- Advertisement -
Beranda blog Halaman 471

Anggaran Pilkada 2024 di Tabanan Capai Rp41,2 Miliar

Ilustrasi anggaran pilkada. (Foto: RRI)
Ilustrasi anggaran pilkada. (Foto: RRI)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan mendapatkan anggaran Pilkada 2024 sebesar Rp41,2 miliar lebih.

Seluruh anggaran ini akan digunakan untuk membiayai kebutuhan selama perhelatan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan pada November 2024 mendatang.

Sekretaris KPU Tabanan I Nyoman Swandika menjelaskan, rincian penggunaan anggaran tersebut yakni mencakup biaya honorarium pokja dan penyelenggara Pilkada sebesar Rp10,2 miliar atau sekitar 24,85 persen. Kemudian, untuk kebutuhan barang dan jasa Rp31 miliar atau sekitar 75,15 persen.

“Secara garis besar, penggunaan anggaran ini untuk belanja dan honor. Namun, untuk detail rinciannya saya tidak hapal,” ujarnya, Jumat (8/3/2024).

Ia menyebut, untuk pencairan anggaran ini akan dilakukan dalam dua tahap. Pencairan pertama sudah dilakukan pada 27 November 2023 lalu sebesar 40 persen dari anggaran.

“Sedangkan sisanya lagi 60 persen akan dicairkan paling lambat 5 bulan sebelum Pilkada berlangsung,” sambungnya.

Swandika menambahkan, jika dibandingkan anggaran Pilkada tahun sebelumnya pada 2020 lalu hanya mencapai Rp32 miliar, maka anggaran tahun ini mengalami peningkatan.

“Anggaran Pilkada sebelumnya bersumber dari APBD Tabanan sebesar Rp26,8 miliar dan ditambah dana dari APBN. Kalau tahun ini semuanya bersumber dari APBD,” tambahnya. (ana)

Mengidap Sakit Jantung, Pria 68 Tahun Ditemukan Tewas di Kamarnya

I Nyoman Sujana (68), ditemukan meninggal dunia di kamar rumahnya di Jalan Waturenggong, Banjar Tegal Sari, Kelurahan Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan, Kamis (7/3/2024).
I Nyoman Sujana (68) ditemukan meninggal dunia di kamar rumahnya di Jalan Waturenggong, Banjar Tegal Sari, Kelurahan Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan, Kamis (7/3/2024).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Seorang pria bernama I Nyoman Sujana (68) ditemukan meninggal dunia di kamar rumahnya di Jalan Waturenggong, Banjar Tegal Sari, Kelurahan Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan, Kamis (7/3/2024).

Ia diperkirakan meninggal karena memiliki riwayat penyakit jantung. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi menhitam dan mengeluarkan bau menyengat.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi menerangkan, korban pertama kali ditemukan oleh Ketut Puriarta (61). Saat saksi selesai sembahyang di Pura Merajan Keluarga sekitar pukul 18.00 WITA, saksi mengetuk pintu rumah korban, tetapi tidak ada respon.

Selanjutnya saksi menghubungi anak korban yakni Kadek Muliawan untuk mengecek bersama-sama. Saat diintip dari samping pintu tercium bau yang sangat menyengat dari dalam kamar. Selanjutnya saksi bersama anak korban membuka pintu dan mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Dari sepengetahuan saksi, korban memiliki riwayat sakit hernia, jantung, ginjal serta pengapuran tulang dan sebelumnya dirawat di RS Surya Husada,” terangnya dikonfirmasi Jumat (8/3/2024).

Kemudian sekitar pukul 23.20 WITA tim Identifikasi Sat Reskrim Polresta Denpasar tiba di TKP untuk mengecek dan melakukan olah TKP.  Hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan korban diduga telah meninggal dunia lebih dari 24 jam hingga mengalami pembusukan.

“Pada Jumat (8/3/2024) pukul 00.05 WITA, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah oleh Ambulance BPBD Kota Denpasar untuk ditindak lanjuti,” tambah Sukadi.  (jas)

Badung Jadi Kabupaten Percontohan Antikorupsi oleh KPK

Bupati Nyoman Giri Prasta didampingi Sekda Adi Arnawa dan Kepala OPD di Lingkungan Kabupaten Badung menghadiri acara Observasi Program Percontohan Kabupaten Antikorupsi di Kabupaten Badung di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung, Kamis (7/3/2024).
Bupati Nyoman Giri Prasta didampingi Sekda Adi Arnawa dan Kepala OPD di Lingkungan Kabupaten Badung menghadiri acara Observasi Program Percontohan Kabupaten Antikorupsi di Kabupaten Badung di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung, Kamis (7/3).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Kabupaten Badung dipilih oleh KPK RI menjadi salah satu dari tiga daerah di Provinsi Bali yang masuk Program Percontohan Kabupaten Antikorupsi.

Hal itu membuktikan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dalam membangun integritas anti korupsi telah diwujudkan dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh jajaran OPD. Mulai dari sisi perencanaan, penatausahaan, pengadaan barang dan jasa, pengelolaan SDM, aset, pendapatan, pelayanan publik, dana desa hingga kepengawasannya.

Hal-hal tersebut diatas menjadi konsern KPK melalui Monitoring Center for Prevention (MCP) setiap tahunnya, dimana Pemkab Badung telah beberapa kali mendapatkan penghargaan atas capaian MCP tahunannya.

“Capaian MCP Kabupaten Badung dari tahun ke tahun selalu optimal, dimana beberapa kali mendapatkan penghargaan atas capaian MCP oleh KPK RI. Kami juga telah memperkuat inspektorat untuk dapat melaksanakan pengawasan yang optimal, pengembangan badung whistle blowing system, pengendalian gratifikasi, kepatuhan LHKPN,” demikian dikatakan Bupati Nyoman Giri Prasta pada acara Observasi Program Percontohan Kabupaten Antikorupsi di Kabupaten Badung bertempat di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung, Kamis (7/3/2024)

Acara ini dihadiri langsung oleh Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah V KPK Budi Waluya beserta jajarannya, Plh. Direktorat Pembinaan dan Peran Serta Masyarakat KPK Firlana Ismayadin beserta jajaran, Inspektorat Provinsi Bali, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Wayan Adi Arnawa bersama Kepala Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Badung

Sejalan dengan itu, lanjut Bupati Giri Prasta, Pemkab Badung juga selalu konsisten melakukan peningkatan pelayanan publik melalui digitalisasi, melaksanakan survey kepuasan, membuka akses informasi publik, mengimplementasikan standar pelayanan minimal serta membangun budaya antikorupsi yang dilaksanakan melalui internalisasi nilai-nilai antikorupsi tidak saja pada lingkungan ASN tapi juga di lingkungan masyarakat.

“Kami juga melibatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan korupsi melalui berbagai kegiatan penyuluhan dan pengelolaan pengaduan yang terpercaya. Disamping itu kami juga menjaga kearifan lokal terkait anti korupsi melalui berbagai komunitas dan pelestarian budaya Bali,” terangnya.

Sementara itu, Plh. Direktorat Pembinaan dan Peran Serta Masyarakat KPK Firlana Ismayadin mengatakan bahwa korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa oleh karenanya upaya penanggulangan dan pencegahan korupsi memerlukan langkah yang luar biasa juga.

Salah satunya adalah dengan melahirkan program Kabupaten/Kota anti korupsi yang dilaksanakan mulai tahun 2024 sebagai tahun awal pelaksanaan program ini.

“Mengawali kegiatan observasi program percontohan Kabupaten/Kota antikorupsi 2024 ini, dipilih 4 Provinsi dengan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dan prinsip terbaik sebagai tahun awal pijakan, dengan memperhatikan 6 komponen dan 19 indikator,” ucapnya.

Adapun empat Provinsi tersebut antara lain Provinsi Sumatera Barat, Jawa Tengah, Bali dan Kalimantan Barat. Sementara khusus untuk Provinsi Bali, Firlana mengungkapkan bahwa KPK minta kepada Pemprov untuk mengirimkan 2 Kabupaten dan 1 Kota usulan untuk masuk ke dalam program percontohan Kabupaten/Kota antikorupsi 2024.

“Usulan itu dilakukan berdasarkan variabel objektif seperti skor SPI, MCP, SAKIP kepatuhan pelayanan publik, maturitas SPIP, indeks SPBE, opini BPK dan tidak terdapat proses penyelidikan kasus korupsi yg dilakukan oleh kepala daerah,” papar Firlana.  (rls)

Perhutanan Sosial Konsep Yang Bagus, Menjaga Kelestarian Hutan Sekaligus Mensejahterakan Masyarakat

 

PANTAUBALI.COM, BANGLI – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra mewakili Pj. Gubernur Bali menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan penanaman pohon di daerah Bali. Hal ini disampaikan saat menghadiri kegiatan Penanaman Pohon Serempak Provinsi Bali Tahun 2024 serangkaian Hari Bhakti Rimbawan ke 41 yang dipusatkan di Hutan Wisata Pinus Glagalinggah, Desa Kintamani, Bangli, Kamis (Wraspati Pon Kuningan) 7 Maret 2024.

Sekda Dewa Made Indra lebih jauh menyampaikan, giat penanaman yang telah dilaksanakan kesekian kalinya tersebut bisa menjadi momentum guna memompa semangat dan dedikasi seluruh pihak di Bali, dalam menjaga hutan dan lingkungan sebaik – baiknya.

Melalui kesempatan itu, Birokrat asal bumi Panji Sakti ini pun menyatakan ketegasan dalam mendukung konsep Perhutanan Sosial. Karena pengelolaan hutan sosial yang melibatkan peran serta masyarakat sekitarnya, dan tidak lagi dikelola secara konvensional, selain dapat menjaga penurunan fungsi hutan, gangguan pihak luar terhadap hutan namun juga dapat memberikan manfaat ekonomi.

“Kita terus membangun kolaborasi bersama masyarakat dengan memperluas cakupan perhutanan sosial, karena ini konsep yang sangat bagus untuk menjaga keberadaan hutan kita. Kalau kita kembali ke masa lalu, hutan ini hanya dijaga oleh pemerintah lalu masyarakat tidak mendapatkan manfaat maka disanalah sering terjadi gangguan terhadap hutan. Sekarang, dengan konsep ini masyarakat pun dapat manfaat ikut mengelola hutan dan secara tidak langsung akan ikut menjaga keberadaan hutan. Seperti di Glagalinggah ini sudah diterapkan perhutanan sosial, bilamana terjadi gangguan terhadap hutan maka masyarakatnya lah yang hadir pertama melakukan pencegahan. Yang terpenting bisa memberikan manfaat kesejahteraan bagi mereka,” urai Sekda Dewa Indra.

Menurut Dewa Indra, untuk mendukung konsep tersebut bisa berjalan Pemprov Bali terus melakukan upaya-upaya meningkatkan luas tutupan hutan di Bali yang saat ini baru mencapai 28% dari titik ideal sebesar 30% dari total luasan wilayah Bali, melalui penanaman pohon secara terus menerus. Pemprov Bali pun menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mewujudkan komitmen tersebut baik bersama jajaran pemerintah vertikal horizontal, swasta, maupun perorangan. Karena dengan bertambahnya luas cakupan hutan, akan dapat memperluas pengembangan perhutanan sosial.

Tak hanya hutan di wilayah dataran, hutan bakau pun tetap menjadi perhatian serius Pemprov Bali baik dari sisi luasan maupun kebersihannya. Karena saat ini kondisi hutan bakau di Bali sudah baik dan memiliki spesies yang cukup beranekaragam, sehingga perlu terus dijaga dan dilestarikan.

“Kita terus menganjurkan kepada semua pihak untuk terus turut serta menambah luasan hutan kita baik di dataran maupun bakau, maka bagi instansi/organisasi yang melaksanakan kegiatan peringatan HUT kami sarankan agar diisi kegiatan menanam pohon,” pungkasnya.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya Bakar dalam sambutannya yang dibacakan oleh Plt. Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Kemen LHK RI Bambang Supriyanto menyampaikan bahwa kegiatan Penanaman Pohon Serentak sebagai bagian dari inisiatif yang dicanangkan oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo. Acara ini merupakan yang keempat kalinya, setelah sebelumnya dilaksanakan serangkaian penanaman serupa yang melibatkan unsur Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pusat dan Daerah, staf Unit Pelaksana Teknis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, serta diikuti oleh masyarakat umum di seluruh provinsi se-Indonesia.

“Rangkaian penanaman serentak ini dimulai pada bulan November 2023 lalu, yang pertama dipimpin langsung oleh Bapak Presiden RI dari Jakarta. Berikutnya yang kedua oleh Bapak Wakil Presiden RI di Banten, dan ketiga dipimpin oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Cianjur, Jawa Barat. Hari ini dilaksanakan yang keempat, kegiatan penanaman serentak juga menjadi salah satu peringatan dari Hari Bakti Rimbawan tahun 2024 yang ke-41, yang secara resmi diperingati setiap tanggal 16 Maret,” ujar Menteri LHK RI dalam sambutan tersebut.

Lebih jauh, Siti Nurbaya Bakar mengungkapkan bahwa dalam upaya mitigasi perubahan iklim dan pemulihan kualitas lingkungan hidup, dan percepatan rehabilitasi hutan dan lahan dilakukan penanaman serentak sebagai langkah untuk memperbanyak tegakan pohon/tanaman. Upaya ini pun bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan pemahaman masyarakat umum atas program pembangunan lingkungan dan kehutanan, memperkuat peran penting pohon dalam menyediakan oksigen, menyimpan karbon, serta mendukung kelangsungan hidup manusia dan alam semesta dalam mengurangi emisi gas rumah kaca. Keberadaan pohon juga dianggap solusi dalam mengatasi perubahan iklim, melindungi keanekaragaman hayati dan mengurangi dampak dari berbagai persoalan polusi udara.

“Dengan demikian, penanaman pohon tidak hanya menjadi solusi mitigasi untuk perubahan iklim yang tampak nyata di hadapan kita sehingga memberikan manfaat bagi bumi, tetapi juga menciptakan warisan penting bagi generasi mendatang,” imbuh Menteri LHK.

Sementara itu, Kepala Balai BPDAS Unda Anyar Tri Adi Wibisono melaporkan rencana kegiatan penanaman hari ini dilaksanakan pada areal perhutanan sosial yang dikelola oleh KTH Glagalinggah di Desa Kintamani, Kintamani, Bangli. Penanaman dilakukan secara merata diatas lahan seluas 1 hektar dengan jumlah bibit yang akan ditanam 500 batang yang terdiri dari 300 jenis bibit pohon pinus dan 200 bibit pohon salam.

Acara turut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan 1.000 bibit pohon kopi dari Bank Indonesia Perwakilan Bali. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Deputi Direktur KPw BI Provinsi Bali, Andy Setyo Biwado kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bali Made Teja, untuk selanjutnya diserahkan kembali kepada perwakilan Kelompok Tani Glagalinggah.

Pj. Gubernur Mahendra Jaya Hadiri Business Matching 2024 “Belanja Produk Dalam Negeri”

 

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Penjabat (Pj) Gubernur Bali S.M Mahendra Jaya menghadiri acara Business Matching 2024 “Belanja Produk Dalam Negeri, sebagai Kemandirian Produk Dalam Negeri Menuju Indonesia Emas” di The Meru Ballroom Bali Beach Hotel Sanur, Denpasar pada Kamis (7/3) pagi.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempertemukan pelaku industri selaku produsen dengan penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) khususnya yang menggunakan anggaran pemerintah melalui pengadaan barang dan jasa.

Menteri Perindustrian Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita dalam laporannya menyampaikan Business Matching dilaksanakan dari tanggal 4 Maret hingga 7 Maret 2024. Total komitmen penggunaan produk dalam negeri dalam Business Matching tahun ini mencapai Rp. 1.428,25 Triliun.

“Dalam pelaksanaan Business Matching 2024 belanja produk dalam negeri juga telah tercapai realisasi penyerapan produk dalam negeri sebesar Rp. 213,68 Triliun. Selain itu juga terdapat penandatanganan kontrak penggunaan produk dalam negeri yang dilakukan oleh Kementerian Pertahanan dan Kementerian PUPR,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan Agus Gumiwang, dalam rangka percepatan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) telah dilakukan langkah Digitalisasi Sertifikasi TKDN dan Fasilitasi Sertifikasi TKDN.

“Pemerintah terus berupaya untuk mempermudah produk-produk dalam negeri bisa diserap di dalam pengadaan Kementerian Lembaga BUMN, Pemda dan lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Nasional Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) yang juga Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan dalam arahannya menyampaikan program penggunaan produk dalam negeri menjadi salah satu success story dari pemerintah saat ini karena telah membuat efisiensi sehingga membuat Indonesia menjadi lebih baik.

“Kita jangan hanya bisa menghabiskan anggaran saja, tapi harus berkualitas dan juga efisien. Hal ini juga sesuai dengan perintah dari Bapak Presiden Jokowi,” terangnya.

Luhut juga mengatakan jika penggunaan E-katalog telah mampu mengurangi terjadinya korupsi di dalam negeri. Program penggunaan produk dalam negeri diharapkan mampu dinikmati langsung oleh para pelaku UMKM.

“UMKM harus benar-benar menikmati dari program pemerintah ini. Kita ingin ke depan negara ini menjadi lebih transparan. Ayo kita lanjutkan success story ini,” ajaknya.

Pada kesempatan ini juga dilaksanakan penyerahan Penghargaan Penggunaan Produk Dalam Negeri kepada Produsen, Kementerian/Lembaga, Badan Usaha Milik Negara, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten.

Kategori penghargaan Lembaga Negara/Kementerian/Lembaga Anggaran Belanja Terbesar yakni Kementerian Pertahanan, Kementerian Keuangan, Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kategori penghargaan Lembaga Negara/Kementerian/Lembaga Anggaran Belanja Menengah yakni Kementerian Perindustrian, Badan Pusat Statistik, Kementerian Dalam Negeri.

Kategori penghargaan Lembaga Negara/Kementerian/Lembaga Anggaran Belanja Kecil yakni Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Lembaga Administrasi Negara, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Kategori Pemerintah Provinsi yakni Provinsi Jawa Barat, Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Lampung. Sementara kategori Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota yakni Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Takalar, Kabupaten Lembata.

Kategori Badan Usaha Milik Negara yakni PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT. Pertamina (Persero), PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Sementara itu, kategori Produsen Industri Kecil yakni PT. Presisi Mandiri Industri, PT. Inter Kreasi Adhitama, CV. Banyumas Aji Wisesa. Kategori Produsen Industri Menengah yakni PT. Furni Karya Mandiri, PT. Anugrah Yaden Utama, PT. Multidaya Putra Sejahtera. Serta kategori Produsen Industri Besar yakni PT. Jaya Beton Indonesia, PT. Kalimed Manufaktur Indonesia, PT. Motive Mulia.

Acara yang dihadiri juga oleh Menparekraf Republik Indonesia Sandiaga Salahuddin Uno ini diakhiri dengan peninjauan stand pameran.

Spesialis Pencuri Aki Diamankan Polsek Denut, Sempet Kepergok dan Diikat Warga

Odiandi Seran Natel (23), spesialis pencurian aki.
Odiandi Seran Natel (23), spesialis pencurian aki.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Spesialis pencurian aki kendaraan bernama Odiandi Seran Natel (23) diamankan oleh Polsek Denpasar Utara pada Kamis (7/3/2024).

Remaja yang bekerja sebagai tukang cuci motor di daerah Denpasar ini diamankan di Jalan Fujiyama, Pemecutan Kaja, Denpasar Utara.

Saat itu, ia terpergok oleh warga melakukan pencurian aki truk. Saat anggota Reskrim Polsek Denut tiba di lokasi pelaku sudah dalam keadaan diikat.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi mengungkapkan, setelah diintrograsi pelaku mengakui telah melakukan pencurian aki truk di lokasi kejadian.

“Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Denpasar Utara untuk proses lebih lanjut,” ujarnya, Kamis (7/3/2024).

Sukadi menjelaskan, sehari sebelumnya pada Rabu (6/3/2024), pelaku telah melakukan pencurian aki truk di Jalan Fujiyama III, di depan Wihara Paramita Bali, Pemecutan Kaja, Denpasar Utara.

Ia mencuri aki truk milik Umar Fauzi (41) sekitar pukul 06.00 WITA. Atas kejadian itu korban mengalami kerugian Rp2,6 juta. Korban lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Denpasar Utara.

Kemudian dari hasil interogasi, diketahui pelaku sudah melancarkan aksi pencurian di wilayah Denpasar Utara, Denpasar Barat, dan Gianyar dengan delapan TKP berbeda.

“Pelaku dengan mudah mencuri mencuri aki dengan melepasnya menggunakan kunci pas 14 dan memotong tali pengikat aki dengan korek api. Selanjutnya, aki tersebut dijual dan uangnya dipakai untuk kebutuhan sehari-hari,” jelas Sukadi. (jas)

KPU Tabanan Buka Pendaftaran Pemantau Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Hingga Pertengahan November 2024

Ketua KPU Tabanan I Wayan Suwitra.
Ketua KPU Tabanan I Wayan Suwitra.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan mulai membuka pendaftaran Pemantau Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan pada Pilkada yang akan berlangsung November 2024 mendatang.

Pendaftaran Pemantau Pemilihan ini dibuka bagi lembaga atau organisasi yang bersifat independen untuk bersama-sama mengawasi jalannya pemilihan nanti.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan I Wayan Suwitra mengatakan, pendaftarannya sudah dibuka sejak 27 Februari lalu sampai dengan 16 November 2024 mendatang, sesuai dengan pengumuman KPU Kabupaten Tabanan nomor 521/PP.04.1-PU/5102/4/2024 tentang pendaftaran Pemantau Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2024.

“Melalui pengumuman ini, kami ingin masyarakat bisa berpartisipasi dalam proses pemilihan kepala Daerah ini,” ujarnya, Kamis (6/3/2024).

Suwitra menjelaskan, syarat dari pemantau pemilih ini antara lain, pendaftar adalah organisasi atau lembaga yang memiliki badan hukum, bersifat independen, memiliki sumber dana yang jelas serta terdaftar dan memperoleh akreditasi dari KPU Kabupaten Tabanan sesuai dengan cakupan wilayah Pemantauan.

Akreditasi yang dimaksud adalah akreditasi yang akan diberikan oleh KPU Tabanan apabila lembaga atau organisasi yang mendaftar tersebut sudah memenuhi persyaratan untuk menjadi lembaga pemantau pemilihan sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam Pengumuman yang disampaikan oleh KPU Tabanan.

“Setelah mendapat akreditasi ini, maka lembaga tersebut bisa melakukan kegiatan pemantauan dalam proses Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan tahun 2024,” ungkapnya.

Sementara untuk pengambilan formulir pendaftaran, bisa dilakukan langsung ke kantor KPU Tabanan pada hari kerja atau bisa juga mengakses melalui website resmi KPU Tabanan.

“Untuk lembaga yang ingin mendaftar kami tidak ada batasan,” imbuhnya. (ana)

Dukung Nelayan Terdampak Cuaca Ekstrem di Kubutambahan Buleleng, Polda Bali Gelar Bakti Sosial 

Subdit II Direktorat Intelkam Polda Bali dalam kegiatan Bakti Sosial (Baksos) kepada nelayan di Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Kamis (7/3/2024).
Subdit II Direktorat Intelkam Polda Bali dalam kegiatan Bakti Sosial (Baksos) kepada nelayan di Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Kamis (7/3/2024).

PANTAUBALI.COM, BULELENG – Kepolisian Daerah (Polda) Bali melalui Subdit II Direktorat Intelkam Polda Bali mengadakan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) yang berlangsung di Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Kamis (7/3/2024).

Kegiatan ini merupakan respons atas kondisi sulit yang dihadapi oleh para nelayan akibat cuaca ekstrem serta dampak dari survei seismik 2D dan 3D yang dilakukan di perairan Bali.

Panit V Subdit II Ditintelkam Polda Bali, IPDA Amir Dwi Setyawan mengungkapkan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan dari Polda Bali terhadap para nelayan.

“Kami hadir di sini untuk menjalin hubungan baik dan memberikan bantuan sembako kepada para nelayan. Meskipun bantuan yang kami berikan tidak besar, namun ini adalah ekspresi dari perhatian kami, terutama mengingat dampak yang dialami oleh nelayan di Kabupaten Buleleng akibat survei seismik 2D dan 3D Migas yang dilakukan oleh PT. TGS Indonesia,” ujarnya.

Selain sebagai bentuk kepedulian, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi oleh para nelayan. Sebelumnya, terdapat permasalahan terkait pembelian bahan bakar minyak (BBM) yang menjadi perbincangan di media sosial.

IPDA Amir Dwi Setyawan juga menyampaikan terima kasih kepada para nelayan yang telah menanggapi masalah tersebut dengan bijaksana, sehingga tidak menimbulkan gangguan kamtibmas atau pelanggaran hukum.

Polda Bali juga mengajak para nelayan untuk mendukung program-program pemerintah, termasuk kegiatan survei seismik 2D dan 3D Migas yang dilakukan di perairan Bali Utara oleh PT. TGS Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan ekonomi di Indonesia, termasuk di Bali.

Dengan adanya kegiatan Bakti Sosial ini, diharapkan dapat memperkuat kerjasama antara Polda Bali dan para nelayan dalam menghadapi tantangan ekonomi dan lingkungan yang dihadapi. Sinergi antara kedua pihak diharapkan mampu memberikan solusi yang lebih baik bagi kesejahteraan masyarakat pesisir. (rls)

Ditabrak Truk saat Nyeberang di Jalur Denpasar-Singaraja, Pengendara Motor Tewas

Kecelakaan maut di Jalur Denpasar – Singaraja termasuk Banjar Kelod Kauh, Desa Bringkit, Kecamatan Mengwi, Rabu (6/3/2024) malam.
Kecelakaan maut di Jalur Denpasar – Singaraja termasuk Banjar Kelod Kauh, Desa Bringkit, Kecamatan Mengwi, Rabu (6/3/2024) malam.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Kecelakaan maut menewaskan pengendara motor terjadi di Jalur Denpasar – Singaraja termasuk Banjar Kelod Kauh, Desa Bringkit, Kecamatan Mengwi, Rabu (6/3/2024) malam.

Pengendara motor bernama I Nyoman Yudi Artana (39) asal Desa Kapal, Kecamatan Mengwi, Badung, tewas di tempat dengan kondisi mengalami cedera kepala berat setelah ditabrak truk.

Sementara teman yang diboncengnya yakni I Made Sumantra (43) mengalami luka di kepala, hidung keluar darah dan dislokasi kaki kanan.

Kasi Humas Polres Badung I Ketut Sudana menjelaskan, kecelakaan ini bermula saat korban yang membonceng temannya ingin menyeberang dari arah Selatan.

Namun, saat korban menyeberang tidak memperhatikan Truk Mitsubishi DK 8595 QX yang datang dari arah Timur atau jurusan Denpasar sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

“Pengendara motor melaju dari arah Selatan menuju ke Utara dan ingin berbelok ke kanan, tetapi tidak memperhatikan truk yang datang dari arah Timur sehingga terjadi tabrakan,” ujarnya, Kamis (7/3/2024).

Selain mengakibatkan pengendara motor tewas dan luka, kecelakaan ini juga mengakibatkan pengemudi truk bernama Danang mengalami dislokasi kaki kanan.

“Korban luka dan meninggal langsung dilarikan ke RSD Mangusada Badung,” ungkap Sudana. (jas)

Jelang Nyepi, Bupati Jembrana Bagikan 128 Babi dan Beras ke Seluruh Desa Adat

Bupati Jembrana menyerahkan 128 ekor bantuan babi kepada desa adat, bertempat di Stadion Pecangakan Jembrana, Rabu (6/3/2024).
Bupati Jembrana menyerahkan 128 ekor bantuan babi kepada desa adat, bertempat di Stadion Pecangakan Jembrana, Rabu (6/3/2024).

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Serangkaian Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1946, Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyerahkan 128 ekor bantuan babi dan beras kepada desa adat, bertempat di Stadion Pecangakan Jembrana, Rabu (6/3/2024).

Masing-masing desa adat  mendapatkan 2 ekor babi dan 200 kilogram beras.  Bantuan diperuntukkan untuk membantu umat Hindu dalam melaksanakan upacara melasti yang merupakan rangkaian hari Raya Nyepi.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan, bantuan ini merupakan program pemerintah yang sudah  berjalan tiga kali, semenjak dirinya menjabat sebagai Bupati Jembrana. Bantuan ini diberikan  kepada masing-masing desa adat dengan 2 ekor babi dan 200 kg beras.

“Bantuan ini dalam rangka menyambut hari raya Nyepi khususnyapada saat pemelastian Ida bhatara. Mudah-mudahan dengan bantuan ini pelaksanaan catur brata penyepian dilaksanakan dengan seksama,“ ujarnya.

Bupati Tamba juga meminta kepada semua unsur di Desa Adat, Bendesa, Kelian untuk kedepannya juga harus bekerja profesional karena kedepannya Jembrana akan menyambut Jembrana Emas Tahun 2026.

“Mohon bantu semua program Pemerintah Kabupaten Jembrana,” paparnya.

Mantan anggota DPRD Provinsi ini juga berharap kepada seluruh umat Hindu khususnya di Jembrana untuk bisa menjalani Catur Brata Penyepian sebagai rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1946 dengan sungguh-sungguh. Sehingga pelaksanaan brata panyepian bisa berjalan dengan baik setiap tahunnya serta terus ada peningkatan.

”Kepada seluruh umat Hindu dimanapun, khususnya di Jembrana agar benar-benar melaksanakan catur brata panyepian, kita hormati tradisi kita, semakin tahun harus semakin bagus, hargai betul-betul brata panyepian,” harapnya.

Sementara, Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Jembrana I Nengah Subagia  menyampaikan terimakasih kepada Bupati Jembrana yang juga selaku pemerintah Daerah kabupaten Jembrana sudah hadir membantu kelancaran serangkaian perayaan hari raya nyepi.

“Bantuan ini dipergunakan untuk kelancaran demi proses Melasti berjalan baik. Krama desa yang melakukan ngayah di desa adat supaya tidak lesu dan tetap semangat sehingga dapat berjalan lancar dan baik,“ tandasnya. (rls)