- Advertisement -
Beranda blog Halaman 544

Lupa Matikan Dupa, Gudang Rumah Warga di Desa Tunjuk Terbakar

Kondisi gudang rumah milik warga Banjar Beng Kaja, Desa Tunjuk, Tabanan, yang terbakar pada Senin (20/11/2023).
Kondisi gudang rumah milik warga Banjar Beng Kaja, Desa Tunjuk, Tabanan, yang terbakar pada Senin (20/11/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Peristiwa kebakaran terjadi di gudang rumah milik warga Banjar Beng Kaja, Desa Tunjuk, Tabanan, pada Senin (20/11/2023) sekitar pukul 20.00 WITA.

Gudang lantai 2 milik Ni Made Ayu Sukarniti Wisnayanti (40) tersebut diduga terbakar akibat sisa dupa persembahyangan yang masih menyala.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata menjelaskan, sebelumnya korban sembahyang menghaturkan sesaji di gudang lantai 2 sekitar pukul 17.00 WITA.

Namun selesai menghaturkan sesaji, korban lupa mematikan dupa dan melanjutkan menghaturkan sesaji ke pekarangan rumah.

Beberapa jam kemudian, anggota keluarga korban, Siluh Wayan Sukarini (55) melihat kobaran api di gudang lantai dua tersebut.

“Saksi langsung berteriak meminta tolong. Selanjutnya datang warga sekitar untuk membantu memadamkan api,” ujarnya.

Karena api semakin besar, korban lantas menghubungi petugas pemadam kebakaran. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 20.50 WITA dengan bantuan dua unit Damkar Tabanan.

Beruntung dalam peristiwa ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun, korban mengalami kerugian material Rp2 juta

“Korban tidak melaporkan peristiwa kebakaran tersebut dan menganggap sebagai musibah,” imbuh Berata. (ana)

Bupati Sanjaya Motivasi Generasi Milenial Pertahankan Eksistensi Tabanan Sebagai Lumbung Beras

Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pertanian Ramah Lingkungan Untuk Para Petani Muda Milenial Tabanan.
Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pertanian Ramah Lingkungan Untuk Para Petani Muda Milenial Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Meningkatkan minat untuk bergerak demi kemajuan dan kesejahteraan Pertanian di Tabanan, merupakan tugas dari Pemerintah dan Rakyat Tabanan yang saling bersinergi dan berkesinambungan.

Terutama untuk mempertahankan eksistensi Kabupaten Tabanan sebagai lumbung berasnya dan lumbung pangannya Bali. Regenerasi juga terus diupayakan, untuk menarik minat generasi muda milenial Tabanan dalam menggeluti dunia pertanian.

Berdasarkan hal tersebut, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M, membuka sekaligus menjadi narasumber utama dalam Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pertanian Ramah Lingkungan Untuk Para Petani Muda Milenial Tabanan Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM) oleh Dinas Pertanian Tabanan selaku leading sektor, yang berlangsung di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Senin (20/11/2023).

Diikuti oleh para peserta Bimtek yang tersebar di 10 Kecamatan, di mana masing-masing Kecamatan diwakili oleh 15 orang perwakilan.

Bimtek tersebut juga nampak dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda Tabanan, Perwakilan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, para Asisten Setda, Para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat Tabanan dan Direktur Perumda Darma Santika, Ketua KTNA Tabanan, Ketua P3SI, Penyarikan Majelis Madya Subak Tabanan, Ketua Perpadi dan Ketua Yayasan Bakti Ring Pertiwi Tabanan.

Sebanyak 150 total peserta, perwakilan dari masing-masing Kecamatan tersebut, telah lebih dulu dibina oleh penyuluh pertanian yang ada di masing-masing balai penyuluh pertanian di Kecamatan Tabanan.

Dengan tujuan pelaksanaan Bimbingan Teknis ini ialah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Petani Muda Milenial dalam pertanian ramah lingkungan menuju pertanian organik di Kabupaten Tabanan, serta untuk meningkatkan peran serta para petani muda milenial untuk menduduki sektor pertanian.

Berorientasi pada terwujudnya kesejahteraan rakyat melalui jalan Tri Sakti yang mana ketersediaan dan penyediaan pangan, sandang dan papan menjadi prioritas pertama dalam pembangunan Kabupaten Tabanan, Pemerintah memandang penting untuk melakukan akselerasi strategis dalam bidang pertanian.

Dengan terlibatnya para muda milenial di Tabanan atas kontribusinya di bidang pertanian dan ketahanan pangan di Tabanan, Bupati Sanjaya berikan apresiasi yang sangat baik.

“Saya sangat mengapresiasi atas segala usaha yang telah dilakukan oleh para petani muda milenia untuk mendorong kembali minat generasi muda dalam bidang pertanian. Saya meyakini, bahwa masa depan pertanian ada di tangan para petani muda ini,” sebutnya.

Pihaknya juga memandang penting penyelenggaraan Bimtek ini untuk masa depan, sebab Pemerintah Kabupaten Tabanan akan memberikan pemahaman terkait regulasi dan aturan yang melandasi dan bertautan dengan sektor pertanian.

“Kalau bicara Perda tentang sektor pertanian, apa saja sudah ada, tapi sudah dilakukan atau belum, untuk itu perlu adanya Bimtek. Kegiatan ini bisa menyatukan langkah kita, menyatukan persepsi kita, arah kebijakan dan regulasi, menuju apa yang terjadi sekarang dan masa yang akan datang, akan dibawa kemana Tabanan ini khususnya di sektor pertanian,” ujarnya.

Melalui Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan, I Made Subagia menyampaikan, Komitmen Bupati Terhadap pembangunan pertanan, dan kerja keras KTNA Tabanan, Bupati Tabanan berhasil meraih anugerah Satyalancana Wirakarya dari Presiden RI yang disematkan pada acara PENAS KTNA ke 16 tahun 2023 di kota Padang Sumatera Barat. Di mana, penghargaan ini mampu menjadi spirit dan inspirasi dalam berkarya membangun pertanian di Tabanan.

Di kesempatan itu, pihaknya melaporkan, pada pelaksanaan penilaian lomba kinerja di bidang pertanian di tingkat Provinsi Bali, Kabupaten Tabanan telah meraih juara pertama untuk kategori Gabungan Kelompok Tani yang diraih oleh Gapoktan Subak Guama Kecamatan Marga.

Serta juara pertama kategori petani muda berprestasi yang diraih I Made Sandi dari Desa Bangli Kecamatan Baturiti. Nampak juga dihadirkan saat itu, salah satu petani muda milenial atas nama Kadek Ayu Ratna Fanisa dari Desa Mundeh Kangin Selemadeg Barat yang terpilih menjadi Ambassador Agriculture Kementerian Pertanian Republik Indonesia Tahun 2023.

“Bertani dengan passion anak muda, untuk memanfaatkan potensi sumber daya manusia, sumber daya alam dan sumber daya teknologi, sehingga menghasilkan pertanian yang sehat untuk memenuhi kebutuhan pangannya Kota kita tercinta, Kota Tabanan dan memenuhi kebutuhan pangan di Bali maupun di Republik Indonesia. Ini dalam kaitannya dengan peringatan HUT Kota ke-530, bangga jadi orang Tabanan,” sebut Made Subagia. (rls)

Permudah Layanan Masyarakat, BPN Tabanan Luncurkan “Aplikasi Singasana” 

Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M tandatangani sekaligus serahkan sertifikat tanah Pemerintah Kabupaten Tabanan yang dialihmediakan menjadi sertifikat elektronik oleh Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Tabanan.
Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M tandatangani sekaligus serahkan sertifikat tanah Pemerintah Kabupaten Tabanan yang dialihmediakan menjadi sertifikat elektronik oleh Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan, dalam hal ini Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M tandatangani sekaligus serahkan sertifikat tanah Pemerintah Kabupaten Tabanan yang dialihmediakan menjadi sertifikat elektronik oleh Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Tabanan dan berlangsung di Ruang Kerja Kantor Bupati, Senin (20/11/2023).

Sekaligus BPN Tabanan meluncurkan aplikasi “Singasana” atau Sistem Informasi Pengamanan dan Pengawasan Aset kepada Pemkab Tabanan sebagai hadiah HUT Kota Tabanan ke-530.

Sejumlah 102 sertifikat analog yang saat itu dialihmediakan menjadi sertifikat digital, diserahkan langsung oleh Bupati Sanjaya kepada Kepala BPN Tabanan untuk segera ditindaklanjuti demi memudahkan akses penggunaannya di masa mendatang.

Kemudahan layanan masyarakat ini, merupakan Hadiah dari BPN Tabanan untuk perayaan HUT Kota Tabanan ke-530. Hadir mendampingi Bupati saat itu, Sekda dan para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan.

Di kesempatan itu, Bupati Sanjaya berikan apresiasi dan sangat mendukung kemudahan pelayanan berbasis teknologi digital ini. Sebab di era ini, seluruh lini masyarakat, terutama pemerintah Kabupaten Tabanan, harus melek teknologi, mempermudah akses yang bisa didapatkan dengan mudah dan dari mana saja.

Hal ini juga sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/badan Pertanahan Nasional Nomor 3 tahun 2023, tentang Penerbitan Dokumen Elektronik dalam Kegiatan Pendaftaran Tanah.

“Pemerintah akan terus memberikan support dan dukungan, untuk kita semua bisa memajukan Tabanan dan siap gempur di masa sekarang ini. Dengan digital semuanya jadi mudah, transaksi, update dan upload data juga pasti semakin mudah, dibandingkan jaman dahulu harus kita brangkas-kan satu per satu sertifikat ini, susah jadinya,” terang Sanjaya.

Manfaat lainnya dari digitalisasi sertifikat menjadi elektronik ini, seperti yang dijelaskan oleh I Gede Ari Wahyudi selaku Kepala BPN Kabupaten Tabanan, salah satunya adalah kemudahan dalam validasi data. Tidak akan ada lagi sertifikat yang double atau ganda, tumpeng tindih atau ada sertifikat aset yang tidak diketahui posisi bidang tanahnya ada dimana, nilainya berapa, termasuk yang dikerjasamakan dengan pihak ketiga.

“Jadi datanya benar-benar sudah valid dan kalau sudah valid, tentu akan terikat dengan kekuatan hukumnya yang sah. Kemudahan saat pencarian objek atau pencarian sertifikatnya juga mudah. Seperti cloud atau google drive, nanti para pejabat bisa dengan mudah mengakses account untuk lihat sertifikat elektroniknya. Bermanfaat juga untuk menghindari bencana alam, jadi sangat-sangat aman,” jelasnya.

Pihaknya menerangkan, untuk di tahun 2023 ini, fokus perubahan sertifikat menjadi elektronik ditujukan bagi Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi maupun aset-aset pada instansi vertikal.

“Karena untuk aset itu, untuk kecenderungan perubahan, seumpama dipecah atau dijual beli, dihibahkan masih sangat kecil, jadi kita prioritaskan untuk aset Negara. Nanti pengaksesan sertifikat, khusus untuk aset Pemkab, akan ditunjuk dari pihak Bakeuda untuk dapat mengakses akun, bisa lewat Web Mitra,” imbuhnya. (rls)

Sinergi Kesiapan Pengamanan Pemilu, Bupati Tabanan Sambut Kunjungan Kapolda Bali di Mapolres Tabanan

Kunjungan Kerja Kapolda Bali, Irjen Pol. Ida Bagus Kade Putra Narendra, S.I.K, MSi, beserta Ny. Ira Ida Bagus dalam rangka giat FGD (Focus Group Discussion) Kesiapan Pengamanan Pemilu 2023-2024 di Mapolres Tabanan, Senin (20/11/2023). 
Kunjungan Kerja Kapolda Bali, Irjen Pol. Ida Bagus Kade Putra Narendra, S.I.K, MSi, beserta Ny. Ira Ida Bagus dalam rangka giat FGD (Focus Group Discussion) Kesiapan Pengamanan Pemilu 2023-2024 di Mapolres Tabanan, Senin (20/11/2023). 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, bersama Kapolres Tabanan, AKBP. Leo Dedi Defretes, SH, S.I.K, M.H, sambut hangat Kunjungan Kerja Kapolda Bali, Irjen Pol. Ida Bagus Kade Putra Narendra, S.I.K, MSi, beserta Ny. Ira Ida Bagus dalam rangka giat FGD (Focus Group Discussion) Kesiapan Pengamanan Pemilu 2023-2024 di Mapolres Tabanan, Senin (20/11/2023).

Dalam sambutannya, Kapolda Ida Bagus Kade Putra Narendra, menyampaikan terima kasihnya kepada Bupati Tabanan karena telah menjaga stabilitas wilayah Tabanan tetap kondusif.

“Saya anak Dodik, lulusan SMA TP sama dengan Bapak Bupati Tabanan jadi lulusan SMA TP dan SMP nya di belakang Kantor Bupati, SMP Negeri 2. Mengenang Tabanan sudah lama berkembang, Bupati sebagai sahabat, saudara saya, bisa saya backup kalau ada apa-apa di Tabanan, tentunya untuk kemajuan Kota Tabanan,” ujarnya.

Begitu juga, Kapolda Bali sangat mengapresiasi kinerja Kapolres Tabanan dan seluruh anggotanya karena telah melaksanakan tugas, dedikasi dan loyalitasnya, khususnya dalam pelaksanaan operasi Mantap Brata Agung 2023-2024.

“Jadi operasi sekarang ini kita dalam tahap operasi jelang kampanye tanggal 28 selama 75 hari. Agar tetap selalu bertugas dengan standar operasional, prosedur, SOP yang ada tentunya tidak melimpas dari sebagai alat Negara. Bukan diperalat tetapi kita alat Negara,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Pimpinan nomor satu di Tabanan tersebut menyampaikan apresiasinya dan ucapan terima kasihnya kepada Kapolda Bali dan jajaran atas kunjungan kerja FGD ke Kabupaten Tabanan yang sudah memberikan jaminan keamanan di Tabanan.

“Arahan dari Bapak Kapolda intisarinya adalah bagaimana menjaga kondusifitas di wilayah kita, keamanan adalah milik kita bersama.sesuai visi-misi kabupaten Tabanan yaitu Tabanan Era Baru yang Aman Unggul Madani, Nomor satu aman, bagaimana menciptakan rasa aman,” seru Sanjaya.

Dalam sesi FGD yang berlangsung, pihaknya juga turut serta menjawab pertanyaan keresahan masyarakat yang khawatir akan pelaksanaan kegiatan keagamaan sosial budaya masyarakat juga hari raya keagaaman, seperti Galungan, Kuningan, Nyepi, Imlek dan juga hari Lebaran yang pelaksanaanya beriringan dengan pesta demokrasi Pemilu apakah akan dapat berjalan seperti biasa.

Selaku Bupati, Sanjaya akan selalu menjamin kenyamanan bagi masyarakat. Pemilu diharapkan Sanjaya harus bisa dinikmati bersama, khususnya pembangunan ini.

“Maka dari itu, tadi ada Nyepi, ada Imlek, ada Galungan dan Kuningan dan juga ada Lebaran nanti, justru ada Pemilu, tidak berpengaruh sama sekali. Masyarakat Tabanan mesti tidak berpengaruh terhadap hal-hal budaya yang kita miliki yang sudah diwariskan oleh leluhur apalagi ada ogoh-ogoh, tidak ada masalah,” tegas Sanjaya.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Bali juga turut didampingi jajaran terkait Polda Bali. Turut hadir pagi itu, Tjokorda Anglurah Tabanan, Danrindam IX Udayana, Ketua DPRD dan jajaran Forkopimda Tabanan, Ketua Lapas II B Tabanan dan Ketua Bawaslu dan KPU Tabanan.

Kemudian, Sekda dan Para Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Ketua FKUB, Ketua MUI, Ketua Paroki, Ketua MPUK, Ketua Walubi dan Ketua Makin Tabanan, Ketua Forum Perbekel serta undangan terkait lainnya. (rls)

Sekda Dewa Indra Apresiasi Bawaslu Provinsi Bali Gelar Apel Siaga Pengawasan Kampanye Pemilu 2024

 

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra secara langsung mengikuti dan mengapresiasi acara Apel Siaga Tingkat Provinsi Pengawasan Tahapan Kampanye Pemilu Tahun 2023 yang digelar oleh Bawaslu Provinsi Bali, bertempat di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar pada Senin (20/11).

Ditemui usai mengikuti apel, Sekda Dewa Indra menyampaikan kepada awak media bahwa apel yang diikuti oleh seluruh Bawaslu di Provinsi Bali sampai tingkat Kecamatan yang dengan sigap menyatakan kesiapannya dalam melaksanakan pemilu beserta tahapannya dengan penuh integritas, patut mendapatkan apresiasi dan mendapat dukungan dari masyarakat luas. Menurut Dewa Indra bahwa integritas dalam pengawasan pemilu akan memberikan kontribusi yang besar untuk terwujudnya pemilu yang berintegritas.

“Jika diibaratkan dengan pertandingan sepakbola, maka Bawaslu merupakan wasit, dimana wasit itu harus mempunyai dua kemampuan. Pertama, kemampuan melihat seluruh pemain apakah ada pelanggaran atau tidak, jangan sampai penonton yang melihat ada pelanggaran. Kedua, Bawaslu harus punya kemampuan memberikan punishment atau sanksi yang adil dan sesuai ketentuan perundang-undangan sehingga harapan kita mewujudkan pemilu yang berintegritas di bali bisa menjadi satu harapan dan mencerahkan kita semua,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Bali I Putu Agus Tirta Suguna menyampaikan kepada awak media bahwa apel siaga kali ini merupakan komitmen Bawaslu Provinsi Bali baik tingkat Kabupaten sampai dengan tingan Kecamatan untuk melakukan pengawasan dengan baik dan berintegritas. Karena memang secara UU Bawaslu diamanatkan untuk melakukan pengawasan pada tahapan pemilu. Untuk itu, Agus Tirta Suguna berharap pemilu tahun 2024 dapat berjalan dengan baik tanpa ada kendala satu apapun.

Taman Dinosaurus Jadi Daya Tarik Baru Wisatawan di DTW Ulun Danu Beratan

Taman Dinosaurus di DTW Ulun Danu Beratan.
Taman Dinosaurus di DTW Ulun Danu Beratan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Taman Dinosaurus menjadi daya tarik baru untuk mengunjung Daya Tarik Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan, Kecamatan Baturiti, Tabanan.

Humas Manajemen DTW Ulundanu Beratan Made Sukarata mengatakan, taman ini berisi ratusan jenis tanaman kaktus di dalam perut patung dinosaurus tersebut. Selain itu, keberadaan patung dinosaurus juga cocok dijadikan latar belakang berswafoto bagi pengunjung.

“Ya untuk akhir tahun ini ada Taman dinosaurus. Yang sudah dikunjungi sejak sebulan lalu,” ujarnya, Senin (20/11/2023).

Sukarata menjelaskan, konsep taman ini merupakan sebuah tempat swafoto yang di dalamnya terdapat taman kaktus. Saat keluar dari taman kaktus, pengunjung masih disuguhkan dengan keindahan kolam koi dan taman dengan aneka rupa tanaman lain.

“Kami berupaya wisatawan tidak bosan berkunjung ke Ulundanu,” jelasnya.

Menurutnya, Taman Dinosaurus ini juga dirancang dari adanya rencana kenaikan tarif tiket masuk pada awal 2024 mendatang, khususnya harga tiket untuk wisatawan domestik (wisdom). Harga tiket itu akan naik sekitar Rp10 ribu, untuk hari biasa. Sedangkan untuk akhir pekan akan naik menjadi Rp20 ribu.

Wisdom yang berkunjung ke DTW andalan Kabupaten Tabanan itu, biasa dikenakan harga tiket masuk sekitar Rp30 ribu per orang untuk hari biasa naik menjadi Rp40 ribu. Sedangkan di akhir pekan yang awalnya Rp30 ribu per orang menjadi Rp50 ribu per orang.

Sedangkan untuk harga tiket masuk warga lokal bali tidak ada kenaikan, begitujuga wisatawan mancanegara (wisman). Harga tiket wisatawan lokal Bali tetap Rp30 ribu dan harga tiket asing per orang Rp75 ribu dan wisman anak Rp50 ribu per orang.

Rencana harga kenaikan tiket ini telah melalui pertimbangan hasil dari studi banding ke luar Bali. Dari studi banding itu memang rata-rata mekanisme harga tiket wisatawan domestik berbeda saat hari biasa dan weekend. (ana)

Jadi Tradisi Tahunan, Ribuan Peziarah Padati TPB Margarana

Keluarga pahlawan perjuangan saat berziarah ke tugu pahlawan Taman Pujaan Bangsa Margarana.
Keluarga pahlawan perjuangan saat berziarah ke tugu pahlawan Taman Pujaan Bangsa Margarana.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Peringatan hari Puputan Margarana yang jatuh setiap tanggal 20 November, selalu diwarnai dengan ramainya kunjungan peziarah dari keluarga pahlawan.

Areal monumen hingga tugu pahlawan dipenuhi oleh ribuan keluarga para pahlawan yang bersembahyang untuk mendoakan keluarga mereka yang telah gugur dalam peperangan pada tahun 1946 lalu.

Cucu mendiang I Gusti Ngurah Rai, AA Nanik Suryani mengatakan, kegiatan ziarah di Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana memang rutin dilakukan setiap tahun.

“Ziarah sudah ramai dari kemarin malam. Ini akan berlagsung hingga satu minggu,” ujarnya, Senin (20/11/2023).

Dia menjelaskan, jumlah tugu pahlawan di TPB ini mencapai 1.372 buah. Namun, dari jumlah tersebut sebanyak 96 pahlawan gugur di medan pertempuran Margarana dan sisanya gugur di daerah seluruh Bali.

“Jadi peziarah yang datang ini datang dari seluruh Bali. Mulai dari anak, cucu hingga saudara-saudara para pejuang yang gugur,” ucapnya.

Peringatan hari Puputan Margarana, lanjut Nanik, juga dirangkaikan dengan kegiatan Napak Tilas yang telah dimulai pada 10 November atau bertepatan dengan Hari Pahlawan.

Napak Tilas ini dilakukan dengan menyusuri rute perjalanan perjuangan I Gusti Ngurah Rai bersama prajuritnya dalam melawan penjajah.

Dengan membawa pataka keliling bali dan diserahterimakan antar Kabupaten mulai dari Kabupaten Jembrana, Buleleng, Karangasem, Klungkung, Bangli, Gianyar, Badung, dan terakhir di Tabanan.

Tujuan napak tilas sendiri adalah untuk mengenang dan mensosialisasikan nilai perjuangan dan nilai kebangsaan.

Selain napak tilas ada juga kegiatan sosial lainnya yang dilakukan oleh Yayasan Kebaktian Proklamasi yang mendirikan sekaligus mengelola TPB.

“Disisi lain, karena napak tilas menyusuri tempat-tempat bersejarah yang ada di Bali maka dengan sendirinya tempat-tempat yang dikunjungi pastinya akan dipelihara oleh masyarakat,” ucapnya. (ana)

Memasuki Musim Hujan, BPBD Tabanan Siagakan 35 Tim Reaksi Cepat Bencana Alam

Petugas BPBD melakukan penanganan pohon tumbang di Tabanan.
Petugas BPBD melakukan penanganan pohon tumbang di Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan menyiagakan sebanyak 35 Tim Reaksi Cepat (TRC) hingga sarana dan prasarana untuk menghadapi bencana alam saat musim hujan.

Berkaca dari bencana pada 2022 dan pada pertengahan tahun 2023 lalu, bencana alam berupa longsor, banjir, jembatan putus, pohon tumbang dan rusaknya irigasi, terjadi pada musim penghujan.

Kepala Pelaksana BPBD Tabanan Nyoman Srinadha Giri mengatakan, setiap tim akan berkolaborasi untuk penanganan bencana alam. Misalnya ketika bencana itu ringan maka akan dapat bekerja dengan masyarakat. Ketika bencana besar dan masif maka dengan instansi lainnya.

“Kekuatan tim kita delapan sampai sepuluh di setiap tim. Kita ada 35 tim TRC,” ujarnya, Senin (20/11/2023).

Giri menjelaskan, saat ini memang belum ada tim gabungan, yang biasanya diisi oleh pemerintah Basarnas, Polri dan TNI. Tim gabungan ini akan ada ketika ada bencana masif atau ada penetapan status kebencanaan oleh Bupati.

“Ketika bencana itu besar maka butuh orang banyak. Kalau untuk longsor atau bencana kecil-kecil atau ringan? masih bisa dilakukan dengan kita bekerja sama dengan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Giri mengaku, untuk penataan 26 sungai saat ini masih berjalan. Sembari pihaknya terus merawat sarana prasarana milik BPBD Tabanan. Misalnya mesin sensor yang saat ini siaga ada tujuh buah, yang bisa difungsikan untuk pemotongan pohon dan bencana lainnya.

Selanjutnya, mesin air untuk ketika ada longsor ada dua. Yang difungsikan ketika bencana alam longsor dikerjakan manual, maka akan menggunakan mesin pendorong air itu untuk menarik tanah.

“Kalau kewaspadaan tentunya kita mewaspadai terutama di jalur Denpasar-Singaraja. Karena di sepanjang jalur itu masih memiliki banyak pohon perindang ukuran besar dengan usia tua,” imbuhnya. (ana)

Peringatan Hari Puputan Margarana Diharapkan Mampu Bangkitkan Semangat Mengisi Kemerdekaan

 

PANTAUBALI.COM,TABANAN – Perjuangan dan pengorbanan dari para pahlawan dalam peristiwa heroik Puputan Margarana 77 Tahun silam patut dijadikan contoh dan teladan oleh semua komponen masyarakat. Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa “Puputan Margarana” merupakan suatu peristiwa heroik, perjuangan rakyat Bali melawan penjajahan Belanda. Dalam peristiwa heroik 77 tahun tersebut, tepatnya 20 November 1946, I Gusti Ngurah Rai dan 69 anggota pasukannya gugur akibat serangan tentara Belanda. Sedangkan di kubu lawan, sekitar 400 orang tewas dalam peperangan itu.

“Sehingga sebagai penghargaan atas hal itu, kita memperingati Puputan Margarana setiap tahunnya, kita mengenang dan berterima kasih atas perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa, sekaligus mengingatkan kita bagaimana besarnya harapan dari para pejuang kepada kita semua untuk mengisi kemerdekaan ini,” kata Penjabat Gubernur Bali S.M Mahendra Jaya saat didaulat sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Puputan Margarana ke-77 Tahun 2023, di Taman Pujaan Bangsa Candi Margarana Tabanan, Soma Kliwon-Wayang, Senin (20/11).

Dijabarkan olehnya lagi, saat Puputan Margarana terjadi pasukan Ciung Wanara yang dipimpin oleh Letnan Kolonel I Gusti Ngurah Rai bersama rakyat tanpa mengenal rasa takut dan dengan gigih mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa dari penjajah Belanda yang ingin menguasai kembali tanah tumpah darah Kita. Puputan memiliki makna berperang sampai titik darah penghabisan, tidak mengenal kata menyerah. Puputan juga bisa diartikan sebagai pengorbanan dalam peperangan untuk membela kebenaran, keadilan, mempertahankan harkat, martabat, dan kedaulatan bangsa, serta merupakan perjuangan secara ikhlas dan terhormat.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa dalam mengisi kemerdekaan sekarang ini tantangannya untuk di Bali adalah perkembangan situasi persaingan global dan regional dampak dari kemajuan teknologi yang demikian pesat. “Dari situasi tersebutlah kita harus paham tentang bagaimana agar pembangunan dan perekonomian di Bali dapat terus tumbuh dengan tidak meninggalkan kearifan lokal yang adi luhung. Sehingga sejalan dengan hal tersebut, maka sangatlah tepat tema yang diangkat dalam peringatan saat ini adalah ‘Menggelorakan Nilai-Nilai Puputan Margarana Menuju Bali Yang Bermartabat’,” tegas Pj. Gubernur Mahendra Jaya.

Oleh sebab itu, momentum peringatan Hari Puputan Margarana ke-77 Tahun 2023 ini, penting dijadikan sebagai sarana untuk meningkatkan kecintaan terhadap tanah air, rasa solidaritas sosial, bertanggung jawab, rela berkorban dan pantang menyerah dalam menghadapi berbagai persoalan yang ada, agar dapat mengisi pembangunan Bali yang berkualitas dan bermartabat. Untuk itu, harapannya semua komponen masyarakat harus menyatu, bersinergi, dan ngrombo.

Pada kesempatan ini, Penjabat Gubernur Mahendra Jaya mengingatkan, bahwa saat ini (tahun ini) sudah mulai memasuki tahapan pelaksanaan Pemilu. “Pelaksanaan Pemilu merupakan wujud dari demokrasi yang harus kita sambut dengan suka cita, suasana gembira, dan shanti. Semua elemen bangsa harus memiliki komitmen dan sikap yang sama, perbedaan pandangan, partai politik dan pilihan merupakan hal yang biasa dalam demokrasi. Untuk itu Saya sangat berharap semua elemen masyarakat dapat berperan menjadi cooling system untuk menjaga suasana pemilu tetap damai, sehingga pembangunan dan perekonomian semakin baik untuk kesejahteraan masyarakat dapat terwujud,” ungkapnya lagi.

Sesaat setelah memimpin apel peringatan Hari Puputan Margarana ke 77 tahun 2023, Penjabat Gubernur Bali menyerahkan bantuan ngrombo berupa uang sekolah, paket sembako dan sekolah kepada kakak beradik yatim piatu asal desa Gobleg-Buleleng, yakni Kadek Devi Ulantari dan Komang Novi Cahyani. Pj. Gubernur Mahendra Jaya juga menyerahkan bantuan ngrombo berupa kursi roda dan paket sembako kepada Komang Kartana yang bekerja sebagai pembersih kandang ternak milik tetangga.

Penerima bantuan ngrombo berupa paket sembako dari Badan Kesbangpol dan para Ormas ini juga diterima oleh Ni Wayan Erni Puspitasari sebagai pekerja serabutan. Sebelum melaksanakan tabur bunga di monumen perjuangan, Penjabat Gubernur Bali berkesempatan menyerahkan hadiah lomba napak tilas I Gusti Ngurah Rai kepada Kabupaten Buleleng sebagai juara I, Kabupaten Gianyar juara II dan Kabupaten Bangli Juara III.

Sekda Adi Arnawa buka Turnamen Futsal Yowana Arya Wang Bang Pinatih Cup V

Sekda Wayan Adi Arnawa membuka Turnamen Futsal Yowana Arya Wang Bang Pinatih Cup V serangkaian HUT Yowana Arya Wang Bang Pinatih Provinsi Bali Ke-11, Minggu (19/11/2023).
Sekda Wayan Adi Arnawa membuka Turnamen Futsal Yowana Arya Wang Bang Pinatih Cup V serangkaian HUT Yowana Arya Wang Bang Pinatih Provinsi Bali Ke-11, Minggu (19/11/2023).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Sekretaris Daerah (Sekda) I Wayan Adi Arnawa dalam kesempatan ini mewakili Bupati Badung hadir sekaligus membuka Turnamen Futsal Yowana Arya Wang Bang Pinatih Cup V serangkaian HUT Yowana Arya Wang Bang Pinatih Provinsi Bali Ke-11 yang ditandai dengan menendang bola ke gawang, Minggu (19/11/2023).

Turnamen berlangsung di Simpang Futsal Abianbase, Dalung, Kuta Utara, Badung dan dihadiri Penglingsir Puri Sulang I Gst. Ngr. Ketut Agung, Penglingsir Puri Penatih I Gst. Ngr. Gede Pujia Negara, perwakilan Camat Kuta Utara, perwakilan Perbekel Desa Dalung, peserta turnamen dan pasemetonan Arya Wang Bang Pinatih.

Pemerintah dalam kesempatan ini membantu dana Kreatifitas sebesar Rp30 juta yang diserahkan secara simbolis oleh Sekda Adi Arnawa.

Sekda Wayan Adi Arnawa menyambut baik turnamen futsal yang dilaksanakan oleh keluarga besar Paiketan Pasemetonan Yowana Arya Wang Bang Pinatih.

Disamping dalam rangka mencari bibit-bibit pemain juga yang paling penting adalah sebagai suatu wahana dalam rangka untuk menumbuhkan tali persaudaraan terutama antara pasemetonan Paiketan Arya Wang Bang Pinatih.

“Kita sebagai daerah pariwisata sangat dibutuhkan hal keamanan dan kenyamanan, ini mutlak harus ditumbuhkan di Badung. Sekali lagi saya atas nama pemerintah sangat mendorong kegiatan-kegiatan seperti ini yang penting positif serta dalam Pasemetonan Arya Wang Bang Pinatih ini tidak ada perpecahan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia pelaksana I Gst. Ngr. Agung Perdana, mengucapkan terimakasih atas kehadiran Sekda Badung di turnamen Futsal Yowana Arya Wang Bang Pinatih Cup V serangkaian HUT Yowana Arya Wang Bang Pinatih Provinsi Bali Ke-11.

Turnamen futsal dengan tema ‘Mempererat Tali Persaudaraan Dalam Berolahraga’ ini diikuti oleh 30 tim dari Bali dan juga 2 tim dari NTB menggunakan sistem gugur dan berlangsung hanya 1 hari.

“Selain turnamen futsal kami juga menyelenggarakan lomba mewarnai dan lomba peragaan busana adat ke pura yang di ikuti oleh anak-anak TK yang berjumlah 50 orang serta kami juga menyelenggarakan acara safari kesehatan untuk para lansia bekerja sama dengan tim bantuan medis Janar Duta Fakultas Kedokteran Udayana dan UPDT Puskesmas Kuta Utara,” lapornya. (rls)