- Advertisement -
Beranda blog Halaman 379

Paket Sanjaya-Dirga Dapat Dukungan dari PP Polri Tabanan 

Deklarasi dukungan PP Polri Cabang Tabanan kepada Paket Sanjaya Dirga di Kantor DPC PDI Perjuangan, Minggu (8/9/2024).
Deklarasi dukungan PP Polri Cabang Tabanan kepada Paket Sanjaya Dirga di Kantor DPC PDI Perjuangan, Minggu (8/9/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya dan I Made Dirga mendapatkan dukungan dari Persatuan Purnawirawan Polri (PP Polri) Cabang Tabanan.

Dukungan tersebut dideklarasikan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan pada Minggu (8/9/2024).

Acara deklarasi tersebut dihadiri oleh Ketua PP Polri Cabang Tabanan Bali beserta 168 anggotanya. Ketua Pemenangan Sanjaya-Dirga, I Made Urip, serta beberapa anggota DPR Provinsi juga turut hadir dalam acara.

I Komang Gede Sanjaya, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Kabupaten Tabanan, menyampaikan terima kasih dan syukurnya atas dukungan kuat yang diberikan oleh PP Polri Tabanan.

Menurutnya dukungan ini merupakan hasil dari perhatian dan penilaian langsung masyarakat terhadap berbagai pembangunan yang telah dilaksanakan selama masa kepemimpinannya.

“Saya hormat dan kagum, untuk semeton PP Polri. Mudah-mudahan ini akan terus menginspirasi. Kita tunjukkan pada seluruh masyarakat, bahwa kita tidak mencari pemimpin, tapi masyarakat lah yang mencari pemimpin,” ucapnya.

“Mari kita buktikan identitas sebagai orang Tabanan, kita nikmati bersama visi dan misi Tabanan, kita rasakan secara langsung dan tetap fokus menjadikan masyarakat Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani,” lanjut Sanjaya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Sanjaya-Dirga, I Made Urip menyampaikan ungkapan terima kasihnya atas dukungan yang diberikan oleh PP Polri. Urip menilai dukungan ini sangat penting untuk membenahi dan memajukan Kabupaten Tabanan dalam lima tahun ke depan.

“Untuk membenahi Kabupaten Tabanan di lima tahun ke depan ini supaya lebih baik lagi. Sebagai ketua tim dan seluruh jajaran pemenangan SANDI, saya ucapkan terima kasih atas sumbangsih dukungan, pikiran, dan konsep yang diberikan,” jelas Urip.

Ketua PP Polri Tabanan Nyoman Astrawan juga mengungkapkan dukungan kuat serta ucapan terima kasih atas perhatian yang telah diberikan Bupati kepada organisasi ini.

Menurutnya, perhatian tersebut sangat berguna dalam menggerakkan organisasi dan menyatakan komitmennya untuk mendukung Sanjaya dalam periode kedua.

“Sangat berguna sekali untuk menggerakkan organisasi ini, semoga kedepannya anggota semakin bertambah dan semakin jaya. Untuk itu kami tidak akan ragu lagi memilih Bapak untuk menjadi Bupati periode kedua, 2024-2029 dan kami akan maksimalkan dengan potensi yang ada. Sekali Sandi tetap Sandi!,” ungkap Astrawan.

Ia menambahkan, asas manfaat dari kepemimpinan Sanjaya sangat dirasakan oleh masyarakat khusunya di bidang infratruktur.

“Pembangunan di mana-mana, jalanan semua di Tabanan sudah manis, tidak ada lagi yang rusak, lapangan semua juga diperbaiki, sehingga kami nyaman untuk jalan-jalan sore,” ucapnya.

Dengan deklarasi dukungan ini, pasangan Sanjaya-Dirga semakin memperkuat posisi mereka dalam kontestasi politik mendatang.

Dukungan dari PP Polri Cabang Tabanan menambah keyakinan bahwa mereka memiliki basis dukungan yang solid untuk meraih kemenangan pada pemilihan mendatang. (ana)

Pemprov Bali Usulkan Moratorium Pembangunan Akomodasi Pariwisata di Wilayah Sarbagita

Penjabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya
Penjabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya. (foto: Pemerintah Provinsi Bali)

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali sedang mengusulkan moratorium atau pemberhentian sementara terkait pembangunan akomodasi pariwisata di beberapa daerah di Bali.

Daerah tersebut meliputi Kota Denpasar, Kecamatan Badung, Gianyar, dan Tabanan (Sarbagita). Moratorium diusulkan selama 1-2 tahun kepada Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) RI.

“Pemprov Bali sudah membuat usulan kepada Menkomarves untuk dilakukan moratorium pembangunan hotel, vila, diskotek, dan kelab pantai di kawasan Sarbagita 1-2 tahun,” kata Penjabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya dikutip dari Antara, Minggu (8/9/2024).

Mahendra Jaya menjelaskan, usulan ini diajukan untuk mendorong terbentuknya pariwisata Bali yang berkualitas.

Selain itu, usulan juga berkaitan dengan maraknya alih fungsi lahan sawah menjadi lahan komersil dan pengaturan perizinan Online Single Submission (OSS) yang tidak melibatkan pemerintah daerah.

“Saya terkaget-kaget selaku penjabat, hanya lihat di Tiktok viral ada pemotongan tebing, tidak tahu kami sudah ada tiba-tiba, ada lagi kelab pantai besar di Tabanan dan Denpasar kami tidak tahu juga jadi terbengong-bengong saja,” ujarnya.

Menurut Mahendra Jaya, pemerintah pusat memberi respons positif atas usulan moratorium pembangunan akomodasi pariwisata ini, sebab sudah banyak masalah terjadi dan viral di media sosial.

Pemprov Bali berharap rapat terbatas pemerintah pusat yang akan dikomandoi Menkomarves akan melahirkan aturan dalam bentuk instruksi presiden (Inpres).

“Mudah-mudahan setelah ratas akan ada inpres terkait moratorium pembangunan hotel, vila, diskotek, dan kelab pantai, juga alih fungsi lahan di wilayah Sarbagita untuk 1-2 tahun,” ujarnya. (ana)

Berhasil Ciptakan Transportasi Tertib, Kabupaten Badung Raih Penghargaan WTN 2024

Pemkab Badung meraih Penghargaan Wahana Tata Nugraha Tahun 2024 yang diterima langsung Wabup Ketut Suiasa di Ballroom JIExpo Kemayoran, Convention Center and Theatre Area, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/9/2024).
Pemkab Badung meraih Penghargaan Wahana Tata Nugraha Tahun 2024 yang diterima langsung Wabup Ketut Suiasa di Ballroom JIExpo Kemayoran, Convention Center and Theatre Area, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/9/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung meraih Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) 2024 kategori Kota Sedang dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Perolehan ini sekaligus menambah penghargaan nasional yang diberoleh Kabupaten di Provinsi Bali yang dijuluki Gumi Keris ini.

Adapun penghargaan ini diberikan sebagai wujud apresiasi pemerintah pusat kepada Kabupaten/Kota dan Provinsi.

Karena Badung dinilai berprestasi dalam penyelenggaraan transportasi perkotaan sehingga tercipta sistem transportasi perkotaan yang tertib, lancar, sehat, aman dan berkelanjutan.

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi dan diterima Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Kadis Perhubungan Badung A.A. Ngurah Rai Yuda Darma.

Penyerahan pengahargaan dilakukan dalam acara Penghargaan Wahana Tata Nugraha Tahun 2024 di Ballroom JIExpo Kemayoran, Convention Center and Theatre Area, JI. H. Benyamin Sueb, Kec. Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/9/2024).

Wabup Suiasa menyampaikan, terima kasih kepada semua pihak dan dukungan masyarakat, sehingga Kabupaten Badung kembali meraih penghargaan wahana tata nugraha yang ke-19 kalinya sejak tahun 1998.

Penghargaan ini bertujuan untuk membangun dan mewujudkan budaya keamanan, keselamatan serta meningkatkan kinerja penyelenggaraan dan kinerja operasional sistem transportasi perkotaan.

“Penghargaan WTN ini juga diberikan dalam upaya meningkatkan penyelenggaraan transportasi di kawasan perkotaan yang handal, berkelanjutan dan menjamin kesamaan hak pengguna jalan serta meningkatkan peran serta masyarakat untuk disiplin berlalu lintas sehingga dapat menurunkan tingkat kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan A.A. Ngurah Yuda Darma menjelaskan, pelaksanaan kegiatan WTN tahun ini mulai dari pengusulan peserta, seleksi administrasi dan survey lokasi penilaian yang dilaksanakan tahun 2023.

Selanjutnya tahun 2024 dilakukan penilaian hasil survey oleh pihak independen yang ditunjuk Kementerian.

Penilaian meliputi lima aspek yaitu bidang lalu lintas, bidang angkutan, bidang sarana transportasi darat, bidang prasarana transportasi darat dan bidang umum.

Sementara langkah-langkah yang telah dilakukan dalam upaya mengurai kemacetan seperti; mengoptimalkan penggunaan angkutan umum pada jaringan jalan yang dilalui trayek angkutan umum.

Melaksanakan pengaturan simpang melalui Area Traffic Controll System (ATCS) untuk mengurai kemacetan/antrean kendaraan pada persimpangan. Menempatkan personil Dishub dan berkoordinasi dengan kepolisian untuk pengaturan lalu lintas.

Melakukan pengawasan/penertiban parkir liar dengan mobil derek dishub bekerjasama dengan Kepolisian dan stakeholder terkait untuk kelancaran lalu lintas.

Melengkapi perlengkapan jalan berupa rambu, marka, APILL untuk keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Melaksanakan manajemen dan rekayasa lalu lintas seperti penerapan sistem satu arah pada ruas jalan dan melakukan pembukaan jalan baru seperti shortcut dan jalan lingkar selatan. (ana)

Hari Ke-14 Pencarian WNA Prancis di Gunung Batukaru, Tim SAR Fokus di Titik Temuan Tongkat Korban

Tim SAR gabungan melakukan pencarian WNA Prancis di Gunung Batukaru.
Tim SAR gabungan melakukan pencarian WNA Prancis di Gunung Batukaru.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pencarian terhadap Stein Thibault (15) sebelumnya ditulis Txibo, WNA Perancis yang hilang di Gunung Batukaru, Kabupaten Tabanan, hingga hari ke – 13 atau Sabtu kemarin (7/9/2024), belum juga membuahkan hasil.

Tim SAR gabungan pun melanjutkan pencarian pada hari ini Minggu (8/9/2024) di sekitar titik penemuan tongkat mendaki yang diduga milik korban di dekat Pancoran Lutung, wilayah Desa Karyasari, Pupuan.

Adapun tongkat ditemukan di ketinggian sekitar 1580 mdpl. Pencarian dilakukan dengan bantuan anjing pelacak.

Kapolsek Pupuan AKP Wayan Sudiarba mengungkapkan, tongkat itu ditemukan di jurang kedalaman sekitar 20 meter atau tempat yang diperkirakan korban dan kakaknya pisah.

Tongkat ditemukan oleh warga lokal yang ikut melakukan pencarian bersama tim SAR Gabungan pada Jumat (6/9/2024) lalu.

“Hari ini tim masih memfokuskan pencarian di sekitar Desa Karyasari khususnya lokasi penemuan tongkat yang merupakan jurang sungai yang telah mengering,” ucapnya, Minggu (8/9/2024).

Sudiarba mengungkapkan, jika di hari pencarian ke-14 ini, korban belum ditemukan maka kemungkinan pencarian akan dihentikan. Sebab, dari pihak keluarga tidak meminta perpanjangan masa pencarian lagi.

“Sebenarnya kemarin terakhir pencarian, namun tim mencurigai satu titik lagi sehingga dilanjutkan hari ini. Kemungkinan hari ini terakhir pencarian, tapi kami masih menunggu koordinasi lebih lanjut dari tim,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Stein Thibault bersama ibunya, Mrs Sooman (45) bersama dua saudaranya, Lucas (17) dan Rafael (12), mendaki ke Gunung Batukaru melalui Pura Malen, Desa Pujungan, Pupuan pada Minggu (25/8/2024).

Namun, hingga pukul 18.00 WITA, mereka tak kunjung tiba di lokasi mereka berencana turun di Desa Wongaya Gede. Kemudian driver mereka, Gusti Ngurah Kusuma Putra, melapor ke Polsek Penebel sekitar pukul 22.00 WITA.

Keesokan harinya, Mrs Sooman dan Rafael berhasil tiba di Penebel. Namun Txibo dan Lucas masih terjebak di gunung.

Tidak berselang lama, Lucas ditemukan dalam kondisi selamat setelah berhasil menyusuri sungai, namun Stein masih belum ditemukan. (ana)

Sunset di Kebun Phase 2, Menikmati Musik Sambil Kenalkan Bucephalandra

Konser musik Sunset di Kebun
Konser musik Sunset di Kebun

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Konser musik Sunset di Kebun kembali digelar untuk yang kedua kalinya pada tahun 2024 ini di Dewata Avenue, Kebun Raya Bedugul Bali.

Konser yang bersifat intimate show sudah dengan tetap menyuarakan pesan konservasi dan lingkungan ini digelar selama dua hari yakni 7 hingga 8 September.

General Manager Event Kebun Raya, Abi Irawan mengatakan, kehadiran Sunset di Kebun Phase 2 ini digelar menyusul kesuksesan Sunset di Kebun Phase 1 di empat kebun raya yang dikelola PT MNR yaitu Kebun Raya Purwodadi, Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Cibodas dan Kebun Raya Bali.

Yang mana, Sunset di Kebun menyajikan pertunjukan dengan perpaduan alam terbuka, musik harmonis serta keintiman antara musisi dengan penggemar menjadi nilai yang menjadi daya tarik tersendiri.

“Sunset di Kebun tidak hanya menyuguhkan keindahan alam Kebun Raya tetapi juga menghadirkan beberapa program-program peduli lingkungan,” ujar Abi Sabtu (7/9/2024).

Abi menyebut, yang membedakan Sunset di Kebun dengan pertunjukan lainnya adalah dengan mengusung tema intimate music show with green, conservation, and culture movement.

Penonton juga akan diajak pada suasana lebih dekat dengan musisi favoritnya.

“Penonton bisa lebih santai menikmati alunan musik yang lebih mendalam, bahkan sang musisi pun akan turut berbaur dengan penonton di sejuknya suasana sore hari Kebun Raya,” tambahnya.

Konser Sunset di Kebun Raya Bali kali ini menghadirkan beberapa line up yang terbagi dalam dua hari penampilan.

Mereka tampil bergantian dimulai sejak pukul 12.00 hingga 20.45 WITA. Pada hari pertama akan ada penampilan eksplorasi musik dari Mella dan Matahirra.

Kemudian dilanjutkan oleh sejumlah musisi ternama diantaranya Astera, Feby Putri, Nidji, dan ditutup oleh Fourtwnty.

Sedangkan pada hari kedua, juga ada penampilan eksplorasi musik dari Yansanjaya dan Ether. Kemudian dilanjutkan oleh deretan musisi ternama seperti Leeyonk Sinatra, Efek Rumah Kaca Ghea Indrawari dan diakhiri oleh HIVI!

Bukan hanya sekedar konser, Sunset di Kebun ini juga tidak melupakan fungsi utama Kebun Raya yang merupakan pusat konservasi tumbuhan.

Kebun Raya juga berfungsi sebagai tempat eduwisata yang sarat akan edukasi keanekaragaman hayati Indonesia.

“Sunset di Kebun ini digelar untuk mengajak generasi muda agar lebih mengenal alam, memperkenalkan flora yang ada di Kebun Raya. Selain itu, pelaksanaan event ini diharapkan bisa memperkenalkan Kebun Raya sebagai lokasi yang nyaman dan bisa menjadi destinasi eduwisata,” pungkas Abi.

Selain menikmati konser musik, penonton Sunset di Kebun juga diajak mengeksplorasi area hijau di Kebun Raya melalui sub program “Natura.”

Area Natura menyuguhkan berbagai kegiatan interaktif, edukatif, dan kreatif, seperti kelas edukasi, rangkai bunga, merakit, warna-warni, dan aktivitas untuk anak-anak.

Kelas edukasi mengajarkan pembuatan dan perawatan paludarium dengan tumbuhan Bucephalandra.

Program rangkai bunga mengajarkan seni merangkai bunga, sementara area warna-warni memberi ruang bagi pengunjung untuk mengekspresikan kreativitas melalui aktivitas seperti pot painting. (ana)

Diduga Berkendara Sambil Mabuk, Pelajar di Denpasar Tabrak Dua Motor Hingga Baku Hantam Dengan Warga 

terkapar di pinggir jalan usai menantang warga berkelahi di daerah Yangbatu, Denpasar, Jumat (6/9/2024).
terkapar di pinggir jalan usai menantang warga berkelahi di daerah Yangbatu, Denpasar, Jumat (6/9/2024).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR –  Seorang pelajar berusia 18 tahun berinisial CAM berkendara ugal-ugalan hingga menantang warga untuk berkelahi di daerah Yangbatu, Denpasar pada Jumat (6/9/2024) sekitar pukul 18.00 WITA.

Bahkan remaja yang tinggal di Jalan Paku Sari, Denpasar itu saat kejadian mengenakan baju seragam pramuka.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi mengatakan, sebelim kejadian, CAM sempat menabrak motor di daerah Yangbatu.

“Dia sempat kabur. Warga lantas menghentikan motornya. Ia malah marah-marah dan memukul warga,” ujarnya, Sabtu (7/9/2024).

Saat melihat banyak orang, lanjut Sukadi, CAM melarikan diri menuju arah Renon, Denpasar Timur. Namun, sejumlah warga yang kesal, mengejar remana itu.

“Ia mengendarai motor dalam kondisi mabuk. Tindakannya membahayakan pengendara lainnya,” ucap Sukadi.

Sesampainya di perempatan Jalan Tantular, Renon, Denpasar Timur, CAM menabrak pengendara motor wanita. Christofel kembali mengamuk dan menantang warga.

Hingga ia sempat baku hantam dengan seorang pengendara lainnya yang mengenakan jaket. “Keributan ini berakhir setelah pihak kepolisian dari Pospol Renon tiba di lokasi dan mengamankan Christofel,” ucapnya.

Akibat terlalu banyak mengkonsumsi alkohol, CAM akhirnya tumbang di pinggir jalan. Ia lantas dibawa ke RSUP Prof Ngoerah, Sanglah, dibawa mobil ambulan BPBD. Sedangkan sepeda motornya diamankan di Pospol Renon.

“Kasus kecelakaan yang melibatkan pelajar itu, ditangani Unit Laka Sat Lantas Polresta Denpasar. Terkait perbuatannya membuat onar dan menggangu ketertiban umum dalam  perkembangan berikutnya,” tegas Sukadi. (ana)

APBD Tabanan 2025 Dirancang Turun Rp270,9 Miliar, Ini Penjelasan Bupati Sanjaya

Rapat paripurna penyampaian dua ranperda di ruang Rapat DPRD Tabanan, Jumat (6/9/2024).
Rapat paripurna penyampaian dua ranperda di ruang Rapat DPRD Tabanan, Jumat (6/9/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menggelar rapat paripurna untuk mendengarkan pidato pengantar Bupati Tabanan terkait dua rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Rapat yang berlangsung di ruang rapat DPRD Tabanan pada Jumat (6/9/2024) tersebut dipimpin oleh Ketua Sementara DPRD Tabanan, I Made Dirga, dan dihadiri oleh anggota dewan serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Dalam rapat tersebut, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyampaikan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2025 direncanakan sebesar Rp2,013 triliun, mengalami penurunan sebesar Rp270,958 miliar atau 11,86 persen dari APBD induk Tahun Anggaran 2024 yang mencapai Rp2,284 triliun.

Terkait penurunan ini, Bupati Sanjaya menjelaskan, perencanaan APBD Kabupaten Tabanan didasarkan pada sumber-sumber yang dikonsepkan oleh Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) Kabupaten Tabanan.

Menurutnya, fluktuasi APBD setiap tahunnya adalah hal wajar yang biasa terjadi.

“Rancangan APBD di Tabanan berbasis produktif atau tepat sasaran. Pembangunan yang dirancang di Kabupaten Tabanan ini berbasis pada kebutuhan masyarakat,” ujar Sanjaya usai rapat paripurna.

Dikatakan Sanjaya, penurunan ini dianggap tidak terlalu signifikan dan tidak akan mempengaruhi program pembangunan di Kabupaten Tabanan.

“Justru program pembangunan itu bisa kita lihat dari produktivitas. Kalau dulu anggarannya besar untuk pembangunan gedung dan infrastruktur, namun kalau sekarang turun, pro rakyatnya lebih tinggi,” kata Sanjaya.

Sanjaya juga menepis anggapan jika penurunan anggaran ini disebabkan oleh situasi ekonomi. Ia menegaskan, tim anggaran membuat rancangan yang sangat efektif, efisien, tepat guna, dan tepat sasaran setiap tahunnya.

“Yang jelas, tiap tahun tim anggaran membuat rancangan yang sangat efektif dan efisien atau tepat guna dan tepat sasaran,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Sementara DPRD Tabanan I Made Dirga mengatakan, rancangan APBD Tahun Anggaran 2025 ini selanjutkan akan dibahas oleh anggota fraksi.

“Kami akan melakukan pembahasan pandangan umum dari fraksi-fraksi DPRD Tabanan yang akan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku,” tambahnya. (ana)

Ibu Rumah Tangga di Kuta Selatan Dikeroyok Tetangga, Pelaku Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka

Ilustrasi penganiayaan (foto : Antaranews.com)
Ilustrasi penganiayaan (foto : Antaranews.com)

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Seorang ibu rumah tangga bernama Dian Permata Sari (39) menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan oleh satu keluarga di rumahnya yang berlokasi di Jalan Kutilang, Puri Gading, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, pada Selasa sore, 25 Juni 2024.

Namun, meski sudah ada laporan, penyidik Polsek Kuta Selatan tidak menahan para pelaku yang berjumlah enam orang, dengan alasan yang dinilai kurang masuk akal.

Dian telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kuta Selatan. Penyidik telah memeriksa pelapor, terlapor, dan saksi-saksi, serta menetapkan para terduga pelaku sebagai tersangka. Namun, Dian merasa kecewa karena para tersangka tidak ditahan dengan alasan mereka adalah tulang punggung keluarga.

“Pelaku pengeroyokan ada enam orang, lima di antaranya dewasa dan satu anak di bawah umur. Meski pelaku dewasa sudah ditetapkan sebagai tersangka, mereka tidak ditahan. Sedangkan anak di bawah umur tidak dijerat hukum,” kata Dian pada Jumat (6/9/2024).

Dian mengaku kurang puas dengan alasan yang diberikan polisi dan mempertanyakan nasibnya sebagai korban yang terpaksa berhenti bekerja akibat kekerasan yang dialaminya.

“Suami saya juga sering bolos kerja untuk menjaga saya karena luka yang saya derita,” tambahnya.

Menurut Dian, para pelaku adalah tetangganya yang tinggal di sekitar lokasi kejadian. Pengeroyokan itu terjadi karena Dian sering memberi makan anjing liar di sekitar rumahnya.

“Saya mengenal mereka semua, mereka adalah N, SA, M, A, S, B, dan SM. Mereka dikenal sebagai orang-orang yang kasar di Puri Gading,” jelasnya.

Dian menceritakan bahwa sebelum kejadian, ia sedang memberi makan anjing liar di depan rumahnya. Pelaku kemudian mengolok-olok dan menuduhnya sebagai “manusia najis”.

Tidak lama setelah itu, mereka menerobos masuk ke garasi rumah Dian dan melakukan penganiayaan. Akibat serangan tersebut, tubuh Dian mengalami luka-luka dan memar.

“Saat kejadian, saya sedang sendirian di rumah karena suami sedang bekerja. Mereka meludahi saya, melemparkan nasi basi, menendang rusuk saya, dan menyeret saya masuk ke dalam rumah. Mereka juga memukul kepala saya dengan helm dan mencengkeram lengan saya sambil berteriak bahwa saya adalah manusia najis,” ungkap Dian.

Dian menambahkan bahwa para pelaku sudah lama menyimpan dendam terhadapnya hanya karena kebiasaannya memberi makan anjing liar, meskipun dia seorang Muslim.

“Tuduhan sebagai manusia najis sudah dimulai sejak lama hanya karena kebiasaan saya memberi makan anjing liar,” tuturnya.

Dian merasa bahwa penegakan hukum yang dilakukan oleh Polsek Kuta Selatan tidak adil, karena meskipun lima pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka, mereka tidak ditahan.

Menanggapi kejadian tersebut, Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP Ketut Sukadi, mengaku masih mengonfirmasi kasus ini ke Polsek Kuta Selatan. “Saya akan cek dulu ke Polsek Kuta Selatan,” tegasnya. (ana)

Eka Nurcahyadi Ditunjuk Sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tabanan

Serah terima tugas sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan dari I Nyoman Arnawa kepada I Putu Eka Putra Nurcahyadi (kanan)
Serah terima tugas sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan dari I Nyoman Arnawa kepada I Putu Eka Putra Nurcahyadi (kanan)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – I Putu Eka Putra Nurcahyadi diberikan mandat oleh PDI Perjuangan sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tabanan.

Serah terima tugas sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan dilangsungkan secara sederhana di ruangan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tabanan pada Jumat (6/9/2024).

Serah terima ditandai dengan jabat tangan antara I Putu Eka Putra Nurcahyadi dengan I Nyoman Arnawa.

“Saya siap menjalankan tugas yang diamanatkan oleh partai,” ujar Eka Putra Nurcahyadi singkat.

Dengan serah terima tugas ini, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Tabanan akan dijabat oleh I Putu Eka Putra Nurcahyadi.

Kelompok Ternak di Kabupaten Jembrana Terima Bantuan Ayam Petelor

Bupati Jembrana Nengah Tamba serahkan bantuan ayam petelor kepada peternak.
Bupati Jembrana Nengah Tamba serahkan bantuan ayam petelor kepada peternak.

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana kembali menyalurkan bantuan bibit hewan ternak kepada dua kelompok ternak yang ada di desa Pengambengan dan desa Penyaringan.

Secara simbolis diserahkan langsung oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, Jumat (6/9/2024).

Pemberian bantuan itu untuk mendorong pengembangan usaha ekonomi produktif khususnya di bidang pertanian sektor peternakan di masyarakat yang sejalan dengan program Pemerintah Pusat dalam rangka memperkuat ketahanan pangan Nasional.

Bupati Tamba mengatakan, bantuan ternak yang diberikan oleh pemerintah ke masyarakat ini harus dipelihara dengan baik dan berkesinambungan.

Jika Kabupaten Jembrana bisa memproduksi ayam pedaging secara besar-besaran. Apalagi kabupaten jembrana nantinya akan menyambut banyak tamu pada tahun emas 2026/2027, maka dari itu segala kebutuhan bisa disangga.

”Saya berharap bantuan yang telah diberikan kepada kedua kelompok tani itu bisa dikelola secara baik, sehingga manfaatnya dapat dirasakan hingga mensejahterakan semua anggotanya, jadi jangan hanya pengurus yang menikmati hasilnya,” ucapnya.

Sementara itu,  Kepala Bidang Peternakan, drh. I Gede Putu Kasthama mengatakan setiap kelompok yang terdiri dari 20 orang mendapat bantuan bibit hewan ternak berupa ayam petelor sebanyak 320 ekor termasuk juga kelengkapan lainnya dengan total nilai bantuannya sebesar Rp 187.459.280 untuk kedua kelompok.

“Hari ini penyerahan ayam petelor untuk 2 kelompok masing – masing kelompok kita berikan ayam petelor sebanyak 320 ekor, terdiri dari 20 orang. Jadi per orang itu memelihara 16 ekor serta paket kandang, pakan, dan obat-obatan,” ucapnya.

Selain bibit hewan ternak, Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana juga memberikan alat penunjang peternakan lainnya seperti vitamin dan obat-obatan untuk perawatan hewan ternak.

“Obat-obatannya lengkap sekali ada obat untuk mencegah virus, untuk vitamin dan juga untuk antibiotik dan obat untuk produksi telor, jadi lengkap semua,” ucap Kasthama.

Pihaknya mengatakan jumlah pakan yang diberikan akan cukup untuk 3 bulan, sedangkan vitamin dan obat-obatan cukup digunakan hingga usia produktif maksimal sekitar usia 2 tahun.

“Untuk pemakaian pakan ini kita hitung 3 bulan dan untuk obat-obatan mungkin bisa sampai umur ayam panen. Karena akhir ayam ini 2 tahun harus sudah diganti lagi dan harapannya setelah akhir bisa dijual dan nanti bisa digunakan untuk membeli lagi bibit dan terus berkelanjutan,” tutupnya. (rls)