- Advertisement -
Beranda blog Halaman 474

Pos Jaga Pantai Green Bowl Dirusak Orang Tak Dikenal

Kondisi Pos penjagaan Pantai Green Bowl, Desa Unggasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, dirusak oleh orang tak dikenal (OTK).
Kondisi Pos penjagaan Pantai Green Bowl, Desa Unggasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, dirusak oleh orang tak dikenal (OTK).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pos jaga masuk Pantai Green Bowl, Desa Unggasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, dirusak oleh orang tak dikenal (OTK).

Pelaku melempar kaca pos hingga pecah serta membuang meja tiket ke seberang tembok utara pantai, Senin (4/3/2024).

Kepala Pengelola Pantai Green Bowl I Made Mardina membenarkan kejadian tersebut. Ia memperkirakan kejadian terjadi sekitar pukul 01.00 WITA malam.

“Saya mendapatkan kabar dari tim jaga pos pagi, bahwa kaca pos sudah dalam keadaan pecah, sebelumnya keadaan normal saja dan tidak ada gerak gerik mencurigakan yang dilihat oleh penjaga warung yang masih berjaga sampai pukul 20.00 WITA,” terang, Senin (4/3/2024).

Dirinya menerangkan, dalam kejadian ini pihaknya tidak mengetahui siapa pelaku dan apa motif dari pelaku, karena tidak pernah terjadi kejadian serupa sebelumnya. Dan saat ini kejadian ini masih didalami oleh pihak berwajib, untuk ditindaklanjuti.

“Saya berharap kejadian ini tidak terulang kembali. dan diharapkan juga untuk pemuda, demi meminimalisir kejadian serupa, agar tidak melakukan kegiatan trek-trekan di dekat pantai, dikarenakan masih banyak anak-anak muda yang melakukan trek-trekan, sehingga meresahkan masyarakat sekitar,” imbuhnya.

Pihaknya tidak ingin melakukan tindaklanjut tentang kasus ini, pihaknya lebih memilih untuk memperbaiki kerusakan yang ada, dengan kerugian yang diperkirakan Rp1,5 juta.

“Dengan kejadian ini, terhadap pengunjung pasti akan merasa sedikit takut. Namun kami memastikan akan jaminan keamanan wisatawan yang mengunjungi pantai Green Bowl,” paparnya. (jas)

Pendaki Perempuan yang Tersesat di Gunung Batukaru Ditemukan

Ni Putu Putri Eka Pratiwi (25), pendaki perempuan yang tersesat bersama temannya di Gunung Batukaru, Tabanan akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat pada Senin (4/3/2024) sore.
Ni Putu Putri Eka Pratiwi (25), pendaki perempuan yang tersesat bersama temannya di Gunung Batukaru, Tabanan akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat pada Senin (4/3/2024) sore.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ni Putu Putri Eka Pratiwi (25), pendaki perempuan yang tersesat bersama temannya di Gunung Batukaru, Tabanan akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat pada Senin (4/3/2024) sore.

“Korban ditemukan selamat. Kini tim bersama korban masih dalam proses turun dari lereng gunung,” ujar Kapolsek Pupuan AKP I Wayan Sudiarba ketika dikonfimasi melalui saluran telepon.

Ia mengungkapkan, remaja asal Renon, Denpasar tersebut ditemukan oleh masyarakat yang ikut melakukan proses pencarian korban sekitar 200 meter dari lokasi hilang.

“Sementara untuk kondisi korban sendiri kami belum mengetahuinya. Namun dipastikan dalam kondisi selamat,” ucap AKP Sudiarba.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua remaja laki-laki dan perempuan bernama Sandika (21) dan Ni Putu Eka Pratiwi (25) tersesat di Gunung Batukaru, Tabanan tengah melakukan pendakian pada Minggu (3/3/2024) pagi.

Awalnya mereka memulai pendakian pada Sabtu (2/3/2024) sekitar pukul 09.00 WITA melalui jalur Bukit Buluh, Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan.

Sandika, pelajar asal Kampung Kajanan, Buleleng, berhasil kembali turun ke titik awal pendakian dalam keadaan selamat pada Senin (4/3/2024) siang. Namun mengeluh sakit di atas lutut kaki kiri dan sudah mendapat perawatan di Puskesmas Pupuan 1.

Adapun selama proses pencarian melibatkan tim SAR Gabungan yang terdiri dari 9 personel Basarnas, 7 personel Sar Polda, 10 pemandu lokal, 5 Potensi Sar, serta personel dari Polsek Pupuan dan Koramil Pupuan. (ana)

Jalani Sidang Pemeriksaan Saksi, NCK Trauma Satu Ruangan dengan Jero Dasaran Alit

Tim kuasa hukum Jero Dasaran Alit.
Tim kuasa hukum Jero Dasaran Alit.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Setelah eksepsi ditolak, Jero Dasaran Alit alis Kadek Dwi Arnata menjalani sidang dengan agenda keterangan saksi korban yakni NCK di Pengadilan Negeri (PN) Tabanan, Senin (4/3/2024).

Sidang keterangan saksi ini digelar tertutup dan dipimpin Ketua Majelis Ronny Widodo dan anggota Luh Made Kusuma Wardani dan I Gusti Lanang Indra Panditha. Sedangkan JPU yang hadir, Kadek Asprila A.S dan AA Anisca P.

Kuasa Hukum NCK Ni Wayan Pipit Prabhawanty mengungkapkan, sidang berlangsung dari pukul 10.00 WITA hingga 14.00 WITA. Diakuinya, proses persidangan berlangsung lama sebab traumatis NCK kambuh saat dihadapkan dengan Dasaran Alit dalam ruangan sidang.
Sehingga Dasaran Alit harus menjalani persidangan di ruang lain secara daring dengan didampingi kuasa hukumnya.

“Korban trauma ada terdakwa. Jadi pengadilan tadi mempersiapkan tempat untuk memisahkan korban dan terdakwa dan itu menyita waktu lumayan lama,” ungkapnya saat ditemui usai persidangan.

Pipit mengungkapkan, selama proses persidangan keterangan NCK tidak ada berubah atau sesuai dengan keterangannya saat proses pemeriksaan dulu.

“Tetap sama dengan keterangan saat BAP pertama dan BAP tambahan,” ucapnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Jero Dasaran Alit, Kadek Agus Mulyawan mengungkapkan, atas keterangan saksi korban saat persidangan tadi, pihaknya menyimpulkan secara hukum pidana belum merupakan alat bukti keterangan saksi.

“Hemat kami keterangan saksi yang disampaikan tadi itu belum bisa menjadi alat bukti keterangan saksi, karena masih diragukan keterangannya,” ucapnya.

Untuk selanjutnya, sidang akan dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi lagi. Karena sebenarnya ada tiga saksi yang dihadirkan dalam sidang ini termasuk NCK. Namun dua saksi lainnya belum bisa memberikan keterangan dari persidangan karena keterbatasan waktu.

“Karena ada skor yang cukup menunda waktu dan pemeriksaan saksi juga cukup lama sehingga waktu tidak terpenuhi untuk pemeriksaan saksi. Selanjutnya sidang akan dilanjutkan tanggal 13 Maret nanti,” imbuhnya.

Kronologi 2 Remaja Tersesat di Gunung Batukaru, Putu Eka Menghilang Saat Istirahat di Tenda

Sandika (21), pendaki tersesat di Gunung Batukaru yang ditemukan selamat.
Sandika (21), pendaki tersesat di Gunung Batukaru yang ditemukan selamat.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dua remaja laki-laki dan perempuan bernama Sandika (21) dan Ni Putu Eka Pratiwi (25) tersesat di Gunung Batukaru, Tabanan saat melakukan pendakian pada Minggu (3/3/2024) pagi.

Sandika, pelajar asal Kampung Kajanan, Buleleng, berhasil kembali turun ke titik awal pendakian dalam keadaan selamat, dan kini sudah mendapat perawatan di Puskesmas Pupuan 1.

Sedangkan, Ni Putu Putri Eka Pratiwi asal Renon, Denpasar masih dalam proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

Kapolsek Pupuan AKP I Wayan Sudiarba mengatakan, menurut keterangan korban selamat yakni Sandika, kronologi ia tersesat bersama teman perempuannya berawal pada Sabtu (2/3/2024) sekitar pukul 09.00 Wita, ia dan Putu Putri Eka Pratiwi naik ke gunung Batukaru melalui jalur Bukit Buluh, Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan.

“Sekitar pukul 15.00 WITA atau kurang lebih 200 meter dari puncak mereka menemui jalan buntu sehingga memutuskan untuk tidak melanjutkan pendakian,” jelasnya, Senin (4/3/2024).

Kemudian, Sambung Sudiarba, sekitar pukul 19.00 pada saat perjalanan Pulang mereka tersesat dan bertemu jurang. Sehingga mereka berusaha untuk menghubungi keluarganya untuk meminta bantuan, dan mereka memutuskan membuat Tenda untuk beristirahat.

Keesokan harinya sekitar pukul 09.00 WITA, dikarenakan tidak ada tim penolong selanjutnya mereka turun.

Kemudian saat perjalanan turun sekitar pukul 16.00 WITA, mereka mendengar suara suara mesin gergaji sehingga mereka mencari sumber suara tersebut.

Namun, mereka tak kunjung menemukan sumber suara hingga malam hari sekitar pukul 19.00 WITA mereka kembali mendirikan tenda untuk beristirahat.

“Saat itu, Putu Eka sempat mengatakan kepada Sandika untuk kembali naik memberikan sinyal laser namun tidak diijinkan oleh Sandika dan mereka pun beristirahat di tenda,” ucapnya.

Keesokan harinya pada Senin (4/3/2024) sekitar pukul 03.00 WITA, Sandika terbangun dan mendapati Putu Eka sudah tidak ada ditempat.

Sandika empat mencari rekannya tersebut di sekitar lokasi kurang lebih selama satu jam. Namun tak kunjung bertemu, akhrinya Sandika memutuskan turun sendiri untuk mencari pertolongan kepada warga dan bertemu dengan aliran sungai.

“Akhirnya ia pun mencoba mencari jalan pulang dengan mengikuti aliran sungai dan sampai di titik awal pendakian yang mana disana sudah ada warga dan keluarga Putu Eka yang menunggu,” ungkap Sudiarba.

Sudiarba mengungkapkan, dugaan sementara kedua korban yang tersesat belum pernah mendaki di Gunung Batukaru sehingga tidak mengetahui jalur.

“Mereka juga tidak mengajak pemandu orang lokal pada saat mendaki dan tidak melapor dengan petugas Registrasi Pendakian di Desa Pujungan, Pupuan,” tambahnya.

Untuk korban selamat, langsung mendapat penanganan dari petugas Polsek Pupuan bersama anggota dan mendapat pengobatan di Puskesmas Pupuan 1 serta saat ini diamankan di Mako Polsek Pupuan.

“Hingga saat ini pendaki Putu Putri Eka Pratiwi belum ditemukan dan masih dalam pencarian atau proses evakuasi dari tim Basarnas dan relawan serta warga,” tambahnya. (ana)

Satu Korban Tersesat di Gunung Batukaru Ditemukan Selamat

Sandika (21), pendaki tersesat di Gunung Batukaru yang ditemukan selamat.
Sandika (21), pendaki tersesat di Gunung Batukaru yang ditemukan selamat.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Satu dari dua orang pendaki yang tersesat di Gunung Batukaru, Tabanan, ditemukan dalam kondisi selamat pada Senin (4/3/2024) pagi. Sedangkan satu pendaki hingga kini masih dalam proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

Korban yang ditemukan yakni Sandika (21), pelajar asal Kampung Kajanan, Buleleng. Ia berhasil kembali turun ke titik awal pendakian dalam keadaan selamat, namun mengeluh sakit di atas lutut kaki kiri dan sudah mendapat perawatan di Puskesmas Pupuan 1.

Sedangkan, korban yang belum ditemukan adalah Ni Putu Putri Eka Pratiwi (25) asal Renon, Denpasar.

Kapolsek Pupuan AKP I Wayan Sudiarba mengatakan, dugaan sementara kedua korban yang tersesat belum pernah mendaki di Gunung Batukaru sehingga tidak mengetahui jalur.

Mereka juga tidak mengajak pemandu orang lokal pada saat mendaki dan tidak melapor dengan petugas Registrasi Pendakian di Desa Pujungan, Pupuan.

“Terhadap korban yang sudah ditemukan oleh petugas piket Polsek Pupuan bersama anggota diberikan pemeriksaan dan pengobatan di Puskesmas Pupuan 1 dan saat ini diamankan di Mako Polsek Pupuan,” ujarnya, Senin (4/3/2024).

Sementara itu, korban Putu Putri Eka Pratiwi belum ditemukan dan masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari 9 personel Basarnas, 7 personel Sar Polda, 10 pemandu lokal, 5 Potensi Sar, serta personel dari Polsek Pupuan dan Koramil Pupuaan.

“Hingga siang ini pukul 13.00 WITA, pencarian terhadap korban dihentikan sementara karena faktor cuaca yang tidak mendukung. Selanjutnya kami menunggu info dari Basarnas untuk tindakan selanjutnya,” imbuh AKP Sudiarba. (ana)

Pasca Galungan, Dua Jabatan Kepala Dinas di Pemkab Tabanan Dimutasi

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Tabanan, Senin, (4/3/2024).
Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Tabanan, Senin, (4/3/2024).

PANTAUBALI. COM, TABANAN – Pasca perayaan hari suci Galungan, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya melakukan mutasi jabatan dua kepala dinas. Bahkan, mutasi ini menyisakan satu jabatan kosong di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah jabatan telah dilakukan di ruang TCC Kantor Bupati Tabanan pada Senin (4/3/2024).

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Tabanan I Wayan Budi Artana menyebut, sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Tabanan ada dua jabatan kepala dinas yang dimutasi yakni I Made Sumertayasa yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kini dimutasi menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

“Sementara, untuk jabatan Kepala DPMPTSP kosong,” ujarnya.

Selanjutnya, I Putu Dian Setiawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kominfo dimutasi sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Untuk diketahui, jabatan Kepala Kesbangpol sebelumnya dijabat oleh Asisten I Setda Tabanan I Made Agus Hartawiguna sebagai pelaksana tugas (Plt).

Selain itu, sejumlah jabatan struktural mulai dari eselon III dan eselon IV juga ikut dirotasi. “Untuk jabatan eselon III sebanyak 25 orang yang dirotasi, sedangkan jabatan eselon IV sebanyak 22 orang,” ungkap Budi Artana. (ana)

Dua Pendaki Dilaporkan Tersesat di Gunung Batukaru, Pencarian Masih Dilakukan

Tim Sar Gabungan lakukan pencarian dua pendaki tersesat di Gunung Batukaru.
Tim Sar Gabungan lakukan pencarian dua pendaki tersesat di Gunung Batukaru.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dua orang pendaki dilaporkan tersesat di Gunung Batukaru, Kecamatan Penebel, Tabanan. Kedua pendaki diketahui bernama Eka Putri Pratiwi (24) dan Sandika (26). Mereka memulai pendakian sejak Minggu (3/3/2024) sekitar pukul 04.00 WITA.

Hingga Senin (4/3/2024) pagi, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian kedua korban.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan I Nyoman Srinadha Giri mengatakan, proses pencarian kembali dilanjutkan dengan menurunkan tim dari BPBD Tabanan sebanyak tiga orang. Pada Minggu sebelumnya BPBD Tabanan menurunkan delapan orang anggotanya.

“Total tim gabungan hari ini yang melakukan pencarian sebanyak 26 orang yang terdiri dari Basarnas, Bali Buana Resque, BPBD, Sardog Bali. Pencarian dimulai Senin (4/3) pukul 08.00 WITA,” jelas ketika dikonfirmasi.

Adapun kedua pendaki ini, diketahui tersesat di Gunung Batukaru setelah Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) menerima informasi dari orang tua korban.

Dari keterangan orang tua korban, kedua pendaki ini tidak bisa dihubungi pada Minggu siang setelah sebelumnya sempat berkomunikasi melalui telepon.

Setelah mendapat informasi tersebut, Basarnas segera memberangkatkan sembilan personel menuju lokasi melalui Desa Wangaya, Kecamatan Penebel, kemudian tim bergeser ke daerah Petali.

“Karena sudah sore dan hari sudah mulai gelap, akhirnya pencarian pada Hari Minggu (3/3/2024) kemarin dihentikan dan kembali dilanjutkan Senin ini bersama dengan tim gabungan,” imbuh Srinadha Giri. (ana)

Bawaslu Tabanan Temukan Kesalahan Administrasi dalam Rekapitulasi Suara Tingkat Kabupaten

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tabanan I Ketut Narta.
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tabanan I Ketut Narta

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Tahapan rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2024 tingkat Kabupaten mulai dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan pada Minggu (3/3/2024).

Rekapitulasi perhitungan suara meliputi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPD, DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten. Proses rekapitulasi ini rencananya akan berlangsung hingga besok Senin (3/3/2024).

Namun, selama proses rekapitulasi berlangsung, banyak ditemukan kesalahan administrasi. Misalnya kesalahan pencatatan kategori Daftar Pemilih Tetap (DPT) hingga kesalahan pencatatan jumlah surat suara yang digunakan di TPS.

Atas temuan itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tabanan I Ketut Narta meminta kepada KPU untuk segera melakukan perbaikan.

“Kami Bawaslu meminta agar secara administrasi tetap harus diperbaiki. Jangan sampai nanti saat proses rekapitulasi di Provinsi hingga Nasional bisa menjadi masalah lagi,” ujarnya.

Narta menyebut, beberapa kesalahan administrasi yang ditemukan yakni kesalahan pencatatan jumlah surat suara yang digunakan di TPS. Kemudian, jumlah pemilih yang semestinya masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) justru masuk dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Namun, kesalahan ini tidak tergolong fatal karena jumlah pemilih tidak berubah dan juga hasil perolahan suara yang didapat oleh para peserta pemilu tidak berubah.

“Mungkin itu terjadi karena salah pengetikan dari tingkat kecamatan. Namun, para saksi tidak mempermasalahkan itu. Tapi tetapi kami minta harus segera diperbaiki,” ungkapnya. (ana)

Bali Raih Dua Penghargaan Dalam HUT ke-74 Satpol PP dan ke-62 Satlinmas di Padang

 

PANTAUBALI.COM, PADANG – Penjabat (Pj) Gubernur Bali, S. M. Mahendra Jaya menerima Penghargaan Karya Bhakti Peduli Satpol PP dari Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Satpol PP dan ke-62 Satlinmas. Upacara tersebut digelar di Lapangan Rumah Jabatan Gubernur Sumatera Barat, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (3/3).

Penghargaan ini diberikan kepada Pj Gubernur Bali atas Karya Bhakti dan kepeduliannya terhadap Satuan Pamong Praja. Mulai dari dukungan anggaran hingga sarana prasarana guna mendukung tugas Satpol PP di daerahnya. Penghargaan tersebut juga menunjukkan upaya melakukan dorongan moril terhadap jajaran Satpol PP dan Linmas dalam melaksanakan tugas sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian meminta seluruh anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) untuk senantiasa menjaga integritas dalam setiap pekerjaan.
“Satpol PP dan Satlinmas merupakan profesi mulia dalam memberikan perlindungan dan keamanan kepada masyarakat,” ujar Mendagri dalam arahannya.

Mendagri juga menyatakan rasa bangga dan aspresiasinya kepada seluruh Anggota Satpol PP dan Satlinmas di seluruh Indonesia atas dedikasi dalam pelaksanaan tugas selama ini. Terutama dalam pelaksanaan Pemilihan Umum 2024 yang berjalan relatif baik dengan segala kompleksitasnya. “Satpol PP dan Satlinmas bersama TNI/Polri dan lembaga terkait lainnya, telah membuktikan peran yang sangat besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Sehingga, rangkaian pelaksanaan Pemilu dapat berjalan lancar dan kondusif,” tuturnya.

Selain Karya Bhakti Peduli Satpol PP yang diterima Pj. Gubernur Bali, Provinsi Bali juga berhasil memperoleh Penghargaan Karya Bhakti Satpol PP yang diterima Kasat Pol PP Provinsi Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi pada Sabtu (2/3). Penghargaan ini diberikan kepada Satpol PP yang sangat berhasil, kreatif, inovatif dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. “Ini merupakan momen bersejarah karena baru pertama kali ada daerah yang memperoleh dua penghargaan sekaligus, Karya Bhakti Satpol PP dan Karya Bhakti Peduli Satpol PP,” kata Rai Dharmadi.

Kemendagri menurut Rai Dharmadi, menilai Provinsi Bali mempunyai berbagai terobosan dan inovasi dalam menjalankan tugas dan fungsinya selama ini. “Contohnya dengan adanya omnibus terkait 23 gangguan trantibumlinmas yang sudah dibuatkan dalam satu Perda. Bali yang pertama dan satu-satunya yang punya,” katanya.

Selain itu, ia juga menyebut keberadaan Polisi Pariwisata yang hadir untuk upaya memberikan informasi, edukasi bagi wisatawan selama di Bali. Juga memberikan pelayanan dan pertolongan kepada wisatawan serta membantu Kepolisian melakukan pencegahan persoalan sosial terkait pariwisata Bali agar tidak berkembang menjadi ancaman berupa pelanggaran bahkan tindak pidana.

Rangkaian puncak peringatan HUT Satpol PP dan Satlinmas nasional di Sumbar ditutup dengan atraksi beladiri dari rekan-rekan Satpol PP Kota Padang Panjang dan Satpol PP Kota Bukittinggi. Kemudian dilanjutkan dengan atraksi drumband dari IPDN Regional Sumbar, Satpol PP dan Satlinmas.

Turut hadir dalam Upacara Gelar Pasukan Puncak Peringatan HUT ke 74 Satpol PP dan ke 62 Satlinmas di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat, sejumlah pejabat diantaranya Gubernur Sumbar, pejabat teras Kemendagri RI dan Kepala Satpol PP se-Indonesia.

Refleksi Tiga Tahun Kepemimpinan Tamba-Ipat, Ini Capaian Pembangunan di Jembrana

Malam puncak peringatan HUT Kepemimpinan Tamba-Ipat yang ke-3 tahun di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Sabtu malam (2/3/2024).
malam puncak peringatan HUT Kepemimpinan Tamba-Ipat yang ke-3 tahun di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Sabtu malam (2/3/2024).

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Tahun 2024 menjadi tahun ketiga kepemimpinan Bupati Jembrana, I Nengah Tamba bersama Wakil Bupati, I Gede Ngurah Patriana Krisna.

Dihadapkan dengan waktu yang singkat usai dilantik pada 2021 lalu,  Tamba – Ipat fokus pada pembenahan diberbagai sektor serta akselerasi pembangunan bertumpu  pada pengimplementasian  visi Nangun Sad Kerthi Loka Jembrana.

“Astungkara ditahun ketiga ini banyak sudah capaian yang kita lakukan untuk Kabupaten Jembrana. Baik itu dari sisi infrastruktur, pendidikan, pengembangan SDM, seni dan budaya, penguatan UMKM serta pengembangan destinasi wisata di Jembrana yang bermuara pada kemajuan Kabupaten Jembrana,” ucapnya  dihadapan ribuan masyarakat pada malam puncak peringatan HUT Kepemimpinan Tamba-Ipat yang ke-3 tahun di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Sabtu malam (2/3/2024).

Disamping itu, Bupati Tamba juga mengungkapkan masih banyak pembangunan yang akan dilakukan di Kabupaten Jembrana.

Yang tengah berjalan, revitalisasi  pasar umum  negara,  pengembangan kawasan Pelabuhan Perikanan Bali yang terletak di Pengambengan. Selanjutnya pengembangan destinasi wisata bertaraf Internasional di Pekutatan dan Polo Berkuda di kawasan TNBB, serta yang terakhir pengembangan Pelabuhan Gilimanuk.

Mengakselerasi  ruang-ruang pertumbuhan ekonomi dan ruang kreatif publik, Pemkab Jembrana juga telah memiliki RMU di Subak Tibu Beleng Kecamatan Mendoyo, factory sharing rumah kakao di Desa Kaliakah makin menguhka keberadaan Jembrana sebagai kota cokelat serta gedung sentra tenun dipusat kota  sebagai pusat oleh oleh dan produk kreatif UMKM Jembrana.

Seluruh program besar itu  akan seiring dengan  rencana pembangunan jalan tol Gilimanuk- Mengwi, sebagai konektifitas yang akan meningkatkan  pelayanan distribusi barang dan jasa dari Jembrana menuju pusat kota maupun daerah sekitarnya.

“Mohon doa restu seluruh masyarakat Jembrana, semoga semuanya bisa berjalan on the track, sehingga mimpi besar kita yakni Jembrana Emas 2026 bisa segera terwujud,” ungkapnya.

Dari sisi program, telah banyak  capaian program  yang digulirkan ke masyarakat , wujud memudahkan serta mendekatkan sebagai pemangku layanan.

Diantaranya program Jembrana satu data yang memudahkan mengoleksi data penduduk dengan cepat dan terintegrasi, aplikasi layanan kedaruratan JES, layanan antar obat kepasien di RSU Negara serta pembukaan poliklinik poliklinik baru sehingga kian lengkap.

Menuju Jembrana sebagai kabupaten Zero Stunting, Jembrana juga telah memiliki program BAAS, (bapak/ibu asuh anak stunting) yang secara bergotong royong menyalurkan makanan / minuman sehat bagi anak anak Jembrana dengan kondisi stunting. Serta teranyar sudah dilaunching layanan transportasi Trans Bahagia yang menyediakan transport gratis bagi anak sekolah dari keluarga kurang mampu.

“Kami sangat bersyukur selama tiga tahun kepemipinan Tamba-Ipat ini segala kebijakan dan program kerja mendapat respon, apresiasi, pengakuan, dan penghargaan dari masyarakat, pemerintah, dan lembaga,” terangnya.

Selama tiga tahun kebelakang, Kabupaten Jembrana telah menerima beberapa penghargaan di tingkat nasional dari berbagai kementerian, badan dan lembaga.

Bupati Tamba membeberkan selama tiga tahun kepemimpinan itu setidaknya Jembrana telah meraih sebanyak 31 penghargaan tingkat nasional maupun provinsi. Terbanyak pada tahun 2023 ini sebanyak 15 penghargaan nasional diraih, melebihi penghargaan tahun sebelumnya.

Diantaranya Penghargaan Kabupaten Layak Anak Kategori Nindya nasional,10 Besar Desa Wisata Terbaik Katagori Souvenir Dalam Ajang ADWI 2023, Penghargaan Anugrah BKN Award Kategori Utama Implementasi Norma Standar Prosedur dan Kriteria (NSPK) ASN Terbaik, Penghargaan Wiyata Dharma Madya Tingkat Nasional untuk Bunda Paud Jembrana.

Serta Penghargaan Kabupaten Sehat (Swasti Saba) Dari Kementrian Kesehatan RI,  Penghargaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik yang diperoleh oleh Desa Warnasari dan sebagai  TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik 2023 (JEMBRANA KEDAS) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) pada kompetensi Inovasi Pelayanan Publik 2023,

Ditingkat provinsi, Kabupaten Jembrana merupakan Daerah dengan Survey Kepuasan Masyarakat tahun 2022 tertinggi di Provinsi Bali oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara, Peringkat 2 Paritrana Award Provinsi Bali oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara serta capaian opini WTP dari BPK RI berturut turut.

“Atas seluruh pencapaian kinerja pembangunan Pemerintah Kabupaten Jembrana, saya bersama Wakil Bupati, IGN Patriana Krisna menghaturkan Suksmaning Manah, terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Forkopimda Jembrana, Sekda, ASN dilingkungan Pemkab Jembrana, pimpinan instansi vertikal, para prebekel, bendesa, penglingsir serta masyarakat atas segala dukungan, partisipasi, dan dedikasinya secara bersama-sama untuk membangun Kabupaten Jembrana,” tandasnya.

Malam puncak peringatan HUT Kepemimpinan Tamba-Ipat yang ketiga  berlangsung sangat meriah. Selain diisi artis dan band lokal Jembrana juga diisi dengan artis dan band papan atas Bali, seperti budi arsa, dj mahesa, serta kiss band. Penampilan hiburan itu menyedot antusiasme ribuan masyarakat Jembrana hingga pertunjukan selesai pada tengah malam di areal gedung kesenian bung karno. (rls)