- Advertisement -
Beranda blog Halaman 380

Semarak HUT RI ke-79 di Tabanan, Dari Pengibaran Bendera hingga Teatrikal Kolosal

Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79.
Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79 di Kabupaten Tabanan berlangsung meriah dan penuh makna pada Sabtu (17/8/2024).

Dua momen penting, Upacara Peringatan Kemerdekaan dan Penurunan Bendera berlangsung dengan khidmat, semangat juang yang mencerminkan tema ‘Nusantara Baru, Indonesia Maju’.

Upacara yang digelar di Lapangan Debes, Tabanan dipimpin langsung oleh Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya.

Ia tampil dengan busana pejuang berwarna coklat bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya. Upacara Kemerdekaan yang dikomandani oleh Lettu Anak Agung Putrawan, turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting di Kabupaten Tabanan.

Pelaksanaan upacara diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih oleh Paskibraka Kabupaten Tabanan, yang diiringi oleh lagu kebangsaan Indonesia Raya dinyanyikan secara serentak oleh seluruh peserta upacara.

Pembacaan naskah Proklamasi oleh Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Made Dirga, menambah khidmat suasana, mengingatkan kembali perjuangan panjang bangsa Indonesia.

Dalam upacara tersebut juga diumumkan pemberian remisi kepada 15 orang narapidana, yang diterima secara simbolis oleh dua perwakilan dari Lapas Kelas II B Tabanan.

Saat itu, Bupati Sanjaya mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam perayaan HUT RI, dan menegaskan pentingnya melanjutkan semangat perjuangan pahlawan untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih baik.

“Dengan penuh khidmat dan semangat juang, apa yang diwariskan oleh para pendahulu kita, kami di Pemerintah Kabupaten Tabanan ingin mewarisi api perjuangan mereka untuk mencapai Indonesia Emas tahun 2045,” ujar Sanjaya.

Kemudian sore harinya, acara dilanjutkan dengan Upacara Penurunan Bendera di GOR Debes yang juga dipimpin oleh Bupati Sanjaya.

Acara ini berlangsung dengan penuh semangat dan meriah, melanjutkan nuansa pejuang dari pagi hari. Upacara penurunan bendera diwarnai dengan penampilan teatrikal kolosal berjudul

“Pamahayuning Bhumi Nusantara” oleh Teater Jineng Smasta.

Teatrikal ini menggambarkan kisah Raja Hayam Wuruk yang membangun Majapahit dan memastikan kesejahteraan rakyatnya.

Penampilan yang relevan dengan tema HUT RI ke-79, menggambarkan semangat pembangunan yang sesuai dengan visi Bupati Tabanan dan Wakil Bupati dalam mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani.

Bupati Sanjaya memberikan apresiasi yang tinggi terhadap seluruh rangkaian acara dan semangat yang ditunjukkan oleh masyarakat Tabanan.

“Mengingat bagaimana kita berjuang memerdekakan republik ini, sehingga anak-anak sekarang terinspirasi bagaimana semangat perjuangan kemerdekaan ini direbut oleh para pahlawan kita yang gagah-gagah seperti ini,” ujar Sanjaya. (ana)

114 Warga Binaan Rutan Negara Terima Remisi Kemerdekaan

Sebanyak 114 warga binaan di Rutan Kelas II B Negara mendapatkan remisi atau pengurangan masa tahanan.
Sebanyak 114 warga binaan di Rutan Kelas II B Negara mendapatkan remisi atau pengurangan masa tahanan.

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, sebanyak 114 warga binaan di Rutan Kelas II B Negara mendapatkan remisi atau pengurangan masa tahanan.

Pemberian remisi diumumkan saat apel HUT RI ke-79 bertempat di Rutan Kelas II B Negara, Sabtu (17/8/2024).

Bertindak sebagai inspektur upacara Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat). Turut hadir dalam upacara, Forkopimda Jembrana, Asisten 1, Kaban Kesbangpol serta warga binaan yang menjadi peserta upacara.

Dalam sambutanya Wabup Ipat mengatakan rasa syukur dalam memperingati hari kemerdekaan tentunya menjadi milik seluruh lapisan masyarakat tidak terkecuali terhadap para warga binaan.

“Momentum ini bukan hanya merayakan kemerdekaan bangsa, tetapi juga kemerdekaan batin yang dapat diraih oleh setiap individu termasuk saudara-saudara yang tengah menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan pemerintah memberikan penghargaan berupa remisi hanya bagi narapidana yang telah menunjukan kontribusi, prestasi dan disiplin yang tinggi.

Khususnya dalam mengikuti program binaan serta telah memenuhi syarat administratif dan substantif yang telah diatur dalam ketentuan perundang undangan yang berlaku.

“Hal ini merupakan wujud apresiasi pemerintah berupa pengurangan masa pidana (remisi) bagi mereka yang telah menunjukkan prestasi, kontribusi, dedikasi dan disiplin yang tinggi dalam mengikuti program pembinaan,” imbuhnya.

Wabup ipat berharap agar Warga binaan dapat menjadikan hal ini sebagai sebuah motivasi untuk selalu berprilaku baik dan mematuhi aturan yang berlaku serta mengikuti program pembinaan dengan giat dan sungguh sungguh.

“Kedepanya diharapkan aturan hukum dan norma-norma yang berlaku di masyarakat dapat terserap dalam diri saudara dan menjadi bekal mental dan sosial saat saudara kembali kemasyarakat dikemudian hari,” harap Ipat.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas II B Negara Lilik Subagiyono memaparkan sebanyak 114 warga binaan mendapatkam remisi kemerdekaan diantaranya pria 109 orang dan wanita 5 orang.

Dengan besaran remisi 1 bulan sebanyak 28 orang, 2 bulan 25 orang, 3 bulan 36 orang, 4 bulan 15 orang dan 5 bulan 10 orang.

Pihaknya mengajak seluruh warga binaan untuk selalu menjaga semangat perubahan guna mengubah hidup menjadi lebih baik.

“Kepada seluruh warga binaan untuk selalu berperan aktif dalam mengikuti segala bentuk program pembinaan dengan baik terus mengembangkan potensi diri dan mematuhi tata tertib di rutan sehingga dapat menjadi bekal mental positif ketika nanti kembali ke masyarakat,” tutupnya. (rls)

Bupati Tabanan Tebar 16.500 Benih Ikan di Danau Beratan Sambut Hari Kemerdekaan Ke-79

Bupati Tabanan bersama jajaran tebar 16.500 benih ikan di Danau Beratan sambut Hari Kemerdekaan Ke-79
Bupati Tabanan bersama jajaran tebar 16.500 benih ikan di Danau Beratan sambut Hari Kemerdekaan Ke-79

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 Tahun 2024, Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya bersama Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda, Jajaran Pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, serta masyarakat dan pemuda setempat, melaksanakan kegiatan sosial menebar 16.500 benih ikan nila di Danau Beratan, Baturiti, pada Jumat (16/8/2024).

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya memberikan apresiasi atas inisiatif dan kreativitas para pemuda yang merayakan Hari Kemerdekaan RI dengan kegiatan sosial.

Ia menekankan, kegiatan seperti penebaran ikan dan aksi bersih-bersih tidak hanya menjadi momen untuk memperingati sejarah, tetapi juga sebagai sarana bagi masyarakat untuk berkontribusi langsung dalam pelestarian lingkungan dan alam sekitar.

“Pemerintah sangat mengapresiasi kegiatan ini. Saya rasa kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan saat perayaan Hari Kemerdekaan, tetapi bisa dilakukan kapan saja, baik pada peringatan Hari Sumpah Pemuda maupun momen lainnya. Tujuannya adalah untuk menjadikan lingkungan kita lebih baik dan bersih,” ujar Sanjaya.

Bupati Sanjaya juga menegaskan bahwa penebaran benih ikan di Danau Beratan bukan sekadar seremoni, melainkan simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengembangkan sumber daya alam, khususnya di Kabupaten Tabanan yang dikenal dengan keindahan alamnya.

“Kita patut bersyukur atas anugerah alam yang indah ini dan sebagai manusia beradab, kita wajib menjaga keindahan tersebut. Keindahan alam tidak datang begitu saja, kita juga turut menciptakannya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati Sanjaya mengajak semua pihak untuk memaknai filosofi dari kegiatan ini sebagai bentuk tanggung jawab dalam merawat bumi pertiwi.

“Kegiatan ini sejalan dengan program Jumat Bersih yang bertujuan memberikan contoh nyata dari pemerintah kepada masyarakat. Dengan begitu, diharapkan masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga alam dan lingkungan kita,” tegasnya.

Kegiatan penebaran benih ikan di Danau Beratan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan ketahanan pangan, serta mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Semangat gotong royong, kebersamaan, dan kolaborasi yang tercermin dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Tabanan untuk terus berpartisipasi aktif dalam upaya pembangunan berkelanjutan demi mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani. (rls)

Terapkan Kurikulum Merdeka Belajar, Disdikpora Badung Ajak Siswa SD Kunjungi Museum Pasifika

Para siswa Sekolah Dasar diajak untuk mengunjungi Museum Fasifika Nusa Dua, Jumat (16/8/2024) pagi. 
Para siswa Sekolah Dasar diajak untuk mengunjungi Museum Fasifika Nusa Dua, Jumat (16/8/2024) pagi. 

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, implementasikan Kurikulum Merdeka, dengan mengajak siswa Sekolah Dasar (SD) untuk belajar di luar kelas.

Dalam Rangka Penyelenggaraan Badung Education Fair Tahun 2024, serta Setelah sebelumnya mengunjungi Green School, kali ini para siswa Sekolah Dasar tersebut diajak untuk mengunjungi Museum Fasifika Nusa Dua, Jumat (16/8/2024) pagi.

Dengan diikuti sebanyak 80 orang siswa beserta guru, direncanakan kegiatan ini akan dipersiapkan untuk Badung Education Fair 2024, yang akan dilaksanakan di Bulan Oktober tahun 2024.

Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdikpora Badung Rai Twistyanti Raharja menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk melihat dan mengenalkan langsung benda-benda seni yang ada di dalam museum yang berada di Nusa Dua tersebut.

Dengan kurikulum merdeka ini, siswa dapat belajar dari berbagai media tempat dan kondisi yang berbeda yang tidak hanya terfokus di dalam ruangan saja.

“Dipilihnya museum pasifika dalam agenda kunjungan siswa tersebut agar para siswa dapat melihat, dan merasakan secara langsung dengan seluruh indranya,” ucapnya.

Pihaknya berharap melalui kunjungan ke Museum Fasifika ini para siswa dan guru bisa mendapatkan pengalaman yang menarik, dan mengimplementasikan konsep merdeka belajar.

“Jadi ada banyak hal positif yang bisa dikembangkan di Sekolah nanti setelah kunjungan ke Museum Fasifika,” imbuhnya. (jas)

Jambret iPhone 13 Milik Turis, Pria Asal Kintamani Diringkus Polsek Kuta Utara

INA (24), pelaku penjambretan turis perempuan di Jalan Beraban, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung pada Rabu (14/8/2024).
INA (24), pelaku penjambretan turis perempuan di Jalan Beraban, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung pada Rabu (14/8/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pria asal Kintamani, Bangli ditangkap oleh Polsek Kuta Utara setelah melakukan aksi penjambretan terhadap seorang turis perempuan di Jalan Beraban, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung pada Rabu (14/8/2024).

Pelaku berinisial INA (24) dan rekannya berinisial KA, yang saat ini masih dalam pencarian, nekat mencuri sebuah iPhone 13 senilai Rp10 juta dari tangan korban. Motif dari aksi kejahatan ini diduga karena masalah ekonomi.

Kasi Humas Polres Badung, Ipda I Putu Sukarma, membenarkan kejadian tersebut. Pelaku menjambret Iphone milik turis tersebut sekitar pukul 03.00 WITA.

“Kejadian bermula saat korban hendak kembali ke tempat tinggalnya dengan menumpang Gojek. Namun, saat sampai di lokasi kejadian, dua orang pelaku mendekati korban dari belakang dan langsung mengambil telepon genggam miliknya,” ujar Ipda I Putu Sukarma saat dikonfirmasi pada Jumat (16/8/2024).

Setelah itu, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kuta Utara. Tim Satreskrim Polsek Kuta Itara pun segera melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku di sekitar TKP.

“Pelaku kemudian diamankan di Polsek Kuta Utara untuk diproses lebih lanjut,” tambah Sukarma. (jas)

Badung Salurkan Bantuan Rp571 Juta untuk Warga Terdampak Bencana di Kecamatan Mengwi dan Abiansemal 

Wabup Badung | Ketut Suiasa saat menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak bencana di wilayah Kecamatan Mengwi dan Abiansemal, Jumat (16/8).
Wabup Badung | Ketut Suiasa saat menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak bencana di wilayah Kecamatan Mengwi dan Abiansemal, Jumat (16/8).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), menyalurkan bantuan sebesar lebih dari Rp 571 juta kepada warga terdampak bencana di Kecamatan Mengwi dan Abiansemal.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, pada Jumat (16/8/2024).

Bantuan yang diberikan oleh Pemkab Badung ini memiliki dampak signifikan dalam pemulihan kebutuhan mendesak, memperbaiki infrastruktur penting yang rusak, serta mengurangi beban ekonomi masyarakat yang terkena dampak.

Selain itu, bantuan ini turut menciptakan stabilitas di lingkungan sekitar. Tak hanya berfokus pada pemulihan jangka pendek, bantuan ini juga berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan dan ketahanan masyarakat di masa depan.

Dengan pemulihan yang terarah dan terencana, diharapkan masyarakat dapat lebih siap menghadapi risiko bencana di masa mendatang, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya mitigasi bencana dan persiapan menghadapi situasi darurat.

“Penyaluran bantuan ini adalah wujud komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dukungan pemerintah sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan pasca bencana,” ujar Wabup Suiasa.

Alokasi dana yang tepat sasaran menjadi kunci dalam proses pemulihan ini. Bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik di wilayah terdampak diharapkan dapat memberikan dampak maksimal.

Selain mempercepat pemulihan, alokasi dana yang tepat juga memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan.

Penyerahan bantuan di Kecamatan Mengwi dan Abiansemal menjadi momen penting bagi masyarakat yang terdampak bencana alam seperti kebakaran, cuaca ekstrem, dan pohon tumbang, yang telah menyebabkan kerugian signifikan.

Warga yang menerima bantuan di antaranya adalah Made Armada dari Banjar Kajanan, Mambal, Abiansemal, dengan bantuan Rp113.403.000 untuk kerusakan akibat kebakaran bangunan Pelinggih Taksu dan Piasan.

I Nyoman Sarma dari Banjar Karangenjung Bhakti, Sembung, Mengwi, dengan bantuan Rp294.464.000 untuk kerusakan Bale Gong dan Penyengker Pura Batur.

I Made Ngastawa dari Banjar Kedua, Baha, Mengwi, dengan bantuan Rp113.263.000 untuk kerusakan pada Piasan dan Candi Bentar Penyengker Pura Beji Taman Sari akibat pohon tumbang.

Ni Luh Wartini dari Banjar Gambang, Munggu, Mengwi, dengan bantuan Rp50.500.000 untuk kerusakan akibat kebakaran pada Piasan Merajan. (rls)

Pemerintah Kabupaten Tabanan Ucapkan Dirgahayu Repubilk Indonesia ke-79

Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, bersama Wakil Bupati Tabanan, I Made Edi Wirawan, SE, mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-79 Tahun 2024.
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, bersama Wakil Bupati Tabanan, I Made Edi Wirawan, SE, mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-79 Tahun 2024.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dengan penuh rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas nama segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan dan atas nama pribadi, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, bersama Wakil Bupati Tabanan, I Made Edi Wirawan, SE, mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-79 Tahun 2024.

“Hari kemerdekaan ini adalah momentum bersejarah yang tidak hanya menjadi tanda lahirnya bangsa kita, tetapi juga menjadi lambang perjuangan dan ketangguhan rakyat Indonesia dalam meraih kebebasan dan kedaulatan,” ujar Sanjaya.

“Dalam semangat ini, mari kita perkokoh persatuan dan kesatuan, serta terus berkomitmen untuk membangun bangsa dan daerah kita dengan kerja keras, inovasi, dan kolaborasi,” tambahnya.

Selaku pimpinan di Kabupaten Tabanan, pihaknya berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam memperkuat pembangunan nasional dan mewujudkan Tabanan Era Baru Yang Aman Unggul Madani (AUM).

Melalui upaya penguatan 5 bidang prioritas dengan fokus pada kesejahteraan masyarakat di bidang pangan, sandang, papan, pendidikan, kesehatan, jaminan sosial dan ketenagakerjaan, adat, agama, tradisi, seni, budaya dan pariwisata yang menjadi identitas dan kebanggaan kita bersama.

“Semoga semangat kemerdekaan ini menginspirasi kita semua untuk terus berkarya, berinovasi, dan bergerak maju demi Indonesia yang lebih baik. Dirgahayu Republik Indonesia! Nusantara Baru Indonesia Maju!”, imbuh Sanjaya. (rls)

Hindari 5 Jenis Makanan Ini Untuk Mencegah Jerawat

Ilustrasi jerawat di wajah
Ilustrasi jerawat di wajah

PANTAUBALI.COM– Jerawat sering mengganggu tampilan dan kepercayaan diri. Munculnya jerawat dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, terutama makanan.

Dilansir dari Halodoc, berikut adalah lima jenis makanan yang dapat meningkatkan risiko munculnya jerawat:

1. Gula berlebih

Mengonsumsi gula tambahan dapat meningkatkan risiko jerawat hingga 30 persen. Hal ini disebabkan oleh efek karbohidrat, gula darah, dan kadar insulin yang tinggi. Kadar insulin yang tinggi tidak baik bagi orang yang berjerawat.

2. Produk susu

Produk susu dapat mempengaruhi pertumbuhan jerawat. Meskipun mekanismenya belum sepenuhnya jelas, produk susu dapat meningkatkan kadar insulin dalam tubuh.

3. Makanan cepat saji

Burger, nugget, soda, kentang goreng, dan makanan cepat saji lainnya merupakan faktor utama yang meningkatkan risiko jerawat.

Makanan-makanan ini dapat mempengaruhi gen dan mengubah kadar hormon, sehingga mendorong perkembangan jerawat.

4. Cokelat

Cokelat mengandung susu dan gula, sehingga konsumsi cokelat yang berlebihan cenderung meningkatkan risiko jerawat. Namun, jika Anda menyukai cokelat, pilihlah cokelat hitam dengan kandungan gula dan susu yang lebih rendah.

5. Alkohol

Konsumsi alkohol berlebihan dapat mengganggu keseimbangan kadar testosteron dan estrogen, yang merupakan faktor utama peningkatan keparahan jerawat.

Peningkatan hormon ini dapat membuat kulit memproduksi sebum berlebih yang menyumbat pori-pori dengan bakteri dan minyak, sehingga memicu jerawat.

Itulah lima makanan yang dapat meningkatkan jerawat. Selain itu, kebiasaan buruk dan kurangnya kebersihan juga dapat memperparah jerawat.

Menjaga asupan makanan dan kebersihan diri dapat membantu mengurangi risiko timbulnya jerawat.

Korpri Badung Raih Juara Umum pada Turnamen Olahraga ke-3 Korpri Bali

Kontingen Korpri Kabupaten Badung berhasil meraih Juara Umum I dalam Turnamen Olahraga Korpri Provinsi Bali ke-3.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Kontingen Korpri Kabupaten Badung berhasil meraih Juara Umum I dalam Turnamen Olahraga Korpri Provinsi Bali ke-3. Turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan hari jadi Provinsi Bali ke-66.

Turnamen yang berlangsung selama 2 – 11 Agustus 2024 ini merupakan ajang tahunan yang mempertemukan pegawai pemerintah di Provinsi Bali dengan tujuan mempererat komunikasi, keakraban, dan persaudaraan antar pegawai pemerintah daerah.

Sebanyak 104 atlet dikirimkan untuk mewakili Korpri Badung, didampingi oleh 28 pelatih dan official dari berbagai status kepegawaian, termasuk ASN, P3K, dan Non-ASN.

Kontingen Badung berkompetisi dalam sembilan cabang olahraga dan berhasil meraih tujuh medali emas, dua medali perak, serta tiga medali perunggu, mengungguli kontingen Pemprov Bali.

Para atlet, pelatih, official, dan jajaran pengurus Korpri Badung mengucapkan terima kasih kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Badung selaku Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Badung.

Penyerahan Piala Juara Umum I dilakukan pada upacara peringatan hari jadi Provinsi Bali ke-66 pada 14 Agustus 2024, yang diterima langsung oleh Drs. A. A. Ngr Rai Yuda Darma, MAP, perwakilan Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Badung dari Bidang Olahraga dan Seni Budaya, didampingi oleh Kabid Olahraga dan Kasi Olahraga Disdikpora Kabupaten Badung. (jas)

Sesak Napas Usai Bakar Ilalang di Lahan Kosong, Petani di Kediri Ditemukan Tewas 

Petani bernama I Ketut Astawan (63) ditemukan tewas di lahan kosong di Jalan Tukad Sangsang, Banjar Dinas Jadi Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Tabanan, pada Kamis (15/8/2024) sore. 
Petani bernama I Ketut Astawan (63) ditemukan tewas di lahan kosong di Jalan Tukad Sangsang, Banjar Dinas Jadi Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Tabanan, pada Kamis (15/8/2024) sore. 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Seorang petani bernama I Ketut Astawan (63) ditemukan tergeletak tak bernyawa di lahan kosong di Jalan Tukad Sangsang, Banjar Dinas Jadi Anyar, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, pada Kamis (15/8/2024) sore.

Pria asal Banjar Tanah Bang, Desa Banjar Anyar, tersebut diduga tewas akibat sesak napas usai menghirup asap kebakaran ilalang.

Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sukadana mengatakan, kejadian itu berawal sekitar pukul 16.00 WITA. Awalnya saksi bernama M.Faozan Ashari, melihat asap mengepul dari belakang rumahnya.

Ia pun segera memeriksa dan menemukan korban Ketut Astawan sedang membakar ilalang di lahan kosong.

Saksi, lantas menegur korban untuk berhenti membakar ilalang. Setelah peringatan tersebut, korban meninggalkan area tempat membakar ilalang dan saksi kembali ke rumahnya untuk menutup pintu karena asap yang menyebar.

Namun, beberapa menit kemudian, saksi keluar rumah lagi dengan maksud untuk mencari korban dan memastikan ia tidak melanjutkan aktivitas membakar.

Namun, saksi terkejut saat menemukan I Ketut Astawan sudah dalam keadaan tertelungkup di tanah dan tidak bergerak.

“Saksi lantas mendekati korban dan memeriksa kondisinya, namun korban sudah meninggal dunia,” ujar Kompol Sukadana.

Kemudian, saksi segera menghubungi tetangga dan layanan pemadam kebakaran untuk melaporkan kejadian tersebut.

Pemadam kebakaran tiba di lokasi 10 menit kemudian dan berhasil memadamkan api pada pukul 17.15 WITA.

Sementara barang bukti berupa korek gas ditemukan di saku celana korban. Pemeriksaan dokter menyatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari keterangan keluarga korban ini memang memiliki riwayat penyakit sesak napas dan sering berobat di puskesmas setempat,” tambah Sukadana. (ana)