- Advertisement -
Beranda blog Halaman 32

Bupati dan Ketua DPRD Badung Buka PUTRA BUM Cup II 2026

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti secara resmi membuka Turnamen Bola Voli PUTRA BUM Cup II Tahun 2026 di Lapangan Pratu I Ketut Ridis, Banjar Umakepuh, Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, Minggu (18/1/2026).

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 30 juta sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan turnamen.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas peran aktif pemuda Banjar Umakepuh yang secara konsisten menggelar kegiatan olahraga. Menurutnya, turnamen ini menjadi sarana penting dalam pembinaan atlet muda serta memperkuat iklim kompetisi olahraga di Kabupaten Badung.

“Kegiatan seperti ini sangat strategis untuk menjaring bibit atlet berbakat. Saya berharap dari turnamen ini lahir pemain-pemain voli berprestasi yang mampu membawa nama Badung ke tingkat nasional maupun internasional,” ujar Adi Arnawa.

Turnamen PUTRA BUM Cup II dijadwalkan berlangsung selama 35 hari. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat persatuan antar-pemuda serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar melalui keterlibatan pelaku UMKM.

Bupati juga berharap olahraga bola voli di Badung terus berkembang dan menjadi salah satu cabang olahraga unggulan daerah.

Sementara itu, Ketua Panitia PUTRA BUM Cup II, I Gede Gandhi Darmana, melaporkan bahwa turnamen tahun ini diikuti oleh 32 tim voli dari berbagai wilayah di Kabupaten Badung. Ia menegaskan bahwa turnamen ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah silaturahmi antar-banjar dan desa.

“Turnamen ini selaras dengan visi pemerintah dalam memasyarakatkan olahraga. Kami berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung,” kata Gandhi.

Acara pembukaan turut dihadiri Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Perbekel Desa Buduk I Ketut Wira Adi Atmaja, perwakilan PBVSI Badung, Bendesa Adat Buduk, serta tokoh masyarakat setempat. (rls)

Sempat Viral, 2 Pemuda Pembobol Konter HP di Denpasar Dibekuk Polisi

2 Pemuda yang bobol konter HP dibekuk polisi. (Foto: Istimewa)
2 Pemuda yang bobol konter HP dibekuk polisi. (Foto: Istimewa)

PANTAUBALI.COM – Dua pemuda asal Nusa Tenggara Timur (NTT) ditangkap polisi usai nekat membobol sebuah konter ponsel di wilayah Denpasar Barat dan menggondol enam unit telepon genggam bernilai ratusan juta rupiah.

Aksi pencurian itu terjadi di Konter HP Jujur Store, Jalan Gunung Soputan Nomor 35, Pemecutan, Denpasar Barat, pada Jumat (9/1). Rekaman CCTV yang merekam aksi kedua pelaku sempat viral di media sosial dan memicu perhatian publik.

Kedua pelaku diketahui bernama Alberto Jestin Kasmuni dan Oskar US Panyongang. Wakasatreskrim Polresta Denpasar, AKP I Wayan Juwahyudhi, didampingi Kasi Humas Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan korban bernama Hafiz Fatureza.

“Korban kehilangan enam unit ponsel, terdiri dari satu iPhone 14, tiga iPhone 11, satu iPhone 13 Pro Max, serta satu Xiaomi 15 Ultra warna silver,” ujar AKP Juwahyudhi saat konferensi pers, Senin (19/1).

Dalam aksinya, kedua pelaku masuk ke toko dengan cara memanjat kanopi konter. Mereka kemudian menuju lantai dua dan membuka pintu untuk masuk ke dalam bangunan. Setelah itu, keduanya turun ke lantai satu, lokasi penyimpanan ponsel.

“Alberto berperan mengambil ponsel, sementara Oskar mencabut kabel CCTV. Aksi ini sempat terekam dan terlihat jelas dalam video yang viral,” jelasnya.

Usai melancarkan pencurian, kedua pelaku kembali ke lantai dua dan meninggalkan lokasi kejadian. Tim Opsnal Satreskrim Polresta Denpasar yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan intensif.

Hanya dalam waktu empat hari, polisi berhasil meringkus kedua pelaku di sebuah rumah kos yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). “Mereka tinggal di kos dekat TKP sehingga bisa memantau situasi sekitar,” tambah AKP Juwahyudhi.

Seluruh barang bukti berupa enam unit ponsel berhasil diamankan petugas karena belum sempat dijual. Dari hasil pemeriksaan, Alberto diketahui merupakan mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Surabaya yang tengah menjalani masa liburan, sementara Oskar bekerja sebagai pegawai hotel.

Keduanya masih memiliki hubungan keluarga dan tinggal bersama di Bali. Motif pencurian diakui untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 477 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP baru, dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun atau denda maksimal Rp500 juta. RAN

Pemkab Tabanan Beri Penghargaan 92 PNS Purna Tugas pada Apel HKN

Pemerintah Kabupaten Tabanan menggelar Apel Hari Kesadaran Nasional (HKN) perdana Bulan Januari Tahun 2026 yang berlangsung di Halaman Depan Kantor Bupati Tabanan, Senin (19/1/2026).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan menggelar Apel Hari Kesadaran Nasional (HKN) perdana pada Januari 2026 di Halaman Kantor Bupati Tabanan, Senin (19/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan disiplin, integritas, dan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tabanan.

Apel dipimpin oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga yang mewakili Bupati Tabanan selaku pembina apel. Kegiatan tersebut diikuti oleh Sekretaris Daerah, para asisten, kepala perangkat daerah, Kepala BPD Bali Cabang Tabanan, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Dalam amanatnya, Wabup Dirga menyampaikan bahwa Apel Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar agenda rutin bulanan, melainkan sarana refleksi bagi ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Ia menegaskan pentingnya membangun kesadaran akan integritas dan profesionalisme dalam setiap kebijakan dan layanan publik yang diberikan.

Dirga juga menyampaikan bahwa memasuki tahun 2026, tantangan penyelenggaraan pemerintahan semakin kompleks seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel. Oleh karena itu, ASN dituntut untuk terus meningkatkan kualitas kinerja serta menjaga komitmen terhadap nilai-nilai pelayanan publik.

Pada kesempatan tersebut, Apel HKN dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada 92 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki masa purna tugas terhitung mulai 1 Januari 2026. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Tabanan atas dedikasi dan pengabdian para PNS selama menjalankan tugas.

“Meski dilaksanakan secara sederhana, penghargaan ini merupakan ungkapan terima kasih pemerintah daerah atas pengabdian yang telah diberikan. Semoga para PNS purna tugas senantiasa diberikan kesehatan dan kebahagiaan,” ujar Dirga.

Selain pemberian penghargaan, Wabup Dirga juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam penegakan disiplin ASN. Ia menyampaikan bahwa Pemkab Tabanan akan mengambil langkah tegas terhadap PNS yang terbukti melakukan pelanggaran disiplin berat, sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS dan Peraturan Bupati Tabanan Nomor 7 Tahun 2025 tentang Disiplin ASN.

Menutup amanatnya, Wabup Dirga mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan disiplin, etos kerja, serta profesionalisme, menghindari segala bentuk penyimpangan, dan berani berinovasi dengan memanfaatkan teknologi serta memperkuat kolaborasi lintas sektor. Hal tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kinerja Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM). (rls)

TP PKK Badung Gelar Temu Wirasa di Desa Darmasaba, Dorong Sinergi Program dan Aksi Sosial

Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menggelar kegiatan Temu Wirasa bersama pengurus dan anggota PKK serta kader Posyandu se-Desa Darmasaba, Sabtu (17/1/2026).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, menggelar kegiatan Temu Wirasa bersama pengurus dan anggota PKK serta kader Posyandu se-Desa Darmasaba, Sabtu (17/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Kantor Desa Darmasaba ini bertujuan memperkuat sinergi dan penyelarasan program PKK dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebelum acara inti, Ny. Rasniathi Adi Arnawa bersama rombongan melaksanakan sejumlah aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi pembersihan aliran sungai, penebaran bibit ikan nila, serta penanaman bibit pohon kelapa di sekitar irigasi Subak Tanah Putih. Aksi ini menjadi bagian dari komitmen PKK dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan dan sektor pertanian.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan kunjungan sosial ke rumah warga penderita kanker di Banjar Baler Pasar dan warga penyandang disabilitas di Banjar Manesa, Desa Darmasaba. Selain itu, rombongan meninjau sejumlah potensi ekonomi dan sosial desa, seperti Industri Kecil Menengah (IKM) kerupuk babi di Banjar Manesa, usaha pengolahan makanan di Banjar Gumuh Sari, TPS3R Pudak Sari, serta rumah rehabilitasi yang beroperasi di wilayah desa setempat.

Temu Wirasa ini dihadiri oleh berbagai unsur terkait, antara lain perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Badung, DLHK Badung, TP PKK Kabupaten Badung, YKI Badung, Perbekel Desa Darmasaba, BPD, LPM, TP PKK Desa Darmasaba, Yayasan Bunga Bali, serta Gerakan Badung Peduli.

Dalam sambutannya, Ny. Rasniathi Adi Arnawa menegaskan bahwa Temu Wirasa merupakan sarana penting untuk menyamakan persepsi dan langkah kerja PKK dari tingkat kabupaten hingga desa dan Posyandu dalam mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK. Ia berharap koordinasi yang solid antarjenjang PKK mampu menghasilkan program yang lebih terarah, tidak tumpang tindih, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Melalui kegiatan ini, sinergitas antara PKK dan kader Posyandu di Desa Darmasaba diharapkan semakin kuat, sehingga pelaksanaan program pemberdayaan keluarga dapat berjalan optimal dan berkontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Badung. (rls)

Kejuaraan Karate Kushin Ryu M. Karate-Do Indonesia KKI Badung

Bupati Wayan Adi Arnawa saat membuka Kejuaraan Karate Kushin Ryu M. Karate-Do Indonesia Badung di GOR Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu (17/1).
Bupati Wayan Adi Arnawa saat membuka Kejuaraan Karate Kushin Ryu M. Karate-Do Indonesia Badung di GOR Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu (17/1).
  1. PANTAUBALI.COM, BADUNG – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi membuka Kejuaraan Karate Kushin Ryu M. Karate-Do Indonesia (KKI) Badung yang memperebutkan Piala Ketua Umum KKI Badung, di GOR Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu (17/1/2026).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut anggota DPRD Badung I Made Suwardana, jajaran Forkopimda Badung, Ketua Harian KKI Bali I Gusti Made Suryantha Putra, tokoh Karate KKI Bali, serta undangan lainnya.

Sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap pembinaan Olahraga Karate di Kabupaten Badung, Bupati Wayan Adi Arnawa menyerahkan bantuan dana motivasi sebesar Rp 30 juta.

Dalam sambutannya, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Kejuaraan Karate tersebut.

Menurutnya, kejuaraan ini tidak hanya menyuguhkan penampilan para atlet muda berbakat, tetapi juga menjadi ajang penting dalam pembinaan atlet yang diharapkan mampu menjadi Duta Kabupaten Badung, Provinsi Bali, hingga Indonesia di tingkat Internasional sesuai jenjangnya.

“Kejuaraan ini bukan semata-mata mencari juara, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan, solidaritas, saling menghargai antar sesama atlet, serta menjunjung tinggi sportivitas. Nilai-nilai tersebut menjadi pondasi kuat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Bupati Adi Arnawa.

Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai indikator keberhasilan pembinaan atlet, sehingga persiapan tidak hanya dilakukan menjelang kejuaraan, tetapi melalui proses latihan yang konsisten dan berkesinambungan.

Sementara itu, Ketua Panitia Kejuaraan I Wayan Sujana menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Badung beserta seluruh undangan.

Ia menjelaskan bahwa kejuaraan ini terlaksana berkat dukungan berbagai pihak dengan tujuan untuk mengukur hasil latihan, menjaring atlet berprestasi, serta mempererat persaudaraan antar-Dojo KKI.

“Kejuaraan Dojo ini memperebutkan Piala Ketua Umum KKI Pemkab Badung dan diikuti oleh 17 Dojo KKI dengan total 350 peserta. Terdiri dari kategori kejuaraan umum sebanyak 185 peserta dan kategori festival sebanyak 165 peserta. Kami berharap kejuaraan ini dapat berjalan lancar dan sukses,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas Karate agar para atlet dapat berprestasi dan mewakili perguruan hingga tingkat daerah, Nasional, bahkan Internasional. (rls)

Siap Liburan? Catat Tanggal Merah dan Long Weekend di Bulan Februari 2026

Wisatawan berlibur di Pantai Bali. (Foto: Jalan Melali)
Wisatawan berlibur di Pantai Bali. (Foto: Jalan Melali)

PANTAUBALI.COM – Bulan Februari 2026 menghadirkan peluang libur panjang yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk beristirahat maupun berwisata. Meski hanya memiliki satu hari libur nasional, adanya cuti bersama membuat masyarakat berkesempatan menikmati long weekend tanpa perlu mengambil cuti tambahan.

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, pemerintah menetapkan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili sebagai satu-satunya hari libur nasional di bulan Februari 2026. Libur tersebut jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026, dan didahului oleh cuti bersama pada Senin, 16 Februari 2026.

Kombinasi cuti bersama dan akhir pekan ini menciptakan libur panjang selama empat hari berturut-turut, yakni mulai Sabtu, 14 Februari hingga Selasa, 17 Februari 2026. Susunan ini dinilai ideal untuk dimanfaatkan sebagai liburan singkat bersama keluarga maupun perjalanan wisata jarak dekat.

Selain libur Imlek, Februari 2026 juga diwarnai libur rutin akhir pekan setiap hari Minggu, yaitu pada 1, 8, 15, dan 22 Februari 2026. Meski jumlah tanggal merah relatif terbatas, long weekend Imlek menjadi momen paling menonjol di bulan tersebut.

Di Bali, momentum libur panjang ini diprediksi akan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan domestik, terutama ke destinasi favorit seperti kawasan pantai, pegunungan, hingga desa wisata. Pelaku pariwisata pun diharapkan dapat memanfaatkan periode ini untuk meningkatkan okupansi dan aktivitas ekonomi lokal.

Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan sejak dini agar dapat menikmati libur panjang secara optimal, sekaligus menghindari kepadatan lalu lintas dan lonjakan harga akomodasi. ran

Perumda Tirta Mangutama Mulai Tuntaskan Masalah Air Bersih di Badung Selatan

Bupati Wayan Adi Arnawa saat saat menyampaikan masalah penyaluran air bersih di Wilayah Badung Selatan
Bupati Wayan Adi Arnawa saat saat menyampaikan masalah penyaluran air bersih di Wilayah Badung Selatan.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Masalah penyaluran air bersih di Wilayah Badung Selatan, sudah mulai diselesaikan.

Sebelumnya Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memberikan waktu kepada Perumda Tirta Mangutama Kabupaten Badung hingga 20 Februari 2026, hal tersebut disampaikan saat ditemui di Kantor Bupati, Puspem Badung, pada Kamis 8 Januari 2026.

“Kami sudah memberikan waktu sampai tanggal 20 Februari 2026 kepada Perumda Tirta Mangutama untuk segera menyelesaikan masalah penyaluran air bersih di Wilayah Badung selatan, jika tidak tercapai, kami akan mengevaluasi jajaran Direksi dari Perumda,” ujarnya.

Bupati Adi Arnawa juga menyampaikan, Pemkab Badung menaruh perhatian penuh terhadap pemenuhan kebutuhan air untuk masyarakat di Kabupaten Badung, dan memerintahkan jajaran direksi Perumda Tirta Mangutama untuk bekerja keras dalam memenuhi kebutuhan air untuk masyarakat Badung.

“Pemkab Badung berkomitmen untuk segera menyelesaikan masalah ini dan memerintahkan jajaran Direksi untuk bekerja lebih keras lagi dalam memenuhi kebutuhan air ini di wilayah Kabupaten Badung. Karena air merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi kita,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Mangutama Kabupaten Badung I Wayan Suyasa menyampaikan bahwa Perumda Tirta Mangutama telah melakukan upaya-upaya dalam menyelesaikan masalah ini, salah satunya dengan melakukan pemasangan pompa di Sistem IV IPA Estuary untuk meningkatkan distribusi air dari 420 liter per detik ke 490 liter per detik.

“Uji coba pola pengaliran ini, berhasil meningkatkan level air di Wellsite Reservoir (wadah penampung) dari 0,5 meter menjadi 2 meter sehingga air kini mengalir lebih banyak, untuk memenuhi kebutuhan air pelanggan kami a di wilayah Badung selatan. Uji coba tersebut akan terus dilakukan hingga Sistem V IPA Estuary beroperasi normal demi menjaga kualitas, kuantitas dan kontinuitas pelayanan,” katanya. (rls)

Pemkab Tabanan Luncurkan Kereta Anak dan Tribun Lapangan Basket di Lapangan Alit Saputra

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas ruang publik serta menyediakan fasilitas ramah anak melalui kegiatan Jumat Sehat yang dirangkaikan dengan Launching Kereta Anak dan Tribun Lapangan Basket.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Alit Saputra, Dangin Carik, Tabanan, Jumat (16/1/2026) dan disambut antusias oleh masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda yang turut memanfaatkan fasilitas baru tersebut.

Kegiatan yang diawali dengan senam zumba ini dihadiri langsung oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. bersama Bunda PAUD Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga beserta istri Ny. Budiasih Dirga, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan beserta jajaran, Sekretaris Daerah, para Asisten, Kepala Perangkat Daerah terkait, serta para guru dan siswa dari sejumlah TK di Kabupaten Tabanan.

Usai senam bersama, kegiatan dilanjutkan dengan Launching Kereta Anak, yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, didampingi Bunda PAUD Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya dan jajaran.

Terdapat dua unit kereta anak dengan panjang lintasan sekitar 300 meter, yang diharapkan menjadi wahana hiburan edukatif bagi anak-anak, sekaligus sarana rekreasi keluarga di kawasan Lapangan Alit Saputra. Kehadiran fasilitas ini sangat sejalan dengan membangun Tabanan yang Aman, Unggul, dan Madani.

Selaku Bupati, Sanjaya memberikan apresiasi atas terwujudnya fasilitas tersebut, yang dinilainya mampu mendukung tumbuh kembang anak sekaligus meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau sebagai pusat aktivitas dan rekreasi masyarakat.

“Keberadaan kereta anak ini merupakan wujud perhatian kita terhadap tumbuh kembang anak-anak di Tabanan. Saya berharap fasilitas ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bersama,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya menghadirkan fasilitas publik yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga bermanfaat, fungsional, serta berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat, sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat fungsi ruang publik sebagai pusat aktivitas sosial, olahraga, dan rekreasi.

“Ruang publik seperti ini harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya anak-anak,” imbuh Sanjaya.

Sementara itu, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya selaku Bunda PAUD Kabupaten Tabanan juga menyampaikan apresiasi serta harapannya agar kehadiran fasilitas tersebut mampu meningkatkan minat para ibu untuk mengajak anak-anak beraktivitas di luar rumah, sehingga dapat menunjang tumbuh kembang anak secara sehat dan optimal.

“Bersama kita membuka dan kita operasikan kereta anak ini, semoga dengan bertambahnya fasilitas kereta ini, bisa membuat ibu-ibu bersemangat membawa anak-anaknya dan anak-anak juga lebih senang berada di sini,” pungkasnya.

Ia menambahkan, keberadaan fasilitas bermain yang aman dan nyaman sangat penting dalam mendukung perkembangan anak usia dini, baik dari aspek motorik, sosial, maupun emosional. Ia juga mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam mewujudkan lingkungan yang lebih ramah anak di Kabupaten Tabanan.

Diharapkan juga fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan menjadi inspirasi bagi pengembangan ruang publik lainnya.

Selain itu, Bupati Sanjaya beserta jajaran juga meresmikan Tribun Lapangan Basket, yang ditandai dengan pengguntingan pita. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menyaksikan langsung Pertandingan Basket 3 on 3 yang berlangsung penuh semangat.

Sorak sorai penonton dan dukungan dari keluarga dan para undangan yang hadir menambah semarak suasana, sekaligus menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan bakat dan prestasinya di bidang olahraga. (rls)

Dinyatakan Idap Skizofrenia, Pria yang Lempari Warga di Kuta Tak Diproses Hukum

Pelaku Perusakan Rumah dan Lempari Warga di Kuta Tak Bisa Diproses Hukum Usai Dinyatakan ODGJ Skizofrenia.
Pelaku Perusakan Rumah dan Lempari Warga di Kuta Tak Bisa Diproses Hukum Usai Dinyatakan ODGJ Skizofrenia.

PANTAUBALI.COM– Kepolisian Sektor (Polsek) Kuta memastikan pelaku perusakan rumah dan penyerangan warga di wilayah Kuta, Badung, berinisial S Ole, tidak dapat diproses melalui jalur hukum pidana. Keputusan tersebut diambil setelah pelaku dinyatakan sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berat jenis skizofrenia paranoid berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan psikiatri.

Kapolsek Kuta, Kompol Agus Riwayanto Diputra, menjelaskan bahwa sejak awal penanganan, pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan saksi, pengumpulan alat bukti, serta berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Satpol PP, Kecamatan Kuta, dan tim dokter kejiwaan RSUP Prof Dr I G N G Ngoerah Denpasar.

“Setelah pelaku diamankan, kami langsung membawanya ke RS Ngoerah untuk mendapatkan perawatan medis agar kondisinya stabil. Kami juga berkoordinasi dengan dokter kejiwaan untuk memastikan kondisi mental yang bersangkutan,” ujar Kompol Agus saat konferensi pers di Mapolsek Kuta, Jumat (16/1/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku terbukti menderita gangguan kejiwaan berat yang telah berlangsung cukup lama. Oleh karena itu, penanganan kasus tidak dilakukan melalui pendekatan hukum pidana semata, melainkan mengedepankan pendekatan kemanusiaan, sosial, dan medis.

“Penanganan selanjutnya akan diserahkan kepada Satpol PP, yang kemudian berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta instansi terkait lainnya,” jelasnya.

Kompol Agus mengungkapkan, pelaku diketahui telah berkeluarga dan memiliki enam orang anak. Gangguan kejiwaan tersebut diduga telah dialami selama bertahun-tahun. Bahkan di daerah asalnya, pelaku disebut beberapa kali pernah mengamuk dan nyaris membakar rumahnya sendiri. Meski demikian, pelaku diketahui masih bisa melakukan perjalanan hingga ke Bali seorang diri.

Polsek Kuta, lanjut Kompol Agus, tetap berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, mengingat Kuta merupakan kawasan pariwisata internasional. Masyarakat juga diimbau segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan kejadian serupa di lingkungan sekitarnya.

Sementara itu, Dokter Kejiwaan RSUP Prof Dr I G N G Ngoerah Denpasar, dr. Lely Setyawati Kurniawan, menjelaskan bahwa pelaku pertama kali dibawa ke Unit Gawat Darurat (UGD) untuk mendapatkan penanganan luka fisik.

“Awalnya kami fokus pada pemeriksaan trauma, mata, dan anestesi. Setelah kondisi fisiknya stabil, barulah dilakukan pemeriksaan psikiatri secara menyeluruh,” ungkap dr. Lely.

Hasil pemeriksaan menunjukkan pelaku mengalami gangguan jiwa berat yang diperparah karena tidak pernah menjalani pengobatan secara rutin dan berkelanjutan. Kondisi tersebut menyebabkan pelaku mengalami halusinasi berat dan mendengar bisikan yang mendorongnya untuk melakukan tindakan agresif.

“Pelaku merasa seolah-olah dikejar oleh sesuatu yang sebenarnya tidak ada. Halusinasi inilah yang memicu kemarahan serta perilaku kekerasan,” terangnya.

Diketahui, pelaku datang ke Bali dengan tujuan mencari istrinya yang bekerja di Pulau Dewata. Namun setibanya di Bali, pelaku sudah dalam kondisi kehilangan orientasi, tidak membawa alat komunikasi, tidak mengetahui alamat tujuan, serta mengalami ketakutan ekstrem.

“Dalam kondisi tersebut, pelaku memanjat pelinggih dan atap rumah warga, lalu melempar benda-benda seolah-olah untuk melawan sosok yang dibayangkannya,” tambah dr. Lely. Selain gangguan kejiwaan, pelaku juga mengalami cedera otak, gegar otak, serta retakan pada bagian kepala.

Tim medis memberikan penanganan secara bertahap, dimulai dari perawatan luka fisik, kemudian dilanjutkan dengan perawatan intensif di ruang kejiwaan dengan pengawasan ketat selama 24 jam. Berdasarkan observasi lanjutan, pelaku didiagnosis menderita skizofrenia paranoid kronis yang telah berlangsung lebih dari satu tahun.

Pelaku kini mendapatkan pengobatan dosis penuh, termasuk obat long acting yang bekerja dalam tubuh selama dua hingga empat minggu. “Pengobatan ini harus dijalani secara terus-menerus. Jika terhenti, kondisi kejiwaannya berpotensi kambuh,” tegas dr. Lely.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa perusakan rumah dan penyerangan warga terjadi pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 12.00 Wita di Jalan Majapahit Nomor 28, Kuta, serta sekitar pukul 15.00 Wita di kawasan pinggir Sungai Tukad Mati, belakang Pura Warulot, Jalan Majapahit, Kuta.

Pelaku merusak rumah milik Gusman Saputra dengan menghancurkan empat unit outdoor AC, tandon air, mesin pompa air, serta sekitar 150 genteng, sebagian di antaranya dilempar ke arah warga. Pelaku juga menyerang Kadek Sriasa dengan memukul bagian belakang kepala menggunakan kayu usuk saat korban berupaya membantu mengamankan pelaku.

Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp20 juta, sementara korban mengalami luka robek di kepala bagian belakang. Pelaku diamankan pada hari yang sama sekitar pukul 18.00 Wita dan hingga kini masih menjalani perawatan di RSUP Prof Dr I G N G Ngoerah Denpasar.

Terkait proses hukum, Polsek Kuta menegaskan akan mengedepankan prinsip kemanusiaan. Mengacu pada Pasal 39 KUHP, seseorang yang melakukan tindak pidana dalam kondisi disabilitas mental berat tidak dapat dijatuhi pidana, namun dapat dikenai tindakan rehabilitatif.

“Penyidik tetap akan melakukan gelar perkara untuk memberikan kepastian hukum. Selanjutnya, pelaku akan diserahkan kepada Satpol PP untuk ditangani sesuai kewenangan bersama instansi terkait,” pungkas Kompol Agus. ran

Ungguli London, Bali Dinobatkan Sebagai Destinasi Terbaik Dunia 2026 Versi TripAdvisor

Desa Wisata Penglipuran di Bali. (Foto: Dok Kemenpar)
Desa Wisata Penglipuran di Bali. (Foto: Dok Kemenpar)

PANTAUBALI.COM – Pulau Bali kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah pariwisata internasional. Destinasi wisata unggulan Indonesia ini dinobatkan sebagai Destinasi Terbaik Dunia 2026 dalam ajang The Travelers’ Choice Awards Best of the Best Destination List 2026 versi TripAdvisor.

Penghargaan tersebut menempatkan Bali di peringkat pertama, sekaligus menjadi posisi tertinggi yang pernah diraih Bali sepanjang sejarah penilaian TripAdvisor. Sebelumnya, Bali secara konsisten masuk dalam jajaran 10 besar destinasi terbaik dunia, namun belum pernah menduduki posisi puncak.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan penilaian positif wisatawan global terhadap Bali. Menurutnya, capaian ini menunjukkan bahwa Bali masih menjadi magnet utama pariwisata dunia.

“Terima kasih atas ulasan dan rating yang diberikan kepada Bali melalui TripAdvisor. Terpilihnya Bali sebagai destinasi wisata terbaik dunia versi TripAdvisor menunjukkan bahwa Bali tetap menjadi daya tarik utama pariwisata global,” ujar Widiyanti dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (16/1/2026).

Penghargaan ini disusun berdasarkan ulasan serta penilaian jutaan wisatawan dunia sepanjang tahun 2025. Dalam daftar tersebut, Bali berhasil mengungguli sejumlah destinasi ikonik dunia seperti London, Dubai, Hanoi, Paris, dan Roma.

Selain meraih predikat Destinasi Terbaik Dunia, Bali juga memborong sejumlah penghargaan bergengsi lainnya, di antaranya peringkat pertama Destinasi Bulan Madu Terbaik, Top 10 Destinasi Budaya Terbaik, Top 10 Destinasi Wisata Solo Terbaik, serta Top 20 Kota Paling Tren di Dunia.

Pemerintah berharap pencapaian ini dapat menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas layanan pariwisata serta memperkuat penerapan prinsip pariwisata berkelanjutan, tidak hanya di Bali tetapi juga di seluruh Indonesia.

“Ke depan, kami ingin memastikan Bali terus tumbuh sebagai destinasi pariwisata berkualitas yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat lokal, menjaga kelestarian lingkungan, dan menginspirasi dunia,” kata Widiyanti.

Bali selama ini dikenal sebagai destinasi unggulan berkat perpaduan keindahan alam, kekayaan budaya, seni, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang masih terjaga. Harmoni antara alam dan budaya inilah yang menjadikan Bali sebagai tujuan wisata yang selalu dirindukan oleh wisatawan dari berbagai penjuru dunia. RAN