- Advertisement -
Beranda blog Halaman 26

Bupati Sanjaya Hadiri Pemelaspasan Padmasana RSUD Singasana, Tekankan Makna Yadnya dan Pelayanan Preventif

Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M menghadiri Karya Pemelaspasan Agung lan Ngenteg Linggih Ring Padmasana RSUD Singasana, Jumat (1/5/2026).

TABANAN, PANTAUBALI.COM – Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M menghadiri Karya Pemelaspasan Agung lan Ngenteg Linggih Ring Padmasana RSUD Singasana, Jumat (1/5/2026). Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Tabanan, Asisten II, para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Tabanan, serta Direktur Utama RSUD Singasana berserta staf.

 

Dalam arahannya, Bupati Sanjaya menekankan pentingnya pelaksanaan yadnya sebagai bagian dari warisan leluhur yang sarat makna filosofis. Ia menyampaikan bahwa prosesi ngupasaksi yadnya yang dilaksanakan telah berjalan dengan baik, dipuput oleh Ida Sang Sulinggih, serta disaksikan oleh unsur pemerintah dan masyarakat.

 

Menurutnya, yadnya bukan sekadar ritual, tetapi memiliki esensi spiritual yang mendalam dan menjadi pedoman dalam menjaga keseimbangan hidup. Ia menilai karya yang dilaksanakan oleh manajemen RSUD Singasana telah mencerminkan yadnya yang satwika, utama, dan dilandasi ketulusan.

 

“Hari ini kita datang berkumpul bersama melaksanakan ngupasaksi yadnya yang sudah berjalan dengan baik. Dipuput oleh sang sulinggih, disaksikan oleh pemerintah dan masyarakat, artinya karya ini sudah dilaksanakan dengan tulus ikhlas dan memenuhi unsur tri upa saksi, sehingga berjalan baik secara sekala dan niskala,” ujar Sanjaya.

 

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa pemahaman terhadap esensi yadnya perlu terus ditingkatkan oleh umat. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam yadnya merupakan pedoman penting dalam kehidupan, termasuk dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

 

Selain itu, orang nomor satu di Tabanan itu juga berpesan kepada manajemen RSUD Singasana agar mampu mengedepankan pelayanan preventif dalam melayani masyarakat. Ia menekankan pentingnya sosialisasi kesehatan sebagai langkah awal untuk mencegah penyakit sejak dari hulu.

 

“Kepada manajemen rumah sakit, saya berpesan agar pelayanan preventif lebih dikedepankan. Bagaimana cara agar masyarakat tetap sehat perlu terus disampaikan, sehingga pencegahan bisa dilakukan sejak dini, termasuk dalam penanganan kasus seperti stunting,” ujarnya. Ia menambahkan, ketika masyarakat pada akhirnya membutuhkan layanan rumah sakit, maka pelayanan yang diberikan harus tetap maksimal dan profesional sesuai dengan kebutuhan pasien.

 

Sementara itu, Direktur Utama RSUD Singasana, I Wayan Doddy Setiawan menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Bupati Tabanan terhadap pembangunan fasilitas spiritual di lingkungan rumah sakit. “Berdirinya Padmasana ini merupakan bentuk support dan komitmen Bapak Bupati. Kami sangat berterima kasih karena beliau selalu memperhatikan keseimbangan pembangunan infrastruktur kesehatan dengan penguatan nilai spiritual,” ungkapnya.

 

Ia menjelaskan bahwa pembangunan Padmasana telah rampung pada akhir tahun 2025 dan diharapkan mampu mendukung keseimbangan sekala dan niskala dalam pelayanan kesehatan. “Kami berharap sinergi ini dapat mempercepat kesembuhan pasien serta memberikan ketenangan bagi seluruh staf,” tambahnya. Pada kesempatan tersebut, pembangunan Padmasana di RSUD Singasana juga diresmikan langsung oleh Bupati Sanjaya yang ditandai dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol peresmian. (rls/hmstbn)

3 Mahasiswi Jadi Operator Judol di Bali, Modus Tawarkan Tautan ke Ratusan Nomor Ponsel Setiap Hari

Polisi menunjukkan barang bukti saat konferensi pers di Mapolda Bali.
Polisi menunjukkan barang bukti saat konferensi pers di Mapolda Bali.

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Direktorat Reserse Siber Polda Bali berhasil mengungkap praktik judi online (judol) jaringan internasional yang beroperasi di kawasan Benoa, Kuta Selatan, Badung. Dalam penggerebekan tersebut, empat pelaku diamankan, termasuk tiga perempuan yang masih berstatus mahasiswi.

Pengungkapan kasus ini disampaikan dalam konferensi pers di Mapolda Bali, Rabu (29/4), oleh Direktur Reserse Siber Polda Bali, Kombes Pol Aszhari Kurniawan, didampingi Kabid Humas Kombes Pol Ariasandy. Ia menjelaskan, kasus ini terungkap berawal dari patroli siber yang kemudian dikembangkan melalui proses profiling hingga penyamaran oleh petugas.

Tim Ditressiber kemudian menggerebek sebuah rumah di Jalan Pratama Gang Hasan, Benoa, pada Minggu (12/4) sore. Saat itu, para pelaku tengah menjalankan aktivitas promosi dan operasional dua situs judi online, yakni “ketua.co” dan “GN77”.

Empat tersangka yang diamankan yakni IJT alias Gisel (23), RFD alias Selena (22), dan MDB alias Aleta (22) asal Manado, serta WAB alias Guang Yun (31) asal Jakarta. Tiga perempuan tersebut berperan sebagai telemarketing, sementara satu pelaku lainnya bertugas sebagai customer service.

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku setiap hari menghubungi ratusan nomor ponsel secara acak untuk menawarkan tautan judi online. Mereka juga memberikan iming-iming bonus awal guna menarik korban agar melakukan deposit melalui rekening virtual.

Dari lokasi, polisi mengamankan barang bukti berupa empat unit laptop dan sejumlah ponsel yang digunakan untuk operasional. Hasil penyelidikan mengungkap, sebagian pelaku merupakan operator berpengalaman yang sebelumnya bekerja di luar negeri.

Dua di antaranya diketahui pernah bekerja di Filipina dan Kamboja, sebelum akhirnya kembali ke Indonesia dan menjadikan Bali sebagai basis baru. Aktivitas tersebut baru berjalan sekitar satu bulan sebelum akhirnya terendus aparat.

Fakta lain yang mencuri perhatian, tiga pelaku perempuan masih berstatus mahasiswi yang sedang mengambil cuti kuliah. Mereka tergiur bayaran tinggi, dengan salah satu tersangka menerima gaji hingga Rp11 juta per bulan ditambah bonus mencapai Rp8 juta. Sementara dua lainnya yang masih masa percobaan menerima sekitar Rp2,5 juta per bulan.

Meski demikian, polisi memastikan para pelaku hanya berperan sebagai operator lapangan. Kendali utama jaringan judi online tersebut diketahui berada di luar negeri, tepatnya di Kamboja. Selain itu, salah satu pengelola situs juga terdeteksi berada di wilayah Kalimantan.

Saat ini, seluruh tersangka telah ditahan di Rutan Polda Bali. Polisi juga telah menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap pimpinan jaringan berinisial CND, serta berkoordinasi untuk menelusuri aliran dana dan memblokir rekening yang digunakan.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 426 ayat (1) huruf c KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Polda Bali menegaskan komitmennya untuk terus memberantas praktik judi online, termasuk yang beroperasi di ruang digital. Masyarakat diimbau untuk tidak tergiur iming-iming keuntungan instan yang ditawarkan, karena pada praktiknya justru merugikan pemain. RAN

Polda Bali Gandeng Pertamina dan Hiswana Migas, Perketat Distribusi BBM-LPG agar Tepat Sasaran

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Polda Bali melalui Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) memperkuat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG dengan menggandeng Hiswana Migas DPC Bali serta PT Pertamina Patra Niaga Regional Bali.

Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi dan koordinasi bertema penguatan peran lembaga penyalur BBM dan LPG agar tepat sasaran, tepat manfaat, serta sesuai regulasi. Kegiatan berlangsung di kawasan Duta Orchid Garden, Denpasar Timur, Rabu (29/4/2026).

Direktur Intelkam Polda Bali, Kombes Pol Andy Ervyn, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas distribusi energi, khususnya BBM dan LPG bersubsidi.

Dalam pertemuan tersebut, disampaikan bahwa kondisi ketersediaan BBM dan LPG di Bali saat ini relatif aman dan terkendali. Distribusi berjalan lancar dengan dukungan pasokan dari dalam negeri maupun impor yang disalurkan melalui terminal utama di wilayah Manggis dan Pesanggaran.

Selain itu, jaringan distribusi dinilai cukup kuat dengan dukungan infrastruktur seperti SPBU, SPBE, Pertashop, serta agen LPG yang tersebar di berbagai wilayah, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Namun demikian, terdapat dinamika konsumsi energi yang menjadi perhatian, terutama penurunan penggunaan BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar, sementara permintaan LPG subsidi justru meningkat. Kondisi ini mendorong perlunya pengawasan lebih ketat agar penyaluran tetap tepat sasaran.

Sebagai upaya pengendalian, Pertamina telah menerapkan sistem QR Code melalui program Subsidi Tepat untuk memastikan distribusi BBM subsidi lebih terkontrol. Pengawasan juga dilakukan secara rutin melalui monitoring di SPBU, termasuk pengecekan kualitas dan kuantitas BBM.

Dalam forum tersebut juga dibahas potensi penyalahgunaan, seperti penggunaan surat rekomendasi secara tidak semestinya untuk transaksi berulang. Praktik ini dinilai berpotensi dimanfaatkan oleh oknum tertentu dan perlu diantisipasi bersama.

Selain pengawasan, pendekatan persuasif kepada masyarakat juga terus dilakukan, termasuk imbauan untuk menjaga integritas dalam proses distribusi energi.

Melalui sinergi antara kepolisian, pelaku usaha, dan penyedia energi, diharapkan distribusi BBM dan LPG di Bali semakin transparan, tepat sasaran, serta mampu mencegah berbagai potensi penyimpangan demi menjaga ketahanan energi daerah. (tim)

Bupati Sanjaya Lantik Tiga Pejabat Eselon II, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M pimpin Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Tabanan Rabu (29/4).

TABANAN, PANTAUBALI.COM – Pemerintah Kabupaten Tabanan kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan pejabat hasil seleksi terbuka dan rotasi jabatan. Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, melantik tiga pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT), 13 pejabat administrator, serta lima pejabat pengawas dalam upacara pelantikan yang digelar secara hybrid, Rabu (29/4/2026).

Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari proses seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi yang telah berlangsung sejak Maret 2026. Ketiga pejabat eselon II yang dilantik masing-masing adalah I Gede Ketut Suyana Putra sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, I Gede Nengah Sugiarta sebagai Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja, serta Ir. Gde Made Partana sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

Selain pengisian jabatan pimpinan tinggi, Bupati juga melakukan rotasi dan promosi terhadap pejabat administrator dan pengawas. Sejumlah posisi strategis turut mengalami pergantian, di antaranya Camat Tabanan yang kini dijabat I Gusti Kade Dwipayana, Camat Pupuan dijabat I Ketut Japa Stiawan, dan Camat Marga dipercayakan kepada I Gede Putu Adhi Putra Adiksa.

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menegaskan bahwa seluruh pejabat yang dilantik telah melalui tahapan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, mereka diharapkan mampu menunjukkan kinerja terbaik dalam mengemban amanah jabatan.

Menurut Sanjaya, jabatan merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta seluruh pejabat bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta mendukung terwujudnya visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani.

Bupati juga mengingatkan pentingnya kemampuan beradaptasi di lingkungan kerja baru serta mendorong setiap perangkat daerah untuk menghadirkan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia menekankan bahwa birokrasi harus mengedepankan kolaborasi dan menghilangkan pola kerja yang bersifat sektoral.

“Pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama. Setiap pejabat dituntut disiplin, memiliki inisiatif, serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diemban tanpa harus selalu menunggu arahan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sanjaya menyampaikan bahwa evaluasi terhadap kinerja pejabat akan dilakukan secara berkala dengan menitikberatkan pada capaian hasil atau outcome. Menurutnya, keberhasilan seorang pejabat tidak hanya diukur dari pelaksanaan program, tetapi juga manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tabanan, I Nyoman Sastera Wibawa, menjelaskan bahwa satu jabatan hasil seleksi terbuka, yakni Sekretaris DPRD Kabupaten Tabanan, belum dapat dilantik karena masih menunggu proses administrasi di Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Ia menerangkan, jabatan Sekretaris DPRD memiliki ketentuan khusus sehingga memerlukan tahapan administrasi tambahan. Selama proses tersebut berlangsung, posisi Sekretaris DPRD masih dijabat oleh pelaksana tugas (Plt).

Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap penyegaran organisasi mampu meningkatkan efektivitas birokrasi, memperkuat kualitas pelayanan publik, serta mempercepat pelaksanaan program pembangunan di berbagai sektor. (rls/kmf)

Badung Cetak Montir Siap Kerja! Disperinaker Gaspol Latih Mekanik Motor, Peluang Kerja Terbuka Lebar

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Badung tancap gas meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor otomotif melalui Pelatihan Mekanik Sepeda Motor Tahun 2026.

Program ini disiapkan untuk mencetak tenaga kerja terampil yang siap diserap industri otomotif maupun membuka usaha bengkel mandiri.

Kegiatan tersebut resmi dibuka Kepala Disperinaker Badung, A.A Ngurah Rai Yuda Darma, di Ruang Pertemuan Mandiri Gosana, Puspem Badung, Rabu (29/4/2026).

Ngurah Rai Yuda Darma menjelaskan, pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta dari kalangan angkatan kerja di Kabupaten Badung yang telah memiliki dasar pendidikan vokasi di bidang otomotif.

Melalui kerja sama dengan SMK PGRI 2 Mengwi, peserta akan mendapatkan pelatihan intensif yang berfokus pada peningkatan keterampilan praktis sebagai mekanik sepeda motor.

“Pelatihan ini merupakan upaya meningkatkan kualitas tenaga kerja di sektor otomotif. Peserta yang sudah memiliki dasar akan diperdalam lagi kemampuannya melalui pelatihan yang lebih aplikatif,” ujarnya.

Ia menegaskan, program ini dibiayai melalui APBD Kabupaten Badung sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam pengembangan SDM yang siap pakai.

Menurutnya, tingginya jumlah kendaraan bermotor di Badung membuat sektor perbengkelan memiliki prospek ekonomi yang sangat menjanjikan.

“Setelah pelatihan, peserta diharapkan memiliki keterampilan yang bisa dimanfaatkan untuk bekerja di perusahaan maupun membuka usaha bengkel secara mandiri. Karena usaha perbengkelan berawal dari kemampuan mekanik yang mumpuni,” jelasnya.

Pelatihan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Bupati Badung dalam menekan angka pengangguran dan membuka peluang kerja baru.

Ngurah Rai mengungkapkan, lulusan pelatihan serupa sebelumnya bahkan sangat diminati perusahaan otomotif.

“Perusahaan sering kali langsung merekrut peserta tanpa harus kami fasilitasi lagi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keunggulan program ini terletak pada kerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang telah bersertifikasi resmi, sehingga kualitas lulusan lebih terjamin dan sesuai dengan kebutuhan industri.

Selama 40 hari, peserta akan menjalani pelatihan praktik di LPK SMK PGRI 2 Mengwi.

Menurutnya, durasi yang relatif singkat dipilih karena seluruh peserta sudah memiliki pengetahuan dasar, sehingga pelatihan difokuskan pada pemantapan keterampilan teknis.

Tak hanya itu, Disperinaker Badung juga mulai mendorong penguatan materi pelatihan dengan tambahan kompetensi mekanik sepeda motor listrik.

Langkah ini dinilai penting agar lulusan semakin relevan dengan perkembangan teknologi otomotif yang terus bergerak menuju era elektrifikasi.

“Kami berharap peserta juga dibekali kemampuan di bidang sepeda motor listrik, sehingga keterampilan mereka semakin sesuai dengan kebutuhan industri saat ini,” tutupnya. (rls/kmf)

Disdikpora Badung Ajak Generasi Muda Melek Bisnis Lewat Pelatihan Wirausaha Pemula 2026

Disdikpora Badung Ajak Generasi Muda Melek Bisnis Lewat Pelatihan Wirausaha Pemula 2026

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung terus mendorong generasi muda agar semakin melek bisnis dan mandiri secara ekonomi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Wirausaha Muda Pemula Tahun 2026 yang resmi dibuka di Gedung Kwarcab Badung, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Jiwa Wirausaha Muda yang Kreatif, Mandiri, dan Berdaya Saing di Era Digital”, sebagai langkah nyata menghadapi tantangan tingginya angka pengangguran, khususnya di kalangan pemuda terdidik.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kabid Kepemudaan dan Olahraga, Gede Suarjaya, SE., M.Si, mewakili Kepala Disdikpora Badung.

Gede Suarjaya menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi tahap awal bagi para pemuda yang ingin mulai merintis usaha, namun belum memiliki bisnis yang berjalan.

“Ini merupakan pelatihan tahap awal bagi calon wirausaha muda pemula. Peserta yang ikut masih dalam tahap merintis, usahanya belum berdiri. Melalui kegiatan ini, mereka akan dibekali pengetahuan tentang peluang usaha yang potensial di Badung, sehingga mereka nantinya mampu membangun usaha sesuai kemampuan dan minat masing-masing,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Badung ingin mendorong lahirnya lebih banyak anak muda yang berani menciptakan usaha sendiri, sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat luas.

“Kami ingin mencari dan membina pemuda Badung yang mampu menciptakan bisnis, bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Badung,” tambahnya.

Pelatihan ini diikuti sebanyak 50 peserta yang berasal dari perguruan tinggi, siswa SMA/SMK, serta organisasi kepemudaan se-Kabupaten Badung. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 April 2026, dengan menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi usaha.

“Melalui program ini, kami berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki mindset entrepreneur, adaptif terhadap perkembangan digital, serta siap menjadi motor penggerak ekonomi daerah di masa depan”, tutup Gede. (rls/kmf)

Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan Pimpin Aksi Sosial, Ratusan Warga Tabanan–Kediri Terima Bantuan dan Edukasi Lingkungan

Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan yang akrab disapa Bunda Rai ini turun langsung menyapa masyarakat di Banjar Sekartaji Desa Sesandan dan Desa Abiantuwung, sekaligus menyalurkan bantuan bedah kamar di Banjar Kalanganyar Desa Sudimara Kecamatan Tabanan dan Banjar Sangulan, Banjar Anyar Kecamatan Kediri.

TABANAN, PANTAUBALI.COM – Kegiatan sosial bertajuk Bergerak dan Berbagi yang digelar secara roadshow di Kecamatan Tabanan dan Kediri, Senin (27/4/2026), kembali menegaskan komitmen Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, dalam membantu masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, ratusan warga dari berbagai kelompok rentan menerima bantuan sekaligus edukasi terkait kesehatan, lingkungan, dan ketahanan pangan keluarga.

Didampingi jajaran anggota DPRD Tabanan, Ketua GOW, Ketua DWP, serta perangkat daerah dan pengurus PKK, Ny. Rai turun langsung menyapa warga di sejumlah titik, di antaranya Banjar Sekartaji, Desa Sesandan dan Desa Abiantuwung. Ia juga meninjau sekaligus menyerahkan bantuan rehabilitasi kamar bagi warga di Banjar Kalanganyar dan wilayah Kecamatan Kediri.

Bantuan yang disalurkan menyasar lansia, penyandang disabilitas, penderita kanker, ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK), hingga kader PKK kurang mampu. Selain paket sembako, bantuan juga berupa alat bantu mobilitas seperti kursi roda, alat bantu dengar, tripod, hingga rehabilitasi kamar bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Di Kecamatan Tabanan, bantuan menjangkau puluhan penerima dari berbagai kategori, termasuk lansia dan penyandang disabilitas. Sementara di Kecamatan Kediri, bantuan juga diberikan kepada balita dengan kondisi gizi kurang serta kader PKK kurang mampu. Setiap penerima memperoleh paket kebutuhan pokok yang mencakup beras, telur, susu, minyak goreng, serta tambahan makanan bergizi.

Dalam sambutannya, Ny. Rai menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan materi, tetapi juga memberikan dorongan moral kepada masyarakat. Ia mengajak warga untuk tetap semangat dan bersama-sama membangun daerah.

Selain aksi sosial, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan sampah rumah tangga. Ny. Rai mengajak warga mulai memilah dan mengolah sampah dari sumbernya, termasuk melalui pemanfaatan biopori dan pengembangan bank sampah. Secara simbolis, ia juga menyerahkan alat biopori kepada masing-masing kecamatan serta memperagakan penggunaannya di hadapan warga.

Ia juga kembali mendorong penguatan program Hatinya PKK sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan pekarangan rumah. Menurutnya, langkah sederhana seperti menanam tanaman pangan dan obat-obatan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi keluarga.

Tak hanya itu, sosialisasi pengembangan Posyandu turut menjadi bagian penting kegiatan ini. Posyandu kini diarahkan menjadi pusat layanan terpadu di desa, tidak hanya untuk kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mencakup berbagai aspek pelayanan dasar lainnya seperti pendidikan, sosial, hingga ketertiban masyarakat.

Ketua TP PKK Kecamatan Tabanan dan Kediri menyampaikan apresiasi atas konsistensi program tersebut. Mereka menilai kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat secara langsung, tetapi juga menjadi sumber motivasi dalam menjalankan program PKK di wilayah masing-masing.

Salah satu penerima bantuan, warga Desa Abiantuwung, mengaku bersyukur atas bantuan rehabilitasi kamar yang diterimanya. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam meningkatkan kondisi tempat tinggal keluarganya.

Melalui kegiatan ini, sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat kembali diperkuat, sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan warga di Kabupaten Tabanan. (rls/hmstbn)

Buka GEMARAYA Season 3, Bupati Adi Arnawa Kukuhkan Duta Genre Badung 2026

Bupati Wayan Adi Arnawa didampingi Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri puncak acara GEMARAYA Kabupaten Badung Season 3 Tahun 2026 di Gedung Kertha Gosana, Puspem Badung Minggu (26/4)

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Semarak kreativitas dan semangat kebersamaan mewarnai puncak acara Gema Apresiasi Remaja Berkarya (GEMARAYA) Kabupaten Badung Season 3 Tahun 2026. Perhelatan yang digelar pada Minggu (26/4/2026) di Gedung Kertha Gosana, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung ini menjadi panggung utama Grand Final Pemilihan Duta Genre Kabupaten Badung.

 

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Badung sekaligus Ayah Genre Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa, didampingi Bunda Genre Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Pembukaan simbolis dilakukan melalui prosesi Penancapan Maha Bali Sakti yang melambangkan kekuatan serta persatuan generasi muda.

 

Mengusung tema “Harmony of Youth” kegiatan ini menekankan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan benih bagi tumbuhnya kebersamaan. Melalui semangat ini, generasi muda Badung diharapkan mampu saling menghargai dan berkolaborasi dalam menciptakan karya positif yang membanggakan daerah.

 

Dalam kesempatan tersebut, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kreativitas remaja, Ayah Genre I Wayan Adi Arnawa dan Bunda Genre Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan bantuan dana apresiasi sebesar Rp 30 juta kepada pengurus Forum Genre Badung.

 

Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan rasa bangganya atas konsistensi GEMARAYA sebagai wadah inovatif yang menggabungkan dua program besar yakni Genre Badung Award untuk apresiasi bakat, serta Pemilihan Duta Genre sebagai ajang regenerasi pemimpin muda. “GEMARAYA bukan hanya sekadar acara seremonial, melainkan bukti nyata bahwa remaja Badung memiliki potensi besar untuk berkarya dan berprestasi. Pemilihan Duta Genre adalah bagian yang sangat penting, karena mereka nantinya akan menjadi garda terdepan dalam menyampaikan pesan-pesan positif kepada teman sebaya,” ujarnya.

 

Ia berharap program ini terus konsisten dalam menampung aspirasi dan kreativitas anak muda di seluruh wilayah Kabupaten Badung.

 

Sementara Bunda Genre Nyonya Rasniathi Adi Arnawa mengapresiasi partisipasi aktif anggota Genre dalam berbagai agenda daerah, termasuk peringatan Pesona Ibu Badung 2025 dan Hari Kartini Badung 2026. Ia juga memaparkan rencana strategis yang akan melibatkan peran aktif remaja ke depan. “Ke depannya, anak-anak Genre akan kita libatkan dalam kegiatan sosialisasi penanganan masalah sampah yang akan digelar ke sekolah-sekolah di Kabupaten Badung. Pendekatan melalui teman sebaya dinilai sangat efektif karena lebih mudah diterima dan pesan yang disampaikan dapat terserap dengan lebih cepat serta maksimal,” ungkapnya.

 

Bunda Genre berharap program lingkungan ini dapat segera diimplementasikan guna memberikan dampak positif bagi kesadaran ekologis di kalangan pelajar. “Semoga anak-anak Genre selalu sukses dalam segala hal, tetap semangat, kompak, dan terus menjadi inspirasi bagi generasi lainnya,” tutupnya.

 

Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan Kepala BKKBN Provinsi Bali, Kepala DP2KBP3A Kabupaten Badung, jajaran pengurus Forum Genre Bali dan Badung, dewan juri, serta para finalis Duta Genre Kabupaten Badung 2026. (rls/hmsbd)

 

Jaga Citra Pariwisata Bali, DTW Tanah Lot Perkuat Pengelolaan Sampah

TABANAN, PANTAUBALI.COM – Pengelolaan sampah di kawasan pariwisata kembali menjadi perhatian serius. Tanah Lot kini memperkuat sistem pengelolaan sampah terpadu dengan mengedepankan kolaborasi lintas pihak serta partisipasi aktif masyarakat setempat.

Langkah ini dilakukan sebagai respons atas tantangan sampah di destinasi wisata, sekaligus menindaklanjuti arahan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabanan terkait penerapan pengelolaan sampah berbasis sumber.

Manajemen DTW Tanah Lot mulai mengintensifkan edukasi kepada pelaku usaha dan masyarakat di kawasan wisata. Sosialisasi difokuskan pada pentingnya pemilahan sampah sejak awal, mulai dari sampah organik, anorganik hingga residu, guna mempermudah proses pengolahan lanjutan.

Secara teknis, sampah yang dihasilkan akan dikumpulkan pada titik penampungan sementara sebelum dipilah sesuai jenisnya. Skema ini diharapkan mampu menekan volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir sekaligus mendukung konsep ekonomi sirkular.

Pengelolaan tersebut dijalankan melalui sinergi antara pengelola kawasan, Pemerintah Kabupaten Tabanan, serta pengelola sampah di Desa Beraban. Dalam kolaborasi ini, pemerintah daerah masih berperan dalam proses pengangkutan, sementara sisa sampah dikelola lebih lanjut di fasilitas TPST desa setempat.

Menariknya, pengelolaan sampah di Desa Beraban telah berkembang secara mandiri dan inovatif, termasuk mengolah limbah menjadi produk bernilai guna seperti paving block. Model ini dinilai mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus mengurangi beban lingkungan.

Manajer Operasional DTW Tanah Lot I Wayan Sudiana menyebut, sinergi yang terbangun menjadi strategi penting dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan. “Koordinasi dengan Badan Pengelola dan Pemkab Tabanan terus kami perkuat, khususnya dalam pengangkutan dan pengolahan akhir sampah. Harapannya, sistem ini semakin efektif dan berdampak nyata bagi kebersihan kawasan,” ujarnya.

Ke depan, pengelola berharap keterlibatan semua pihak, termasuk wisatawan, semakin meningkat. Kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dan disiplin memilah sampah dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga citra pariwisata Bali yang bersih, sehat, dan berdaya saing. (tim)

Diduga Investor Bodong, Tiga WN Ghana Diamankan Imigrasi Denpasar

Pengamanan tiga WNA asal Ghana dalam operasi keimigrasian di Denpasar.
Pengamanan tiga WNA asal Ghana dalam operasi keimigrasian di Denpasar.

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing (WNA) di Bali kembali diperketat. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar mengamankan tiga WNA asal Ghana dalam operasi patroli keimigrasian bertajuk “Dharma Dewata” yang digelar di wilayah Denpasar Selatan, Kamis (23/4/2026).

Penindakan tersebut dilakukan oleh tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Denpasar bersama Inteldakim Singaraja, setelah menerima laporan terkait aktivitas mencurigakan di sebuah penginapan di kawasan Pemogan.

Menindaklanjuti informasi itu, petugas mendatangi lokasi penginapan Cahaya Green Bali sekitar pukul 16.00 WITA. Setelah berkoordinasi dengan pihak pengelola, tim kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah penghuni.

Dari hasil pengecekan, petugas menemukan tiga pria asal Ghana berinisial SKY (46), ENA (44), dan IA (49). Ketiganya diketahui masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada akhir 2025 dengan mengantongi izin tinggal terbatas (ITAS) sebagai investor.

Namun, dalam proses pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah kejanggalan. Dua di antaranya, yakni ENA dan IA, tidak dapat menunjukkan paspor asli. Sementara itu, SKY tidak mampu memberikan keterangan jelas terkait perusahaan yang menjadi sponsor investasinya.

Atas temuan tersebut, ketiganya diduga melanggar ketentuan Undang-Undang Keimigrasian dan langsung diamankan ke Kantor Imigrasi Denpasar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, R. Haryo Sakti, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban serta memastikan keberadaan WNA di Bali memberikan kontribusi positif.

“Pengawasan akan terus kami tingkatkan untuk memastikan seluruh WNA mematuhi aturan yang berlaku,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna. Ia menekankan bahwa operasi gabungan ini menjadi bentuk sinergi antarunit dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Ini merupakan komitmen kami untuk memastikan seluruh aktivitas WNA di Bali berjalan sesuai ketentuan, sekaligus menjaga rasa aman di tengah masyarakat,” ujarnya. RAN