- Advertisement -
Beranda blog Halaman 546

500 Motor Modifikasi Meriahkan HUT Kota Tabanan Ke-530

Tabanan Modifocation Contest meriahkan HUT Ke-530 Kota Tabanan.
Tabanan Modifocation Contest meriahkan HUT Ke-530 Kota Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Perayaan HUT Kota Tabanan ke-530 kembali dimeriahkan dengan kontes modifikasi motor.

Event bertajuk ‘Tabanan Modifocation Contest’ ini digelar selama tiga hari yakni mulai hari ini Jumat (17/11/2023) hingga Minggu (19/11/2023) di lapangan Sepak Bola Debes, Gerokgak, Tabanan. Dan diikuti oleh 500 pecinta motor, baik dari Bali maupun luar Bali.

Wakil Panitia Sindy Noviandari mengatakan, tahun ini menjadi tahun kedua kontes modifikasi motor memeriahkan HUT Kota Tabanan. Namun tahun lalu kontes hanya diikuti oleh 350 orang peserta.

Adapun tujuan dari kontes ini adalah untuk memberikan ruang kepada para penggemar modifikasi sepeda motor dapat memamerkan kreativitas mereka dengan memodifikasi motor.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberi apresiasi kepada modifikator dan mengangkat kreatifitas anak muda dalam menyalurkan hobinya,” ujarnya, Jumat (17/11/2023).

Dia menjelaskan, pendaftaran telah dibuka sejak 15 hari lalu. Adapun kategori dalam kontes dibagi menjadi sebelas kategori, diantaranya rookies pure airbrus, racing style open, sunmori style open, 2/4 take restorasi fashion, matic modif, matic profer, street king jambret, rookies killer paint open, thai look style open, dan cb simple modif.

Modifikasi mencakup perubahan pada penampilan, suara atau kinerja sepeda motor.

“Penjurian dilakukan oleh Ototrend Bali dan Jakarta. Dan setiap pemenang akan mendapatkan piala dan uang jutaan rupiah,” ucapnya. (ana)

Pengiriman Sampah ke TPS Kelating Distop

Lahan bekas galian C di Desa Adat Kelating, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, yang dijadikan TPST.
Kondisi lahan bekas galian C di Desa Adat Kelating, Kecamatan Kerambitan, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Kelating, Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, tidak lagi menerima kiriman sampah sejak tiga hari lalu.

Seperti diketahui, bekas lahan galian C ini difungsikan sebagai TPS untuk menampung kiriman sampah dari Tabanan, Badung, dan Denpasar akibat adanya kebakaran di TPA Mandung dan TPA Suwung.

Luas lahan TPS Kelating sendiri sekitar 46,5 are dengan rata rata kedalaman 25 meter. Dan saat kebakaran menerima sampah 300 ton per hari.

“Dari tiga hari yang lalu sudah kami tutup. Kita sembari menata sampah, biar landai sesuai dengan kondisi lapangan,” ujar Bendesa Adat Kelating Dewa Made Maharja, Jumat (17/11/2023).

Dia menjelaskan, dengan berhentinya pengiriman sampah kini pihaknya berupaya melakukan penataan di kubangan bekas galian C tersebut. Khususnya mengatasi bau tak sedap sampah di musim penghujan saat ini.

Untuk bau sampah rutin sudah dilakukan penyemprotan ecoenzim, termasuk saat darurat penanganan sampah kemarin proses reklamasi dengan pengurugan tanah.

“TPS Kelating menerima sekitar 3.000 ton sampah. Nantinya akan dilakukan pengurugan dengan menggunakan tanah dengan konsep Landfil,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Tabanan mengundang perangkat Desa Adat Kelating untuk membahas persoalan overload sampah. Oleh karena lahan bekas galian C itu bersifat TPS bukan TPA maka overload sampah di TPS Kelating sebenarnya tidak diperbolehkan.

Namun adanya insiden kebakaran membuat pembuangan sampah dilakukan dengan bersifat sementara.

“Kalau bukan darurat sampah dan untuk Bali. Kami pasti sudah nolak. Kami sudah sangat kewalahan. Apalagi bau sampah begini kan menyengat. Dan bekas galian itu peruntukan bukan TPA,” ucap Maharja. (ana)

Bupati Tabanan Dukung Semangat Desa Buahan dan Desa Tegaljadi dalam Upacara Yadnya

Bupati Sanjaya menghadiri Ngaben dan Nyekah Bersama Banjar Adat Kawan, Banjar Buahan Tengah yang berlangsung di Banjar Adat Kawan, Banjar Buahan Tengah, Desa Buahan, Kecamatan Tabanan.
Bupati Sanjaya menghadiri Ngaben dan Nyekah Bersama Banjar Adat Kawan, Banjar Buahan Tengah yang berlangsung di Banjar Adat Kawan, Banjar Buahan Tengah, Desa Buahan, Kecamatan Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Wujud kedekatan Pemerintah, dalam hal ini Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M, dibuktikannya saat ikut mengiringi inovasi masyarakat dalam membangun, salah satunya hadir dalam dua Karya Pitra Yadnya.

Yakni Ngaben dan Nyekah Bersama Banjar Adat Kawan, Banjar Buahan Tengah yang berlangsung di Banjar Adat Kawan, Banjar Buahan Tengah, Desa Buahan, Kecamatan Tabanan. Dilanjutkan dengan Uleman Ngupasaksi Karya Pitra Yadnya Ngaben Bersama di Desa Adat Adeng, Banjar Dinas Adeng, Desa Tegaljadi, Kabupaten Tabanan, Jumat (17/11/2023).

Yadnya di Banjar Adat Kawan, Banjar Buahan Tengah, Desa Buahan yang telah masuk dalam perarem dan rutin dilaksanakan selama 5 tahun sekali ini disambut baik oleh masyarakat dengan antusiasme dan semangat gotomg royong yang tinggi.

Dalam Karya Pitra Yadnya pertama, sebanyak 15 sawa Ngaben dan 8 sawa Nyekah dengan total 23 sawa dan 16 sawa Ngelangkir ikut berpartisipasi dalam Karya. Biaya yang dikeluarkan pun sangat bervariatif, mulai dari Rp7,5 juta per sawa untuk Ngaben, Rp1,5 juta per sawa untuk Nyekah dan Rp1 juta untuk peserta Ngelangkir.

Sementara dalam Karya yang kedua di Desa Tegaljadi, Karya Ngaben Bersama ini telah masuk dalam perarem dan dilakukan setiap 10 tahun sekali. Jumlah peserta yang mengikuti Pengabenan bersama ini sebanyak 51 Sawa dengan urunan yang dibebankan sebesar 4,5 juta per sawa dan untuk Ngelangkir sebanyak 2 sawa dengan biaya 785 ribu per sawa.

Dalam Karya ini juga diikuti oleh 41 peserta Metatah dan upacara Nelubulanan yang diikuti 25 orang dengan biaya yang dibebankan yakni 50 Ribu per orang dari jumlah KK sebanyak 114 KK.

Tentunya, pelaksanaan Karya Agung ini mendapat apresiasi yang sangat baik dari orang nomor satu di Tabanan. Sebab, solidaritas masyarakat serta semangat yang menggebu dalam membangun, menjadi keunggulan yang hanya dimiliki Tabanan.

“Karena semangat dan solidaritas yang tinggi itu, maka saya sebagai Pemimpin Daerah, wajib hukumnya untuk hadir. Terutama semangat dalam pembangunan infrastruktur, baik secara sekala dan niskala. Ini bukti kedekatan pemerintah dengan masyarakat, jadi apa yang diharapkan masyarakat bisa langsung dilihat oleh pemerintah, sesuai kebutuhan pasti dibantu asalkan kompak bersatu,” ujar Sanjaya.

Orang nomor satu di Tabanan juga sampaikan rasa bahagianya atas kesempatan yang selalu tersedia untuk bertatap muka dengan masyarakat. Bupati Sanjaya juga menyambut baik kegiatan Pitra Yadnya ini.

“2 tahun 8 bulan selama saya menjabat, sudah turun di berbagai pusat acara, saya sangat apresiasi karena warga sudah mampu melaksanakan Yadnya dengan baik. Bukan dinilai dari materinya serta banyaknya prasarana yang digunakan, tapi dari makna pelaksanaan upacaranya,” tegasnya.

Sebab baginya, pelaksanaan Yadnya, harus didasari oleh hati yang tulus ikhlas, dipuput oleh Sang Sulinggih dan disaksikan oleh Murdaning Jagat atau Pejabat Daerah.

“Hal tersebut yang menjadikan karya tersebut, satwika, utamaning utama. Semoga yadnya ini bisa berjalan dengan baik, saya hadir memberikan doa restu, ikut membantu beban masyarakat dan itulah tujuan kehadiran pemerintah di sini,” imbuhnya.

Kehadiran jajaran pemerintah saat itu disambut dengan baik oleh masyarakat. Nampak dari animo masyarakat yang memadati lokasi pelaksanaan karya. IGN Sugita selaku ketua Panitia di Desa Buahan, sampaikan ungkapan terima kasihnya atas perkenan pemerintah hadir Ngupasaksi.

“Tiang mewakili masyarakat di Desa Buahan, sampaikan terima kasih kepada pemerintah, khususnya Bupati Tabanan, sampun hadir dan Ngupasaksi selaku Murdaning Jagat. Pitra yadnya sudah masuk dalam perarem desa dan sudah rutin dilakukan setiap 5 tahun sekali. Semoga bisa terus dilestarikan, dan menjadi solusi untuk masyarakat,” ujarnya. (rls)

Wabup Suiasa Tinjau Pembangunan RS Abiansemal

Wabup Ketut Suiasa meninjau proyek fisik pembangunan Rumah Sakit (RS) Abiansemal Type C yang berlokasi di Puskesmas Abiansemal 1, Desa Blahkiuh, Jumat (17/11/2023).
Wabup Ketut Suiasa meninjau proyek fisik pembangunan Rumah Sakit (RS) Abiansemal Type C yang berlokasi di Puskesmas Abiansemal 1, Desa Blahkiuh, Jumat (17/11/2023).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Wakil Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa meninjau proyek fisik pembangunan Rumah Sakit (RS) Abiansemal Tipe C yang berlokasi di Puskesmas Abiansemal 1, Desa Blahkiuh, Jumat (17/11/2023).

Wabup Suiasa diterima Konsultan Pengawasan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) serta langsung meninjau rehab Gedung A yang sebelumnya merupakan gedung utama puskesmas Abiansemal 1 dan pekerjaan gedung C (Management) yang ada di belakang gedung utama.

Pekerjaan rehab Gedung A dan pembangunan Gedung C RS Abiansemal ini dengan nilai kontrak fisik sebesar Rp 21,6 M lebih bersumber dari APBD TA 2023. Waktu pengerjaan selama 105 hari kalender, mulai 14 September hingga 27 Desember 2023.

Dikerjakan oleh Kontraktor Pelaksana PT. Pandu Jaya Karya, dengan Konsultan Pengawasan PT. Dimensi Ronakon KSO Bina Bwana Wisesa.

Wabup. Suiasa menerangkan peninjauan proyek ini bagian dari pengawasan baik itu dari segi fisik, kualitas maupun progres pengerjaannya. Dikatakan, sebelumnya tempat ini merupakan puskesmas induk di kecamatan Abiansemal dan sekarang dikembangkan dan ditingkatkan statusnya menjadi Rumah Sakit Tipe C.

“Mengingat kegiatan akan selesai di Desember 2023 ini, maka perlu dilakukan pengawasan yang lebih intensif mulai dari progres fisik, kualitas dan tentunya administrasi. Dari apa yang kita lihat masih banyak hal yang perlu dikerjakan, karena sisa waktu lagi satu bulan lebih hingga Desember, untuk itu harus dilakukan upaya upaya percepatan,” jelas Suiasa.

Ditambahkannya, bila nanti pekerjaan fisik tidak mencapai target, maka harus melakukan penyesuaian-penyesuaian segera yang sifatnya administratif, jika diperlukan adanya adendum-adendum kontrak dan lainnya agar dimitigasi serta mencarikan solusi penyelesaiannya. Sehingga fasilitas publik di sektor kesehatan ini bisa cepat beroperasi.

“Dari kunjungan ini nanti kita akan koordinasi lagi dengan seluruh tim termasuk pelaksana dan pengawas untuk merumuskan kembali apa yang dilakukan guna mempercepat pembangunan RS Abiansemal,” tambahnya.

Setelah mendampingi Wakil Bupapti meninjau pembangunan RS Abiansemal, pimpinan perangkat daerah terkait juga meninjau beberapa pembangunan fisik yang bersumber dari APBD 2023. Seperti pembangunan Sanggar Pendidikan Non Formal, Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB) Kabupaten Badung di Kuta Utara, Pembangunan Gedung Hanggar Pengelolaan Sampah di TPST Mengwitani, Pembangunan Rumah Sakit Petang dan Penataan Lapangan Desa Pelaga, Kecamatan Petang. (rls)

 

Rumah Warga Hangus Terbakar Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Polisi lakukan olah TKP di Desa Pupuan, Kecamatan Pupuan, Tabanan.
Polisi lakukan olah TKP di Desa Pupuan, Kecamatan Pupuan, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kebakaran terjadi di rumah milik I Gede Darmika (46) di Desa Pupuan, Kecamatan Pupuan, Tabanan pada Kamis (16/11/2023).

Diduga kebakaran terjadi akibat korsleting arus listrik pada stop kontak yang ada di gudang rumah.

Api pun dengan cepat merembet dan menghanguskan rumah berukuran 7 × 6 meter persegi beserta surat-surat berharga.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata mengatakan, peristiwa kebakaram ini terjadi sekitar pukul 00.15 WITA. “Rumah terbakar saat semua orang sedang tertidur,” jelasnya.

Dia menjelaskan, kejadian berawal saat saksi Ni Nyoman Sekarini terbangun setelah mendengar suara seperti kayu terbakar. Kemudian ia keluar kamar dan melihat kobaran api di gudang rumahnya.

Melihat kejadian itu, sontak ia berteriak membangunkan Ipar dan keponakannya untuk keluar rumah. Lalu meminta bantuan tetangga untuk memadamkan api.

“Warga dan anggota Polsek Pupuan bersama – sama berusaha memadamkan api sambil menunggu Pemadam kebakaran datang. Api berhasil dipadamkan setelah Damkar tiba di lokasi,” sambungnya.

Dari hasil olah TKP, ditemukan barang bukti berupa potongan kabel terbakar dan kawat tembaga kabel listrik.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta.

“Api menghanguskan rumah dan surat-surat berharga lainnya,” imbuh Berata. (jas)

Stok VAR di Tabanan Menipis, Hanya Tersisa 233 Botol

Ilustrasi vaksin anti rabies. (Foto: Kompas.com).
Ilustrasi vaksin anti rabies. (Foto: Kompas.com).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Stok Vaksin Anti Rabies (VAR) di Kabupaten Tabanan hanya tersisa 233 botol yang tersedia di Dinas Kesehatan.

Jumlah tersebut tergolong kecil sehingga pemberian vaksin kepada pasien terkena gigitan hewan penular rabies (HPR) kini lebih selektif.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan AA Ngurah Putra Wiradana menyebut, stok VAR tersebut kemungkinan belum bisa memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun 2023 ini.

“Saat ini vaksin VAR masih ada di Kabupaten Tabanan hanya saja terbatas, kemungkinan belum bisa memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun,” ujarnya, Kamis (16/11/2023).

Dia menjelaskan, vaksin ini masih tersebar di RSUD Tabanan, RSUD Nyitdah, Puskesmas Pupuan I, Puskesmas Selemadeg, Puskesmas Baturiti I, Puskesmas Penebel I dan Puskesmas Kediri 1.

“Seberapa banyak vaksin yang tersebar di Kabupaten Tabanan saya kurang tahu tepatnya, tapi vaksin tersebar di beberapa titik itu. Jika disana kekosongan vaksin, mereka mengambil ke Dinas Kesehatan,” ucapnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan mendapat bantuan VAR dari Pemerintah Provinsi Bali sebanyak 1150 botol.

Dan saat kenaikan kasus rabies sebelumnya, pihaknya menyediakan vaksin di setiap puskesmas. Tetapi untuk saat ini hanya sediakan vaksin di Dinas Kesehatan Rumah Sakit dan Rabies Center.

“Pada awal tahun ini, kami mendapatkan bantuan VAR dari Pemerintah Provinsi. Jika dari pusat masih tidak mencukupi kita di sini hanya bisa menunggu saja,” lanjutnya.

Wiradana menambahkan, total kasus gigitan HPR di Tabanan dari bulan Januari hingga pertengahan November ini tercatat 6.085 kasus yang tersebar di sepuluh kecamatan.

Setiap pasien yang terkena gigitan rata-rata mendapatkan empat kali vaksinasi, dan pemberian dosis tersebut sesuai dengan perkembangan pemulihannya.

“Jika setelah diperiksa dan positif maka akan mendapatkan empat kali vaksinasi, dan jika perkembangannya sudah membaik untuk dosis ke empat bisa untuk tidak diberikan,” ujarnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk memvaksinasi anjing yang dipelihara bisa di dinas peternakan ataupun mandiri.

“Usahakan memvaksin peliharaan setiap satu tahun sekali dengan harapan supaya nanti Bali bebas rabies,” imbuhnya. (jas)

HUT Mangupura Ke-14, Pj. Gubernur Bali Apresiasi Capaian Pembangunan di Kabupaten Badung

 

PANTAUBALI.COM,BANDUNG – Penjabat Gubernur Bali, S.M. Mahendra Jaya memberikan apresiasi atas keberhasilan pembangunan di Kabupaten Badung yang tidak lepas dari kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten dan seluruh stakeholder ‘Ngrombo’ berbagai permasalahan yang ada. Diantaranya terkait dengan penanganan stunting, kemiskinan dan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Badung termasuk dalam kategori yang sangat baik. Hal tersebut disampaikan oleh Mahendra Jaya saat memimpin upacara dalam HUT Ibu Kota Kabupaten Badung Ke-14 “Mangupura”, Kamis (16/11) pagi di Lapangan Puspem Badung.

“Untuk capaian IKM Kabupaten Badung pada Tahun 2022 termasuk dalam kategori tinggi yaitu 82,13,” imbuh Mahendra Jaya. Ia juga menyampaikan bahwa suksesnya pembangunan di Kabupaten Badung tidak terlepas dari komitmen yang kuat, perencanaan yang baik, semangat kerja yang tinggi dan kegotong-royongan serta hubungan baik antara Pemerintah Kabupaten Badung dengan berbagai stakeholder termasuk Pemerintah Provinsi Bali.

Mahendra Jaya berharap agar prestasi baik tersebut agar dapat berkelanjutan. “Berbagai upaya yang telah dicapai hendaknya harus dipertahankan dan ditingkatkan mengingat keberhasilan pembangunan di Badung juga memberikan dampak positif terhadap keberhasilan pembangunan di Kabupaten/Kota di Bali,” jelasnya.

Diketahui laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Badung merupakan yang tertinggi di Bali yaitu sebesar 9,97 pada tahun 2022. Pj. Gubernur Bali, S.M. Mahendra Jaya juga meyakini dengan perkembangan sektor pariwisata yang sangat baik saat ini, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Badung dapat ditingkatkan untuk tahun-tahun selanjutnya.

Di sisi lain, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan terima kasih kepada Penjabat Gubernur Bali, S.M. Mahendra Jaya karena telah hadir dan memberikan motivasi kepada Pemerintah Kabupaten Badung. “Kami berterima kasih kepada Bapak Pj. Gubernur Bali. Dan beliau berkenan sebagai pimpinan dalam upacara ini sehingga memberikan sebuah motivasi kepada saya sebagai Bupati secara pribadi dan perangkat daerah kami terutama masyarakat Kabupaten Badung akan merasa bangga (terhadap capaian pemerintah. Red),” kata Giri Prasta.

Bertemu Dubes Perancis, Pj. Gubernur Bali Bahas Potensi Kerjasama Strategis

 

PANTAUBALI.COM,DENPASAR- Penjabat (Pj.) Gubernur Bali SM. Mahendra Jaya menerima audiensi Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone, terkait pembahasan beberapa poin kerjasama strategis antara Bali dan Perancis, pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Tamu Gubernur Bali, Kantor Gubernur pada Kamis (16/11).

Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone yang didampingi Atase Kerjasama Bahasa Prancis Julie Duperoir dan Direktur Alliance Française Bali Denys Cennet, menyampaikan bahwa hubungan kerjasama antara Indonesia – Prancis selama ini sangat terjalin dengan baik, begitu pula dengan Bali dimana terdapat 8-12 ribu ekspatriat Perancis yang tersebar di Indonesia termasuk di Bali. Untuk itu, Bali sangat penting dan merupakan aset bagi Perancis tidak hanya sekedar diplomasi namun lebih jauh untuk menjalin kerjasama-kerjasama strategis yang bisa memberikan multiplier efek bagi kedua belah pihak. Menurutnya, terdapat beberapa kerjasama strategis yang bisa difokuskan, seperti pada bidang pariwisata karena belum ada kerjasama yang valid pada bidang kerjasama kultural antara Bali dan Perancis. Untuk itu, kerjasama pariwisata dalam hal kultural seperti seni kontemporer atau seni kreatif lainnya dapat menjadi poin strategis yang bisa dibangun antar kedua belah pihak.

Selain itu, Dubes Fabien Penone mengatakan selain pariwisata, kerjasama dalam peningkatan keterampilan khusus baik bagi sekolah SMK maupun Politeknik bisa dibangun kerjasama, mengingat saat ini Perancis juga sedang berupaya membangun sekolah Internasional Perancis di Indonesia. Saat ini telah terdapat 400 siswa yang bersekolah di tempat tersebut, ke depannya diharapkan lebih banyak bisa menampung siswa Indonesia yang ingin bergabung di sekolah Internasional Perancis ini. Lebih dari itu, kerjasama di bidang lingkungan hidup seperti penanganan sampah yang saat ini menjadi masalah tersendiri bagi Bali. Untuk itu pihaknya berjanji akan menghubungkan kepada investor yang bisa menangani permasalahan sampah, sehingga bisa membantu Bali dalam penanganan sampah tersebut.

Menanggapi hal itu, Pj. Mahendra Jaya menyambut baik dan berterima kasih atas perhatian Pemerintah Perancis terhadap Bali. Memang kedatangan wisatawan asal Perancis saat ini menduduki peringkat ketujuh dengan jumlah kunjungan dari awal tahun sampai Oktober 2023 sebanyak 162.128 orang wisatawan. Hal ini sangat baik bagi Bali yang sedang berusaha bangkit dari pasca pandemi covid-19 yang membuat ekonomi Bali terpuruk.

Lebih jauh, Pj. Gubernur juga meminta bantuan kepada Dubes Prancis untuk membantu Bali dalam penanganan sampah, karena sebagai jendela pariwisata dunia maka pengelolaan sampah harus segera diatasi sehingga dapat menjaga citra pariwisata Bali di mata dunia. Mahendra menyampaikan bahwa pada bulan Februari tahun 2024 nanti Bali akan mulai memberlakukan pungutan bagi wisatawan asing yang datang ke Bali. Dana ini akan digunakan untuk menjaga pelestarian lingkungan dan pelestarian budaya. Bali juga sedang mendorong penggunaan bahan bakar non fosil dan kendaraan listrik dengan target zero emission pada tahun 2045. Mahendra berharap Dubes Prancis dapat membantu mensosialisasikan hal-hal tersebut kepada warganya.

Hadir mendampingi Pj. Gubernur dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Provinsi Bali Boy Jayawibawa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bali Made Teja dan Kabid Pengembangan Kelembagaan dan SDM Dinas Pariwisata Provinsi Bali Vera Laksmi Dewi.

Sidang Paripurna Istimewa HUT Ke-14 Kota Mangupura, Bupati Giri Prasta Paparkan Capaian Pemerintah

Bupati Giri Prasta saat Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Badung terkait peringatan Hari Ulang Tahun Ke-14 Ibukota Kabupaten Badung Mangupura Tahun 2023, Kamis (16/11/2023).
Bupati Giri Prasta saat Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Badung terkait peringatan Hari Ulang Tahun Ke-14 Ibukota Kabupaten Badung Mangupura Tahun 2023, Kamis (16/11/2023).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyebut pulihnya kondisi perekonomian di Bali berkontribusi langsung terhadap peningkatan realisasi penerimaan PAD Kabupaten Badung, terutama dari sektor PHR.

Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan pada Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Badung terkait peringatan Hari Ulang Tahun Ke-14 Ibukota Kabupaten Badung Mangupura Tahun 2023, Kamis (16/11/2023).

Giri mengatakan, PAD Kabupaten Badung ditargetkan meningkat tajam pada perubahan APBD Tahun Anggaran 2023, dibandingkan target APBD induk tahun anggaran 2023.

Peningkatan PAD tersebut dipastikan dapat meningkatkan kinerja pembangunan Kabupaten Badung dalam rangka akselerasi capaian target-target pembangunan daerah yang telah dirancang dalam RPJMD semesta berencana Kabupaten Badung tahun 2021-2026, yang dijabarkan setiap tahun ke dalam RKPD, KUA PPAS dan APBD Kabupaten Badung.

“Beberapa capaian kinerja pembangunan daerah yang diukur berdasarkan indikator ekonomi makro telah menunjukkan tren positif. Untuk angka pertumbuhan ekonomi Badung sampai dengan Triwulan Ketiga tahun 2023 telah mampu menunjukkan tren pertumbuhan positif,” ujarnya.

Dia menjelaskan, angka pengangguran terbuka dan angka kemiskinan ekstrim juga disebutkan mengalami penurunan dari sebelumnya 0,5 persen di awal tahun 2022 dan setelah dilaksanakan verifikasi dan validasi data menjadi 0,02 persen pada akhir tahun 2022 dan ditargetkan nol persen pada tahun 2023, lebih awal daripada target nasional dan provinsi.

Disisi lain pihaknya juga mengungkapkan bahwa capaian IPM Badung terus mengalami peningkatan dan masuk dalam kategori sangat tinggi, percepatan penurunan stunting melalui Garbasari sudah mampu menurunkan angka prevalensi dari 8,7 persen pada tahun 2021, menjadi 6,6 persen pada tahun 2022.

“Dan berdasarkan survey oleh Kementerian Kesehatan tahun 2023 angka prevalensi Kabupaten Badung sebesar 3,2 persen. Capaian ini jauh di atas target Provinsi Bali dan nasional yang menetapkan angka prevalensi 14 persen pada tahun 2024,” sambungnya.

Selain itu Giri Prasta juga menjelaskan mulai tahun 2023 Badung kembali melanjutkan pemberian bantuan iuran JKN serta melanjutkan program asuransi kesehatan masyarakat melalui Gerakan Badung Sehat (GBS) dengan memberikan premi asuransi diluar tanggungan BPJS.

Kemudian dalam rangka meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan pada tahun 2023 Badung mengalokasikan pembangunan 2 buah rumah sakit, yaitu Rumah Sakit Daerah Abiansemal dan Rumah Sakit Daerah Petang yang diharapkan sudah beroperasi pada akhir tahun 2023.

Pihaknya juga tetap konsisten untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penataan infrastruktur dasar, pemenuhan kebutuhan pangan, peningkatan daya saing daerah dalam sektor pariwisata, pembangunan TPS3R di masing-masing Desa/Kelurahan sebanyak 26 unit yang tersebar di enam Kecamatan dengan kapasitas pengelolaan sampah 5 ton per hari. Meningkatkan cakupan layanan air bersih kepada masyarakat, melalui kerjasama dengan Kabupaten/Kota dan pemerintah Provinsi.

“Semua capain tersebut berkat kerjasama kolaborasi yang bersinergi antara pemerintah dengan jajaran DPRD dan Forkopimda. Ini wujud komitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, dalam bingkai Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana,” pungkas Giri Prasta

Rapat paripurna istimewa dipimpin oleh Ketua DPRD Badung Putu Parwata bersama jajaran Wakil Ketua, dihadiri oleh jajaran anggota DPRD Kabupaten Badung, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Badung, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, Sekretaris Daerah Wayan Adi Arnawa beserta seluruh Pejabat Lengkap di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung. (rls)

Stok Pupuk Subsidi di Kabupaten Tabanan Dipastikan Aman

Area persawahan di Kabupaten Tabanan.
Area persawahan di Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan memastikan stok pupuk bersubdi di Tabanan aman hingga akhir tahun 2023. Khususnya pupuk subsidi jenis Urea.

Berdasarkan data yang diberikan, dari Januari hingga Oktober 2023 kebutuhan hanya sebesar 5.052.732 kilogram atau 52,34 persen dari total alokasi 9.653.844 kilogram.

Kemudian, realisasi pupuk subsidi jenis NPK untuk periode yang sama sebesar 4.436.757 kilogram atau 52,86 persen dari total alokasi sebesar 8.394.163 kilogram. Realisasi pupuk bersubsidi jenis NPK Formula Khusus sebesar 26.050 kilogram atau 7,36 persen dari total alokasi sebesar 353.998 kilogram.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan Ni Nyoman Ria Wati mengatakan, wilayah dengan serapan pupuk paling tinggi adalah Kecamatan Penebel. Realisasi mencapai 1.194.350 kilogram untuk jenis Urea dan jenis NPK sebesar 940.600.

“November dan Desember ini petani full untuk tanam padi, mudah-mudahan juga bisa mengcover dengan pengamparah pupuk melalui RDKK di Januari,” ujarnya, Kamis (16/11/2023)

Dia menjelaskan, sejumlah sentra produksi mengalami tunda tanam hingga belum bisa menanam akibat dampak dari kemarau panjang sebelumnya. Sehingga stok pupuk bersubsidi mencukupi jelang akhir tahun ini. Bahkan berpotensi sisa.

“Ini masih banyak karena memang serapan atau realisasi pada awal hingga pertengahan tahun sedikit,” jelasnya.

Menurut dia, tunda tanam padi ini juga disebabkan karena perbaikan irigasi sekunder yang berdampak pada kebutuhan pengairan pertanian padi. Sejumlah subak di Kabupaten Tabanan yang kini tengah bersiap untuk melakukan penanaman padi diantaranya, Subak Anyar Surabrata dengan luasan mencapai 80 hektar, Subak Periyukti seluas 21 hektar, Subak Sakeh 11 hektar, Subak Manik Menuh Tempek Teba seluas 12 Hektar.

Kemudian, Kecamatan Selemadeg mulai tanam seluas 30 hektar, Kecamatan Kerambitan 237 hektar, Kecamatan Tabanan 31 hektar, dan Kecamatan Marga 306 hektar. “Jadi sudah mulai ancang-ancang untuk penanaman,” imbuhnya. (ana)