- Advertisement -
Beranda blog Halaman 568

Teater Api Indonesia Gelar Pertunjukan “Dinasti Bulldog” di Geoks Gianyar

Teater Api Indonesia dengan tajuk Dinasti Bulldog, digelar di Geria Olah Kreativitas Seni (Geoks) Singapadu, Gianyar, Bali, Kamis (30/11/2023).
Teater Api Indonesia dengan tajuk Dinasti Bulldog, digelar di Geria Olah Kreativitas Seni (Geoks) Singapadu, Gianyar, Bali, Kamis (30/11/2023).

PANTAUBALI.COM, GIANYAR – Dinasti tidak akan pernah mati karena runtuhnya abad kerajaan – kerajaan. Dia akan bermetamorfosis dan mewujud menjadi dinasti – dinasti baru pada industri – industri kapitalis, praktik – praktik kekuasaan negara dengan pemerintahannya yang konspiratif dan bar – bar.

Itulah sekelumit potongan narasi dalam pegelaran pertunjukan yang digelar Teater Api Indonesia dengan tajuk Dinasti Bulldog, digelar di Geria Olah Kreativitas Seni (Geoks) Singapadu, Gianyar, Bali, Kamis (30/11/2023).

Diatas pentas, visual diawali properti seng yang dibawa pemain, kemudian batang-batang lidi, Dinasti Bulldog mengungkap masalah runtuhnya era kerajaan kelompok keluarga kerajaan yang berkuasa tunggal, berganti menjadi pemerintahan modern.

Namun di era industrialisasi dengan ekonomi kapitalisme melahirkan dinasti-dinasti dengan wajah baru yang melakukan penguasaan di bidang politik maupun ekonomi negara hingga saat ini.

Sutradara Teater Api Indonesia, Luhur Kayungga, menegaskan pentas ini sama sekali tidak mengarahkan penonton pada wacana politik dinasti yang belakangan santer menjadi pembicaraan masyarakat.

“Kami tidak ingin memasuki arus besar politik, namun saat kami mengkaji ulang naskah Mesin Hamlet karya Heiner Muller, yang mengungkap runtuhnya era monarkhi atau kerajaan, hingga beralih ke era industrialisasi, dan persoalan-persoalan yang muncul kemudian, memunculkan pemikiran bahwa persoalan dinasti ini menjadi persoalan yang abadi,” ucap Luhur.

“Namun ini bermetamorfosis menjadi bentuk-bentuk lain dalam dunia industri dan juga penyelenggaraan negara, meskipun dalam bentuk negara yang republik atau demokratis sekalipun,” tambahnya.

Dalam konteks negeri ini pun tak berbeda, tambah Luhur, bagaimana mewacanakan terkait dinasti ini. Seberapa besar persoalan dinasti ini benar-benar menjadi persoalan di negeri ini, dengan kerusakan-kerusakan yang terjadi dalam demokrasi dan kemasyarakatan, menjadi pertanyaan yang perlu untuk dijawab masyarakat itu sendiri.

Sementara Pimpinan Teater Api Indonesia, M. Soleh, mengatakan, pentas Dinasti Bulldog ini adalah pentas pertama di usia Teater Api Indonesia berusia ke 30.

“Teater Api indonesia sudah melewati usia 30 tahun. Kami berproses, berdiskusi, berlatih, bersinggungan dengan banyak wacana, menggelar puluhan pertunjukkan. Dan sekarang kami disini untuk kembali menampilkan pertunjukkan teater di Cak Durasim,” ucap Soleh.

Di usia 30 tahun ini, teater yang lahir di Surabaya ini menemukan diri dalam konsep Teater Tubuh, yang menitikberatkan laku teater dalam bentuk eksplorasi tubuh.

“Dalam konsep ini, kami kembali kepada tubuh. beriteraksi dengan alam, menyikapi semua persoalan, hingga mencipta sebuah gagasan, kami berangkat dari tubuh dan kembali ke tubuh,” tuturnya.

Salah satu kebiasaan yang juga masih dilakukan adalah melakukan pentas keliling. Selama perjalanan 30 tahun ini, Soleh mengungkapkan, Teater Api sudah pernah menggelar pentas teater di berbagai kota, mulai Solo, Bandung, Makassar, Palu, Bali, Mataram.

“Akhir bulan November ini, setelah pentas di Cak Durasim Surabaya, kami akan menggelar pertunjukan di Geoks Arts Space Bali, kemudian beberapa kota lagi di berbagai provinsi di Indonesia” pungkas Soleh. (*)

Polres Tabanan Sertijab 3 Kapolsek dan Kasat Samapta

Polres Tabanan melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kasat Samapta, Kapolsek Marga, Kapolsek Penebel dan Kapolsek Selemadeg Barat, bertempat di Lapangan Apel Polres Tabanan, Kamis (30/11/2023).
Polres Tabanan melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kasat Samapta, Kapolsek Marga, Kapolsek Penebel dan Kapolsek Selemadeg Barat, bertempat di Lapangan Apel Polres Tabanan, Kamis (30/11/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Polres Tabanan melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kasat Samapta, Kapolsek Marga, Kapolsek Penebel dan Kapolsek Selemadeg Barat, bertempat di Lapangan Apel Polres Tabanan, Kamis (30/11/2023).

Sertijab yang dipimpim langsung oleh Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes ini dilakukan berdasarkan Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Bali Nomor : 643/KEP/XI/2023, tanggal 25 November 2023.

Adapun pejabat yang mengikuti Sertijab yakni Kapolsek Marga AKP I  Wayan Suta Arcana kepada AKP I Ketut Tunas, Kapolsek Penebel AKP I MADE SUTIKA  kepada AKP I Gusti Kadek Alit Murdiase, Kapolsek Selemadeg Barat AKP Wimbowo Sidi kepada AKP I Ketut Suadi dan Kasat Samapta AKP I Gusti Kadek Alit Murdiase kepada AKP I  Wayan Suta Arcana.

Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes mengucapkan selamat dan terimakasih kepada Kapolsek, Kasat serta ibu Bhayangkari yang telah bekerja dengan baik dalam melaksanakan tugas.

“Menjelang tahun baru yang tinggal satu bulan lagi, mari kita tutup tahun ini dengan pelaksanaan tugas maksimal dan penuh tanggung jawab,” ucapnya.

AKBP Leo berpesan kepada seluruh Perwira dan anggota jajaran agar membantu pejabat yang baru dalam pelaksanaan tugasnya

“Saya juga berpesan bahwa pemimpin harus memiliki nilai-nilai kepemimpinan, kepekaan terhadap situasi dan nilai iman kepada Tuhan,” imbuhnya.

Kegiatan sertijab ini juga dirangkaikan dengan pembuatan Balai Kulkul di Polres Tabanan sebagai simbol Polri dalam menjalankan tugas Harkamtibmas. (ana)

Bius Ribuan Masyarakat, Malam Puncak HUT Kota Tabanan Ke-530 Berlangsung Semarak

Malam Puncak Perayaan HUT Kota bertajuk 'Paduraksa Jayaning Singasana' berlangsung meriah dan harmonis di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Rabu (29/11/2023). 
Malam Puncak Perayaan HUT Kota bertajuk 'Paduraksa Jayaning Singasana' berlangsung meriah dan harmonis di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Rabu (29/11/2023). 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Malam Puncak Perayaan HUT Kota bertajuk ‘Paduraksa Jayaning Singasana’ digelar dengan suasana meriah dan harmonis di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Rabu (29/11/2023).

Setelah sebelumnya melewati sebulan penuh pagelaran rangkaian kegiatan HUT Kota Ke-530 yang dihiasi oleh aktivitas seni khas Tabanan dan melibatkan kreativitas dari seluruh komponen masyarakat serta seniman asli Tabanan.

Puncak Perayaan HUT Kota Ke-530 Tahun 2023 yang dibuka langsung oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya menampilkan suguhan spektakuler yang masih mengangkat tema kesenian khas Tabanan.

Di kesempatan itu turut ditampilkan pemutaran video Wonderful Of Tabanan, rangkaian kegiatan sepanjang berlangsungnya HUT Kota Tabanan dan juga tarian kontemporer, Tari Kebesaran Jayaning Singasana, Tari Oleg Tamulilingan, Pentas Drama Gong dan penampilan dari artis-artis kenamaan di Tabanan.

Tak hanya menampilkan kesenian khas Tabanan, malam puncak juga ditandai dengan acara Peluncuran Buku Biografi I Ketut Marya oleh Prof. Dibia dan dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan dari Bupati Tabanan kepada para Seniman Pengabdi Seni dan penghargaan lainnya sejumlah 20 seniman.

Kemudian, penyerahan hadiah Lomba Porsenijar Provinsi Bali kepada sejumlah 4 Orang serta penyerahan hadiah lainnya terkait rangkaian HUT Kota ke-530, salah satunya lomba Vlog Bangga Jadi Orang Tabanan.

“Tanpa terasa, kota kita, kota Tabanan telah memasuki usia yang begitu panjang, yaitu 530 tahun. Jika dimaknai, usia ini bukanlah semata-mata deretan angka, tetapi ia memliki kesejahteraan, cerita maupun romantisme sebuah peradaban kota yang begitu panjang dan mengagumkan. Atas dasar kesejarahan inilah, saya memiliki keyakinan untuk membangun Kabupaten Tabanan khususnya Kota Tabanan dengan sebuah jargon Bangga Sebagai Orang Tabanan,” ujar orang nomor satu di Tabanan itu penuh semangat.

Di mana, jargon yang dicetuskan itu bermaksud untuk membangunkam spirit ‘Jengah’, Kedasaran ‘Menyame Braye’ untuk membangun rumah kita bersama yaitu kota Tabanan.

“Inilah langkah awal yang saya lakukan, yaitu membangunkan kesadaran bersama sebagai modal dasar. Langkah selanjutnya, tentu adalah melakukan pembangunan fisik, mempercantik kota Tabanan di sana sini dan masyarakat sekarang dapat melihat gerak pembangunan Kota Tabanan. Lapangan Alit Saputra dibenahi dan lain-lainnya akan segera menyusul,” sebutnya.

Oleh sebab itu, selaku pemerintah pihaknya berharap, niat baik ini akan disambut oleh masyarakat dengan suka cita. Salah satu harapan terbesarnya adalah masyarakat bisa ikut memberikan perhatian dan menjaga apa yang sudah dan akan dibangun oleh Pemerintah Daerah.

“Pada tahap inilah Pemerintah dan seluruh masyarakat harus bersatu padu, dengan mengedepankan tiga konsep dasar, yaitu pade eling atau rasa peduli, pade liang atau rasa gembira dan pade gelahan atau rasa memiliki untuk mencapai masa kejayaan bersama. Inilah sejatinya makna tema HUT Kota tahun ini, yaitu “Paduraksa Jayaning Singasana” yaitu bagaimana Pemerintah dan masyarakat harus memadukan rasa dan niat untuk kemajuan kita bersama,” jelas Sanjaya.

Di kesempatan itu, pihaknya seraya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak, dalam rangka menyukseskan perayaan HUT Kota ke-530.

“Semoga segala karma baik yang telah ditanamkan akan memberikan harapan baru bagi daerah kita. Kedepan, tentu kita akan terus melakukan evaluasi untuk memastikan perayaan HUT Kota di tahun 2024 akan lebih meriah dan bermakna. Dirgahayu Kota Tabanan ke-530. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan tuntunan dan berkahNya kepada kita semua,” tutup Sanjaya.

Dengan penuh tekad, Bupati Sanjaya rayakan Hari Ulang Tahun Kota Tabanan yang istimewa ini bersama-sama dengan masyarakat. Seluruh undangan dan masyarakat juga berkesempatan untuk mengunjungi ragam kuliner dari UMKM dan IKM Tabanan yang sudah digelar sejak pagi hari, bahkan dari 27 Nopember 2023.

Puluhan stan dengan total 88 UMKM dan IKM nampak memadati kawasan Taman Bung Karno dan Gedung Marya, dan tentunya bisa dinikmati oleh seluruh elemen masyarakat Tabanan.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ida Tjokorda Anglurah Tabanan, Wakil Bupati beserta istri, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan Komandan Rindam IX Udayana, Jajaran Forkopimda Tabanan atau yang mewakili, Anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Tabanan, Sekda beserta para Asisten Setda dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan serta undangan terkait lainnya dan melibatkan ribuan masyarakat. (rls)

Ketua DPRD Tabanan Hadiri Malam Puncak HUT Kota Tabanan Ke-530

Semarak Malam Puncak HUT Kota Tabanan Ke-530.
Semarak Malam Puncak HUT Kota Tabanan Ke-530.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ketua DPRD Tabanan menghadiri malam puncak HUT Kota Tabanan ke-530 “Paduraksa Jayaning Singasana” digelar dengan suasana meriah dan harmonis di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Rabu (29/11/2023).

Puncak Perayaan HUT Kota Ke-530 Tahun kali ini, menampilkan suguhan spektakuler yang masih mengangkat tema kesenian khas Tabanan. Di kesempatan itu juga turut ditampilkan pemutaran video Wonderful Of Tabanan, rangkaian kegiatan sepanjang berlangsungnya HUT Kota Tabanan dan juga tarian kontemporer, Tari Kebesaran Jayaning Singasana, Tari Oleg Tamulilingan, Pentas Drama Gong dan penampilan dari artis-artis kenamaan di Tabanan.

Acara akbar ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya. Hadir pula Ida Tjokorda Anglurah Tabanan, Wakil Bupati beserta istri, Komandan Rindam IX Udayana, Jajaran Forkopimda Tabanan atau yang mewakili, Anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Tabanan, Sekda beserta para Asisten Setda dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan serta undangan terkait lainnya dan melibatkan ribuan masyarakat.

Tak hanya menampilkan kesenian khas Tabanan, malam puncak juga ditandai dengan acara Peluncuran Buku Biografi I Ketut Marya oleh Prof. Dibia dan dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan dari Bupati Tabanan kepada para Seniman Pengabdi Seni dan penghargaan lainnya sejumlah 20 seniman,  penyerahan hadiah Lomba Porsenijar Provinsi Bali kepada sejumlah 4 Orang serta penyerahan hadiah lainnya terkait rangkaian HUT Kota ke-530, salah satunya lomba Vlog Bangga Jadi Orang Tabanan.

“Tanpa terasa, kota kita, kota Tabanan telah memasuki usia yang begitu panjang, yaitu 530 tahun. Jika dimaknai, usia ini bukanlah semata-mata deretan angka, tetapi ia memliki kesejahteraan, cerita maupun romantisme sebuah peradaban kota yang begitu panjang dan mengagumkan. Atas dasar kesejarahan inilah, saya memiliki keyakinan untuk membangun Kabupaten Tabanan khususnya Kota Tabanan dengan sebuah jargon “Bangga Sebagai Orang Tabanan,” ujar Bupati Sanjaya.

Di mana, jargon yang dicetuskan itu bermaksud untuk membangunkam spirit “Jengah”, Kedasaran “Menyame Braye” untuk membangun rumah kita bersama yaitu kota Tabanan. “Inilah langkah awal yang saya lakukan, yaitu membangunkan kesadaran bersama sebagai modal dasar. Langkah selanjutnya, tentu adalah melakukan pembangunan fisik, mempercantik kota Tabanan di sana sini dan masyarakat sekarang dapat melihat gerak pembangunan Kota Tabanan. Lapangan Alit Saputra dibenahi dan lain-lainnya akan segera menyusul,” sebutnya lebih lanjut.

Oleh sebab itu, selaku pemerintah pihaknya berharap, niat baik ini akan disambut oleh masyarakat dengan suka cita. Salah satu harapan terbesarnya adalah masyarakat bisa ikut memberikan perhatian dan menjaga apa yang sudah dan akan dibangun oleh Pemerintah Daerah. Hal tersebut penting, mengingat tidaklah mungkin pemerintah untuk bergerak sendirian, butuh kontribusi kuat dari masyarakat untuk menjaga hasil-hasil pembangunan yang telah dilakukan.

“Pada tahap inilah Pemerintah dan seluruh masyarakat harus bersatu padu, dengan mengedepankan tiga konsep dasar, yaitu pade eling atau rasa peduli, pade liang atau rasa gembira dan pade gelahan atau rasa memiliki untuk mencapai masa kejayaan bersama. Inilah sejatinya makna tema HUT Kota tahun ini, yaitu “Paduraksa Jayaning Singasana” yaitu bagaimana Pemerintah dan masyarakat harus memadukan rasa dan niat untuk kemajuan kita bersama,” jelas Sanjaya.

Di kesempatan itu, pihaknya seraya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak, dalam rangka menyukseskan perayaan HUT Kota ke-530. “Semoga segala karma baik yang telah ditanamkan akan memberikan harapan baru bagi daerah kita. Kedepan, tentu kita akan terus melakukan evaluasi untuk memastikan perayaan HUT Kota di tahun 2024 akan lebih meriah dan bermakna. Dirgahayu Kota Tabanan ke-530. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan tuntunan dan berkahNya kepada kita semua,” Sanjaya mengakhiri.

Dengan penuh tekad, Bupati Sanjaya rayakan Hari Ulang Tahun Kota Tabanan yang istimewa ini bersama-sama dengan masyarakat. Seluruh undangan dan masyarakat juga berkesempatan untuk mengunjungi ragam kuliner dari UMKM dan IKM Tabanan yang sudah digelar sejak pagi hari, bahkan dari 27 Nopember 2023. Puluhan stan dengan total 88 UMKM dan IKM nampak memadati kawasan Taman Bung Karno dan Gedung Marya, dan tentunya bisa dinikmati oleh seluruh elemen masyarakat Tabanan. (ana)

Pemkab Badung Serahkan 10 Unit Traktor Kepada Subak dan Kelompok Tani

Sekda Badung Wayan Adi Arnawa saat menyerahkan alat dan mesin untuk Subak dan Kelompok Tani Kabupaten Badung di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Darmasaba, Abiansemal, Rabu (29/11/2023).
Sekda Badung Wayan Adi Arnawa saat menyerahkan alat dan mesin untuk Subak dan Kelompok Tani Kabupaten Badung di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Darmasaba, Abiansemal, Rabu (29/11/2023).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Pemerintah Kabupaten Badung menyerahkan bantuan 10 mesin traktor untuk Subak dan Kelompok Tani di Kabupaten Badung, Rabu (29/11/2023).

Adapun subak dan kelompok tani yang menerima bantuan mesin traktor yakni Subak Tanah Putih 1 unit, Subak Gerana 1 unit, Subak Buangga 2 unit, Subak Batan Badung 1 unit, Subak Tegan 2 unit, Subak Babakan 2 unit dan Kelompok Tani Bukit Sari Petang 1 unit. Petani juga menerima bantuan 50.000 benih ikan nila dan bibit tanaman sayuran.

Penyerahan alat dan mesin juga dirangkaikan dengan Pelantikan, Pengukuhan dan Pengabdian Masyarakat Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan DPD Perhimpunan Penyuluhan Pertanian Indonesia (Perhiptani) Periode 2023-2028 Kabupaten Badung di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Darmasaba, Abiansemal.

Sekda Badung Wayan Adi Arnawa mengatakan, pemberian bantuan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Badung mendorong dan mendukung petani Badung untuk meningkatkan produksi, menjaga pasokan dan pengendalian inflasi komoditas hortikultura serta percepatan pertumbuhan ekonomi petani.

“Tantangan kita kedepan yang sering kali terjadi adalah krisis pangan, krisis energi dan yang lainnya. Bicara tentang krisis pangan sudah tentu indikatornya adalah ketersediaan akan pangan  di Badung yang sangat terbatas,” ujarnya.

Menurutnya, peran KTNA meningkatkan perluasan ruang usaha menuju kemandirian pangan. Potensi ini perlu di garap yang merupakan potensi besar bagi petani di Badung. Oleh karena itu Pemkab Badung berupaya sedemikian rupa dengan berbagai program untuk mendorong pertumbuhan perekonomian sektor pertanian di Badung.

”Melantik KTNA dan Perhiptani merupakan satu langkah luar biasa, langkah awal kita dalam rangka mempersiapkan ketersediaan pangan kita, Badung adalah daerah tourism yang notabene kebutuhan akan pangan tidak hanya untuk kebutuhan masyarakat kita di Badung, tetapi bagaimana kebutuhan akan wisatawan yang datang ke Badung yang harus juga kita perhatikan,” ucapnya.

Sebelumnya, program kebijakan Bupati Badung memberikan subsidi satu kali setahun selanjutnya akan ditingkatkan menjadi 2 kali setahun dalam rangka meningkatkan produksi pangan.

“Salah satu kebijakan Bapak Bupati kedepan bagaimana kita akan mendorong untuk membeli hasil petani, yang sebelumnya di anggarkan Rp 10 miliar untuk hasil beras petani Badung, kedepan semua komoditas pangan bisa dibeli dan ini merupakan intervensi pemerintah untuk meningkatkan perekonomian petani,” tandasnya.

Sebelum acara serah terima berlangsung, Sekda Adi Arnawa berkesempatan menanam bibit pohon kelapa genjah sebagai penghijauan yang dilanjutkan meninjau jembatan penghubung Subak di atas Sungai Ayung serta jalan sepanjang 100 meter menuju sungai akses masyarakat untuk nganyut abu setelah ngaben yang dimohonkan oleh Bendesa Adat Darmasaba.

Selanjutnya Sekda Adi Arnawa menyaksikan simulasi penerbangan drone multifungsi yang akan dimanfaatkan untuk penyemprotan pupuk dan hama sehingga aktivitas tersebut lebih efisien dan cepat dengan penerapan teknologi tersebut. (rls)

Pemkab Badung Serahkan Santunan Pensiunan dan Bonus Atlet Korpri

Sekda Wayan Adi Arnawa menyerahkan santunan dana kematian kepada ahli waris ASN yang meninggal dunia dan santunan kepada pensiunan ASN serta atlet ASN di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung, Rabu (29/11/2023).
Sekda Wayan Adi Arnawa menyerahkan santunan dana kematian kepada ahli waris ASN yang meninggal dunia dan santunan kepada pensiunan ASN serta atlet ASN di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung, Rabu (29/11/2023).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Pemerintah Kabupaten Badung menyerahkan santunan dana kematian kepada ahli waris ASN yang meninggal dunia, pensiunan ASN dan atlet ASN.

Adapun rinciannya yakni santunan dana pensiun untuk 39 orang sebanyak Rp134 juta, santunan Dana Kematian untuk 2 orang sebesar Rp10 juta serta apresiasi untuk pelatih dan atlet sebesar Rp233 juta. Dengan dana anggaran diperoleh dari iuran KORPRI.

Penyerahan santunan dan bonus atlet diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pengurus KORPRI Badung sekaligus Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung, Rabu (29/11/2023).

Sekda Adi Arnawa dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada ASN yang telah purna tugas dan ahli waris karena sudah berbuat banyak dan memberikan dedikasi yang setinggi-tingginya untuk kebaikan Badung.

“Ini sebagai wujud perhatian dan sumbangsih kami, jangan dilihat besar kecilnya, namun bagaimana jalinan persaudaraan dan kebersamaan tetap terjalin dengan baik,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris KORPRI Badung I Wayan Wijana menjelaskan kegiatan penyerahan santunan dana pensiun dan sumbangan dana kematian ini merupakan program KORPRI Badung dalam rangka untuk menjalin tali silaturahmi dan sebagai rasa terima kasih atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan kepada Pemkab Badung.

Untuk dana santunan pensiun diberikan nominal sesuai dengan golongan pensiun ASN. Pensiunan dengan golongan IV dan III diberikan santunan sebesar Rp 3,5 juta sedangkan golongan II dan I diberikan dana santunan sebesar Rp 3 juta. Kemudian, untuk sumbangan dana kematian diberikan sebesar Rp 5 juta.

“Jadi total santunan pensiun dan sumbangan dana kematian hari ini sebesar Rp 134 juta. Untuk  penerima uang penghargaan atas suatu prestasi kepada pelatih yang mengikuti turnamen II Korpri Provinsi Bali 2023 sebesar Rp 108 juta dan atlet sebesar Rp 125 Juta,“ jelasnya. (rls)

Pemkab Badung Siap Dukung dan Bersinergi dengan KPU dalam Pemilu 2024

Bupati Badung Nyoman Giri Prasta saat menerima audiensi jajaran KPU Badung periode 2023-2028 di ruang kerja rumah jabatan Bupati Badung, Rabu (29/11/2023).
Bupati Badung Nyoman Giri Prasta saat menerima audiensi jajaran KPU Badung periode 2023-2028 di ruang kerja rumah jabatan Bupati Badung, Rabu (29/11/2023).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Bupati Badung Nyoman Giri Prasta bersama segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Badung siap mendukung dan bersinergi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung dalam mewujudkan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang lancar, aman, damai, dan bersih.

Hal tersebut disampaikan Bupati Giri Prasta didampingi Kaban Kesbangpol Badung Nyoman Suendi dan Bawaslu Kabupaten Badung Heri Putu Hery Indrawan saat menerima audiensi jajaran KPU Badung periode 2023-2028 di ruang kerja rumah jabatan Bupati Puspem Badung Mangupraja Mandala, Rabu (29/11/2023).

Dirinya juga merasa bersyukur dan senang telah dilibatkan oleh jajaran KPU Badung untuk berkontribusi membangun instrumen infrastruktur berupa gedung KPU satu atap dengan Bawaslu.

Diharapkan dengan adanya gedung baru ini jajaran KPU dan Bawaslu Badung bisa bekerja maksimal mensukseskan setiap tahapan Pemilu dalam proses demokrasi yang bersejarah.

“Gedung ini akan menjadi role model dimana kantor KPU satu atap dengan Bawaslu dan ini satu-satunya di Indonesia,” ujarnya.

Bupati Giri Prasta juga mengucapkan selamat atas terpilihnya I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra, Agung Rio Swandisara, I Nyoman Dwi Suarna Artha, I Putu Yogi Indra Permana dan Ni Putu Rulyana Kusuma Wardani menjadi anggota KPU Badung periode 2023-2028.

“Saya juga mengingatkan agar dana hibah dari Pemkab Badung bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mensukseskan setiap tahapan Pemilihan Umum yang akan datang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Badung periode 2023-2028 Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra melaporkan, bahwa pada tanggal 30 Oktober 2023 KPU Provinsi Bali telah menurunkan ketetapan SK.

KPU RI untuk melantik dirinya bersama anggota lain yang terpilih menjadi Anggota Komisioner KPU Badung periode 2023-2028. Pihaknya menambahkan bahwa saat ini KPU Badung sedang mempersiapkan logistik Pemilu serentak 2024.

“Semua ini bisa terealisasi atas kebijakan Bapak Bupati dan kami akan melaksanakan upacara pemelaspasan gedung baru ini pada tanggal 30 Desember mendatang,” ungkapnya.

Ketua DPRD Tabanan Pimpim Upacara Peringatan HUT Kota Tabanan Ke-530 Tahun 2023

Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga saat memimpin upacara peringatan HUT Kota Tabanan Ke-530 Tahun 2023 di Lapangan Taman Bung Karno Tabanan, Rabu (29/11/2023).
Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga saat memimpin upacara peringatan HUT Kota Tabanan Ke-530 Tahun 2023 di Lapangan Taman Bung Karno Tabanan, Rabu (29/11/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga memimpin upacara peringatan HUT Kota Tabanan Ke-530 Tahun 2023 di Lapangan Taman Bung Karno Tabanan, Rabu (29/11/2023).

Dalam upacara yang berlangsung khidmad ini Dirga membacakan pesan yang disampaikan oleh Pj. Gubernur Bali tentang keseimbangan dan keharmonisan pemerintah dan masyarakatnya. Dan pesan tersebut berkaitan dengan tema yang diusung dalam perayaan HUT Kota Tabanan yakni ‘Paduraksa Jayaning Singasana’.

“Tema ini dapat diartikan secara harfiah, yaitu bagaimana Pemerintah dan masyarakatnya, bisa bersatu padu dengan tiga konsep dasar, yaitu Pade Eling atau rasa peduli, Pade Liang atau Rasa Gembira, Pade Gelahan atau Rasa Memiliki dalam rangka mencapai kejayaan kita bersama,” tutur Dirga.

Dia juga menyampaikan, dalam upaya menjaga keseimbangan dan keharmonisan, perlu dibentuk suatu sinergitas kemitraan yang merupakan keniscayaan yang tidak boleh dibantah.

“Oleh karena itu, menghadirkan jiwa besar dan visi yang jelas dalam pengelolaan Pemerintah Daerah sangat diutamakan. Mengingat, dengan lebih mendahulukan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat akan mampu menjadi alat pendorong utama mencapai kemajuan daerah kita, kabupaten Tabanan,” imbuhnya.

Tahun ini Pemerintah Kabupaten Tabanan telah berupaya sekuat tenaga untuk terus mendorong tingkat partisipasi masyarakat, tidak hanya dalam aspek pembangunan semata, tetapi juga mendorong untuk merasa memiliki dan terutama membangkitkan rasa menjaga rumah sendiri, yaitu Kabupaten Tabanan.

Sangat perlu adanya soliditas, dukungan penuh dan sangat perlu keterlibatan dari masyarakat. Sesuai yang selalu digaungkan Bupati Tabanan, bahwa sangat diharapkan antara pemerintah dan masyarakatnya untuk saling menoleh, saling memperhatikan, saling menguatkan dan tentunya saling bergandengan tangan untuk mewujudkan tujuan bersama. Itulah sejatinya makna dari tema HUT Kota kali ini, yaitu Paduraksa Jayaning Singasana.

Di kesempatan itu, pihaknya juga tidak lupa mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh komponen masyarakat, para anggota DPRD Kabupaten Tabanan, TNI, Polri, Jajaran Pemerintahan Kabupaten Tabanan.

Serta segenap komponen lainnya yang telah berperan aktif, bahu membahu, berupaya untuk mewujudkan masyarakat yang Aman, Unggul dan Madani serta tentunya juga yang telah membantu kesuksesan seluruh rangkaian HUT Kota Tabanan yang Ke-530 Tahun ini. (ana)

Hingga November 2023, DTW Tanah Lot Kantongi Pendapatan Rp67,6 Miliar

Kunjungan di DTW Tanah Lot.
Kunjungan di DTW Tanah Lot.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Daya Tarik Wisata  (DTW) Tanah Lot telah mengantongi pendapatan hingga Rp67,6 miliar hingga per akhir November 2023 ini.

Dengan total kunjungan Wisatawan secara keseluruhan mencapai 1,8 juta orang. Adapun rata-rata kunjungan perharinya bisa mencapai 4 – 5 ribu orang.

Humas DTW Tanah Lot I Putu Erawan mengatakan, jika dibandingkan dengan tahun 2022 lalu, total jumlah kunjungan wisatawan dan pendapatan DTW Tanah Lot saat ini mengalami peningkatan.

Hal itu dikarenakan, pada tahun 2022 kunjungan wisatawan masih dibatasi dan perekonomian masyarakat belum sepenuhnya pulih akibat Pandemi Covid-19.

“Di tahun 2022 lalu, jumlah kunjungan selama satu tahun sebanyak 1,32 juta wisatawan dengan pendapatan Rp45 miliar,” ujarnya, Rabu (28/11/2023).

Dia menyebut, dari total jumlah kunjungan tersebut, persentase kunjungan wisatawan domestik lebih tinggi dibandingkan dengan wisatawan mancanegara.

“Untuk tahun 2023 masih di dominasi oleh wisatawan Australia selanjutnya wisatawan India yang juga datang dalam grup besar dan yang ketiga adalah wisatawan dari negara lainnya, seperti Eropa, Amerika,” paparnya.

Erawan menambahkan, DTW Tanah Lot kembali menerima kunjungan wisatawan Tiongkok dalam bentuk kunjungan grup besar.

Hingga tanggal 28 November 2023, tercatat jumlah kunjungan wisatawan Tiongkok mencapai 2 ribu orang selama empat hari.

“Wisatawan Tiongkok yang datang dalam rombongan besar, baru dimulai sejak tanggal 24 November lalu. Rata-rata per hari ada sebanyak 9-10 grup yang datang, per grup jumlahnya bisa mencapai 50 orang,” jelasnya.

Pihaknya optimis jika jumlah kunjungan wisatawan Tiongkok ke DTW Tanah Lot selama sisa tahun 2023 ini akan kembali seperti periode sebelum pandemi. Apalagi tren aktivitas wisata di negara Tiongkok sudah mulai pulih.

Sementara itu, per 1 Januari 2024 mendatang, pengelola DTW Tanah Lot  resmi menaikkan tarif tiket masuk bagi para pengunjung.

Kenaikan harga tiket ini berlaku bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Untuk harga tiket wisatawan domestik anak-anak naik menjadi Rp20 ribu dari harga sebelumnya Rp15 ribu, sedangkan dewasa naik menjadi Rp30 ribu dari sebelumnya Rp20 ribu.

Kemudian, tiket wisatawan mancanegara anak-anak dari harga Rp30 ribu naik menjadi Rp40 ribu dan dewasa naik menjadi Rp75 ribu dari harga sebelumnya Rp60 ribu.

Kenaikan harga tiket tersebut dilakukan untuk pemeliharaan dan pelestarian kawasan DTW sehingga layanan bagi pengunjung bisa ditingkatkan. Dan tentunya sudah melalui beberapa pertimbangan.

“Lebih empat tahun kami tidak pernah menaikkan harga tiket masuk sedangkan DTW lainnya sudah banyak yang menaikkan harga tiket masuk,” imbuh Erawan. (ana)

Kirim Surat Teror Berisi Amunisi Aktif, Pensiunan Polisi Terancam Hukuman Mati

Pensiunan polisi, I Ketut Asa (63) hanya tertunduk sambil memejamkan mata saat digelandang dari ruang tahanan Polres Badung, Selasa (28/11/2023).
Pensiunan polisi, I Ketut Asa (63) hanya tertunduk sambil memejamkan mata saat digelandang dari ruang tahanan Polres Badung, Selasa (28/11/2023).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA –  I Ketut Asa (63), seorang pensiunan polisi ditangkap jajaran Satreskrim Polres Badung usai melakukan pemerasan dengan meneror sejumlah warga dengan mengirim amplop bersisi amunisi aktif.

Pria asal Penarungan, Mengwi, Badung ini pun hanya tertunduk sambil memejamkan mata saat digelandang dari ruang tahanan Polres Badung, Selasa (28/11/2023).

Kasat Reskrim Polres Badung AKP I Gusti Nyoman Jaya Widura mengatakan, dalam melancarkan aksinya, tersangka beralasan meminta sumbangan mengatasnamakan aliansi persaudaraan untuk kegiatan sosial.

Bahkan, salah satu korbannya adalah Bendesa Adat Desa Penarungan I Made Widiada.

“Dari rumah tersangka di Banjar Dauh Peken, Desa Penarungan, kami menemukan belasan amunisi aktif berbagai ukuran,” ujarnya.

Widura menyebut, tersangka lakukan aksi teror ini seorang diri. Ia mengirim surat ancaman berisi amunisi pada Jumat 24 November 2023. Dalam amplop itu juga berisi ancaman kekerasan dalam bentuk tulisan tangan dan ditunjukkan kepada beberapa korban, jika tidak untuk menyerahkan sejumlah uang berkisar Rp2,5 miliar hingga Rp5 miliar.

“Ada dua korban yang melapor. Satu orang tokoh masyarakat dan satunya pemilik warung,” ucapnya.

Menurutnya, aksi yang dilakukan tersangka tidak berkaitan dengan instansi, kelompok atau ormas mana pun. Dan motif tersangka, karena sakit hati dengan korban serta masalah ekonomi.

“Pelaku dendam dan kesal karena tidak diberikan pekerjaan oleh korbannya,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan Widura, tersangka ditangkap di rumahnya pada Senin (27/11/2023). Ia diamankan tanpa perlawanan.

“Kami masih melakukan pengembangan. Dan dia tetapkan sebagai tersangka setelah anggota kami melakukan gelar perkara pagi tadi (Selasa),” ucapnya.

Sementara itu, atas perbuatannya, tersangka kini terancam hukuman mati.

Tersangka melakukan tindak pidana membawa dan menyimpan bahan peledak berupa amunisi (peluru senjata api) dan atau pemerasan dengan ancaman kekerasan.

Dan dijerat Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No 12/1951 tentang perbuatan menguasai amunisi tanpa hak dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup atau 20 tahun penjara.

Kemudian Pasal 368 ayat (1) KUHP tentang pemerasan dengan ancaman maksimal 9 tahun. Dan Pasal 335 ayat (1) ke-1 tentang ancaman kekerasan dengan ancaman maksimal 1 tahun penjara. “Kami jerat dengan tiga pasal,” imbuh Widura.