- Advertisement -
Beranda blog Halaman 372

Mal Pelayanan Publik Tabanan Akan Difungsikan November 2024, Sekitar 200 Layanan Perizinan Disiapkan

Gedung mal pelayanan publik Tabanan.
Gedung mal pelayanan publik Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Tabanan yang berlokasi di Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, direncanakan akan mulai difungsikan pada November 2024.

MPP ini nantinya akan menyediakan sekitar 200 jenis layanan perizinan dari 14 instansi.

Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tabanan, I Made Sumerta Yasa menjelaskan, saat ini proses mebeler masih berlangsung di gedung MPP. Mebel di gedung tersebut belum sepenuhnya terpasang.

“Setelah semua mebel terpasang permanen dan uji coba dilakukan, gedung ini bisa dioperasikan. Mudah-mudahan dua atau tiga bulan lagi sudah bisa dilaunching,” ujarnya pada Senin (2/9/2024).

Ia juga menambahkan bahwa jaringan internet telah disiapkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tabanan.

“Hanya tinggal pemasangan mebel saja. Untuk administrasi, semuanya sudah rampung,” tegas Sumerta Yasa.

Untuk diketahui, pembangunan gedung MPP telah selesai dikerjakan pada akhir tahun 2023 lalu dengan menelan anggaran mencapai Rp11 miliar.

Nantinya MPP akan menyediakan semua jenis pelayanan, mulai dari layanan administrasi kependudukan, perizinan, BPJS, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta layanan lainnya. (ana)

Kapolsek Mengwi Salurkan Bantuan Kursi Roda di Desa Sembung

Kapolsek Mengwi menyerahkan bantuan kursi roda kepada seorang warga, I Made Buda Atmaja, asal Banjar Pasekan, Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, pada Senin (2/9/2024).
Kapolsek Mengwi menyerahkan bantuan kursi roda kepada seorang warga, I Made Buda Atmaja, asal Banjar Pasekan, Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, pada Senin (2/9/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Sebagai bagian dari program kerja ‘Polri Berada Di Tengah Masyarakat’, Kapolsek Mengwi menyerahkan bantuan kursi roda kepada seorang warga, I Made Buda Atmaja, asal Banjar Pasekan, Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, pada Senin (2/9/2024).

I Made Buda Atmaja diketahui memiliki riwayat penyakit stroke ringan dan diabetes, serta luka lama yang mengakibatkan dirinya tidak dapat bergerak dengan leluasa.

Kapolsek Mengwi, Kompol I Ketut Adnyana menjelaskan, bantuan kursi roda ini berasal dari seorang donatur, pengusaha asal Gobleg, Buleleng, I Nyoman Surawibawa, dan diserahkan di rumah I Made Buda Atmaja pada pukul 09.30 WITA.

“Semoga bantuan ini dapat mempermudah mobilitas Bapak Made Buda dan meningkatkan kenyamanannya,” ujar Adnyana.

Dengan penuh rasa syukur, Made Buda Atmaja menerima bantuan tersebut dan mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Mengwi, Kompol I Ketut Adnyana.

“Saya berharap Polri selalu diberikan kesehatan dan keberkahan dalam melaksanakan tugas. Semoga bantuan ini memberikan manfaat besar bagi keluarga kami dan menginspirasi semangat gotong royong di masyarakat,” ungkapnya. (jas)

Polisi Amankan Pelaku Penikaman di Kuta, Korban Tewas dengan Lima Luka Tusukan

Soni Erixson Anda (21), pelaku penganiayaan hingga penyebabkan korban meninggal dunia di rumah warga di Jalan Patimura, Kuta, Kabupaten Badung.
Soni Erixson Anda (21), pelaku penganiayaan hingga penyebabkan korban meninggal dunia di rumah warga di Jalan Patimura, Kuta, Kabupaten Badung.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Sat Reskrim Polresta Denpasar mengamankan seorang pria asal Sumba Barat Daya yang terlibat dalam kasus penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia di rumah warga di Jalan Patimura, Kuta, Kabupaten Badung, pada Minggu (1/9/2024).

Pelaku yang bernama Soni Erixson Anda (21) menganiaya korban bernama Marthen Kuri Moto (24) sekitar pukul 03.00 WITA, menggunakan sebuah pisau dan menyebabkan lima luka tusukan di tubuh korban.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menjelaskan bahwa kejadian tersebut berawal pada Sabtu (31/8/2024) sekitar pukul 23.00 WITA.

Saat itu, pelaku bersama teman-temannya sedang duduk di depan rumah kos mereka. Dua orang tak dikenal kemudian datang dan berhenti di depan mereka sambil menggeber motor.

“Teman pelaku yang bernama Markus sempat menegur mereka agar tidak menggeber motor karena banyak anak kecil di sekitar,” ujar Sukadi pada Senin (2/9/2024).

Tidak terima ditegur, salah satu dari kedua orang tersebut turun dari motor dan memaki dengan kata-kata kasar, lalu pergi meninggalkan lokasi.

Beberapa saat kemudian, sekelompok orang kembali mendatangi kos Soni dan menyerang dengan melempari kos tersebut.

Tidak tinggal diam, Soni dan temannya berusaha melawan hingga mengejar para pelaku yang melarikan diri ke arah Jalan Patimura.

“Saat pengejaran di jalan, pelaku menikam korban sebanyak lima kali di bagian dada dan lengan,” jelasnya.

Korban sempat berusaha melarikan diri hingga masuk ke rumah warga sekitar, namun akhirnya meninggal dunia di sana.

“Berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi, pelaku dapat kami identifikasi dan diamankan dengan cepat dari tempat persembunyiannya di rumah kos temannya di Jalan Sahdewa, Legian, untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambah Sukadi. (jas)

5 Manfaat Cuka Apel untuk Kesehatan Tubuh, dari Turunkan Berat Badan hingga Sehatkan Kulit

Cuka apel
Cuka apel

PANTAUBALI.COM – Cuka apel adalah jenis cuka yang terfermentasi dari buah apel, yang memiliki kandungan yang bersifat antimikroba, asam asetat, asam gallic, hingga katekin dalamnya.

Menjadi perdebatan di kalangan masyarakat akan manfaat cairan ini, pasalnya produk-produk cuka apel kian ramai di masyarakat.

Dilansir dari laman halodoc, kandungan antioksidan yang cukup tinggi pada cairan ini baik untuk kesehatan, di dalam kandungan cuka apel, juga tidak terdapat kandyngan kolesterol dan sodium di dalamnya.

Berikut adalah lima manfaat cuka apel bagi kesehatan tubuh:

1. Mengontrol kadar gula darah

Kandungan dalam cuka apel dapat meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga dapat mengatur kadar gula dalam darah, apalagi pada saat tubuh kita mengonsumsi karbohidrat yang tinggi.

2. Menurunkan berat badan

Dengan mengonsumsi cuka apel sebelum makan, dapat membantu menurunkan berat badan, namun tidak dalam jumlah yang besar.

Hal ini juga harus diimbangi dengan menjaga pola makan dan olahraga, dan cuka apel tentunya tidak dapat dijadikan satu-satunya cara untuk menurunkan berat badan.

3. Membantu menurunkan tekanan darah

Banyak orang mempercayai akan cuka apel dapat menurunkan tekanan darah bagi pengidap hipertensi.

Namun dari penelitian dijelaskan, manfaat bagi tekanan darah ini baru diujikan dengan hewan, sehingga secara klinis belum terbukti pada manusia.

4. Memutihkan gigi

Berkumur dengan cuka apel dapat memutihkan gigi kalian, namun kandungan asam asetat di dalamnya dapat mengikis lapisan enamel yang berada pada bagian terluar gigi, enamel sendiri bertugas untuk melindungi gigi.

5. Meningkatkan kesehatan kulit

Memiliki kondisi kulit kering dan eczema dapat diobati salah satunya dengan cuka apel, cuka apel dapat menyeimbangkan PH alami kulit dan tentunya sebagai perawatan kulit alami, dengan begitu kulit akan terlindungi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Wanita Prancis Ditemukan Tewas Telanjang dengan Luka Sayatan di Hotel Canggu

Evakuasi perempuan warga negara Prancis ditemukan tewas gantung diri di sebuah kamar hotel di kawasan Canggu, Badung, Bali, pada Minggu (1/9/2024) siang.
Evakuasi perempuan warga negara Prancis ditemukan tewas gantung diri di sebuah kamar hotel di kawasan Canggu, Badung, Bali, pada Minggu (1/9/2024) siang.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Seorang perempuan warga negara Prancis ditemukan tewas gantung diri di sebuah kamar hotel di kawasan Canggu, Badung, Bali, pada Minggu (1/9/2024) siang.

Polisi menduga, korban yang diketahui berinisial AI (38) nekat mengakhiri hidupnya akibat depresi. Dugaan tersebut diperkuat lantaran, korban ditemukan dalam kondisi telanjang dengan berbagai sayatan di tubuhnya dan tali gantungan sepanjang 257 cm.

Kasi Humas Polres Badung Ipda Putu Sukarma dikonfirmasi Senin (2/9/2024) mengungkapkan, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh petugas front office di hotel tersebut, pada pukul 12.00 WITA.

Saat itu, ia mencoba menghubungi kamar 301 yang ditempati oleh korban untuk memastikan apakah tamu tersebut akan memperpanjang masa inap atau check-out.

Karena tidak ada jawaban setelah tiga kali mencoba, saksi berinisiatif memeriksa langsung ke kamar korban dengan meminjam kunci dari staf housekeeping.

Setelah mengetuk pintu kamar tiga kali tanpa respons, saksi membuka pintu yang ternyata tidak terkunci, namun sulit dibuka. Melihat hal itu, saksi memanggil rekannya yang merupakan seorang staf engineering.

Kedua saksi kemudian melaporkan situasi tersebut kepada pihak manajemen hotel. Dengan izin dari tamu di kamar 302, mereka mencoba melihat kondisi kamar 301 melalui balkon kamar sebelah.

Namun, korden yang tertutup menghalangi pandangan mereka. Karena itu, mereka segera menghubungi keamanan hotel yang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kuta Utara.

“Mereka berusaha membuka pintu kamar 301 dengan paksa. Saat pintu terbuka, mereka menemukan ceceran darah yang sudah membeku di lantai kamar,” ucap Sukarma.

Kemudian tim medis dari Puskesmas Kuta Utara tiba di lokasi pada pukul 16.20 WITA dan melakukan pemeriksaan awal.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 8-16 jam sebelum ditemukan.

Hasil pemeriksaan lanjutan oleh Tim Identifikasi Polres Badung menemukan beberapa luka sayatan di tubuh korban.

Namun, penyebab kematian dipastikan bukan karena luka sayatan di leher, melainkan akibat gantung diri.

“Di lokasi kejadian juga ditemukan barang-barang seperti pisau, obat Lexomil 6 mg (obat untuk kecemasan), dan sebuah surat yang diduga ditulis oleh korban,” tambah Sukarma.

Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar menggunakan mobil ambulans BPBD Badung untuk dilakukan autopsi dan pemeriksaan lebih lanjut. (ana)

Gudang Corner House Restaurant di Legian Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Proses pemadaman api di gudang penyimpanan milik Corner House Restaurant di Jalan Nakula Gg Jatayu 2 No.7, Legian Kaja, Kuta, Kabupaten Badung, pada Minggu (1/9/2024).
Proses pemadaman api di gudang penyimpanan milik Corner House Restaurant di Jalan Nakula Gg Jatayu 2 No.7, Legian Kaja, Kuta, Kabupaten Badung, pada Minggu (1/9/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Kebakaran hebat melanda gudang penyimpanan milik Corner House Restaurant di Jalan Nakula Gg Jatayu 2 No.7, Legian Kaja, Kuta, Kabupaten Badung, pada Minggu (1/9/2024) sekitar pukul 01.15 WITA.

Api menghanguskan seluruh bangunan gudang beserta isinya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Diketahui gudang tersebut milik Wayan Wartika (61), warga Seminyak, Kuta, Badung, yang disewakan kepada Kelvin.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi menjelaskan, api pertama kali terlihat di bagian belakang bangunan gudang dan dengan cepat menyebar ke seluruh area.

“Diduga kebakaran ini terjadi akibat korsleting arus listrik,” ucap Sukadi.

Adapun kronologi peristiwa ini, kata Sukadi, kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi bernama IB Komang Gede Siriada (30), yang saat itu sedang bertugas di Andari Legian Villa.

Saat itu, saksi mende suara gemuruh dan melihat kobaran api di belakang gudang. Lantas istri saksi yanh saat itu berada di lokasi menghubungi pemadam kebakaran.

Enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api, terdiri dari empat unit dari Denpasar dan dua unit dari Badung. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.30 WITA

“Kebakaran ini menghanguskan seluruh bangunan gudang beserta isinya, termasuk peralatan restoran, meja, kursi, kipas angin, alat-alat masak, dua tabung gas, dan dua unit mobil boks,” jelas Sukadi.

Meski tidak ada korban jiwa, kebakaran ini  menyebabkan kerugian materi yang cukup besar. Total kerugian masih dalam tahap perhitungan. (ana)

Antisipasi Keadaan Darurat di HLF-MSP dan IAF ke-2, Kodam IX/Udayana Siagakan Satgas Evakuasi

Kodam IX/Udayana diberi kepercayaan untuk membentuk Satgas Evakuasi, yang dipimpin oleh Danrem 163/Wira Satya.
Kodam IX/Udayana diberi kepercayaan untuk membentuk Satgas Evakuasi, yang dipimpin oleh Danrem 163/Wira Satya.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Kodam IX/Udayana mendapat tanggung jawab dalam pengamanan wilayah dalam gelaran Internasional High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships (HLF-MSP) dan Indonesia-Africa Forum (IAF) ke-2 yang akan diadakan di Bali.

Selain membentuk Satgas Pengamanan Wilayah (Satgas Pamwil) yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana, Kodam IX/Udayana juga diberi kepercayaan untuk membentuk Satgas Evakuasi, yang dipimpin oleh Danrem 163/Wira Satya.

Komandan Korem 163/Wira Satya, Kolonel Inf Ida I Dewa Agung Hadisaputra selaku Komandan Satgas Evakuasi menjelaskan, Satgas Evakuasi dan perkuatannya ditugaskan untuk melaksanakan operasi siaga bencana bagi Kepala Negara atau Pejabat setingkat Kepala Negara yang hadir di kegiatan HLF-MSP dan IAF ke-2, yang berlangsung di wilayah Jimbaran dan Nusa Dua.

Operasi ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Tugas Pokok Komando Gabungan Pengamanan VVIP (Kogabpadpam VVIP).

“Satgas Evakuasi ini juga bekerja sama dengan Basarnas dan BPBD Provinsi Bali untuk mengantisipasi segala kemungkinan, termasuk potensi bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, maupun letusan gunung berapi,” ungkap Kolonel Inf Ida I Dewa Agung Hadisaputra di Posko Satgas Evakuasi, Minggu (1/9/2024).

Kolonel Hadisaputra menambahkan, keberadaan Basarnas dan BPBD dalam struktur Satgas Evakuasi bertujuan untuk memperkuat kesiapan serta respons cepat jika terjadi situasi darurat.

Strategi yang dipersiapkan dalam Tactical Floor Game juga telah diterapkan dengan baik, memastikan bahwa setiap tindakan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien demi keamanan para tamu VVIP.

“Pemantauan situasi terkini dari BMKG Provinsi Bali juga menjadi aspek krusial dalam operasi ini. Hingga saat ini, kondisi cuaca dan geologi dilaporkan dalam keadaan baik, memberikan keyakinan bahwa forum internasional ini dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,” jelasnya.

Kolonel Hadisaputra berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan, sehingga dapat meningkatkan citra Indonesia, khususnya Bali, di mata dunia sebagai tuan rumah yang mampu menyelenggarakan even-even besar internasional.

“Dengan koordinasi yang baik dan persiapan matang, kami siap memastikan bahwa Indonesia-Africa Forum ke-2 berjalan dengan sukses dan aman,” tutupnya. (rls)

Bawaslu Tabanan Telusuri Dugaan Pelanggaran oleh Perbekel dan ASN

Ketua Bawaslu Tabanan I Ketut Narta.
Ketua Bawaslu Tabanan I Ketut Narta.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tabanan mendapat laporan adanya pelanggaran selama kegiatan pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati di KPU Tabanan yang berlangsung beberapa waktu lalu.

Temuan tersebut ialah adanga seorang Perbekel (kepala desa) yang diduga mengunggah kegiatan pendaftaran pasangan calon di KPU Tabanan, serta informasi awal mengenai foto dua orang ASN yang hadir saat pendaftaran pada 29 Agustus 2024.

Atas laporan temuan tersebut, Bawaslu Tabanan menggelar Rapat Pleno untuk membahas dugaan pelanggaran pada Minggu (1/9/2024).

Ketua Bawaslu Tabanan I Ketut Narta, menjelaskan, dalam rapat pleno tiga anggota Bawaslu setuju bahwa hasil pengawasan dan informasi awal menunjukkan adanya dugaan pelanggaran yang perlu ditindaklanjuti dalam Pilkada Tabanan 2024.

“Bawaslu Tabanan membentuk tiga tim untuk melakukan penelusuran guna memastikan kebenaran informasi terkait akun Facebook dan foto yang diterima, apakah benar-benar milik Perbekel dan ASN,” ujar Narta.

Ia menyebut, Bawaslu Tabanan memiliki waktu tujuh hari untuk melakukan penelusuran. Penelusuran pertama akan dilakukan pada 3 September 2024, dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Tabanan.

Sedangkan, dua tim lainnya, yang masing-masing dipimpin oleh Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humus (HP2H) Bawaslu Tabanan Ni Putu Ayu Winariati dan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS) I Made Winarya, akan melakukan penelusuran.

Penelusuran dilakukan setelah tanggal 3 September. Hal ini karena pada 2-3 September, KPU Tabanan akan melakukan verifikasi faktual ke sekolah dan instansi terkait administrasi Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan.

“Kami akan lakukan penelusuran dulu. Setelah itu, akan ditentukan sanksi yang yang akan diberikan jika ditemukan unsur melanggar,” pungkas Narta. (ana)

Satpam Ditemukan Tewas di Sungai Yeh Abe Tabanan, Diduga Terpeleset Saat Memancing

Seorang satpam ditemukan tewas di Sungai Yeh Abe, wilayah Banjar Dinas Lumajang, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Minggu (1/9/2024).
Seorang satpam ditemukan tewas di Sungai Yeh Abe, wilayah Banjar Dinas Lumajang, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Minggu (1/9/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Seorang pria bernama I Gusti Putu Kerta Negara (50) ditemukan tewas di Sungai Yeh Abe, wilayah Banjar Dinas Lumajang, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan, pada Minggu (1/9/2024) pagi.

Korban diketahui berasal dari Banjar Dinas Kerta, Desa Wanagiri, Kecamatan Selemadeg, Tabanan. Korban yang bekerja sebagai satpam ini diduga terpeleset dan jatuh ke sungai saat memancing.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata mengungkapkan, penemuan korban dilaporkan oleh I Dewa Gede Kumara Jaya (46), seorang karyawan swasta yang juga tinggal di Banjar Dinas Lumajang, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan.

Ia melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian setelah menemukan korban mengambang di sungai sekitar pukul 09.50 WITA.

Menurut keterangan saksi, I Dewa Gede Putra Yasa (40), pada Sabtu (31/8/2024) sore sekitar pukul 15.00 WITA, ia melihat korban membawa peralatan memancing menuju Sungai Yeh Abe.

Saksi sempat memanggil korban, tetapi tidak mendapat respons. Sementara itu, pada Minggu pagi, saksi lain, I Dewa Gede Bobi Suarjana (47), bersama pelapor, mencari keberadaan korban karena korban tidak pulang sejak Sabtu.

“Saksi dan pelapor sempat mencari korban di tempat kerja korban di Radio Global, Banjar Dinas Lumajang, Desa Samsam, namun korban tidak ada. Karena mengetahui korban sering memancing sendirian di Sungai Yeh Abe, mereka memutuskan mencari ke sungai tersebut,” ucap Berata.

Sesampainya di lokasi, mereka menemukan korban sudah mengambang di sungai dengan posisi kepala menghadap ke barat dan kaki ke timur.

Kejadian ini lantas dilaporkan ke Polsek Kerambitan. Kemudian, anggota Polsek Kerambitan dan Unit Inafis Polres Tabanan langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan evakuasi.

Korban ditemukan dalam kondisi terapung dengan posisi terlentang, tangan di atas permukaan air, dan banyak sampah bambu menutupi bagian wajah dan badan.

Beberapa barang milik korban yang ditemukan di lokasi antara lain pancing, pisau, handphone, dompet, dan beberapa perlengkapan memancing lainnya.

Adapun berdasarkan hasil pemeriksaan di TKP, di pinggiran sungai tempat korban ditemukan terdapat batu cadas dan medan yang terjal, yang memperkuat dugaan bahwa korban terpeleset saat memancing.

Pada bagian dahi kanan korban ditemukan dua luka robek dengan panjang masing-masing 3 cm dan 1 cm. Terdapat juga darah yang keluar dari luka di dahi, mulut, dan hidung korban.

Kemudian, jenazah korban dibawa ke RSUD Tabanan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Dugaan sementara meninggalnya korban akibat terpeleset dan jatuh saat memancing karena medan yang terjal dan batu cadas di tepi sungai. Benturan di kepala diduga menjadi penyebab kematian korban,” ungkap berata.

Keluarga korban juga menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima kematian korban sebagai musibah. (ana)

Seminggu Pencarian WNA Prancis Hilang di Gunung Batukaru Tak Kunjung Ditemukan

Tim SAR Gabungan lakukan upaya pencarian terhadap WNA bernama Txibo (14) yang hilang di Gunung Batukaru.
Tim SAR Gabungan lakukan upaya pencarian terhadap WNA bernama Txibo (14) yang hilang di Gunung Batukaru.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Tim SAR Gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap warga negara asing (WNA) bernama Txibo (14) yang hilang di Gunung Batukaru.

Memasuki hari ketujuh pada Minggu (1/9/2024) siang, tim gabungan dari Basarnas Bali, Polsek Pupuan, BPBD Tabanan serta masyarakat belum berhasil menemukan remaja WNA asal Prancis tersebut.

“Sampai hari ketujuh ini masih nihil. Kami tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ujar Kapolsek Pupuan AKP I Wayan Sudiarba.

Ia menyebut, selama sepekan pencarian, tim gabungan telah menyisir semua jalur pendakian di wilayah Pupuan termasuk Desa Pujungan, Sanda, Batungsel, Karyasari.

Serta sekitar lokasi terpisahnya korban dengan rekannya di ketinggian 1600 MDPL. Namun, tetap tim belum bisa menemukan keberadaan korban.

“Kami akan terus lakukan proses pencarian hingga wilayah Penebel. Jika sampai besok belum ditemukan maka kami menunggu info dari Basarnas apakah pencarian dilanjutkan atau tidak,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang warga negara asing (WNA) asal Prancis bernama Mrs. Sooman (45) dan ketiga anaknya hilang saat mendaki Gunung Batukaru di Tabanan pada Minggu (25/8/2024).

Hingga Selasa (27/8/2024), pencarian terhadap salah satu anaknya, Txibo(14), masih terus dilakukan oleh tim SAR dan relawan.

Adapun Mrs. Sooman bersama anak-anaknya memulai pendakian dari Pura Malen, Desa Pujungan, dengan didampingi seorang driver.

Mereka berencana turun melalui jalur Penebel, namun tidak tiba seperti yang diharapkan. Sang driver melaporkan kejadian ini, dan tim segera melakukan koordinasi untuk memulai pencarian.

Mrs. Sooman (45) dan anak bungsunya, Rafael (12), berhasil mencapai Penebel, tetapi dua anak lainnya, Lucas (17) dan Txibo, masih hilang.

Lucas kemudian ditemukan oleh warga di Desa Karyasari, tetapi Txibo masih belum ditemukan. (ana)