- Advertisement -
Beranda blog Halaman 547

Sebanyak 1.570 Pemilih Pemula di Tabanan Belum Jalani Perekaman e-KTP

Proses perekaman e-KTP pemilih pemula di Kabupaten Tabanan.
Proses perekaman e-KTP pemilih pemula di Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tabanan tengah gencar melakukan perekaman KTP Elektronik (e-KTP) pemilih pemula.

E-KTP ini menjadi salah satu syarat pemilih pemula yang berumur 17 tahun untuk menyongsong Pemilu 2024 mendatang.

Kepala Disdukcapil Tabanan I Gusti Agung Rai Dwipayana mengatakan, pihaknya menggunakan sistem jemput bola dengan menyasar sekolah-sekolah dalam perekaman e-KTP.

“Hingga saat ini dari jumlah pemilih pemula 3.843 orang, sekitar 2.273 orang telah melakukan perekaman. Jadi sekitar 1.570 orang belum melakukan perekaman,” jelasnya, Kamis (16/11/2023).

Menurutnya, fokus utama perekamaan e-KTP ini adalah siswa SMA dan SMK di wilayah Kabupaten Tabanan. “Ada 24 sekolah yang sudah kami lakukan jemput bola. Terakhir di SMA 1 Tabanan,” jelasnya.

Dwipayana optimis sisa perekaman KTP yang belum akan tuntas sebelum pergelaran pemilu pada Februari 2024.

Sebab, pihaknya juga sudah bersurat ke camat dan perbekel untuk membantu menginformasikan soal perekaman KTP ini.

“Dengan sisa waktu yang sedikit, kami optimis rampung. Walaupun dengan sarana dan prasarananya belum memadai. Tapi kita maklumi karena kemampuan daerah,” ucapnya. (ana)

Kecelakaan di Jalur Denpasar-Gilimanuk, Pemotor Asal Desa Antosari Tewas

Kondisi mobil Kijang Inova yang menabrak pemotor hingga tewas di Jalur Denpasar Gilimanuk.
Kondisi mobil Kijang Inova yang menabrak pemotor hingga tewas di Jalur Denpasar Gilimanuk.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kecelakaan menewaskan satu orang terjadi di Jalur Denpasar – Gilimanuk termasuk Banjar Bajra Sari, Desa Berembeng, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, Rabu (15/11/2023) sekitar pukul 12.30 WITA.

Korban bernama I Gede Candra Kusuma (33) asal Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan,  tewas di tempat setelah ditabrak mobil Kijang Inova. Korban sedang membonceng ibunya Ni Wayan Suniasih (61) dan mengalami luka ringan pada bagian kaki.

“Satu korban meninggal dunia dibawa ke RSUD Tabanan dan satu lagi ibunya luka ringan pada bagian kaki dan langsung dilarikan ke Puskesmas Bajra,” kata Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata.

Dia menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil Avanza dengan Nomor Polisi DK 1167 CF yang dikemudikan oleh Dwi Agus Prasetyo, melaju beriringan bersama korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Lexi dengan Nomor Polisi DK 3900 GBC.

Setibanya di tempat kejadian, mobil Avanza menabrak korban yang hendak menyeberang ke kanan. Lalu korban masuk ke jalur yang berlawanan dan ditabrak oleh kendaraan Kijang Inova dengan Nomor Polisi B 1119 QN, yang dikemudikan oleh I Wayan Wardana.

“Pengendara Minibus Avansa dan Kijang Inova dalam keadaan selamat. Sementara, kerugian materiil akibat kecelakaan diperkirakan Rp10 juta,” imbuhnya. (jas)

Diduga Gelapkan Dana Rp167 Miliar, Puteri Indonesia Persahabatan 2002 Dilaporkan ke Polda Bali

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Puteri Indonesia Persahabatan 2002, Fanni Lauren Christie dan suaminya Valerio Tocci, dilaporkan kembali ke Polda Bali, Rabu (15/11/2023).

Laporan ini dilayangkan oleh dua korban yakni Luca Simioni WN Swiss selaku investor yang melaporkan dugaan tindak pidana penggelapan atas hasil penjualan 14 unit apartemen The Double View Mansion (DVM), dan Timothee Frederic Walter WN Swiss selaku pemilik hunian yang melaporkan dugaan tindak pidana penipuan atas jual-beli unit apartemen DVM.

Pada laporan saat ini, atas penjualan atau penggelapan 14 unit itu Lucca mengalami kerugian Rp8,8 miliar. Kemudian, untuk Timothee atas penipuan unit sendiri mengalami kerugian sekitar Rp4 miliar.

Kuasa Hukum Korban, Erdia Christina menyatakan, laporan dua kliennya ini dilayangkan ke SPKT Polda Bali, dengan alasan menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan oleh terlapor Fanni dan Valerio Tocci. Fanni merupakan Direktur dan Pemegang Saham 95 persen PT Indo Bhali Makmurjaya, yang mengelola apartemen DVM. Sedangkan Valerio Tocci adalah suaminya berkewarganegaraan Italia.

“Dua klien kami ini merupakan korban dari terlapor dalam urusan penjualan unit-unit apartemen DVM dan kepemilikan unit-unit hunian di Apartemen DVM,” ucapnya Rabu (15/11/2023).

Selain dua klien yang melapor, sambungnya, ada empat kliennya yang melapor sebelumnya. Yakni WN Swiss Emmanuel Valloto dan WN Italia Andrea Colussi Serravalo. Kemudian ada Luca Simioni WN Swiss, Carlo Karol Bonati WN Italia, Simon Goddard WN Ingris, dan Barry Pullen WN Inggris. Yang sudah melaporkan kasus ini pada bulan Juni 2023. Laporan yang dibuat yakni menyangkut dugaan penggelapan hasil penjualan 14 unit apartemen dan penipuan atas jual beli unit-unit apartemen DVM.

“Jadi kami mohon kepada teman media untuk mengawal kasus ini. Karena dalam proses ini ada indikasi oknum yang mencoba mengintervensi kasus ini,” ungkap Erdia.

Erdia mengurai, total kerugian yang dialami oleh kliennya ini, secara keseluruhan ialah sebesar Rp167 miliar. Yang terdiri dari mulai investasi untuk membangun Apartemen DVM kurang lebih sebesar Rp50 milliar, potensial Valuasi Apartemen DVM kurang lebih sebesar Rp78 milliar, potensial kerugian atas rental unit-unit Apartemen DVM selama tiga tahun kurang lebih sebesar Rp21 milliar.

Dan biaya-biaya lainnya yang dikeluarkan untuk mengurus seluruh sengketa kasus-kasus baik perdata maupun pidana kurang lebih sebesar IDR 19 Miliar. “Jadi total kerugian klien kami menyeluruh adalah Rp 167,350,000,000,” bebernya.

Salah satu korban dan juga investor yakni Lucca Simioni mengatakan, bahwa mereka adalah WNA yang datang ke Indonesia beberapa waktu yang lalu, untuk merangkul budaya, untuk mencintai masyarakat, untuk membantu masyarakat melakukan bisnis.

Sayangnya ia dan rekannya bertemu dengan dua terduga pelaku kejahatan (terlapor). Ini adalah pengalaman traumatis bagi semua orang, sejak 3 tahun yang lalu.

“Ini sangat menyakitkan setiap hari, namun saya tetap percaya pada keadilan di Indonesia, dan saya berharap tidak seorang pun, baik masyarakat Indonesia maupun orang asing, akan mengalami pengalaman traumatis ini. Kami ingin terus melakukan bisnis di Indonesia,” tegas Lucca.

Senada dengan Lucca, korban lainnya Carlo Karlo Bonati menyatakan, ia menaruh penuh r rasa hormat pada Indonesia yang merupakan negara yang ia cintai. Dirinya menginvestasikan sebagian besar uangnya di negara ini. Sebab, dirinya percaya pada negara ini, terutama pada penegakan hukum di Indonesia.

“Tapi saya mungkin kehilangan semuanya sekarang, karena pelakunya penjahat Italia dari Roma dan istrinya, masih bebas berkeliaran di Bali,” ungkapnya.

Carol menambahkan, bahwa ketika seseorang bertanya kepadanya, dan apa yang yang menjadi harapannya, maka ia akan berkata bahwa dirinya sangat berharap Indonesia akan menghukum mereka (terlapor). Sehingga tidak ada lagi yang harus mengalami apa yang dialami ia dan tekannya.

“Karena jika mereka lolos, akan lebih banyak lagi korban tak bersalah yang menjadi korban penipuan mereka,” pungkasnya.

Awal kasus sendiri bermula, lanjut Erdia, terlapor Valerio Tocci atau suami Fanni, menawarkan adanya proyek pembangunan Apartemen The DVM beserta fasilitas-fasilitasnya pada tahun 2016 kepada Luca Simioni, warga negara Swiss.

Valerio Tocci meminta istrinya Fanni Christie untuk mendirikan PT Indo Bhali Makmurjaya dalam melakukan pembangunan Apartemen DVM. Menariknya, bahwa saat itu alasan dari memakai nama Indonesia atau Fanni, karena alasan hanya meminjam nama dengan alasan bahwa WNA tidak dapat menjadi pemegang saham di Perusahaan Indonesia yang bergerak dalam bidang perhotelan.

Dan sejatinya, ialah dengan kesepakatan bahwa PT Indo Bhali Makmurjaya akan diubah menjadi PT Penanaman Modal Asing (PT PMA) setelah Apartemen DVM beroperasi dan menjadikan Luca Simioni, Arturo Barone dan Thomas Huber sebagai pemegang saham PT Indo Bhali Makmurjaya.

“Ketiga investor atau klien kami sepakat untuk berinvestasi dalam membangun dan mengelola Apartemen DVM dengan menandatangani Perjanjian Kerjasama,” ujarnya.

Dan perjanjian itu, Luca Simioni memberikan uang USD 1,840,000 (44.11% saham),
Arturo Barone USD 950,000 (22.78%), Thomas Huber USD 500,000 (11.99%) dan Valerio Tocci : USD 881,067 (21.12%).

Sayangnya, Valerio Tocci tidak pernah menyetorkan uangnya. Bahkan, karena dia yang berada di Indonesia dan menawarkan proyek DVM, maka para pihak sepakat untuk memberikan dia saham.

Ketika berjalan, setelah uang terkumpul maka dibuatlah perusahaan oleh Fanni Lauren Christi yakni PT Indo Bhali Jaya. Dan terlapor sebagai Direktur serta pemegang saham 95 persen. Pada praktiknya, tidak pernah menyetorkan uang atau dana untuk melakukan pembangunan dan pengelolaan Apartemen DVM tersebut.

Maka dari itu terlapor Puteri Indonesia Persahabatan 2002, Fanni bersama Suaminya Valerio Tocci WN Italia diduga telah melakukan perbuatan yang merugikan para investor asing di Indonesia. Yaitu melalui proyek pembangunan dan pengelolaan apartemen DVM tersebut.

Dimana, kepemilikan Apartemen The Double View Mansion Fanni tidak pernah disampaikan bahwa ia dan suaminya selama ini bersama-sama dalam mengelola Apartemen The DVM di Bali. Fanni selalu mengaku bahwa Apartemen DVM tersebut adalah miliknya. Parahnya, tidak pernah menjelaskan darimana asal-usul dana atau uang yang dia peroleh untuk membangun Apartemen DVM tersebut.

“Padahal teman-teman, ada kesepakatan dan dokumen-dokumen yang ditandatangani oleh para investor asing (Luca Simioni, Arturo Barone, Thomas Huber dan Valerio Tocci), Fanni Lauren Christie dan PT Indo Bhali Makmurjaya bukan sebagai salah satu pihak investor pembangunan Apartemen DVM, namun namanya hanya digunakan mengelola Apartemen DVM atas permintaan dan/atau rekomendasi dari Suaminya,” paparnya.

Nah, gelagat adanya tindak penggelapan sendiri, dimulai dari pembangunan Apartemen DVM selesai. Terlapor Fanni dengan suaminya melakukan pengelolaan Apartemen DVM secara sepihak tanpa melibatkan 3 Investor Asing lainnya.

Di sisi lain, itu ada janji bahwa PT Indo Bhali Makmurjaya akan diubah dari PT Penanaman Modal Dalam Negeri (PMN) menjadi PT Penanaman Modal Asing (PMA). Namun, yang terjadi adalah setelah pembangunan Apartemen DVM selesai terlapor Fanni Lauren Christie dan Valerio Tocci menolak untuk merubah status PT Indo Bhali Makmurjaya.

“Makanya perbuatan yang dilakukan oleh terlapor dan suaminya yang juga dalam hal ini kami laporkan juga, sangat-lah merugikan klien kami (investor),” tegasnya.

Menurut Erdia, kasus sengketa kepemilikan Apartemen DVM telah diputus oleh Mahkamah Agung RI yang telah memiliki kekuatan hukum tetap melalui Putusan Nomor 2546 K/PDT/2022 tanggal 24 Agustus 2022. Dimana pada pokoknya PT Indo Bhali Makmurjaya dan Valerio Tocci secara bersama-sama dihukum untuk membayar sejumlah uang sebesar USD 7,095,680 kepada Luca Simioni, Arturo Barone dan Thomas Huber selaku investor.

Bahkan Pengadilan Negeri Denpasar telah mengeluarkan Penetapan Sita Eksekusi Nomor 469/Pdt.G/2021/PN.Dps Jo. Nomor 6/EKS/2023/PN.Dps tanggal 27 Februari 2023 dan Berita Acara Eksekusi Nomor 469/Pdt.G/2021/PN.Dps Jo. Nomor 6/EKS/2023/PN.Dps 16 Maret 2023 atas 25 Unit Apartemen DVM berserta fasilitas-fasilitasnya. (rls)

Hujan Deras Melanda Tabanan, Pohon Tumbang di Dua Lokasi

BPBD Tabanan membersihkan pohon tumbang di Jalan Banjar Celagi, Desa Denbantas, Tabanan.
BPBD Tabanan membersihkan pohon tumbang di Jalan Banjar Celagi, Desa Denbantas, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Tabanan mengakibatkan dua pohon tumbang pada Rabu (15/11/2023).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan I Nyoman Srinadha Giri mengatakan, pohon kelapa tumbang di jalan menuju Setra (kuburan) Desa Grogak gede, Desa Delod Peken, Tabanan, sekitar pukul 08.30 WITA.

Kemudian, pohon jenis cemcem tumbang di Jalan Banjar Celagi, Desa Denbantas, Tabanan, sekitar pukul 11.30 WITA. “Kedua pohon tumbang ini akibat hujan deras yang terjadi sejak tadi pagi,” ujarnya.

Dia menyebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) regu 1 sudah diterjunkan untuk melakukan penanganan pohon tumbang tersebut. “Beruntung tidak ada korban jiwa dan kerugian materi akibat peristiwa ini,” imbuhnya.

Sebelumnya, BPBD Tabanan mengimbau masyarakat untuk waspada adanya pohon tumbang saat musim hujan. Khususnya di wilayah sepanjang jalan dari Tabanan menuju Singaraja yang terdapat banyak pohon perindang besar berusia tua.

Selain itu, menindaklanjuti Surat Sekretaris Daerah Provinsi Bali terkait antisipasi cuaca ekstrem dan perkiraan musim hujan di Provinsi Bali terjadi pada pertengahan November 2023, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke saluran air serta melakukan upaya pembersihan saluran air untuk menghindari banjir.

Kemudian, melakukan pemangkasan pohon yang membahayakan dan waspada terhadap bahaya longsor.

“Masyarakat bisa hubungi call Center BPBD Kabupaten Tabanan (0361) 811171 untuk pelaporan dan penanganan bencana,” ucap Srinadha Giri. (ana)

Bupati Tabanan Komitmen Tuntaskan 4 Persen Jalan Rusak pada 2024

Ketua DPC PDI Perjuangan Tabanan I Komang Gede Sanjaya.
Ketua DPC PDI Perjuangan Tabanan I Komang Gede Sanjaya.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyebut perbaikan infrastruktur jalan masih menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan.

Hingga saat ini, sisa jalan rusak yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tabanan masih tersisa empat persen. Perbaikan jalan rusak ini ditargetkan tuntas pada 2024 mendatang.

“Pertama kami prioritaskan infrastruktur jalan lagi empat persen. Lalu sisanya fasilitas umum (fasum), fasilitas sosial (fasos), perkantoran dan kebutuhan publik lainnya. Karena itu komitmen perjalanan Jaya-Wira selama lima tahun,” ujarnya, Rabu (15/11/2023).

Selain infrastruktur, pihaknya juga tengah fokus dalam pembangunan sektor pertanian untuk menjaga ketahanan pangan nasional. “Pembangunan pertanian itu memang menjadi arahan pusat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Tabanan Made Dedy Darmasaputra menyebut, jalan dengan kategori rusak berat di Kabupaten Tabanan tersebar di 12 titik dengan total panjangnya mencapai 38 kilometer.

Adapun sebaran jalan rusak berat tersebut yakni di Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat; Banjar Bajra Pegebegan, Kecamatan Marga; Banjar Cepag  Desa Jegu, Kecamatan Penebel; Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan; Desa Gubug, Kecamatan Kerambitan.

“Sisanya hanya rusak-rusak ringan. Dan yang rusak berat itu kami tuntaskan akhir tahun ini,” ucapnya. (ana)

Bupati Sanjaya Buka Lomba dan Pameran Tanaman Bonsai

Bupati Sanjaya dalam Lomba dan Pameran Bonsai yang digelar dalam rangkaian HUT Kota Tabanan Ke-530, di area Taman Bung Karno Tabanan.
Bupati Sanjaya dalam Lomba dan Pameran Bonsai yang digelar dalam rangkaian HUT Kota Tabanan Ke-530, di area Taman Bung Karno Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Apresiasi dan dukungan Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam hal ini, Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M, terhadap kelestarian tanaman hias bonsai yang sarat akan filosofi yang sangat dalam, ditunjukkannya saat menghadiri sekaligus membuka Lomba dan Pameran Bonsai yang digelar dalam rangkaian HUT Kota Tabanan Ke-530, di area Taman Bung Karno Tabanan, Selasa (14/11/2023).

Taman Bung Karno di sore hari itu, nampak dipadati ratusan tanaman bonsai milik para penggiat tanaman hias. Lomba yang di inisiasi oleh PPBI (Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia) Cabang Tabanan tersebut, nampak sangat diminati. Para peserta yang ikut melombakan tanaman hias yang harganya terbilang tidak murah itu berjumlah 548 Bonsai dan berasal dari berbagai tempat, yakni pulau Bali, Jawa, Lombok dan Sumbawa.

Pelaksanaan lomba digelar mulai dari jadwal penerimaan pohon pada 9 November 2023, sampai nanti di acara penutupan pada 17 November 2023 mendatang, sementara pembukaannya, terjadwal pada hari ini dan dibuka langsung oleh Bupati Tabanan.

Tentunya apresiasi sangat baik diberikan oleh orang nomor satu di Tabanan yang hadir dengan penuh semangat.

“Saya atas nama pemerintah, sekali lagi mengucapkan selamat atas dibukanya lomba bonsai di Kabupaten Tabanan yang sekaligus dirangkaikan dengan HUT Kota ke-530. Jadi, dilaksanakan dengan penuh kekompakan dan gotong-royong, semangat menggali dana, sponsor hingga akhirnya bisa diselenggarakan dengan baik, artinya management bonsai di Tabanan sudah bisa menunjukkan kemampuan yang luar biasa,” sebut Sanjaya.

Pihaknya juga berharap, kedepannya lomba dan pameran seperti ini bisa terus dilakukan dengan lebih semarak, karena telah ikut berkontribusi mengharumkan Kabupaten yang kita cintai. Kehadiran para peserta dari luar pulau juga sebagai ajang untuk memperkenalkan Tabanan ke kancah nasional.

Oleh karenanya, bonsai juga dinilai mampu berperan menjadi salah satu penggerak sektor dan perekonomian dari pariwisata Industri kreatif dalam rangka mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

Bagi Sanjaya, Bonsai memiliki filosofi yang sangat dalam. Di mana Bonsai, mengapresiasikan keindahan bentuk dahan, daun, batang dan akar pohon, serta pot dangkal yang menjadi wadah atau keseluruhan bentuk tanaman atau pohon dianggap bagaikan refleksi cara hidup yang harmonis dengan alam, untuk mencapai kebaikan bersama.

“Filosofi karya seni bonsai, penuh dengan ketekunan yang luar biasa, bayangkan pohon yang besar seperti beringin, yang umurnya sampai 500 tahun bisa dikerdilkan seperti ini. Sangat diperlukan talenta dan seni, waktu, ruang dan sebagainya, karena kalau bicara bonsai ini, tak akan ada habisnya. Lihat dari batangnya, bagaimana merangkai batangnya, daunnya, semua ada cerita dan filosofinya,” jelasnya.

Sanjaya berpesan, agar agenda Pameran dan Lomba bonsai bisa terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya, dan ikut dirangkaikan dalam HUT Kota, di mana pemerintah dapat turut andil dalam pelaksanaannya.

“Jadikan ajang, sehingga punya tempat khusus untuk selalu bisa kita lihat. Tugas kita di Pemerintah adalah untuk memberikan ruang kepada semua komunitas yang kita miliki, sehingga para penghobi yang ada di Tabanan dan yang ada di Bali punya ruang dan tempat untuk ajang memamerkan hobinya, memperkenalkan produknya dan kita juga bisa berinteraksi antar penggemar,” pesannya.

Himbauannya untuk mengangkat semua potensi ditegaskannya sekali lagi, dengan makna, untuk membawa kebahagiaan bagi semua komunitas di Tabanan, “itu yang dikatakan Bangga Menjadi Orang Tabanan. itu yang kita maksudkan, karena tugas pemerintah hadir di tengah-tengah komunitas adalah untuk membawa rasa senang dan bahagia,” jelasnya.

Adapun pembagian kelas bonsai terdiri dari berbagai kategori yaitu kelas utama, kelas madya, kelas pratama, semi pratama, kelas prospek mame, pratama mame, dan kelas prospek small serta kelas pratama small.

Dengan jenis bonsai yakni; Ficus, Hokiantea, Anting Putri, Santigi, Sancang, Waru. Dengan dibukanya lomba dan pameran Bonsai ini, Bupati Sanjaya sekaligus berharap, kegiatan ini nantinya tidak hanya bisa menambah kesemarakkan perayaan HUT Kota Tabanan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Pembukaan ditandai dengan peletakan Pelakat secara simbolis di pohon Bonsai dan pemotongan pita.

Ketua Panitia sekaligus Ketua PPBI I Wayan Suprananda Putra menyampaikan, pameran dan lomba ini sangat diminati oleh para penggiat tanaman hias bonsai. Dari yang semula mendatangkan tanaman hanya dari luar Bali, kini sudah bisa diproduksi sendiri.

“Besar harapan kami agar pameran ini bisa berlangsung setiap tahun, karena tidak hanya menyalurkan hobi, tetapi dengan berlangsungnya pameran ini sudah banyak memunculkan petani-petani bonsai yang ada di Kabupaten Tabanan, yang dulu di mana bahan itu didatangkan dari Pulau Jawa, tapi dengan intensnya pameran yang ada di Kabupaten Tabanan, para petani sudah mulai membudidayakan bonsai itu di daerah sendiri,” sebutnya. (rls)

Rangkaian HUT Kota Tabanan Ke-530, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Melakukan Kunjungan Sosial 

Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya saat menjalankan Aksi Sosial dalam rangka memeriahkan HUT Ke-530 Kota Tabanan.
Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya saat menjalankan Aksi Sosial dalam rangka memeriahkan HUT Ke-530 Kota Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Selalu berupaya berperan aktif dan berkomitmen membantu masyarakat, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan yang juga selaku Ketua K3S Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, menjalankan Aksi Sosial dalam rangka memeriahkan HUT Ke-530 Kota Tabanan yang dilakukan di dua tempat.

Dengan mengajak serta rombongan, tujuan kunjungannya yang pertama difokuskan pada Panti Asuhan Salam di Banjar Taman Sari, Desa Delod Peken dan dilanjutkan ke UPTD Pelayanan Sosial dan PPA Dinsos P3A Kabupaten Tabanan, Br. Wanasara Kelod, Desa Bongan, Selasa (14/11/2023).

Dalam kunjungannya tersebut, Bunda Rai tak hanya menunjukkan perhatian dan kasih sayang melalui sumbangan yang diberikan, tetapi juga menjadikannya momen melepas rindu kepada para penghuni panti dengan sapaan hangat yang penuh semangat.

Bunda Rai menyampaikan rasa bahagianya dapat bertemu setelah kunjungan terakhirnya ke Panti Asuhan Salam. Atmosfir luar biasa yang mampu mengetuk hati, dirasakannya saat melangkahkan kaki di tempat itu.

“Saya selalu berharap, agar kita semua lebih memberi perhatian lagi, tidak hanya saya selaku wakil pemerintah tapi dari semuanya. Sinergi seperti ini juga sangat saya apresiasi sekali dan saya harapkan nanti akan ada badan sosial lain atau CSR lain yang juga ikut menyertai saya, terus berikan perhatian kepada adik-adik kita atau kepada masyarakat Tabanan yang memiliki masalah sosial,” sebutnya.

Melalui kegiatan yang masih dirangkaikan dalam menyambut HUT Kota Tabanan ke-530 itu, sebanyak 30 paket sembako seperti; Beras, Minyak, Tepung, Susu, Sarden, Sayur Kaleng Mie Instan dan Sayur Segar dan juga alat kebersihan diri seperti Sikat Gigi, Pasta Gigi, Sabun Mandi, Sampo dan Deterjen, serta bantuan pribadi dari Ibu Bupati berupa masing-masing 6 Dus Biskuit dan Diapers yang diserahkan kepada Panti Asuhan Salam dan Para Lansia di UPTD Dinsos P3A.

“Jangan dilihat nilainya, tapi bentuk perhatiannya, semoga bisa menguatkan batin adik-adik sehingga nantinya bisa sukses dan maju,” ujar Bunda Rai.

Di kesempatan itu, Bunda Rai sampaikan ungkapan terima kasihnya kepada SOS dan BPD atas bantuannya, juga para pengasuh yang telah membimbing anak-anak asuh, sehingga diharapkan dapat menjadi anak yang hebat, sukses dan maju. Tak lupa, pihaknya juga berharap, agar kolaborasi, perhatian dan support tidak berhenti sampai di sini.

Mengunjungi lokasi kedua, di UPTD Pelayanan Sosial dan PPA Dinsos P3A Kabupaten Tabanan, Srikandi Tabanan itu lanjut menyerahkan bantuan sosial yang sama secara adil dan merata. Bunda Rai sekaligus menyapa para penghuni panti yang tak hanya dihuni 7 orang lansia tapi juga oleh 20 orang dengan disabilitas mental. Bunda Rai sampaikan keinginannya untuk menggagas rumah singgah yang bermanfaat untuk membantu masyarakat Tabanan yang memiliki masalah sosial.

“Ini adalah bentuk perhatian Pemerintah, dan Bapak Bupati melalui saya di K3S, menyatakan bahwa kita di pemerintah selalu ada. Terutama untuk kelangsungan rumah singgah di sini,” ucap Bunda Rai.

Secara pribadi, Bunda Rai sangat mengapresiasi sekali semua relawan dan tenaga pengurus yang telah merawat lingsir-lingsir (para orang tua) di sana. Semuanya dibilang luar biasa dan bagus sekali.

“Itu merupakan hal yang tidak mudah, perlu ketulusan hati, jiwa dan Ikhlas secara kemanusiaan. Kedepannya, saya berharap dan inginkan di rumah singgah, adalah sinerginya. Terutama dari Dinas Sosial, bagaimana agar cita-cita saya ini bisa terwujud. Untuk terus diperhatikan dalam segi pengasuhnya, tenaga kesehatannya dan fasilitasnya. Oleh karenanya, selaku penggagas, saya tak hentinya minta dukungan, karena untuk berjalan sendiri tentunya tidak bisa, tapi kolaborasi dan sinergi yang baik untuk mewujudkannya,” paparnya lebih lanjut.

Kepala Dinas Sosial I Gede Nyoman Gunawan juga memberikan dukungan penuh atas inisiasi Srikandi panutan Tabanan itu.

“Saya menyambut baik apa yang ibu gagas, konsep yang sangat brilian dan luar biasa dengan adanya Rumah Singgah, semoga bisa memberikan manfaat. Dan tentunya kehadiran Ibu di sini, mudah-mudahan bisa membuat mereka bahagia, bagaimanapun juga orang tua dan saudara kita ini harus kita rawat,” katanya.

Tak hanya itu, Gusti Ketut Suardana selaku Ketua Yayasan Panti Asuhan Salam juga sampaikan terima kasihnya atas bentuk perhatian yang diberikan oleh Ketua TP PKK Tabanan pagi itu.

“Kami atas nama keluarga Panti Asuhan mengucapkan banyak terima kasih karena Bapak dan Ibu sudah berbagi dengan kami. Terutama dalam rangkaian HUT Kota Tabanan yang kita cintai ini yang Ke-530. Besar harapan kami, Kota Tabanan menjadi Kota yang Aman, Unggul dan Madani, sehingga masyarakatnya bisa menjadi masyarakat yang Makmur kedepannya,” harap Ketua Yayasan Panti Asuhan Salam.

Turut hadir saat itu, Kadis Sosial, Para pengurus TP PKK dan K3S Kabupaten Tabanan, Camat dan Perbekel setempat, Tokoh masyarakat, serta para stakeholder SOS (Scoolare of Sustainance) dan Bank BPD Bali dan juga para pengurus panti berikut penerima bantuan.  (rls)

DPC PDIP Tabanan Bentuk Tim Pemenangan Ganjar Mahfud, Target Kemenangan 97 Persen

Ketua DPC PDI Perjuangan Tabanan I Komang Gede Sanjaya.
Ketua DPC PDI Perjuangan Tabanan I Komang Gede Sanjaya.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – DPC PDIP Kabupaten Tabanan menargetkan kemenangan Ganjar-Mahfud di Tabanan dalam Pilpres 2024 mencapai 97 persen.

“Target yang diminta kemarin 97 persen. Tentu itu target yang besar,” ujar Ketua DPC PDIP Tabanan I Komang Gede Sanjaya, usai menghadiri sidang Paripurna di DPRD Tabanan, Selasa (14/11/2023).

Sanjaya menyebut, pihaknya menunjuk Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDIP Tabanan yakni I Gusti Nyoman Omardani sebagai ketua pemenangan Ganjar-Mahfud.

“Karena kami di Tabanan mengikuti aturan, jadi Ketua Pemenangan adalah ketua Bapillu,” ujarnya.

Namun, menurutnya pada hakikatnya tim pemenangan adalah seluruh masyarakat.
“Kami sudah membuat tim pemenangan, tapi hakikatnya tim pemenangan kita adalah seluruh masyarakat Tabanan, dan kalau kami di partai, semua kader adalah tim pemenang, tidak ada tim khusus,” tegasnya.

Ia berharap, dengan dibentuknya tim pemenangan dan juga kerja keras seluruh kader DPC PDIP, dapat menyukseskan dan memenangkan pemilu 2024.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Ganjar-Mahfud Kabupaten Tabanan I Gusti Nyoman Omardani mengungkapkan, target kemenangan 97 persen optimis bisa dicapai dengan kerjasama dari seluruh kader hingga masyarakat.

“Target 97 persen itu cukup berat, akan tetapi tidak ada yang mustahil, karena kita bekerja bersama sama, dari seluruh kader partai, perangkat dari tim pemenangan dan juga masyarakat,” jelasnya.
Untuk memenangkan pemilu 2024, Ganjar Mahfud diusung oleh empat partai yang juga masuk ke tim pemenangan yaitu PPP, Perindo, Hanura dan PDIP.

“Kami juga sudah berkomunikasi secara linier dari pusat hingga daerah, akan tetapi kita belum bisa mengambil tindakan apa pun karena kami masih menunggu dikeluarkannya SK,” ucapnya. (jas)

Penataan Lapangan Alit Saputra Sudah 85 Persen

Proses penataan pintu masuk Lapangan Alit Saputra.
Proses penataan pintu masuk Lapangan Alit Saputra.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Progres penataan Lapangan Alit Saputra atau Lapangan DC sudah mencapai 85 persen.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) Kabupaten Tabanan I Made Dedy Saputra mengatakan, pengerjaan hingga hari ini tinggal pemasangan patung di gerbang masuk, pembuatan kolam, dan lintasan pendistrian di sekeliling lapangan dengan lebar 6 meter.

“Patung yang akan dipasang yakni Patung Pahlawan Alit Saputra dan Patung Patih dekat pintu masuk,” ujarnya, Selasa (14/11/2023).

Dedy menjelaskan, penataan Lapangan Alit Saputra akan dilakukan dalam dua tahapan. “Tahapan pertama ini ditargetkan tuntas pada akhir tahun 2023 ini dan tahapan kedua rencananya akan dilakukan pada Maret 2024 mendatang,” ucapnya.

Menurutnya, tahap pengerjaan pertama ini fokus penyelesaiannya adalah pintu masuk dan keluar, patung, taman serta tembok di sekeliling lapangan. Dengan anggaran sekitar Rp7 miliar.

“Kemudian, untuk di dalam lapangan seperti penataan rumput dan pembuatan plaza akan diselesaikan pada tahapan kedua yang direncanakan akan mulai digarap pada 2024 mendatang,” imbuh Dedy. (ana)

Eksekutif dan Legislatif Tabanan Tandatangani Persetujuan Bersama 3 Ranperda

Penandatanganan Persetujuan Bersama Terhadap Tiga Ranperda Kabupaten Tabanan, di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Tabanan, Selasa (14/11/2023).
Penandatanganan Persetujuan Bersama Terhadap Tiga Ranperda Kabupaten Tabanan, di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Tabanan, Selasa (14/11/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Rapat Paripurna Ke 21, Masa Persidangan III Tahun 2023, sekaligus beri tanggapan terkait Penyampaian Laporan Badan Anggaran dan Laporan Pansus V DPRD Kabupaten Tabanan, diikuti dengan Penandatanganan Persetujuan Bersama Terhadap Tiga Ranperda Kabupaten Tabanan, di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Tabanan, Selasa (14/11/2023).

Paripurna Ke-21 tentang Pembahasan terhadap Tiga Rancangan Peraturan Daerah, yakni Ranperda Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2024, Ranperda tentang Penyelenggaraan Reklame dan Ranperda Tentang Penyelenggaraan Pendidikan Kawasan Kebangsaan.

Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasinya terhadap pembahasan tiga Ranperda yang telah dilaksanakan dengan baik sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Terhadap persetujuan bersama Ranperda penyelenggaraan reklame, pihaknya menjelaskan, merupakan regulasi pengaturan administratif dan teknis penyelenggaraan reklame, sehingga proses pembangunan dan pemanfaatannya berlangsung tertib, untuk mewujudkan reklame yang terencana, terarah, terpadu sebagai kegiatan ekonomi dan diharapkan mendorong peningkatan pendapatan asli daerah.

“Terhadap persetujuan bersama, Ranperda tentang penyelenggaraan Pendidikan Wawasan Kebangsaan, merupakan payung hukum untuk mengatur Pendidikan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara bagi penyelenggara negara dan masyarakat,” jelas Sanjaya dalam sambutannya.

Dengan adanya Perda penyelenggaraan Pendidikan wawasan kebangsaan, diharapkan dapat mengatasi persoalan dan tantangan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Hal tersebut sesuai dengan pemahaman falsafah Negara melalui penyelenggaraan Pendidikan wawasan kebangsaan, yang merupakan bagian dari proses penguatan jati diri dan pembentukan watak/karakter manusia yang mampu mengembangkan semangat nasionalisme, mengangkat nilai-nilai kebangsaan dan nilai-nilai kearifan lokal yang dapat digunakan secara tepat dan arif dalam mengembangkan Pendidikan di Kabupaten Tabanan.

Dan terhadap persetujuan bersama Ranperda tentang anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Tabanan Tahun 2024, maka tahapan berikutnya akan dilakukuan dan dievaluasi oleh Gubernur.

“Dalam garis besarnya disampaikan, pendapatan daerah sebesar Rp2,074 triliun lebih, sedangkan besaran belanja daerah adalah sebesar Rp2,204 triliun lebih. Ini berarti pada RAPBD Tahun anggaran 2024 terdapat defisit sebesar Rp129 miliar lebih yang direncanakan akan ditutupi oleh pembiayaan netto,” sebut Bupati Sanjaya.

Pihaknya menyadari, masih terdapat kesenjangan kemampuan fiskal daerah dalam memenuhi kebutuhan untuk membiayai pelaksanaan program pembangunan, namun akan terus berupaya dengan sumber daya yang ada untuk mewujudkan Visi dan Misi Kabupaten Tabanan.

“Atas dasar itulah, kita tetap mempertahankan kekompakan, semangat Kerjasama dan suasana saling pengertian semua pihak demi suksesnya pelaksanaan program pembangunan Tahun 2024,” ujarnya. Agenda diteruskan dengan penandatanganan Ranperda oleh Bupati Tabanan, Ketua DPRD Beserta Wakil Ketua. (rls)