- Advertisement -
Beranda blog Halaman 369

Penyebab Rambut Rontok dan Cara Mengatasinya Secara Alami

Penyebab rambut rontok dan cara mengatasinya. (Foto: Pixabay)
Penyebab rambut rontok dan cara mengatasinya. (Foto: Pixabay)

PANTAUBALI.COM – Rambut rontok adalah masalah yang sering dihadapi banyak orang, baik pria maupun wanita. Penyebab rambut rontok sangat beragam, mulai dari kurang asupan gizi, perubahan hormon, hingga kebiasaan sehari-hari seperti sering menggunakan produk rambut yang tidak sesuai.

Untuk mengatasi hal ini, penting mengetahui penyebabnya terlebih dahulu dan melakukan langkah pencegahan. Berikut ini beberapa penyebab umum rambut rontok dan cara alami untuk mengatasinya.

Penyebab Rambut Rontok:

1. Kurang Asupan Gizi
Kekurangan nutrisi penting seperti vitamin dan mineral bisa menyebabkan rambut menjadi rapuh dan mudah rontok, terutama pada mereka yang sedang menjalani diet ketat. Pastikan tubuh mendapat nutrisi cukup untuk kesehatan rambut.

2. Perubahan Hormon
Wanita sering mengalami kerontokan rambut akibat perubahan hormon selama kehamilan, menopause, atau masalah kesehatan seperti gangguan tiroid.

3. Efek Samping Obat-Obatan
Beberapa jenis obat, seperti antidepresan, obat jantung, dan kemoterapi, bisa menyebabkan rambut rontok sebagai efek samping.

4. Stres dan Masalah Psikologis
Stres, depresi, atau tekanan fisik seperti melahirkan atau menjalani operasi besar dapat memicu rambut rontok.

5. Sering Mengganti Produk Sampo
Gonta-ganti sampo yang mengandung bahan kimia berbahaya bisa memperlemah folikel rambut, membuatnya rontok lebih cepat.

6. Anemia
Kekurangan zat besi pada penderita anemia menyebabkan suplai oksigen ke folikel rambut berkurang, sehingga rambut menjadi rontok.

Cara Mengatasi Rambut Rontok Secara Alami:

1. Minyak Zaitun
Minyak zaitun kaya akan vitamin dan mineral yang dapat menutrisi rambut. Oleskan minyak zaitun ke rambut dan kulit kepala, pijat lembut, dan biarkan selama 30 menit sebelum dibilas.

2. Lidah Buaya
Lidah buaya dikenal efektif dalam merangsang pertumbuhan rambut. Oleskan gel lidah buaya ke rambut, diamkan 15 menit, dan bilas hingga bersih.

3. Yogurt
Yogurt mengandung nutrisi penting untuk menguatkan akar rambut. Gunakan yogurt sebagai masker rambut selama 30 menit, lalu bilas dengan sampo.

4. Akar Licorice
Akar licorice memiliki sifat antiinflamasi yang membantu meningkatkan kesehatan rambut. Oleskan campuran akar licorice, kunyit, dan susu ke rambut, biarkan semalaman, lalu bilas di pagi hari.

5. Teh Hijau
Teh hijau mengandung antioksidan yang dapat merangsang pertumbuhan rambut. Siram rambut dengan air teh hijau, biarkan 15 menit, lalu bilas.

6. Pola Hidup Sehat
Menerapkan pola makan seimbang dan berolahraga rutin juga penting untuk mencegah rambut rontok, terutama jika disebabkan oleh anemia atau malnutrisi.

7. Hindari Terlalu Sering Keramas
Keramas terlalu sering bisa merusak rambut. Cukup keramas 1-3 kali seminggu dan keringkan rambut dengan lembut tanpa menggosok.

8. Gunakan Minyak Rambut Alami
Minyak kelapa adalah salah satu minyak rambut alami yang dapat merangsang pertumbuhan rambut. Gunakan minyak kelapa sebagai masker rambut dan biarkan beberapa saat sebelum dibilas.

Dengan menerapkan beberapa cara alami ini, diharapkan kerontokan rambut bisa dikurangi dan rambut bisa tumbuh lebih sehat. Jika rambut rontok tak kunjung membaik, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. (sm)

Baru Dilantik, Berapa Gaji Presiden Prabowo dan Wapres Gibran?

Foto resmi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Sekretariat Negara)
Foto resmi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Sekretariat Negara)

NASIONAL, PANTAUBALI.COM –  Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka resmi menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia usai dilantik pada Minggu, 20 Oktober 2024. Keduanya telah mengucapkan sumpah jabatan di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Selain memulai tugas memimpin negara, keduanya juga akan menerima gaji dan tunjangan sebagai bagian dari tanggung jawab tersebut. Lalu, berapa besaran yang akan diterima oleh Prabowo dan Gibran?

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan Administratif Presiden dan Wakil Presiden, gaji pokok Presiden RI diatur sebesar enam kali lipat dari gaji pokok pejabat negara tertinggi, yaitu Rp 5.040.000. Dengan demikian, Prabowo sebagai Presiden akan menerima gaji pokok sebesar Rp 30.240.000 per bulan.

Sementara itu, Gibran, sebagai Wakil Presiden, akan mendapatkan gaji pokok empat kali dari gaji pokok pejabat negara tertinggi. Berdasarkan ketentuan yang sama, Gibran akan menerima Rp 20.160.000 per bulan.

Tunjangan dan Fasilitas Presiden dan Wakil Presiden

Selain gaji pokok, Prabowo dan Gibran juga akan menerima tunjangan jabatan serta fasilitas lainnya yang diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 68 Tahun 2001. Tunjangan jabatan untuk presiden ditetapkan sebesar Rp 32.500.000 per bulan, sementara wakil presiden menerima Rp 22.000.000 per bulan.

Jika digabungkan, Prabowo akan menerima total penghasilan sebesar Rp 62.740.000 per bulan, sementara Gibran akan mendapatkan Rp 44.160.000 per bulan. Jumlah ini belum termasuk berbagai tunjangan tambahan dan fasilitas lain yang melekat pada jabatan mereka, seperti rumah dinas, kendaraan dinas lengkap dengan pengemudi, serta tunjangan kesehatan untuk mereka dan keluarga.

Fasilitas Pasca Jabatan

Setelah menyelesaikan masa jabatan, Prabowo dan Gibran juga akan mendapatkan berbagai fasilitas pasca jabatan, termasuk rumah yang disediakan negara sebagai tempat tinggal mereka di masa pensiun. Dengan semua fasilitas dan tunjangan ini, Prabowo dan Gibran akan menjalankan tugas mereka sebagai pemimpin negara dengan dukungan penuh dari negara. (sm)

Janji Prabowo Sebagai Presiden RI Disorot Media Asing

Pelantikan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Raka Buming di Gedung Nusantara, Jakarta., Minggu (20/10)
Pelantikan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Raka Buming di Gedung Nusantara, Jakarta., Minggu (20/10)

NASIONAL, PANTAUBALI.COM –  Pelantikan Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Minggu, 20 Oktober 2024 di Kompleks Parlemen RI, Senayan, Jakarta, mendapat perhatian luas dari media asing.

Salah satu sorotan datang dari The Independent, yang menyoroti tantangan besar yang akan dihadapi Prabowo dalam memimpin negara kepulauan terbesar ini, dengan keragaman budaya dan ekonomi yang tengah berkembang pesat.

Media tersebut juga menyorot dinamika politik dan ekonomi global yang akan menjadi tantangan, termasuk ketegangan di Asia akibat konflik teritorial dan persaingan antara Amerika Serikat dan China.

Dalam pidato pelantikannya, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk melanjutkan agenda pembangunan yang digagas pendahulunya, Joko Widodo. Salah satu fokus utamanya adalah modernisasi infrastruktur dan pengelolaan sumber daya alam, termasuk kebijakan pengolahan nikel, yang selama ini menjadi andalan ekspor Indonesia. Presiden Prabowo menekankan pentingnya memproses nikel di dalam negeri untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi, khususnya dalam produksi baterai kendaraan listrik.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menyatakan dukungannya terhadap proyek ambisius pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan, yang dikenal sebagai Ibu Kota Nusantara (IKN). Proyek ini menjadi salah satu warisan besar Jokowi, meskipun menuai pro dan kontra. IKN yang berjarak sekitar 2.000 kilometer dari Jakarta diharapkan mampu mengurangi beban ibu kota lama yang sudah sangat padat.

Prabowo, yang sebelumnya dua kali kalah dalam pemilihan presiden melawan Joko Widodo pada 2014 dan 2019, kini menjadi penerus mantan rival politiknya tersebut. Pada Pilpres 2024, ia berhasil meraih kemenangan bersama Gibran, putra sulung Jokowi, sebagai wakil presiden.

Sementara itu, Reuters menyoroti janji Prabowo untuk memberantas korupsi dan memperkuat kemandirian bangsa. Dalam pidatonya, ia bertekad untuk menjadi presiden bagi seluruh rakyat Indonesia dan mengajak mereka bersama-sama menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi negara.

“Negara yang bebas adalah negara di mana rakyatnya hidup tanpa ketakutan, tanpa kemiskinan, tanpa kebodohan, dan tanpa penindasan,” ujar Prabowo dalam pidato kenegaraannya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga demokrasi yang beretika dan santun. Dengan semangat reformasi dan komitmen terhadap pemberantasan korupsi, Prabowo berjanji untuk memimpin Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. (*)

 

DPRD Tabanan akan Kaji Pembentukan UPTD Pemadam Kebakaran

Komisi I DRPD Tabanan saat rapat koordinasi dengan dinas terkait di ruang rapat DPRD Tabanan, Jumat (18/10/2024).
Komisi I DRPD Tabanan saat rapat koordinasi dengan dinas terkait di ruang rapat DPRD Tabanan, Jumat (18/10/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Rencana pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pemadam Kebakaran di wilayah yang jauh dari pusat kota disinggung dalam rapat koordinasi antara Komisi I DPRD Tabanan dengan Satpol PP dan OPD terkait pada Jumat (18/10/2024) lalu.

Pembentukan UPT dimaksud untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat, khususnya saat terjadi bencana kebakaran di daerah tersebut yang jaraknya jauh dari pusat kota.

Atas rencana tersebut, Ketua Komisi I DPRD Tabanan I Gusti Nyoman Omardani menyampaikan, pihaknya setuju dengan rencana pembentukan UPT Pemadam Kebakaran untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Saat ini, akses pemadam kebakaran ke wilayah seperti Pupuan, Selemadeg, Baturiti, dan Penebel terbilang jauh, sehingga ada potensi keterlambatan dalam penanganan kebakaran dan bencana di daerah tersebut,” ujar Omardani.

Ia menyebut, langkah ini akan menjadi solusi jangka pendek, meskipun dalam jangka panjang masih diperlukan pembentukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang fokus pada penanganan kebencanaan secara menyeluruh. Sebab, saat ini unit Pemadam Kebakaran berada di bawah koordinasi Satpol PP Tabanan.

“Seandainya OPD khusus belum bisa terbentuk, minimal UPTD dulu bisa dibentuk untuk meningkatkan respons saat terjadi bencana kebakaran atau bencana alam lainnya,” tambahnya.

Meskipun demikian, Omardani menegaskan, proses pembentukan UPT tidak bisa dilakukan secara cepat karena memerlukan pengkajian terlebih dahulu.

Sebab pihaknya tidak ingin rencana tersebut terhambat seperti pengalaman sebelumnya saat pembentukan Taman Teknologi Pertanian (TTP) di Desa Sanda, Pupuan, yang akhirnya ditolak oleh Pemerintah Provinsi.

“Kami perlu memastikan regulasinya memungkinkan. Contoh kasusnya, dulu kami perjuangkan TTP di Desa Sanda, tapi karena ada kendala regulasi, itu ditolak provinsi. Kami tidak ingin hal serupa terjadi lagi dalam pembentukan UPT pemadam kebakaran,” tegasnya.

Menurut Omardani, jika kajian sudah selesai dan regulasi memungkinkan, DPRD dan dinas terkait akan segera bergerak untuk merancang Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur pembentukan UPTD Pemadam Kebakaran.

“Kami ingin memastikan langkah ini efektif dan tidak sia-sia, agar pelayanan publik bisa optimal terutama di saat terjadi bencana,” pungkasnya. (ana)

Wujud Solidaritas Kader PDIP Tabanan, Boping Tegaskan Dukungan untuk Sanjaya-Dirga

Ketut Suryadi alias Boping (kiri) bersama calon Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya.
Ketut Suryadi alias Boping (kiri) bersama calon Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Untuk mempererat silaturahmi serta memantapkan langkah berkontestasi di Pilkada Tabanan 2024, Calon Bupati yang diusung PDI Perjuangan, I Komang Gede Sanjaya melakukan serangkaian kunjungan di beberapa tempat di Kecamatan Pupuan, pada Sabtu (19/10/2024).

Bersama pendukungnya, Sanjaya menghadiri uleman persembahyangan yang digelar masyarakat setempat dengan tujuan menguatkan sinergi di kalangan kader dan simpatisan PDI Perjuangan Tabanan.

Usai menghadiri uleman, Sanjaya juga menyempatkan diri untuk mampir di kediaman Bapak Ketut Suryadi alias Boping, tokoh PDIP yang saat ini menjadi anggota DPRD Provinsi Bali.

Kunjungan tersebut menjadi momen penting yang mampu meredam isu yang beredar selama ini. Yang mana disebutkan, Boping, tidak memberikan dukungan kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan, Sanjaya-Dirga (SANDI).

Pertemuan itu tidak hanya menunjukkan kedekatan personal antara dua tokoh PDI Perjuangan tersebut, tetapi juga menjadi simbol solidnya barisan partai dalam menghadapi kontestasi politik di Tabanan.

Tidak sendiri, calon bupati nomor urut 2 itu juga didampingi oleh tokoh berpengaruh lainnya, I Made Suardika (De Koan) salah satu anggota DPRD dari fraksi PDI perjuangan asal Selemadeg.

Sanjaya menyatakan, PDI Perjuangan Tabanan tetap solid dan bergerak secara kolektif dalam menghadapi Pilkada mendatang.

“Kita tetap satu barisan, bergerak bersama, dan berjuang demi kemenangan partai. Tidak ada keretakan, tidak ada perpecahan. Semua elemen solid berjuang,” ujar Sanjaya.

Boping, dengan pengalaman politiknya yang luas dan komitmennya yang tak diragukan lagi terhadap partai, kembali menegaskan dukungannya terhadap pasangan Sanjaya-Dirga.

“Tabanan tetap bersatu untuk memenangkan Paslon Koster-Giri dan Sanjaya-Dirga PDI Perjuangan,” tegas Boping, di sela-sela perbincangan hangat di kediamannya.

Dalam kesempatan itu, Sanjaya juga menyampaikan, Pilkada bukanlah hanya sekadar ajang pemilihan, tetapi merupakan momentum penting untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat dan melanjutkan pembangunan di Tabanan.

“PDI Perjuangan akan selalu hadir sebagai penggerak perubahan yang nyata. Bersama, kita pastikan pembangunan di Tabanan terus berlanjut dan semakin baik,” pungkasnya. (rls)

Komisi I Minta Plt Bupati Tabanan dan ASN Jaga Netralitas Pilkada

Ketua Komisi I DPRD Tabanan Gusti Nyoman Omardani.
Ketua Komisi I DPRD Tabanan Gusti Nyoman Omardani.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabanan meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mengingatkan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tabanan agar menjaga netralitas selama Pilkada 2024.

Hal itu sempat disinggung saat rapat koordinasi Komisi I dengan OPD terkait di ruang rapat DPRD Tabanan pada Jumat (18/10/2024).

Ketua Komisi I DPRD Tabanan Gusti Nyoman Omardani mengatakan, pihaknya meminta agar OPD terkait mengingatkan serta mengawasi Plt Bupati Tabanan agar tidak terlibat dalam kampanye Pilkada 2024.

Apalagi dari informasi yang ramai beredar di media sosial bahwa Plt Bupati Tabanan terlihat ikut terlibat dalam beberapa kegiatan kampanye salah satu paslon.

Hal itu tentunya akan menjadi masalah, sebab dalam aturan disebutkan Plt Bupati hingga ASN dilarang terlibat dalam kegiatan kampanye.

“Kami mendapatkan beberapa temuan-temuan di medsos yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh PLT bupati yang berbarengan dengan salah satu paslon. Nah, apakah itu sengaja atau tidak, itu akan memunculkan tanggapan negatif bagi pemerintah daerah,” ujar Omardani seusai rapat.

Ia meminta bagian protokol dan humas pemda Tabanan untuk lebih cermat dalam memastikan Plt Bupati tidak berada dalam satu panggung dengan paslon terutama saat pelaksanaan kampanye.

Begitu juga dengan ASN di lingkungan Pemda Tabanan agar diawasi dan diberikan intruksi untuk tidak terlibat dalam kampanye. Meskipun sesungguhnya mereka memiliki hak pilih.

“Kehadiran mereka tidak menguntungkan salah satu paslon, namun justru merugikan kedua pihak baik paslon dan ASN itu sendiri,” ucapnya.

Maka dari itu pihaknya meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan Inspektorat Tabanan untuk mengambil tindakan untuk mencegah terjadinya pelanggaran netralitas ASN.

“Kami minta supaya diawasi betul. Kami harap dinas BKPSDM bisa mengambil tindakan dan langkah-langkah untuk mencegah potensi itu,” pungkasnya. (ana)

Prabowo dan Gibran Resmi Menjabat Presiden – Wapres 2024 -2029

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka Presiden dan Wakil Presiden periode 2024 - 2029.
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka Presiden dan Wakil Presiden periode 2024 - 2029.

PANTAUBALI.COM, JAKARTA – Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka resmi menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2024 – 2029.

Mereka dilantik dan diambil sumpah jabatan dalam Sidang Paripurna MPR RI di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta pada Minggu (20/10/2024). Dalam sumpahnya, Prabowo mengucapkan janji untuk memegang teguh Undang-Undang Dasar.

“Bismillahirrahmannirrahim. Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia dengan sebaik baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada nusa dan bangsa,” kata Prabowo.

Selanjutnya, Gibran Rakabuming Raka juga mengucapkan sumpah sebagai Wakil Presiden. “Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Wakil Presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada nusa dan bangsa,” ucap Gibran.

Setelah mengucapkan sumpah, Prabowo dan Gibran menandatangani berita acara pelantikan bersama pimpinan MPR RI.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU)resmi menetapkan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai pemenang Pemilu 2024.

Prabowo-Gibran menang dengan perolehan suara 96.214.691 atau 58,59 persen dari total suara sah nasional dan memenuhi sedikitnya 20 persen suara di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia. (ana) 

Puluhan Lansia hingga Emak-emak Ikuti Senam Semut di Lapangan Bantas

Istri Calon Gubernur Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah yakni Gusti Agung Dewi Adnyani, dan istri Calon Bupati Tabanan, Ni Luh In Sumariati saat senam Semut di Lapangan Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan pada Sabtu (19/10/2024) pagi.
Istri Calon Gubernur Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah yakni Gusti Agung Dewi Adnyani, dan istri Calon Bupati Tabanan, Ni Luh In Sumariati saat senam Semut di Lapangan Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan pada Sabtu (19/10/2024) pagi.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Puluhan lansia hingga emak-emak PKK memadati Lapangan Umum Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan pada Sabtu (19/10/2024) pagi.

Mereka tampak antusias mengikuti Senam Semut (Semeton Mulyadi Tabanan) dan Mulia-Pas bersama calon wakil bupati Tabanan nomor urut 1, I Nyoman Ardika alias Sengap dan istri.

Selain itu hadir juga istri Calon Gubernur Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah yakni Gusti Agung Dewi Adnyani, dan istri Calon Bupati Tabanan, Ni Luh In Sumariati beserta relawan lainnya.

Mereka berbaur bersama peserta di barisan terdepan dan menambah semangat para peserta senam yang hadir.

Sengap mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk menyapa masyarakat, khususnya lansia di Desa Bantas yang menjadi wilayah zona kampanyenya bersama pasangannya I Nyoman Mulyadi.

“Kegiatan senam pagi ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, terutama para lansia. Ibu-ibu dan lansia jarang mendapat perhatian, sehingga perlu diberikan ruang untuk berbincang dan bersenang-senang,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, dalam kegiatan tersebut tidak ada penyampaian visi-misi secara langsung. “Kami lebih memilih menyampaikan pesan melalui gerakan, bukan kata-kata,” ujarnya.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan kampanye di wilayah tersebut.

Puncak kegiatan di Lapangan Umum Desa Bantas akan dilanjutkan dengan konser akbar pada 25 Oktober mendatang. Kemudian, 27 Oktober akan digelar acara jalan sehat di Lapangan Mengwi bersama masyarakat Badung dan Tabanan.

“Khusus hari ini, kami memang membatasi peserta agar fokus pada lansia dan ibu-ibu PKK,” tambah Sengap.

Setelah senam selesai, acara dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para lansia dan ibu-ibu PKK.

Tidak hanya itu, ada juga demo masak nasi goreng yang semakin memeriahkan suasana. Sebagai bentuk kepedulian, panitia membagikan sembako kepada masyarakat yang hadir. (ana) 

Lewat Program TP PKK Bali, Desa Temesi Gianyar Bertransformasi dari Tempat Pembuangan Sampah Jadi Destinasi Wisata

Rapat Koordinasi Peresmian Model Desa Binaan TP PKK Provinsi Bali di Jayasabha, Denpasar, Jumat (18/10/2024).
Rapat Koordinasi Peresmian Model Desa Binaan TP PKK Provinsi Bali di Jayasabha, Denpasar, Jumat (18/10/2024).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR  – Desa Temesi, yang terletak di Kabupaten Gianyar, akan dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Bali.

Itu karena, Desa Temesi yang selama ini dikenal sebagai tempat pembuangan sampah dipilih sebagai Model Desa Binaan oleh Tim Penggerak PKK (TP PKK) Provinsi Bali.

Atas hal itu, Penjabat (Pj) Gubernur Bali, S. M. Mahendra Jaya menyatakan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan oleh TP PKK Provinsi Bali.

“Program PKK harus menjadi prioritas, karena PKK tumbuh dari masyarakat dan bertujuan menciptakan keluarga yang mandiri serta sejahtera,” ungkap Mahendra Jaya saat menghadiri Rapat Koordinasi Peresmian Model Desa Binaan TP PKK Provinsi Bali di Jayasabha, Denpasar, Jumat (18/10/2024).

Mahendra Jaya menyoroti berbagai potensi wisata di Desa Temesi yang siap dikembangkan, seperti Air Terjun Temesi dan Taman Baginda.

Selain keindahan alamnya, ia juga memuji kreativitas warga yang membuat mural-mural yang menghiasi jalan desa. Itu akan menambah daya tarik wisatawan.

“Dengan adanya program seperti Telajakan Bersemi dan Aku Hatinya PKK, serta Program Desa Peduli Gigi, saya yakin Desa Temesi akan semakin dikenal, tidak hanya sebagai tempat pembuangan sampah, tapi juga sebagai desa wisata,” ucapnya.

Mahendra Jaya berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Temesi sekaligus mendongkrak sektor pariwisata Gianyar.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. drg. Ida Mahendra Jaya mengungkapkan, persiapan peresmian Desa Temesi sebagai Model Desa Binaan sudah berjalan.

Peresmian ini akan berlangsung pada 25 Oktober 2024, yang dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah Kabupaten Gianyar dan perangkat desa setempat.

Selain itu, TP PKK juga akan mengadakan lomba pemanfaatan pekarangan bertajuk ‘Aku Hatinya PKK’ dan lomba Keluarga Gigi Sehat, yang akan berlangsung pada 21 – 23 Oktober 2024. (rls) 

Mengapa Pelantikan Presiden RI Dilaksanakan Setiap 20 Oktober?

Pelantikan Gus Dur pada 1999. (Dok Istimewa)
Pelantikan Gus Dur pada 1999. (Dok Istimewa)

NASIONAL, PANTAUBALI.COM – Pelantikan presiden di Indonesia selalu menjadi momen krusial yang menandai dimulainya masa bakti pemimpin negara. Penetapan tanggal 20 Oktober 1999 dimulai ketika Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dilantik sebagai presiden, menggantikan BJ Habibie, melalui Sidang Umum Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Sejak saat itu, 20 Oktober ditetapkan sebagai tanggal resmi pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, dengan tujuan memberikan waktu transisi yang cukup bagi pemerintahan baru. Langkah ini diambil agar persiapan kepemimpinan dapat berjalan mulus setelah pemilu, sehingga pemerintahan dapat langsung beroperasi dengan baik dan menghindari kekosongan kekuasaan.

Berikut adalah daftar pelantikan presiden Indonesia dari masa ke masa :

Ir. Soekarno 18 Agustus 1945
Soeharto 12 Maret 1967
BJ Habibie 21 Mei 1998
Abdurrahman Wahid (Gus Dur) 20 Oktober 1999
Megawati Soekarnoputri 23 Juli 2001
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 20 Oktober 2004 dan 20 Oktober 2009
Joko Widodo (Jokowi) 20 Oktober 2014 dan 20 Oktober 2019
Prabowo Subianto Akan dilantik 20 Oktober 2024

Tahun ini, pelantikan Prabowo Subianto yang dijadwalkan pada 20 Oktober 2024 akan menjadi momen bersejarah tersendiri. Sebagai presiden terpilih, pelantikannya diharapkan menjadi babak baru dalam perjalanan demokrasi Indonesia, melanjutkan tradisi yang telah terbangun dengan kokoh selama lebih dari dua dekade. (*)