- Advertisement -
Beranda blog Halaman 233

Tol Gilimanuk–Mengwi dan Pedesaan Shiny Masuk RPJMN, Ini Kata Bupati Tabanan

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kabupaten Tabanan mendapatkan dua proyek strategis nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, yaitu pembangunan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi dan pengembangan kawasan perdesaan Shiny Tabanan.

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, menyatakan dukungan penuh terhadap kedua proyek tersebut, yang ditetapkan melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Saya mendukung penuh program ini. Karena Tabanan ini dilalui (jalan tol). Kita tahu jalur yang ada sekarang adalah jalur tengkorak, jalur rawan kecelakaan dan kemacetan. Mudah-mudahan ini berjalan,” ujar Sanjaya saat ditemui, Senin (28/4/2025).

Ia mengungkapkan, Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi yang akan melintasi Kabupaten Tabanan diharapkan dapat mengurai kemacetan di jalur utama Bali barat dan mempercepat mobilitas barang dan orang.

Sementara itu, terkait pengembangan kawasan pedesaan Shiny yang masuk dalam daftar proyek strategis nasional, Bupati Sanjaya mengaku masih menunggu informasi teknis lebih lanjut dari Pemerintah Provinsi Bali.

“Kalau itu memang sudah ada, saya sih belum bicara teknis dengan Pak Gubernur. Tapi kalau betul, saya ingin menjadikan Kawasan Perdesaan Shiny itu sebagai daerah kampung pangan dan kampung buah Tabanan, khususnya di daerah barat,” katanya. (ana)

Perumda TAB Gandeng Investor Kembangkan SPAM Tukad Yeh Empas dan Tukad Nyanyi

Perumda TAB Tabanan bersama PT Rafa Karya Indonesia tandatangani MOU untuk mengembangkan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah Tukad Yeh Empas dan Tukad Nyanyi, pada Senin (28/4/2024).
Perumda TAB Tabanan bersama PT Rafa Karya Indonesia tandatangani MOU untuk mengembangkan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah Tukad Yeh Empas dan Tukad Nyanyi, pada Senin (28/4/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Amertha Buana (Perumda TAB) Kabupaten Tabanan menggandeng PT Rafa Karya Indonesia untuk mengembangkan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah Tukad Yeh Empas dan Tukad Nyanyi. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Senin (28/4/2024).

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya menyatakan, kerja sama ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah Kabupaten Tabanan di tengah keterbatasan pendanaan dari pemerintah pusat.

“Kita ingin kembangkan air bersih melalui kerja sama B2B antara Perumda dan PT Rafa Karya. Ini alternatif karena saat ini ada efisiensi dari APBN,” kata Sanjaya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda TAB, I Gede Nyoman Wirah Adnyana, menjelaskan, pembangunan SPAM di Tukad Yeh Empas sudah dirintis sejak 2017 lalu melalui bantuan APBN. Namun, proyek tersebut terhenti akibat pandemi COVID-19 dan kebijakan efisiensi anggaran.

“Saat itu baru dibangun bendungnya saja. Setelah pandemi, kami berusaha melanjutkan, tetapi APBN tidak bisa mengakomodasi seluruh kebutuhan proyek,” ujar Wirah.

Melalui MoU ini, jelas Wirah, PT Rafa Karya Indonesia akan menginvestasikan dana untuk membangun instalasi pengolahan air. Tahapan selanjutnya adalah penyusunan studi kelayakan (feasibility study/FS), yang kemudian akan dikaji oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta didampingi oleh aparat penegak hukum.

Setelah kajian dan pendampingan selesai, proyek akan masuk tahap tender terbuka. Tidak hanya PT Rafa Karya, perusahaan lain juga bisa berpartisipasi. “Proses dari studi kelayakan hingga tender diperkirakan membutuhkan waktu enam bulan hingga satu tahun,” sambungnya.

Sebelumnya, proyek ini diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp235 miliar untuk pembangunan pengolahan air dan jaringan perpipaan. Dalam skema baru, investasi swasta akan difokuskan pada instalasi pengolahan air, sedangkan untuk jaringan distribusi masih diupayakan melalui pendanaan APBN.

Pengembangan SPAM Tukad Yeh Empas dan Tukad Nyanyi diharapkan mendukung pasokan air bersih jangka panjang, terutama untuk kebutuhan pariwisata di wilayah selatan Tabanan, tanpa mengganggu kebutuhan air untuk sektor pertanian di hulu. (ana) 

Kalah Gugatan, Lahan dan Bangunan Milik 4 Warga di Banjar Bungan Kapal Tabanan Dieksekusi

Eksekusi lahan dan bangunan warga di Banjar Bungan Kapal, Desa Tunjuk, Kecamatan/Kabupaten Tabanan pada Senin (28/4/2025).
Eksekusi lahan dan bangunan warga di Banjar Bungan Kapal, Desa Tunjuk, Kecamatan/Kabupaten Tabanan pada Senin (28/4/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pengadilan Negeri (PN) Tabanan mengeksekusi rumah warga di Banjar Bungan Kapal, Desa Tunjuk, Kecamatan/Kabupaten Tabanan pada Senin (28/4/2025). Eksekusi lahan yang terdiri dari 4 bidang tanah dengan total mencapai 1,85 hektare itu merupakan tindak lanjut putusan atau salinan Pengadilan Negeri Nomor 328/Pdt.G/2022/PN Tab tertanggal 30 Maret 2023.

Dalam putusan tersebut pihak tergugat diminta untuk mengosongkan lahan dan membongkar rumahnya serta membayar ganti rugi.

Eksekusi berjalan lancar dengan pengamanan aparat kepolisian. Meskipun sebelumnya, salah satu anggota keluarga sempat meminta penundaan eksekusi selama satu minggu karena harus menyelesaikan upacara kematian anggota keluarga sehingga perlu waktu untuk mengosongkan rumah. Namun permintaan tersebut ditolak PN Tabanan dengan alasan pihak tergugat sudah diberikan waktu selama 1 bulan agar mengosongkan rumah.

Adapun eksekusi lahan dan bangunan rumah ini berawal dari sengketa antara pihak tergugat selanjutnya sebagai termohon eksekusi yakni warga di Banjar Bungan Kapal Desa Tunjuk yakni I Nyoman Sumandi, I Ketut Muliastra, I Ketut Dastra, dan I Ketut Wirta.

Sedangkan penggugatnya sebagai pemohon eksekusi adalah keluarga dari Jero Beng Tabanan yakni I Gusti Ngurah Anom Rajendra, I Gusti Ngurah Putra Bhirawan, Sagung Ayu Yulita Dewantari, dan I Gusti Ngurah Yudistira Pramudya Putra.

Permasalahan ini bermula pada 2018 lalu, ketika sejumlah pihak mengajukan sertifikasi tanah di Banjar Bungan Kapal melalui program PTSL terhadap tanah-tanah yang sudah dikuasai oleh sebanyak 22 KK warga Banjar Bungan Kapal secara turun temurun.

Namun, proses ini terhambat karena Kelihan Pekraman dan Kelihan Dinas Bungan Kapal menolak menandatangani formulir penguasaan fisik, dengan alasan para pemohon (keluarga Jero Beng) bukan warga Banjar Bungan Kapal dan mereka tidak mengetahui penguasaan tanah tersebut.

Atas kejadian itu, Kelihan Banjar sempat diadukan ke Ombudsman Bali atas tuduhan menghambat program pemerintah. Mediasi pun dilakukan melibatkan berbagai pihak, tetapi tidak membuahkan hasil. Pemohon tetap bersikeras melanjutkan proses, berpegang pada bukti SPPT, walaupun letak dan batas tanah yang dimaksud tidak jelas.

Gagal melalui jalur mediasi dan laporan pidana (karena kurang bukti), pada Oktober 2022 para pemohon menggugat empat warga Banjar Bungan Kapal di Pengadilan Negeri (PN) Tabanan. Dalam putusan PN Tabanan, dinyatakan bahwa tanah sengketa adalah milik alm. I Gusti Ngurah Gede Surya berdasarkan SPPT, dan para penggugat adalah ahli warisnya, sementara warga Banjar Bungan Kapal disebut sebagai penggarap.

Namun, para pihak termohon (warga Banjar Bungan Kapal) menolak putusan tersebut, mengklaim bahwa tanah yang mereka tempati tidak memiliki dokumen resmi dan bukan milik Jero Beng maupun desa adat. Mereka juga mempertanyakan keabsahan SPPT sebagai bukti kepemilikan dan menuding adanya indikasi mafia tanah.

Setelah keputusan PN Tabanan pada 30 Maret 2023, pihak termohon mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Denpasar. Karena tidak ada upaya kasasi dari pihak tergugat, maka putusan tersebut berkekuatan hukum tetap dan eksekusi dilaksanakan.

Kuasa Hukum Pemohon, Putu Suta Sadnyana mengatakan, sebelumnya langkah mediasi antara kedua belah pihak sudah ditempuh tetapi gagal sehingga perkara berlanjut dan hingga sekarang ada keputusan eksekusi. “Eksekusi seharusnya sudah dilakukan sejak tahun lalu, setelah putusan berkekuatan hukum tetap. Hari ini, pengadilan melaksanakan eksekusi berdasarkan amar putusan, yang memerintahkan pengosongan lahan,” jelasnya.

Sementara itu, Wayan Muliawan, anak dari salah satu pihak tergugat, mengaku kecewa atas putusan pengadilan. “Kami sudah tinggal disini sejak turun temurun, namun ada keputusan pengadilan yang menurut kami tidak adil,” ujarnya. Akibat eksekusi tersebut, Muliawan bersama kedua orang tuanya, istri, dan dua anaknya harus meninggalkan rumah yang sudah mereka tempati sejak lama. “Saya bingung mau pindah ke mana,” katanya. (ana)

Masuk Rumah Warga di Denpasar, Pria Berjaket Putih Gondol 3 Ponsel – Uang Rp5 Juta

Tangkapan layar rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria berjaket hoodie putih dan bercelana pendek saat memasuki rumah warga di Perumahan Taman Lembu Sura, Ubung Kaja, Denpasar Utara, Rabu (23/4) dini hari.
Tangkapan layar rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria berjaket hoodie putih dan bercelana pendek saat memasuki rumah warga di Perumahan Taman Lembu Sura, Ubung Kaja, Denpasar Utara, Rabu (23/4) dini hari.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Aksi pencurian terekam kamera CCTV di sebuah rumah warga di Perumahan Taman Lembu Sura, Ubung Kaja, Denpasar Utara, Rabu (23/4) dini hari. Seorang pria berjaket hoodie putih dan celana pendek terekam santai masuk ke dalam rumah saat penghuni tengah terlelap.

Dalam rekaman CCTV, pelaku tampak berhati-hati menengok ke kanan dan kiri sebelum melancarkan aksinya. Ia menggondol tiga unit ponsel, sebuah tas selempang berisi uang tunai Rp5 juta, SIM, STNK, serta beberapa kartu ATM.

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP Ketut Sukadi, menjelaskan kejadian itu berlangsung sekitar pukul 03.15 Wita di rumah milik Nur Aisa (42). “Korban baru menyadari kejadian tersebut saat bangun sekitar pukul 05.30 Wita dan langsung mengecek rekaman CCTV,” ujar Sukadi, Senin (28/4).

Polsek Denpasar Utara langsung bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan sejumlah saksi. Dua saksi yang tidur di rumah tersebut, Lukman (25) dan Ferdi (31), mengaku tidak mendengar aktivitas mencurigakan sepanjang malam. Bahkan, Ferdi yang tidur di ruang depan turut kehilangan uang tunai sebesar Rp20 ribu.

Berdasarkan hasil pendataan, total kerugian akibat pencurian ini ditaksir mencapai Rp11,2 juta. Polisi kini tengah memburu pelaku dengan berbekal ciri-ciri yang terekam jelas di CCTV.

“Petugas juga mengamankan beberapa barang bukti dari sekitar lokasi dan menyarankan korban untuk membuat laporan resmi ke Polsek Denpasar Utara,” tambah Sukadi. (ran)

10 Kampus Dengan Fakultas Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi THE AUR 2025

10 Kampus Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi THE Asian University Rankings 2025.
10 Kampus Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi THE Asian University Rankings 2025.

PANTAUBALI.COM – Times Higher Education (THE) baru saja merilis Asian University Rankings (AUR) 2025, yang menilai lebih dari 800 universitas dari 35 negara, termasuk Indonesia. Peringkat ini disusun berdasarkan 18 indikator kinerja yang terbagi dalam lima kategori utama: pengajaran (24,5%), lingkungan penelitian (28%), kualitas penelitian (30%), prospek internasional (7,5%), dan hubungan dengan industri (10%).

Pada tahun ini, sebanyak 853 universitas berhasil masuk dalam daftar peringkat, mencakup berbagai disiplin ilmu mulai dari kedokteran, psikologi, ekonomi, hingga teknik. Universitas-universitas terkemuka dari Asia, seperti Tsinghua University dan Peking University dari China, mendominasi peringkat bidang kedokteran. Sementara itu, National University of Singapore menempati posisi ketiga di Asia.

Di Indonesia, Universitas Indonesia (UI) kembali menunjukkan kualitasnya dengan menduduki peringkat teratas di bidang kedokteran. UI berhasil meraih posisi yang membanggakan dengan peringkat dunia 201-250. Diikuti oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berada di peringkat dunia 401-500, dan Universitas Sebelas Maret (UNS) di posisi ketiga.

Berikut adalah daftar 10 kampus kedokteran terbaik di Indonesia versi THE Asian University Rankings 2025:

  1. Universitas Indonesia
    Peringkat Dunia: 201-250
  2. Universitas Gadjah Mada
    Peringkat Dunia: 401-500
  3. Universitas Sebelas Maret
    Peringkat Dunia: 401-500
  4. Institut Teknologi Bandung
    Peringkat Dunia: 501-600
  5. Universitas Diponegoro
    Peringkat Dunia: 501-600
  6. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
    Peringkat Dunia: 501-600
  7. Universitas Airlangga
    Peringkat Dunia: 501-600
  8. Universitas Hasanuddin
    Peringkat Dunia: 600+
  9. IPB University
    Peringkat Dunia: 600+
  10. Universitas Islam Indonesia
    Peringkat Dunia: 600+

Peringkat ini menunjukkan bahwa persaingan antar universitas kedokteran di Indonesia semakin ketat, sekaligus menggambarkan kemajuan kualitas pendidikan kedokteran di Tanah Air. Pencapaian ini juga menjadi bukti bahwa institusi pendidikan tinggi Indonesia terus berkembang dan bersaing di tingkat Asia. (*)

Lagi Trending! Ini Lirik Lagu “Selalu Ada di Nadimu” Ost Film Jumbo

Ost film Jumbo yang sedang tayang di bioskop tanah air.
Ost film Jumbo yang sedang tayang di bioskop tanah air.

PANTAUBALI.COM – Video musik untuk lagu Selalu Ada di Nadimu yang dinyanyikan oleh BCL telah diunggah pada Jumat (21/3/2025) melalui kanal YouTube IT’S ME BCL. Sejak dirilis, video tersebut telah ditonton lebih dari 450 ribu kali.

Berikut lirik lagu Selalu Ada di Nadimu yang dibawakan oleh BCL:

Kala nanti badai ‘kan datang
Angin akan buat kau goyah
Maafkan, hidup memang
Ingin kau lebih kuat

Andaikan, saat itu datang
Kami tak ada menemani
Aku ingin kau mendengar
Nyanyianku di sini

Sedikit, demi sedikit
Engkau akan berteman pahit
Luapkanlah saja bila harus menangis
Anakku, ingatlah semua
Lelah tak akan tersia
Usah, kau takut pada keras dunia

Akhirnya takkan ada akhir
Doaku agar kau selalu
Arungi hidup berbalut senyuman di hati

Doaku agar kau selalu
Ingat bahagia meski kadang hidup tak baik saja

Nyanyian ini bukan sekedar nada
Aku ingin kau mendengarnya
Dengan hatimu bukan telinga
Ingatlah ini bukan sekedar kata
Maksudnya kelak akan menjadi makna
Ungkapan cintaku dari hati.

(ran)

Pemerintah Akan Serahkan 100 Unit Rumah Subsidi Untuk Buruh Pada 1 Mei

Ilustrasi rumah subsidi pemerintah. (Istimewa)
Ilustrasi rumah subsidi pemerintah. (Istimewa)

PANTAUBALI.COM, NASIONAL – Sebagai bagian dari perayaan Hari Buruh pada 1 Mei mendatang, pemerintah Indonesia akan memulai program pemberian rumah subsidi dengan menyerahkan 100 unit rumah pertama untuk para buruh. Program ini merupakan langkah awal dari rencana besar untuk menyediakan 20 ribu rumah subsidi bagi buruh melalui skema cicilan rumah yang terjangkau.

Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PKP), Maruarar Sirait, menegaskan bahwa pemberian 100 unit rumah ini adalah simbol komitmen pemerintah dalam mengurangi beban para buruh untuk mendapatkan hunian yang layak dan terjangkau. Ara berharap, inisiatif ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan buruh di Indonesia.

“Program ini dimulai dengan 100 rumah untuk buruh pada 1 Mei. Kami berharap ini menjadi momentum yang tepat untuk memberikan dukungan nyata bagi mereka yang selama ini bekerja keras untuk perekonomian negara,” ujar Maruarar Sirait dalam konferensi pers di kantor Kementerian PKP, Kamis (10/4), yang juga dihadiri oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli.

Program rumah subsidi ini bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) yang bertugas mengumpulkan dan memperbarui data buruh yang berhak menerima rumah subsidi. Data pertama sudah tersedia pada 3 Februari 2025, dan akan diperbarui setiap tiga bulan untuk memastikan kelayakan penerima.

Selain buruh, pemerintah juga menyediakan 1.000 unit rumah subsidi untuk wartawan sebagai bagian dari penghargaan terhadap peran media dalam mendukung demokrasi di Indonesia.

Ara menambahkan bahwa program rumah subsidi ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto, yang berkomitmen untuk menyediakan rumah bagi buruh, petani, nelayan, tenaga medis, serta pengemudi transportasi online.

“Sesuai dengan instruksi Presiden, kami akan menyediakan 20 ribu unit rumah untuk buruh, 20 ribu untuk petani, 20 ribu untuk nelayan, serta ribuan unit rumah lainnya untuk tenaga medis dan pengemudi ojek online,” ungkap Ara.

Melalui program ini, pemerintah berharap dapat memberikan akses hunian yang lebih terjangkau bagi para pekerja di Indonesia, terutama mereka yang berada di sektor-sektor kunci yang berkontribusi besar terhadap perekonomian negara.

Dengan begitu, diharapkan kesejahteraan buruh dan sektor tenaga kerja lainnya dapat semakin terjamin dengan dukungan pemerintah. (ran)

Koster Dorong PICA Fest 2025 Minimalisir Sampah Plastik Sesuai SE Gubernur

Gubernur Bali Wayan Koster memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Musik PICA Fest 2025 yang akan digelar pada 24-27 Juli 2025 di Lapangan Niti Mandala, Denpasar.
Gubernur Bali Wayan Koster memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Musik PICA Fest 2025 yang akan digelar pada 24-27 Juli 2025 di Lapangan Niti Mandala, Denpasar.

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan Festival Musik PICA Fest 2025 yang akan berlangsung selama empat hari, mulai 24 hingga 27 Juli 2025, di Lapangan Niti Mandala, Denpasar. Dukungan ini disampaikan Gubernur Koster saat menerima panitia PICA Fest di Jayasabha, Denpasar, pada Sabtu (26/4).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Koster berharap agar PICA Fest yang memasuki penyelenggaraan ke-9 kalinya ini bisa menjadi wadah bagi kreativitas anak muda Bali, serta menjadi ajang promosi produk lokal. “Pastikan bahwa semua produk yang hadir di PICA Fest berasal dari UMKM lokal Bali. Proses kurasinya harus dilakukan dengan baik,” tegas Koster.

Selain itu, Gubernur Koster juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. Mengingat acara ini akan menarik puluhan ribu pengunjung, masalah sampah plastik tentu menjadi perhatian utama.

“Kami harapkan PICA Fest bisa meminimalisir sampah plastik, bahkan jika memungkinkan, menghindarinya sama sekali. Hal ini penting agar residu sampah yang dibuang ke TPA bisa lebih sedikit,” jelasnya.

Gubernur Koster juga mengingatkan agar prinsip kebersihan dan keberlanjutan ini sejalan dengan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 9 Tahun 2025 yang mengatur Gerakan Bali Bersih Sampah, khususnya terkait pembatasan penggunaan air minum dalam kemasan plastik (AMDK) di bawah 1 liter.

“Sosialisasikan kebijakan ini kepada UMKM dan stan makanan di PICA Fest,” imbuhnya.

Ketua Panitia PICA Fest 2025, I Gede Andika Paramartha, mengungkapkan bahwa festival ini sangat dinantikan oleh penggemar musik dan komunitas clothing di Bali. “Kami menargetkan sekitar 100 ribu pengunjung selama empat hari acara ini,” kata Andika.

Sebagai bagian dari kegiatan, PICA Fest 2025 akan menampilkan lebih dari 100 tenant clothing lokal Bali serta berbagai stan kuliner yang menawarkan berbagai hidangan khas Bali. Pengunjung juga akan dihibur oleh puluhan band dan musisi lokal serta nasional sepanjang acara.

Dengan semangat keberlanjutan, PICA Fest 2025 diharapkan tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga mendukung upaya Bali untuk mengurangi dampak lingkungan dari kegiatan besar. (ran)

Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran di Pasar Bajera 

Pasar Bajera Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, terbakar pada Minggu (27/4/2025).
Pasar Bajera Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, terbakar pada Minggu (27/4/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN — Pihak kepolisian mengungkap dugaan penyebab kebakaran yang terjadi di Pasar Bajera, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, pada Minggu (27/4/2025) sore.

Dari hasil penyelidikan, diduga api timbul dari dupa yang masih menyala di salah satu kios buah yang berada di area pasar.

“Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi bahwa api berasal dari kios buah milik Mbah Ayu yang menutup kiosnya, kemungkinan masih meninggalkan dupa yang menyala di dalam kios sehingga memicu kebakaran pada saat kios ditinggal pulang kerumah,” ungkap Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata dalam keterangannya Senin (28/4/2025).

Ia mengungkapkan, kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 17.25 Wita oleh warga di sekitar lokasi. Kejadian itu lantas dilaporkan ke Kepala Pasar Bajera Made Agus Uriantara (50) bahwa adanya kobaran api di dalam pasar dan diteruskan ke Polsek Selemadeg.

Warga yang berada di lokasi berupaya melakukan pemadaman api menggunakan alat seadanya sambil menunggu mobil pemadam kebakaran. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.55 WITA dengan bantuan tiga unit mobil pemadam kebakaran.

Beruntung, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Namun, sejumlah kios dan los di pasar tersebut terbakar. “Ada 5 kios dan 4 los pedagang yang terbakar dengan kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp700 juta,” kata Berata.

Sebagai tindak lanjut, petugas Polres Tabanan akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan tim Inafis pada Senin (28/4/2025). Polisi juga telah memasang garis polisi di lokasi dan melakukan pendataan serta interogasi terhadap saksi-saksi. (ana)

Proyek Tol Mengwi-Gilimanuk dan Bandara Bali Utara Masuk RPJMN 2025- 2029

Gubernur Bali, Wayan Koster.
Gubernur Bali, Wayan Koster.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Sejumlah mega proyek nasional yang rencananya dibangun di Bali masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025- 2029.

Rencana tersebut diperkuat dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

Dalam Perpres yang telah diteken Presiden Prabowo Subianto tersebut, tertera beberapa proyek di Bali masuk dalam daftar prioritas, seperti mega proyek Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi dan Bandara Internasional Bali Baru/Bali Utara.

Selain itu ada perencanaan dan persiapan pembangunan Jalan Tol Singapadu-Ubud-Gianyar-Bangli-Kintamani-Bandara Bali Utara-Singaraja. Kemudian, pengembangan kawasan pariwisata Ulapan termasuk perencanaan dan persiapan pembangunan Jalan Lingkar Ulapan.

Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung. Kawasan pedesaan Shiny di Tabanan, Jalan Taman Nasional Bali Barat-Menjangan- Pemuteran, Jalan Amuk-Candidasa, dan Nusa Penida. Selain itu juga akan dilakukan upaya pengurangan risiko bencana gunung api di Gunung Agung di Karangasem.

Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan, daftar proyek-proyek tersebut memang masuk dalam Perpres Nomor 12 Tahun 2025 terkait RPJMN 2025- 2029 yang dimuat dalam lampiran. “Ini bukti komitmen kuat pemerintah pusat terhadap Bali,” ucapnya.

Menurutnya, proyek tersebut penting untuk mempercepat konektivitas logistik dan pariwisata, sekaligus mengurangi ketimpangan antarwilayah di Bali.

Khusus pembangunan tol Gilimanuk-Mengwi, Koster menyebut, sebelumnya telah bertemu dengan Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU untuk membahas kelanjutan proyek. Bahkan wilayah-wilayah yang akan dilintasi jalan tol sudah ditinjau.

Adapun proses pembangunan akan dibagi menjadi tiga fase. Fase 1 Gilimanuk-Pekutatan, fase 2 Pekutatan-Soka, fase 3 Soka-Mengwi.

“Swastanya minta hanya fase 1, fase 3. Fase 2 nya kalau bisa fase 2-nya dikerjakan oleh pemerintah. Dirjen juga sepakat untuk ikut membangun fase 2. Kira-kira 5 sampai 6 triliun untuk fase 2. Dan untuk pembebasan lahannya hampir 4 triliun,” ungkap Koster. (ana)