- Advertisement -
Beranda blog Halaman 395

Mantan Bupati Jembrana Bersama Istri Ditemukan Tewas Membusuk di Sesetan

Evakuasi mantan Bupati Jembrana dan istri yang ditemukan membusuk di rumahnya di Kelurahan Sesetan, Denpasar.
Evakuasi mantan Bupati Jembrana dan istri yang ditemukan membusuk di rumahnya di Kelurahan Sesetan, Denpasar.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Warga Kelurahan Sesetan, Denpasar digegerkan dengan penemuan mayat pasangan suami istri (pasutri) di rumah yang berlokasi di Jalan Gurita IV Nomor 6, pada Kamis (8/8/2024) malam.

Informasi yang dihimpun, mayat pasutri tersebut merupakan Mantan Bupati Jembrana Periode 1980 – 1990 yakni Ida Bagus Ardana (84) dan istrinya, AAA Sri Wulan Trisna (64). Mereka ditemukan dalam kondisi membusuk sekitar pukul 19.00 WITA.

Ardana ditemukan tergeletak bersimbah darah di lantai dapur. Sedangkan istrinya tergeletak di atas tempat tidur.

Adapun penemuan kedua mayat pasutri itu bermula dari kecurigaan warga sekitar yang mencium bau busuk bersumber dari rumah korban.

Kemudian, warga mencoba mengecek dengan masuk ke halaman rumah korban dengan memotong gembok pagar rumah.

Warga lalu masuk ke rumah dan mendapati jasad Ardana di lantai dekat pintu dapur.

Warga lalu mencoba masuk ke dalam kamar, tapi pintu dalam kondisi terkunci. Warga lalu keluar menuju samping rumah.

Setelah diintip dari jendela, warga melihat istri Ardana sudah tergeletak di kasur. Warga pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Tim Inafis Polresta Denpasar yang tiba di lokasi kejadian segera melakukan olah TKP. Sejumlah barang bukti pun turut diamankan.

Setelah dilakukan identifikasi, jenazah Ardana dan istrinya dievakuasi ke RS Prof IGNG Ngoerah Sanglah dengan dua mobil ambulan BPBD Kota Denpasar.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi belum memberikan tanggapan terkait penemuan mayat pasutri tersebut. (ana)

Perlombaan Tradisional Meriahkan HUT Kota Negara Ke-129 

Lomba balap karung meriahkan HUT Kota Negara Ke-129.
Lomba balap karung meriahkan HUT Kota Negara Ke-129.

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Dalam rangka memeriahkan HUT Kota Negara yang jatuh pada Jumat, 9 Agustus 2024, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana mengadakan perlombaan tradisional bertempat di Taman Surapati depan Kantor Bupati Jembrana.

Sejumlah pertandingan olahraga tradisional yang diikuti oleh seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Jembrana digelarkan untuk memeriahkan peringatan itu, seperti lari balap karung, terompah panjang, dan mancing botol.

Kabid Mudora sekaligus Ketua panitia perlombaan I Komang Tri Laksmana menjelaskan, perlombaan terompah panjang dimenangkan oleh Dinas Lingkungan Hidup.

Sedangkan untuk peringkat kedua diisi oleh Dinas Koprasi, dan diperingkat ketiga diraih oleh Kecamatan Negara.

Sementara untuk di perlombaan mancing botol dimenangkan oleh PGRI Kecamatan Pekutatan, disusul oleh Dinas Koprasi dan Kecamatan Pekutatan.

Perlombaan lari balap karung dimenangkan oleh BPKSDM disusul oleh Dinas Penanaman Modal dan POLPP Jembrana.

Untuk juara 1 akan mendapatkan hadiah Rp3 juta, juara 2 Rp2,5 juta dan juara 3 Rp2 juta dipotong pajak.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba pada kesempatan tersebut menjelaskan, perlombaan ini memang sederhana namun memiliki makna yang dapat diterapkan dalam dunia kerja.

“Perlombaan tradisional yang sederhana ini memiliki esensi kerjasama yang bisa kita latih bersama. Dengan membangun kerjasama, kita bisa tingkatkan produktivitas kinerja untuk menyambut Jembrana Emas,” ujar Bupati Tamba. (ana)

Waspadai Kandungan Berbahaya Mie Instan untuk Kesehatan Anak

Ilustrasi mie instan. (foto:Canva)
Ilustrasi mie instan. (foto:Canva)

PANTAUBALI.COM – Mie instan adalah makanan yang mudah dibuat dan memiliki cita rasa gurih. Namun, tahukah Anda bahwa terdapat beberapa kandungan dalam mie instan yang kurang baik jika dikonsumsi secara terus-menerus?

Dilansir dari laman Halodoc, berikut adalah alasan mengapa mie instan bukan pilihan makanan yang sehat untuk anak-anak:

  1. Telah diproses sebelumnya

Mie instan adalah makanan olahan yang terdiri dari tepung olahan (maida). Makanan ini adalah produk olahan tinggi yang tidak memiliki vitamin dan mineral esensial serta tidak memberikan nilai gizi yang baik.

2. Kandungan lemak trans

Proses pengolahan yang panjang, mulai dari pengukusan hingga penggorengan untuk memperpanjang umur simpan, menyebabkan adanya lemak trans dalam mie instan. Lemak trans ini dapat menyebabkan penambahan berat badan pada anak.

3. Lapisan lilin pada mie

Mie instan dilapisi dengan lilin untuk memberikan tampilan yang menarik. Namun, lapisan lilin ini dapat menyebabkan kerusakan pada hati jika dikonsumsi secara terus-menerus.

4. Mengandung propilen glikol

Mie instan ditambahkan propilen glikol untuk mempertahankan kelembapan internalnya. Konsumsi propilen glikol dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan pada hati, jantung, dan ginjal, karena zat ini dapat menumpuk di organ-organ tersebut.

5. Mengandung monosodium glutamat (MSG)

MSG digunakan dalam mie instan untuk meningkatkan dan memperkuat rasa. Bahan kimia ini sangat berbahaya dan dapat mempengaruhi fungsi otak jika dikonsumsi berlebihan.

6. Kandungan sodium sebagai pengawet

Mie instan mengandung garam dalam jumlah tinggi yang berfungsi sebagai pengawet. Sodium dalam jumlah tinggi dapat langsung mempengaruhi organ-organ vital dan dapat menyebabkan kerusakan jika dikonsumsi secara berlebihan.

Itulah beberapa kandungan yang berbahaya bagi tubuh jika terlalu sering mengonsumsi mie instan. Kandungan-kandungan ini sangat berbahaya jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

Tetap perhatikan asupan makanan bagi Anda dan anak-anak agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Serentak, Sepuluh Kecamatan di Tabanan Plenokan DPHP

Pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) tingkat kecamatan di Kabupaten Tabanan.
Pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) tingkat kecamatan di Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan telah melakukan Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali serta Bupati dan Wakil Bupati Tabanan di tingkat kecamatan, Kamis (8/8/2024).

Pleno ini dilaksanakan serentak di sepuluh kecamatan di Tabanan oleh Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) bertempat di Kantor Camat walayah masing-masing.

Ketua KPU Tabanan I Wayan Suwitra mengatakan, pleno tingkat kecamatan ini dilakukan setelah rampungnya pleno di 133 desa di Kabupaten Tabanan.

“Kemudian dilanjutkan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di wilayah kerja masing masing,” ujar Suwitra dalam keterangan tertulis dikutip Jumat (9/8/2024).

Ia menyebutkan, secara keseluruhan pleno rekapitulasi DPHP ini berjalan lancar dengan dimonitor oleh KPU Tabanan.

Selanjutnya, pleno rekapitulasi akan berlanjut nanti di tingkat kabupaten yang akan dilaksanakan oleh KPU Tabanan.

“Rencananya akan dilakukan pra rekap terlebih dahulu pada 9 Agustus 2024 dan Pleno Rekapitulasi DPHP akan dilaksanakan pada Sabtu, 10 Agustus 2024,” jelas Suwitra. (ana)

Warga Terdampak Kembali Pertanyakan Kepastian Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Warga terdampak pembanguan proyek jalan tol Gilimanuk-Mengwi kembali melakukan aksi damai di Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Kamis (8/8/2024).

Aksi ini dilakukan untuk menyampaikan keluhan atas ketidakpastian pemerintah dalam proyek jalan tol, yang menyebabkan warga tidak berani mengelola lahan perkebunan.

Ada juga warga mengaku tidak bisa mengajukan kredit karena lahan terdampak jalan tol tidak bisa dijadikan jaminan.

Warga pun mendesak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk memberikan kejelasan terkait proyek jalan tol tersebut.

Ketua Forum Perbekel Terdampak Tol I Nyoman Arnawa menegaskan, masyarakat ingin kepastian proyek jalan tol Gilimanuk-Mengwi apakah jadi atau tidak dilaksanakan.

“Apabila kemungkinan terburuknya tidak jadi, kami harap semua hak-hak warga dikembalikan sehingga lahannya bisa dimanfaatkan kembali,” ujarnya, Kamis (8/8/2024).

Arnawa menjelaskan, Tol Gilimanuk-Mengwi ini masuk program Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan penganggaran uang ganti rugi melalui APBD.

Proyek pembangunan yang sebelumnya bernama Jagat Kerthi Bali Tol Gilimanuk-Mengwi itu tidak jelas hingga sekarang.

“Kami selalu hadir pertemuan yang difasilitasi pemerintah. Terakhir itu pertemuan di Kuta pada November 2023,” ucapnya.

Mewakili suara masyarakat yang terdampak, Arnawa meminta agar Presiden Jokowi bisa menindaklanjuti keluh kesah masyarakat ini.

“Mau dijualbelikan atau dijadikan jaminan tidak bisa. Masyarakat ingin kepastian,” tegasnya. (ana)

Jembrana Raih Penghargaan UHC Kategori Utama

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Dua tahun berturut turut, Pemerintah Kabupaten Jembrana kembali menerima penghargaan kategori utama dalam pencapaian Universal Health Coverage (UHC).

Pencapaian Jembrana tergolong sempurna, artinya 100 persen penduduk tercover dalam penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Capaian sampai dengan tahun 2024 sebanyak 331.404 jiwa atau sebesar 100 persen dari total jumlah penduduknya.

Artinya, seluruh warga masyarakat di Kabupaten Jembrana telah memiliki payung perlindungan untuk mengakses layanan di fasilitas kesehatan, sehingga diganjar penghargaan dalam 2 tahun ini secara berturut-turut.

Piagam penghargaan diberikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin, didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy Bupati Jembrana I Nengah Tamba, di Jakarta, Kamis (8/8/2024).

Prestasi ini sekaligus sebagai kado manis bagi Kabupaten Jembrana yang saat ini memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Negara ke – 129.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan, pencapaian tersebut tentu menjadi sebuah kesuksesan besar program UHC di Jembrana.

Kabupaten Jembrana telah berhasil memberikan payung perlindungan untuk mengakses layanan kesehatan kepada hampir seluruh warga Kabupaten Jembrana.

Sejalan dengan Inpres Nomor 1 tahun 2022, yang merupakan instruksi presiden kepada gubernur dan bupati/walikota dalam mendorong Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Salah satu targetnya adalah 98 persen penduduk Indonesia dapat terlindungi kesehatannya melalui program JKN-KIS pada tahun 2024.

Penghargaan ini bukan sebagai tujuan, tetapi permulaan untuk memotivasi untuk terus mengembangkan program-program yang menyentuh langsung masyarakat, terutama kesehatan secara khusus bagi masyarakat yang kurang mampu.

”Komitmen pemerintah Jembrana agar tidak ada lagi warga tidak mau berobat karena tidak mampu, karena pemerintah sudah menanggung,” ungkapnya.

Karana itu, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengalokasikan anggaran miliaran rupiah untuk membayarkan premi masyarakat secara penuh, terutama yang tidak mampu.

”Kesehatan merupakan kebutuhan primer, selain pendidikan. Karena itu, harus menjadi fokus perhatian utama,” ujarnya.

Dengan pencapaian ini, juga harus dijadikan motivasi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. Artinya, dengan capaian UHC ini, pelayanan terhadap masyarakat yang menggunakan JKN harus lebih maksimal

Bupati Tamba berharap tidak ada pengecualian dalam pelayanan kesehatan. Pengguna JKN maupun umum tetap harus sama dan adil dalam mendapat pelayanan.

”Jadikan penghargaan ini sebagai trigger, motivasi untuk mewujudkan Jembrana yang maju, sehat dan bahagia,” tegasnya.

Bupati Tamba menambahkan, penghargaan ini juga menjadi kado bagi Kabupaten Jembrana yang saat ini memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Negara ke – 129.

Karena itu bupati Tamba mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh stakeholder, perusahaan dan seluruh masyarakat yang telah konsisten dalam membantu mendukung terlaksananya UHC.

“Penghargaan UHC ini persembahan untuk hari ulang tahun Kota Negara ke- 129. Tentunya ini sangat berarti buat pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Jembrana,” ungkap Bupati Tamba.

Secara khusus mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan Cabang Singaraja yang telah bekerja keras agar masyarakat Kabupaten Jembrana bisa terjamin ke dalam Program JKN.

“Dengan telah tercapainya UHC di Kabupaten Jembrana maka fasilitas kesehatan juga harus dioptimalkan sebagai langkah menyongsong Jembrana Emas 2026,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menyampaikan, UHC bukan hanya sekadar program pemerintah, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan UHC seluruh lapisan masyarakat di Indonesia memiliki akses yang sama terhadap layanan kesehatan.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen dari Pemerintah Kabupaten/Kota se- Indonesia yang senantiasa selalu memperhatikan masyarakatnya terkhusus dari segi kesehatan. UHC dari Kabupaten Jembrana ini tentunya salah satu hal yang sangat positif bagi masyarakat,” ucapnya. (ana)

Raih Juara Satu Dalam Turnament Tenis Provinsi Bali, Pemkab Badung Siap Pertahankan Posisi

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) kabupaten Badung perolehi peringkat pertama pada Turnamen Tenis Lapangan Beregu Putra Korpri Provinsi Bali ke III, dalam rangka hari jadi Provinsi Bali ke 66 tahun 2024, Rabu (7/8/2024).

Dibuka langsung oleh Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra jaya, pada Jumat 2 Agustus 2024 lalu, pertandingan ini berlangsung hingga 4 Agustus 2024 kemarin, di lapangan tenis Koni Bali Jalan Angsoka Denpasar

Keluar sebagai juara satu setelah di final mengalahkan saingan terberatnya yaitu Korpri Kota Denpasar dengan skor 2-1, Korpri Badung turunkan petenis andalannya yakni Putu Astriana Diama, Wayan Edi Mahendra, Ngurah Bangok Kusuma, Roy Emerson Hidiya, Adi Wiratma, Made Arsana, Gede Arnawa, Ketut Wiradana, Agung Mahaputra dan Wayan kasna.

Atas pencapaian posisi pertama tersebut, Korpri Badung mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp1,5 juta, serta medali emas yang diserahkan oleh Asisten Sekda Pemprov Bali I Wayan Serinah.

Salah satu atlet Perwakilan Korpri Badung Roy Emerson Hidiya mengatakan, juara yang diperoleh untuk Kabupaten Badung merupakan hasil kerja keras dan latihan rutin tim Tenis Badung.

“Tentu berkat latihan dan kerja keras, sehingga Korpri Badung bisa meraih medali emas, dan mengalahkan Kota Denpasar di Final,” ujarnya

Dengan prestasi tersebut, dirinya juga berbangga namun, tetap akan mempertahankan gelar juaranya tersebut.

“Berkat dukungan pimpinan Pemkab Badung terutama Bupati I Nyoman Giri Parsta dan Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa saat melepas kontingen Kabupaten Badung di lapangan Puspem Badung beberapa waktu yang lalu,” ucapnya.

Selanjutnya, para atlet yang diturunkan juga merupakan para pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkab Badung.

“Sekali lagi kami ucapkan terimakasi kepada Pemerintah Kabupaten Badung, hingga bisa meraih medali sesuai harapan,” imbuhnya. (jas)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dongkrak Pariwisata, Pemkab Jembrana Revitalisasi Dokar

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana mengambil berbagai langkah untuk mendongkrak pariwisata.

Langkah itu juga bagian menyiapkan diri menyongsong Jembrana emas 2026 serta bersiap menyambut wisatawan.

Salah satunya membangkitkan pariwisata budaya dengan menghidupkan kembali dokar sebagai moda transportasi tradisional yang dulu sempat berjaya.

Untuk itu, Bupati Jembrana I Nengah Tamba telah menyiapkan tempat khusus bagi dokar agar dapat diakses dengan mudah baik untuk mendukung transportasi warga lokal  maupun sebagai sajian pendukung wisata bagi wisatawan yang datang.

Lokasi pertama disiapkan didepan di depan Puri Negara Banjar Tengah menuju fasilitas parkir yang akan tersedia di Pasar Umum Negara.

Ini juga untuk mendukung kepentingan ekonomi warga sebagai moda transportasi menuju pasar seperti masa masa dulu. Sedangkan bagi wisatawan bisa mencoba naik dokar sambil menikmati keindahan suasana kota Negara.

Dengan demikian keberadaan dokar diharapkan tidak sekedar sebagai sarana transportasi, tetapi juga bagian integral dari ekosistem pariwisata Jembrana.

“Dokar ini akan berpangkal di depan Puri Negara, dan kita akan sediakan parkirnya di Pasar Umum Negara,” ujar Bupati Tamba, Rabu (7/8/2024).

Bupati Tamba menekankan, dokar memiliki nilai budaya yang tinggi dan berpotensi menjadi daya tarik wisata di Jembrana.

“Dokar yang kita miliki saat ini merupakan potensi untuk wisata di Kabupaten Jembrana. Mari kita lestarikan dokar yang ada dengan cara ikut menaiki dokar,” jelasnya.

Selain menyediakan fasilitas, Bupati Tamba juga mengajak masyarakat Jembrana untuk aktif mendukung program ini dengan memilih dokar sebagai alternatif transportasi saat beraktivitas atau berwisata di sekitar kota.

“Ayo masyarakat Jembrana, kalau mau jalan-jalan naik dokar, terminalnya ada di Puri Negara,” ajaknya.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik Jembrana sebagai destinasi wisata yang unik dan sekaligus melestarikan warisan budaya yang berharga bagi generasi mendatang. (rls) 

Tabanan Meriahkan HUT RI ke-79 dengan Pembagian Bendera Merah Putih dan Pawai Budaya

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan kembali menyambut peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-79 dengan semangat dan suka cita.

Acara pembukaan berlangsung meriah di halaman Kantor Bupati Tabanan pada Selasa (6/8/2024), dengan berbagai kegiatan dan penampilan menarik yang mengundang antusiasme seluruh elemen masyarakat.

Sorotan utama acara ini adalah pembagian 3.100 bendera merah putih yang diikuti oleh pawai drumband, pawai sepeda oleh Poltrada, serta partisipasi anak-anak SD dan SMP se-Kabupaten Tabanan.

Acara ini juga dimeriahkan dengan atraksi budaya dan kreativitas seni dari seluruh lapisan masyarakat. Pembukaan acara dilakukan oleh Bupati yang diwakili oleh Sekda I Gede Susila, dengan pelepasan balon sebagai tanda dimulainya acara.

Turut hadir dalam semarak tersebut jajaran Forkopimda Tabanan, para Asisten, Pimpinan OPD, Camat, serta seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Tabanan.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Susila, Bupati menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas semangat kebersamaan dan cinta tanah air yang ditunjukkan oleh seluruh elemen dan masyarakat Tabanan dalam menyambut HUT Kemerdekaan ke-79 ini.

“Tagline ‘Bangga Jadi Orang Tabanan’ merupakan semangat dari masyarakat Tabanan yang cinta dan bangga terhadap daerahnya sendiri. Semangat ini tercermin dalam kegiatan gotong-royong, kebersamaan, dan kekompakan yang terlihat pada hari ini,” ujar Sekda Susila yang membacakan sambutan Bupati Tabanan.

Acara dimulai dengan barisan pembawa bendera merah putih, parade drumband, parade barong, barisan sepeda ontel, dan lomba sepeda hias tingkat SD dan SMP dari 10 Kecamatan di Kabupaten Tabanan.

Masyarakat dari berbagai usia dan latar belakang turut antusias menyaksikan pawai, dengan suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan yang kental, mencerminkan semangat nasionalisme dan persatuan yang kuat dalam menyambut Hari Kemerdekaan.

“Tema peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2024 adalah ‘Nusantara Baru Indonesia Maju’. Tema ini dipilih untuk memperingati Kemerdekaan Indonesia dan bersamaan dengan momen tiga transisi penting: penyambutan Ibu Kota Nusantara (IKN), tahun pergantian kepemimpinan Presiden, dan menuju Indonesia Emas 2045,” imbuh Susila.

Di kesempatan yang sama, I Made Agus Harta Wiguna selaku Panitia Acara menyampaikan bahwa rangkaian perayaan HUT RI ini telah dimulai sejak 31 Juli 2024, dengan berbagai kegiatan seperti menghias kantor di lingkungan Pemkab Tabanan dan pemasangan bendera di seputaran Kota Tabanan.

Berbagai kegiatan lomba juga akan dilaksanakan hingga pelaksanaan puncak Upacara Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2024 mendatang. (rls)

Hendak Selundupkan Puluhan Ribu Bungkus Rokok Ilegal, Warga Jembrana Ditangkap Polisi

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Aksi seorang warga Desa Air Kuning, Jembrana, yang hendak menyeludupkan puluhan ribu bungkus rokok ilegal berhasil digagalkan polisi.

Kapolres Jembrana AKBP Endang Tri Purwanto mengatakan, pihak kepolisian mendapatkan informasi bahwa ada yang sedang menurunkan rokok yang diangkut dengan truk di wilayah Negara pada Kamis (1/8/2024).

Berdasarkan informasi tersebut, pihak kepolisian lantas melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, pihak kepolisian menemukan terlapor Hidayattulah (26) warga Desa Air Kuning sebagai pemilik dan Eki Sembara sebagai sopir truk.

“Sedang menurunkan barang berupa berbagai rokok tanpa pita cukai yang diangkut menggunakan truk doble yang diatasnya ditutup dengan jerami,” ungkapnya, Selasa (6/8/2024).

Lebih lanjut, pihak kepolisian mendapati 72 kampil (karung) yang berisikan 72.000 bungkus rokok berbagai merek tanpa pita cukai yang hendak diedarkan di Kabupaten Jembrana.

“Dibungkus dalam karung sehingga dapat mengelabui petugas, dan sebagian sudah dipindahlan ke mobil pick up,” ucapnya.

Saat dilakukan introgasi, kata AKBP Endang, terlapor rokok tanpa pita cukai tersebut di beli dari Surabaya untuk diedarkan di Kabupaten Jembrana.

Kemudian, terlapor dan barang bukti berupa 72 ribu bungkus rokok tanpa pita cukai, satu unit truk nopol M 8491 UP, dan satu unit mobil pick up nopol DK 8248 WD diamankan ke Polres Jembrana.

“Tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Beacukai Denpasar,” tegasnya.

Atas perbuatannya, terlapor Hidayattulah dipersangkakan Pasal 29 Ayat (1) Jo Pasal 54 atau 56 UURI Nomer 39 Tahun 2007 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 1995 tentang cukai. Selain itu, negera diperkirakan mengalami kerugian sekitar kurang lebih Rp1,7 miliar.

“Dipidana paling singkat 1 tahun, dan paling lama 5 tahun atau denda paling sedikit 2 kali cukai, dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang harus dibayar,” imbuhnya. (*)