- Advertisement -
Beranda blog Halaman 235

Korsleting Listrik Mesin Pertamini Picu Kebakaran Ruko di Tabanan, Pemilik Rugi 200 Juta

Ruko di Banjar Pupuan Sawah, Desa Pupuan Sawah, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, terbakar hebat pada Selasa (18/3/2025).
Ruko di Banjar Pupuan Sawah, Desa Pupuan Sawah, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, terbakar hebat pada Selasa (18/3/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebuah rumah toko (ruko) yang berlokasi di Banjar Pupuan Sawah, Desa Pupuan Sawah, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, terbakar hebat pada Selasa (18/3/2025) sekitar pukul 13.08 WITA.

Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik pada mesin Pertamini elektrik saat pemilik ruko sedang mengisi bahan bakar minyak. Akibat insiden tersebut, pemilik ruko yakni I Made Suwendra (55) menderita kerugian mencapai Rp200 juta.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata mengatakan, kebakaran berawal saat pemilik ruko, Made Suwendra, memindahkan bensin dari jerigen ke dalam drum penyimpanan Pertamini.

Tanpa disadari, api tiba-tiba muncul dari mesin Pertamini ketika bensin sedang dipindahkan. Sehingga percikan listrik yang terjadi pada mesin menyambar bensin di sekitar lokasi dan menyebabkan api membesar hingga merembet ke seluruh bagian kios.

“Api cepat membesar karena di dalam kios ada tabung gas 3 kilogram dan berbagai barang dagangan yang mudah terbakar,” ungkap Berata.

Dua unit mobil pemadam kebakaran kemudian dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Setelah upaya pemadaman dilakukan, api akhirnya berhasil dipadamkan.

Akibat kebakaran ini, ruko yang menjual kebutuhan pokok dan bahan bakar tersebut hangus terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun pemilik mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp 200 juta. “Dari penyelidikan, diduga api berasal dari korsleting arus listrik pada pertamini,” pungkas Berata. (ana)

Polri Berduka, 3 Polisi Tewas Tertembak OTK Saat Gerebek Sabung Ayam di Lampung

Tiga anggota Polri yang menjadi korban penembakan di Lampung pada Senin (17/3/2025).
Tiga anggota Polri yang menjadi korban penembakan di Lampung pada Senin (17/3/2025).

PANTAUBALI.COM, NASIONAL – Institusi Polri tengah berduka. Pasalnya tiga anggota Polri yang bertugas di Polsek Negara Batin dan Polres Way Kanan, Lampung, meregang nyawa usai menjadi korban penembakan saat menggerebek judi sabung ayam. Penggerebekan dilakukan di Kampung Karang Manik, Way Kanan pada Senin (17/3/2025) kemarin.

Bahkan, salah satu polisi yang tewas tertembak itu merupakan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Negara Batin yakni Iptu Lusiyanto. Sedangkan dua orang lainnya yakni Anggota Polsek Negara Batin Bripka Petrus Apriyanto dan Anggota Satreskrim Polres Way Kanan, Bripda Ghalib Surya Ganta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kronologi insiden mengerikan itu terjadi ketika Polsek Negara Batin menerima informasi adanya aktivitas judi sabung ayam di Kampung Karang.

Setelah dilakukan penyelidikan, sebanyak 17 personel kepolisian diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penggerebekan pada Senin sore sekitar pukul 16.50 WIB. Penggerebekan pun dipimpin langsung oleh Kapolsek Negara Batin Iptu Lusiyanto.

Saat penggerebekan berlangsung, para personel kepolisian tanpa diduga diserang dengan tembakan oleh orang tak dikenal (OTK). Akibatnya, Kapolsek Iptu Lusiyanto, Bripka Petrus Apriyanto, dan Bripda Ghalib Surya Ganta terkena tembakan peluru di bagian kepala hingga meninggal di lokasi kejadian. Jenazah ketiganya lantas dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi.

Atas kejadian tersebut, aparat kepolisian dan militer untuk mengusut para pelaku penembakan. Disamping itu, sempat dikabarkan bahwa judi sabung ayam tersebut milik oknum prajurit TNI.

Namun, hingga kini aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif serta pihak-pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut. (ana) 

Kabar Gembira! Pemerintah Percepat Pengangkatan CPNS dan PPPK Tahun 2025

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, saat konferensi pers pengangakatan CASN 2024 bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, di Jakarta, Senin (17/03/2025)
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, saat konferensi pers pengangakatan CASN 2024 bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, di Jakarta, Senin (17/03/2025.

PANTAUBALI.COM, JAKARTA – Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kini bisa bernafas lega. Terbaru, pemerintah mengumumkan kebijakan terbaru terkait pengangkatan CPNS dan PPPK tahun 2025.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) mengumumkan menunda pengangkatan CPNS dan PPPK. Keputusan tersebut pun menimbulkan polemik di masyarakat.

Dalam kebijakan terbaru, pengangkatan CPNS akan dilakukan paling lambat Juni 2025, sementara PPPK tahap I dan II ditargetkan selesai pada Oktober 2025.

Percepatan ini diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers bersama Menteri PANRB Rini Widyantini di Jakarta, Senin (17/3/2025).

Prasetyo menjelaskan, percepatan ini harus disesuaikan dengan kesiapan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam memenuhi persyaratan yang ada. la juga mengimbau instansi pusat dan daerah untuk segera melakukan analisis serta simulasi guna memastikan proses berjalan lancar. Pemerintah menegaskan rekrutmen ASN tetap berlandaskan prinsip meritokrasi.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi penyelesaian tenaga non-ASN yang telah dilakukan sejak 2005. Sesuai amanat Undang-Undang No. 20/2023 tentang ASN, penataan tenaga non-ASN harus segera dituntaskan.

“Kebijakan penataan non-ASN tahun ini merupakan afirmasi terakhir. Ke depan, pengangkatan ASN hanya dilakukan melalui jalur rekrutmen normal sesuai peraturan perundang-undangan,” tegas Prasetyo.

Ia menyebut, kebijakan ini diambil berdasarkan kajian mendalam serta perhitungan yang matang. “Rekrutmen pengangkatan ASN bukan tentang membuka lapangan pekerjaan, melainkan memastikan pelayanan publik yang optimal dan memberikan manfaat yang jelas bagi masyarakat,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Menteri PANRB Rini Widyantini menjelaskan bahwa sejak awal, pemerintah mengambil kebijakan penyesuaian pengangkatan guna melindungi CASN dan memastikan kesiapan instansi. Awalnya, pengangkatan CPNS dijadwalkan pada Oktober 2025 dan PPPK pada Maret 2026.

Namun, setelah mempertimbangkan perkembangan terbaru, pemerintah melakukan simulasi serta analisis untuk mempercepat proses pengangkatan tanpa mengabaikan hak-hak CASN.

“Dalam dua minggu terakhir, Kementerian PANRB, BKN, dan instansi terkait terus melakukan simulasi, analisis, serta formulasi guna mempercepat pengangkatan CASN tanpa mengesampingkan perlindungan terhadap hak-hak mereka,” jelas Rini.

Presiden pun menyambut baik percepatan ini dan memberikan arahan yang berpihak kepada rakyat serta CASN. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian PANRB dan BKN memberi keleluasaan bagi instansi pemerintah untuk melaksanakan pengangkatan sesuai kesiapan mereka dalam memenuhi persyaratan dan jadwal terbaru. Menurut Rini, kebijakan ini telah dirancang secara optimal dan akomodatif.

Oleh karena itu, kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah harus segera menyusun perencanaan pengangkatan CASN berdasarkan simulasi dan analisis kesiapan masing-masing instansi.

“Sesuai arahan Presiden, K/L/Pemda perlu segera menindaklanjuti kebijakan ini dengan menyusun perencanaan pengangkatan CASN yang mempertimbangkan kesiapan masing-masing dalam memenuhi persyaratan,” pungkasnya. (ana)

Percepatan Penurunan Stunting, Pemkab Tabanan Perkuat Sinergi Lintas Sektor 

Rapat Koordinasi Penguatan Konvergensi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Tabanan, Selasa (18/3/2025).
Rapat Koordinasi Penguatan Konvergensi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Tabanan, Selasa (18/3/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) melangsungkan Rapat Koordinasi Penguatan Konvergensi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

Acara yang dirangkaikan dengan Rembug Stunting Tingkat Kabupaten Tabanan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mempercepat penurunan angka stunting.

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana Kabupaten Tabanan, Selasa (18/3/2025) dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga.

Dalam sambutannya, Wabup Dirga menegaskan upaya percepatan penurunan stunting bukan hanya semata-mata untuk menurunkan angka prevalensi melainkan juga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Upaya yang dilakukan saat ini akan menentukan mutu generasi penerus bangsa  yang akan melanjutkan pembangunan bangsa Indonesia di masa depan, dan mewujudkan generasi emas di tahun 2045,” ujar Dirga.

Ia menjelaskan, dalam kerangka pembangunan kualitas SDM, permasalahan stunting memiliki dampak yang sangat menentukan baik dari segi  kesehatan baik dari segi produktivitas ekonomi dan dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Dirga menekankan pelaksanaan rembug stunting ini sebagai momen yang penting untuk memperkuat komitmen dan sinergi dalam mempercepat penurunan stunting dengan memperkuat koordinasi dan komitmen bersama.

Selain itu, Wabup Dirga juga sampaikan apresiasinya kepada seluruh stakeholder yang telah berkontribusi dalam upaya penurunan stunting.

“Saya sampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan utamanya para pelaku di tingkat lapangan yang telah bekerja sebagai garda terdepan dalam menurunkan prevalensi stunting,” imbuhnya. (ana)

Sekda Bali Serahkan Sembako untuk 50 PNS yang Memasuki Masa Pensiun 

Penyerahan sembako kepada PNS golongan I dan II di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali yang akan memasuki masa pensiun, Selasa (18/3/2025). 
Penyerahan sembako kepada PNS golongan I dan II di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali yang akan memasuki masa pensiun, Selasa (18/3/2025). 

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra menyerahkan bantuan sembako kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan I dan II di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali yang akan memasuki masa pensiun.

Bantuan tersebut diberikan kepada 50 orang penerima bertempat di UPTD PKSDM, BKSDM Provinsi Bali, Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, Selasa (18/3/2025).

Sekda Dewa Indra yang dalam kesempatan tersebut didampingi Kepala BKPSDM Provinsi Bali, Ketut Lihadnyana, mengapresiasi sinergi BKPSDM dengan PT TASPEN dalam menyediakan bantuan sembako bagi PNS menjelang hari raya keagamaan, yaitu Idul fitri dan Hari Raya Nyepi.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas dedikasi para PNS dalam menjalankan tugas mereka sehingga kegiatan di perangkat daerah dapat berjalan dengan baik.

“Saya senang bisa bertemu dengan rekan-rekan semua. Keberadaan rekan-rekan sangat penting karena berkat peran kalian, tugas di perangkat daerah dapat berjalan,” ujarnya.

Menutup arahannya, Sekda Dewa Indra mengajak jajarannya untuk terus membangun empati dan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk melalui program bantuan pembangunan rumah layak huni serta dukungan bagi anak-anak yatim piatu.

“Mari kita terus berbagi dan membangun empati kepada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan kita. Mari kita saling menguatkan dan membantu sesama,” tuturnya. (rls) 

Perusda Dharma Santhika dan KSP Ngardi Rahayu Jalin Kerjasama Suplai Kebutuhan Pokok

Perusda Dharma Santhika bersama KSP Ngardi Rahayu dan PT. Satya Ngardi Rahayu menandatangani Mou dalam pagelaran festival Sarwahita yang digelar di Nusa Dua, pada Minggu (16/03/2025).
Perusda Dharma Santhika bersama KSP Ngardi Rahayu dan PT. Satya Ngardi Rahayu menandatangani Mou dalam pagelaran festival Sarwahita yang digelar di Nusa Dua, pada Minggu (16/03/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Dharma Santhika Kabupaten Tabanan kembali mengembangkan jangkauan bisnisnya dengan melakukan kerja sama dalam menyuplai kebutuhan pokok di kawasan wisata Nusa Dua Bali dengan KSP Ngardi Rahayu dan anak perusahaannya yakni PT Satya Ngardi Rahayu.

Sebagai awal kerjasamanya, Perusda Dharma Santhika bersama KSP Ngardi Rahayu dan PT. Satya Ngardi Rahayu menandatangani Mou dalam pagelaran festival Sarwahita yang digelar di Nusa Dua, pada Minggu (16/03/2025).

Direktur Utama Perusda Dharma Santhika, Kompiang Gede Pasek mengatakan, penandatanganan MoU merupakan bagian dari upaya Perusda Dharma Santhika dalam mengembangkan bisnisnya sesuai dengan misi dan visinya.

“Kami terus melakukan upaya-upaya yang produktif dengan malakukan inovasi dan komunikasi dalam upaya penyediaan bahan pangan sesuai dengan visi dan misi kami,” tegasnya.

Kali ini, kata dia pihaknya sudah sepakat melakukan komunikasi dan kerjasama dengan pihak KSP Ngardi Rahayu dan PT. Satya Ngardi Rahayu Nusa Dua dalam hal penyediaan bahan pangan yang kemudian dikemas dan didistribusikan ke hotel-hotel atau dunia pariwisata di kawasan Nusa Dua Bali.

Sementara itu, Ketua KSP Ngardi Rahayu Bali, I Made Suana didampingi Direktur PT Satya Ngardi Rahayu I Made Warmana menyambut baik adanya MoU tersebut.

Menurutnya, langkah ini merupakan awal untuk menjalin kerja sama dengan PUDDS dalam upaya menyediakan berbagai kebutuhan di dunia pariwisata khususnya Nusa Dua.

“Ini adalah langkah awal yang baik, untuk kedepannya terus dikembangkan pola kerjasama yang saling menguntungkan,” jelasnya.

Sejauh ini, bahan pangan yang sudah disuplai oleh Perusda Dharma Santhika Tabanan ke KSP Ngardi Rahayu adalah beras Tabanan yang dikemas menjadi produk beras brand baru untuk didistribusikan kepada masyarakat maupun pengusaha-pengusaha yang ada di kawasan Nusa Dua Bali.

“Sekarang kita sudah punya brand beras Sang Ayu yang bahan bakunya disuplai oleh Perusda Dharma Santhika Tabanan,” jelasnya.

Pihaknya pun berharap MoU ini menjadi babak baru untuk terus menjalin kerja sama suplai bahan pokok, terutama beras dengan Perusda Dharma Santhika. (ana)  

Ambulans RSUD Tabanan Tabrak Pengendara Motor RX King hingga Tewas

TKP Ambulace RSUD Tabanan tabrak pengendara motor hingga tewas di lampu merah Jalan Gatot Subroto Sanggulan, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Senin (17/3/2025) sekitar pukul 16.30 WITA.
TKP Ambulace RSUD Tabanan tabrak pengendara motor hingga tewas di lampu merah Jalan Gatot Subroto Sanggulan, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Senin (17/3/2025) sekitar pukul 16.30 WITA.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kecelakaan terjadi di lampu merah Jalan Gatot Subroto Sanggulan, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Senin (17/3/2025) sekitar pukul 16.30 WITA.

Kecelakaan melibatkan mobil ambulans milik RSUD Tabanan dengan sepeda motor Yamaha RX King. Akibat kejadian ini, pengendara motor RX King bernama I Putu Palguna Arisandi (22) asal Desa Banjaranyar, Kediri, Tabanan, meninggal dunia dalam perawatan di RSUD Tabanan.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata mengatakan, kecelakaan bermula ketika ambulans RSUD Tabanan berpelat DK 9349 G dikemudikan oleh I Made Ardi Devayana (36) dengan membawa pasien gawat darurat datang dari arah Barat (Tabanan) menuju Timur (Kediri).

“Setibanya di TKP tepatnya traffic light Rindam menyala lampu merah dan sopir menerobos dengan mengemudikan kendaraannya melawan arah melalui jalur kanan,” ucapnya.

Namun sayangnya di saat bersamaan, datang pengendara Yamaha RX King DK-3632-GC dari arah berlawanan. Diduga terkejut melihat ambulans yang berada di jalur yang salah, pengendara motor terjatuh hingga terseret, lalu membentur bagian kanan depan ambulans.

Akibatnya pengendara motor, Putu Palguna Arisandi, mengalami luka serius, yakni patah tulang paha kiri serta luka lecet di beberapa bagian tubuhnya. “Korban sempat mendapatkan perawatan medis di BRSUD Tabanan, namun akhirnya meninggal dunia,” ungkap Berata.

Ia menyebut, dari hasil penyelidikan disimpulkan faktor utama penyebab kecelakaan adalah kelalaian manusia. Pengemudi ambulans kurang hati-hati dan waspada saat mengambil jalur kanan (melawan arah), yang berujung pada tabrakan. “Jadi faktor penyebab kecelakaan ialah manusia,” tambahnya.

Selain menyebabkan pengendara motor meninggal, kecelakaan ini juga mengakibatkan kerusakan yakni pada mobil ambulans RSUD Tabanan mengalami bemper depan kanan penyok dengan total kerugian material sebesar Rp1 juta.

Sedangkan, Yamaha RX King DK-3632-GC mengalami kerusakan pada lampu rem belakang yang pecah serta knalpot yang terlipat ke dalam, dengan kerugian material mencapai Rp700 ribu. (ana) 

Desa Didorong Berinovasi Temukan Pola Kelola Sampah Berbasis Sumber

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster.

PANTAUBALI.COM, GIANYAR – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menyebut keberhasilan pengelolaan sampah bergantung pada kesadaran masyarakat. Hal itu disampaikannya dalam dialog di Radio Bali Mandala Perkasa, Gianyar pada Senin (17/3/2025).

“Memilah sampah itu penting, tapi jika hanya sebagian orang yang peduli, masalah ini tidak akan selesai. Semua harus sadar bahaya sampah, terutama plastik sekali pakai,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya tanggung jawab pribadi. “Jangan membuang sampah sembarangan. Sampah plastik bisa dikumpulkan sesuai jenisnya, sedangkan sampah organik bisa diolah menjadi pupuk kompos,” jelasnya.

Sebelumnya di hari yang sama talkshow Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber dan Lomba Video ILM Perangi Sampah Plastik juga digelar di RRI Denpasar.

Dalam perbincangan yang melibatkan Koordinator Gerakan Eco Enzyme for Lake Batur, I Wayan Puja, Selaku Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster menekankan agar desa-desa di Bali perlu menemukan strategi yang sesuai dengan karakter dan kondisi wilayah masing-masing agar sampah yang dihasilkan dapat dikelola dengan baik dan tidak mencemari lingkungan sekitar.

“Saya mendorong para kepala desa untuk berinovasi dan berkreasi dalam menciptakan pola penanganan sampah di desanya. Kita harus mengatasi sampah langsung dari sumbernya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bank Penanganan Sampah (BPS) Cemenggaon, I Wayan Balik Mustiana, menekankan perlunya aturan desa yang tegas dalam pengelolaan sampah. Setiap rumah tangga harus memiliki dua tong sampah untuk memilah organik dan anorganik sejak awal.

Selain itu, konsep tebe modern harus diterapkan agar lingkungan lebih bersih dan tertata. Setiap desa juga perlu memiliki bank sampah agar warga dapat menukarkan sampah plastik dengan uang, sehingga meningkatkan kesadaran ekonomi berbasis lingkungan.

Pengelolaan residu sampah yang sulit didaur ulang juga harus menjadi perhatian utama, agar tidak menjadi pencemar lingkungan. Di sisi lain, desa adat dan bendesa memiliki peran penting dalam memastikan seluruh sistem pengelolaan ini berjalan dengan baik melalui regulasi dan dukungan fasilitas yang memadai.

Menurutnya, kesadaran harus dibangun dengan pola pikir yang kuat. “Kita harus optimis dan terus berusaha menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya. (rls)

Peringatan Hari Kesadaran Nasional Jadi Momen Evaluasi dan Penguatan Komitmen ASN 

Apel Hari Kesadaran Nasional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan.
Apel Hari Kesadaran Nasional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Peringatan Hari Kesadaran Nasional yang diperingati setiap 17 Maret kembali dilaksanakan dengan kegiatan apel di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Tabanan, Senin (17/3/2025), dipimpin oleh Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga.

Dalam sambutannya, Wabup Dirga menegaskan peringatan Hari Kesadaran Nasional merupakan momentum penting untuk menata kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat.

“Upacara Hari Kesadaran Nasional ini merupakan upaya bersama untuk terus membuka kesadaran kita akan pentingnya menata kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat, khususnya kepada saudara-saudara sekalian dalam mengemban tugas sehari-hari serta sebagai wahana membina dan memperkokoh kebersamaan, kekompakan, maupun persatuan dan kesatuan,” tegasnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengajak untuk kembali meningkatkan semangat, tekad, dan komitmen bersama, selaku aparat sekaligus mengevaluasi diri sebagaimana tugas dan tanggungjawab yang telah dilaksanakan untuk kepentingan bangsa dan negara serta masyarakat, khususnya di Kabupaten Tabanan.

Diingatkan juga untuk terus berinovasi dan berkreasi dalam memberikan pelayanan publik yang lebih baik. Disiplin dalam menjalankan tugas dikatakan Wabup Dirga menjadi faktor penting untuk mewujudkan birokrasi yang efektif dan efisien.

“Saya menghimbau dan mengingatkan seluruh ASN di lingkungan Pemkab Tabanan, bahwa dengan meningkatkan disiplin, kita dapat membawa perubahan yang lebih baik guna tercapainya peningkatan kinerja dalam pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat,” lanjut Dirga.

Dalam kesempatan tersebut, beberapa hal penting juga disampaikan. Pertama, pelantikan I Komang Gede Sanjaya dan I Made Dirga sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tabanan masa bakti 2025-2030 menjadi bukti keberlanjutan program Tabanan Era Baru yang telah mendapat dukungan penuh dari masyarakat dalam Pemilu Serentak 2024.

Pada periode kedua ini, mereka bertekad untuk terus membangun Tabanan yang lebih Aman, Unggul, dan Madani (AUM) melalui visi dan misi yang akan dituangkan dalam peraturan daerah.

Kedua, pada awal Maret 2025, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bali telah melakukan pemeriksaan interim sebagai langkah awal audit atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Tabanan Tahun Anggaran 2024.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memberikan opini atas laporan keuangan pemerintah daerah. Oleh karena itu, sesuai arahan Bupati, Wabup Dirga meminta seluruh perangkat daerah diminta untuk mendukung penuh proses audit ini dengan menyiapkan dokumen pendukung serta menyajikan administrasi keuangan secara tertib, cepat, dan akurat.

Ketiga, adanya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan anggaran menjadi perhatian bagi seluruh perangkat daerah. Efisiensi ini harus dilakukan tanpa mengurangi kualitas kinerja serta tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Pengawasan dalam menjalankan program dan kegiatan juga perlu ditingkatkan guna mewujudkan sinergi yang kuat dalam mencapai visi-misi pembangunan daerah.

Terakhir, mengingat bulan Maret bertepatan dengan bulan suci Ramadan, Bupati Tabanan dan jajaran Pemkab Tabanan menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa bagi pegawai yang beragama Islam.

Meskipun sedang berpuasa, kedisiplinan dan kinerja diharapkan harus tetap dijaga agar roda pemerintahan tetap berjalan dengan optimal. Selain itu, pentingnya kerja sama, gotong-royong, dan kolaborasi dalam menjalankan tugas pemerintahan tetap harus ditingkatkan kedepannya.

Turut hadir dalam acara, Sekda, Para Asisten Setda, Kepala Perangkat Daerah, serta pegawai yang bertugas di lingkungan Setda Kabupaten Tabanan. (ana) 

“Kukang Siwa” Desa Penarungan Raih Juara Lomba Ogoh-Ogoh Badung  

Kukang Siwa milik Banjar Uma Anyar, Desa Adat Penarungan meraih Juara 1 dalam lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Badung. 
Kukang Siwa milik Banjar Uma Anyar, Desa Adat Penarungan meraih Juara 1 dalam lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Badung. 

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pekan Kebudayaan Daerah Jantra Tradisi Bali dan Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Badung Bhandana Bhuhkala 2025, di Area Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung, resmi ditutup pada Minggu (16/3/2025).

Acara penutupan dirangkaikan dengan pengumuman juara lomba ogoh-ogoh. Untuk Juara I berhasil diraih ogoh-ogoh bertema Kukang Siwa milik Banjar Uma Anyar, Desa Adat Penarungan dan berhak mendapatkan dana motivasi sebesar Rp 50 Juta.

Juara II Tatwaning Kali Sangara Banjar Bualu, mendapatkan dana motifasi sebesar Rp 45 juta dan Juara III Tantu Pagelaran, Banjar Tengah Tegal Darmasaba, mendapat dana motivasi sebesar Rp 40 juta.

Kemudian, untuk juara Harapan I diraih Wit Ning Sang Ksatria, Banjar Tegal Kuta mendapatkan dana motivasi sebesar Rp 35 juta. Harapan II Aji Saka, Banjar Seminyak Kangin mendapatkan dana motivasi sebesar Rp 30 juta dan Harapan III Lipyakara, Banjar Kauh Pecatu.

Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta juga memberikan dana motifasi tambahan untuk Juara I Rp 12 juta, Juara II Rp 10, Juara III Rp 7,5 juta dan untuk harapan I, II dan III masing-masing Rp 5 juta.

Dalam sambutannya Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan, kegiatan ini merupakan yang pertama kalinya diadakan sebagai wadah bagi kreativitas seni di Kabupaten Badung.

Para peserta menampilkan kemampuan dalam berkesenian dan keterampilan, khususnya dalam tarian, gamelan, keterampilan membuat ogoh-ogoh dan berbagai bentuk seni lainnya. Acara ini sangat objektif dalam menilai bakat dan kreativitas para peserta.

“Kami telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, dan kami melihat bahwa hampir semua peserta tampil dengan baik. Baik dari segi kreativitas dalam koreo, tingkat kesulitan yang dihadirkan, maupun tarian yang ditampilkan, semuanya sangat mengesankan, ucapnya.

Ia menjelaskan, ada tiga kriteria utama dalam penilaian, diantaranya keseragaman dalam koreo dan tingkat kesulitannya, fragmen seni yang ditampilkan, serta kualitas gamelan yang dimainkan. Nilai dari masing-masing kriteria dikombinasikan sehingga menghasilkan skor akhir.

“Namun, bagi kami, semua peserta adalah juara dalam acara ini. Hanya saja, ada beberapa yang memperoleh nilai lebih tinggi, sehingga mereka dinobatkan sebagai pemenang malam ini,” ungkapnya.

Pemkab Badung berkomitmen untuk terus mendukung kreativitas anak-anak muda sesuai dengan arahan Bupati Badung. “Kami akan meningkatkan dukungan serta akan memberi tambahan dana tahun depan menjadi Rp 40 juta untuk menambah semangat anak-anak muda dalam berkreativitas di masing-masing banjar,” pungkasnya.

Untuk selanjutnya, pelaksanaan Bhandana Bhuhkala Festival tahun 2026 akan ditingkatkan dan dievaluasi kekurangan dalam penyelenggaraan serta diperbaiki agar menjadi lebih baik. (ana)