- Advertisement -
Beranda blog Halaman 605

Peringatan Harganas Ke-30 Tingkat Provinsi, Pemkab Tabanan Rangkul Keluarga Sehat di Car Free Day

Sekda Tabanan I Gede Susila bersama Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Bali I Nyoman Gede Anom dan Perwakilan BKKBN Bali Charles Brabar dalam kegiatan jalan sehat bersama di Car Free Day Tabanan sebagai peringatan Hari Keluarga Nasional Ke-30 Tingkat Provinsi yang dilaksanakan di Taman Bung Karno, Minggu (16/7/2023).
Sekda Tabanan I Gede Susila bersama Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Bali I Nyoman Gede Anom dan Perwakilan BKKBN Bali Charles Brabar dalam kegiatan jalan sehat bersama di Car Free Day Tabanan sebagai peringatan Hari Keluarga Nasional Ke-30 Tingkat Provinsi yang dilaksanakan di Taman Bung Karno, Minggu (16/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dalam rangka Peringatan Hari Keluarga Nasional Ke-30 Tingkat Provinsi yang dipusatkan di Tabanan, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M yang dalam kesempatan ini diwakili Sekda Dr. I Gede Susila.,S.Sos.,M.Si, rangkul keluarga dan komponen masyarakat di Tabanan, untuk melakukan kegiatan sehat bersama di Car Free Day Tabanan, yang kali ini digelar di Taman Bung Karno Tabanan, Minggu (16/7/2023).

Ribuan komponen masyarakat termasuk di dalamnya para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, nampak sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah dimulai sejak pukul 6 pagi ini.

Nampak juga hadir Para Asisten Setda Tabanan, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali beserta undangan, Para Kepala OPD Terkait di Pemkab Tabanan dan Para Kepala Bagian di lingkungan Setda Tabanan.

Dimulai dengan senam sicita serentak, acara utama Harganas ke-30 yakni kegiatan jalan santai, dengan mengambil rute di kota Tabanan. Tak hanya itu, ragam fasilitas pelayanan gratis juga disediakan di lokasi, termasuk Gebyar pemeriksaan anemia bagi remaja dan calon pengantin, Pelayanan KB dan IVA, donor darah serta pembagian doorprize yang sangat menarik dan diminati oleh para peserta gerak jalan.

Nampak juga puluhan  pameran UMKM khususnya stand yang menjajakan ragam kuliner dan dapat dinikmati oleh para peserta gerak jalan serta masyarakat secara umum.

Mewakili Bupati Sanjaya, Sekda Susila sampaikan apresiasinya dan rasa terima kasihnya, atas kesempatan Kabupaten Tabanan bisa ditunjuk sebagai tuan rumah dalam peringatan Hari Keluarga Nasional yang Ke-30 ini.

Gerak jalan pada hari ini, setidaknya menjadi salah satu bagian dari rangkaian kegiatan, yang puncaknya akan dilangsungkan pada 20 Juli mendatang.

“Ini adalah apresiasi kita, perhatian kita, bahwa Tabanan masih sangat peduli, pimpinan juga atensi sekali untuk membina keluarga Tabanan menjadi keluarga yang semakin berkualitas dan penurunan stunting juga sangat luar biasa. Nanti puncaknya akan dilakukan di Tabanan pada 20 Juli mendatang, kita juga sudah bersiap-siap bersama jajaran Bupati, BKKBN yang mensupport melaksanakan perayaan hari keluarga yang ke-30 di Tabanan,” jelas Susila.

Fokus terhadap kesehatan dan kesejahteraan keluarga, Susila juga paparkan program-program unggulan Pemkab Tabanan yang dapat dikatakan sukses dalam perwujudannya. Sebagaimana disampaikannya dalam wawancara singkat pagi hari itu, prestasi yang diraih Tabanan dalam rangkat program penanganan stunting sudah banyak diraih.

“Tentu Pak Bupati, dalam rangka penanganan stunting ini berkolaborasi dengan komponen-komponen terkait mulai dari hulu sampai hilir, tidak hanya di hilir saja, tapi melalui program dan inovasi Pak Bupati, Semara ratih, dari hulu sudah kita lakukan penanganan,” paparnya.

Pihaknya menjelaskan, dengan penanganan yang dimulai dari hulu atau akarnya, kedepannya bisa mempermudah perbaikan dan penanganan.

“Jadi dari awal dengan program Bangun Desa, Ngantor di Desa, Inovasinya adalah Semara Ratih-nya ini, dari hulu sampai akhir, dan sudah nampak hasilnya kemarin, presentasinya 8,2 di bawah target Nasional dan di atas target Provinsi,” sambungnya.

Menanggapi paparan Sekda Susila terkait angka stunting di Tabanan, I Nyoman Gede Anom selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali juga merespon baik terhadap prestasi yang diraih Tabanan dalam penekanan angka stunting secara optimal ini.

“Kalau dari posisi Tabanan sudah bagus, tingkat penurunannya luar biasa, kita mencapai target kan 8% untuk provinsi Bali, di tahun 2023 sekarang target 6 persen, walaupun target nasionalnya 7,71, tapi untuk di provinsi Bali sudah 6%, tentu itu adalah dukungan dari Kabupaten/Kota,” jelasnya. (rls)

Sebagai Wadah Promosi Budaya Tradisional, Bupati Sanjaya Hadiri Festival Desa Delod Peken

Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, menghadiri sekaligus memberikan dukungan langsung Festival Budaya Desa ke-5 yang diadakan oleh masyarakat Desa Delod Peken, Tabanan, Jumat, (14/7/2023).
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, menghadiri sekaligus memberikan dukungan langsung Festival Budaya Desa ke-5 yang diadakan oleh masyarakat Desa Delod Peken, Tabanan, Jumat, (14/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Festival Budaya Desa mampu menjadi wadah untuk mempertahankan dan mempromosikan warisan budaya tradisional. Terlebih, ajang ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk belajar dan memahami lebih dalam tentang budaya mereka sendiri.

Oleh sebab itu, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, menghadiri sekaligus memberikan dukungan langsung Festival Budaya Desa ke-5 yang diadakan oleh masyarakat Desa Delod Peken, Tabanan, Jumat, (14/7/2023).

 

Event yang dipusatkan di Gedung Kesenian Ikonik I Ketut Maria Tabanan itu, turut dihadiri Ida Tjokorda Anglurah Tabanan, Anggota DPR RI I Made Urip, Ketua DPRD Bali N. Adi Wiryatama, Ketua DPRD Tabanan dan beberapa anggotanya, Sekda, para Asisten dan Kepala Badan, Kepala Dinas, dan Kepala Bagian terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat dan unsur Forkopimcam Tabanan, Perbekel, Bendesa Adat serta tokoh masyarakat setempat.

Selaku wakil pemerintah, Bupati Tabanan, Sanjaya memberikan apresiasi terhadap Festival Budaya Desa Delod Peken. Apalagi festival ini melibatkan masyarakat, terutama para seniman dan Sekaa Teruna juga komunitas di Banjar Adat setempat yang diyakini akan memperkuat identitas budaya lokal serta memberikan kesadaran akan pentingnya tradisi, seni, adat, praktik budaya yang ada, dan juga perkembangan ekonomi masyarakat.

“Mudah-mudahan Festival Desa Delod Peken dan nantinya Festival Desa Dauh Peken, Desa Dajan Peken, membuka peluang bagi masing-masing Banjar Adat, sehingga menjadi rame di Tabanan. Adanya festival ataupun kesenian dalam festival adalah dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Dari krama, oleh krama, untuk krama, sebagai penikmatnya, inilah salah satu manfaatnya,” ujar Sanjaya.

Ia menambahkan, keterlibatan semua pihak sangat penting dilakukan, apalagi festival merupakan wadah mempertahankan dan mempromosikan warisan budaya tradisional.

Sehingga, generasi-generasi mendatang mempunyai kesempatan untuk belajar dan lebih memahami tentang budaya sendiri, terlebih Desa Delod Peken dulunya memiliki maestro seni yang gaungnya sampai ke mancanegara yang harus terus diregenerasi.

Disamping itu, maestro seni Tabanan I Ketut Maria yang melegenda dengan Tari Oleg Tamulilingan, Tari Gebyar Duduk hingga Tari Terompong.

Sanjaya berharap melalui Festival ini akan lahir kembali legenda-legenda baru yang mengikuti jejak maestro seni terdahulu, sehingga tidak menjadi kenangan semata. Begitu juga kedepannya Sanjaya sangat berharap ajang seperti ini menjadi suatu kebanggaan yang terus dilakukan secara terus menerus kedepannya.

Sebelumnya, I Gede Komang Restan Wisnawa selaku Perbekel Desa Delod Peken, menyampaikan, Festival ini diselenggerakan sebagai bentuk kontribusi Desa Delod Peken mewujudkan visi Pemkab Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

Untuk itu, sesuai arahan Bupati, dikatakan ajang kali ini melibatkan semua pihak termasuk lintas Agama ataupun Etnis, Sekaa Teruna dan komunitas yang ada di seluruh Banjar Adat yang ada di Desa Delod Peken.

Yang mana kegiatan tersebut secara visualisasi dibuka dengan kayonan yang memiliki makna atau simbol sebagai sumber kehidupan. Pentas seni budaya yang ditampilkan diantaranya, Tari Maskot Desa Delod Peken, yakni Tari Abhipraya Prabawa, Pelangi Nusantara dan INLA Hidup Nan Semarak dari Maetrea, Pementasan Rebana Yayasan Al-Amin, Barong Sae dari Wihara Dharma Catra, Pementasan Gemaradiri dari GPDI serta pementasan Wushu dari Sasana Wushu Genta Dewata. (rls)

6 Hari Operasi Patuh Agung 2023, Polisi di Tabanan Tilang 79 Pelanggar

Pelaksanaan Operasi Patuh Agung 2023 oleh anggota Satlantas Polres Tabanan, Sabtu (15/7/2023).
Pelaksanaan Operasi Patuh Agung 2023 oleh anggota Satlantas Polres Tabanan, Sabtu (15/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Memasuki hari keenam Operasi Patuh Agung 2023, Polres Tabanan memberlakukan tilang manual kepada 79 pengendara.

Pelaksanaan Operasi Patuh Agung 2023 di Tabanan sudah mulai berlangsung sejak 10 Juli hingga 23 Juli 2023 mendatang.

Kasatlantas Polres Tabanan AKP Adrian Rizki Ramadhan mengatakan, pengguna kendaraan roda dua mendominasi pelanggaran yang terjaring selama pelaksanaan operasi ini.

“Kebanyakan pelanggar yang ditilang karena tidak pakai helm,” ujarnya, Sabtu (15/7/2023)

Andrian menyebut, pihaknya sejauh ini memberikan 490 teguran bagi mereka yang kendaraannya tidak layak kemudi.

“Tujuan operasi ini meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas sehingga mengurangi pelanggaran lalu lintas serta fatalitas kecelakaan,” paparnya.

Dalam teguran tersebut, pihaknya memberikan anjuran bagi pengendara untuk menggunakan sepatu dan celana panjang saat mengendarai sepeda motor.

Meski, penggunaan sepatu dan celana panjang oleh pengendara tidak termuat dalam undang-undang.

“Kami tetap memberikan anjuran sebagai antisipasi jika kecelakaan saat berkendara maka resiko luka tidak tinggi,” jelasnya.

Ia mengungkap sepanjang semester awal 2023 atau mulai Januari hingga 14 Juli 2023 tercatat 532 kasus kecelakaan lalu lintas di Tabanan.

Dengan rincian, sebanyak 38 meninggal dunia, 2 luka berat dan 483 luka ringan. “Total kerugian material mencapai Rp330 juta. Karena motor atau mobilnya rusak atau hancur,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, dengan Operasi Patuh Agung 2023 ini dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas. Ia juga berharap seluruh masyarakat selalu mematuhi aturan saat berkendara. (ana)

3 Truk Mogok Bergantian di Tanjakan Samsam Kerambitan

Kondisi 2 truk mogok di Tanjakan Samsam, Banjar Dinas Samsam I, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Sabtu (15/7/2023).
Kondisi 2 truk mogok di Tanjakan Samsam, Banjar Dinas Samsam I, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Sabtu (15/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Tiga truk mogok bergantian di Tanjakan Samsam, Kecamatan Kerambitan, sepanjang Sabtu (15/7/2023) pagi hingga siang hari.

Peristiwa tersebut membuat arus lalu lintas di jalur Denpasar-Gilimanuk sempat mengalami kemacetan panjang.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu I Gusti Made Berata mengatakan, ketiga truk ini mogok secara bergantian.

“Ada tiga truk yang mogok,” jelasnya, Sabtu (15/7/2023).

Berata menjelaskan, truk trailer dengan nomor polisi H 9024 OF yang mogok sekitar pukul 09.30 WITA.

Truk bermuatan 25 ton keramik yang dikemudikan Muhamad Wahid (38) ini datang dari arah utara jurusan Gilimanuk menuju Denpasar.

Saat melewati jalan tanjakan dan tikungan landai ke kiri, roda belakang truk mengalami selip.

Hal itu terjadi akibat muatan merosot ke bagian belakang sehingga truk tidak kuat nanjak dan dimundurkan ke sebelah kanan bahu jalan.

“Truk dievakuasi dengan derek untuk ditarik naik ke Tanjakan Samsam,” ungkapnya.

Kemudian sekitar pukul 11.30 WITA, sambung Berata, truk Mits dengan Nomor Polisi DK 9181 FE bermuatan 25 ton pagar gulung dan besi mogok akibat gardan as roda belakang kanan patah.

Gardan truk patah saat sopir, Komang Budiasa (48) hendak oper persneling memasuki jalan tanjakan dan tikungan landai ke kiri. Akibatnya, truck yang datang dari arah utara jurusan Gilimanuk itu tidak bisa bergerak di tengah jalan.

Sesaat kemudian datang truk Fuso bermuatan 20 ton Kayu Meranti hendak menyalip truk yang mogok.

Namun, truk dengan nomor polisi DK 83 DE yang dikemudikan I Wayan Astawa juga tidak kuat menanjak sehingga mogok di sebelah kiri truk Mits.

Akibat kejadian ini kedua sisi jalur sempat tersendat, tetapi masih bisa dilakukan sistem buka tutup

“Kedua yang yang mogok telah dievakuasi dengan bantuan rekannya yang melintas dan arus lalu lintas kembali normal,” imbuhnya. (ana)

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Menyapa dan Berbagi di Selemadeg Timur dan Kerambitan

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya didampingi Kepala OPD terkait serta Sekretaris dan jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Tabanan, melaksanakan aksi Menyapa dan Berbagi di Kecamatan Selemadeg Timur dan Kerambitan, Jumat, (14/7/2023).
Ny. Rai Wahyuni Sanjaya didampingi Kepala OPD terkait serta Sekretaris dan jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Tabanan, melaksanakan aksi Menyapa dan Berbagi di Kecamatan Selemadeg Timur dan Kerambitan, Jumat, (14/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN –  Tak hentinya berikan perhatian dan salurkan motivasi bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan solidaritas dan rasa empati, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya mewujudkan hal tersebut melalui aksi Menyapa dan Berbagi yang dilakukannya secara road show bersama jajaran di Kabupaten Tabanan.

Kali ini, Jumat, (14/7/2023), Ny. Rai Wahyuni Sanjaya didampingi Kepala OPD terkait serta Sekretaris dan jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Tabanan, melaksanakan aksi Menyapa dan Berbagi di Kecamatan Selemadeg Timur dan Kerambitan.

Sebelumnya pada, Senin, 10 Juli 2023, pihaknya telah melaksanakan aksi sosial tersebut di Kecamatan Marga yang turut juga dihadiri oleh para Kader PKK Kecamatan dan Desa hingga para Kader Posyandu.

Meskipun beberapa kali telah berkunjung ke Selemadeg Timur, sebagai lokasi kunjungan yang pertama, namun perhatian dan rasa rindu tak kunjung surut pada masyarakat.

Ny. Rai Sanjaya pastikan dapat bertatap muka, menyentuh masyarakat secara merata, sekaligus memberikan bantuan bagi para penerima manfaat di setiap kecamatan.

“Ini adalah bentuk perhatian dari Pemkab Tabanan, dari Bapak Bupati dan melalui saya dari PKK, untuk tetap memperhatikan Ibu Bapak sareng sami, para lansia, ibu hamil dan alit-aliit semuanya, sekaligus untuk memberikan motivasi dan semangat,” ucap Bunda Rai pagi itu.

Adapun penerima bantuan ditargetkan kepada para kader PKK, Lansia, Ibu Hamil dan Balita dengan rincian penerima bantuan di Selemadeg Timur yakni, 25 Lansia, 20 Ibu Hamil, 25 Balita dan 100 Kader PKK dan dilanjutkan dengan penerima bantuan di Kecamatan Kerambitan yakni kepada 25 Lansia, 20 Ibu Hamil, 25 Balita dan 150 Kader PKK yang terdiri dari beras, telur dan susu serta kebutuhan pokok lainnya.

Di samping itu, dalam setiap kunjungannya, selain memastikan kehadirannya menjadi manfaat bagi masyarakat setempat, juga digunakan untuk terus mensosialisasikan program kerja PKK yang menjadi tujuan pembangunan Tabanan serta mempercepat tercapainya Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani.

Termasuk sosialisasi yang berfokus pada ketahanan pangan keluarga yakni AKU HATINYA PKK, Pembatasan Timbunan Sampah Plastik dan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber, serta Penanganan Stunting.

“Kehadiran kami, ingin terus mensosialisasikan, karena merupakan tugas unggulan, ada 10 program pokok dan ada yang namanya program unggulan. Jadi mana yang prioritas, sesuai dengan kondisi dan situasi saat ini” terangnya.

Srikandi Tabanan yang akrab disapa Bunda Rai itu, juga berpesan agar masyarakat dapat memanfaatkan sampah yang ada di rumah tangga. Seluruhnya saling berkaitan, menanam tanaman yang bermanfaat dengan program Aku Hatinya PKK, juga dapat memanfaatkan sampah rumah tangga sebagai pupuk, di mana pemanfaatan tersebut juga mampu mengurangi timbunan sampah di kalangan keluarga.

Selebihnya, Bunda Rai juga menekankan, ibu-ibu dan kader posyandu untuk semakin menggencarkan sosialisasi terkait stunting. Apalagi saat ini, Kabupaten Tabanan telah berhasil meraih predikat penghargaan penanganan stunting terbaik tingkat nasional, yang di mana hal tersebut merupakan kebanggaan tersendiri bagi Tabanan

“Kita harus bangga, artinya kerja keras kita, sinergi kita sudah berjalan dengan baik. Oleh sebab itu harus ditingkatkan lagi, sebab berkat sosialisasi kita, intervensi kita, saling sinergi dengan stakeholder yang berjalan dengan sangat bagus. Mari kita tingkatkan lagi agar angka stunting di Kabupaten Tabanan bisa menjadi tidak ada atau nihil. Saya bangga sekali dengan SDM orang-orang Tabanan, seperti yang sering diucapkan Pak Bupati, harus “Bangga Jadi Orang Tabanan,” ujarnya.

Menyambut baik kunjungan Bunda Rai beserta jajaran, terlebih akan perhatiannya yang tiada henti, termasuk Camat Kerambitan dan Ketua TP PKK Kecamatan Kerambitan yang tak hentinya mengungkapkan ucapan terima kasih.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Menyapa dan Berbagi, di mana itu merupakan salah satu bentuk perhatian dari Ibu Ketua Kepada masyarakat. Dengan turun dan bertemu langsung, tentu merupakan hal yang sangat besar artinya bagi kami. Di mana sosok Ibu begitu dekat dengan anak-anaknya.” Ungkap Ni Komang Ayu Ratmini, selaku Ketua TP PKK Kecamatan Kerambitan.

Pihaknya juga berharap, program ini dapat terus berjalan ke depan sebagai bentuk kepedulian social dalam mewujudkan Visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani. “Kami mewakili masyarakat Kecamatan Kerambitan mengucapkkan, terima kasih yang sebesar-besarnya, harapannya semoga amal kebaikan yang dilakukan kepada Masyarakat, akan tetap menjadi mutiara di hati Masyarakat,” tuturnya. (rls)

Bersama KPK RI, Badung Laksanakan Rapat Program Koordinasi Pencegahan Korupsi

Sekda Badung Wayan Adi Arnawa saat menghadiri sekaligus membuka acara Rapat Pemantauan dan Evaluasi Program Koordinasi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi TW II-2023 di Kabupaten Badung, Jumat (14/7/2023).
Pencegahan Korupsi (3)

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa mewakili Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri sekaligus membuka acara Rapat Pemantauan dan Evaluasi Program Koordinasi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi TW II-2023 di Kabupaten Badung.

Rapat berlangsung di Ruang Kriya Gosana, Kantor Bupati Badung, Jumat (14/7/2023) ini dihadiri Direktur Korsup Wilayah V Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) yang diwakilkan oleh Kasatgas Pencegahan Wilayah V.2 Nurul Ichsan Al Huda.

Person in Charge (PIC) Korsup KPK RI Wilayah Bali Handayani beserta jajaran, Perwakilan Irjen Kementerian Dalam Negeri, Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Badung Heryanto, Perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung, Korwas Akuntabilitas Pemerintah Daerah (APD) Perwakilan BPKP Provinsi Bali Joko Sunaryanto, beserta Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemkab Badung.

Dalam sambutannya Sekda Adi Arnawa menyampaikan ucapan terima kasih kepada KPK RI atas Koordinasi yang baik selama ini sehingga Program Pencegahan Korupsi di Kabupaten Badung berjalan dengan baik.

Dikatakan bahwa KPK RI telah melakukan Koordinasi dan Supervisi dengan instansi yang berwenang, melakukan pencegahan Tindak Pidana Korupsi dan melakukan monitoring terhadap penyelenggaraan pemerintah.

Pada Rapat kali ini Pemkab Badung membahas beberapa area intervensi yang terdapat dalam Monitoring Center For Prevention (MCP) antara lain Progres Penertiban Aset, Progres Capaian Pendapatan Pajak dan Penagihan Pajak Tertunggak serta Progres Capaian Area Pengawasan APIP.Rapat Koordinasi ini merupakan kegiatan penting dalam upaya untuk menginventarisir  permasalahan-permasalahan Pemerintah Daerah.

“Secara garis besar sudah banyak disampaikan pada diskusi dan rekomendasi dari rapat hari ini salah satunya adalah penertiban aset, kedepan bersama Kepala BPN akan membentuk satu Tim kerjasama terkait penertiban aset sehingga penerbitan untuk sertifikat aset yang hingga saat ini belum bisa terbit bisa segera terlaksana,” ujar Adi Arnawa seraya mengatakan bahwa terdapat 401 aset saat ini masih dalam proses di BPN Badung karena adanya kendala di lapangan sehingga belum bisa memenuhi administrasi persyaratan penerbitan sertifikat aset.

Sekda Adi Arnawa juga menyampaikan untuk penagihan piutang pajak agar segera didorong melaksanakan kerjasama dengan pihak Kejaksaan dalam melakukan penagihan termasuk membuat satu instrumen hukum dalam rangka percepatan upaya penagihan khususnya PBB yang mana banyak persoalan bersumber dari pelimpahan kewenangan dari KPP Pratama ke Pemerintah Daerah.

”Kita tidak boleh diam, kita dorong untuk tetap melakukan upaya penagihan terutama dalam rangka optimalisasi peningkatan pendapatan daerah dan kepala bapenda sudah menyampaikan upaya, langkah yang akan dilakukan dan ditempuh, tentu kita berharap apa yang menjadi rekomendasi hari ini benar-benar semua perangkat daerah di Kabupaten Badung pelaksanaannya, sehingga pada di akhir Tahun 2023 capaian progres dari pada MCP Kab. Badung sesuai sebagaimana harapan dari KPK,” tegas Sekda Adi Arnawa setelah mendengar pemaparan MCP Kepala BPKAD, Kepala Bapenda dan Inspektorat Kabupaten Badung.

Sementara itu Kasatgas Pencegahan Wilayah V.2 Nurul Ichsan Al Huda mengapresiasi atas kinerja Pemerintah Badung yang telah melaksanakan upaya-upaya dalam menyelesaikan persoalan yang ada terutama masalah Aset dan Penagihan Piutang Pajak.

”Selalu Koordinasi dan kerjasama dengan pihak-pihak terkait agar permasalahan yang ada bisa diselesaikan dengan baik dan tugas pencegahan terlaksana dengan baik pula,” ujar Kasatgas. (rls)

220 Polisi akan Amankan Pelaksanaan Pilkel 2023

Pelaksanaan apel kesiapan dalam rangka pengamanan Pilkel 2023 yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tabanan bertempat di Polres Tabanan pada Jumat (14/7/2023).
Pelaksanaan apel kesiapan dalam rangka pengamanan Pilkel 2023 yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tabanan bertempat di Polres Tabanan pada Jumat (14/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Polres Tabanan akan mengerahkan 220 personel dalam pelaksanan Pemilihan Perbekel (Pilkel) 2023 yang digelar serentak pada 23 Juli 2023 mendatang.

Ratusan personel tersebut telah disiapkan dengan menggelar apel di Polres Tabanan pada Jumat (14/7/2023) dan dipimpin langsung oleh Kapolres Tabanan.

“Ini merupakan sinergitas TNI-Polri dan Pemkab Tabanan untuk bersama-sama sukseskan Pemilihan Perbekel 2023 di Kabupaten Tabanan agar dapat berjalan secara jujur, aman dan damai,” ujar Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes dalam sambutannya.

Ia menambahkan, berdasarkan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa. Kabupaten Tabanan akan melaksanakan pemilihan perbekel atau kepala desa secara serentak sesuai jadwal yang telah disusun oleh Badan Pemberdayaan.

Massa kampanye dimulai hari ini, Jumat (14/7/2023) hingga 16 Juli 2023. Dilanjutkan persiapan prasarana TPS pada 17 – 18 Juli 2023 dan masa tenang pada 19 – 20 Juli 2023.

Kemudian, pengiriman surat panggilan pemilih pada 21 – 22 Juli 2023 serta pencoblosan atau pemungutan suara dilaksanakan 23 Juli 2023. Terakhir akan dilaksanakan pelantikan pada 25 September 2023.

“Dalam pelaksanaan pengamanan agar masing- masing personel menyiapkan perlengkapan dan perbekalan serta menyiapkan mental dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata AKBP Leo Dedy.

Turut hadir dalam apel, yakni Dandim 1619 Udayana, PJU Polres Tabanan, Kasat Pol PP, Kapolsek dan Danramil yang wilayahnya melaksanakan Pilkel, tiga Pleton Bhabinkamtibmas, satu Pleton Bhabinsa, Pleton Gabungan Reskrim dan Intel dan satu Pleton Satpol PP. (ana)

BUMDes dan LPD Tergerus Longsor, Warga Karyasari Gelar Pecaruan

Kondisi Kantor BUMdes dan LPD Desa Karyasari di Kecamatan Pupuan akibat longsor pada Jumat (7/7/2023).
Kondisi Kantor BUMdes dan LPD Desa Karyasari di Kecamatan Pupuan akibat longsor pada Jumat (7/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Warga Desa Karyasari, Kecamatan Pupuan, akan menggelar upacara pecaruan dan guru piduka pada Sabtu (15/7/2023).

Upacara ini dilakukan sebagai bentuk permohonan minta maaf secara sekala dan niskala setelah gedung kantor BUMDes dan LPD desa setempat tergerus longsor.

“Pecaruan dan guru piduka dilakukan besok (15/7/2023) melibatkan semua krama desa adat dan dinas Karyasari,” ujar Perbekel Karyasari I Wayan Muliastra, Jumat (14/7/2023).

Kemudian, untuk pelayanan desa adat dan LPD sementara dipindah ke Kantor Perbekel Desa Karyasari yang jaraknya 100 meter dari lokasi longsor.

“Tempatnya kami bagi agar pelayanan kepada masyarakat tetap jalan,” jelas Muliastra.

Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas PUPRPKP serta BPBD Tabanan untuk melakukan tindakan penanganan. Bahkan, pengecekan juga telah dilakukan.

Disamping itu, bangunan yang masih tersisa yakni BUMdes dan LPD telah miring sehingga perlu penanganan cepat untuk dirobohkan sehingga masyarakat tidak ketakutan beraktivitas di area tersebut.

“Kami menunggu arahan dari Dinas PU dan BPBD terkait penanganan selanjutnya, agar saat terjadi hujan tanahnya tidak tergerus lagi,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala BPDB Tabanan I Nyoman Srinadha Giri menjelaskan, bangunan akan dirobohkan. Namun, pelaksanaanya belum bisa dipastikan sebab anggaran BPBD untuk menyewa alat berat tidak mencukupi.

“Terkait penanganan, kami telah berkoordinasi dengan Dinas PU dan untuk anggaran nantinya bersumber dari Bakeuda (Badan Keuangan Daerah),” jelas Srinadha.

Seperti diberitakan, kantor BUMdes dan LPD (Lembaga Perkreditan Desa) Desa Karyasari kondisinya sekarang ini miring akibat sebagian tanahnya tergerus longsor beberapa hari lalu.
Seperti diberitakan sebelumnya, hujan deras yang mengguyur wilayah Tabanan pada Jumat (7/7/2023) lalu mengakibatkan longsor yang membuat lenyap gedung Kantor Desa Adat Karyasari dan gudang BUMDes.

Dua gedung yang masih satu area itu tergerus ke Tukad Yeh Mada yang memiliki kedalaman lebih dari 25 meter.

Yang tersisa hanya gedung kantor BUMDes dan LPD yang berada di lantai dua. Namun, tidak bisa dipakai sebab sebagian pondasi bangunan ikut tergerus.

Tidak hanya itu, peristiwa longsor ini juga merusak setra (kuburan) Desa Karyasari seluas satu hektare yang berlokasi di bawah bangunan. (ana)

Bupati Sanjaya Lantik 4 Pejabat Kadis dan Kaban

Pelantikan empat pejabat Eselon IIB atau setingkat kepala dinas (kadis) dan kepala badan (kaban) di Command Center (TCC), Kantor Bupati Tabanan, Kamis (13/7/2023).
Pelantikan empat pejabat Eselon IIB atau setingkat kepala dinas (kadis) dan kepala badan (kaban) di Command Center (TCC), Kantor Bupati Tabanan, Kamis (13/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN –  Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya melantik empat pejabat Eselon IIB atau setingkat kepala dinas (kadis) dan kepala badan (kaban) yang sebelumnya telah mengikuti rangkaian seleksi lelang jabatan terbuka sejak Mei 2023 lalu.

Keempat pejabat yang dilantik tersebut, yakni I Gusti Made Darma Ariantha yang sebelumnya menjabat Camat Tabanan dilantik sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida).

I Nyoman Srinadha Giri sebelumnya Kepala Bagian Perekonomian Setda Tabanan dilantik sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Ida Bagus Surya Wira Andi sebelumnya Wakil Direktur RSUD Tabanan sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Diskes).

Kemudian, Ni Wayan Mariati sebelumnya Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Tabanan  dilantik sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB).

Selain itu, Bupati Sanjaya juga melantik 23 orang jabatan administrator selaku Eselon III dan 12 orang jabatan pengawas selaku Eselon IV.

Pelantikan dilakukan secara hybrid di Tabanan Command Center (TCC), Kantor Bupati Tabanan, Kamis (13/7/2023).

“Saya ingatkan kembali, mutasi adalah suatu hal yang biasa, tidak ada hal yang luar biasa. Semua berdasarkan pertimbangan logis yang menyesuaikan dengan kebutuhan organisasi,” ujar Bupati Sanjaya.

Ia juga menekankan, semua yang dilantik harus siap untuk bekerja dan berkolaborasi, bukan lagi belajar.

Dikatakan, pelantikan ini adalah sebuah kehormatan dan tugas yang harus diemban serta dijalankan bersama.

“Asalkan didasari dengan konsistensi, kerja bersama, kolaborasi dan saling membantu antar instansi,” sambungnya.

Pihaknya juga berharap, melalui pengambilan sumpah jabatan terhadap para pejabat yang dilantik hari ini mampu mempercepat terwujudnya Visi Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani.

Adapun pelantikan tersebut dihadiri langsung oleh Sekda Tabanan dan Kepala BKPSDM serta disaksikan oleh Asisten I dan III, Kepala Inspektorat, dan rohaniawan.

Pelantikan tersebut juga dihadiri secara daring oleh Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, jajaran Forkopimda, para pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Tabanan dan camat se-Kabupaten Tabanan. (ana) 

Tonjolkan Budaya Lokal, Festival Jatiluwih Digelar 22-23 Juni 2023

Patung Dewa Sedana dan Dewi Sri terbuat dari anyaman bambu yang ada di FestivaL Jatiluwih 2023.
Patung Dewa Sedana dan Dewi Sri terbuat dari anyaman bambu yang ada di FestivaL Jatiluwih 2023.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Setelah sempat diundur pada Juni lalu akibat jadwal yang bertepatan dengan Bulan Bung Karno, Festival Jatiluwih akan digelar pada 22 – 23 Juli ini.

Hal tersebut diungkapkan oleh Asisten Manager Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih I Gede Made Alitoya Winaya.

“Kami sudah audiensi dengan Bapak Bupati dan di-support. Tanggal 22 Juni dilakukan opening ceremony dan 23 Juni penutupannya,” ujarnya, Kamis (13/7/2023).

Alit menjelaskan, konsep pergelaran festival masih sama dengan rencana awal yakni mengangkat kearifan lokal dengan menonjolkan aktivitas pertanian di Subak Jatiluwih.

“Karena bulan Juli ini bertepatan dengan masa petani mulai menggarap sawah sehingga aktivitas metekap (membajak sawah) yang diangkat dalam festival,” jelasnya.

Selain itu, sambung Alit, festival akan dimeriahkan dengan hiburan seperti tari-tarian, baleganjur kreasi dari yowana setempat. Selanjutnya, juga ada pameran produk UMKM dari masyarakat Desa Jatiluwih, seperti beras merah dan juga produk turunannya.

“Jadi hampir 80 persen mengangkat kearifan lokal di Jatiluwih,” ungkapnya.

Adapun tempat pergelaran festival akan dipusatkan di Jatiluwih Space. “Untuk pengunjung yang ingin menonton akan dilayani dengan shuttle bus atau bisa juga menyewa sepeda yang disewakan oleh warga,” imbuh Alit.

Pihaknya berharap, dengan dilaksanakan festival ini bisa menjadikan DTW Jatiluwih tetap eksis dikenal oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Sementara itu, Alit menyebut, kunjungan wisatawan di DTW Jatiluwih mengalami peningkatan. Saat ini, rata-rata kunjungan per hari mencapai 900 orang sedangkan pada Juni lalu hanya mencapai 700 orang per hari.

“Kunjungan didominasi wisatawan asing dari Eropa yakni hampir 70 persen dan sisanya wisatawan lokal,” sebutnya. (ana)