- Advertisement -
Beranda blog Halaman 236

Gegara Selang Gas Bocor, Warung Bakso di Tabanan Ludes Terbakar

Kebakaran warung bakso di Banjar Dauh Yeh, Desa Kaba-kaba, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, pada Kamis (24/4/2025) siang.
Kebakaran warung bakso di Banjar Dauh Yeh, Desa Kaba-kaba, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, pada Kamis (24/4/2025) siang.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kebakaran melanda sebuah warung bakso yang berlokasi di Banjar Dauh Yeh, Desa Kaba-kaba, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, pada Kamis (24/4/2025) siang.

Dari penyelidikan, api diduga berasal dari kebocoran selang regulator gas yang menyebabkan nyala api kompor membesar.

Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sukadana mengatakan, insiden kebakaran terjadi sekitar pukul 13.00 WITA. Pemilik warung bernama Hendra Eka Hermanto (38), warga asal Jember, Jawa Timur, yang berdomisili sementara di Desa Tumbakbayuh, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.

Menurut keterangan saksi, Muhamad Zaini dan Samadi, saat warung hendak dibuka dan kompor dinyalakan, api langsung menyambar dan membesar akibat kebocoran pada selang gas.

“Api dengan cepat membakar sebagian besar bangunan warung yang terbuat dari material mudah terbakar,” ungkapnya.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berusaha memadamkan api. Dua unit mobil pemadam kebakaran juga dikerahkan untuk memadamkan kobaran api. “Sekitar pukul 13.40 WITA api berhasil dipadamkan,” ungkapnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 15 juta. “Pemilik warung menerima kejadian ini sebagai musibah,” pungkasnya. (ana)

Kakek Mura Meninggal Terseret Arus Saat Menjala Ikan di Pantai Biaung

Tim SAR evakuasi kakek Mura, terseret arus saat menjala ikan di Pantai Biaung, Kesiman, Denpasar Timur Kamis (24/4/2025) siang.
Tim SAR evakuasi kakek Mura, terseret arus saat menjala ikan di Pantai Biaung, Kesiman, Denpasar Timur Kamis (24/4/2025) siang.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Seorang kakek bernama I Wayan Mura ditemukan meninggal dunia usai tenggelam terseret arus saat menjala ikan di Pantai Biaung, Kesiman, Denpasar Timur Kamis (24/4/2025) pagi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya mengatakan, sebelum tenggelam, korban menebar menjala ikan dengan menggunakan ban pelampung di sekitar pantai sekitar pukul 09.00 WITA. Namun tak berselang lama, korban tak terlihat di lokasi.

“Hanya ditemukan ban pelampung dan jaringan oleh kelompok nelayan, serta sepeda korban yang masih terparkir di seputaran lokasi Pantai Biaung,” kata Nyoman Sidakarya.

Kejadian itu lantas dilaporkan ke pihak berwajib untuk mencari keberadaan kakek Mura.

Ia menyebut, pihaknya menerjunkan lima personel ke lokasi kejadian untuk mencari keberadaan kakek Mura. Upaya pencarian dilakukan dengan menyisiri pantai dimana korban terakhir terlihat oleh saksi di lokasi dengan menggunakan rubber boat. Selain itu, pencarian oleh SRU darat dengan penyisiran dan menerbangkan drone thermal.

“Pada pukul 14.45 WITA, korban akhirnya ditemukan terdampar Pantai Padanggalak dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya dengan kendaraan pribadi, jenasah langsung dibawa ke rumah duka,” ungkap Sidakarya.

Adapun unsur SAR Gabungan yang terlibat selama proses pencarian diantaranya dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polair Polda Bali, Polair Polresta Denpasar, Polsek Denpasar Timur, Balawista Sanur, SAR Radio 115, ORARI Bali, Tagana Kota Denpasar, Babinkamtibnas Desa Kesiman Kertalangu, Kelompok Nelayan Sari Segara dan pihak keluarga serta masyarakat. (ana) 

Tak Kunjung Ditemukan, Pencarian Turis Rusia di Perairan Amed Diperpanjang

Pencarian terhadap Sergei Eliseev diperpanjang. (Istimewa)
Pencarian terhadap Sergei Eliseev diperpanjang. (Istimewa)

PANTAUBALI.COM, KARANGASEM – Upaya pencarian Sergei Eliseev, turis Rusia yang hilang saat memancing di perairan Amed, Karangasem, terus dilakukan hingga hari ketujuh. Meski tim pencarian menghadapi kendala gelombang tinggi dan angin kencang, mereka tetap semangat untuk menemukan jejak korban.

Pencarian yang seharusnya berakhir pada hari Rabu kemarin, diperpanjang setelah Kedutaan Besar Rusia mengajukan permohonan resmi. “Hari ini seharusnya hari terakhir, tapi kami menerima permohonan perpanjangan dari Kedutaan Rusia,” kata I Gusti Ngurah Eka Wiadnyana, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem.

Tim gabungan terdiri dari Basarnas, Polair, Bakamla, dan BPBD Karangasem, menggunakan drone termal dan kapal untuk menyisir kawasan perairan dari Amed hingga Seraya. Meski demikian, hingga saat ini belum ada jejak pasti yang ditemukan.

Sergei dilaporkan hilang pada Kamis (17/4/2025) setelah jukungnya ditemukan terombang-ambing di perairan Seraya.

“Kami terus berharap sisa waktu perpanjangan ini bisa memberikan hasil positif,” tambah Ngurah Eka.

Pencarian akan dilanjutkan dengan intensitas penuh setiap hari dari pagi hingga sore, mengoptimalkan semua sumber daya yang tersedia. (*)

Trans Siswa Tabanan Akan Kembali Beroperasi Mei 2025, 242 Armada Disiapkan

Angkutan siswa gratis. (Foto:Dishub Tabanan)
Angkutan siswa gratis. (Foto:Dishub Tabanan)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan akan mengaktifkan kembali program angkutan siswa gratis (Trans Siswa). Layanan ini rencananya mulai beroperasi di seluruh kecamatan di wilayah Tabanan pada Mei 2025.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tabanan I Made Murdika mengatakan, jika tidak ada kendala, trans siswa akan beroperasi pada bulan Mei mendatang dengan jangka waktu pelaksanaan selama delapan bulan.

Adapun layanan angkutan siswa ini akan digratiskan untuk seluruh siswa SMP di sepuluh kecamatan di Tabanan. “Sekitar 242 angkutan siswa telah disiapkan untuk melayani rute trayek di seluruh kecamatan,” jelasnya.

Murdika menambahkan, sebelumnya pemenang tender jasa operator layanan angkutan siswa di Tabanan ini telah diumumkan. Nama perusahaan pemenang tender yakni Perum DAMRI yang beralamat di Jalan Diponegoro, Denpasar.

Adapun nilai kontrak kerja sama dalam layanan angkutan siswa sebesar Rp9.464.254.240. Yang mana, sumber anggaran pembiayaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tabanan tahun anggaran 2025. “Anggaran yang siapkan Pemkab Tabanan sebesar Rp 9,4 miliar lebih,” tambahnya. (ana) 

Rekomendasi Tempat Wisata di Bali yang Wajib Dikunjungi Saat Manis Galungan

Desa Penglipuran, Bangli.
Desa Penglipuran, Bangli.

PANTAUBALI.COM – Manis Galungan adalah hari setelah perayaan Hari Raya Galungan bagi umat Hindu di Bali. Setelah sehari penuh dengan kegiatan persembahyangan dan berkumpul bersama keluarga, masyarakat Bali biasanya memanfaatkan momen Manis Galungan untuk bersantai, berwisata, dan menikmati waktu berkualitas bersama orang tercinta.

Masih bingung ingin ke mana saat Manis Galungan? Berikut ini adalah rekomendasi tempat wisata populer di Bali lengkap dengan lokasi dan daya tarik pemandangannya:

  1. Kintamani

Terletak di Kabupaten Bangli, kawasan wisata Kintamani sudah sangat terkenal. Waktu tempuh dari Denpasar sekitar 2 jam. Kintamani menawarkan panorama Gunung Batur yang megah serta Danau Batur yang biru jernih, dikelilingi perbukitan hijau. Di sekitarnya banyak terdapat kafe, restoran, dan penginapan dengan pemandangan langsung ke danau dan gunung.

2. Tegallalang Rice Terrace

Berada di Ubud, Kabupaten Gianyar, Tegallalang Rice Terrace menyuguhkan pemandangan sawah berundak hijau yang tertata rapi di lereng bukit. Tempat ini cocok untuk foto Instagram dan jalan santai. Tersedia juga wahana ayunan populer (Bali Swing) dengan view lembah tropis yang menawan.

3. Jatiluwih Rice Terrace

Alternatif lain untuk menikmati sawah yang luas dan indah adalah di Jatiluwih Rice Terrace, Kecamatan Penebel, Tabanan. Dikenal sebagai warisan budaya dunia UNESCO, area ini menawarkan hamparan sawah terasering yang luas dengan latar belakang Gunung Batukaru. Suasananya sejuk dan cocok untuk relaksasi.

4. Bedugul

Masih di Kabupaten Tabanan, kawasan Bedugul di Kecamatan Baturiti menyuguhkan udara sejuk dengan panorama pegunungan dan perbukitan hijau. Tempat-tempat yang bisa dikunjungi di sini antara lain: Kebun Raya Bedugul untuk piknik keluarga, Danau Beratan dan Danau Buyan yang memesona, serta wisata petik stroberi yang seru untuk anak-anak.

5. Pantai Melasti

Berada di Desa Ungasan, dekat kawasan Uluwatu, Pantai Melasti memiliki tebing kapur yang menjulang, pasir putih bersih, dan air laut yang biru jernih. Akses jalan menurun yang berliku ke pantai ini juga menjadi spot foto favorit para wisatawan.

6. Pantai Pandawa

Pantai ini terletak di Desa Kutuh, Badung. Keunikan Pantai Pandawa terletak pada akses jalannya yang membelah tebing kapur dengan deretan patung Pandawa di sepanjang jalan. Pantai ini luas, berpasir putih, dan memiliki ombak yang cukup tenang, cocok untuk bersantai.

7. Pantai Sanur

Pantai Sanur yang terletak di Denpasar Selatan ini terkenal dengan suasananya yang tenang. Jalan setapak di pinggir pantai cocok untuk jogging atau bersepeda santai bersama keluarga. Salah satu daya tarik utama di sini adalah panorama matahari terbit yang indah.

8. Desa Penglipuran

Berlokasi di Kecamatan Bangli, sekitar 1,5 jam dari Denpasar, Desa Penglipuran adalah desa adat yang sangat terjaga keasriannya. Rumah-rumah tertata rapi dengan arsitektur tradisional Bali. Suasana yang tenang dan bersih membuat desa ini ideal untuk wisata budaya dan edukasi.

9. Bali Safari & Marine Park

Terletak di Jalan Bypass Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Gianyar, tempat ini sangat cocok untuk wisata keluarga. Terdapat berbagai satwa liar seperti harimau, singa, dan gajah, serta pertunjukan budaya Bali yang menarik untuk anak-anak dan orang dewasa.

10. Amed

Amed terletak di pesisir timur Bali, tepatnya di Kabupaten Karangasem. Kawasan ini dikenal dengan pantainya yang tenang, air laut yang jernih, dan keindahan bawah lautnya. Amed menjadi surga bagi pecinta snorkeling dan diving, karena terumbu karangnya masih sangat alami dan kaya akan biota laut. Selain itu, di pagi hari, kamu bisa menyaksikan matahari terbit dari balik laut dengan latar perahu-perahu nelayan yang bersandar di pantai. (ana)

Putri Koster Ajak Desainer Bali Ciptakan Busana Siap Pakai dalam Fashion Show ‘Black Glamour Elegant’

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Dunia fashion di Bali semakin menunjukkan geliatnya. Banyak desainer-desainer bermunculan di Pulau Dewata. Untuk itu, Dekranasda Provinsi Bali berkomitmen untuk memajukan dunia fashion lokal. Dalam upaya membangun industri fashion tidak hanya berhenti pada panggung peragaan, tetapi juga mencakup ekosistem yang lebih luas..

Hal itu disampaikan Ny. Putri Suastini Koster, Ketua Dekranasda Provinsi Bali dalam acara fashion show bertema Black Glamour Elegant yang diselenggarakan oleh desainer Yongki Perdana di salah satu Restaurant and Lounge di Petitenget, Badung pada Senin (21/4/2025) malam.

“Kita harus mengajak desainer untuk berjuang, memberi mereka pengalaman, dan membangun sistem yang melibatkan penenun, penjahit, model, hingga koreografer. Semua harus bergerak bersama,” ungkapnya.

Sebagai langkah nyata dalam memajukan dunia fashion di Bali, dalam lima tahun ke depan, Dekranasda Bali akan fokus mengkurasi desainer-desainer Bali yang layak tampil di kancah internasional.

Seniman multitalenta ini menyampaikan ingin memberi ruang dan pengalaman agar mereka bisa menjadi trend center, menentukan arah mode, tidak hanya untuk Bali tapi juga Indonesia dan bahkan dunia.

Untuk itu, istri Gubernur Bali ini mengajak para desainer untuk mulai menampilkan busana yang ready to wear dalam setiap fashion show, agar karya mereka tidak hanya dinikmati di atas panggung, tetapi juga bisa digunakan oleh masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.

“Desain yang indah harus bisa dipakai, entah ke kantor, ke resepsi, atau kegiatan lain. Itulah arah yang ingin kita capai dalam industri fashion Bali,” jelasnya.

Tahun ini, Ia telah mengantongi dua nama desainer Bali yang siap diajak ke pentas internasional. Dikatakan Ny. Putri Koster, proses kurasi akan dilanjutkan pada bulan Juni mendatang, dengan target penambahan dua desainer lagi untuk dibawa ke negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Hal ini dilakukan sebagai bentuk nyata dukungan Dekranasda Bali kepada para desainer di tanah dewata untuk tampil di pentas dunia. (rls)

Maknai Hari Kartini, Putri Koster Ajak Perempuan Jadi Agen Perubahan

etua TP PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster.
etua TP PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Ketua TP PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster mengajak para perempuan untuk memaknai Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April sebagai momentum untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Para perempuan diharapkan mampu merubah hal-hal ataupun kebiasaan-kebiasaan yang ada di tengah masyarakat yang tidak membawa kemajuan bagi kehidupan kita.

“Kalau dulu ibu Kartini berjuang terhadap hal-hal yang mengkerdilkan perempuan, maka kini saatnya kita menunjukkan diri bahwa perjuangan ibu Kartini tidak sia-sia, kita perempuan layak untuk diperjuangkan. Perempuan bisa menjadi agen perubahan, mengubah hal-hal yang tidak membawa kemajuan terhadap kehidupan kita,” imbuhnya.

Harapan tersebut disampaikan Putri Koster dalam sambutannya saat membuka acara Talkshow dan Creative Space yang mengangkat tema Perempuan, Seni dan Iklim Menyulam Harapan di Tengah Krisis, di Sudamala Resort Sanur, Senin (21/4/2025) sore .

Dalam sambutannta, Putri Koster menyampaikan salah satu peran nyata perempuan sebagai agen perubahan adalah mengubah pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing. Kebiasaan tidak mengelola sampah yang kita hasilkan dan menyerahkan urusan sampah sepenuhnya kepada pemerintah merupakan salah satu contoh hal kebiasaan yang harus kita ubah.

Terlebih saat ini Bali sudah darurat sampah, untuk itu perempuan harus mampu mengambil peran nyata dalam pengelolaan sampah dan membangun kesadaran di lingkungan sekitar untuk mulai mengelola sampah yang dihasilkan.

Ditambahkannya, sebagai payung hukum pengelolaan sampah, Gubernur Bali telah mengeluarkan sejumlah regulasi terkait hal tersebut diantaranya Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 membatasi timbulan sampah plastik sekali pakai, Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 mengatur pengelolaan sampah berbasis sumber serta yang terbaru Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 09 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah.

“Pemerintah telah membuat regulasinya, dan kita sebagai masyarakat wajib untuk mengimplementasikan serta mensukseskan pelaksanaan peraturan tersebut. Kita ubah perilaku kita dengan menyelesaikan sampah yang kita hasilkan, jangan sampai sampah kita mengotori lingkungan orang lain, dan disini perempuan punya peran penting sebagai agen perubahan perilaku tersebut,” tuturnya.

Mengakhiri sambutannya, seniman multitalenta ini juga mengajak seluruh masyarakat untuk membangun kesadaran bersama untuk menjaga alam dan tidak mengeksploitasi alam secara berlebihan.

Kegiatan yang diselenggarakan serangkaian Peringatan Hari Kartini (21 April) dan Hari Bumi (22 April) juga diisi dengan Talkshow yang menghadirkan narasumber diantaranya Ibu Arifah Handayani selaku Action Manager Climate Reality Indonesia serta Shri Yogi Lestari dari Partai Amanat Nasional Bali. (rls) 

Gubernur Koster Kebut Penuntasan Masalah Sampah

Gubernur Koster saat penandatangann PT Hatten Tbk dengan PT Nusa Solar sebagai Penyedia Solar Panel, Komunitas MaluDong, dan PT Bersih Dari Sampah, bertempat di Private Dining Room-Hatten Wine, Jln. Bypass Ngurah Rai, Sanur, Denpasar, pada Senin (21/4/2025).
Gubernur Koster saat penandatangann PT Hatten Tbk dengan PT Nusa Solar sebagai Penyedia Solar Panel, Komunitas MaluDong, dan PT Bersih Dari Sampah, bertempat di Private Dining Room-Hatten Wine, Jln. Bypass Ngurah Rai, Sanur, Denpasar, pada Senin (21/4/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi terhadap langkah PT. Hatten Bali Tbk., atas kepedulian terhadap lingkungan alam Bali. Hal itu diwujudkan langsung melalui aksi nyata penandatangan dengan pihak-pihak terkait yang peduli dengan lingkungan Bali.

Demikian dikatakan oleh Gubernur Koster saat memberikan sambutan dan menyaksikan penandatanganan antara PT Hatten Tbk dengan PT Nusa Solar sebagai Penyedia Solar Panel, Komunitas MaluDong, dan PT Bersih Dari Sampah, bertempat di Private Dining Room-Hatten Wine, Jln. Bypass Ngurah Rai, Sanur, Denpasar, pada Senin (21/4/2025).

Menurutnya hal ini sejalan dengan program Pemprov Bali yang ingin Bali bersih dari sampah plastik dan menggunakan energi baru terbarukan. Apalagi belum lama ini Gubernur Koster telah meluncurkan SE Nomor 9 tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah. Di dalam SE tersebut juga mengatur tentang pelarangan peredaran air minum kemasan di bawah satu liter.

“Periode ini akan saya kebut, baik penanganan sampah dari hulu dan hilir, pengolahan sampah berbasis sumber, pelarangan penggunaan bahan plastic, hingga penggunaan energi baru terbarukan. Periode pertama terhalang pandemi Covid-19 sehingga program-program tersebut tidak berjalan maksimal padahal sudah dicanangkan, maka periode ini saya akan kebut,” tegasnya.

Gubernur asal Desa Sembiran tersebut juga mengatakan dirinya tidak gentar memberlakukan pelarangan penjualan minuman kemasan di bawah satu liter. Meskipun banyak perusahaan melayangkan protes, namun dirinya menyampaikan akan maju terus.

“Tidak adil rasanya jika mereka terus mengeruk keuntungan dengan menjual minuman tanpa memberikan solusi sampah ke depannya, namun kita yang membereskan, komunitas MaluDong yang sibuk padahal mereka tidak dibayar. Persepsi seperti ini harus diluruskan,” imbuhnya.

Ia pun mengatakan selambat-lambatnya program ini berhasil dalam kurun waktu dua tahun. “Desember 2025 produsen sudah harus selesai mendistribusikan minuman kemasan di bawah satu liter, Januari 2026 sudah tidak ada minuman itu beredar dan dalam kurun waktu dua tahun semua sudah beres,” tegasnya.

Mengenai penggunaan energi baru terbarukan, ia pun mendorong agar Bali menjadi pulau yang menggunakan energi ramah lingkungan. Komitmen itu menurutnya dilakukan agar masyarakat bisa menghirup udara yang bersih tanpa polusi. Selain itu, ia juga berharap ke depan Bali bisa mandiri dalam energi, sehingga tidak perlu menunggu pasokan energi dari tempat lain.

“Semua usaha ini dilakukan agar Bali benar-benar menjadi bersih dan nyaman. Bali sebagai destinasi wisata dunia selalu menjadi sorotan. Setidaknya dengan lingkungan yang bersih dan nyaman membuat wisatawan semakin banyak datang ke Bali dan perekonomian Bali lebih baik lagi. Jadi komitmen ini memerlukan Tindakan bersama, bukan hanya tugas pemerintah saja,” tegasnya.

Sebelumnya Presiden PT Hatten Bali Tbk Ida Bagus Rai Budiarsa menyampaikan, masalah sampah sangat pelik ditangani di Bali, bahkan media asing sempat menyorot Bali dan menjadikan Pulau yang tidak layak dikunjungi di tahun 2024. Sehingga pihaknya pun ambil bagian dalam menjaga lingkungan alam Bali.

Dalam menjaga alam Bali, pihaknya telah membuat Teba Modern untuk mengolah sampah organik. Sedangkan untuk sampah residu pihaknya bekerja sama dengan PT Bersih Dari Sampah. “Harapan kami PT Hatten Bali Tbk tidak membawa sampah ke TPA, kami selesaikan semua sampah kami,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Founder MaluDong Komang Sudiarsa. Sejak berdirinya komunitasnya dari tahun 2009, permasalahan sampah masih sangat sulit ditangani di Bali. Menurutnya hal yang sangat sulit adalah edukasi masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan hingga mengolah sampah. Pihaknya terus berupaya mengedukasi masyarakat terutama anak-anak sekolah tentang menjaga lingkungan.

“Untuk itu kami sangat perlu support dari Bapak Gubernur sehingga kami tetap semangat mengedukasi, karena masih banyak pekerjaan dan sekolah-sekolah yang harus kami edukasi,” gugahnya.

Sementara itu, perwakilan dari PT Bersih Dari Sampah AA Dewi Andayani menyatakan pihaknya berkomitmen mengelola sampah berkelanjutan melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R), dan tempat pengolahan sampah residu yang ramah lingkungan yang tidak mengeluarkan asap sehingga tidak mencemari udara, air dan tanah Bali.

Menurutnya, solusi pemilahan sampah dan penyelesaian sampah dari sumber secara konsisten bisa menyelamatkan alam Bali, sehingga diperlukan komitmen dan kesadaran bersama segenap lapisan masyarakat. (rls)

Pelayanan SIM Polres Tabanan Pindah ke Gedung Satpas Baru di Bongan

Gedung Satpas di Jalan Kebo Iwo, Desa Bongan, Kecamatan Tabanan.
Gedung Satpas di Jalan Kebo Iwo, Desa Bongan, Kecamatan Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) Polres Tabanan kini dipindahkan ke gedung Satuan Pelayanan Administrasi SIM (Satpas) baru yang berlokasi di Jalan Kebo Iwo, Desa Bongan, Kecamatan Tabanan. Warga tidak perlu lagi mengurus SIM di Mapolres Tabanan seperti sebelumnya.

Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Anton Suherman mengatakan, pemindahan pelayanan SIM di Satpas baru ini telah berjalan mulai Senin (21/4/2025) kemarin.

“Alhamdulillah saat hari pertama pelayanan berjalan lancar dan tidak ada kendala. Namun, masih dalam pendampingan teknisi dari korlantas, untuk memastikan tidak ada kendala,” jelas ketika dihubungi Selasa (22/4/2025).

Anton menambahkan, pemindahan layanan ini bertujuan meningkatkan kenyamanan dan efisiensi bagi masyarakat. Satpas baru ini juga mengadopsi teknologi pelayanan modern, seperti sistem antrean first in, first out (FIFO), serta ujian praktik dengan e-Driver atau sistem otomatis berbasis sensor yang menilai performa berkendara peserta ujian.

Selain itu, ujian teori juga kini dilakukan secara digital menggunakan aplikasi sehingga hasil ujian langsung ditentukan oleh sistem.

“Seluruh sistem sudah terintegrasi dengan Korlantas Polri, sehingga setiap proses dapat dipantau secara real time dari pusat,” kata Anton.

Gedung baru yang terletak di depan Kantor Camat Tabanan dan Polsek Tabanan ini juga dilengkapi fasilitas penunjang lainnya. Mulai dari area parkir yang luas, lintasan praktik berkendara yang lebih memadai, ruang tunggu yang nyaman. Bahkan tersedia juga jalur khusus penyandang disabilitas, ruang bermain anak dan ruang menyusui.

“Meskipun pelayanan sudah berjalan, tapi gedung Satpas ini rencananya baru akan diresmikan pada 28 April mendatang,” imbuh Anton.

Adapun jam operasional pelayanan SIM dimulai pukul 08.00 hingga 13.00 WITA pada hari Senin hingga Kamis, dan hingga pukul 11.00 WITA pada hari Jumat.

Sementara itu, dari pantauan di lokasi pada Selasa (22/4/2025), jumlah pemohon SIM di gedung baru ini masih terbilang sepi. “Hari ini hanya ada satu pemohon yang datang. Sedangkan kemarin saat hari pertama dibuka ada sekitar 34 orang,” ujar seorang petugas di lokasi. (ana)

Bawa Sajam dan Tantang Warga di Pemogan, Buruh Proyek Mabuk Diamankan Polisi

buruh proyek berinisial MPK (19) diamankan polisi.
buruh proyek berinisial MPK (19) diamankan polisi.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Aksi nekat seorang buruh proyek berinisial MPK (19) bikin geger warga Pemogan, Denpasar Selatan, Minggu (20/4) dini hari. Dalam kondisi diduga mabuk, pemuda asal Sumba itu mengacungkan dua bilah pisau dan menantang warga di depan sebuah toko PlayStation di Jalan Mekar II.

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, menjelaskan insiden bermula saat sekelompok pemuda sedang nongkrong dan didatangi oleh dua pria yang hendak membeli bir, salah satunya adalah MPK. Saat itu, MPK mulai bertingkah dan berbicara tak karuan, sehingga salah satu saksi membantunya menuju motornya.

Tak disangka, beberapa saat kemudian MPK kembali seorang diri dan mengaku ingin membeli arak. Bukannya pergi dengan tenang, ia justru mengeluarkan dua senjata tajam dari pinggangnya—sebilah pisau dapur dan sebilah belati—lalu menantang para pemuda yang sedang nongkrong.

“Pelaku bahkan sempat melempar salah satu pisaunya ke arah warga sebelum melarikan diri ke arah utara,” ungkap AKP Sukadi.

Aksi tersebut langsung memicu kepanikan warga dan dilaporkan ke pihak kepolisian. Tim Opsnal Polsek Denpasar Selatan yang dipimpin Kanit Reskrim dan Panit 3 turun tangan melakukan penyisiran. Berkat bantuan masyarakat, MPK berhasil diamankan tanpa perlawanan.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan dua bilah senjata tajam yang digunakan pelaku. Saat diperiksa, MPK mengakui membawa senjata tajam dan mengaku dalam kondisi mabuk minuman keras.

“Kasus ini masih kami dalami, termasuk kemungkinan pelaku terlibat dalam tindak pidana lainnya,” ujar Sukadi.

MPK kini ditahan di Mapolsek Denpasar Selatan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (RAN)