- Advertisement -
Beranda blog Halaman 562

Sekda Adi Arnawa Harapkan RSD Mangusada Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Sekda Adi Arnawa saat menghadiri puncak Hut ke-21 RSD Mangusada, Minggu, (15/10/2023).
Sekda Adi Arnawa saat menghadiri puncak Hut ke-21 RSD Mangusada, Minggu, (15/10/2023).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Mewakili Bupati Badung, Sekretaris Daerah I Wayan Adi Arnawa menghadiri puncak Hut ke-21 Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada yang mengangkat tema ‘Selikur’ (Sehat dan Pulih Kuat Jiwa dan Raga Pasca Pandemi), bertempat di RSD Mangusada, Minggu (15/10/2023).

Perayaan Hut ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Sekda Adi Arnawa yang diserahkan kepada Direktur RSD Mangusada I Wayan Darta.

Sekda Adi Arnawa menyampaikan, atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Badung mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-21 kepada RSD Mangusada.

“Tentunya kita berharap melalui hari jadi ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk merevitalisasi semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan yang sepenuh hati kepada seluruh masyarakat Badung,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, secara tidak langsung keberadaan RSD Mangusada telah diterima oleh masyarakat dengan segala kelebihan dan kekurangannya yang secara terus menerus akan senantiasa diperbaiki.

“Untuk itu kedepannya secara bertahap kita akan terus melengkapi serta menyempurnakan rumah sakit yang menjadi kebanggaan kita di Kabupaten Badung ini dengan menyempurnakan atau meningkatkan sarana dan prasarana serta kualitas pelayanan,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur RSD Mangusada I Wayan Darta melaporkan RSD Mangusada berdiri dari tahun 2002 yang sekarang memasuki usia 21 tahun. Perayaan Hut kali ini mengangkat tema ‘Selikur’ (Sehat dan Pulih Kuat Jiwa dan Raga Pasca Pandemi) yang artinya pasca pandemi ini kita telah bangkit untuk lebih kuat, sehat jiwa dan raga untuk melanjutkan pembangunan bangsa.

Dilaporkan juga rangkaian peringatan Hut sudah dilaksanakan sejak bulan september yang diisi dengan berbagai kegiatan diantaranya kegiatan ilmiah berupa seminar, kegiatan kreatif seperti lomba-lomba dan olahraga serta UMKM. (rls)

Sekda Adi Arnawa Buka Lomba Gending Rare Peradah Badung

Sekda Adi Arnawa saat membuka secara resmi acara Gending Rare Peradah Badung Sada Suara bertempat di Gedung Kertha Gosana, Puspem Badung, Minggu (15/10/2023).
Sekda Adi Arnawa saat membuka secara resmi acara Gending Rare Peradah Badung Sada Suara bertempat di Gedung Kertha Gosana, Puspem Badung, Minggu (15/10/2023).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa, mewakili Bupati Badung, membuka secara resmi acara Gending Rare Peradah Badung Sada Suara, dengan kategori peserta SD dan SMP yang diselenggarakan oleh Peradah Badung, bertempat di Gedung Kertha Gosana, Puspem Badung, Minggu (15/10/2023).

Pada kesempatan tersebut, Sekda Adi Arnawa menyerahkan dana Kesra sebesar Rp30 juta yang diterima langsung oleh Ketua Peradah Badung Ida Bagus Mahendara Sada Prabhawa.

Sekda Adi Arnawa mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Badung menyambut baik kegiatan lomba Gending Rare, disamping dalam rangka memberikan ruang kepada anak-anak, dalam rangka mengembangkan bakat seni, olah vokal, maupun melestarikan terhadap seni olah vokal khususnya lagu-lagu Bali.

Pihaknya sangat berbangga, dimana kegiatan pada pagi hari ini, yang diikuti oleh seluruh peserta sangatlah banyak. ini membuktikan bahwa semangat dari pada anak-anak semua dalam melestarikan lagu-lagu Bali sangat luar biasa.

Sekda Adi Arnawa juga mengajak kepada para adik-adik untuk tetap semangat, berlatih, belajar terutamanya kepada para orang tua murid agar tetap memberikan motivasi kepada anak-anaknya, dalam kegiatan ini.

Ditekankan juga, berkenaan dengan lomba Gending Rare ini, tidak sekedar hanya ingin melestarikan seni vokal lagu-lagu Bali, tetapi bagaimana dalam rangka mendorong keseimbangan otak kanan dan kiri anak-anak didik.

“Sekali lagi saya atas nama pemerintah menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh  Peradah Badung sudah ikut berperan dalam hal ini. Saya kira ini sudah sewajarnya sebuah organisasi yang berbasis Hindu ini memang secara bersama-sama menjadi mitra pemerintah dalam rangka menjaga kelestarian lagu-lagu Bali,”  jelasnya.

Sementara itu, Ketua panitia Padma Wahini dalam laporanya mengucapkan selamat datang di acara lomba menyanyi Gending Rare Peradah Badung Sada Suara di Gedung Kertha Gosana Puspem Badung.

“Besar harapan kami, semoga melalui Gending Rare Peradah Badung dan Sada Suara ini dapat meningkatkan kualitas SDM, memberikan kesempatan dan pengalaman khususnya di bidang tarik suara kepada generasi/ adik-adik yang kami cintai dan banggakan,“ ucapnya.

Hari Kedua, Api di TPA Mandung Mulai Terkendali, Pengiriman Sampah Masih Ditutup

Situasi terkini TPA Mandung.
Situasi terkini TPA Mandung.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kobaran api yang membakar sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Tabanan hingga Minggu (15/10/2023) sore, sudah bisa dikendalikan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ekayana mengatakan, api di TPA Mandung sudah bisa dikendalikan, meskipun bara api yang ada di bawah tumpukan sampah masih membara.

“Bara api masih aktif karena di bagian bawah ada gas metan sehingga bara api tetap aktif,” ujarnya.

Ekayana mengatakan, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hingga TNI terus melakukan upaya pendinginan dengan cara menyemprotkan air pada bagian atas bukit sampah secara berkala, sehingga membuat area atas menjadi lembab.

“Penyiraman dilakukan di seluruh area, mulai dari area yang sudah terbakar atau area yang belum terbakar. Itu dilakukan secara berkala dalam selang waktu beberapa jam sekali,” ungkapnya.

Untuk sementara waktu, TPA Mandung ditutup untuk aktivitas pembuangan sampah sebab 70 persen lahan dari luas 2,7 hektare sudah terbakar.

“Kami tidak bisa memastikan penutupan sampai kapan. Untuk sampah di Kota Tabanan, sementara kami kirim ke Kelating. Rata-rata per hari kami mengirim sampah sampai 110 ton,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepada Bidang Pemadam Kebaran Satpol PP Tabanan I Wayan Suakta mengatakan, ada tiga mobil pemadam kebakaran yang disiagakan untuk memadamkan api di TPA Mandung. Sedangkan, dua mobil damkar lainnya disiagakan di pos damkar sebagai antisipasi jika ada kebakaran di Kabupaten Tabanan. Adapun personal yang bertugas mencapai 30 orang.

“Saat ini sudah ada tanda-tanda api padam karena sudah timbul asap putih yang artinya api sudah bisa diatasi,” ungkapnya.

Meskipun demikian, lanjut Suakta, pihaknya masih terus menyemprotkan air di seluruh permukaan sampah sebagai pendinginan agar nanti api tidak muncul lagi dan meluas hingga ke pemukiman warga mengingat di sekitar TPA terdapat perumahan.

“Sekarang pendinginan saja karena gas metan yang dihasilkan dari tumpukan sampah sekitar 15 meter yang menjadi pemicu timbulnya kebakaran,” ungkapnya. (ana)

Sekda Adi Arnawa Buka Seminar Kesehatan My Life Journey

Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa membuka secara resmi Seminar Kesehatan di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, di Puspem Badung, Sabtu (14/10/2023).
Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa membuka secara resmi Seminar Kesehatan di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, di Puspem Badung, Sabtu (14/10/2023).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Sekretaris Daerah (Sekda) Badung I Wayan Adi Arnawa, mewakili Bupati Badung, membuka secara resmi Seminar Kesehatan My Life Journey ‘Fate or Soul Destiny’, bertempat di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, di Puspem Badung, Sabtu (14/10/2023).

Saat acara yang diselenggarakan oleh IKA Foundation tersebut, Sekda Adi Arnawa menerima cinderamata dari Founder of IKA Foundation Yudi Angligan.

Seusai acara Sekda Adi Arnawa mengatakan, Pemerintah Kabupaten Badung sangat menyambut baik pelaksanaan kegiatan seminar yang dilaksanakan karena kegiatan ini sangatlah penting khususnya dalam menghadapi tantangan yang cukup berat, seperti perkembangan globalisasi maupun perkembangan teknologi yang cukup terkini, maupun tantangan yang semakin kompleks.

”Saya sangat menyambut baik kegiatan Seminar Kesehatan yang dilaksanakan ini, dimana dengan menampilkan beberapa narasumber, dari segi pengalaman di bidangnya masing-masing,“ ujarnya.

Disisi lain dikatakan, salah satu sertifikasi terhadap pariwisata kedepan, jangan sampai mengandalkan kondisi-kondisi seperti sekarang, tetapi bagaimana mulai untuk membuat destinasi healing, tentu ini sangat penting dilakukan, apalagi tantangan sekarang cukup kompleks.

”Saya melihat potensi ini sangat bagus, jika ini bisa kita lakukan, secara kombinasi, di wilayah Badung, tentu akan mengupayakan  secara bersama-sama menjaga pariwisata secara aman dan kondusif,“ tutupnya.

Sementara itu, Founder of IKA Foundation Yudi Anglingan mengatakan, WHO telah mencanangkan Bulan Oktober tahun ini sebagai Hari Kesehatan Mental sedunia dengan mengambil motto Women Award Rait.

IKA Foundation yang berkecimpung dalam kegiatan sosial, melakukan salah satu agendanya yakni menyikapi Hari Mental sedunia dengan mengundang Narasumber yang berpengalaman, selama lebih dari 20 tahun menangani psikoterapi.

“Jika kita menyimak daerah tujuan pariwisata secara healing, maka kami IKA Foundation mengajak untuk kita semua membentuk suatu new destinasi healing terbaik di dunia, dalam rangka membuat suatu kawasan presidential terapi, yang terhubung dengan alam, dengan harapan para terapi akan mendapatkan  layanan terapi maupun kegiatan lainnya,“ terangnya. (rls)

Tangani Kebakaran TPA Mandung, Bupati Tabanan Bentuk Tim Lintas OPD

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama jajaran meninjau kebakaran sampah TPA Mandung di Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Tabanan.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama jajaran meninjau kebakaran sampah TPA Mandung di Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya meninjau kebakaran sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mandung di Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Sabtu (14/10/2023).

Bupati Sanjaya mengatakan, untuk pemadaman api di TPA Mandung sudah membentuk tim koordinasi lintas OPD.

“Tim ini dibentuk untuk menangani kebakaran di TPA Mandung, karena proses pemadamannya harus melibatkan beberapa OPD seperti DLH, Dinas Pertanian, Satpol PP dan BPBD untuk proses penanganan bencananya,” jelasnya.

Sanjaya menyebut, saat ini pihaknya masih berkonsentrasi untuk memadamkan kobaran api. Setelah itu, akan terus membuat areal TPA menjadi lembab dengan penyiraman secara berkala agar menghindari potensi percikan api.

“Untuk saat ini konsentrasinya adalah memadamkan api, setelah itu baru dilakukan proses penyemprotan supaya arealnya lembab dan untuk itu akan disiagakan mobil pemadam disini,” lanjutnya.

Menurut Sanjaya, peristiwa kebakaran ini masih relatif aman, sebab kawasan TPA masih jauh dari pemukiman dam asap kebakaran ini diakuinya juga belum memasuki kawasan pemukiman.

“Astungkara asap kebakaran ini masih ke atas, sehingga belum masuk ke perumahan, sebelum di komplain masyarakat maka konsentrasi pemadaman api terus dilakukan,” tambahnya.

Terkait adanya peristiwa kebakaran ini, Sanjaya menyatakan permintaan maafnya karena ketidaknyamana akibat kebakaran yang terjadi di TPA Mandung.

“Saya juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan membuang puntung rokok dan berhati-hati dengan dupa yang digunakan untuk sembahyang, sehingga tidak memicu kebakaran,” imbuhnya. (ana)

TPA Mandung Terbakar Sejak Dini Hari, Lima Mobil Pemadam Dikerahkan

Kondisi kebakaran sampah di TPA Mandung, Sabtu (14/10/2023).
Kondisi kebakaran sampah di TPA Mandung, Sabtu (14/10/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kebakaran sampah terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mandung, yang berlokasi di Desa Sembung, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Sabtu (14/10/2023).

Diketahui, api pertama kali muncul di gundukan sampah sebelah Timur TPA sekitar pukul 03.00 WITA. Kemudian, meluas hingga di bagian Barat hingga Utara dengan luas 2,7 hektare.

Pantauan di lokasi hingga pukul 12.00 WITA, api belum bisa dipadamkan. Ada tiga mobil pemadam kebakaran Kabupaten Tabanan yang dikerahkan untuk memadamkan api.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan I Gusti Putu Ekayana mengatakan, peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh petugas jaga malam di TPA.

“Sekitar pukul 03.00 WITA sudah mulai terlihat adanya titik api. Kemudian, semakin membesar karena angin cukup kencang. Proses pemadaman juga mengalami kesulitan akibat bara api yang tertiup angin sehingga semakin meluas,” jelasnya.

Untuk sementara pembuangan sampah akan diarahkan ke Kelating, Kecamatan Kerambitan. Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan Bendesa Adat Kelating.

“Itu untuk keamanan karena kendaraan juta tidak bisa keatas membuang sampah,” jelasnya

Terpisah, Kepada Bidang Pemadan Kebaran Satpol PP Tabanan I Wayan Suakta mengatakan, ada lima mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan untuk memadamkan api.

“Total ada lima mobil damkar yang dikerahkan. Empat milik Kabupaten Tabanan dan satu dari Badung,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, api timbul akibat timbunan sampah yang menghasilkan gas metana serta panasnya sinar matahari.

“Apinya muncul dari bawah. Titik api pertama di bagian Timur setela itu menyabae ke utara akibat angin dan paparan matahari,” imbuhnya.

Hingga saat ini, pihaknya pun masih terus melakukan upaya pemadaman api. Terutama di sisi Barat karena terdapat kawasan perumahan. (ana)

Bupati Sanjaya Apresiasi Pembangunan Infrastruktur Krama Pujungan

Bupati Sanjaya menghadiri pemelaspasan Patung Catur Muka sekaligus Piodalan di Pura Siwa dan Penandatanganan Prasasti di Pura Ciwa Pujungan, Pupuan.
Bupati Sanjaya menghadiri pemelaspasan Patung Catur Muka sekaligus Piodalan di Pura Siwa dan Penandatanganan Prasasti di Pura Ciwa Pujungan, Pupuan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Untuk mencapai kesuksesan dalam mewujudkan visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM), loyalitas tanpa batas dipersembahkan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya untuk daerah dan warganya.

Hal itu diperlihatkannya melalui dukungan yang konsisten bersama jajaran dijalankan terhadap pembangunan yang dilakukan masyarakat, mulai dari infrastruktur hingga pembangunan SDM.

Keseriusan itu terus berlanjut, kerja keras tanpa henti serta turun langsung dalam pembangunan yang dilakukan warganya tidak pernah kendor.

Pada Jumat (13/10/2023), Bupati Tabanan didampingi Anggota DPRD Tabanan, Sekda dan Kepala OPD terkait, Camat dan unsur Forkopimcam Pupuan, menghadiri Pemelaspasan Patung Catur Muka sekaligus Piodalan di Pura Siwa dan Penandatanganan Prasasti di Pura Ciwa Pujungan, Pupuan.

Kehadiran orang nomor satu di Tabanan siang itu disambut hangat warga Pujungan yang saat itu turut didampingi Perbekel, Bendesa Adat, Parawartaka Karya dan tokoh masyarakat setempat.

Setelah itu beserta jajaran menuju ke tempat kegiatan untuk sekaligus bertatap muka dengan masyarakat secara langsung. Sambutan baik dan apresiasi juga terus diucapkannya, terhadap terlaksananya kegaitan yang sudah digagas di Desa Pujungan.

“Saya memberikan apresiasi dan menyambut baik kegiatan yang luar biasa ini. Perlu saya sampaikan, bahwa dalam menjalankan roda pemerintahan di Tabanan, untuk mewujudkan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, pembangunannya harus saling terintegrasi. Salah satunya dalam menjalankan tugas, wajib bagi saya untuk menjalankan salah satu pelestarian adat, agama, seni dan budaya. Ini yang dominan kita lakukan di Pemkab Tabanan,” ucap Sanjaya.

Sanjaya mengatakan, pemerintah akan terus memberikan dukungan dan berada di tengah-tengah masyarakat, apabila warga bersama-sama membangun terlebih dengan asas kebersamaan dan kompak bersatu.

“Meskipun saya tidak melihat bagaimana proses perjalanan dan gagasan ini tercipta, namun tugas Bupati selaku Murdaning jagat di Bali, wajib memberikan apresiasi pengayoman, terhadap umat sedharma di Tabanan yang melakukan upacara Panca Yadnya,” imbuhnya.

Menurut Sanjaya, Ketika pemerintah diberikan mandat dan kepercayaan oleh masyarakat, wajib hukumnya untuk ngupasaksi, merestui kegiatan apapun yang ada di Kabupaten Tabanan.

“Astungkara memargi Antar, sudah tugas kita kepada masyarakat. Sekali lagi Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi untuk semua krama di Pujungan ini, telah melakukan yadnya yang luar biasa,” tegasnya.

Sambutan yang sangat baik kepada Bupati Tabanan dan jajaran pemerintah yang hadir juga ditunjukkan oleh ketua panitia karya I Nyoman Kardita.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Tabanan beserta jajaran yang telah bersedia hadir dan ngupasaksi, sampun tedun rauh dan memberikan doa restu. Kami juga senantiasa memohon kepada murdaning jagat Tabanan untuk mendoakan kelancaran acara,” tuturnya. (rls)

Bupati Giri Prasta Apresiasi Masukan Saran dan Pemikiran Seluruh Fraksi DPRD Badung

Bupati Nyoman Giri Prasta saat menyampaikan jawaban dan tanggapan pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi DPRD Badung dalam rapat paripurna DPRD Badung, Jumat ( 13/10) di Ruang Sidang Utama Gosana Kantor DPRD Badung.
Bupati Nyoman Giri Prasta saat menyampaikan jawaban dan tanggapan pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi DPRD Badung dalam rapat paripurna DPRD Badung, Jumat ( 13/10) di Ruang Sidang Utama Gosana Kantor DPRD Badung.

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Setelah menyimak pemandangan umum yang telah disampaikan oleh masing-masing Fraksi DPRD Kabupaten Badung pada Rapat Paripurna, Bupati Giri Prasta mengapresiasi kinerja, analisis serta inisiatif Dewan terhadap Rancangan APBD tahun anggaran 2024 dan dua rancangan Perda lainnya serta tiga rancangan Perda inisiatif dari DPRD Kabupaten Badung.

Hal itu disampaikannya dalam rapat paripurna DPRD Badung dengan agenda menyampaikan jawaban dan tanggapan pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi DPRD Badung atas enam Perda, bertempat di Ruang Sidang Utama Gosana Kantor DPRD Badung, Jumat (13/10/2023).

“Saya setuju dan sepakat dengan Dewan, bahwa dalam pembahasan rancangan APBD telah disebutkan pula konsistensi dalam setiap tahapan pembahasan menjadi syarat mutlak dalam rangka transparansi penganggaran, akuntabilitas perencanaan dan menerapkan prinsip kehati-hatian lebih realistis. Sudah barang tentu nantinya masih memungkinkan disesuaikan perkembangan yang terjadi,” ujar Bupati Giri Prasta.

Menyikapi dinamika yang berkembang saat ini, menurut Bupati Giri Prasta para pihak terkait mesti cermat dan hati-hati dalam menghitung kapasitas keuangan daerah untuk memenuhi kebutuhan minimal belanja yang bersifat prioritas, mandatory, wajib dan mengikat.

Dirinya juga berharap, penetapan terhadap target pendapatan dan belanja daerah yang nantinya diputuskan bersama, benar-benar dapat mencerminkan model perencanaan dan penganggaran yang lebih berimbang, sehat dan logis yang dapat memberikan nilai manfaat yang sebesar-besarnya kepentingan masyarakat.

“Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2024 dan dua rancangan Perda yang lainnya untuk selanjutnya bisa dituangkan dalam berita acara kesepakatan antara Kepala Daerah dan DPRD. Dukungan konstruktif dari DPRD Kabupaten Badung atas kebijakan pemerintah sangat diharapkan untuk menuntaskan segala kebijakan yang pro rakyat,” katanya.

Turut hadir Ketua DPRD Putu Parwata bersama para Wakil Ketua dan jajaran anggota DPRD Badung, jajaran pimpinan Forkopimda Badung, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, Sekda Wayan Adi Arnawa bersama jajaran pejabat lengkap OPD Pemkab Badung, Pimpinan Instansi Vertikal, Direksi Perusahaan Daerah serta para Tenaga Ahli. (rls)

Inovasi Penanganan Stunting, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Beri Penilaian Final Lomba Posyandu Tingkat Kabupaten

TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya menyuapi balita dalam kegiata Posyandu.
TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya menyuapi balita dalam kegiata Posyandu.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dalam menekan pertumbuhan angka stunting di Kabupaten Tabanan, berbagai cara dilakukan oleh TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya dalam kolaborasinya menjalankan program-program Bupati Tabanan, salah satunya melalui inovasi di Posyandu.

Penilaian final terhadap kinerja dan pelayanan yang dilombakan Posyandu-posyandu di desa-desa di Tabanan ini dilangsungkan di Banjar Langan, Desa Blumbang, Kecamatan Kerambitan, Jumat (13/10/2023).

Kedatangannya beserta jajaran yang juga ditujukan untuk bertemu dan melihat kondisi anak-anak di Posyandu tersebut, dikhususkan untuk memantau anak-anak yang beresiko stunting. Sebab, sesuai dengan  program Pemerintah Tabanan, yakni bersinergi dengan semua lini untuk menurunkan jumlah stunting di seluruh Tabanan.

Posyandu merupakan sebuah Lembaga kemasyarakatan yang menjadi wadah partisipasi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya ibu dan anak.

Sebagai Lembaga kemasyarakatan yang pada komunitas setingkat banjar/dusun, posyandu telah menunjukkan kiprahnya dengan mengembangkan program Kesehatan ibu hamil, program Kesehatan anak, keluarga berencana, imunisasi, pemantauan status gizi, pencegahan dan penanggulangan diare, ditambah dengan penurunan angka stunting atau gizi buruk.

Lomba yang diinisiasi langsung oleh Bunda Rai, mendapat sambutan yang sangat baik dari seluruh Desa, termasuk inovasi dari Desa Blumbang, yang mana Desa ini telah menyediakan posyandu yang dikhususkan untuk Remaja.

Tentunya apresiasi yang baik diberikan oleh Bunda Rai. Baginya, perlombaan ini merupakan pacuan semangat bagi desa-desa di Tabanan untuk semakin berperan aktif dalam menurunkan kasus stunting.

“Saya membuat lomba ini bukan sekedar mencari juara, akan tetapi melalui lomba ini, saya ingin menambah dan mengembalikan lagi semangat untuk posyandu. Kita fokus menangani gizi anak-anak kita, bagaimana nantinya kita bisa mencetak anak-anak yang berkualitas, terutama kita mencegah jangan sampai anak-anak kita menjadi stunting,” ucap Ny. Rai Sanjaya.

Bunda Rai juga mengucapkan rasa bangganya, terhadap keberhasilan Kabupaten Tabanan terhadap penurunan stunting yang telah mencapai angka 8,2% dari yang sebelumnya 9,2 persen.

“Jadi melalui kegiatan ini dan sinergi PKK dengan semua stakeholder yang terkait dengan Kesehatan anak, saya ingin sinergi ini untuk lebih ditingkatkan lagi, tujuannya agar angka stunting semakin menurun,” ungkapnya.

Bunda Rai juga menyampaikan, berkat kolaborasi dan sinergi di semua pihak, Kabupaten Tabanan sudah memperoleh peringkat terbaik atas audit status stunting tingkat nasional di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Perbekel Desa Drh. I Ketut Dhyana Putera mengharapkan masukan dan evaluasi dari Bunda Rai terhadap inovasi posyandu yang dilakukan.

“Kami sangat mengharapkan masukan-masukan dari Ibu Ketua TP PKK, nantinya setelah mengevaluasi kegiatan kami yang ada di Posyandu, kedepannya bisa kami perbaiki, sekaligus memberikan wawasan kembali kepada kader-kader kami yang ada di Desa Belumbang. Sehingga tujuan kita dalam menjaga Kesehatan massyarakat dan pencegahan stunting sesuai program Pemerintah bisa berjalan,” ujar Dhyana Putera. (rls)

Sinergikan Pencegahan Korupsi dengan KPK, Bupati Sanjaya Tindak Lanjut MCP

Rapat Monitoring Center for Prevention (MCP) tahun 2023 sebagai tindak lanjut atas monev yang dilakukan oleh KPK RI ke Kabupaten Tabanan.
Rapat Monitoring Center for Prevention (MCP) tahun 2023 sebagai tindak lanjut atas monev yang dilakukan oleh KPK RI ke Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Gerak cepat optimalisasi tata kelola Pemerintahan Daerah, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya pimpin Rapat Monitoring Center for Prevention (MCP) tahun 2023 sebagai tindak lanjut atas monev yang dilakukan oleh KPK RI ke Kabupaten Tabanan pada Kamis (12/10/2023).

Rapat tindak lanjut MCP ini digelar di ruang rapat Bupati Tabanan, Jumat, (13/10/2023).

Bupati Tabanan memfokuskan untuk melakukan evaluasi terhadap delapan area intervensi. Hal tersebut ditegaskan harus mendapat evaluasi per area, khususnya area-area yang dokumennya belum lengkap.

Selain itu juga meminta keseriusan dari seluruh jajaran OPD di lingkungan Pemkab Tabanan agar dokumen-dokumen yang sudah harus di upload segera di upload.

Begitu juga mulai hari ini, Bupati Sanjaya akan selalu melaksanakan rapat khusus MCP setiap minggu.

“Nah, sehingga paling tidak, ada peningkatan nilai MCP Kabupaten Tabanann dari tahun lalu jadi meningkat lebih baik lagi di tahun 2023 ini,” imbuh Inspektur Tabanan I.G.N. Supanji.

Rapat tersebut turut dihadiri jajaran Pemkab Tabanan, diantaranya, Sekda, Asisten Administrasi Umum, Inspektur, Kepala Bakeuda, Kepala BKPSDM, Kepala DPMPTSP, Kepala DPMD, Kadis PUPRKP, Sekban Bappeda, dan Keepala Bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupeten Tabanan. (rls)