- Advertisement -
Beranda blog Halaman 378

Pria Asal Sumatera Tewas Terseret Truk di Bypas Ngurah Rai

Polisi olah TKP kecelakaan yang menewaskan pengendara motor di Jalan Bypass Ngurah Rai Tuban,
Polisi olah TKP kecelakaan yang menewaskan pengendara motor di Jalan Bypass Ngurah Rai Tuban,

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pria asal Sumatera meninggal dunia usai mengalami kecelakaan di Jalan Bypass Ngurah Rai, Tuban, Badung pada Senin (9/9/2024) pada pukul 22.30 WITA.

Korban bernama Aulian Pahelmi yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Scoopy DK 5832 FDF meninggal dunia di tempat kejadian usai ditabrak oleh truk.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menerangkan, kecelakaan tersebut berawal saat truk Isuzu DK 8796 AC yang dikemudikan oleh Wayan Sudiana, bergerak dari selatan menuju utara di lajur kanan.

Sementara di depan truk, melaju mobil warna putih dan sepeda motor yang dikendarai Aulian Pahelmi di lajur kiri.

Saat tiba di tempat kejadian, mobil warna putih tiba-tiba berbelok ke kanan, sehingga terjadi serempetan dengan sepeda motor yang dikendarai Auliana. Sepeda motor kemudian jatuh ke lajur kanan dan terlibat tabrakan dengan mobil truk.

“Pengendara motor masuk ke kolong truk dan tubuhnya terseret beberapa meter. Akibatnya, pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian,” ucap Sukadi.

Kasus kecelakaan lalu lintas itu saat ini masih ditangani aparat Satlantas Polresta Denpasar untuk menemukan identitas pengemudi mobil putih yang melarikan diri.

“Aparat masih memburu identitas kendaraan dan pengemudi mobil warna putih itu. Sejumlah rekaman CCTV telah diperiksa,” pungkas Sukadi. (jas)

Wayan Sukena Ditahan Lantaran Peliharaan Landak Jawa, Kejati Bali Pertimbangkan Penangguhan

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali Ketut Sumedana
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali Ketut Sumedana

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – I Wayan Sukena, warga asal Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Badung ditangkap Polda Bali usai menyelamatkan dan memelihara Landak Jawa.

Sukena mengaku mengurus Landak Jawa yang ditemukan oleh mertuanya beberapa tahun lalu. Dalam persidangan terungkap bahwa Sukena dan banyak warga Bali tidak mengetahui jika Landak Jawa adalah hewan yang dilindungi.

Hal ini juga disebabkan kurangnya sosialisasi dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) mengenai keberadaan hewan tersebut di Abiansemal.

Sukena ditahan setelah tim Direskrimsus Polda Bali melakukan penangkapan pada 4 Maret 2024. Ia lantas ditahan selama 20 hari di Lapas Kerobokan, Badung. Saat kasus ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung.

Kasus ini pun mendapat perhatian masyarakat hingga tokoh. Mereka berharap Sukena dapat mendapatkan penangguhan penahanan atau penyelesaian secara restoratif justice (RJ).

Terkait hal itu, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali Ketut Sumedana mengungkapkan, pihaknya telah memerintahkan jajarannya untuk berkoordinasi dengan hakim terkait penangguhan penahanan Sukena.

Meskipun kasus ini sudah dalam proses peradilan, kejaksaan akan berusaha mencari solusi terbaik untuk terdakwa, dengan mempertimbangkan aspek kemanusiaan.

“Saya sudah meminta tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk segera mengajukan permohonan penangguhan penahanan dan berkoordinasi dengan majelis hakim. Kami berkomitmen menangani perkara ini dengan hati nurani sesuai arahan Jaksa Agung,” ujar Sumedana, Senin (9/9/2024). (ana)

Hilang Dua Hari, Nenek 74 Tahun Ditemukan Tewas di Kebun Pisang

Nenek ditemukan meninggal dunia di sebuah kebun pisang di Banjar Abiantuwung Kelod, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.
Nenek ditemukan meninggal dunia di sebuah kebun pisang di Banjar Abiantuwung Kelod, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Seorang nenek ditemukan meninggal dunia di sebuah kebun pisang di Banjar Abiantuwung Kelod, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Senin (9/9/2024) pagi.

Korban bernama Ni Nyoman Suwetri, 74 tahun, yang merupakan warga sekitar. Ia ditemukan oleh saksi I Gusti Nyoman Merta, seorang petani setempat, dalam kondisi tertidur telungkup di kebun pisang milik warga.

Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sukadana mengatakan, sebelum ditemukan meninggalal dunia, saudara korban, mengungkapkan pada 7 September 2024, korban sempat mengeluhkan pusing namun tetap pergi dari rumah tanpa tujuan yang jelas.

Hingga keesokan harinya, keluarga tidak melihat korban kembali ke rumah dan mendapat mendapat informasi bahwa korban ditemukan meninggal di kebun pisang.

“Korban ditemukan meninggal dunia oleh pemilik kebun yang bernama I Gusti Nyoman Merta sekitar pukul 10.00 WITA. Saat itu, saksi hendak pergi membersihkan kebun miliknya,” jelasnya.

Kejadian itu lantas dilaporkan ke pihak berwajib. Tim kepolisian yang tiba di lokasi melakukan olah TKP dan menemukan korban dalam posisi telungkup dengan kedua kaki ditekuk.

Pemeriksaan petugas medis mengidentifikasi adanya luka lecet di paha kanan dan lutut kiri, serta keluarnya kotoran dari anus korban.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, dan diperkirakan kematian sudah berlangsung lebih dari 12 jam,” ungkap Sukadana.

Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima kematian korban sebagai musibah atau akibat sakit. (ana)

Curi Uang Puluhan Juta, Pemuda Asal Sumut Diamankan Polsek Kuta

Dani Marison Sitinjak (22), pelaku pencurian uang ditangkap Polsek Kuta Utara.
Dani Marison Sitinjak (22), pelaku pencurian uang ditangkap Polsek Kuta Utara.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Unit Reskrim Polsek Kuta Utara menangkap pelaku pencurian uang di Kumala Minimart, Jalan Arjuna, Legian, Kuta, Badung.

Pelaku bernama Dani Marison Sitinjak (22) asal Simalungun, Sumatra Utara dan tinggal sementara di Denpasar. Ia ditangkap pada Sabtu (7/9/2024) setelah mengambil uang dolar senilai Rp20 juta yang berada di atas meja kasir.

Dari tangan pelaku, diamankan 15 lembar uang pecahan 50 AUD, tujuh lembar pecahan 100 AUD, dua lembar pecahan 100 USD, serta satu unit Sepeda Motor Honda Scoopy.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menerangkan, pelaku mengambil uang dengan modus membeli rokok di tempat korban.

“Awalnya korban menghitung uang hasil penjualan dan penukaran dolar, lalu datang seorang pria membeli rokok dan diambilkan oleh korban, namun sembari mengambil rokok uangnya ditaruh di atas meja,” terangnya, Senin (9/9/2024).

Setelah itu korban belum menyadari uangnya telah hilang, dan melakukan transaksi pembelian rokok dengan pelaku.

“Lalu setelah transaksinya, korban baru menyadari bahwa uangnya telah hilang, sehingga segera mengecek lewat CCTV,” ujarnya.

Keesokan harinya pada pukul 18.30 WITA, setelah dilakukan penyelidikan, pelaku diamankan di Pantai Legian Jalan Padma utara, Legian kuta badung, lalu diarahkan ke Polsek Kuta guna penyelidikan lebih lanjut.

Buntut 5 Warga Termasuk Balita Digigit Anjing Rabies, Dinas Peternakan Gelar Vaksinasi Darurat di Desa Selanbawak

Vaksinasi emergency rabies di Desa Selanbawak, Kecamatan Marga, Senin (9/9/2024).
Vaksinasi emergency rabies di Desa Selanbawak, Kecamatan Marga, Senin (9/9/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Peternakan Tabanan melalui UPTD Puskeswan 1 Tabanan melakukan vaksinasi emergency rabies di Desa Selanbawak, Kecamatan Marga, Senin (9/9/2024).

Vaksinasi rabies ini dilakukan menyusul adanya kasus anjing positif rabies yang menggigit lima orang warga Desa Selanbawak. Bahkan salah satu korban merupakan balita berumur 3,5 tahun.

Staf UPTD Puskeswan 1 Tabanan drh. I Made Indra Wirawan mengatakan, kegiatan vaksinasi tidak hanya dilaksanakan di Balai Banjar Selanbawak Kaja, tetapi juga mendatangi rumah-rumah warga.

“Kami keliling door to door ke masyarakat dan melaksanakan eliminasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, kasus rabies di wilayah Kecamatan Marga sudah pernah terjadi di tahun 2023 tepatnya di Desa Baru.

Korbannya adalah anak kecil yang terkena gigitan anjing rabies. Namun, beruntung anak yang digigit selamat dan sudah mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Di Marga sampai saat ini telah dua kali anjing rabies, ini kedua kalinya dan ini pertama kali di tahun 2024,” ucapnya.

Sementara itu, Perbekel Desa Selanbawak I Made Dirga mengatakan, saat ini kondisi kelima korban yang digigit anjing sudah lebih baik.

“Namun korban yang merupakan balita berusia 3,5 tahun harus tetap mendapatkan perawatan. Setelah seminggu harus divaksin lagi,” ucapnya.

Ia menambahkan, setelah adanya kasus gigitan anjing rabies yang menimpa lima orang warganya, pemerintah desa telah memberikan edukasi agar warga tetap menjaga kondisi hewan peliharaannya.

Tetapi hanya sedikit warga yang masih belum memahami terkait pemberian vaksinasi bagi hewan peliharaannya.

“Kadang-kadang anjing yang tidak terdata yang banyak, jadi konsep kita lemah karena data anjing, pemiliknya siapa tidak jelas, sehingga pemberian vaksin agak kesulitan,” tambahnya.

Sementara itu, hasil kegiatan emergency vaksinasi rabies di Desa Selanbawak hari ini total sudah ada 89 hewan peliharaan yang mendapatkan vaksinasi oleh UPTD Puskeswan 1 Tabanan. (ana)

Polda Bali Gerebek Flame SPA Seminyak Diduga Jadi Tempat Prostitusi, Tiga Orang Diamankan

Ditreskrimum Polda Bali amankan 3 orang dalam penggerebekan Flame SPA Seminyak yang berlokasi di Jalan Batu Belig, Kerobokan, Kuta Utara, Badung.
Ditreskrimum Polda Bali amankan 3 orang dalam penggerebekan Flame SPA Seminyak yang berlokasi di Jalan Batu Belig, Kerobokan, Kuta Utara, Badung.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Ditreskrimum Polda Bali mengerebek Flame SPA Seminyak yang berlokasi di Jalan Batu Belig, Kerobokan, Kuta Utara, Badung.

Penggerebakan dilakukan pada Senin (2/9/2024) lalu karena diduga adanya kegiatan prostitusi.

Dalam penggrebekan tersebut, diamankan tiga orang yaitu seorang manajer dan dua orang karyawan Flame SPA.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, membenarkan adanya penggerebekan di Flame SPA Seminyak tersebut.

“Setelahnya hari ini Senin (9/9/2024) kami panggil direktur dari Flame SPA guna dimintai keterangan lebih lanjut sebagai saksi,” ujarnya, Senin (9/9/2024).

Untuk sementara waktu, Flame SPA Seminyak sudah dipasangi garis polisi, serta terkait permasahannya masih dalam proses pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Bali. (jas)

PDDS Tabanan Pasok Babi Potong ke Jakarta, Permintaan 5 Ekor Per Hari

Direktur Perusda Sanjayaning Singasana Tabanan Kompiang Gede Pasek Wedha
Direktur Perusda Sanjayaning Singasana Tabanan Kompiang Gede Pasek Wedha

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Perusahaan Umum Daerah Perumda Dharma Santika (PDDS) Kabupaten Tabanan, Bali, memasok babi potong ke Jakarta sejak akhir Agustus 2024. Babi yang dipasok berasal dari empat peternak lokal di wilayah Kabupaten Tabanan dan sekitarnya.

Direktur PDDS Tabanan Kompiang Gede Pasek Wedha mengatakan, pemasokan babi potong ini dilakukan melalui kerjasama dengan investor atau pihak ketiga yang akan mendistribusikannya ke Jakarta.

“Kami di PDDS hanya sebagai supplier,” ujarnya, Senin (9/9/2024).

Ia menyebut, saat ini kuota permintaan babi potong mencapai lima ekor babi per hari. Adapun babi dipotong di tempat pemotongan hewan (TPH) yang berlokasi di Banjar Peneng, Desa Mekarsari, Kecamatan Baturiti, Tabanan.

Setelah dipotong, daging babi akan dibekukan untuk dikirim oleh investor ke Jakarta. Dengan sistem ini, diharapkan daging yang diproduksi lebih berkualitas sebab dikirim dalam kondisi segar.

“Berat rata-rata setiap babi yang dipotong adalah di atas 120 kilogram, sehingga total produksi daging mencapai sekitar 600 kilogram per hari yang diambil oleh investor. Saat ini, kebutuhan daging babi dari investor tersebut mencapai 200 ton per bulan,” tambahnya.

Menurut Pasek Weda, langkah pemotongan babi di lokasi ini diambil untuk mengurangi risiko penyusutan berat dan kematian yang sering terjadi jika babi dikirim dalam kondisi hidup.

Selain itu, harga jual daging juga kompetitif, yaitu Rp55 ribu per kilogram, dengan margin keuntungan sekitar Rp2 – Rp3 ribu per kilogram.

Sebelum proses pemotongan, semua babi harus melewati pengecekan kesehatan oleh Dinas Pertanian untuk memastikan kualitas dan keamanan daging sebelum dikonsumsi.

“Harapannya, ke depan bisa ada kerjasama jangka panjang dan berkelanjutan. Disamping itu, nanti bisa mengelola RPH yang berlokasi di Desa Gubug, Tabanan dengan target produksi mencapai 50 ekor babi per hari,” ucap Pasek Weda.

Selain pengiriman babi potong, PDDS juga sedang mempersiapkan pengiriman ayam potong dengan target 1.000 ton per minggu ke Jawa Barat. Proses ini masih dalam tahap pembuatan Memorandum of Understanding (MoU) antara pihak terkait. (ana)

Pencarian WNA Prancis di Gunung Batukaru Dihentikan Sementara

Pencarian hari ke-14 WNA Prancis di Gunung Batukaru, Tabanan.
Pencarian hari ke-14 WNA Prancis di Gunung Batukaru, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Tim SAR Gabungan menghentikan sementara proses pencarian terhadap Stein Thibault (15), WNA Perancis yang hilang di Gunung Batukaru, Kabupaten Tabanan.

Proses pencarian dihentikan setelah genap dua minggu upaya pencarian berlangsung atau mulai Minggu (26/8/2024) hingga Minggu (8/9/2024).

Sebelumnya, proses pencarian diperpanjang selama enam hari. Namun, hasil pencarian tidak membuahkan hasil.

Kapolsek Pupuan AKP I Wayan Sudiarba, mengatakan pencarian dihentikan sementara selama tujuh hari ke depan.

Upaya pencarian selanjutnya akan dilanjutkan oleh para pemandu lokal setempat yang lebih mengenal medan dan kondisi Gunung Batukaru.

“Pencarian dihentikan sementara oleh tim. Kegiatan dilanjutkan oleh pemandu lokal, tim gabungan dari SAR, BPBD dan Polri standby di pos,” ujarnya dikonfirmasi Senin (9/9/2024).

AKP Sudiarba mengatakan, pencarian kemarin dilakukan oleh tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tabanan AKBP Chandra Citra Kesuma dan Kepala Kantor SAR Daerah Bali, I Nyoman Sidakarya.

Tim pencarian terdiri dari SAR Brimob Polda Bali, Polres Tabanan, Polsek Pupuan, Basarnas, dan Pemandu lokal Desa Karyasari.

Pencarian terakhir dimulai dilakukan dengan penyisiran di sekitar Desa Karyasari, tepatnya di titik di mana ditemukan sebuah tongkat pendakian yang diduga milik korban pada ketinggian 1.580 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Selain itu, penyisiran juga dilakukan di area yang lebih rendah dengan ketinggian sekitar 1.300 mdpl, dan tim berjalan menyusuri medan sejauh 10 kilometer.

“Kondisi cuaca yang berubah-ubah dan medan yang sulit menjadi tantangan tersendiri bagi tim pencarian,” ujarnya.

Seperti diberitakan, Stein Thibault bersama ibunya, Mrs Sooman (45) bersama dua saudaranya, Lucas (17) dan Rafael (12), mendaki ke Gunung Batukaru melalui Pura Malen, Desa Pujungan, Pupuan pada Minggu (25/8/2024).

Namun, hingga pukul 18.00 WITA, mereka tak kunjung tiba di lokasi mereka berencana turun di Desa Wongaya Gede.

Kemudian driver mereka, Gusti Ngurah Kusuma Putra, melapor ke Polsek Penebel sekitar pukul 22.00 WITA.

Keesokan harinya, Mrs Sooman dan Rafael berhasil tiba di Penebel. Namun Stein dan Lucas masih terjebak di gunung.

Tidak berselang lama, Lucas ditemukan dalam kondisi selamat setelah berhasil menyusuri sungai, namun Stein masih belum ditemukan. (ana)

Dukungan Milenial Mengalir untuk Pasangan Mulyadi-Ardika dalam Pilkada Tabanan

Sekehe Teruna Teruni (STT) Putra Jaya Kirana, Banjar Batanbuah Kaja, Desa Beraban, Kecamatan Kediri sampaikan dukungan kepada Pasangan Nyoman Mulyadi dan Nyoman Ardika di Pilkada Tabanan.
Sekehe Teruna Teruni (STT) Putra Jaya Kirana, Banjar Batanbuah Kaja, Desa Beraban, Kecamatan Kediri sampaikan dukungan kepada Pasangan Nyoman Mulyadi dan Nyoman Ardika di Pilkada Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dukungan terhadap pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan, I Nyoman Mulyadi dan I Nyoman Ardika, yang dikenal dengan julukan MS Glowing, semakin meluas di kalangan masyarakat.

Kali ini dukungan datang dari Sekehe Teruna Teruni (STT) Putra Jaya Kirana, Banjar Batanbuah Kaja, Desa Beraban, Kecamatan Kediri. Dukungan disampaikan pada Minggu pagi (8/9/2024) dalam kegiatan bersama para pemuda.

Ketua STT Putra Jaya Kirana, Pandu, menyatakan, dukungan mereka untuk pasangan Mulyadi – Ardika didasarkan pada hati nurani tanpa ada intervensi dari pihak mana pun.

“Kami mendukung Nyoman Mulyadi dan Ardika secara ikhlas. Ini adalah bentuk simpati kami sebagai generasi muda di Banjar Batanbuah Kaja. Sebagai kaum milenial, kami merasa perlu ada perubahan untuk Tabanan yang lebih baik dan maju,” ungkapnya.

Ia menegaskan, dukungan mereka terhadap Mulyadi bukan sekadar formalitas, tetapi berdasarkan penilaian terhadap pribadinya.

“Nyoman Mulyadi adalah sosok yang tepat untuk memimpin Tabanan ke depan. Beliau selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam suka maupun duka. Bahkan dalam kegiatan kecil seperti lomba memancing yang kami adakan, Mulyadi hadir tanpa membeda-bedakan, selalu membaur dengan masyarakat. Kesederhanaannya membuatnya sangat merakyat,” jelasnya.

Mulyadi, yang merupakan tokoh masyarakat dari Kecamatan Kediri, dikenal sering membantu warga dalam berbagai bidang, terutama dalam kegiatan sosial.

Pandu juga menyebutkan, Mulyadi telah banyak berkontribusi dalam pembangunan tempat ibadah, seperti Pura, dengan menggunakan dana pribadinya.

“Meskipun belum menjabat sebagai pejabat publik, Mulyadi sudah sering membantu masyarakat. Jika nanti beliau menjabat, kami berharap lebih banyak lagi yang bisa dilakukan untuk kesejahteraan masyarakat,” tegas Pandu.

Dukungan dari kaum milenial ini menunjukkan semakin kuatnya simpati masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pasangan Mulyadi – Ardika dalam Pilkada Tabanan mendatang. (ana)

Bupati Tabanan Serahkan Dokumen Semara Ratih pada Pernikahan di Dua Banjar

Bupati Tabanan serahkan dokumen program semara ratih kepada pengantin.
Bupati Tabanan serahkan dokumen program semara ratih kepada pengantin.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya terus menunjukkan komitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Hal ini terbukti dari kehadirannya langsung dalam berbagai undangan yang diselenggarakan oleh masyarakat yang ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Pada Minggu (8/9/2024) Bupati Sanjaya yang didampingi oleh salah satu Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda Tabanan bersama jajaran pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan menghadiri pernikahan Arya dan Dian, putra putri keluarga I Made Rasna dan keluarga Ir. I Gede Made Rusdianta.

Acara tersebut merupakan rangkaian acara Memadik dan mepamit yang digelar di Banjar Pande, Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan.

Selanjutnya Sanjaya hadir di Banjar Dinas Samsam Alas, Desa Kukuh, Kecamatan Kerambitan dalam acara pernikahan Chandra dan Indah, yang merupakan putra putri dari keluarga Bapak I Wayan Lara dan keluarga I Komang Gede Sudiarta.

Dalam kehadirannya di tengah suasana sukacita tersebut, Sanjaya tidak hanya mengucapkan selamat menempuh hidup baru kepada kedua mempelai tetapi juga sekaligus menyerahkan program semara ratih kepada pasangan pengantin tersebut.

“Program semara ratih ini adalah program yang luar biasa yang sudah diapresiasi oleh pemerintah pusat, karena sebelum melakukan pernikahan di Kabupaten Tabanan diberikan konseling dan penyuluhan tentang hakikat dalam rangka untuk mengarungi rumah tangga” ujar sanjaya sembari menyerahkan dokumen kependudukan dan catatan sipil yang merupakan bagian dari program semara ratih kepada mempelai.

Sanjaya menjelaskan, melalui edukasi dalam program semara ratih ini dapat memberikan implikasi positif dan solutif mulai dari kemudahan persiapan dan kepengurusan administrasi perkawinan hingga merambah ke sistem reproduksi masyarakat yang memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan angka stunting di Tabanan.

Pejabat asal Dauh Pala tersebut juga sampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh pihak terkait yang telah memberikan kontribusi terhadap suksesnya program semara ratih yang ada di kabupaten Tabanan sehingga Tabanan Era Baru yang Aman Unggul dan Madani bisa diwujudkan di Kabupaten Tabanan.

Di kesempatan yang sama, Chandra selaku calon pengantin mengatakan, sangat merasakan kemudahan dan manfaat usai menerima langsung kelengkapan dokumen pernikahan dan edukasi konseling yang diberikan dari program semara ratih.

“Terimakasih bapak bupati, program ini sangat membantu masyarakat atau pemuda yang akan menikah,” ujar Chandra. (ana)