- Advertisement -
Beranda blog Halaman 545

Pj. Gubernur Bali Ajak Masyarakat Miliki Kepedulian Sosial dan Berkontribusi Atasi Stunting

 

PANTAUBALI.COM,JEMBRANA – Terjadinya stunting terkait dengan ketidakadilan bagi anak. Tidak ada anak yang bisa memilih dari rahim siapa dia dilahirkan, siapa Bapak dan Ibu nya. Tidak adil karena pola asuh dan asupan gizi yang kurang sehingga anak tersebut tumbuh kembangnya (fisik dan perkembangan mental) terganggu atau stunting. Keberadaan Bapak dan Bunda Asuh untuk mengatasi masalah stunting merupakan implementasi dari kearifan lokal masyarakat Bali, yakni gotong royong (Ngrombo).

Demikian disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Bali S.M Mahendra Jaya saat meluncurkan Gerakan Bapak dan Bunda Asuh Stunting di Kabupaten Jembrana yang dilaksanakan di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Jembrana pada Minggu (19/11) siang.

“Ada persoalan atau beban di tengah masyarakat karena berbagai hal mewajibkan negara untuk hadir sebagai amanah UUD NRI 45, seperti mengatasi persoalan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem yang menjadi salah satu faktor terjadinya stunting. Masyarakat yang peduli dengan persoalan tersebut walaupun bisa saja lepas tangan karena berpandangan itu adalah kewajiban pemerintah, dengan suka rela merasa terhormat hadir membantu untuk menjadi Bapak dan Bunda Asuh,” jelasnya.

Dikatakan Mahendra Jaya, persoalan penanganan stunting, demikian halnya dengan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem adalah adanya data yang valid (by name by address) dan penyebabnya. Ini menjadi kunci untuk bisa dilakukan intervensi secara tepat.

“Saya mendengar, mudah-mudahan tidak terjadi di Jembrana karena persoalan kemiskinan, kemiskinan ekstrem, dan stunting saat sekarang menjadi salah satu tolak ukur utama untuk penilaian keberhasilan pemerintah termasuk di desa menjadikan ada yang merasa tidak nyaman ketika warganya terdata sebagai miskin, miskin ekstrem dan stunting,” terangnya.

Lebih lanjut, dari adanya data yang valid, kita bisa melakukan intervensi yang diperlukan. Persoalan lainnya adalah keberlanjutan intervensi yang dilakukan, ini perlu komitmen yang kuat, pengawasan, dan pengendalian. Salah satu wujud untuk melihat itu adalah ada atau tidak alokasi anggaran yang cukup. Keberadaan Bapak dan Bunda Asuh ini dimaksudkan untuk mempercepat mengatasi persoalan dari keterbatasan yang ada di pemerintah.

“Saya mengapresiasi dan menyambut baik program Bapak dan Bunda Asuh Stunting di Kabupaten Jembrana. Saya berharap tidak boleh ada satu pun anak stunting yang tidak tertangani (No One Left Behind), karenanya keberadaan Bapak dan Bunda Asuh menjadi sangat strategis. Semoga banyak masyarakat kita yang memiliki kepedulian sosial dan berkontribusi dalam program Bapak dan Bunda Asuh Stunting sebagai upaya percepatan penurunan stunting di Provinsi Bali,” tambahnya.

Untuk itu, Mahendra Jaya berharap program Bapak dan Bunda Asuh ini dilaksanakan dengan baik dan berkelanjutan sehingga manfaat yang diberikan sampai ke sasaran dengan baik. Selain itu, kontrol yang baik sangat diperlukan agar stunting tidak terus berkepanjangan.

Sementara itu, Bupati Jembrana I Nengah Tamba dalam sambutannya menyampaikan kegiatan yang telah dilakukan untuk percepatan penurunan stunting di Jembrana yakni membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten, Kecamatan, Desa/Kelurahan. Tim ini, dikatakan Bupati Tamba bertugas mengkoordinasikan, menyinergikan dan mengevaluasi penyelenggaraan percepatan penurunan stunting.

Bupati Tamba mengajak seluruh pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten Jembrana serta para pimpinan BUMN dan BUMD di kabupaten Jembrana untuk bersama mengatasi permasalah stunting tersebut.

Lebih lanjut dikatakan Bupati Tamba, seluruh jajaran Pemkab Jembrana mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Sekda hingga pimpinan OPD, serta pimpinan BUMN dan BUMD berkomitmen untuk bersama-sama menjadi Bapak/Bunda Asuh bagi anak stunting. Para pimpinan OPD ini juga sekaligus motor penggerak dalam upaya penurunan angka kasus dalam pola Bapak/Bunda Asuh anak stunting.

Hadir pada kesempatan ini, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali Sarles Brabar, Kadis Pariwisata Provinsi Bali Tjok Bagus Pemayun, Kadis Kominfos Provinsi Bali Gede Pramana, Kadis Kesehatan Provinsi Bali I Nyoman Gede Anom, Kepala Biro Umum dan Protokol Setda Provinsi Bali Wayan Budiasa serta Kepala OPD di lingkungan Pemkab Jembrana.

Bupati Giri Prasta Hadiri Padiksan di Griya Simpangan Manuaba

Bupati Giri Prasta saat menghadiri upacara pediksan di Griya Simpangan Manuaba Sandakan Sulangai Petang, Sabtu (18/11/2023).
Bupati Giri Prasta saat menghadiri upacara pediksan di Griya Simpangan Manuaba Sandakan Sulangai Petang, Sabtu (18/11/2023).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyatakan sulinggih memegang peranan penting dalam peningkatan sradha dan bhakti umat Hindu, yaitu sebagai pemimpin pembimbing dan pendidik umat sesuai dengan dharmanya.

“Tugas Sulinggih adalah ngeloka palasraya yaitu memberikan pengayoman, menjadi panutan, memberikan bimbingan dan mendidik umat agar senantiasa berada dalam ajaran dharma,” demikian diungkapkan Bupati Giri Prasta saat menghadiri upacara pediksan IB. Rai Swaarnawa dan Ida Ayu Ketut Wedariyanti di Griya Simpangan Manuaba Sandakan Sulangai Petang, Sabtu (18/11/2023).

Sebagai wujud dukungan Pemerintah terhadap pelaksanaan upacara dwijati tersebut pada kesempatan itu Bupati Giri Prasta menghaturkan punia Pemkab Badung sebesar Rp100 juta dan punia pribadi sebesar Rp 25 juta yang diterima langsung oleh ketua panitia upacara IB. Ketut Purba Negara

Bupati Giri prasta juga mengingatkan calon Sulinggih agar dalam kesehariannya selalu memegang teguh nilai-nilai Catur Bandana Darma. Yakni Amari Aran seorang sulinggih tidak lagi menggunakan nama kelahiran baik secara adat maupun secara kewarganegaraan. Namanya berganti sesuai dengan abhiseka yang diberikan oleh Nabe atau guru spiritual.

Amari Sesana yaitu perubahan perilaku, karena seorang sulinggih tidak lagi berlaku seperti umat pada umumnya, termasuk dalam urusan berbusana, Amari Wesa yakni seorang sulinggih memiliki standar penataan rambut. Penataan rambut sendiri dibedakan sesuai dengan aliran yang diambil oleh sulinggih tersebut yang dibedakan menjadi tiga aliran yakni Kasogatan, Kabodan dan Kasiwan.

Amulahaken Guru Susrusa, yakni seorang sulinggih harus taat dan bakti kepada guru spiritualnya atau Nabe yang dalam kehidupan seorang sulinggih juga merupakan Siwa Sekala.

Penerapan nilai-nilai tersebut menurut Bupati Giri Prasta sangat tepat untuk diterapkan sehingga nantinya sulinggih yang ada di Griya Simpangan Sandakan Petang khususnya dan yang ada di seluruh Bali pada umumnya, konsisten mengambil peran dalam menyebarkan ajaran kerohanian kepada umat agar kehidupan menjadi damai dan tentram sebagaimana makna yang terkandung dalam Loka Pala Sraya.

“Keluarga saya, mulai dari almarhum Bapak/Ibu saya memiliki kedekatan historis yang sangat erat dengan Pengelingsir yang ada di Griya Simpangan Manuaba. Nama saya Giri Prasta juga merupakan pemberian dari almarhum Ida Pedanda yang ada di Griya Simpangan Manuaba,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia upacara mediksa IB. Ketut Purba Negara melaporkan, upacara dwijati di Griya Simpangan Manuaba Sandakan Sulangai Petang diawali dengan acara diksa pariksa pada tanggal 6 November dilanjutkan dengan upacara puncak pediksan tanggal 18 November 2023.

“Pada kesempatan ini saya menyampaikan terimakasih kepada Bapak Bupati Badung atas perhatian nyata yang diberikan kepada pelaksanaan upacara dwijati. Kami merasakan langsung bagaimana dukungan Pemerintah dan Bapak Bupati Badung untuk mensukseskan pelaksanaan upacara dwijati yang kami laksanakan di Griya Simpangan Manuaba Sandakan Sulangai Petang,” katanya.

Turut hadir Ida Pedanda Guru Nabe, Guru Waktra dan Guru Saksi, jajaran Sulinggih Dharma Pedesa Pusat Nusantara cabang Badung, PHDI Badung, Kepala Dinas Kebudayaan Badung Gde Eka Sudarwitha beserta jajaran dan undangan lainnya. (rls)

PJ. Gubernur Bali Semangati Peserta Pertikawan Regional Bali Nusra 2023

 

PANTAUBALI.COM,JEMBRANA-PJ. Gubernur Bali SM. Mahendra Jaya selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (MABIDA) Gerakan Pramuka Bali secara langsung datang dan menyemangati para peserta Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti (PERTIKAWAN) Regional Bali Nusra Tahun 2023 bertempat di Perkemahan Kalpataru dan Wanabakti (Pertikawan) Bali Barat pada Minggu (19/11).

Dalam kesempatan tersebut, PJ. Gubernur yang didampingi Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan Kepala Kwarda Bali Made Rentin, secara langsung berdialog dengan para peserta PERTIKAWAN yang tengah melaksanakan perkemahan dari tanggal 18-23 November 2023.

Mahendra Jaya secara langsung meminta para peserta yang merupakan generasi muda untuk turut menjaga alam, baik dengan cara membuang sampah pada tempatnya, mengelola sampah dengan baik maupun dengan melaksanakan penanaman pohon di lingkungan rumah ataupun di tempat-tempat umum. Sehingga alam terjaga dengan baik dan lestari.

Selepas berdialog santai dengan para peserta, Pj. Gubernur Bali bersama Bupati Jembrana, Ka Kwarda Bali melakukan penanaman pohon serta pelepasan burung curik Bali ke habitat alam.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Tenaga Ahli Menteri Bid. Pemuda dan Kepramukaan, Ka. Balai Taman Nasional Bali Barat, Ka. BPDAS Unda Anyar, Ka Balai BPKH, Ka. Balai BPP, Kepala Dinas LHK Prov. Bali serta undangan terkait lainnya.

Wakil Bupati Badung membuka 2nd Mangupura Koi Show

Wabup Ketut Suiasa membuka acara 2nd Mangupura Koi Show di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Sabtu (18/11/2023).
Wabup Ketut Suiasa membuka acara 2nd Mangupura Koi Show di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Sabtu (18/11/2023).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa membuka acara 2nd Mangupura Koi Show di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Sabtu (18/11/2023).

Pada kesempatan tersebut, Wabup Suiasa menyerahkan dana hibah dari Bupati Badung kepada kelompok Ternak Ikan Koi Graha melalui Dinas Perikanan sebesar Rp327 juta kepada Ketua Panitia Putu Eka Purwita untuk pelaksanaan kontes ikan koi Kabupaten Badung disaksikan langsung oleh para peserta.

Ditemui seusai acara, Suiasa menerangkan bahwa dengan dilaksanakannya 2nd Mangupura Koi Show 2023, Pemerintah Kabupaten Badung sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memiliki nilai positif yang sangat luar biasa.

“Ini adalah momentum untuk masyarakat, komunitas, dan pecinta koi untuk dapat sharing ilmu, informasi dan pengalaman guna meningkatkan kualitas dan kuantitas dalam memelihara ikan koi kedepannya,” jelasnya

Ia menambahkan, dari sisi ekonomi, kegiatan ini sangat berdampak luar biasa dan dapat dijadikan pangsa pasar yang menjanjikan di masyarakat dan dapat dijadikan sumber pendapatan.

“Pemerintah Kabupaten Badung sangat mendorong kegiatan seperti ini dan berharap bisa dilaksanakan seterusnya, tidak hanya sebatas lokal, regional, dan nasional saja tetapi  dapat  mencangkup ke skala internasional,” harap Suiasa.

Ketua panitia 2nd Mangupura Koi Show Putu Eka Purwita dalam laporan menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk menaikan industri ikan hias. Ikan hias jenis koi ini akan dapat menjalankan perekonomian dan kedepannya dapat menjadi usaha yang meyakinkan.

“Kami selaku komunitas memohon bimbingan dan arahan selalu agar kegiatan Mangupura Koi Show ini dapat terus berlanjut dan tidak lupa kami mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung yang sudah mendukung penuh kegiatan ini,” lapornya.

Puluhan Bartender Muda Adu Keahlian di Barak Harmony Festival 2023

Barak Harmony Festival 2023.
Barak Harmony Festival 2023.

PANTAUBALI.COM, KARANGASEM – Barak Harmony Festival merupakan bartending competition pertama yang digelar di Amed, Karangasem. Perlombaan ini digelar untuk memberikan tempat wadah untuk bartender muda Bali menunjukkan kemampuannya.

Untuk peserta mixology ada 10 peserta dan 12 peserta flair competition. Dan para peserta datang dari seluruh bali, seperti Tabanan , Bangli, Badung, Gianyar dan Karangasem

Hal itu disampaikan Brand Ambassador Balimoon I Wayan Kawayasa B.A., B.IB. Menurutnya alasan menggelar Barak Harmony Festival 2023 adalah karena event tersebut merupakan event yang diselenggarakan setahun sekali.

“Dan pada tahun ini kami mengadakan Masterclass with Ngurah Udayana dan Mixology & Flair Competition. Tujuan utamanya untuk memberikan edukasi tentang Cocktail kepada khalayak umum, dan mengajak peserta yang memiliki bakat di bidang tersebut untuk berkompetisi sekaligus melatih bakat mereka, ” ujarnya.

Ditambahkannya jika acara berlangsung pada tanggal 17 November 2023 untuk Masterclass with Ngurah Udayana, dan di tanggal 18 November 2023 untuk Mixology & Flair Competition.

“Namun untuk pendaftarannya sendiri sudah kami mulai dari bulan Oktober awal,” sebutnya.

Adapun yang terlibat pada acara tentunya ada Balimoon sebagai sponsor utama Barak Harmony Festival 2023. Kemudoan ada dewan juri, mulai dari Ngurah Udayana, Gung Lanang, dan Ekha Jaggler. Lalu ada juga peserta dari berbagai kampus dan instansi yang ikut meramaikan.

“Untuk Masterclass with Ngurah Udayana diadakan di area Amed Cafe & Hotel Kebun Wayan, lalu untuk Mixology & Flair Competition diadakan di BARAK Rooftop & Lounge.

Lebih lanjut ia menjelaskan jika untuk Masterclass with Ngurah Udayana, acara dimulai dari pendaftaran secara online, dibuka untuk masyarakat umum, mahasiswa dan juga pelajar.

Lalu diikuti dengan acara utama pada tanggal 17 November 2023 dengan pemberian materi oleh Ngurah Udayana sebagai Brand Ambassador dari Balimoon, tentang Cocktail & Liquer, dan praktek langsung membuat Cocktail dengan Product Balimoon. Lalu untuk kegiatan Mixology & Flair Competition dimulai dari pendaftaran secara online juga.

“Kemudian technical meeting pada tanggal 13 November dan kegiatan perlombaan ditanggal 18 November. Di tanggal tersebut, dimulai dari briefing dan pengundian nomor peserta. Lalu dilanjutkan dengan perlombaan mixology, dan selanjutnya lomba flair. Setelah itu pengumuman juara dan dilanjutkan oleh penyerahan sertifikat dan plakat. Setelah itu dilanjutkan lagi dengan bar take over oleh juara 1 lomba Mixology, dan Flair Performance oleh juara 1 lomba flair. Selain itu dimeriahkan juga oleh Penampilan Dj dan Akustik,” bebernya lagi.

Pihaknya pun berharap kegiatan ini untuk menjadi ajang berkreasi di dunia bartending. Dimulai dari seminar Masterclass with Ngurah Udayana, lalu Mixology & Flair Competition.

“Kita berharap agar kedepannya peserta yang mengikuti Seminar dan Kompetisi dapat terus meningkatkan bakat dan pengetahuan mereka di bidang ini,” pungkasnya. (rls)

Penuh Antusias, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Membuka Lomba Gong Kebyar Wanita

Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya., S.H.,M.M menyaksikan Lomba Gong Kebyar Wanita, Rangkaian HUT Kota Tabanan ke-530.
Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya., S.H.,M.M menyaksikan Lomba Gong Kebyar Wanita, Rangkaian HUT Kota Tabanan ke-530.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya., S.H.,M.M menyaksikan Lomba Gong Kebyar Wanita, Rangkaian HUT Kota Tabanan ke-530, sekaligus membuka dan memberikan sambutan dalam giat yang diramaikan oleh ribuan penonton.

Lomba Gong Kebyar ini diikuti oleh para Wanita bertalenta di seluruh Kabupaten Tabanan dan digelar di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Sabtu (18/11/2023).

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya nampak sangat berbangga atas tingginya nilai kesenian yang dijunjung oleh para wanita hebat dan bertalenta di Tabanan. Pihaknya merasa yakin kemampuan Wanita dalam berkesenian, khususnya kesenian Gong Kebyar, tidak boleh dipandang sebelah mata.

Tidak salah pihaknya menginisiasi kegiatan ini, melihat begitu tingginya animo peserta dan masyarakat. Seperti yang disampaikan Bupati Sanjaya saat itu, sangat mengapresiasi peran Wanita hebat Tabanan dalam melestarikan kesenian, khususnya Gong Kebyar.

“Jadi seni Gong ini tidak hanya bisa dimainkan oleh laki-laki pada umumnya, tapi Wanita juga dan di semua usia. Tadi bisa dilihat dari yang muda sampai yang senior semuanya nampak antusias mengikuti lomba, luar biasa sekali. Ini suatu gebrakan yang digagas langsung oleh Ibu Bupati dan saya selaku kepala Daerah sangat mengapresiasi,” ucap Sanjaya.

Sebagai inisiator, Bunda Rai memberikan uang pembinaan sebesar Rp10 juta kepada masing-masing sekaa. Sembari menjelaskan, Gong Kebyar sendiri merupakan jenis Gamelan yang tergolong baru berkembang dan sangat populer serta tersebar hampir di seluruh pelosok pulau Bali.

Tidak terkecuali bagi para wanita yang ingin menunjukkan eksistensi dirinya dalam berkesenian. Dimana dalam perjalanannya, Gong Kebyar juga banyak dipentaskan dalam berbagai event, salah satunya dalam event besar Pesta Kesenian Bali.

“Kami selaku ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, memandang perlunya didorong sebuah kegiatan yang mampu menjadi wadah bagi ibu-ibu, guna menuangkan jiwa berkeseniannya dalam bentuk lomba Gong Kebyar Wanita. Pada malam ini, kita bersama-sama akan menyaksikan kepiawaian dari para Wanita atau ibu-ibu yang ada di Kabupaten Tabanan untuk menari dan menabuh Gamelan Gong Kebyar yang secara teknis, menabuh itu boleh dikatakan cukup rumit,” paparnya.

Setelah semua Duta Kecamatan menampilkan kepiawaiannya memainkan alat musik, Dewan juri memilih Seka Gong Kebyar Wanita Tri Yowana Sandhi, Desa Baturiti, Duta Kecamatan Kerambitan dengan nilai 759 sebagai Juara ke-3, Sekaa Gong Wanita Giri Swari Kencana, Desa Batannyuh, Duta Kecamatan Marga dengan nilai 769 sebagai Juara 2 dan Sanggar Haridwipa Gamelan Group, Banjar Tegal Belodan, Desa Dauh Peken, Duta Kecamatan Tabanan tampil sebagai pemuncak lomba dengan nilai 785.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten I Made Yudiana melaporkan, lomba Gong Kebyar malam itu diikuti oleh peserta sekaa dan sanggar dari seluruh Kecamatan di Tabanan yang berjumlah 10 kelompok sebagai perwakilan masing-masing Kecamatan.

Pihaknya menghaturkan banyak terima kasih ke hadapan Bapak Bupati dan Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan atas prakarsa dan pembinaan yang telah diberikan, sehingga lomba dapat berjalan lancar dan sesuai dengan rencana.

Kegiatan lomba juga dihadiri langsung oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M, yang nampak memberikan apresiasi yang sangat baik dalam kegiatan ini. Saat itu juga hadir, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda beserta para Asisten, Para Kepala OPD, Kepala Bagian dan Camat se-Kabupaten Tabanan, Para Pengurus TP PKK Kabupaten Tabanan, Ketua Listibiya, Dewan Juri Wimbakara Lomba, Bendesa Adat Kota Tabanan dan Para Perbekel se-Kabupaten Tabanan dan undangan lainnya.  (rls)

Kebakaran Rumah di Denpasar, Nenek Usia 89 Tahun Alami Luka Bakar

Ilustrasi kebakaran.
Ilustrasi kebakaran.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Kebakaran terjadi dikawasan Jalan Cokroaminoto, Kelurahan Ubung, Denpasar Utara, pada Jumat (17/11/2023).

Rumah milik Ni Nyoman Rimpyeg (89) hangus terbakar. Bahkan, wanita paruh baya ini mengalami luka bakar hampir 18 persen di tubuhnya.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 23.30 WITA.

Saat kejadian anak korban, I Putu Sumerta, (60) sedang tidur sekitar 50 meter dari lokasi kejadian.

Kemudian, dibangunkan oleh anak kandungnya, Made Hayi Kusumayani (35) yang berteriak meminta pertolongan karena rumah neneknya terbakar.

“Mendengar suara gaduh, saksi segera bergegas menuju rumah korban dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya,” jelasnya.

Sementara itu, saksi kedua Hayi saat tiba di TKP, melihat neneknya, Nyoman Rimpyeg, sedang berusaha merangkak keluar dari dalam kamar rumah yang terbakar. Kemudian, ia membantu mengevakuasi neneknya keluar.

Pukul 23.40 WITA, mobil pemadam dan ambulans tiba di tempat kejadian.

“Sekitar 30 menit, petugas pemadam berhasil memadamkan kobaran api,” lanjutnya.

Akibat kebakaran dua bangunan, yakni rumah tinggal dan Bale Daja habis dilalap api.

“Dugaan sementara menyebutkan bahwa penyebab kebakaran ini adalah korsleting listrik,” imbuh Sukadi. (ana)

Bupati Sanjaya Pantau Langsung Pemasangan Patung Alit Saputra Tabanan

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat memantau langsung pemasangan patung Alit Saputra di Lapangan Alit Saputra, Tabanan.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat memantau langsung pemasangan patung Alit Saputra di Lapangan Alit Saputra, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pantau langsung pemasangan patung, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.M.M, pastikan pembangunan dan renovasi Taman Alit Saputra mampu menambah nilai estetika serta mempercantik wajah kota untuk kenyamanan masyarakat Tabanan.

Giat tersebut dilakukannya bersama jajaran, Jumat (17/11/2023), usai Ngupasaksi Karya Pitra Yadnya di dua Desa.

Sanjaya yang saat itu didampingi Sekda dan Para Kepala OPD terkait, langsung menuju lokasi rekonstruksi Lapangan Alit Saputra Tabanan untuk meninjau dan berkontribusi langsung dalam pembangunan yang dilakukan.

Secara mendetail orang nomor satu di Tabanan itu memberikan arahan pada para petugas di lokasi dan tak segan pihaknya juga turut andil menata peletakan dan posisi patung, agar pemasangan patung sore hari itu sesuai dan bisa berjalan dengan baik.

Renovasi Lapangan Alit Saputra, Dangin Carik ini juga menjadi bagian integral dalam mengiringi perayaan HUT Kota Tabanan ke-530. Sebab, menghias dan memperbaiki simbol-simbol kebanggaan Tabanan seperti patung yang memiliki nilai sejarah, adalah suatu keharusan dan juga sebagai wujud penghargaan.

“Penataannya harus benar dan cantik, posisi patung juga harus sesuai, menghadap ke sisi yang benar, agar bisa dilihat masyarakat. Patutlah kita berbangga sebagai orang Tabanan, kita punya lapangan yang bagus, multifungsi, kita renovasi dan perbaiki agar modern, tapi tetap berpacu pada kearifan lokal Tabanan,” jelas Bupati Sanjaya.

Pihaknya juga berharap, agar pengerjaan taman yang telah berlangsung beberapa tahap ini, bisa selesai sesuai dengan target yang ditentukan, sehingga masyarakat Tabanan bisa segera memiliki ruang yang nantinya bisa dimanfaatkan tak hanya sebagai tempat bersantai, tapi juga tempat berekreasi bersama keluarga. (rls)

Wabup Suiasa Lepas Peserta Pertikawan Kwarcab Badung

Wabup Badung l Ketut Suiasa juga selaku Ka.Kwarcab Badung melepas peserta Pertikawan Regional Bali dan Nusa Tenggara yang ditandai dengan pemakaian jaket kontingen dan penyerahan bendera Kwarcab Badung, di Ruang Rapat Rumah Jabatan, Wabup, Jumat (17/11/2023).
Wabup Badung l Ketut Suiasa juga selaku Ka.Kwarcab Badung melepas peserta Pertikawan Regional Bali dan Nusa Tenggara yang ditandai dengan pemakaian jaket kontingen dan penyerahan bendera Kwarcab Badung, di Ruang Rapat Rumah Jabatan, Wabup, Jumat (17/11/2023).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Wakil Bupati Badung l Ketut Suiasa juga selaku Ka.Kwarcab Badung melepas peserta Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wana Sakti (Pertikawan) Regional Bali dan Nusa Tenggara yang ditandai dengan pemakaian jaket kontingen dan penyerahan bendera Kwarcab Badung, bertempat di Ruang Rapat Rumah Jabatan, Wabup, Jumat (17/11/2023).

Wabup Suiasa mengapresiasi kegiatan perkemahan Bakti Saka Wanabakti dan Saka Kalpataru yang akan mengikuti perkemahan Regional Bali dan Nusa Tenggara tahun 2023 tersebut.

“Ini menjadi penting sekali buat kita bersama terkait kebersihan lingkungan karena persoalan kita di Badung, masalah lingkungan menjadi masalah serius buat kita. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan Pertikawan ini kakak-kakak Pembina, pendamping maupun penegak bisa mengadopsi pengalaman-pengalaman baik dari segi pengetahuan dan teknologi yang nantinya,” ujarnya.

Dia berharap dengan mengikuti kegiatan Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wana Sakti Regional Bali dan Nusa Tenggara ini, agar tidak hanya ikut berpartisipasi saja tetapi apa yang di dapat bisa dikembangkan serta bermanfaat di Kwarcab Badung.

“Tunjukan bahwa pramuka itu selalu ada dimana-mana, selalu berpartisipasi serta bermanfaat buat siapapun dan dimanapun,” ucapnya.

Sementara itu, Pembina Pendamping Pertikawan I Ketut Udrayana menyampaikan pelepasan peserta Perkemahan Bakti Saka Wanabakti dan Saka Kalpataru yang akan mengikuti perkemahan Regional Bali dan Nusa Tenggara tahun 2023 bertempat di Taman Nasional Bali Barat Desa Cekik, Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana, dari tanggal 18-23 November 2023.

“Kami laporkan pelaksanaan kegiatan ini bertujuan meningkatkan peran serta pramuka terhadap masalah kehutanan dan lingkungan hidup, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang praktis serta bakti sosial dalam bidang lingkungan hidup serta menggalang persatuan dan kesatuan dan persahabatan antara sesama anggota pramuka,” lapornya.

Lebih lanjut dikatakan, Perkemahan regional Bali dan Nusa Tenggara diikuti 20 orang peserta yang terdiri dari 8 orang anggota pramuka penegak putra, 8 orang anggota pramuka penegak putri, serta 2 orang Pinkoncab dan 2 orang Bindam dari anggota pramuka dewasa. Sumber dana Perkemahan regional Bali dan Nusa Tenggara dari APBN dan APBD.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Kwarcab Badung Dewa Made Muarta, Waka Abdimas, Humas dan Informatika I Gede Wirawan, Sekretaris Kwarcab Badung Marina Agustini, Bendahara Kwarcab Badung Ni Nyoman Suastini, Perwakilan  Kadis DLHK Ni Wayan Gandem juga selaku Majelis Pembimbing (MABI) Saka Kalpataru, Pimpinan Kontingen dan Pembina/Pendamping serta para peserta Pertikawan. (rls)

500 Motor Modifikasi Meriahkan HUT Kota Tabanan Ke-530

Tabanan Modifocation Contest meriahkan HUT Ke-530 Kota Tabanan.
Tabanan Modifocation Contest meriahkan HUT Ke-530 Kota Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Perayaan HUT Kota Tabanan ke-530 kembali dimeriahkan dengan kontes modifikasi motor.

Event bertajuk ‘Tabanan Modifocation Contest’ ini digelar selama tiga hari yakni mulai hari ini Jumat (17/11/2023) hingga Minggu (19/11/2023) di lapangan Sepak Bola Debes, Gerokgak, Tabanan. Dan diikuti oleh 500 pecinta motor, baik dari Bali maupun luar Bali.

Wakil Panitia Sindy Noviandari mengatakan, tahun ini menjadi tahun kedua kontes modifikasi motor memeriahkan HUT Kota Tabanan. Namun tahun lalu kontes hanya diikuti oleh 350 orang peserta.

Adapun tujuan dari kontes ini adalah untuk memberikan ruang kepada para penggemar modifikasi sepeda motor dapat memamerkan kreativitas mereka dengan memodifikasi motor.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberi apresiasi kepada modifikator dan mengangkat kreatifitas anak muda dalam menyalurkan hobinya,” ujarnya, Jumat (17/11/2023).

Dia menjelaskan, pendaftaran telah dibuka sejak 15 hari lalu. Adapun kategori dalam kontes dibagi menjadi sebelas kategori, diantaranya rookies pure airbrus, racing style open, sunmori style open, 2/4 take restorasi fashion, matic modif, matic profer, street king jambret, rookies killer paint open, thai look style open, dan cb simple modif.

Modifikasi mencakup perubahan pada penampilan, suara atau kinerja sepeda motor.

“Penjurian dilakukan oleh Ototrend Bali dan Jakarta. Dan setiap pemenang akan mendapatkan piala dan uang jutaan rupiah,” ucapnya. (ana)