- Advertisement -
Beranda blog Halaman 31

Percobaan Pencurian di Pura Dalem Sudha Sidakarya, Pelaku Acak-Acak Gedong Barong Terekam CCTV

Percobaan Pencurian di Pura Dalem Sudha Sidakarya.
Percobaan Pencurian di Pura Dalem Sudha Sidakarya.

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Aksi percobaan pencurian terjadi di Pura Dalem Sudha, Desa Adat Sidakarya, Denpasar Selatan, pada Kamis (9/4). Seorang pria yang belum diketahui identitasnya terekam kamera pengawas (CCTV) memasuki area pura dan melakukan pengacakan di Gedong Barong, diduga mencari uang sesari maupun barang berharga di area suci tersebut.

Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 11.00 Wita setelah pelapor, I Wayan Supartana (52), menerima informasi dari Jero Mangku Sudha mengenai kondisi pura yang sudah dalam keadaan berantakan.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebutkan pelaku terlihat jelas dalam rekaman CCTV saat masuk ke area pura dan mengacak sejumlah perlengkapan sakral.

“Pelaku mengacak-acak tempat topeng telek, topeng jauk, dan topeng paksi,” ujar Iptu Adi.

Setelah dilakukan pengecekan, sejumlah perlengkapan upacara ditemukan berserakan di area pura. Namun, tidak ada barang yang dilaporkan hilang dalam kejadian tersebut, sehingga diduga pelaku tidak berhasil menemukan uang sesari maupun barang berharga lainnya.

Meski tidak menimbulkan kerugian materiil, pihak pengempon pura bersama perangkat desa adat memutuskan tidak menempuh jalur pelaporan resmi ke kepolisian. Sebagai langkah penyucian secara adat, upacara pembersihan telah dilaksanakan di area pura.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sidakarya bersama Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan tetap melakukan pengecekan ke lokasi kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari pelapor.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di area tempat ibadah, guna mencegah kejadian serupa kembali terulang. RAN

Usai Cekcok Dengan Kekasih, WNA Australia Diduga Gantung Diri di Balkon Hotel

Ilustrasi.
Ilustrasi.

BADUNG, PANTAUBALI.COM — Seorang warga negara asing (WNA) asal Australia berinisial JRTC (30) ditemukan gantung diri di balkon lantai dua sebuah hotel di kawasan Jalan Raya Seminyak, Kuta, Badung, Rabu (8/4/2026) dini hari. Korban diduga mencoba mengakhiri hidupnya setelah sebelumnya sempat terlibat pertengkaran dengan kekasihnya.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.15 WITA. Korban ditemukan di area balkon kamar yang ditempatinya dengan kondisi sudah tidak bergerak oleh kekasihnya berinisial JGA (22), yang kemudian langsung meminta bantuan pihak hotel.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, mengatakan berdasarkan keterangan saksi, korban sempat datang ke hotel dalam kondisi dipengaruhi alkohol usai mengunjungi sebuah bar.

“Diduga korban datang dari bar dan dalam keadaan mabuk,” ujar Iptu Adi.

Setibanya di kamar, korban dan pacarnya sempat terlibat cekcok. Setelah situasi mereda, korban kemudian berada di area balkon kamar untuk beristirahat.

Namun beberapa jam kemudian, saksi yang merupakan pacarnya menemukan korban dalam kondisi tergantung di balkon sekitar pukul 04.15 WITA. Pihak hotel yang menerima laporan segera datang ke lokasi dan mengevakuasi korban. Saat itu korban masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

“Korban masih sempat bernapas saat diturunkan,” tambahnya.

Korban kemudian segera dilarikan ke RS Siloam Kuta untuk mendapatkan penanganan medis. Namun kondisinya terus menurun dalam perjalanan hingga akhirnya tidak sadarkan diri.

Setibanya di rumah sakit sekitar pukul 08.10 WITA, korban dinyatakan meninggal dunia dan kemudian dievakuasi ke ruang jenazah.

Petugas Polsek Kuta bersama Tim Identifikasi Polresta Denpasar telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan barang bukti berupa kain sprei yang diduga digunakan korban.

Diketahui, korban telah menginap di hotel tersebut sejak 4 April 2026 dan dijadwalkan check out pada hari kejadian.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. RAN

Bawa Kabur HP di Pinggir Jalan, Oknum PNS di Denpasar Diamankan Polisi

Pelaku berinisial I.K.Y. diamankan Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat bersama barang bukti satu unit handphone hasil curian.
Pelaku berinisial I.K.Y. diamankan Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat bersama barang bukti satu unit handphone hasil curian.

DENPASAR, BALINEWS.ID – Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian handphone yang terjadi di kawasan Jalan Pulau Misol, Dauh Puri Kauh, Denpasar Barat. Seorang pelaku berinisial I.K.Y. (52) yang diketahui berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) diamankan setelah diduga mengambil ponsel milik korban yang terjatuh di pinggir jalan.

Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Sabtu, 14 Maret 2026 sekitar pukul 10.30 WITA, di sekitar Pasar Sumuh. Korban berinisial DS (39), awalnya berjalan kaki hendak membeli bakso di sekitar lokasi. Namun setelah kembali, korban menyadari handphone miliknya yang disimpan di saku belakang celana telah hilang.

Upaya pencarian dan menghubungi nomor ponsel sempat dilakukan, namun perangkat tersebut kemudian tidak lagi aktif.

Berdasarkan laporan polisi Nomor LPB/36/III/2026/SPKT/Polsek Denbar, tim opsnal yang dipimpin IPDA Made Wicaksana langsung melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.

Dari hasil pengecekan rekaman CCTV, petugas mengidentifikasi seorang pria yang mengambil ponsel tersebut. Pelaku kemudian berhasil diamankan di kediamannya yang masih berada di kawasan Jalan Pulau Misol, berikut barang bukti.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan bahwa pelaku mengakui perbuatannya saat diinterogasi oleh penyidik.

“Pelaku mengakui telah mengambil handphone milik korban yang terjatuh di pinggir jalan, kemudian digunakan untuk keperluan sehari-hari setelah sebelumnya data dalam perangkat tersebut dihapus,” ujarnya.

Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sebesar Rp3 juta. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone Vivo V17 Pro warna hitam beserta kartu SIM yang digunakan korban.

Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolsek Denpasar Barat dan dijerat dengan Pasal 476 KUHP tentang tindak pidana pencurian. Polisi masih melakukan pengembangan lebih lanjut terkait kasus tersebut.

Ratusan Pesilat Pelajar Ramaikan Bupati Tabanan Cup 2026

TABANAN, PANTAUBALI.COM – Sebanyak 343 atlet pelajar dari jenjang SD hingga SMA sederajat ambil bagian dalam Kejuaraan Pencak Silat Bupati Tabanan Cup 2026 yang resmi digelar di GOR Debes, Kamis (9/4/2026).

Kejuaraan yang menjadi agenda rutin Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Tabanan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga dan dijadwalkan berlangsung hingga 12 April 2026. Ajang ini dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan sekaligus penjaringan atlet potensial untuk menghadapi kompetisi tingkat provinsi.

Ketua IPSI Tabanan, I Putu Eka Putra Nurcahyadi, menyampaikan bahwa turnamen ini memiliki peran strategis dalam mempersiapkan atlet menuju Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Provinsi Bali 2026 serta Porprov Bali 2027.

“Kami ingin memastikan pencak silat tetap menjadi olahraga favorit di kalangan pelajar dan masyarakat, khususnya di Tabanan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pencak silat selama ini menjadi salah satu cabang olahraga andalan yang konsisten menyumbangkan medali emas bagi Kabupaten Tabanan. Selain mengejar prestasi, pembinaan juga menitikberatkan pada pendidikan karakter, etika, serta pelestarian nilai seni budaya.

“Silat tidak hanya soal bertarung, tetapi juga membentuk disiplin, etika, dan menjaga warisan budaya,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Panitia, I Made Dwi Agung Sastrawan, mengungkapkan kejuaraan tahun ini diikuti atlet dari 79 sekolah di seluruh Tabanan. Sebanyak 51 kelas pertandingan dipertandingkan, yang terbagi dalam berbagai kategori sesuai kelompok usia peserta.

Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga dalam sambutannya menekankan pentingnya pencak silat sebagai bagian dari budaya bangsa yang sarat nilai pembentukan karakter. Ia berharap ajang ini mampu menjadi batu loncatan bagi para atlet muda untuk meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi.

“Kepada seluruh peserta, bertandinglah dengan semangat, junjung tinggi sportivitas, serta jaga persaudaraan,” pesannya.

Dengan antusiasme ratusan peserta, kejuaraan ini diharapkan mampu melahirkan pesilat-pesilat muda berprestasi yang siap mengharumkan nama Tabanan di ajang yang lebih tinggi. (pmc)

WNA Belarus Dibekuk di Ungasan Usai Keciduk Selundupkan Narkoba Jaringan Internasional

Tersangka WNA Belarusia HS diamankan petugas Satresnarkoba Polresta Denpasar.
Tersangka WNA Belarusia HS diamankan petugas Satresnarkoba Polresta Denpasar.

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar berhasil menggagalkan peredaran narkotika jaringan internasional di Bali dengan menangkap seorang warga negara asing (WNA) asal Belarusia, HS (29), di sebuah guest house di Jalan Langui Kauh, Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Selasa (7/4/2026).

Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan pelaku dan analisis paket kiriman mencurigakan. Dari tangan HS, petugas menyita 483,5 gram ganja dan 33,69 gram kokain, yang diduga akan diedarkan di wilayah Bali.

Kasatresnarkoba Polresta Denpasar, Kompol I Komang Agus Dharmayana, menjelaskan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil kolaborasi lintas instansi, termasuk Bareskrim Polri, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, dan Bea Cukai.

“Penangkapan ini dilakukan setelah pemantauan intensif dan koordinasi dengan sejumlah pihak. Pelaku diduga bagian dari jaringan internasional yang mengedarkan narkotika di Bali,” ujarnya.

Menurut keterangan sementara dari penyidik, HS mendapatkan kokain dari rekannya yang berasal dari Georgia, sedangkan ganja dikirim dari Swiss. Modus yang digunakan adalah menyembunyikan narkotika di dalam koper, lalu dibungkus dengan pakaian agar tidak terdeteksi petugas.

Selain penyitaan narkotika, polisi juga mengamankan sejumlah bukti pendukung lain, termasuk dokumen pengiriman dan alat komunikasi milik pelaku yang diduga digunakan untuk koordinasi jaringan internasional.

Hingga kini, polisi masih melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap seluruh jaringan peredaran narkoba internasional yang terkait. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkotika.

“Kasus ini menunjukkan bahwa Bali tidak hanya menjadi tujuan wisata, tetapi juga menjadi sasaran peredaran narkoba. Kami akan terus menindak tegas pelaku dan jaringan yang terlibat,” tegas Kompol Dharmayana.

Pelaku kini dijerat Pasal 112 dan 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup hingga hukuman mati, tergantung hasil penyidikan lebih lanjut. RAN

Korban Terseret Arus di Sungai Yeh Aye Ditemukan Meninggal pada Hari Kedua Operasi SAR

Tim SAR gabungan bersama warga mengevakuasi jenazah VA (6) yang terseret arus di Sungai Yeh Aye, Buleleng.
Tim SAR gabungan bersama warga mengevakuasi jenazah VA (6) yang terseret arus di Sungai Yeh Aye, Buleleng.

BULELENG, PANTAUBALI.COM – Operasi pencarian korban terseret arus di Sungai Yeh Aye, Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, berhasil menemukan satu korban pada hari kedua, Rabu (8/4/2026). Korban berinisial VA (6 tahun), warga Banjar Dinas Kaja Kangin, Desa Tamblang.

Menurut Kadek Donny Indrawan, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, jenazah VA ditemukan mengambang di sekitar Pintu Air Bendungan Tamblang, sekitar 2,16 kilometer dari lokasi awal terseret arus.

“Korban dievakuasi oleh warga bersama tim SAR gabungan pada pukul 07.30 WITA dan selanjutnya dibawa ke rumah duka menggunakan Rescue Car Basarnas,” jelasnya.

Pencarian ini merupakan kelanjutan dari insiden Selasa (7/4/2026) sore, ketika dua anak terseret arus saat mandi di sungai. Satu korban telah ditemukan meninggal dunia pada hari pertama, sementara VA menjadi fokus pencarian hingga akhirnya ditemukan pada hari kedua.

Operasi SAR melibatkan tim gabungan dari Pos SAR Buleleng, Pol Airud Polres Buleleng, Polsek Kubutambahan, Pos TNI AL Sangsit, Koramil 1609/02 Kubutambahan, PMI Kabupaten Buleleng, BPBD Buleleng, Bhuana Bali Rescue, Balawista Buleleng, perangkat desa, Linmas, keluarga korban, serta masyarakat setempat.

Upaya pencarian yang melibatkan berbagai unsur ini menunjukkan kekompakan dan kepedulian masyarakat dalam menolong korban. RAN

Rumah di Sidakarya Ludes Terbakar, Lansia Tewas Terjebak

Kebakaran melalap rumah warga di kawasan Sidakarya, Denpasar Selatan, Selasa (7/4/2026).
Kebakaran melalap rumah warga di kawasan Sidakarya, Denpasar Selatan, Selasa (7/4/2026).

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah tinggal di Jalan Kerta Dalem Sari III Gang Cemara No. 11 B, Desa Sidakarya, Kecamatan Denpasar Selatan, Selasa (7/4/2026) siang. Peristiwa tragis ini menewaskan seorang perempuan lanjut usia yang diduga tidak sempat menyelamatkan diri saat api dengan cepat membesar.

Korban diketahui bernama Ni Wayan Pasthi (77), seorang ibu rumah tangga asal Klungkung. Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area dapur rumah dengan sebagian tubuh mengalami luka bakar. Saat kejadian berlangsung, korban berada seorang diri di dalam rumah.

Menurut keterangan warga, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 12.25 WITA. Seorang saksi, Ramada Yanti (56), yang baru pulang dari pasar melihat api sudah berkobar dari rumah yang berada di depan tempat tinggalnya.

Sontak, ia berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Sejumlah warga yang datang berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api dengan cepat membesar dan melalap seluruh bangunan rumah.

Saksi lainnya, Kadek Ariantara (55), mengaku melihat asap tebal membumbung tinggi disertai teriakan warga yang panik. Ia bersama warga sempat mencoba membantu pemadaman, bahkan mengetahui korban masih berada di dalam rumah. Sayangnya, upaya penyelamatan tidak dapat dilakukan karena api sudah terlanjur membesar.

Sekitar 15 menit berselang, tujuh unit mobil pemadam kebakaran Kota Denpasar tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.30 WITA setelah menghanguskan seluruh bangunan.

Jenazah korban kemudian dievakuasi petugas menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar ke RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar sekitar pukul 14.45 WITA untuk penanganan lebih lanjut.

Dugaan awal, kebakaran dipicu oleh api dupa yang sebelumnya digunakan untuk sembahyang di kamar suci. Saat kejadian, rumah tersebut diketahui dihuni lima orang, namun korban berada sendirian di dalam rumah.

Selain menelan korban jiwa, kebakaran juga menghanguskan rumah permanen berukuran sekitar 6×5 meter beserta seluruh isinya, termasuk satu unit sepeda motor dan sejumlah dokumen penting milik keluarga.

Hingga kini, nilai kerugian material belum dapat dipastikan. Sementara itu, aparat terkait masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut. RAN

Rasniathi Adi Arnawa Pimpin Aksi “Badung Peduli” di Desa Sedang

Ketua TP PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa saat melaksanakan aksi sosial bertajuk "Badung Peduli" di Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, Minggu (5/4).

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, melaksanakan aksi sosial bertajuk “Badung Peduli” di Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, Minggu (5/4/2026). Kegiatan ini menyasar berbagai aspek, mulai dari kesehatan, lingkungan, hingga penguatan UMKM setempat.

 

Mengawali kegiatannya, Ny. Rasniathi mengunjungi kediaman Ni Putu Miasa, warga yang menderita sakit saraf terjepit dan stroke. Dalam kunjungan tersebut, diserahkan bantuan berupa kursi roda untuk membantu mobilitas warga tersebut.

“Hari ini Badung Peduli hadir langsung di tengah masyarakat Desa Sedang. Kami memulai dengan mengunjungi warga yang sakit untuk menyerahkan kursi roda, dengan harapan dapat meringankan beban keluarga,” ujarnya di sela kegiatan yang berpusat di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Sedang.

 

Selain aksi kemanusiaan, kegiatan berlanjut dengan penebaran 10.000 benih ikan yang difasilitasi oleh Dinas Perikanan Kabupaten Badung serta penanaman pohon cempaka bersama Dinas Pertanian. Nyonya Rasniathi juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber yang kini tengah digencarkan Pemerintah Kabupaten Badung.

“Masalah sampah adalah tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak masyarakat mulai membiasakan diri memilah sampah dari rumah. Sampah organik bisa dikelola secara mandiri melalui teba modern atau komposter. Untuk itu, kami menyerahkan 5 unit tong komposter dan 100 unit bag komposter bagi warga,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa program Badung Peduli akan rutin dilaksanakan setiap akhir pekan ke desa-desa lainnya. Program ini juga akan disinergikan dengan safari kesehatan bulanan yang menyediakan layanan operasi katarak gratis, pemeriksaan pap smear, hingga inovasi alat bantu dengar bagi anak di bawah usia lima tahun.

 

Sementara itu, Perbekel Desa Sedang, I Gusti Ngurah Suwindra, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Ketua TP PKK Badung beserta jajaran OPD terkait. Menurutnya, kehadiran pemerintah daerah memberikan motivasi besar bagi kader Posyandu dan masyarakat setempat.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan motivasi yang diberikan. Kehadiran Ibu Ketua TP PKK sangat bermanfaat, terutama bagi warga kami yang memang benar-benar membutuhkan uluran tangan pemerintah,” ungkap Ngurah Suwindra.

 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Bali Ni Made Sumiati, Anggota DPRD Badung I Gede Budi Yoga, Camat Abiansemal IB. Putu Mas Arimba, TP PKK Kecamatan Abiansemal, serta tokoh masyarakat dan kader Posyandu Desa Sedang. (rls)

Perkuat Penanganan Sampah Liar, DLHK Badung akan Siapkan Posko Terpadu Berbasis Banjar

Perkuat Penanganan Sampah Liar, DLHK Badung akan Siapkan Posko Terpadu Berbasis Banjar

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) akan menyiapkan posko terpadu berbasis banjar dan lingkungan sebagai langkah strategis memperkuat penanganan sampah liar. Sistem ini dirancang untuk mempercepat koordinasi di lapangan sekaligus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran pembuangan sampah sembarangan.

Plt. Kepala DLHK Badung, Dr. Ir. I Made Agus Aryawan, ST, MT, menjelaskan bahwa posko ini akan menjadi pusat koordinasi bagi petugas kebersihan, aparat desa, hingga desa adat dalam menangani pelanggaran di lapangan secara cepat dan terintegrasi.

“Posko terpadu ini akan kami siapkan di masing-masing banjar dan lingkungan agar ketika ditemukan kasus pembuangan sampah liar, petugas memiliki titik koordinasi yang jelas. Konsep ini terinspirasi dari sistem posko penanganan Covid-19 yang terbukti efektif,” ujarnya saat apel pengarahan Petugas Kebersihan di TPST Mengwitani, Minggu (5/4/2026).

Menurutnya, kekuatan lokal Bali seperti banjar dan desa adat menjadi modal utama dalam mendukung keberhasilan program ini. “kami juga akan berkoordinasi dengan bendesa adat untuk merumuskan sanksi yang dapat diterapkan kepada masyarakat yang tidak memilah sampah maupun membuang sampah sembarangan.” katanya.

Sebagai bentuk penguatan penegakan aturan, DLHK Badung juga mulai memberlakukan sanksi tindak pidana ringan (tipiring) mulai 3 April 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus menjadi efek jera bagi pelanggar.

“Edukasi tetap kami lakukan, namun perlu dibarengi dengan penegakan hukum agar lebih efektif. Masih ada masyarakat yang belum terbiasa memilah sampah, sehingga penanganan harus dilakukan secara menyeluruh,” jelas Agus Aryawan.

Petugas kebersihan dan pengawas di lapangan turut didorong untuk lebih aktif melakukan pemantauan. Setiap pelanggaran dapat didokumentasikan dan dilaporkan kepada camat, perbekel, atau lurah untuk segera ditindaklanjuti.

DLHK juga melakukan penyesuaian prioritas kerja dengan mengurangi sementara mobilisasi petugas ke kawasan pantai, guna memaksimalkan penanganan sampah liar di ruas jalan.

Agus Aryawan menegaskan bahwa persoalan sampah kini menjadi perhatian serius karena berdampak langsung terhadap citra pariwisata Badung. Ia menyoroti berbagai sorotan di media sosial hingga luar negeri terkait pengelolaan sampah, termasuk praktik pembakaran sampah yang berpotensi mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan.

“Sebagai daerah yang bertumpu pada sektor pariwisata, kebersihan lingkungan menjadi kunci utama. Jika tidak dijaga dengan baik, tentu wisatawan akan berfikir dua kali untuk berkunjung,” tegasnya. (rls)

Bupati Badung Hadiri Perayaan Paskah di Puja Mandala

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat menghadiri perayaan Hari Paskah di Gereja Katolik Maria Bunda Segala Bangsa, di lingkungan Pusat Peribadatan Puja Mandala, Kuta Selatan, Minggu (5/4/2026).

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Suasana perayaan Hari Paskah di Gereja Katolik Maria Bunda Segala Bangsa, di lingkungan Pusat Peribadatan Puja Mandala, Kuta Selatan, Badung, pada Minggu (5/4/2026), terasa sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya, perayaan ini dihadiri langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan kehadiran orang nomor satu di Gumi Keris ini menjadi perhatian umat yang mengikuti misa.

 

Di sela-sela kegiatan, Bupati Adi Arnawa mengaku senang bisa hadir langsung di tengah umat Katolik yang merayakan Paskah. Ia menyebut kehadirannya sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kehidupan beragama sekaligus menjaga kerukunan di Badung. Bupati Adi Arnawa juga menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini dapat menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Badung.

 

“Kita semua hidup dalam keberagaman, namun tetap satu dalam menjunjung tinggi nilai toleransi antarumat beragama. Kegiatan seperti ini memberikan semangat dan memperkuat kebersamaan kita,” ujarnya.

 

Perayaan Paskah sendiri merupakan momen suci bagi umat Kristiani untuk memperingati kebangkitan Yesus Kristus, yang diawali dengan peringatan wafat-Nya pada Jumat Agung. Di kawasan Puja Mandala yang dikenal sebagai simbol toleransi di Bali, perayaan ini berlangsung khidmat dengan dihadiri ratusan umat. Ia berharap umat senantiasa menjaga kebersamaan dan dapat terus merayakan Paskah dengan penuh sukacita di tahun-tahun mendatang.

 

“Saya berharap melalui perayaan Paskah ini, umat senantiasa mendapatkan rahmat dan berkat, sehingga dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan penuh kebahagiaan,” harapnya.

 

Selain bicara soal toleransi, Bupati asal Desa Pecatu ini juga menyinggung persoalan kebersihan yang menjadi tantangan bersama di daerah pariwisata seperti Badung. Ia mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dari sumber.

 

“Sebagai daerah tujuan wisata, kebersihan menjadi hal yang sangat penting agar wisatawan merasa nyaman dan aman saat berkunjung ke Badung,” tambahnya yang juga dalam agenda tersebut turut dihadiri oleh Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Arta, Lurah Benoa I Wayan Karang Subawa, tokoh masyarakat, serta umat Katolik.

 

Sementara itu, Pimpinan Gereja, Romo Adi Anto Paulus Arun, menyampaikan terima kasih kepada Bupati beserta rombongan. Ia mengaku merasa sangat senang karena dalam perayaan Paskah tahun ini, untuk pertama kalinya Gereja Katolik Maria Bunda Segala Bangsa dikunjungi langsung oleh Bupati.

 

“Kehadiran Bupati Badung ini merupakan bukti bahwa umat diperhatikan dan dicintai oleh pimpinan daerah,” sebutnya.

 

Ia juga menyampaikan bahwa jumlah umat yang telah terdaftar mencapai 4.500 orang, sementara sekitar 2.000 orang lainnya belum terdata. Sehingga total umat diperkirakan mencapai 6.000 orang dan mayoritas berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perayaan Paskah tahun ini dapat berjalan dengan baik berkat dukungan dari pemerintah, pihak kepolisian, serta umat Hindu dan umat lainnya.

 

“Kami juga turut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga perayaan Paskah dapat berlangsung dengan lancar sesuai harapannya,” ungkapnya. (rls)