- Advertisement -
Beranda blog Halaman 535

Bupati Giri Prasta Pimpin Langsung Sosialisasi Rencana Pembangunan TPST Sangeh

Bupati Giri Prasta disaat memimpin langsung Rapat Sosialisasi Pembangunan TPST Sangeh di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Puspem Badung, Sabtu (9/12/2023).
Bupati Giri Prasta disaat memimpin langsung Rapat Sosialisasi Pembangunan TPST Sangeh di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Puspem Badung, Sabtu (9/12/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemkab Badung selalu berkomitmen dalam penanganan sampah di Badung sehingga tidak menimbulkan pencemaran dan dampak negatif lainnya dan berharap TPST Sangeh akan menjadi salah satu infrastruktur penunjang Desa Sangeh sebagai Daerah Tujuan Wisata.

Hal ini dibuktikan oleh Bupati Badung Giri Prasta didampingi Sekda Wayan Adi Arnawa bersama Ketua Komisi II DPRD Badung IGN Lanang Umbara saat memimpin langsung Rapat Sosialisasi Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sangeh di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Puspem Badung, Sabtu (9/12/2023).

“Saya jamin dengan adanya pembangunan TPST di Desa Sangeh tidak akan ada bau yang ditimbulkan akibat dari TPST tersebut. Ini diperkuat dengan kesepakatan antara Bupati dengan Krama Desa Sangeh, apabila ada sampah yang tidak diolah dalam kurun waktu satu hari dan sampai menimbulkan bau maka TPST akan langsung ditutup, sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat,” ujar Bupati Giri Prasta.

Lebih lanjut Bupati Giri Prasta mengatakan keberadaan Desa Sangeh sebagai Daerah Tujuan Wisata saat ini juga sudah memiliki TPS3R dan ingin membentuk TPST Sangeh untuk dijadikan role model yang didukung oleh teknologi dari Jepang, dimana tidak akan ada yang namanya penumpukkan atau penimbunan sampah, sehingga Desa Sangeh sebagai DTW akan tetap bersih dan nyaman.

Pada kesempatan itu Bupati Giri Prasta juga mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Perbekel Sangeh, Bendesa Adat dan tokoh masyarakat Sangeh yang tetap mendukung program pemerintah terkait dengan pembangunan TPST Sangeh dengan mencarikan solusi atau lokasi baru yang lebih representatif.

“Saya tugaskan Kadis PUPR dan Kadis LHK untuk melakukan kajian teknis terkait dengan lokasi pembangunan TPST yang disampaikan Perbekel Sangeh tersebut, agar tidak melanggar dari ketentuan yang ada,” ujarnya.

Sementara Perbekel Sangeh Made Werdiana mengatakan, Desa sebagai ujung tombak dari Pemkab Badung tentu memiliki kewajiban serta mengamankan dan melaksanakan program dari bapak Bupati Badung.

Namun terkait dengan pembangunan TPST yang didukung dengan teknologi Jepang yang berlokasi di BBI Sangeh belum bisa diterima karena lokasi tersebut akan direncanakan sebagai Taman Desa sebagai pendukung objek wisata yang ada di Desa Sangeh.

“Mengingat lokasi itu merupakan muka Desa Sangeh di sisi selatan. Terkait dengan Pembangunan TPST Sangeh, dari Desa mengajukkan lokasi baru di tanah milik Desa Adat yang lokasinya dipandang jauh lebih representatif,” jelasnya.

Turut hadir  pada rapat sosialisasi Inspektur Luh Suryaniti, Asisten Perekonomian dan  Pembangunan IB. Gede Arjana, Kaban Kesbangpol Nyoman Suendi, Kadis LHK Wayan Puja, Kadis PUPR IB. Surya Suamba, Perwakilan Bappeda, perwakilan Camat Abiansemal, Perbekel Desa Sangeh Made Werdiana, Bendesa Adat Sangeh serta perwakilan tokoh masyarakat Sangeh. (rls)

Jero Marga Hadirkan Enam Saksi Selama Proses Persidangan Sengketa Lahan Pura Dalem Kelecung 

Pihak Jero Marga menunjukkan bukti kepemilikan lahan saat konferensi pers, Minggu (10/12/2023).
Pihak Jero Marga menunjukkan bukti kepemilikan lahan saat konferensi pers, Minggu (10/12/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kasus sengketa tanah Pura Dalem Desa Adat Kelecung sudah memasuki proses persidangan dengan agenda keterangan saksi dari pihak penggugat yakni Jero Marga.

Adapun saksi yang dihadirkan selama persidangan yang digelar tiga kali tersebut yakni sebanyak enam orang. Diantaranya AA Ketut Sumardika, AA Mayun Sudiadnyana, AA Gede Ari Buana, AA Putra Pusyana Kemuda, AA Nguhah Adnya Praba dan Gusti Made Subiksa yang merupakan saksi dari luar keluarga Jero Marga Puri Kerambitan.

Dalam persidangan, para saksi telah menjelaskan bahwa tanah yang disengketakan seluas 27,8 are adalah milik keluarga Jero Marga.

Anak Agung Ngurah Bagus Maradi Putra selaku pihak penggugat mengatakan, sidang gugatan masih berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Tabanan. Dan seluruh saksi dari pihak penggugat sudah selesai memberikan keterangan.

“Kami datangkan enam saksi seluruhnya sudah memberikan keterangan dalam waktu berbeda,” ujarnya, Minggu (10/12/2023).

Ia menjelaskan, keenam saksi ini mengetahui secara jelas asal usul tanah yang disengketakan. Termasuk memberikan penjelasan bahwa Jero Marga sempat meminjamkan tanah untuk dijadikan jalan menuju Pura Taman Beji dan Pura Luhur Taman pada tahun 2006.

Jalan ini dibuat di pinggir pantai dan berada di tengah-tengah tanah yang disengketakan.  Proyek pembuatan jalan tersebut dilakukan secara gotong royong oleh warga Desa. Namun, dari pihak Jero Marga tidak bisa ikut dalam pembuatan jalan sehingga menyumbang Rp1 juta.

“Sebelum jalan ini dibuat sempat ada warga dan tokoh desa ingin membuat jalan tembus ke areal suci ke Pura Taman artinya ingin dibelah. Namun tokoh ada atau kepala desa sebelumnya kena azab meninggal mendadak. Akhirnya jalan tersebut tidak diaktifkan kemudian barulah membuat jalan yang sekarang,” paparnya.

Pihaknya menegaskan, dalam proses gugatan ini, sebagai pihak penggugat, mereka memiliki bukti sejarah, pipil, hingga pembayaran pajak.

Pihaknya hanya menggugat lahan kosong seluas 27,8 are yang merupakan bagian dari Pura Taman yang pengemongnya keluarga Jero Marga Puri Kerambitan. Tanah itulah yang diklaim oleh Desa Adat Kelecung.

Lahan kosong itu berada di selatan candi bentar Pura Taman. Sedangkan jarak Pura Dalem Kelecung dengan lahan yang menjadi objek sengketa tersebur adalah 425,56 meter.

“Intinya dalam kasus ini, kami inginkan tanah yang masih menjadi satu kesatuan dengan Pura Khayangan Taman dikembalikan. Masalah nanti masyarakat hendak memanfaatkan dipersilakan,” tegasnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Jero Marga Anak Agung Sagung Ratih Maheswari menambahkan, proses persidangan sudah ditahap penggugat selesai memberikan pembuktian.

Kemudian, Senin (11/12/2023) nanti adalah agenda dari saksi tergugat untuk pembuktian di pengadilan.

Adapun pihak tergugat adalah Pura dalem Desa Pekraman Kelecung, I Ketut Siada (Bendesa Adat Kelecung), I Wayan Arjana (Pak Erik), Perbekel Tegal Mengkeb dan BPN Tabanan karena mengeluarkan sertifikat atas nama Desa Adat Kelacung.

“Sidang masih berlanjut dalam dua tahapan setelah selesai dari pihak tergugat memberikan penjelasan saksi dilanjutkan dengan agenda simpulan kemudian baru tahap putusan,” ucapnya. (ana)

Pohon Tumbang Timpa Pura di Desa Angkah, Kerugian Ditaksir Rp80 Juta

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pohon jenis bunut tumbang menimpa Pura Pendem di Banjar Wanayu, Desa Angkah, Kecamatan, Selemadeg Barat, Tabanan pada Sabtu (9/11/2023) kemarin.

Pohon juga menimpa Pelinggih Persimpangan, Bale Gong dan Pewaregan (dapur). Dengan kerugian material ditaksir mencapai Rp80 juta.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan I Nyoman Srinadha Giri mengatakan, kejadian pohon tumbang ini terjadi sekitar pukul 13.00 WITA.

“Penyebab pohon tumbang ini karena batang pohon yang sudah lapuk. Kemudian menimpa pura yang ada di dekat pohon,” ujarnya, Minggu (10/11/2023).

Atas kejadian ini, Tim Reaksi Cepat (TRC) regu 1 BPBD Tabanan diterjunkan untuk melakukan pembersihan batang pohon.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

“Untuk penanganan atau pembersihan dilanjutkan tadi pagi bersama warga,” imbuh Srinadha. (ana)

Target 30 Kursi DPRD Tabanan, PDIP Bentuk Posko Gotong Royong

Sekretaris Pansus I I Gusti Nyoman Omardani
Sekretaris Pansus I I Gusti Nyoman Omardani

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Tabanan menginstruksikan seluruh kadernya, khusunya yang maju sebagai calon legislatif membentuk posko gotong royong.

Posko ini dibentuk selama masa kampanye Pemilu 2024 berlangsung.

Ketua Tim Pemenangan Pemilu DPC PDIP Tabanan I Gusti Nyoman Omardani mengatakan, pembentukan posko gotong royong ini bertujuan untuk menampung seluruh aduan dari masyarakat yang berkaitan dengan pelaksanaan pemilu.

“Kami ingin proses pemilu yang jurdil bersih dan aman. Jadi kami bentuk posko ini,” ujarnya, Sabtu (9/12/2023).

Ia menyebut, pihaknya di internal partai sudah melakukan konsolidasi dan koordinasi dengan ketua DPC PDIP Tabanan untuk melakukan kampanye secara gotong royong ke masyarakat.

Salah satunya adalah memperbanyak pendekatan-pendekatan sosiokultural melalui simakrama dan menyerap kepentingan dan aspirasi masyarakat.

“Sedangkan untuk pemenangan capres-cawapres Ganjar-Mahfud, strateginya sedikit berbeda, yakni dengan melakukan komunikasi dan konsolidasi PDIP dengan parpol yang tergabung dalam koalisi telah terbangun. Baik PPP, Hanura, maupun Perindo,” sambungnya.

Sementara itu, terkait target kemenangan, Omardani menyebut pada Pemilu 2024 ini, pihaknya menargetkan kemenangan sebanyak 30 kursi dari 40 kursi di DPRD Tabanan, atau ada dua tambahan kursi lagi dari total jumlah kursi yang ada saat ini sebanyak 28 kursi.

Untuk penambahan dua kursi ini, ada dua dapil yang ditarget, yakni Dapil 3 (Penebel dan Baturiti) serta Dapil 4 (Marga dan Kediri).

“Untuk target kursi ini, kami ada tambahan target, yakni dua kursi lagi, dari sebelumnya 28 kursi menjadi 30 kursi pada pemilu 2024 mendatang, atau sekitar 75 persen dari total jumlah kursi di DPRD Tabanan,” imbuhnya. (ana)

Bupati Giri Prasta Serahkan Hibah Kepada KPP Pratama Badung Utara dan Polda Bali

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Setelah Kejari dan BPN Badung, giliran Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Badung Utara dan Polda Bali yang menerima hibah dari Pemkab Badung.

Hibah berupa kendaraan operasional dan barang lainnya tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Sekda I Wayan Adi Arnawa serta Pejabat terkait di KPP Pratama Badung Utara dan Polda Bali, Jumat (8/12/2023).

Adapun hibah yang diserahkan, untuk KPP Pratama Badung Utara 2 unit mobil Toyota Innova.

Hibah Polda Bali diantaranya; untuk Diskrimum 1 unit Toyota Innova Diesel, Dirlantas 1 unit Toyota Innova Zenix, Biro Logistik 4 unit Toyota Avanza dan 1 unit Toyota Fortuner Sport, Bidang TIK 1 paket peralatan musik sound system dan videotron, Brimob 1 unit Toyota Fortuner Sport.

Polres Badung 1 unit Toyota Fortuner Sport, 1 unit Isuzu D-MAX DC, 10 unit kursi kerja kantor, 1 unit printer, Polresta Denpasar 1 unit Truk Hino. Total hibah yang diserahkan dengan nilai Rp 6.088.130.000.

Bupati Giri Prasta atas nama pemerintah dan masyarakat Badung menghaturkan terima kasih kepada KPP Pratama Badung Utara dan jajaran Polda Bali yang telah menjalin koordinasi, komunikasi dan bersinergi untuk kemajuan pembangunan Bali dan Kabupaten Badung khususnya.

“Dari komitmen ini, kami berharap Badung menjadi role model dan bisa menjadi Kabupaten Pancasila. Karena kami menjalankan Pancasila khususnya Sila Kelima, itu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, artinya semua insan semua dapat dan sama rasa. Jadi yang beda jangan sekali-kali kita paksakan menjadi sama, tetapi yang sudah sama jangan kita bedakan,” terangnya.

Selanjutnya di Polda Bali, Bupati Giri Prasta mengatakan, penyerahan hibah ini sebagai wujud sinergitas pemkab badung dengan instansi vertikal salah satunya Polda Bali.

Badung merupakan salah satu Kabupaten yang membutuhkan keamanan dan kenyamanan. Karena 85 persen pendapatan Badung bersumber dari pariwisata.

“Semoga melalui bantuan hibah Pemkab Badung ini, Polda Bali dapat memberikan bantuan hukum dengan baik dan lancar. Termasuk juga berkaitan dengan IT yang ada di Polda Bali, sehingga dapat memantau seluruh Kabupaten/Kota di Bali. Menciptakan keamanan dan kenyamanan untuk masyarakat Bali, tentu saya mendukung bertalian dengan sarana prasarana yang dibutuhkan,” jelasnya.

Ditambahkan, mulai 2024 nanti, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Penjabat Gubernur Bali, juga arahan dari Kapolda Bali akan dibentuk Polisi Pamong Praja Pariwisata. Pol PP Pariwisata akan memberikan rasa keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan.

“Dengan keamanan dan kenyamanan ini pariwisata akan tumbuh dan berkembang,” jelasnya.

Kepala Kanwil DJP Bali, Nurbaeti Munawaroh menjelaskan, KPP Pratama Badung Utara dan Badung Selatan menyumbang PPh dan PPN ke Pusat mencapai Rp2,5 triliun, dengan target DJP Bali sebesar Rp10,1 triliun, sehingga hampir 25 persen sendiri ada di Kabupaten Badung. Pencapaian ini tidak terlepas dari dukungan pemkab badung melalui sinergi yang telah terbangun dengan baik.

“Kami jajaran DJP Bali sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas perhatian Bupati Badung, juga bapak Ketua DPRD Badung terhadap KPP Pratama Badung Utara. Karena pencapaian tadi tidak mungkin terjadi kalau tidak ada dukungan dari Pemkab Badung,” sambungnya.

Sementara, Kapolda Bali Irjen. Pol. IB Kade Putra Narendra menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas komitmen Bupati dengan memberikan bantuan hibah untuk mendukung operasional Polda Bali.

Tentu adanya bantuan ini berkat sinergi yang baik antara Polda Bali dengan Pemkab Badung bersama-sama membangun Bali dan menciptakan kondusifitas keamanan dan kenyamanan wilayah Bali.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Bupati Badung, bantuan ini sangat bermanfaat guna melancarkan tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat,” terangnya. (rls)

84 Kasus Baru HIV/AIDS ditemukan di Tabanan

ilustrasi HIV/AIDS (Foto: Detik.com)
ilustrasi HIV/AIDS (Foto: Detik.com)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sejak Januari hingga November 2023 terdapat 84 kasus baru HIV/AIDS di Kabupaten Tabanan. Jika dibandingkan dengan tahun 2022 lalu memang terjadi penurunan kasus namun tidak terlalu signifikan.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Tabanan, dari tahun 2021 ditemukan 60 kasus baru dengan rincian HIV 43 kasus dan AIDS 17 kasus. Kemudian, pada tahun 2019 meningkat tajam menjadi 94 kasus baru dengan rincian 44 kasus HIV dan 49 kasus AIDS. Sedangkan tahun 2023 ini terjadi penurunan kasus dengan rincian 43 kasus HIV dan 41 kasus AIDS.

Adapun rentang usia yang terpapar virus mulai dari usia 1 hingga 60 tahun dan terbanyak adalah usia 20 hingga 60 tahun. Faktor utama penyebab para penderita terjangkit HIIV/AIDS ini adalah heteroseksual dan perinetal. Disamping itu, disiplin mengkonsumsi obat antiretroviral (ARV) para pasien juga masih kurang.

Kepala Bidang Pencegaan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Tabanan dr. Agung Wiradana mengatakan, dari data tersebut diperkirakan masih banyak masyarakat yang mengidap HIV/AIDS karena penyakit ini seperti fenomena gunung es artinya munculkan penderita baru pada bagian atasnya saja.

“Karena ini sifatnya sepeti gunung es. Dari angkat segitu belum mencerminkan riil di masyarakat, sehingga pengidap HIV/AIDS ini belum mendapat pengobatan dan masih bisa berkeliaran,” jelasnya, Jumat (8/12/2023).

Ia menjelaskan, berbagai upaya dilakukan untuk menekan kasus HIV/AIDS ini seperti kegiatan zero survey pada kelompok beresiko di tempat hiburan malam yang dibantu oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Tabanan. Serta program tes HIV/AIDS bagi ibu hamil untuk mendeteksi lebih awal.

“Semua ibu hamil diwajibkan menjalani tes untuk melindungi bayi. Tindakan ini juga sebagai bentuk perlindungan ibu hamil dan anak,” ucapnya. (ana)

Perumda Dharma Santika Tabanan Hentikan Pengiriman Produk ke Luar Bali, Kini Fokus Pasar Lokal

Direktur Utama Perumda Dharma Santika Kompyang Gede Pasek Wedha.
Direktur Utama Perumda Dharma Santika Kompyang Gede Pasek Wedha.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Dharma Santika Tabanan pada awal tahun 2023 berencana untuk melakukan pengiriman beragam jenis produk pangan dari Kabupaten Tabanan ke luar Bali seperti ke Jakarta dan Malang.

Namun pengiriman produk pangan tersebut tidak bisa dilanjutkan karena beberapa kondisi.

Direktur Utama Perumda Dharma Santika Kompyang Gede Pasek Wedha mengatakan, pihaknya hanya memasok produk pangan dari wilayah Tabanan ke pasar-pasar lokal Bali.

“Untuk saat ini, konsentrasi kami adalah pasar lokal, seperti Mall, supermarket dan hotel yang ada di seluruh Bali. Ini karena kebutuhan mereka akan produk lokal cukup tinggi,” jelasnya, Jumat (8/12/2023).

Ia menyebut, Perumda Dharma Santika sudah menjalin kerjasama untuk memasok produk pangan khususnya beras dan telur ayam dengan hotel, mall serta pusat perbelanjaan yang ada di Bali.

“Kami telah bekerjasama dengan 52 hotel dan 7 mall. Dengan rata-rata penjualan beras mencapai 270 ton per bulan,” ucapnya.

Meski hanya berkonsentrasi pada pasar lokal, Pasek mengaku jika pencapaian target omzet tahun ini hampir tercapai. Dari total target yang ditetapkan sebesar Rp40 miliar, hingga November 2023 sudah terpenuhi sebesar Rp37 miliar.

Menurutnya harga beras yang tinggi saat ini, sangat berpengaruh pada penurunan keuntungan Dharma Santika.

“Kami belum memiliki penggilingan padi sendiri, sehingga masih harus mengikuti harga pasar dalam pembelian produk dan menjualnya dengan HET yang berlaku,” jelasnya.

Pihaknya juga optimis hingga akhir tahun mendatang, target omset yang ditetapkan bisa terpenuhi, mengingat kondisi pariwisata di Bali saat ini sudah berangsur pulih dan kunjungan wisatawan sudah mengalami peningkatan.

“Dibandingkan pencapaian tahun lalu, pencapaian tahun ini bisa dikatakan melampaui pencapaian tahun lalu sebesar Rp29 miliar. Namun jika berbicara margin keuntungan, marginnya mengalami koreksi yang cukup tinggi akibat ada beberapa harga produk pangan seperti beras yang melambung,” imbuhnya.

Peduli Sesama, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Lanjutkan Aksi Sosial di Kecamatan Kerambitan

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya pimpin serangkaian kegiatan Aksi Sosial Menyapa dan Berbagi Kepada Penyandang Disabilitas, Penderita Kanker dan Penderita Tuberkulosis serta Pelaksanaan Penggak PKK di Kecamatan Kerambitan yang mengambil tempat di Wantilan Kantor Camat Kerambitan, Kamis (07/12/2023).
Ny. Rai Wahyuni Sanjaya pimpin serangkaian kegiatan Aksi Sosial Menyapa dan Berbagi Kepada Penyandang Disabilitas, Penderita Kanker dan Penderita Tuberkulosis serta Pelaksanaan Penggak PKK di Kecamatan Kerambitan yang mengambil tempat di Wantilan Kantor Camat Kerambitan, Kamis (07/12/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Wujud nyata kepedulian sosial, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya pimpin serangkaian kegiatan Aksi Sosial Menyapa dan Berbagi Kepada Penyandang Disabilitas, Penderita Kanker dan Penderita Tuberkulosis serta Pelaksanaan Penggak PKK di Kecamatan Kerambitan yang mengambil tempat di Wantilan Kantor Camat Kerambitan, Kamis (07/12/2023).

Dalam acara yang menjadi momentum penting untuk menggerakkan semangat gotong-royong dan kepedulian sosial di antara anggota masyarakat ini, Bunda Rai juga menggandeng beberapa organisasi yang bergerak dibidang kesehatan, antara Lain YKI (Yayasan Kanker Indonesia) Tabanan, PPTI (Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia) Cabang Tabanan Dan K3S (Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial) Kabupaten Tabanan.

Hal ini merupakan wujud kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam menyapa dan memberikan dukungan kepada saudara penyandang disabilitas, penderita kanker dan tuberkulosis. dalam upaya bangkit secara ekonomi pasca Covid-19.

Dalam Aksi Sosialnya Srikandi Tabanan Tersebut bersama TP PKK memberikan bantuan kepada 30 penyandang disabilitas yang terdiri dari beras, minyak goreng. telur, dan mie instan. Sedangkan dari PPTI memberikan bantuan kepada 2 penderita tuberkulosis yang terdiri dari beras, gula, kacang hijau, susu, sarden dan mie instan.

Lalu dari YKI bantuan berupa beras, gula, kacang hijau, minyak goreng dan telur kepada 4 penderita kanker sedangkan dari K3S berupa 2 kursi roda dan 1 tongkat kaki empat untuk penyandang disabilitas.

Kegiatan pagi itu juga dirangkaikan dengan kegiatan Penggak PKK dimana Penggak PKK adalah bantuan sosial berupa sembako yang acaranya dikemas dalam bentuk yang berbeda, yang mana para penerima bantuan yang terdiri dari 125 Lansia mengambil sendiri bantuan tersebut berupa beras, telur, minyak, sayuran, tempe dan tahu, yang telah ditata diatas meja seperti berjualan. Nampak pada kesempatan itu Bunda Rai melayani para lansia dengan penuh kasih.

Penggak PKK ini merupakan program inovasi dari TP PKK Provinsi Bali pada saat pandemi dan sampai saat ini masih terus dilanjutkan oleh Ny. Rai Wahyuni Sanjaya untuk membantu masyarakat. Kegiatan ini menjadi wujud nyata dari komitmen Bunda Rai dalam mendukung dan membantu mereka yang membutuhkan, sejalan dengan upaya nyata TP PKK dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tabanan. Juga untuk terus berperan aktif dalam membangun kesejahteraan masyarakat Tabanan secara inklusif dan berkelanjutan.

Selain memberikan dukungan dalam bentuk materil, Bunda Rai juga memberikan dukungan secara moril. “Saya sebagai ketua Dekranasda, saya memberikan ruang kepada penyandang disabilitas dan penderita kanker yang memiliki usaha untuk ikut serta dalam pameran dalam berbagai event di Kabupaten Tabanan, seperti ada yang berjualan kerajinan tangan seperti gelang, ada yang berjualan tanaman, usaha kuliner nasi kuning, brownis, jajan bali, ada yang menulis buku sampai ada yang bergelut dibidang jasa pijat refleksi,” ujar Bunda Rai.

Selaku ketua YKI, dirinya juga memberikan semangat kepada pasien penderita kanker untuk tetap disiplin, tetap semangat juga berpikir positif dan yakin pasti akan sembuh. Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk memeriksakan kesehatannya secara berkala, dalam hal ini Bunda Rai juga mencanangkan untuk membuat sebuah rumah singgah. Dimana dengan adanya rumah singgah dapat membantu masyarakat yang tempat tinggalnya jauh dari Rumah Sakit Tabanan, dapat tinggal di Rumah Singgah selama pengobatan di Rumah Sakit berlangsung. Harapnya semoga gagasan yang mulia ini bisa cepat terwujud.

Di kesempatan yang sama, Ny. Adi supraja, Selaku Ketua TP PKK Kecamatan Kerambitan menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Ibu Bupati atas wujud kepeduliannya kepada masyarakat Kabupaten Tabanan, dengan memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan. “Kehadiran Ibu Ketua TP PKK di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan perhatian dari sosok seorang Ibu yang penuh dengan kasih sayang,” ujarnya sekaligus sangat mendukung program-program dan aksi sosial yang telah berjalan juga yang dicanangkan kedepan oleh Bunda Rai. (rls)

Bupati Giri Prasta Serahkan Hibah Barang dan Kendaraan untuk Instansi Vertikal hingga Yayasan Sosial

Bupati Nyoman Giri Prasta bersama Sekda Adi Arnawa menyerahkan hibah barang dan kendaraan kepada Kejaksaan Negeri Badung, Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Badung, Yayasan Sinode dan Yayasan Asih, Kamis (7/12).
Bupati Nyoman Giri Prasta bersama Sekda Adi Arnawa menyerahkan hibah barang dan kendaraan kepada Kejaksaan Negeri Badung, Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Badung, Yayasan Sinode dan Yayasan Asih, Kamis (7/12).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Sebagai wujud sinergitas dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Badung dengan instansi vertikal maupun yayasan sosial dalam rangka menjamin peningkatan pelayanan publik kepada masyarakat.

Bupati Badung Nyoman Giri Prasta bersama Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Sekda Wayan Adi Arnawa dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Badung melaksanakan penyerahan hibah daerah berupa barang dan kendaraan kepada Kejaksaan Negeri Badung, Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Badung, Yayasan Sinode dan Yayasan Asih, Kamis (7/12/2023).

Adapun rincian hibah barang dan kendaraan yang diserahkan oleh Bupati Giri Prasta antara lain, untuk Kantor Kejari Badung berupa 2 unit Toyota Zenix, 1 unit Toyota Hilux single cabin, dan seperangkat alat di bidang IT. Untuk kantor BPN Badung berupa 1 unit Toyota Zenix dan 1 set alat ukur RTK-GPS. Untuk Yayasan Sinode berupa 1 unit Toyota innova diesel dan untuk Yayasan Asih berupa 1 unit Toyota Veloz dan 1 unit Isuzu Elf Microbus.

Bupati Giri Prasta menyatakan penyerahan hibah daerah ini sebagai wujud terima kasih pemerintah dan masyarakat Badung atas sinergi dan kolaborasi yang telah ditunjukkan oleh jajaran Kejari Badung, BPN Badung maupun Yayasan Sinode dan Yayasan Asih dalam mewujudkan kemajuan pembangunan di Kabupaten Badung melalui pelayanan publik yang prima.

“Hari ini kami menyerahkan bantuan hibah sesuai dengan kebutuhan Kantor Kejaksaan Negeri Badung seperti prasarana di bidang IT dan prasarana kendaraan operasional, termasuk untuk mengantarkan barang bukti,” ujarnya.

Menurutnya, dengan penyerahan bantuan ini, pelayanan Kejari Badung semakin cepat sehingga masyarakat tidak dikenakan biaya alias gratis.

“Kami juga ingin Kejari Badung bisa menjadi role model terkait kesiapan memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun wisatawan domestik dan mancanegara sehingga mampu mendukung sektor pariwisata melalui pelayanan publik yang prima. Begitu juga untuk meningkatkan pelayanan BPN Badung, kami siap memenuhi kebutuhan sarana-prasarananya sehingga BPN Badung bisa melaksanakan tupoksinya sesuai dengan regulasi yang berlaku sehingga bisa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang bermuara pada pertumbuhan investasi di Kabupaten Badung,” ujar Bupati Giri Prasta

Lebih lanjut Giri Prasta menyampaikan, selama ini komunikasi bersinergi antara Pemkab Badung dengan jajaran Forkopimda terjalin dengan sangat baik. Forum ini dijadikan media untuk bertukar pikiran sekaligus untuk menyerap ilmu pengetahuan untuk mensukseskan pelaksanaan program pembangunan daerah dalam rangka menjadikan Kabupaten Badung hebat dan juara.

“Selain memberikan hibah kepada instansi vertikal pada kesempatan ini kami juga menyerahkan hibah kepada Yayasan Sinode dan Yayasan Asih yang telah memberikan pelayanan luar biasa kepada umat Kristen, ini wujud sila Kelima yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Karena kami berikhtiar Badung menjadi Kabupaten Pancasila, Badung menjadi rumah bersama dalam bingkai kerukunan dan toleransi. Kita hidup harus saling berbagi karena kita saudara. Keragaman dan Bhineka Tunggal Ika ini harus kita jaga bersama,” tandasnya.

Sementara itu, Kajari Badung Suseno atas nama seluruh pegawai Kejari Badung mengucapkan terimakasih atas perhatian Pemkab Badung, dimana pemberian hibah barang dan kendaraan ini dipastikan sangat berguna untuk menunjang tupoksi jajarannya dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Badung.

“Dengan adanya sarana-prasarana yang bagus dan memadai tentu akan meningkatkan performa dan kinerja kami untuk membantu semua pelayanan kepada masyarakat termasuk kepada orang asing. Dan dengan adanya sarana IT tentu akan mengoptimalkan sosialisasi dan publikasi kami kepada masyarakat. Ini sebagai wujud sinergi kolaborasi kami dengan Pemkab Badung untuk melaksanakan pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Di lain tempat, Kepala Kantor BPN Badung Heryanto bersama Ketua Yayasan sinode dan Yayasan asih juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Giri Prasta karena telah berkunjung ke kantor BPN Badung dalam rangka penyerahan hibah barang dan kendaraan kepada BPN Badung maupun kepada Yayasan Sinode dan Yayasan Asih.

Pihaknya mengatakan bahwa pemberian hibah ini akan menjadi pemicu dan penyemangat dirinya bersama jajaran menjadikan kantor BPN Badung sebagai kantor juara yang mampu menjadikan Kabupaten Badung sebagai satu-satunya kabupaten yang sangat lengkap dalam bidang administrasi pertanahan di tingkat nasional.

“Kita satu-satunya kantor pertanahan di Bali yang diundang ke istana untuk launching sertifikat elektronik, cuma Kabupaten Badung yang menjadi Kabupaten sangat lengkap administrasi pertanahan, ini semua sesuai arahan Bapak Bupati agar BPN Badung bisa memberikan pelayanan publik berskala dunia. Selama ini kami selalu kerjasama dan kolaborasi dengan OPD-OPD yang ada di Badung. Kami selalu siap mengikuti arahan Bapak Bupati untuk menjadi pelayan masyarakat Badung,” ungkapnya. (rls)

Pj. Gubernur Bali Hadiri Rakornas Kementerian Kelautan dan Perikanan

 

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Penjabat (Pj) Gubernur Bali S.M Mahendra Jaya menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kementerian Kelautan dan Perikanan tahun 2023 di Hotel The Sakala Resort Bali, pada Kamis (7/12/2023) siang.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Gubernur Mahendra Jaya menyampaikan pertumbuhan ekonomi Bali kembali bangkit setelah terkontraksi sangat dalam pada saat Pandemi COVID-19, pada Tahun 2020: -9,33% y-o-y, Tahun 2021 membaik menjadi: -2,47% y-o-y, dan pada Tahun 2022 reborn menjadi: 5,01% y-o-y, selanjutnya pada Tahun 2023 sampai dengan  triwulan ke-3 mencapai 5,35 % y-o-y.

Provinsi Bali dengan luas perairan laut sekitar 9.634,35 km², memiliki keanekaragaman sumber daya kelautan dan perikanan, seperti:  1) Potensi perikanan budidaya baik budidaya air tawar,  air payau maupun air laut;  2) Potensi perikanan tangkap;  3) Potensi produk hias laut;  4) Pergaraman tradisional;  5) Konservasi sumber daya kelautan dan perikanan; serta  6) Ekowisata bahari.

“Kami laporkan komoditas ekspor terbesar Bali pada Tahun 2023 sampai bulan November, adalah dari sektor kelautan (Ikan, Krustasea, dan Moluska) mencapai US $ 15,25 Juta,” jelasnya.

Beberapa hal yang menjadi isu strategis pada sektor kelautan dan perikanan di Bali, diantaranya yakni masih belum optimalnya pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Selain itu juga masih belum optimalnya kontribusi sektor kelautan dan perikanan dalam menunjang PDRB (Produk Domestik Regional Bruto).

“Produksi produk olahan hasil perikanan masih terbatas; dan  Kesejahteraan nelayan masih rendah (Nilai Tukar Nelayan pada Bulan November 2023, sebesar 97,50 lebih rendah dari pada Bulan Oktober 2023, sebesar 100,64),” terangnya.

Lebih lanjut, Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun 2023 ini, sangat strategis untuk merumuskan, menyelaraskan, mengkoordinasikan dan mempertajam program prioritas bidang kelautan dan perikanan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

“Semoga kegiatan ini dapat mewujudkan masyarakat kelautan dan perikanan yang sejahtera dan sumber daya kelautan dan perikanan yang berkelanjutan. Semoga di sela kegiatan Rakornas bisa menikmati destinasi wisata yang ada di Bali,” imbuhnya.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono dalam sambutannya menyampaikan bahwa Indonesia merupakan Negara Maritim yang memiliki potensi kelautan sangat besar. Adanya interaksi sosial antara manusia dengan ekosistem laut dan pesisir sering mengakibatkan terjadinya degradasi dengan potensi dan tantangan implementasi ekonomi biru menjadi landasan kebijakan untuk mewujudkan keseimbangan aspek ekologi dan aspek ekonomi secara seimbang dan berkelanjutan.

“Ekonomi biru merupakan kebijakan pembangunan kelautan dan perikanan Indonesia yang menjadikan ekologi sebagai panglima pembangunan sektor kelautan dan perikanan,” terangnya.