- Advertisement -
Beranda blog Halaman 481

KPU Tabanan Buka Pendaftaran Pemantau Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Hingga Pertengahan November 2024

Ketua KPU Tabanan I Wayan Suwitra.
Ketua KPU Tabanan I Wayan Suwitra.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan mulai membuka pendaftaran Pemantau Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan pada Pilkada yang akan berlangsung November 2024 mendatang.

Pendaftaran Pemantau Pemilihan ini dibuka bagi lembaga atau organisasi yang bersifat independen untuk bersama-sama mengawasi jalannya pemilihan nanti.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan I Wayan Suwitra mengatakan, pendaftarannya sudah dibuka sejak 27 Februari lalu sampai dengan 16 November 2024 mendatang, sesuai dengan pengumuman KPU Kabupaten Tabanan nomor 521/PP.04.1-PU/5102/4/2024 tentang pendaftaran Pemantau Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2024.

“Melalui pengumuman ini, kami ingin masyarakat bisa berpartisipasi dalam proses pemilihan kepala Daerah ini,” ujarnya, Kamis (6/3/2024).

Suwitra menjelaskan, syarat dari pemantau pemilih ini antara lain, pendaftar adalah organisasi atau lembaga yang memiliki badan hukum, bersifat independen, memiliki sumber dana yang jelas serta terdaftar dan memperoleh akreditasi dari KPU Kabupaten Tabanan sesuai dengan cakupan wilayah Pemantauan.

Akreditasi yang dimaksud adalah akreditasi yang akan diberikan oleh KPU Tabanan apabila lembaga atau organisasi yang mendaftar tersebut sudah memenuhi persyaratan untuk menjadi lembaga pemantau pemilihan sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam Pengumuman yang disampaikan oleh KPU Tabanan.

“Setelah mendapat akreditasi ini, maka lembaga tersebut bisa melakukan kegiatan pemantauan dalam proses Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan tahun 2024,” ungkapnya.

Sementara untuk pengambilan formulir pendaftaran, bisa dilakukan langsung ke kantor KPU Tabanan pada hari kerja atau bisa juga mengakses melalui website resmi KPU Tabanan.

“Untuk lembaga yang ingin mendaftar kami tidak ada batasan,” imbuhnya. (ana)

Dukung Nelayan Terdampak Cuaca Ekstrem di Kubutambahan Buleleng, Polda Bali Gelar Bakti Sosial 

Subdit II Direktorat Intelkam Polda Bali dalam kegiatan Bakti Sosial (Baksos) kepada nelayan di Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Kamis (7/3/2024).
Subdit II Direktorat Intelkam Polda Bali dalam kegiatan Bakti Sosial (Baksos) kepada nelayan di Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Kamis (7/3/2024).

PANTAUBALI.COM, BULELENG – Kepolisian Daerah (Polda) Bali melalui Subdit II Direktorat Intelkam Polda Bali mengadakan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) yang berlangsung di Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Kamis (7/3/2024).

Kegiatan ini merupakan respons atas kondisi sulit yang dihadapi oleh para nelayan akibat cuaca ekstrem serta dampak dari survei seismik 2D dan 3D yang dilakukan di perairan Bali.

Panit V Subdit II Ditintelkam Polda Bali, IPDA Amir Dwi Setyawan mengungkapkan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan dari Polda Bali terhadap para nelayan.

“Kami hadir di sini untuk menjalin hubungan baik dan memberikan bantuan sembako kepada para nelayan. Meskipun bantuan yang kami berikan tidak besar, namun ini adalah ekspresi dari perhatian kami, terutama mengingat dampak yang dialami oleh nelayan di Kabupaten Buleleng akibat survei seismik 2D dan 3D Migas yang dilakukan oleh PT. TGS Indonesia,” ujarnya.

Selain sebagai bentuk kepedulian, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi oleh para nelayan. Sebelumnya, terdapat permasalahan terkait pembelian bahan bakar minyak (BBM) yang menjadi perbincangan di media sosial.

IPDA Amir Dwi Setyawan juga menyampaikan terima kasih kepada para nelayan yang telah menanggapi masalah tersebut dengan bijaksana, sehingga tidak menimbulkan gangguan kamtibmas atau pelanggaran hukum.

Polda Bali juga mengajak para nelayan untuk mendukung program-program pemerintah, termasuk kegiatan survei seismik 2D dan 3D Migas yang dilakukan di perairan Bali Utara oleh PT. TGS Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan ekonomi di Indonesia, termasuk di Bali.

Dengan adanya kegiatan Bakti Sosial ini, diharapkan dapat memperkuat kerjasama antara Polda Bali dan para nelayan dalam menghadapi tantangan ekonomi dan lingkungan yang dihadapi. Sinergi antara kedua pihak diharapkan mampu memberikan solusi yang lebih baik bagi kesejahteraan masyarakat pesisir. (rls)

Ditabrak Truk saat Nyeberang di Jalur Denpasar-Singaraja, Pengendara Motor Tewas

Kecelakaan maut di Jalur Denpasar – Singaraja termasuk Banjar Kelod Kauh, Desa Bringkit, Kecamatan Mengwi, Rabu (6/3/2024) malam.
Kecelakaan maut di Jalur Denpasar – Singaraja termasuk Banjar Kelod Kauh, Desa Bringkit, Kecamatan Mengwi, Rabu (6/3/2024) malam.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Kecelakaan maut menewaskan pengendara motor terjadi di Jalur Denpasar – Singaraja termasuk Banjar Kelod Kauh, Desa Bringkit, Kecamatan Mengwi, Rabu (6/3/2024) malam.

Pengendara motor bernama I Nyoman Yudi Artana (39) asal Desa Kapal, Kecamatan Mengwi, Badung, tewas di tempat dengan kondisi mengalami cedera kepala berat setelah ditabrak truk.

Sementara teman yang diboncengnya yakni I Made Sumantra (43) mengalami luka di kepala, hidung keluar darah dan dislokasi kaki kanan.

Kasi Humas Polres Badung I Ketut Sudana menjelaskan, kecelakaan ini bermula saat korban yang membonceng temannya ingin menyeberang dari arah Selatan.

Namun, saat korban menyeberang tidak memperhatikan Truk Mitsubishi DK 8595 QX yang datang dari arah Timur atau jurusan Denpasar sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

“Pengendara motor melaju dari arah Selatan menuju ke Utara dan ingin berbelok ke kanan, tetapi tidak memperhatikan truk yang datang dari arah Timur sehingga terjadi tabrakan,” ujarnya, Kamis (7/3/2024).

Selain mengakibatkan pengendara motor tewas dan luka, kecelakaan ini juga mengakibatkan pengemudi truk bernama Danang mengalami dislokasi kaki kanan.

“Korban luka dan meninggal langsung dilarikan ke RSD Mangusada Badung,” ungkap Sudana. (jas)

Jelang Nyepi, Bupati Jembrana Bagikan 128 Babi dan Beras ke Seluruh Desa Adat

Bupati Jembrana menyerahkan 128 ekor bantuan babi kepada desa adat, bertempat di Stadion Pecangakan Jembrana, Rabu (6/3/2024).
Bupati Jembrana menyerahkan 128 ekor bantuan babi kepada desa adat, bertempat di Stadion Pecangakan Jembrana, Rabu (6/3/2024).

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Serangkaian Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1946, Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyerahkan 128 ekor bantuan babi dan beras kepada desa adat, bertempat di Stadion Pecangakan Jembrana, Rabu (6/3/2024).

Masing-masing desa adat  mendapatkan 2 ekor babi dan 200 kilogram beras.  Bantuan diperuntukkan untuk membantu umat Hindu dalam melaksanakan upacara melasti yang merupakan rangkaian hari Raya Nyepi.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan, bantuan ini merupakan program pemerintah yang sudah  berjalan tiga kali, semenjak dirinya menjabat sebagai Bupati Jembrana. Bantuan ini diberikan  kepada masing-masing desa adat dengan 2 ekor babi dan 200 kg beras.

“Bantuan ini dalam rangka menyambut hari raya Nyepi khususnyapada saat pemelastian Ida bhatara. Mudah-mudahan dengan bantuan ini pelaksanaan catur brata penyepian dilaksanakan dengan seksama,“ ujarnya.

Bupati Tamba juga meminta kepada semua unsur di Desa Adat, Bendesa, Kelian untuk kedepannya juga harus bekerja profesional karena kedepannya Jembrana akan menyambut Jembrana Emas Tahun 2026.

“Mohon bantu semua program Pemerintah Kabupaten Jembrana,” paparnya.

Mantan anggota DPRD Provinsi ini juga berharap kepada seluruh umat Hindu khususnya di Jembrana untuk bisa menjalani Catur Brata Penyepian sebagai rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1946 dengan sungguh-sungguh. Sehingga pelaksanaan brata panyepian bisa berjalan dengan baik setiap tahunnya serta terus ada peningkatan.

”Kepada seluruh umat Hindu dimanapun, khususnya di Jembrana agar benar-benar melaksanakan catur brata panyepian, kita hormati tradisi kita, semakin tahun harus semakin bagus, hargai betul-betul brata panyepian,” harapnya.

Sementara, Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Jembrana I Nengah Subagia  menyampaikan terimakasih kepada Bupati Jembrana yang juga selaku pemerintah Daerah kabupaten Jembrana sudah hadir membantu kelancaran serangkaian perayaan hari raya nyepi.

“Bantuan ini dipergunakan untuk kelancaran demi proses Melasti berjalan baik. Krama desa yang melakukan ngayah di desa adat supaya tidak lesu dan tetap semangat sehingga dapat berjalan lancar dan baik,“ tandasnya. (rls)

Sekda Badung Serahkan Santunan Pensiun Kepada 72 Anggota KORPRI

Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa selaku Ketua Dewan Pengurus KORPRI Badung menyerahkan santunan kepada para anggota KORPRI yang telah purna tugas dan santunan kematian di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Rabu (6/3/2024.
Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa selaku Ketua Dewan Pengurus KORPRI Badung menyerahkan santunan kepada para anggota KORPRI yang telah purna tugas dan santunan kematian di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Rabu (6/3).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa selaku Ketua Dewan Pengurus KORPRI Badung menyerahkan santunan kepada para anggota KORPRI yang telah purna tugas (Pensiun) sebanyak 72 orang ASN dan santunan kematian sebanyak 3 orang diwakili oleh ahli waris, Rabu (6/3/2024).

Sekda Adi Arnawa menyampaikan, santunan dan sumbangsih tersebut merupakan salah satu program KORPRI Badung sejak tahun 2023 yang anggarannya diperoleh dari iuran KORPRI. D

Kebijakan ini dalam rangka kebersamaan dan silaturahmi agar senantiasa memberikan masukan terkait pelayanan kepada masyarakat.

“Kebijakan ini mulai berlaku tahun 2023 dari dana yang diperoleh melalui iuran KORPRI. Dengan kebijakan ini kami ingin komunikasi tetap berjalan dengan baik, apalagi dengan perkembangan saat ini pensiunan dapat memberikan masukan kepada pemerintah terkait pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya

Adapun perwakilan pensiunan yang menerima santunan secara simbolis diantaranya santunan kematian atas nama I Gusti Ngurah Wiguna S.Sos atau ahli waris, pensiunan perwakilan golongan IV dr. I Gusti Ayu Putri, perwakilan golongan III Ni Luh Gede Suryaningsih SH dan perwakilan golongan II atas nama I Ketut Sujana. (rls)

Serangkaian Hari Suci Nyepi Saka 1945, Ini Imbauan Pemkab Badung

Konferensi pers Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kebudayaan, Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik serta Dinas Perhubungan Kabupaten Badung terkait rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi tahun Baru Saka 1946.
Konferensi pers Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kebudayaan, Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik serta Dinas Perhubungan Kabupaten Badung terkait rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi tahun Baru Saka 1946

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Upacara Perayaan Hari Suci Nyepi tahun Baru Saka 1946 pada 11 Maret mendatang, akan dirangkaikan dengan Pemelastian, Tawur Agung Kasanga, hingga Pengrupukan atau pengarakan ogoh-ogoh.

Untuk memastikan perayaan berjalan dengan baik, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kebudayaan, Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik serta Dinas Perhubungan melaksanakan konferensi pers, Rabu (6/3/2024).

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung I Gde Eka Sudarwitha menerangkan, pelaksanaan rangkaian Hari Suci Ryepi di Kabupaten Badung akan diawali upacara melasti ke pantai.

Kemudian, upacara tawur kesanga dan pangerupukan serta pawai ogoh-ogoh yang akan dilaksanakan di setiap desa. Kemudian, akan dilanjutkan dengan pelaksanaan catur brata penyepian dan ngembak geni.

“Untuk Tawur Agung Kesanga kali ini dipusatkan di jaba Pura Lingga Bhuana Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung yang dimulai pukul 09.00 WITA. Lalu bendesa Adat se-Kabupaten Badung akan memendak tirta untuk dilaksanakannya pecaruan di masing-masing daerah,” terangnya.

Selanjutnya, setelah dilaksanakannya Tawur Kasanga, dilanjutkan dengan pergelaran atau pengarakan ogoh-ogoh yang dilaksanakan pada masing-masing desa.

Adapun aturan selama pengarakan ogoh-ogoh yang harus ditaati di masing-masing desa antara lain tidak menggunakan jalan protokol atau menyediakan pengalihan lalu lintas dan pelaksanaan pengarakan dibatasi sampai jam 22.00 WITA.

Selain itu pelaksanaannya tetap dikoordinir oleh Lurah, Bendesa atau perbekel di setiap Desa,

“Jika ada yang melanggar maka akan mempengaruhi penilaian seluruh Ogoh-ogoh dari satu Desa yang melanggar, terutama kepada Ogoh-ogoh yang masuk pada nominasi lomba,” ujarnya.

Selanjutnya, Kepala Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bandung I Nyoman Suendi menerangkan, bulan Februari dan juga Maret mendapatkan perhatian khusus karena bertepatan dengan Pemilu dan juga rentetan hari raya.

“Kami sudah laksanakan sinergitas daripada TNI/POLRI guna menjaga situasi pada bulan Maret ini yang bersamaan dengan hari raya Idul Fitri. Dari pantauan kami setelah Pilpres serta pelaksanaan pembuatan ogoh-ogoh di masyarakat ternyata kondisi landa dan tenang,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Anak Agung Ngurah Rai Yuda Darma menjelaskan, selama pelaksanaan pemelastian yang akan dilakukan pada Jumat (8/3/2024), pihaknya sudah membagi dua zona pemetaan yaitu zona Badung Utara dan Selatan.

“Kami sudah menyiapkan dan menempatkan personil di beberapa titik yang rawan kemacetan di setiap persimpangan sehingga dapat membantu rekan kita di kepolisian,” katanya.

Kemudian, titik-titik yang disinyalir akan terjadi kepadatan yaitu, simpang Gunung Sanghyang, Kerobokan, karena ini merupakan titik temu dari 3 Desa Adat yang menuju ke pantai Peti Tenget serta simpang Sender dan simpang Peti Tenget.

“Pemelastian dimulai jam 09.00 WITA sampai jam 17.00 WITA. Kami mengimbau agar tidak melewati simpang-simpang tersebut pada jam pemelastian, karena dipastikan akan adanya kepadatan arus, jika bisa melalui jalan lain demi kenyamanan sampai tujuan,” sebutnya. (jas)

15 Ogoh-Ogoh Ramaikan Masikian Festival, Bupati Jembrana Ajak Anak Muda Lebih Kreatif 

Masikian Festival Jembrana
Masikian Festival Jembrana

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Sebanyak 15 ogoh-ogoh dari 5 kecamatan se-Kabupaten Jembrana mulai dipamerkan dalam acara Masikian Festival Jembrana yang dibuka langsung oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi Wabup IGN Patriana Krisna di Gedung Kesenian Bung Karno (GKBK), Rabu (6/3/2024).

Adapun Festival yang menjadi serangkaian Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946 ini mengusung tema ‘Abhitah Yowana Catha’ yang mengandung arti keberanian pemuda dalam berkarya dengan penuh kreasi menuju Jembrana Emas 2026.

Usai membuka Masikian Festival Jembrana, Buyopati Jembrana I Nengah Tamba sangat mengapresiasi kegiatan yang digarap oleh Pasikian Yowana Jembrana. Sebab, Masikian Yowana Festival Jembrana ini bakal memberikan dampak positif kedepannya. Terutama pada kesenian ogoh-ogoh.

“Saya sebagai Bupati sangat bangga merasa melihat kreativitas yowana Jembrana hari ini. Anak- anak muda Jembrana mulai positif, bangkit dan sudah mulai menunjukkan identitasnya. Bahwa anak muda itu  mempunyai masa depan yang bagus,” ujarnya.

Politikus asal Desa Kaliakah ini pun menegaskan pada tahun berikutnya akan menaikkan subsidi pembuatan ogoh-ogoh sebagai bentuk mendukung kreativitas seni para seka truna truni (STT).

“Astungkara tahun depan kita akan naikkan subsidinya,“ tegasnya

Dia menekankan, anak-anak muda Jembrana agar lebih menyiapkan diri dengan belajar lebih tekun serta menciptakan ide kreatif  guna menyongsong Jembrana Emas 2026 mendatang.

“Kita sekarang harus satu tujuan untuk konsep menuju Jembrana emas. Kita butuh anak-anak muda yang luar biasa anak muda yang bertalenta anak muda yang punya kepribadian, anak muda yang semangat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Yowana Festival Jembrana I Kadek Dika Agustian mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menjaga seni dan Budaya Bali serta mendorong kreativitas generasi – generasi muda Jembrana.

“Kami mengajak para Yowana  sebagai tombak memajukan kreasi yang mana sebagai garda terdepan untuk menjaga adat dan tradisi budaya Bali,”

Pihaknya juga mengucapkan terimakasih atas perhatian dan kepedulian Bupati Jembrana terhadap Yowana se Jembrana.

“Kami ucapkan terima kasih kepada bupati Jembrana yang telah memberikan dana subsidi untuk pembuatan ogoh-ogoh untuk STT se Jembrana sebesar Rp2,5 juta per STT. Itu merupakan bukti sayang dan perhatian  pemerintah Jembrana dengan Yowana se Jembrana,” tandasnya. (rls)

Jaga Pasokan Kebutuhan Pokok Menjelang Nyepi, TPID Badung Gelar Operasi Pasar Murah 

TPID Kabupaten Badung menyelenggarakan operasi pasar murah.
TPID Kabupaten Badung menyelenggarakan operasi pasar murah.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Untuk menjaga ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga barang kebutuhan pokok di pasar, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Badung kembali menyelenggarakan operasi pasar murah.

TPID ini terdiri dari Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, juga bekerjasama dengan Perum Bulog Divisi Regional Bali, Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana dan UMKM Kabupaten Badung.

Adapun kegiatan operasi pasar murah ini digelar selama dua hari, yakni Selasa (5/3/2024) dilaksanakan di Lapangan Parkir Pura Sada, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi.

Selanjutnya, Rabu (6/3/2024) dilaksanakan operasi pasar murah di Jaba Pura Desa, Desa Mekar Buana, Kecamatan Abiansemal, serta di Abiansemal.

Komoditas yang dipasarkan adalah barang kebutuhan pokok antara lain, beras, minyak goreng, gula pasir, aneka bumbu (cabai, bawang merah, bawang putih), telur ayam ras, daging ayam ras, aneka sayuran dan buah-buahan.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Badung I Made Widiana mengatakan, operasi pasar murah ini digelar menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yang sedang berjalan maupun yang akan datang seperti Galungan, Kuningan, Nyepi, Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, baik dengan anggaran APBD maupun secara mandiri dengan melibatkan Bulog Bali dan Perumda Pasar dan Pangan MGS.

“Saat HBKN ini, identik dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat, seperti pada periode Maret-April 2024, diperkirakan terjadi potensi peningkatan harga, terutama harga pangan. Hal itu diperkirakan karena adanya peningkatan terhadap permintaan masyarakat, serta adanya dampak EL Nino yang masih berlangsung,” terangnya

Menurutnya, masyarakat sangat membutuhkan kegiatan operasi pasar murah agar mampu menjaga stabilitas harga serta dapat menyediakan kebutuhan pokok yang harganya terjangkau dan sesuai dengan HET, seperti beras SPHP yang disediakan oleh Bulog dengan HET Rp10.900/kg atau Rp52.500/5 kg

“Terkait realisasi inflasi pada periode HBKN beberapa tahun terakhir yang secara umum telah terkendali dengan baik, diharapkan dapat diwujudkan kembali di tahun ini dan tidak terdapat kendala,” papar Widiana. (jas)

Jelang Nyepi dan Bulan Puasa, Polsek Kediri dan Forkopincam Gelar Rakor

Polsek Kediri bersama Forkopincam gelar rapat Koordinasi dalam rangka persiapan Pengamanan Rangkaian Hari Raya Nyepi caka 1946.
Polsek Kediri bersama Forkopincam gelar rapat Koordinasi dalam rangka persiapan Pengamanan Rangkaian Hari Raya Nyepi caka 1946.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dalam rangka persiapan pengamanan rangkaian Hari Raya Nyepi tahun Caka 1946, Polsek Kediri bersama Forkopimcam melaksanakan rapat koordinasi (rakor) bertempat di Aula Polsek Kediri, Rabu (6/3/2024).

Rakor ini dihadiri oleh Camat Kediri, Danramil, Ketua Forum Perbekel, Perbekel, Bendesa adat, tokoh agama hingga perwakilan karang taruna.

Kapolsek Kediri Kompol Ni Komang Sri Subakti mengatakan, rakor ini bertujuan untuk menjaga keamanan bersama selama rangkaian Hari Raya Nyepi yang berbarengan dengan hari pertama Puasa Umat Muslim.

“Kami ingin menyamakan persepsi dengan membuat kesepakatan dari tingkat bawah seperti Desa Dinas, Adat dan pecalang dalam hal kegiatan Nyepi dan Pengerupukan serta rangkian pengarakan ogoh-ogoh,” ujarnya.

Adapun jumlah ogoh-ogoh yang akan diarak saat Pengerupukan di Kecamatan Kediri sebanyak 91 buah.

Sementara itu, Camat Kediri I Made Surya Dharma menambahkan, terkaiti persiapan pengamanan rangkian pengamanan Hari Raya Nyepi akan dilaksanakan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan selama parade ogoh-ogoh di Desa Banjaranyar.

“Nantinya parat desa tetap bersinergi dengan TNI/Polri untuk mewujudkan situasi aman dan kondusif khususnya di wilayah Kediri ini,” tambahnya. (ana)

Polres Tabanan Kerahkan 500 Lebih Personel Amankan Perayaan Nyepi

Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes.
Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kepolisian Resor (Polres) Tabanan akan mengerahkan sebanyak 500 lebih personel untuk mengamankan rangkaian perayaan Nyepi Tahun Saka 1946, yang jatuh pada 11 Maret mendatang.

Ratusan personel itu dari jajaran Polres hingga Polsek. Selain itu, tim gabungan dari TNI, Pecalang dan Forkopimda juga turut terlibat dalam pengamanan.

Kapolres Tabanan AKBP Leo Deddy Defretes mengatakan, seluruh personel keamanan akan melakukan pengamanan mulai dari malam Pengerupukan atau sehari sebelum Nyepi dan Ngembak Geni atau sehari setelah Nyepi yang juga berbarengan dengan puasa pertama.

“Sebelumnya kami sudah melakukan koordinasi lintas sektoral bersama tokoh-tokoh agama dan masyarakat supaya perayaan berjalan baik di saat malam Nyepi atau Pengerupukan hingga pelaksanaan taraweh puasa pertama,” ujarnya, Rabu (6/3/2024).

Ia mengungkapkan, atensi utama dalam pengamanan kali ini yakni antisipasi adanya keributan usai pengarakan ogoh-ogoh dan pemuda minuman yang berpotensi menimbulkan keributan.

Nantinya, seluruh jajaran akan turun berkoordinasi dengan banjar adat masing-masing desa terutama saat melakukan pawai sampai bubar agar tidak ada potensi memicu keributan.

“Sampai sekarang kami juga selalu melakukan deteksi dini dan evaluasi kepada jajaran untuk tetap mengimbau masyarakat agar menghindari munculnya keributan,” ucapnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk saling menjaga toleransi antar umat beragama.

“Saya harap semua umat bisa memberikan toleransi agar pelaksanaan bisa berjalan aman,” harapnya. (ana)