- Advertisement -
Beranda blog Halaman 397

Buntut 5 Warga Termasuk Balita Digigit Anjing Rabies, Dinas Peternakan Gelar Vaksinasi Darurat di Desa Selanbawak

Vaksinasi emergency rabies di Desa Selanbawak, Kecamatan Marga, Senin (9/9/2024).
Vaksinasi emergency rabies di Desa Selanbawak, Kecamatan Marga, Senin (9/9/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Peternakan Tabanan melalui UPTD Puskeswan 1 Tabanan melakukan vaksinasi emergency rabies di Desa Selanbawak, Kecamatan Marga, Senin (9/9/2024).

Vaksinasi rabies ini dilakukan menyusul adanya kasus anjing positif rabies yang menggigit lima orang warga Desa Selanbawak. Bahkan salah satu korban merupakan balita berumur 3,5 tahun.

Staf UPTD Puskeswan 1 Tabanan drh. I Made Indra Wirawan mengatakan, kegiatan vaksinasi tidak hanya dilaksanakan di Balai Banjar Selanbawak Kaja, tetapi juga mendatangi rumah-rumah warga.

“Kami keliling door to door ke masyarakat dan melaksanakan eliminasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, kasus rabies di wilayah Kecamatan Marga sudah pernah terjadi di tahun 2023 tepatnya di Desa Baru.

Korbannya adalah anak kecil yang terkena gigitan anjing rabies. Namun, beruntung anak yang digigit selamat dan sudah mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Di Marga sampai saat ini telah dua kali anjing rabies, ini kedua kalinya dan ini pertama kali di tahun 2024,” ucapnya.

Sementara itu, Perbekel Desa Selanbawak I Made Dirga mengatakan, saat ini kondisi kelima korban yang digigit anjing sudah lebih baik.

“Namun korban yang merupakan balita berusia 3,5 tahun harus tetap mendapatkan perawatan. Setelah seminggu harus divaksin lagi,” ucapnya.

Ia menambahkan, setelah adanya kasus gigitan anjing rabies yang menimpa lima orang warganya, pemerintah desa telah memberikan edukasi agar warga tetap menjaga kondisi hewan peliharaannya.

Tetapi hanya sedikit warga yang masih belum memahami terkait pemberian vaksinasi bagi hewan peliharaannya.

“Kadang-kadang anjing yang tidak terdata yang banyak, jadi konsep kita lemah karena data anjing, pemiliknya siapa tidak jelas, sehingga pemberian vaksin agak kesulitan,” tambahnya.

Sementara itu, hasil kegiatan emergency vaksinasi rabies di Desa Selanbawak hari ini total sudah ada 89 hewan peliharaan yang mendapatkan vaksinasi oleh UPTD Puskeswan 1 Tabanan. (ana)

Polda Bali Gerebek Flame SPA Seminyak Diduga Jadi Tempat Prostitusi, Tiga Orang Diamankan

Ditreskrimum Polda Bali amankan 3 orang dalam penggerebekan Flame SPA Seminyak yang berlokasi di Jalan Batu Belig, Kerobokan, Kuta Utara, Badung.
Ditreskrimum Polda Bali amankan 3 orang dalam penggerebekan Flame SPA Seminyak yang berlokasi di Jalan Batu Belig, Kerobokan, Kuta Utara, Badung.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Ditreskrimum Polda Bali mengerebek Flame SPA Seminyak yang berlokasi di Jalan Batu Belig, Kerobokan, Kuta Utara, Badung.

Penggerebakan dilakukan pada Senin (2/9/2024) lalu karena diduga adanya kegiatan prostitusi.

Dalam penggrebekan tersebut, diamankan tiga orang yaitu seorang manajer dan dua orang karyawan Flame SPA.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, membenarkan adanya penggerebekan di Flame SPA Seminyak tersebut.

“Setelahnya hari ini Senin (9/9/2024) kami panggil direktur dari Flame SPA guna dimintai keterangan lebih lanjut sebagai saksi,” ujarnya, Senin (9/9/2024).

Untuk sementara waktu, Flame SPA Seminyak sudah dipasangi garis polisi, serta terkait permasahannya masih dalam proses pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Bali. (jas)

PDDS Tabanan Pasok Babi Potong ke Jakarta, Permintaan 5 Ekor Per Hari

Direktur Perusda Sanjayaning Singasana Tabanan Kompiang Gede Pasek Wedha
Direktur Perusda Sanjayaning Singasana Tabanan Kompiang Gede Pasek Wedha

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Perusahaan Umum Daerah Perumda Dharma Santika (PDDS) Kabupaten Tabanan, Bali, memasok babi potong ke Jakarta sejak akhir Agustus 2024. Babi yang dipasok berasal dari empat peternak lokal di wilayah Kabupaten Tabanan dan sekitarnya.

Direktur PDDS Tabanan Kompiang Gede Pasek Wedha mengatakan, pemasokan babi potong ini dilakukan melalui kerjasama dengan investor atau pihak ketiga yang akan mendistribusikannya ke Jakarta.

“Kami di PDDS hanya sebagai supplier,” ujarnya, Senin (9/9/2024).

Ia menyebut, saat ini kuota permintaan babi potong mencapai lima ekor babi per hari. Adapun babi dipotong di tempat pemotongan hewan (TPH) yang berlokasi di Banjar Peneng, Desa Mekarsari, Kecamatan Baturiti, Tabanan.

Setelah dipotong, daging babi akan dibekukan untuk dikirim oleh investor ke Jakarta. Dengan sistem ini, diharapkan daging yang diproduksi lebih berkualitas sebab dikirim dalam kondisi segar.

“Berat rata-rata setiap babi yang dipotong adalah di atas 120 kilogram, sehingga total produksi daging mencapai sekitar 600 kilogram per hari yang diambil oleh investor. Saat ini, kebutuhan daging babi dari investor tersebut mencapai 200 ton per bulan,” tambahnya.

Menurut Pasek Weda, langkah pemotongan babi di lokasi ini diambil untuk mengurangi risiko penyusutan berat dan kematian yang sering terjadi jika babi dikirim dalam kondisi hidup.

Selain itu, harga jual daging juga kompetitif, yaitu Rp55 ribu per kilogram, dengan margin keuntungan sekitar Rp2 – Rp3 ribu per kilogram.

Sebelum proses pemotongan, semua babi harus melewati pengecekan kesehatan oleh Dinas Pertanian untuk memastikan kualitas dan keamanan daging sebelum dikonsumsi.

“Harapannya, ke depan bisa ada kerjasama jangka panjang dan berkelanjutan. Disamping itu, nanti bisa mengelola RPH yang berlokasi di Desa Gubug, Tabanan dengan target produksi mencapai 50 ekor babi per hari,” ucap Pasek Weda.

Selain pengiriman babi potong, PDDS juga sedang mempersiapkan pengiriman ayam potong dengan target 1.000 ton per minggu ke Jawa Barat. Proses ini masih dalam tahap pembuatan Memorandum of Understanding (MoU) antara pihak terkait. (ana)

Pencarian WNA Prancis di Gunung Batukaru Dihentikan Sementara

Pencarian hari ke-14 WNA Prancis di Gunung Batukaru, Tabanan.
Pencarian hari ke-14 WNA Prancis di Gunung Batukaru, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Tim SAR Gabungan menghentikan sementara proses pencarian terhadap Stein Thibault (15), WNA Perancis yang hilang di Gunung Batukaru, Kabupaten Tabanan.

Proses pencarian dihentikan setelah genap dua minggu upaya pencarian berlangsung atau mulai Minggu (26/8/2024) hingga Minggu (8/9/2024).

Sebelumnya, proses pencarian diperpanjang selama enam hari. Namun, hasil pencarian tidak membuahkan hasil.

Kapolsek Pupuan AKP I Wayan Sudiarba, mengatakan pencarian dihentikan sementara selama tujuh hari ke depan.

Upaya pencarian selanjutnya akan dilanjutkan oleh para pemandu lokal setempat yang lebih mengenal medan dan kondisi Gunung Batukaru.

“Pencarian dihentikan sementara oleh tim. Kegiatan dilanjutkan oleh pemandu lokal, tim gabungan dari SAR, BPBD dan Polri standby di pos,” ujarnya dikonfirmasi Senin (9/9/2024).

AKP Sudiarba mengatakan, pencarian kemarin dilakukan oleh tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tabanan AKBP Chandra Citra Kesuma dan Kepala Kantor SAR Daerah Bali, I Nyoman Sidakarya.

Tim pencarian terdiri dari SAR Brimob Polda Bali, Polres Tabanan, Polsek Pupuan, Basarnas, dan Pemandu lokal Desa Karyasari.

Pencarian terakhir dimulai dilakukan dengan penyisiran di sekitar Desa Karyasari, tepatnya di titik di mana ditemukan sebuah tongkat pendakian yang diduga milik korban pada ketinggian 1.580 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Selain itu, penyisiran juga dilakukan di area yang lebih rendah dengan ketinggian sekitar 1.300 mdpl, dan tim berjalan menyusuri medan sejauh 10 kilometer.

“Kondisi cuaca yang berubah-ubah dan medan yang sulit menjadi tantangan tersendiri bagi tim pencarian,” ujarnya.

Seperti diberitakan, Stein Thibault bersama ibunya, Mrs Sooman (45) bersama dua saudaranya, Lucas (17) dan Rafael (12), mendaki ke Gunung Batukaru melalui Pura Malen, Desa Pujungan, Pupuan pada Minggu (25/8/2024).

Namun, hingga pukul 18.00 WITA, mereka tak kunjung tiba di lokasi mereka berencana turun di Desa Wongaya Gede.

Kemudian driver mereka, Gusti Ngurah Kusuma Putra, melapor ke Polsek Penebel sekitar pukul 22.00 WITA.

Keesokan harinya, Mrs Sooman dan Rafael berhasil tiba di Penebel. Namun Stein dan Lucas masih terjebak di gunung.

Tidak berselang lama, Lucas ditemukan dalam kondisi selamat setelah berhasil menyusuri sungai, namun Stein masih belum ditemukan. (ana)

Dukungan Milenial Mengalir untuk Pasangan Mulyadi-Ardika dalam Pilkada Tabanan

Sekehe Teruna Teruni (STT) Putra Jaya Kirana, Banjar Batanbuah Kaja, Desa Beraban, Kecamatan Kediri sampaikan dukungan kepada Pasangan Nyoman Mulyadi dan Nyoman Ardika di Pilkada Tabanan.
Sekehe Teruna Teruni (STT) Putra Jaya Kirana, Banjar Batanbuah Kaja, Desa Beraban, Kecamatan Kediri sampaikan dukungan kepada Pasangan Nyoman Mulyadi dan Nyoman Ardika di Pilkada Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dukungan terhadap pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan, I Nyoman Mulyadi dan I Nyoman Ardika, yang dikenal dengan julukan MS Glowing, semakin meluas di kalangan masyarakat.

Kali ini dukungan datang dari Sekehe Teruna Teruni (STT) Putra Jaya Kirana, Banjar Batanbuah Kaja, Desa Beraban, Kecamatan Kediri. Dukungan disampaikan pada Minggu pagi (8/9/2024) dalam kegiatan bersama para pemuda.

Ketua STT Putra Jaya Kirana, Pandu, menyatakan, dukungan mereka untuk pasangan Mulyadi – Ardika didasarkan pada hati nurani tanpa ada intervensi dari pihak mana pun.

“Kami mendukung Nyoman Mulyadi dan Ardika secara ikhlas. Ini adalah bentuk simpati kami sebagai generasi muda di Banjar Batanbuah Kaja. Sebagai kaum milenial, kami merasa perlu ada perubahan untuk Tabanan yang lebih baik dan maju,” ungkapnya.

Ia menegaskan, dukungan mereka terhadap Mulyadi bukan sekadar formalitas, tetapi berdasarkan penilaian terhadap pribadinya.

“Nyoman Mulyadi adalah sosok yang tepat untuk memimpin Tabanan ke depan. Beliau selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam suka maupun duka. Bahkan dalam kegiatan kecil seperti lomba memancing yang kami adakan, Mulyadi hadir tanpa membeda-bedakan, selalu membaur dengan masyarakat. Kesederhanaannya membuatnya sangat merakyat,” jelasnya.

Mulyadi, yang merupakan tokoh masyarakat dari Kecamatan Kediri, dikenal sering membantu warga dalam berbagai bidang, terutama dalam kegiatan sosial.

Pandu juga menyebutkan, Mulyadi telah banyak berkontribusi dalam pembangunan tempat ibadah, seperti Pura, dengan menggunakan dana pribadinya.

“Meskipun belum menjabat sebagai pejabat publik, Mulyadi sudah sering membantu masyarakat. Jika nanti beliau menjabat, kami berharap lebih banyak lagi yang bisa dilakukan untuk kesejahteraan masyarakat,” tegas Pandu.

Dukungan dari kaum milenial ini menunjukkan semakin kuatnya simpati masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pasangan Mulyadi – Ardika dalam Pilkada Tabanan mendatang. (ana)

Bupati Tabanan Serahkan Dokumen Semara Ratih pada Pernikahan di Dua Banjar

Bupati Tabanan serahkan dokumen program semara ratih kepada pengantin.
Bupati Tabanan serahkan dokumen program semara ratih kepada pengantin.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya terus menunjukkan komitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Hal ini terbukti dari kehadirannya langsung dalam berbagai undangan yang diselenggarakan oleh masyarakat yang ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Pada Minggu (8/9/2024) Bupati Sanjaya yang didampingi oleh salah satu Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda Tabanan bersama jajaran pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan menghadiri pernikahan Arya dan Dian, putra putri keluarga I Made Rasna dan keluarga Ir. I Gede Made Rusdianta.

Acara tersebut merupakan rangkaian acara Memadik dan mepamit yang digelar di Banjar Pande, Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan.

Selanjutnya Sanjaya hadir di Banjar Dinas Samsam Alas, Desa Kukuh, Kecamatan Kerambitan dalam acara pernikahan Chandra dan Indah, yang merupakan putra putri dari keluarga Bapak I Wayan Lara dan keluarga I Komang Gede Sudiarta.

Dalam kehadirannya di tengah suasana sukacita tersebut, Sanjaya tidak hanya mengucapkan selamat menempuh hidup baru kepada kedua mempelai tetapi juga sekaligus menyerahkan program semara ratih kepada pasangan pengantin tersebut.

“Program semara ratih ini adalah program yang luar biasa yang sudah diapresiasi oleh pemerintah pusat, karena sebelum melakukan pernikahan di Kabupaten Tabanan diberikan konseling dan penyuluhan tentang hakikat dalam rangka untuk mengarungi rumah tangga” ujar sanjaya sembari menyerahkan dokumen kependudukan dan catatan sipil yang merupakan bagian dari program semara ratih kepada mempelai.

Sanjaya menjelaskan, melalui edukasi dalam program semara ratih ini dapat memberikan implikasi positif dan solutif mulai dari kemudahan persiapan dan kepengurusan administrasi perkawinan hingga merambah ke sistem reproduksi masyarakat yang memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan angka stunting di Tabanan.

Pejabat asal Dauh Pala tersebut juga sampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh pihak terkait yang telah memberikan kontribusi terhadap suksesnya program semara ratih yang ada di kabupaten Tabanan sehingga Tabanan Era Baru yang Aman Unggul dan Madani bisa diwujudkan di Kabupaten Tabanan.

Di kesempatan yang sama, Chandra selaku calon pengantin mengatakan, sangat merasakan kemudahan dan manfaat usai menerima langsung kelengkapan dokumen pernikahan dan edukasi konseling yang diberikan dari program semara ratih.

“Terimakasih bapak bupati, program ini sangat membantu masyarakat atau pemuda yang akan menikah,” ujar Chandra. (ana)

Paket Sanjaya-Dirga Dapat Dukungan dari PP Polri Tabanan 

Deklarasi dukungan PP Polri Cabang Tabanan kepada Paket Sanjaya Dirga di Kantor DPC PDI Perjuangan, Minggu (8/9/2024).
Deklarasi dukungan PP Polri Cabang Tabanan kepada Paket Sanjaya Dirga di Kantor DPC PDI Perjuangan, Minggu (8/9/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya dan I Made Dirga mendapatkan dukungan dari Persatuan Purnawirawan Polri (PP Polri) Cabang Tabanan.

Dukungan tersebut dideklarasikan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan pada Minggu (8/9/2024).

Acara deklarasi tersebut dihadiri oleh Ketua PP Polri Cabang Tabanan Bali beserta 168 anggotanya. Ketua Pemenangan Sanjaya-Dirga, I Made Urip, serta beberapa anggota DPR Provinsi juga turut hadir dalam acara.

I Komang Gede Sanjaya, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Kabupaten Tabanan, menyampaikan terima kasih dan syukurnya atas dukungan kuat yang diberikan oleh PP Polri Tabanan.

Menurutnya dukungan ini merupakan hasil dari perhatian dan penilaian langsung masyarakat terhadap berbagai pembangunan yang telah dilaksanakan selama masa kepemimpinannya.

“Saya hormat dan kagum, untuk semeton PP Polri. Mudah-mudahan ini akan terus menginspirasi. Kita tunjukkan pada seluruh masyarakat, bahwa kita tidak mencari pemimpin, tapi masyarakat lah yang mencari pemimpin,” ucapnya.

“Mari kita buktikan identitas sebagai orang Tabanan, kita nikmati bersama visi dan misi Tabanan, kita rasakan secara langsung dan tetap fokus menjadikan masyarakat Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani,” lanjut Sanjaya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Sanjaya-Dirga, I Made Urip menyampaikan ungkapan terima kasihnya atas dukungan yang diberikan oleh PP Polri. Urip menilai dukungan ini sangat penting untuk membenahi dan memajukan Kabupaten Tabanan dalam lima tahun ke depan.

“Untuk membenahi Kabupaten Tabanan di lima tahun ke depan ini supaya lebih baik lagi. Sebagai ketua tim dan seluruh jajaran pemenangan SANDI, saya ucapkan terima kasih atas sumbangsih dukungan, pikiran, dan konsep yang diberikan,” jelas Urip.

Ketua PP Polri Tabanan Nyoman Astrawan juga mengungkapkan dukungan kuat serta ucapan terima kasih atas perhatian yang telah diberikan Bupati kepada organisasi ini.

Menurutnya, perhatian tersebut sangat berguna dalam menggerakkan organisasi dan menyatakan komitmennya untuk mendukung Sanjaya dalam periode kedua.

“Sangat berguna sekali untuk menggerakkan organisasi ini, semoga kedepannya anggota semakin bertambah dan semakin jaya. Untuk itu kami tidak akan ragu lagi memilih Bapak untuk menjadi Bupati periode kedua, 2024-2029 dan kami akan maksimalkan dengan potensi yang ada. Sekali Sandi tetap Sandi!,” ungkap Astrawan.

Ia menambahkan, asas manfaat dari kepemimpinan Sanjaya sangat dirasakan oleh masyarakat khusunya di bidang infratruktur.

“Pembangunan di mana-mana, jalanan semua di Tabanan sudah manis, tidak ada lagi yang rusak, lapangan semua juga diperbaiki, sehingga kami nyaman untuk jalan-jalan sore,” ucapnya.

Dengan deklarasi dukungan ini, pasangan Sanjaya-Dirga semakin memperkuat posisi mereka dalam kontestasi politik mendatang.

Dukungan dari PP Polri Cabang Tabanan menambah keyakinan bahwa mereka memiliki basis dukungan yang solid untuk meraih kemenangan pada pemilihan mendatang. (ana)

Pemprov Bali Usulkan Moratorium Pembangunan Akomodasi Pariwisata di Wilayah Sarbagita

Penjabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya
Penjabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya. (foto: Pemerintah Provinsi Bali)

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali sedang mengusulkan moratorium atau pemberhentian sementara terkait pembangunan akomodasi pariwisata di beberapa daerah di Bali.

Daerah tersebut meliputi Kota Denpasar, Kecamatan Badung, Gianyar, dan Tabanan (Sarbagita). Moratorium diusulkan selama 1-2 tahun kepada Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) RI.

“Pemprov Bali sudah membuat usulan kepada Menkomarves untuk dilakukan moratorium pembangunan hotel, vila, diskotek, dan kelab pantai di kawasan Sarbagita 1-2 tahun,” kata Penjabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya dikutip dari Antara, Minggu (8/9/2024).

Mahendra Jaya menjelaskan, usulan ini diajukan untuk mendorong terbentuknya pariwisata Bali yang berkualitas.

Selain itu, usulan juga berkaitan dengan maraknya alih fungsi lahan sawah menjadi lahan komersil dan pengaturan perizinan Online Single Submission (OSS) yang tidak melibatkan pemerintah daerah.

“Saya terkaget-kaget selaku penjabat, hanya lihat di Tiktok viral ada pemotongan tebing, tidak tahu kami sudah ada tiba-tiba, ada lagi kelab pantai besar di Tabanan dan Denpasar kami tidak tahu juga jadi terbengong-bengong saja,” ujarnya.

Menurut Mahendra Jaya, pemerintah pusat memberi respons positif atas usulan moratorium pembangunan akomodasi pariwisata ini, sebab sudah banyak masalah terjadi dan viral di media sosial.

Pemprov Bali berharap rapat terbatas pemerintah pusat yang akan dikomandoi Menkomarves akan melahirkan aturan dalam bentuk instruksi presiden (Inpres).

“Mudah-mudahan setelah ratas akan ada inpres terkait moratorium pembangunan hotel, vila, diskotek, dan kelab pantai, juga alih fungsi lahan di wilayah Sarbagita untuk 1-2 tahun,” ujarnya. (ana)

Berhasil Ciptakan Transportasi Tertib, Kabupaten Badung Raih Penghargaan WTN 2024

Pemkab Badung meraih Penghargaan Wahana Tata Nugraha Tahun 2024 yang diterima langsung Wabup Ketut Suiasa di Ballroom JIExpo Kemayoran, Convention Center and Theatre Area, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/9/2024).
Pemkab Badung meraih Penghargaan Wahana Tata Nugraha Tahun 2024 yang diterima langsung Wabup Ketut Suiasa di Ballroom JIExpo Kemayoran, Convention Center and Theatre Area, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/9/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung meraih Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) 2024 kategori Kota Sedang dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Perolehan ini sekaligus menambah penghargaan nasional yang diberoleh Kabupaten di Provinsi Bali yang dijuluki Gumi Keris ini.

Adapun penghargaan ini diberikan sebagai wujud apresiasi pemerintah pusat kepada Kabupaten/Kota dan Provinsi.

Karena Badung dinilai berprestasi dalam penyelenggaraan transportasi perkotaan sehingga tercipta sistem transportasi perkotaan yang tertib, lancar, sehat, aman dan berkelanjutan.

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi dan diterima Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Kadis Perhubungan Badung A.A. Ngurah Rai Yuda Darma.

Penyerahan pengahargaan dilakukan dalam acara Penghargaan Wahana Tata Nugraha Tahun 2024 di Ballroom JIExpo Kemayoran, Convention Center and Theatre Area, JI. H. Benyamin Sueb, Kec. Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/9/2024).

Wabup Suiasa menyampaikan, terima kasih kepada semua pihak dan dukungan masyarakat, sehingga Kabupaten Badung kembali meraih penghargaan wahana tata nugraha yang ke-19 kalinya sejak tahun 1998.

Penghargaan ini bertujuan untuk membangun dan mewujudkan budaya keamanan, keselamatan serta meningkatkan kinerja penyelenggaraan dan kinerja operasional sistem transportasi perkotaan.

“Penghargaan WTN ini juga diberikan dalam upaya meningkatkan penyelenggaraan transportasi di kawasan perkotaan yang handal, berkelanjutan dan menjamin kesamaan hak pengguna jalan serta meningkatkan peran serta masyarakat untuk disiplin berlalu lintas sehingga dapat menurunkan tingkat kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan A.A. Ngurah Yuda Darma menjelaskan, pelaksanaan kegiatan WTN tahun ini mulai dari pengusulan peserta, seleksi administrasi dan survey lokasi penilaian yang dilaksanakan tahun 2023.

Selanjutnya tahun 2024 dilakukan penilaian hasil survey oleh pihak independen yang ditunjuk Kementerian.

Penilaian meliputi lima aspek yaitu bidang lalu lintas, bidang angkutan, bidang sarana transportasi darat, bidang prasarana transportasi darat dan bidang umum.

Sementara langkah-langkah yang telah dilakukan dalam upaya mengurai kemacetan seperti; mengoptimalkan penggunaan angkutan umum pada jaringan jalan yang dilalui trayek angkutan umum.

Melaksanakan pengaturan simpang melalui Area Traffic Controll System (ATCS) untuk mengurai kemacetan/antrean kendaraan pada persimpangan. Menempatkan personil Dishub dan berkoordinasi dengan kepolisian untuk pengaturan lalu lintas.

Melakukan pengawasan/penertiban parkir liar dengan mobil derek dishub bekerjasama dengan Kepolisian dan stakeholder terkait untuk kelancaran lalu lintas.

Melengkapi perlengkapan jalan berupa rambu, marka, APILL untuk keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Melaksanakan manajemen dan rekayasa lalu lintas seperti penerapan sistem satu arah pada ruas jalan dan melakukan pembukaan jalan baru seperti shortcut dan jalan lingkar selatan. (ana)

Hari Ke-14 Pencarian WNA Prancis di Gunung Batukaru, Tim SAR Fokus di Titik Temuan Tongkat Korban

Tim SAR gabungan melakukan pencarian WNA Prancis di Gunung Batukaru.
Tim SAR gabungan melakukan pencarian WNA Prancis di Gunung Batukaru.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pencarian terhadap Stein Thibault (15) sebelumnya ditulis Txibo, WNA Perancis yang hilang di Gunung Batukaru, Kabupaten Tabanan, hingga hari ke – 13 atau Sabtu kemarin (7/9/2024), belum juga membuahkan hasil.

Tim SAR gabungan pun melanjutkan pencarian pada hari ini Minggu (8/9/2024) di sekitar titik penemuan tongkat mendaki yang diduga milik korban di dekat Pancoran Lutung, wilayah Desa Karyasari, Pupuan.

Adapun tongkat ditemukan di ketinggian sekitar 1580 mdpl. Pencarian dilakukan dengan bantuan anjing pelacak.

Kapolsek Pupuan AKP Wayan Sudiarba mengungkapkan, tongkat itu ditemukan di jurang kedalaman sekitar 20 meter atau tempat yang diperkirakan korban dan kakaknya pisah.

Tongkat ditemukan oleh warga lokal yang ikut melakukan pencarian bersama tim SAR Gabungan pada Jumat (6/9/2024) lalu.

“Hari ini tim masih memfokuskan pencarian di sekitar Desa Karyasari khususnya lokasi penemuan tongkat yang merupakan jurang sungai yang telah mengering,” ucapnya, Minggu (8/9/2024).

Sudiarba mengungkapkan, jika di hari pencarian ke-14 ini, korban belum ditemukan maka kemungkinan pencarian akan dihentikan. Sebab, dari pihak keluarga tidak meminta perpanjangan masa pencarian lagi.

“Sebenarnya kemarin terakhir pencarian, namun tim mencurigai satu titik lagi sehingga dilanjutkan hari ini. Kemungkinan hari ini terakhir pencarian, tapi kami masih menunggu koordinasi lebih lanjut dari tim,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Stein Thibault bersama ibunya, Mrs Sooman (45) bersama dua saudaranya, Lucas (17) dan Rafael (12), mendaki ke Gunung Batukaru melalui Pura Malen, Desa Pujungan, Pupuan pada Minggu (25/8/2024).

Namun, hingga pukul 18.00 WITA, mereka tak kunjung tiba di lokasi mereka berencana turun di Desa Wongaya Gede. Kemudian driver mereka, Gusti Ngurah Kusuma Putra, melapor ke Polsek Penebel sekitar pukul 22.00 WITA.

Keesokan harinya, Mrs Sooman dan Rafael berhasil tiba di Penebel. Namun Txibo dan Lucas masih terjebak di gunung.

Tidak berselang lama, Lucas ditemukan dalam kondisi selamat setelah berhasil menyusuri sungai, namun Stein masih belum ditemukan. (ana)