- Advertisement -
Beranda blog Halaman 603

Balai Paruman Pura Puncak Renteja Terbakar, Kerugian Capai 500 Juta

Balai paruman di Pura Puncak Renteja, Banjar Bunyuh, Desa Perean, Kecamatan Baturiti yang hangus terbakar pada Selasa (18/7/2023).
Balai paruman di Pura Puncak Renteja, Banjar Bunyuh, Desa Perean, Kecamatan Baturiti yang hangus terbakar pada Selasa (18/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Balai paruman di Pura Puncak Renteja, Banjar Bunyuh, Desa Perean, Kecamatan Baturiti hangus terbakar, Selasa (18/7/2023) sekitar pukul 16.30 WITA.

Kapolsek Baturiti Kompol Arya Agung Arjana Putra mengatakan, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik.

“Percikan api yang timbul akibat korsleting listrik kemudian membakar seluruh bagunan berupa balai paruman pura dengan barang bukti kabel bekas terbakar,” ujarnya, Rabu (19/7/2023).

Arjana menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh I Made Karuna Siwi (34). Saat kejadian sekitar pukul 16.30 WITA, ia melintas di jalan sebelah barat pura.

“Melihat kobaran api di dalam pura tepatnya di balai paruman, saksi berteriak kebakaran dan didengar oleh warga lainnya yang berada di sekitar lokasi,” jelasnya.

Kemudian, sambung Arjana, warga berdatangan untuk memadamkan api.

Namun, api semakin membesar dan tidak bisa dipadamkan sehingga menghubungi pemadam kebakaran.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00 WITA. Beruntung tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian material mencapai Rp500 juta,” ungkapnya. (ana)

Warga Banjar Gulingan Pasang Spanduk, Minta Kejelasan Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi

Warga Banjar Gulingan, Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, yang lahannya terdampak jalan Tol Gilimanuk-Mengwi memasang spanduk di pinggir jalan utama Antosari-Pupuan.
Warga Banjar Gulingan, Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, yang lahannya terdampak jalan Tol Gilimanuk-Mengwi memasang spanduk di pinggir jalan utama Antosari-Pupuan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sejumlah warga Banjar Gulingan, Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, yang lahannya terdampak jalan Tol Gilimanuk-Mengwi meminta kejelasan proyek pengerjaan tol.

Mereka memasang spanduk di pinggir jalan utama Antosari-Pupuan yang juga menjadi kawasan terdampak proyek dan telah dipasangi patok.

Salah seorang warga yang juga koordinator aksi pemasangan spanduk Nyoman Agus Suryawan (46) mengatakan, warga merasa resah dengan kelanjutan pembangunan jalan Tol Gilimanuk-Mengwi karena sampai saat ini tidak ada kejelasan.

“Kami sangat setuju dengan pembangunan apapun yang dilakukan pemerintah, tetapi dalam (pembangunan) tol ini kami merasa pengerjaanya tersendat sehingga kami yang berdampak resah,” jelasnya, Rabu (19/7/2023).

Ia menyebut, warga resah karena sesuai kesepakatan awal, sertifikat tanah warga tidak boleh dipindahtangankan, diperjualbelikan hingga dijadikan agunan.

Hal itu mengakibatkan warga tidak berani menggarap lahan pertanian atau perkebunan serta merenovasi rumah.

“Sebelumnya kami telah menyerahkan inventarisasi lahan. Jika kami ingin menambah isi ladang atau merenovasi rumah itu akan seperti apa? Apakah ada dana kompensasi atau inventarisasi ulang? Itu belum dapat jawaban pasti dari pihak terkait,” ungkapnya.

Suryawan mengaku, setelah pertemuan dengan tim apraisal sekitar empat bulan lalu tidak ada kejelasan terkait kelanjutan proyek ini.

Bahkan, pihaknya juga telah menanyakan kejelasan proyek kepada perbekel, camat hingga mengirim surat ke provinsi sekitar dua minggu lalu.

“Sampai sekarang belum ada jawaban yang pasti dari Bapak Gubernur sehingga kami memasang spanduk. Jika pembangunan tidak dilanjutkan maka berikan jawaban yang jelas dan patoknya mohon dicabut,” jelasnya.

Suryawan menambahkan, jumlah warga Banjar Gulingan yang lahannya terdampak proyek mencapai 50 orang dengan luas lahan mencapai 45 hektare.

“Di wilayah ini akan menjadi simpang susun,” imbuhnya. (ana)

Wabup Suiasa Lantik 59 Pejabat Fungsional

Wabup Ketut Suiasa melantik dan mengambil sumpah 59 Pejabat Fungsional di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Selasa (18/7/2023).
Wabup Ketut Suiasa melantik dan mengambil sumpah 59 Pejabat Fungsional di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Selasa (18/7/2023).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mewakili Bupati Badung, melakukan pelantikan dan mengambil sumpah 59 Pejabat Fungsional di Lingkup Pemkab Badung bertempat di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Selasa (18/7/2023).

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekda I Wayan Adi Arnawa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Ketua Komisi I DPRD Badung I Made Ponda Wirawan, Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Badung dan para undangan lainnya

Wabup I Ketut Suiasa menjelaskan bahwa, pengangkatan Pejabat Fungsional terdiri dari Pejabat Fungsional Guru, Pejabat Fungsional Penyuluhan Pertanian, Pejabat Fungsional Polisi Pamong Praja, Pejabat Fungsional Perencana, dan Pejabat Fungsional Pembina Industri, dimana Jabatan Fungsional yang diangkat melalui mekanisme pengangkatan pertama kali dan pengangkatan perpindahan dari jabatan lain.

Hal tersebut merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2024 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Pemerintah nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.

“Pelaksanaan kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 59 orang ASN ini merupakan suatu upaya untuk memantapkan dan meningkatkan kapasitas ASN, serta merupakan bagian dari pola pengembangan karier ASN di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Badung sesuai amanat peraturan Bupati Badung Nomor 61 Tahun 2020 tentang Pola Karier ASN,” ucapnya.

Pihaknya berharap kepada pejabat fungsional yang baru dilantik dan diambil sumpah agar segera melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai fungsi dan keahlian, tingkatkan koordinasi, sinergitas yang baik dan senantiasa melakukan inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat yang ada di Kabupaten Badung.

“Selalu peka terhadap kebutuhan dan kondisi masyarakat Kabupaten Badung secara khusus dan masyarakat Provinsi Bali secara umum, karena sejatinya untuk memberikan manfaat kepada masyarakat serta senantiasa menjaga dan meningkatkan integritas, loyalitas komitmen terhadap pemerintah Kabupaten Badung dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, ASN yang akan dilantik terlebih dahulu melakukan prosesi Sembahyang Mejaya Jaya bersama di Pura Lingga Bhuana Puspem Badung yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Ketut Putra Timbul. (rls)

Sekda Adi Arnawa Buka Gema Muharram 1445 Hijriah

Sekda I Wayan Adi Arnawa membuka Kegiatan Jalan Sehat Keluarga Sakinah serangkaian acara Gema Muharram 1445 Hijriah di Gedung Serba Guna Al Hikmah Dalung Permai, Perum Dalung Permai, Rabu (19/7/2023).
Sekda I Wayan Adi Arnawa membuka Kegiatan Jalan Sehat Keluarga Sakinah serangkaian acara Gema Muharram 1445 Hijriah di Gedung Serba Guna Al Hikmah Dalung Permai, Perum Dalung Permai, Rabu (19/7/2023).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Sekretaris Daerah I Wayan Adi Arnawa, mewakili Bupati Badung, membuka acara Gema Muharram 1445 Hijriah yang ditandai dengan pemukulan ketipung dan dilanjutkan dengan menyerahkan hadiah Sepeda Gunung, serangkaian Kegiatan Jalan Sehat Keluarga Sakinah, bertempat di Gedung Serbaguna Al Hikmah Dalung Permai, Perum Dalung Permai, Rabu (19/7/2023).

Acara ini diselenggarakan oleh Koordinator Majelis Taklim (KMT), bertemakan ‘Perayaan Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1445 H, Momentum Kebangkitan untuk Menguatkan Rasa Persatuan dan Kesatuan dalam Bingkai Kebhinekaan’.

Turut hadir anggota DPD RI Perwakilan Bali H. Bambang Santoso, Sekretaris Kecamatan Kuta Utara Ni Luh Putu Laksmi Dewi, Lurah Kerobokan Kaja I Gusti Agung Ngurah Marhaena Yasana Putra, Wakil KMT Dalung Permai H. Herman Susilo, Wakil Ketua MUI Kecamatan Kuta Utara H. Agus Adi Ismail, Kelian Dinas se-Dalung serta para peserta jalan sehat Keluarga Sakinah.

Sekda Adi Arnawa dalam sambutannya mengatakan, kehadiran Pemkab Badung dalam acara Gema Muharram 1445 Hijriah Kegiatan Jalan Sehat dalam rangka menjaga tubuh agar menjadi sehat.

“Atas nama Pemerintah memberikan apresiasi atas terlaksananya perayaan Gema Muharram 1445 H. Hal terpenting  dari kegiatan ini, adalah kita baru saja memasuki Tahun Baru 1445 Hijriah. Mari kita bersama-sama kuatkan, membangkitkan, rasa persatuan dan kesatuan dalam Bingkai Kebhinekaan,” ujarnya.

Pihaknya juga menekankan, bahwa memasuki Tahun Baru 1445 Hijriah tentu tantangan akan semakin banyak, terlebih-lebih PAD Badung dari sektor pariwisata, apalagi kebijakan Pemerintah Kabupaten Badung melalui kepemimpinan Bapak Bupati Nyoman Giri Prasta untuk selalu berkomitmen meringankan beban masyarakatnya yang ada di Kabupaten Badung.

“Acara Gema Muharram 1445 Hijriah, agar dijadikan momentum untuk bersama-sama mempererat rasa persatuan dan kesatuan kita, dalam rangka memperjuangkan jejak pahlawan kita, demi mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, sejahtera, sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945,” ungkap Adi Arnawa yang langsung menyerahkan dana Kegiatan Bidang Seni Tk. Kecamatan senilai Rp20 juta.

Sekretaris Koordinator Majelis Taklim (KMT) Herman, dalam sambutannya mengatakan, atas nama KMT Dalung permai mengucapkan terimakasih, maupun penghargaan setinggi-tingginya atas kehadiran, dalam rangka Gema Muharram 1445 H.

Pihaknya menjelaskan acara ini, dilaksanakan oleh KMT Dalung Permai yang didukung oleh Tujuh Majelis Taklim yang ada di wilayah Dalung Permai.

“Hari ini merupakan puncaknya, dimana kita sudah melaksanakan acara dari tanggal 1-19 Juli 2023. Serangkaian kegiatan Gema Muharram telah dilaksanakan donor darah, cek kesehatan gratis bersama Rumah Sakit Kasih Ibu, disamping juga didukung dengan kegiatan kepedulian sosial lainnya. Untuk kegiatan Gema Muharram 1445 H juga dilaksanakan berbagai perlombaan yang diikuti oleh semua komponen masyarakat, antara lain olahraga Bulu Tangkis, Tenis Meja, Catur, Lomba Paduan Suara, Lomba Senam, Lomba Masak Remaja, Futsal,” jelasnya. (rls)

Wagub Cok Ace Menghadiri Rapat Paripurna DPRD Bali

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati menghadiri Rapat Paripurna ke-30 DPRD Bali Masa Persidangan II Tahun Sidang 2023

 

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati menghadiri Rapat Paripurna ke-30 DPRD Bali Masa Persidangan II Tahun Sidang 2023 dengan agenda Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda Provinsi Bali tentang Penambahan Penyertaan Modal Daerah Kepada Perseroan Terbatas Penjaminan Kredit Daerah Provinsi Bali dan Raperda Provinsi Bali tentang Penyertaan Modal Daerah Kepada Perseroan Daerah Pusat Kebudayaan Bali, Selasa (18/7).

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Cok Ace mendengarkan pandangan dari lima Fraksi yaitu Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra, Fraksi Demokrat dan Fraksi Nasdem PSI Hanura yang dibacakan langsung oleh Dewa Made Mahayadnya.

Disampaikan bahwa Gabungan Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bali, telah mencermati dan menyambut baik serta memberikan apresiasi yang tinggi dan dukungan terhadap inisiatif penyusunan dua Raperda Provinsi Bali tersebut, Sesuai amanat Undang – Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, dan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah. Penambahan penyertaan modal pada Perseroan Terbatas Penjaminan Kredit Daerah Provinsi Bali, dan Penyertaan Modal Daerah kepada Perseroan Daerah Pusat Kebudayaan Bali, menjadi arah Kebijakan Pembangunan Bali sebagai pelaksanaan Pola Pembangunan Semesta Berencana yaitu membangun dan mengembangkan industri kecil dan menengah berbasis budaya Branding Bali untuk memperkuat perekonomian Krama Bali. Hal ini, sesuai yang digariskan pada Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru Tahun 2025 – 2125.

Pertama, terkait Raperda Provinsi Bali tentang Penambahan Penyertaan Modal Daerah Kepada Perseroan Terbatas Penjaminan Kredit Daerah Provinsi Bali. Kelima Fraksi mendukung dan mendorong terhadap Kondisi kesehatan keuangan pada Perseroan Terbatas Penjaminan Kredit Daerah Provinsi Bali, yang telah diukur berdasarkan ketentuan OJK dan diperiksa oleh auditor independen memperoleh kategori “Sangat Sehat” yang mencerminkan penempatan investasi pada Perseroan Terbatas Penjaminan Kredit Daerah Provinsi Bali tergolong aman.  Selanjutnya Fraksi juga mendukung dan sepakat Penambahan Penyertaan Modal dari Pemerintah Provinsi kedalam modal saham Perseroan Terbatas Penjaminan Kredit Daerah Provinsi Bali sebesar Rp17.846.200.000,00 (tujuh belas miliar delapan ratus empat puluh enam juta dua ratus ribu rupiah) berupa tanah dan bangunan atau inbreng atas Barang Milik Daerah Pemerintah Provinsi Bali.

Kedua, terkait Raperda Provinsi Bali tentang Penyertaan Modal Daerah Kepada Perseroan Daerah Pusat Kebudayaan Bali , bahwa Fraksi menyepakati sesuai ketentuan Pasal 33 ayat (1) Undang – Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, menyatakan bahwa paling sedikit 25% (dua puluh lima persen) dari modal dasar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 harus ditempatkan dan disetor penuh. Bertujuan untuk mempercepat kerja operasional Perseroda Pusat Kebudayaan Bali, perlu Penyertaan Modal Daerah kepada Perseroda Pusat Kebudayaan Bali melalui inbreng atas Barang Milik Daerah berupa aset tanah dan sarana pendukung hasil penataan kawasan Perseroda Pusat Kebudayaan Bali.

Selanjutnya pandangan ini juga akan dibahas dalam rapat – rapat Pansus melalui hearing, konsultasi serta harmonisasi dengan para pengambil kebijakan lainnya. Dan kemudian sampai pada tahap akhir adalah penetapan ke-dua Raperda tersebut menjadi Perda, yang diharapkan bersifat responsif, progresif, dan implementatif di masyarakat.

Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” TP PKK Tabanan Diserbu Masyarakat

Pasar rakyat 'Berbelanja dan Berbagi' digelar oleh Ketua TP PKK Tabanan di kawasan Gedung Kesenian I Ketut Maria, Selasa (18/7/2023).
Pasar rakyat 'Berbelanja dan Berbagi' digelar oleh Ketua TP PKK Tabanan di kawasan Gedung Kesenian I Ketut Maria, Selasa (18/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Antusiasme dalam menyukseskan program pasar rakyat ‘Berbelanja dan Berbagi’ nampak ditunjukkan oleh para ASN di lingkungan Pemkab Tabanan beserta masyarakat umum yang memadati kawasan Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, yang digelar oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya.,S.H.,M.M, Selasa (18/7/2023).

Program yang dibalut dengan aksi sosial ini, merupakan kolaborasi dalam mendukung kesuksesan inisiator program TP PKK Provinsi yang diketuai oleh Ny. Putri Suastini Koster,  yang saat itu juga hadir, guna menyejahterakan masyarakat di setiap daerah Kabupaten/Kota di Bali.

Ini merupakan kali kedua program Berbelanja dan Berbagi di Tabanan, setelah yang pertama di tahun 2022 silam. Dan tentunya tetap meraih animo masyarakat yang luar biasa.

Ragam potensi lokal disajikan dalam pasar rakyat ini, termasuk hasil pertanian, hasil bumi, berbagai Kuliner, UMKM dan IKM yang berasal dari seluruh kecamatan di Tabanan. Nampak hadir saat itu, Kadis PMD dan Dukcapil dari Provinsi Bali, Manggala Pakis Bali, Ketua TP PKK Kabupaten/Kota Se-Bali, Kadis PMD Kabupaten/Kota Se-Bali dan Kepala OPD terkait di Kabupaten Tabanan dan juga jajaran PKK Seluruh Kabupaten/Kota Se-Bali.

Dalam momentum tersebut, Ny. Rai Wahyuni senantiasa mengajak seluruh undangan untuk “berbelanja” produk-produk hasil bumi, UP2K, KWT (Kelompok Wanita Tani) Poklahsar Perikanan, UMKM dan IKM Tabanan yang diperjual belikan di setiap stan, di mana hasil belanja tersebut nantinya akan disalurkan kembali dalam program ‘berbagi’.

Di mana target penerima manfaatnya telah tercatat sebanyak 100 orang masyarakat kurang mampu dari seluruh kecamatan di Tabanan, di mana masing-masing diwakili oleh 10 orang penerima per-Kecamatan.

Sementara dari Provinsi Bali memberikan 200 paket, Kabupaten/Kota se-Bali 100 paket sehingga total keseluruhan bantuan yang diberikan adalah 300 paket. Bantuan terdiri dari kebutuhan pokok juga sembako dan produk belanjaan dari stan yang digelar.

Merupakan daerah agraris yang menghasilkan produk-produk unggulan pertanian dan perkebunan, di samping itu juga produk kerajinan khas Tabanan seperti keramik, logam, batok kelapa, besi dan gerabah dengan kualitas yang baik antusiasme keikutsertaan IKM/UMKM pada pasar rakyat ini juga nampak sangat tinggi, dimana total 81 peserta terdaftar, turut berpartisipasi.

Bagi Ketua TP PKK Provinsi Bali yang akrab disapa Bunda Koster itu, kegiatan aksi sosial PKK selain menjadi momen berbagi yang menyasar langsung ke masyarakat juga merupakan suatu kesempatan bagi para pengurus PKK untuk bertemu dan bertegur sapa.

“PKK memiliki tugasnya yaitu sosialisasi, ketika kita mengadakan pasar rakyat, kita bisa melakukan aksi sosial, memberikan bantuan sosial dan bersosialisasi. Oleh sebab itu, saya selaku Ketua TP PKK Provinsi, tentunya juga akan menyampaikan apa yang sedang dilakukan pemerintah Provinsi Bali dalam hal ini Bapak Gubernur. Sehingga terwujud masyarakat maju yang gemah ripah loh jinawi, adil Makmur kerta raharja, sekala lan niskala,” paparnya dalam sambutan.

Selaras dengan paparan Bunda Koster, Ny. Rai Wahyuni yang juga dikenal dengan teguran Bunda Rai, nyatakan keberadaan pasar rakyat hari ini yang tak hanya membawa berkah bagi para pelaku IKM/UMKM namun juga memberikan manfaat yang mulia bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kegiatan ini memberikan ruang serta ajang promosi bagi UMKM/IKM kami khususnya di Tabanan, untuk menampilkan seluruh potensi yang dimiliki kepada pasar yang lebih luas. Di samping itu, kami sangat berharap kegiatan ini mampu membangkitkan dan menggeliatkan kembali perekonomian masyarakat terutama masyarakat kecil dalam upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi covid-19,” terang Bunda Rai dalam pidatonya.

Selebihnya, Bunda Rai juga ucapkan terima kasihnya kepada Bapak Bupati Tabanan atas perkenannya untuk selalu mensupport kegiatan di PKK, kepada manggala pakis provinsi Bali dan seluruh Ketua TP PKK Kabupaten/Kota Se-Bali atas bantuan yang diberikan kepada Masayarakat Tabanan serta para OPD yang telah berkolaborasi dalam keberlangsungan acara.

Di kegiatan tersebut, Bunda Rai ajak Bunda Putri Koster dan rombongan untuk mengunjungi dan meninjau masing-masing stan UMKM dan IKM sekaligus memperkenalkan secara langsung, produk-produk unggulan khas Tabanan. (rls)

Perteguh Nasionalisme, Pemkab Tabanaan Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional

Sekda I Gede Susila pimpin upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) dipusatkan di halaman depan Kantor Bupati Tabanan, Selasa (18/7/2023).
Sekda I Gede Susila pimpin upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) dipusatkan di halaman depan Kantor Bupati Tabanan, Selasa (18/7/2023).

PANTAUBALI.VOM, TABANAN – Sebagai salah satu upaya untuk meperteguh rasa nasionalisme dan patriotisme sebagai warga negara, Pemkab Tabanan rutin melaksanakan upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN).

Kali ini, Selasa (18/7/2023) upacara dipimpin Bupati Tabanan yang diwakili Sekda I Gede Susila dan diikuti oleh para Asisten, Inspektur, Kepala OPD, Direktur RSUD Tabanan dan RS Singasana, serta para ASN di lingkungan Pemkab Tabanan.

“Hari Kesadaran Nasional adalah salah satu wujud nyata pelaksanaan tugas yang diamanahkan kepada kita sebagai warga negara akan cinta tanah air, sehingga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bisa damai, rukun dan saling menghargai,” ujar Sekda I Gede Susila yang membacakan amanah dari Bupati Tabanan dalam kegiatan yang dipusatkan di halaman depan Kantor Bupati Tabanan pagi itu.

Pihaknya juga berharap, para ASN memiliki kesadaran untuk melayani masyarakat dan dapat mengelola berbagai dinamika sosial yang ada di tengah-tengah masyarakat, untuk bisa menyelesaikan persoalan dengan baik.

Dalam momentum hari ini, ASN harus mampu meningkatkan kapasitas dan kapabilitas untuk menciptakan good governent dan clean governent sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

Dalam kesempatan itu, Susila juga menyampaikan beberapa hal penting kepada seluruh jajaran untuk dijadikan atensi yang harus segera ditindaklanjuti. Diantaranya, antisipasi cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini agar bersama-sama bisa ditangani dengan baik.

Berikutnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, karena bisa mengakibatkan banjir dan tanah longsor akibat sumbatan dari sampah.

Selain itu, ditegaskan juga agar ASN mampu memberikan pelayanan yang akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif sesuai moto ASN ‘Bangga Melayani Bangsa’, menuju ASN yang lebih profesional.

Apalagi terkait program-program yang ada di Pemkab agar dilakukan sesuai aturan dan tepat waktu oleh seluruh jajaran, sehingga menjaga integritas para ASN yang mampu bekerja dengan kompeten, bersih, akuntabel dan profesional dalam rangka pengendalian korupsi di Kabupaten Tabanan.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Tabanan juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pegawai yang purna tugas atas dedikasi dan pengabdiaannya selama ini, juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada ASN berkinerja terbaik setiap bulan, sehingga mampu meningkatkan kinerja dari seluruh ASN.

Diingatkan pula agar seluruh jajaran selalu bekerja bergotong-royong, cerdas, fokus dan lurus agar kinerja Kabupaten secara umum terus meningkat dan lebih baik menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani. (rls) 

Tabanan Fokus Revitalisasi 2 Pasar Umum

Pasar Umum Tabanan.
Pasar Umum Tabanan

PANTAUBALI.COM,TABANAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan sedang mempersiapkan revitalisasi dua pasar umum di Tabanan yakni Pasar Induk Tabanan dan Pasar Kerambitan.

“Dua pasar ini yang sedang kami garap sekarang,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabanan Ni Made Murjani, Selasa (18/7/2023).

Ia menyebut, untuk proposal revitalisasi pasar Kerambitan telah diajukan pada 2022 lalu ke Kementerian Perdagangan dan telah disurvei.

Namun, proses revitalisasi ditargetkan berlangsung pada 2023 ini tertunda lantaran anggarannya dari pemerintah pusat belum ada. Apalagi Tabanan telah mendapatkan dana revitalisasi.

Khusus untuk revitalisasi Pasar Kerambitan ini diperkirakan memerlukan anggaran Rp4 – Rp5 miliar.

“Tabanan telah mendapatkan dana revitalisasi pada 2022 untuk Pasar Penatahan. Jadi di 2023 ini tidak dapat lagi,” jelasnya.

Meskipun demikian, sambung Murjani, pihaknya akan tetap mengawal proses revitalisasi pasar Kerambitan ini.

Sementara itu, untuk revitalisasi pasar induk Tabanan akan dilakukan kerja sama dengan badan usaha dan hingga saat ini prosesnya masih berjalan.

“Masih menunggu tahapan, tetapi rencana pada 2024 nanti paling tidak (persetujuan) ada yang turun. Bapak Bupati juga sudah intens berkoordinasi dengan pusat,”

Menurut Murjani, proses revitalisasi pasar induk ini memerlukan waktu yang panjang karena letak geografis pasar berada di tengah Kota Tabanan sehingga perlu disiapkan tempat relokasi yang tepat.

Selain itu, kegiatan pasar selama ini terdiri dari aktivitas pedagang sayur dan makanan, tetapi ada emas dan dealer.

“Relokasinya pedagangnya yang berjumlah 863 mesti kita pikirkan, tentu ini memerlukan pembahasan yang detail dan menjadi catatan di Dinas Perdagangan,” ungkapnya. (ana)

Kapolda Bali Sambangi Puspem Badung di Hari Pertama Kerja

Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menerima kunjungan kerja Kapolda Bali IB. Kade Putra Narendra di Ruang Tamu Bupati, Puspem Badung, Senin (17/7/2023).
Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menerima kunjungan kerja Kapolda Bali IB. Kade Putra Narendra di Ruang Tamu Bupati, Puspem Badung, Senin (17/7/2023).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menerima kunjungan kerja Kapolda Bali Ida Bagus Kade Putra Narendra beserta jajaran dalam rangka membahas sinergitas menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Badung, bertempat di Ruang Tamu Bupati, Puspem Badung, Senin (17/7/2023).

Turut hadir Sekda Badung Wayan Adi Arnawa, Inspektur Luh Suryaniti, Kepala BPKAD IA  Istri Yanti Agustini, Kadis PUPR IB. Surya Suamba, Kabag Tata Pemerintahan Made Surya Dharma.

Dalam sambutannya Bupati Giri prasta menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Bali karena sudah berkenan melaksanakan kunjungan kerja ke Puspem Badung.

Pihaknya berharap dibawah kepemimpinan Kapolda asal Tabanan tersebut, kondisi keamanan dan ketertiban di Bali khususnya di Badung tetap bisa dijaga dengan baik.

Terlebih Badung merupakan daerah destinasi wisata dunia yang sangat membutuhkan keamanan, kenyaman sebagai indikator yang sangat penting dalam mewujudkan kualiti tourism.

“Sehubungan dengan program Polisi Banjar yang ada di wilayah Kabupaten Badung, kami memastikan mendukung dan mensupport terkait dengan sarana dan prasarananya. Dengan harapan bisa memperlancar pelaksanaan tugas-tugas Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Kapolda Bali IB. Kade Putra Narendra menyampaikan terimakasih kepada Bupati Badung Nyoman Giri Prasta karena Pemkab Badung sudah banyak mensupport sarana dan prasarana terkait dengan penunjang operasional Polri menuju Polri Presisi.

Lebih lanjut Putra Narendra mengatakan akan mendukung penuh terkait dengan sistem pengamanan berjenjang dari Polres, Polsek dan Polisi Banjar yang ada di masing-masing wilayah dengan meningkatkan kerjasama yang selama ini sudah terjalin ke arah yang lebih baik. (rls)

Peringatan Hari Koperasi Ke – 76, Bupati Sanjaya Tuntut Koperasi Tabanan Semakin Inovatif

Puncak Acara Hari Koperasi Indonesia Ke-76 diperingati di Wantilan Desa Adat Bedha, Desa Wanasara, Kecamatan Tabanan, Senin (17/7/2023).
Puncak Acara Hari Koperasi Indonesia Ke-76 diperingati di Wantilan Desa Adat Bedha, Desa Wanasara, Kecamatan Tabanan, Senin (17/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Eksistensi koperasi, dalam perannya untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan masyarakat terlebih di bidang ekonomi, menjadi salah satu solusi yang efektif dalam menjaga kestabilan perekonomian di Indonesia dan khususnya di Tabanan.

Hari Koperasi Indonesia menjadi sebuah perayaan penting yang diperingati setiap tahunnya, seperti halnya hari ini, Senin (17/7/2023), Puncak Acara Hari Koperasi Indonesia Ke-76 diperingati di Wantilan Desa Adat Bedha, Desa Wanasara, Kecamatan Tabanan.

Dengan mengusung tema, “Membangun Koperasi Mandiri dan Modern Berbasis Kearifan Lokal dan Digital Menuju Tabanan Era Baru yang AUM (Aman, Unggul, Madani), peringatan Hari Koperasi Indonesia ini bertujuan sebagai momentum untuk tetap menyemangati gerakan koperasi, dalam melaksanakan salah satu mandatori dari UUD 1945 khususnya pasal 33 yang menyangkut bidang ekonomi.

Hal tersebut menjadi komitmen bagi Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M untuk selalu hadir dan mendukung sinergitas yang terjalin antara Pemerintah Daerah dan Koperasi.

Nampak hadir, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda beserta Para Asisten Setda, Para Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Tabanan dan Para Kabag di Lingungan Setda Tabanan, Camat Se-Kabupaten Tabanan, Direktur Bank BPD Bali Cabang Tabanan dan Ketua dan Para Pengurus Dekopinda Kabupaten Tabanan.

Beberapa point disampaikan oleh orang nomor satu di Tabanan itu, terkait peringatan Hari Koperasi Ke-76, termasuk diantaranya kesadaran yang harus ditingkatkan, bahwa koperasi merupakan organisasi ekonomi yang fungsi utamanya untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Sanjaya mewajibkan bagi koperasi untuk menyelenggarakan berbagai usaha dan layanan sesuai kebutuhan anggotanya. Dan apabila koperasi tidak mampu, menyejahterakan, maka bukan teorinya yang salah namum prakteknya yang keliru dan harus diluruskan.

“Ibarat kendaraan, koperasi ini seperti bus yang mengangkut banyak orang, jumlah tersebut menjadi salah satu kekuatan koperasi, dengan cara menyatukan kepentingan anggota untuk melakukan berbagai usaha secara bersama-sama. Kalau kita melihat koperasi di negara-negara maju, koperasi anggotanya ribuan, ratusan ribu dan bahkan jutaan orang. Mereka menyadari betul bahwa kekuatan bersama atau kolektif adalah kunci sukses koperasi, hal semacam itu harus kita contoh dan kembangkan di Kabupaten Tabanan,” jelas Sanjaya dalam sambutannya.

Di kesempatan itu, Bupati Sanjaya juga mendorong koperasi di Kabupaten Tabanan untuk mengembangkan usaha di sektor riil guna membangun ekonomi anggota dan masyarakat yang lebih luas.

Baginya, koperasi sektor riil juga memiliki banyak potensi mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, perdagangan jasa, pariwisata dan sebagainya. Untuk memajukan koperasi di Tabanan juga dibutuhkan sinergi antar stakeholder terkait, baik pemerintah pusat hingga daerah, dewan koperasi Indonesia dari pusat hingga daerah, dan harus bergerak sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing.

Sanjaya juga menyatakan, untuk mendorong koperasi agar lebih adaptif terhadap perubahan dan perkembangan ekonomi, teknologi sosial dan budaya secara global, demi menjawab tantangan zaman dan memiliki daya saing yang besar.

“Kehadiran saya pada puncak acara Hari Koperasi Ke 76 ini saya harapkan dapat dimaknai sebagai pemacu semangat Gerakan Koperasi di Kabupaten Tabanan untuk bersungguh-sungguh mengelola koperasi sehingga dapat meningkatkan kualitas, kinerja dan citra koperasi sebagai lembaga yang dapat dipercaya oleh anggota dan masyarakat serta memotivasi koperasi untuk tumbuh menjadi koperasi yang inovatif, sehat dan berkualitas menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM),” jelasnya.

Dipaparkan oleh Ketua Dekopinda Tabanan sekaligus Ketua Panitia, I Nyoman Wirna Ariwangsa dalam menyambut Hari Koperasi Indonesia Ke-76, rangkaian kegiatan telah dimulai sejak bulan Juni lalu.

“Kita lakukan Rakerda, di mana pada waktu itu kita mengundang beberapa narasumber, tujuannya untuk mengedukasi pengelola koperasi, pengurus dan manager dalam rangka meningkatkan pengetahuan termasuk dalam pengelolaan kelembagaan. Kemudian bakti sosial seperti gerakan bersih pantai, persembahyangan bersama, kemudian gerak jalan santai, untuk menuju kesehatan jasmani dan rohani, sekarang puncaknya pada hari ini,” pungkasnya. (rls)