- Advertisement -
Beranda blog Halaman 241

Jalur Pendakian Gunung Agung Ditutup Selama Upacara Ida Bhatara Turun Kabeh

Jalur pendakian gunung agung. (Foto: Guide gunung batur)
Jalur pendakian gunung agung. (Foto: Guide gunung batur)

PANTAUBALI.COM, KARANGASEM – Jalur pendakian Gunung Agung akan ditutup mulai 6 April hingga 3 Mei 2025. Penutupan sementara ini terkait dengan pelaksanaan upacara keagamaan Karya Tawur Tabuh Gentuh dan Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih.

Panitia upacara telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat dan pendaki untuk menghentikan sementara aktivitas pendakian. Hal ini sesuai dengan surat imbauan resmi yang dikeluarkan oleh Panitia Tawur Tabuh Gentuh dan IBTK.

Bendesa Adat Besakih, Jro Mangku Widiartha, menjelaskan bahwa penutupan jalur pendakian selama pelaksanaan IBTK adalah kebijakan rutin setiap kali upacara besar dilaksanakan. “Penutupan ini bertujuan untuk menjaga kelancaran dan kesucian jalannya upacara,” ujarnya.

Jro Mangku Widiartha juga mengimbau agar para pendaki dan pengunjung mematuhi keputusan ini demi kelancaran upacara. “Setelah pelaksanaan karya selesai, jalur pendakian akan dibuka kembali seperti biasa,” tambahnya.

Upacara Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih merupakan salah satu upacara besar dalam agama Hindu Bali yang bertujuan memohon keharmonisan, keselamatan, dan kesucian bagi umat manusia serta alam semesta. Selain itu, upacara ini juga memiliki makna mendalam dalam konteks spiritual, sosial, dan kosmik. (*)

Bikin Geger, Pria Ditemukan Tergeletak di Atap Rumah Warga di Denpasar

Pria inisial T ditemukan tergeletak di rumah warga Jalan Tukad Ayung, Denpasar Timur.
Pria inisial T ditemukan tergeletak di rumah warga Jalan Tukad Ayung, Denpasar Timur.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Warga Jalan Tukad Ayung, Denpasar Timur, digegerkan dengan penemuan seorang pria tergeletak di atas genteng rumah pada Rabu (26/3) sekitar pukul 12.30 WITA. Kejadian ini langsung mengundang perhatian warga yang segera melapor ke pihak kepolisian.

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, menjelaskan bahwa pria tersebut awalnya diketahui mencoba masuk ke dalam rumah warga. Namun, setelah diteriaki oleh pemilik rumah, pria tersebut langsung melarikan diri. Ia kemudian memanjat pipa AC dan pagar rumah untuk menuju atap rumah tetangga.

“Setelah ditemukan di atas genteng, pria tersebut tampak tidak sadarkan diri. Warga langsung melaporkan kejadian ini ke kepolisian dan terus memantau korban hingga petugas tiba,” ujar Sukadi.

Korban yang kemudian diketahui berinisial T (42), seorang wiraswasta asal Boyolali, yang tinggal di Jalan Tukad Bayuning, Denpasar, mengalami kondisi tak sadar. Tim SAR Polda Bali segera melakukan evakuasi dan membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar, di mana ia dinyatakan dalam kondisi stabil setelah menjalani pemeriksaan medis.

Menurut pengakuan korban, ia masuk ke rumah warga tersebut, namun ketahuan dan diteriaki sehingga melarikan diri ke atap rumah. Korban sempat tertidur di atas genteng sebelum akhirnya dibangunkan dengan semprotan air.

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa beberapa saksi. Korban kini tengah berada di Polsek Denpasar Timur untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (*)

Kandang Ayam di Klungkung Terbakar, Kerugian Capai Rp 2 Miliar

Kandang ayam di di Dusun Kaler, Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, hangus terbakar.
Kandang ayam di di Dusun Kaler, Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, hangus terbakar.

PANTAUBALI.COM, KLUNGKUNG – Sebuah kandang ayam yang terletak di Dusun Kaler, Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, hangus terbakar pada Kamis (27/3/2025) dini hari. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 04.30 Wita ini menyebabkan kerugian material mencapai Rp 2 miliar.

Pemilik kandang, I Wayan Subamia (55), menjelaskan bahwa kandang tersebut menampung sekitar 18.000 ekor bibit ayam, 90 sak pakan ayam, serta sejumlah tabung gas, termasuk 23 tabung gas ukuran 12 kg dan 10 tabung gas 3 kg. Subamia juga menyebutkan bahwa kandang baru saja menerima pasokan bibit ayam boiler pada Rabu (26/3/2025) sekitar pukul 11.00 Wita. Dugaan sementara, kebakaran tersebut dipicu oleh kebocoran pada tabung gas yang digunakan untuk pemanas kandang.

Saksi mata, I Ketut Lasia (59), mengungkapkan bahwa salah seorang pekerja sempat memeriksa kondisi kandang dan memastikan bahwa pemanas dalam keadaan aman sebelum kembali beristirahat pada sekitar pukul 04.00 Wita. Namun, sekitar setengah jam kemudian, kebakaran terjadi.

Kapolsek Banjarangkan AKP Ketut Budiarsana menyatakan bahwa setelah menerima laporan kejadian, pihak Polsek Banjarangkan yang dipimpin oleh AIPTU I Nengah Mertayasa segera menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan. Tidak lama setelah itu, dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Klungkung dikerahkan untuk memadamkan api.

“Setelah hampir dua jam, api berhasil dipadamkan pada pukul 07.20 Wita,” kata Kapolsek.

Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa beberapa saksi untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. (*)

Serahkan LKPD 2024, Wagub Bali Dorong Capaian WTP Berkualitas

Penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun Anggaran 2024 di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bali, Rabu (26/3/2025).
Penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun Anggaran 2024 di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bali, Rabu (26/3/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta mendorong pemerintah provinsi serta kabupaten/kota untuk mencapai Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berkualitas.

Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan dalam acara Penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun Anggaran 2024 di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bali, Rabu (26/3/2025).

WTP berkualitas yang dimaksud Wagub Giri Prasta adalah capaian WTP yang selaras dengan manfaat bagi masyarakat. “Bukan sekadar WTP, tetapi harus berkualitas. Dalam arti, masyarakat semakin sejahtera, kemiskinan dapat dientaskan, angka pengangguran menurun, dan IPM meningkat. Itu yang harus kita capai,” ujarnya.

Terkait LKPD Tahun Anggaran 2024, ia menegaskan, jajaran pemerintah provinsi serta kabupaten/kota pada prinsipnya siap diaudit oleh BPK Perwakilan Provinsi Bali.

Wagub Giri Prasta juga sangat berharap adanya arahan dan pembinaan lebih lanjut dari jajaran BPK untuk penyempurnaan laporan keuangan. “Kami siap menuju kualitas yang lebih baik,” ucapnya.

Masih dalam sambutannya, mantan Bupati Badung dua periode ini memuji langkah maju Pemkot Denpasar yang menyerahkan LKPD Tahun Anggaran 2024 dalam bentuk digital.

Untuk itu, ia mendorong Pemprov dan kabupaten lainnya mengikuti langkah Pemkot Denpasar sehingga mulai tahun depan, seluruh LKPD diserahkan kepada BPK dalam bentuk digital.

Penyerahan LKPD Tahun Anggaran 2024 ditandai dengan penandatanganan berita acara. Penyerahan LKPD kepada Kepala BPK Perwakilan Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira, diawali oleh Wagub Giri Prasta dan dilanjutkan secara bergiliran oleh bupati/wali kota se-Bali.

Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira, menyampaikan bahwa pemeriksaan terhadap LKPD merupakan amanat Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2024 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara.

“LKPD wajib diserahkan kepada BPK paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir. BPK kemudian melakukan audit dan hasilnya diserahkan kepada DPRD paling lambat dua bulan setelah LKPD diterima,” urainya.

Satria Perwira mengapresiasi capaian Pemprov serta kabupaten/kota se-Bali yang berhasil mempertahankan Opini WTP secara berturut-turut dan berkesinambungan. Pemprov Bali mencatat capaian WTP sebanyak 11 kali sejak tahun 2013 hingga 2023, sedangkan Kota Denpasar berhasil memperoleh WTP sebanyak 12 kali sejak tahun 2012 hingga 2023.

Sementara itu, Kabupaten Badung, Buleleng, Gianyar, Jembrana, dan Tabanan mencatat 10 kali WTP sejak 2014 hingga 2023. Selanjutnya, Karangasem dan Klungkung mencapai 9 kali WTP, sementara Bangli mulai meraih WTP sejak tahun 2016.

Senada dengan Wagub Giri Prasta, Satria Perwira menegaskan WTP bukanlah satu-satunya target yang harus dicapai pemerintah daerah.

“Capaian WTP jangan sampai membuat kinerja pengelolaan keuangan daerah menjadi kendor. Selain itu, WTP harus berbanding lurus dengan hasil pembangunan, seperti peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat,” ungkapnya.

Menutup arahannya, Satria Perwira mengapresiasi progres penyelesaian tindak lanjut atas rekomendasi BPK. Pemprov Bali menempati peringkat pertama karena pada Semester II Tahun 2023 dan Semester II 2024, berhasil menyelesaikan tindak lanjut masing-masing 99,33 persen dan 99,86 persen. (rls)

Giri Prasta Dukung Semangat Anak Muda Kembangkan Olahraga Pelayaran di Bali

Audiensi pengurus PORLASI Provinsi Bali dengan Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta.
Audiensi pengurus PORLASI Provinsi Bali dengan Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta mengapresiasi semangat Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (PORLASI) Provinsi Bali dalam mengembangkan olahraga layar di Bali.

Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi pengurus PORLASI Provinsi Bali, yakni Ketua umum PORLASI BALI I Made Astika Oye Wahyudi, Wakil Ketua Letkol Laut P. Gede Padang Suryawan dan Pelatih Layar PORLASI BALI I Ketut Diarta, bersama dengan Direktur Utama BPD Bali I Nyoman Sudharma, di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Bali, Denpasar, pada Selasa (25/3/2025).

Menurutnya, Bali terkenal dengan pantainya yang indah, sehingga sangat cocok untuk mengembangkan olahraga layar. Selain dapat mencetak prestasi, olahraga ini juga berpotensi menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin mencoba wahana baru di lautan.

Ia juga meminta PORLASI untuk terus menjaring bibit-bibit unggul agar dapat dilatih dan dikembangkan menjadi atlet layar. “Mungkin bisa dimulai dengan sosialisasi di sekolah-sekolah pesisir agar anak-anak muda tertarik dengan olahraga ini. Setelah itu, bisa lebih fokus pada pengembangan prestasi. Jika Bali berprestasi dalam olahraga ini, maka akan semakin terkenal dan menarik lebih banyak wisatawan,” kata Giri Prasta.

Mantan Bupati Badung dua periode ini juga berharap semakin banyak anak muda yang tertarik menekuni olahraga ini. “Selain mencetak atlet, kita juga bisa membuka lapangan pekerjaan dengan menjadikan mereka sebagai pemandu bagi wisatawan yang ingin mencoba olahraga layar,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Ketua PORLASI Bali Letkol Laut P. Gede Padang Suryawan mengatakan bahwa Bali memiliki potensi alam yang sangat mendukung pengembangan olahraga layar. Saat ini, prestasi atlet layar Bali cukup membanggakan, terbukti dengan perolehan medali emas di PON XXI Aceh dan Sumatera Utara oleh atlet I Wayan Wiranatha.

“Kami yakin banyak anak muda berpotensi di Bali yang bisa kita kembangkan,” ujarnya.

Olahraga layar, menurutnya, juga telah dipertandingkan di Olimpiade, sehingga dengan pembinaan yang baik sejak dini, atlet-atlet Bali memiliki peluang untuk bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.

Ia pun sependapat dengan Wagub Giri Prasta bahwa olahraga layar dapat menjadi atraksi wisata baru di Bali. Oleh karena itu, persiapan yang matang sejak dini dapat mempercepat realisasi rencana tersebut. (rls)

Seludupkan Kokain Ratusan Gram di Vagina, Bule Argentina Diciduk Bea Cukai Bandara Ngurah Rai

Bule perempuan berinisial GE (46) asal Argentina ditangkap Petugas Bea Cukai Ngurah Rai berhasil lantaran penyelundupan narkotika di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Selasa (25/3/2025).
Bule perempuan berinisial GE (46) asal Argentina ditangkap Petugas Bea Cukai Ngurah Rai berhasil lantaran penyelundupan narkotika di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Selasa (25/3/2025).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Seorang bule perempuan berinisial GE (46) asal Argentina ditangkap Petugas Bea Cukai Ngurah Rai berhasil lantaran penyelundupan narkotika di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Selasa (25/3/2025).

Petugas mengamankan barang bukti berupa bubuk putih yang seberat 323,76 gram bruto yang dikemas menggunakan lakban dan alat kotrasepsi.

Setelah dilakukan pengujian laboratorium, bubuk tersebut dikonfirmasi sebagai narkotika golongan I jenis kokain.

Humas Bea Cukai Ngurah Rai, Bowo Pramoedito mengatakan, modus penyelundupan yang digunakan adalah vaginal insert yakni narkotika disembunyikan di dalam alat kelamin. “GE berprofesi sebagai penata rambut,” ungkapnya dikutip dalam keterangan tertulis, Rabu (26/3/2025).

Bowo menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari analisis intelijen dan pengawasan terhadap penumpang pesawat Emirates EK368 dengan rute Dubai – Denpasar.

GE yang tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada 25 Maret 2025 sekitar pukul 18.00 WITA kemudian diarahkan ke jalur pemeriksaan khusus. Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap barang bawaan dan pemeriksaan badan, petugas menemukan narkotika yang disembunyikan di dalam alat kelamin.

Dari hasil informasi dan analisis lebih lanjut, petugas menemukan indikasi keterlibatan pihak lain dalam upaya penyelundupan ini.

GE terindikasi kuat akan bertemu dengan seorang yang diduga bertindak selaku penerima barang di Bali. Berdasarkan informasi tersebut, tim gabungan Bea Cukai Ngurah Rai dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali melakukan operasi lanjutan guna mengungkap jaringan narkotika ini.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, GE mengaku kepada petugas Bea Cukai datang ke Bali sendirian untuk mengantarkan paket narkotika yang diperoleh di Mexico dan dijanjikan imbalan sebesar 3.000 USD.

“Untuk saat ini barang bukti dan warga negara Argentina tersebut telah diserahkan ke BNNP Bali,” tambahnya. (ana) 

Perdana! 6.000 Masyarakat Muslim di Badung Terima Bantuan Keagamaan Rp2 Juta Per KK

Bupati Adi Arnawa bersama Wabup Alit Sucipta saat menyerahkan Bansos menjelang Hari Raya Keagamaan secara simbolis di Masjid Baiturrahman Angantiga Petang dan di Balai Banjar Anyar, Kelurahan Tanjung Benoa, Rabu (26/3/2025).
Bupati Adi Arnawa bersama Wabup Alit Sucipta saat menyerahkan Bansos menjelang Hari Raya Keagamaan secara simbolis di Masjid Baiturrahman Angantiga Petang dan di Balai Banjar Anyar, Kelurahan Tanjung Benoa, Rabu (26/3/2025).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyerahkan bantuan sosial keagamaan kepada masyarakat Muslim di Kabupaten Badung.

Penyerahan bantuan berlangsung di dua lokasi pada Rabu (26/3/2025). Lokasi pertama adalah Masjid Baiturrahman Angantiga, Banjar Angantiga, Desa Petang, Kecamatan Petang, tempat Bupati menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat Muslim di Badung Utara.

Selanjutnya, rombongan bergerak ke Balai Banjar Anyar, Kelurahan Tanjung Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, untuk menyerahkan bantuan yang sama kepada masyarakat Muslim di Badung Selatan.

Dalam sambutannya, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengungkapkan rasa syukur karena bisa hadir langsung untuk menyerahkan bantuan sosial sebesar Rp2 juta per kepala keluarga (KK). Bantuan ini diberikan untuk membantu masyarakat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa dan bersiap menyambut Hari Raya Idul Fitri.

“Kami berkomitmen untuk menyalurkan bantuan ini sesuai dengan ketentuan yang ada. Bantuan sosial ini diberikan kepada masyarakat Muslim menjelang Idul Fitri sebesar Rp2 juta per KK, sebagaimana yang juga diberikan kepada umat lainnya menjelang hari raya keagamaan masing-masing,” jelas Adi Arnawa.

Bupati juga menegaskan bahwa bantuan ini diberikan kepada sekitar 6.930 KK Muslim di Badung, sebagai bagian dari kebijakan pemerintah daerah dalam membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan.

Tak hanya untuk umat Islam, bantuan serupa juga diberikan kepada umat Hindu saat Hari Raya Galungan, umat Kristen saat Natal, serta umat Buddha saat Imlek.

“Total penerima bantuan sosial keagamaan di Kabupaten Badung mencapai 91.918 KK, atau sekitar 60 persen dari total 143.000 KK di Badung,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Muslim Angantiga, Muhammad Ramsuddin, menyampaikan apresiasinya atas bantuan dari Pemerintah Kabupaten Badung. Ia berharap program ini dapat berlanjut di tahun-tahun mendatang, mengingat manfaatnya yang sangat dirasakan oleh masyarakat.

“Menjelang Idul Fitri, bantuan ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok. Hampir semua KK penerima bantuan adalah warga yang tinggal di sini. Kami juga punya saudara-saudara yang mudik ke kampung halaman di sini,” ujarnya.

Ia juga menceritakan sejarah keberadaan komunitas Muslim di Angantiga yang berasal dari Bugis-Bone dan telah menetap selama lebih dari 400 tahun. Masjid Baiturrahman Angantiga sendiri pertama kali berdiri pada tahun 1870 dan terakhir direnovasi pada 2018 dengan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Badung.

Kepala Dinas Sosial Badung, A.A. Ngr Raka Sukaeling mengatakan, program bantuan sosial ini bertujuan memastikan masyarakat miskin dan rentan tetap bisa merayakan hari besar keagamaan dengan layak.

Total penerima bantuan keagamaan di Badung sebanyak 91.918 KK, dengan rincian Umat Hindu 81.856 KK, Islam 6.930 KK, Kristen 2.866 KK, Buddha 256 KK, penganut aliran kepercayaan 1 KK.

Pada hari tersebut, penyerahan bantuan dilakukan di dua lokasi utama di Kecamatan Petang bantuan untuk 162 KK Muslim diserahkan di Masjid Baiturrahman Angantiga dan di Kecamatan Kuta Selatan bantuan untuk 2.733 KK Muslim diserahkan di Balai Banjar Anyar, Kelurahan Tanjung Benoa.

Acara penyerahan bantuan ini juga dihadiri oleh Anggota DPRD Badung Bima Nata dan I Gst Lanang Umbara, Plh. Sekda Badung Ida Bagus Gede Arjana, serta jajaran OPD terkait di Pemkab Badung.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan hari raya keagamaan dengan lebih tenang dan sejahtera. (ana) 

Wujudkan Desa Harmonis dan Berkeadilan di Tabanan, 133 Bale Sabha Adhyaksa Diresmikan

Peresmian Bale Sabha Adhyaksa di 133 Desa di Kabupaten Tabanan. Acara yang berlangsung di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Rabu (26/3/2025).
Peresmian Bale Sabha Adhyaksa di 133 Desa di Kabupaten Tabanan. Acara yang berlangsung di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Rabu (26/3/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebanyak 133 Bale Sabha Adhyaksa di seluruh desa di wilayah Kabupaten Tabanan diresmikan pada Rabu (26/3/2025).

Peresmian dilakukan olehKepala Kejaksaan Tinggi Bali I Ketut Sumedana, Gubernur Bali Wayan Koster, Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya serta jajaran Forkopimda Bali dan pejabat daerah serta undangan terkait lainnya.

Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Ketut Sumedana, dalam arahannya saat itu menegaskan, program ini berakar dari konsep restorative justice yang ia tuangkan dalam bukunya pada tahun 2018.

“Kehadiran saya di sini adalah untuk program desa. Konsep Bale Restorative Justice berawal dari buku yang saya tulis pada tahun 2018, yaitu balai mediasi dalam perkembangan hukum desa,” jelasnya.

Sumedana memaparkan, tiga aspek utama dalam program ini. Pertama, mendampingi masyarakat desa dan aparatur desa dalam pembangunan agar tidak ada kebocoran anggaran. Kedua, masuk ke desa-desa untuk melakukan penyuluhan hukum agar masyarakat melek hukum.

“Ketiga, kita membangun Bale Sabha Adhyaksa untuk penyelesaian konflik di desa agar tercipta harmoni, damai, dan sejahtera,” tuturnya.

Sementara dalam sambutannya, Gubernur Bali, Wayan Koster, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, serta instansi vertikal dan pemerintah pusat.

“Tujuannya agar Bali dibangun secara utuh secara bersama-sama bersinergi dengan provinsi, kabupaten, kota se-Bali juga dengan instansi vertikalnya dan pemerintahan pusat yang ada di Bali,” ujarnya.

Gubernur Koster juga mengapresiasi langkah progresif yang diambil oleh Kejaksaan Tinggi Bali melalui program Jaksa Masuk Desa dan Jaksa Bina Desa.

“Langkah ini akan mengurangi masalah-masalah hukum yang berpotensi di desa. Jadi, sebagai Gubernur, mewakili masyarakat dan Pemerintah Provinsi Bali, matur suksema kepada Bapak Kajati Bali. Semoga program yang sangat baik ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” tambahnya.

Selaku Bupati Tabanan, Sanjaya, menyambut baik peresmian Bale Sabha Adhyaksa sebagai kelanjutan dari program Griya Restorative Justice yang telah diresmikan sebelumnya.

“Masih segar dalam ingatan kami, pada tanggal 1 November 2023 yang lalu, Kajati Bali telah meresmikan Griya Restorative Justice di sepuluh kecamatan. Selaku kepala daerah, kami menyambut dengan antusias dan memerintahkan kepada jajaran serta para camat untuk berkolaborasi dalam pembentukan Griya Restorative Justice,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati Sanjaya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pemanfaatan Bale Sabha Adhyaksa sebagai sarana penyelesaian konflik secara damai.

“Peran tokoh adat, tokoh masyarakat, dan aparatur desa sangatlah penting dalam menyelesaikan permasalahan tanpa harus menempuh proses pidana yang justru dapat merugikan semua pihak,” katanya.

Dengan diresmikannya Bale Sabha Adhyaksa di seluruh desa di Tabanan, diharapkan masyarakat semakin sadar hukum dan berperan aktif dalam menjaga ketertiban serta menghindari tindak pidana.

“Melalui konsep keadilan restoratif ini, diharapkan kehidupan harmonis dapat pulih kembali. Semoga Bale Sabha Adhyaksa menjadi media edukasi bagi masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya tindak pidana,” kata Bupati Sanjaya. (ana) 

Dihantam Ombak, Nelayan Hilang di Perairan Tanah Lot 

Pencarian nelayan hilang di Perairan Tanah Lot, Kecamatan Kediri, Tabanan.
Pencarian nelayan hilang di Perairan Tanah Lot, Kecamatan Kediri, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Seorang nelayan bernama Ahmad Baiti (55) belum kembali dari melaut di Perairan Tanah Lot, Kecamatan Kediri, Tabanan.

Korban pergi melaut sejak 22 Maret 2025 sekitar pukul 09.00 WITA bersama dengan Maulidin (saksi mata) dari Pantai Pebuahan, Negara, Jembrana menggunakan dua jukung.

Sesampainya di Perairan Tanah Lot tiba-tiba datang ombak dan menghantam jukung, hingga keduanya terpisah.

“Keterangan saksi mata yang selamat saat itu kondisi cuaca saat itu buruk dan mereka akhirnya terpisah kurang lebih pada pukul 12.00 WITA,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, Selasa (25/3/2025).

Usai menerima laporan sekitar pukul 16.00 WITA, petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar segera berkoordinasi dengan Pol Air Polresta Tabanan dan POS TNI AL Pengambengan. Diungkapkan ciri-ciri jukung warna kuning tua dan bertuliskan SBR Nikmat.

Hari ini tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian di sekitar lokasi dengan menggunakan rubber boat.

“Menentukan posisi pencarian kami memperhitungkan arah dan kekuatan pergerakan angin dan arus, namun alam tidak bisa diprediksi secara pasti, disamping itu kejadian sudah dari tanggal 22 Maret,” jelasnya.

Operasi SAR melibatkan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Pol Air Polres Jembrana, Pos TNI AL Pengambengan, Pol Air Polres Tabanan, Bhabinkamtibmas Desa Banyubiru, serta pihak keluarga Korban.

Sidakarya menghimbau agar selalu berhati-hati saat melaut dan perhatikan kondisi cuaca. Mengingat data dari BMKG diprediksi masih akan terjadi kondisi cuaca ekstrim, hujan deras, petir dan angin kencang. (ana)

Semarak Lomba dan Parade Ogoh-Ogoh Adat Bongan Puseh Tabanan

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ditandai dengan pemukulan Kulkul, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya membuka secara resmi Lomba dan Parade Ogoh-Ogoh Adat Bongan Puseh, Desa Bongan, Tabanan, Selasa (25/3/2025).

Kegiatan yang di inisiasi oleh Sekaa Teruna beserta Prajuru Adat Banjar Bongan Puseh, dilaksanakan di kawasan Pasar Adat Bongan Puseh dan diikuti oleh enam Banjar Adat.

Keenam Banjar tersebut diantaranya, Banjar Adat Bongan Lebah Kaja dengan tajuk Ogoh-Ogoh yaitu Sang Bhuta Langkir, Banjar Adat Bongan Lebah Kelod dengan tajuk Ogoh-ogoh yaitu Sandikala.

Banjar Adat Bongan Gede dengan judul Sapuh Leger, Banjar Adat Bongan Kauh mengusung tema Gerebek Samar, Banjar Adat Bongan Tengah mengusung Tema Batara Kala, sedangkan Banjar Adat Bongan Jawa dengan tema Ogoh-ogoh yaitu Ang Geni Murka.

Atas inovasi dan kreativitas para pemuda, Bupati Tabanan, Sanjaya menyampaikan apresiasi dan dukungannya. Dimana setiap Banjar atau setiap peserta Lomba dan parade Ogoh-ogoh ini mendapatkan uang pembinaan masing-masing sebesar Rp 5 juta.

Tidak hanya itu, Sanjaya juga sampaikan penghargaannya karena dalam kegiatan ini para pemuda mampu menampilkan kesenian-kesenian yang menarik serta menyertakan pameran kuliner yang diikuti oleh 10 stand.

Sanjaya berpesan masyarakat harus mampu memaknai perayaan hari suci Nyepi sebagai perenungan dengan penuh ikhlas dan penuh mawas diri yang terikat dengan catur brata penyepian.

Politisi asal Dauh Pala Tabanan juga berharap, agar pelaksanaan ogoh-ogoh ini tidak hanya menjadi ajang tradisi tahunan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, baik dari segi budaya maupun ekonomi.

“Diatas semua itu, saya memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan parade ini. Semoga pada tahun yang akan datang, parade ini akan mengalami peningkatan,baik dari sisi penyelenggaraan maupun dari sisi lainnya,” ujar Sanjaya.

Bendesa Adat Bongan Puseh, I Gusti Putu Sukarata, melaporkan lomba dan parade Ogoh-Ogoh saat ini mengambil tema ‘”Nyomya Bhuta Kala Nyanggra Nawa Warsa caka 1947 Nyujur Paduraksa Jayaning Singasana”, yang artinya buta kala di alam dan pada diri manusia dinetralisir agar sifat-sifat angkara murka, sombong dan angkuh menjadi sifat-sifat yang baik menuju kejayaan Kabupaten Tabanan.

Ia sangat bersyukur kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, khususnya masyarakat Bongan dan Pemkab Tabanan.

“Terimakasih kepada seluruh warga Bongan, serta tian mengucapkan terimakasih banyak atas bantuan Bapak Bupati dan Wakil Bupati termasuk DPR selama ini di Desa Adat tidak pernah hentinya, tepuk tangan kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati yang tidak henti-hentinya memberikan bantuan dan dukungan termasuk pada acara ini. Sekali lagi tiang ucapkan terimakasih,” ungkapnya. (rls)