 per kilogram,” katanya, Kamis (14/9/2023).

Menurutnya, kenaikan harga gabah dikarenakan sebaran panen padi yang masih sedikit di wilayah Tabanan. Sehingga mempengaruhi sedikitnnya stok gabah dan harga jualnya.

Selain itu, permintaan pembelian hasil panen petani dari pembeli luar Bali juga tinggi. Bahkan, beberapa pembeli dari Jawa berani menaikkan harga dari Rp6.800 hingga Rp7.000 per kilogram.

“Akibatnya harga gabah semakin mahal. Hasil panen banyak yang lari ke luar Bali karena mereka berani membeli dengan harga tinggi,” ujar Budiarta.

Kenaikan harga GKP juga berimbas pada harga beras di tingkat usaha penggilingan yang juga ikut naik.

Sejak seminggu lalu, harga beras kualitas medium kemasan 10 kilogram dijual dari Rp12.700 per kilogram dan saat ini kembali naik menjadi Rpp13.000 per kilogram.

Sedangkan, harga beras kualitas medium isian 5 kilogram naik mencapai Rp13.500 per kilogram.

Meskipun begitu, lonjakan harga beras tidak berdampak pada turunnya permintaan pasar. “Dapat beli gabah di petani tapi jumlahnya tidak tentu. Ketika sudah dapat langsung terserap habis oleh pasar dalam bentuk beras. Tidak ada stok gabah di gudang saat ini,” ungkapnya. (ana)

Kenakan Busana Adat, Ny. drg. Ida Setiawati Promosikan Kerajinan Bali pada Ajang Kriyanusa di JCC

 

PANTAUBALI.COM, JAKARTA – Ny. drg. Ida Setiawati selaku Penjabat (Pj) Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali memberi perhatian serius pada upaya pelestarian dan pengembangan sektor kerajinan Bali. Perhatian itu ditunjukkan dengan melakukan pendampingan terhadap para perajin binaan Dekranasda Bali yang tengah mengikuti Kriyanusa Tahun 2023, ajang pameran nusantara terbesar yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) dan dibuka secara langsung oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Rabu (Buda Paing, Krulut), 13 September 2023.

Hadir pada acara pembukaan Kriyanusa, Ida Setiawati dengan bangga mengenakan busana adat lengkap dengan sanggul Bali. Tampil dengan paduan kebaya merah modifikasi lukisan bunga dan pis bolong rancangan khas Desainer Body and Mind serta bawahan tenun songket warna gelap, perempuan berlatar belakang dokter gigi ini nampak luwes dengan busana yang ia kenakan. Pada acara pembukaan, Ida Setiawati bersama Ketua Dekranasda dari seluruh Indonesia tampil dalam peragaan busana nusantara yang menjadi bagian dalam rangkaian acara pembukaan.

Usai mengikuti prosesi pembukaan, Ida Setiawati mengunjungi stand pameran Dekranasda Bali dan sejumlah kabupaten yang turut berpartisipasi pada ajang Kriyanusa di JCC. Bahkan, ia tak canggung menarik pengunjung untuk mampir ke stand Dekranasda Bali dan menawarkan untuk membeli kerajinan khas yang panjang. Ditemui di sela-sela kegiatan menghadiri pembukaan Kriyanusa, Ida Setiawati menyampaikan apresiasi dan kagum dengan ragam kerajinan khas Bali yang begitu menarik. Ia berharap, ke depannya sektor kerajinan Bali akan makin berkembang dan memberi manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Pulau Dewata.
Pada bagian lain, ia juga menyinggung banyak manfaat positif yang bisa diperoleh pelaku IKM/UMKM yang mendapat kesempatan mengikuti pameran. Apalagi, ajang yang mereka ikuti adalah pameran bertaraf nasional seperti Kriyanusa. Selain menjadi media promosi, melalui kegiatan ini para pelaku IKM/UMKM dapat menimba pengalaman serta menambah wawasan. “Di sini kita dapat melihat produk kerajinan dari berbagai daerah yang kita harapkan mampu memacu kreativitas dan inovasi para perajin,” ujarnya. Lebih dari itu, ia menyebut Kriyanusa sebagai media promosi yang sangat efektif karena dikunjungi oleh orang dari berbagai daerah. Oleh sebab itu, ia mengajak pelaku IKM/UMKM Bali memanfaatkan kesempatan ini dengan baik.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan I Wayan Jarta yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Dekranasda Bali menambahkan, dalam pameran kali ini pihaknya menyertakan enam pelaku IKM/UMKM yang terdiri dari kategori fashion, wastra dan perhiasan. “Untuk fashion ada dua yaitu Taksu dan Body and Mind, dua perajin tenun songket dan endek serta dua perajin perhiasan emas dan perak,” urainya.

Yang membanggakan, dua hasil kerajinan Bali dinobatkan sebagai Karya Kriya Terbaik pada ajang Dekranas Award 2023 yang digelar serangkaian perhelatan Kriyanusa Tahun 2023. Karya kerajinan itu adalah Songket Negara Djodog Renes yang dinobatkan sebagai Karya Kriya Terbaik Indonesia III untuk kategori kain. Kain songket ini merupakan karya penenun yang tergabung dalam IKM Pertenunan Putri Mas Collection Jembrana. Karya lainnya adalah Kipas Lukis Daun Lontar yang dikukuhkan sebagai Karya Kriya Terbaik Indonesia II untuk kategori serat alam. Produk kipas ini merupakan karya IKM By Kipas Bali Badung. Selain itu, tenun Cakra Sraddha karya IKM Arca Collection Jembrana juga berhasil masuk nominasi pada kategori kain.

Untuk diketahui, Kriyanusa Tahun 2023 mengusung tema ‘Kriya Unggul Indonesia Maju’ dan digelar mulai tanggal 13 hingga 17 September 2023. Ketua Umum Dekranas Ny. Wury Ma’ruf Amin dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kegiatan ini. Menurutnya, tema yang diusung sejalan dengan komitmen Dekranas untuk mengembangkan sektor kerajinan agar menjadi komoditas yang memiliki daya saing global. Lebih jauh ia menyampaikan bahwa Kriyanusa merupakan media yang tepat untuk mempromosikan hasil kerajinan dari seluruh nusantara. “Indonesia adalah negeri yang kaya budaya serta tradisi, kriya menjadi bagian integral yang mesti dilestarikan dan dikembangkan,” ucapnya. Dalam kesempatan itu, Wury Ma’ruf Amin mengajak masyarakat menyukseskan program pemerintah yaitu bangga buatan Indonesia.

Sementara itu, Ketua Panitia Pameran Kriyanusa 2023 Sri Suparni Bahlil dalam laporannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan Pameran Kriyanusa 2023 merupakan wujud nyata program Dekranas dalam upaya pengembangan kapasitas pelaku usaha kriya. Kegiatan ini bertujuan mendorong penciptaan dan pengembangan produk kriya lokal sekaligus melestarikan citra budaya di seluruh daerah di Indonesia. “Pameran ini adalah salah satu sarana untuk membantu pemasaran produk-produk binaan Dekranasda dan memberikan ruang bagi industri kerajinan nusantara untuk terus berupaya memunculkan kreativitas dan inovasi dalam rangka meningkatkan kinerja usahanya serta menampilkan produk unggulan,” paparnya.