- Advertisement -
Beranda blog Halaman 222

Profil Aldy Maldini, Eks CJR yang Tipu Penggemar dengan Modus Dinner Berbayar

Aldy Maldini
Aldy Maldini. (foto: Instagram @tba.ofcl)

PANTAUBALI.COM – Nama Aldy Maldini, mantan anggota boyband Coboy Junior (CJR), sedang menjadi sorotan publik. Bukan karena karya musik terbaru, melainkan dugaan penipuan yang dilakukannya terhadap penggemar dengan modus acara makan malam berbayar. Lantas siapakah sosok Aldy Maldini ini?

Aldy Maldini, atau bernama lengkap Alvaro Maldini Siregar, lahir di Jakarta pada 14 April 2000. Ia mulai dikenal publik sejak bergabung dengan grup musik CJR pada 2011 bersama Iqbaal Ramadhan, Bastian Steel, dan Teuku Rizky.

CJR sempat meraih popularitas besar di kalangan remaja Indonesia dengan lagu-lagu pop yang ceria dan penuh semangat. Aldy juga sempat membintangi film drama musikal Laskar Pelangi dengan memerankan tokoh Lintang.

Setelah grup tersebut bubar pada tahun 2017, Aldy sempat bersolo karier dengan merilis beberapa lagu diantaranya berjudul “Biar Aku yang Pergi”, “Jangan Lupa Bahagia”, “Benar Cinta” dan masih banyak lagi.

Aldy juga membentuk grup musik baru bernama TBA dengan Kiky dan Bastian Steel. Di luar musik, Aldy juga aktif di media sosial sebagai content creator.

Namaun, lasus terbaru muncul pada akhir 2024, ketika Aldy menawarkan kesempatan makan malam bersama dirinya dengan syarat membayar Rp500.000 per orang.

Banyak penggemar merasa kecewa dan menilai hal ini sebagai bentuk pemanfaatan relasi idola-penggemar secara tidak etis.

Aldy sempat memberikan klarifikasi melalui siaran langsung di media sosial. Ia menyatakan bahwa dana sudah dikembalikan kepada beberapa pihak dan menyalahkan pihak manajemen atau admin atas kesalahan komunikasi.

Namun klarifikasi ini dinilai belum cukup menjawab semua pertanyaan dan kekecewaan para penggemarnya.

Di media sosial, tagar #AldyMaldini juga sempat ramai diperbincangkan. Banyak penggemar lama yang mengungkapkan kekecewaan, bahkan ada yang merasa masa remaja mereka ternodai oleh insiden ini.

Sebagian lainnya meminta agar Aldy lebih profesional dalam mengelola interaksi dan transaksi dengan penggemar. (ana)

Bahan-bahan Dapur yang Ampuh Usir Tikus dari Rumah

Ilustrasi tikus yang ada di rumah.
Ilustrasi tikus yang ada di rumah. (foto: freepik.com)

PANTAUBALI.COM – Tikus sering menjadi tamu tak diundang yang mengganggu kenyamanan rumah. Selain membuat kotor, tikus juga berpotensi menyebarkan penyakit. Namun, kamu tak perlu langsung menggunakan racun atau perangkap.

Beberapa bahan dapur yang mudah ditemukan ternyata bisa menjadi pengusir tikus alami dan aman. Apa saja bahan tersebut? Simak ulasan berikut ini:

  1. Cabai

Cabai mengandung zat capsaicin yang sangat menyengat bagi tikus. Taburkan bubuk cabai atau irisan cabai merah di sudut-sudut rumah yang sering dilalui tikus. Bau pedasnya membuat tikus enggan mendekat.

2. Bawang Putih

Aroma tajam bawang putih sangat tidak disukai tikus. Hancurkan beberapa siung bawang putih, lalu letakkan di area yang sering dilewati tikus. Bisa juga dicampur air dan disemprotkan sebagai pengusir alami.

3. Cuka

Cuka memiliki bau asam menyengat yang ampuh membuat tikus kabur. Celupkan kapas ke dalam cuka, lalu taruh di celah-celah atau lubang tempat tikus masuk.

4. Lada Hitam

Lada hitam memiliki aroma kuat dan sensasi panas yang tidak disukai tikus. Taburkan bubuk lada di tempat yang rawan menjadi jalur tikus.

5. Daun Mint atau Minyak Peppermint

Daun mint atau minyak peppermint memiliki aroma segar bagi manusia, tetapi sangat dibenci oleh tikus. Teteskan minyak peppermint pada bola kapas, lalu tempatkan di sudut ruangan, dapur, atau sekitar tempat sampah.

6. Kulit Jeruk

Kulit jeruk mengandung limonene yang bersifat toksik bagi beberapa hama, termasuk tikus. Letakkan kulit jeruk segar atau kering di tempat strategis untuk mengusir tikus sekaligus memberi aroma segar alami.

7. Cengkeh

Sama seperti lainnya, cengkeh memiliki aroma tajam yang bisa bikin tikus lari menjauh terbirit-birit. Cengkeh jadi salah satu bahan dapur yang ampuh mengusir tikus.
Anda dapat menabur cengkeh di sekitar area yang kerap dikunjungi tikus, seperti dapur, kolong meja, atau sudut gelap ruangan.

Dalam penggunaan bahan-bahan tersebut, gantilah secara rutin agar aromanya tetap kuat Dengan memanfaatkan bahan-bahan dapur ini,  tikus dapat diusir dengan cara yang alami, aman, dan ramah lingkungan. (ana)

Lirik Tresna Butuh Materi-Mr Rayen Ft Omang Verly yang Lagi Trending

Lirik lagu Tresna Butuh Materi yang sedang hits.
Lirik lagu Tresna Butuh Materi yang sedang hits.

PANTAUBALI.COM – Berikut adalah lirik Tresna Butuh Materi-Mr Rayen Ft Omang Verly yang sedang trending di Bali.

Ada uang beli disayang
Tak ada uang beli ditendang
Beli berjuang untuk kamu sayang
Rela berkorban banting tulang
Tidak makan agar kamu senang

Bu Komang sayang
Sekenang bli berjuang
Tiang mendoakan
Apang beli banyak uang
Ingetang beli tresna butuh materi

Meli skincare
Tusing nyandang limang tali
Tenang adi sayang
Beli lakar buktikan

Untuk kamu sayang
Hujan badai ku lalui
Beli berjanji ngae adi happy
Mayasin adi jegeg care selebriti

Ada uang beli disayang
Tak ada uang beli ditendang
Yen beli seken demen jak tiang
Harus bermodal siap mental

Ada uang beli ku sayang
Tak ada uang beli kutendang
Beli kutendang
Beli kutendang
Beli kutendang

Bli komang ayang
Sekenang bli berjuang
Tiang mendoakan
Apang beli banyak uang
Ingetang beli tresna butuh materi

Meli skincare
Tusing nyandang limang tali
Ada uang beli kusayang
Tak ada uang beli kutendang
Yen beli seken demen jak tiang
Harus bermodal siap mental

Ada uang beli kusayang
Tak ada uang beli kutendang
Yen beli seken demen jak tiang
Harus bermodal siap mental

Ada uang beli kusayang
Tak ada uang beli kutendang
Beli kutendang
(*)

Mighty Warrior Fight Night Vol. 4, Bupati Tabanan: Petarung Sejati Ada di Ring, Bukan Jalanan

Kejuaraan Amatir Boxing & Kickboxing “Mighty Warrior Fight Night Vol. 4” yang berlangsung di Kedai Tangkil, Dangin Carik, Tabanan, pada Sabtu (10/5/2025).
Kejuaraan Amatir Boxing & Kickboxing “Mighty Warrior Fight Night Vol. 4” yang berlangsung di Kedai Tangkil, Dangin Carik, Tabanan, pada Sabtu (10/5/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan menunjukkan dukungannya terhadap semangat olahraga dan jiwa sportivitas generasi muda. Salah satu buktinya adalah kehadiran Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya dalam Kejuaraan Amatir Boxing & Kickboxing “Mighty Warrior Fight Night Vol. 4” yang berlangsung di Kedai Tangkil, Dangin Carik, Tabanan, pada Sabtu (10/5/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya memberikan apresiasi kepada panitia dan komunitas Anak Gaul Tabanan (AGATA) sebagai penyelenggara acara. Ia menegaskan pentingnya menyediakan wadah positif bagi energi muda.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Fighting adalah olahraga yang luar biasa, dan saya tidak ingin mendengar lagi pertarungan di jalanan. Jalanan bukan tempat bertarung—kalau benar-benar petarung, ring adalah tempatnya,” ujar Sanjaya tegas.

Ia juga menyampaikan rasa bangganya melihat perkembangan komunitas bela diri di Tabanan, yang kini memiliki ruang tersendiri untuk latihan dan kompetisi.

“Dulu hanya pakai ban dan karung, sekarang sudah punya tempat. Ini menandakan bahwa semangat boxing dan fighting di Tabanan mulai membara,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia I Gede Kristiawan menjelaskan, kejuaraan ini mempertandingkan 16 partai, dengan rentang kelas dari 50 kg hingga 90 kg. Tujuan utama event ini adalah untuk mengembangkan potensi combat sport seperti Muay Thai, Kickboxing, K-1, dan Boxing di Tabanan.

“Harapannya, ke depan Tabanan bisa dikenal sebagai salah satu destinasi Sport Tourism khususnya di bidang Combat Sport yang sangat diminati kalangan muda,” ujar Kristiawan.

Turut hadir dalam acara Anggota DPRD Tabanan, Sekretaris Daerah, Ketua KONI, serta para peserta dan penonton yang memenuhi lokasi dengan antusias tinggi. (ana)

Patroli Malam Minggu, Polsek Kuta Selatan Amankan Empat Sepeda Motor WNA

4 sepeda motor yang dikendarai wna diamankan aparat Polsek Kuta Selatan.
4 sepeda motor yang dikendarai wna diamankan aparat Polsek Kuta Selatan.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Polsek Kuta Selatan menggelar patroli malam Minggu pada Sabtu (10/5/2025) untuk meningkatkan keamanan wilayah. Patroli yang dipimpin oleh Kapolsek Kuta Selatan, AKP I Komang Agus Dharmayana W, berhasil mengamankan empat unit sepeda motor yang dikendarai oleh warga negara asing (WNA).

Keempat sepeda motor tersebut melanggar aturan lalu lintas dengan melakukan speeding dan menggunakan kendaraan yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Nomor polisi kendaraan yang diamankan antara lain DK 4743 GBQ, B 4964 NFP, DK 5937 GBP, dan B 4871 UCE.

Dalam razia tersebut, tidak ditemukan barang bukti terkait aksi kriminalitas seperti pencurian dengan kekerasan (3C), senjata tajam, narkoba, atau senjata api.

“Patroli ini dilaksanakan untuk meningkatkan rasa aman masyarakat, khususnya pada malam akhir pekan,” ujar AKP Komang Agus dalam keterangannya.

Patroli ini merupakan bagian dari strategi Polsek Kuta Selatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya, serta menanggapi potensi gangguan keamanan terkait kegiatan sosial pada malam akhir pekan. (mah)

Kasus Penganiayaan Siswi SMP di Denpasar Diupayakan Damai

Proses mediasi dengan pihak sekolah, orangtua, Polda Bali hingga KPAD Bali.
Proses mediasi dengan pihak sekolah, orangtua, Polda Bali hingga KPAD Bali.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Kasus dugaan penganiayaan siswi SMP PGRI 7 Denpasar oleh temannya telah mencapai penyelesaian damai setelah pertemuan antara orang tua, siswa, pihak sekolah, Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Bali, dan Tim Renakta Polda Bali pada Sabtu (10/5/2025).

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Anak Agung Putra Wirawan bersama Ketua Ni Luh Gede Yastini, dimana semua pihak memberikan keterangan terkait insiden yang dipicu oleh perselisihan terkait pengumpulan iuran kelas.

Menurut Agung Putra Wirawan, “Kejadian bermula karena ada ketersinggungan dari sikap dan kata-kata saat bendahara kelas melakukan penarikan iuran kelas.”

Hasil pertemuan menunjukkan adanya kesepakatan damai yang dicatat dalam surat pernyataan, meskipun pihak korban tetap mengharapkan keadilan dari proses hukum yang sedang berjalan di Polda Bali sesuai dengan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak.

KPAD Provinsi Bali mengungkapkan kekecewaannya terhadap insiden ini yang terjadi di lingkungan sekolah. Mereka mendorong penguatan upaya perlindungan anak melalui Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan di seluruh sekolah.

Tim KPAD sudah berkoordinasi dengan UPTD PPA Kota Denpasar untuk memberikan perlindungan dan pendampingan kepada anak-anak yang terlibat dalam kasus ini, dengan harapan agar mereka tidak mengalami trauma yang berkepanjangan. (mah)

Pemuda Tabanan Raih Juara Nasional di Ajang Trisakti Tourism Award 2025

Penyerahan Piala Juara I Trisakti Tourism Award 2025 kepada perwakilan tim kreatif Desa Tista, Sabtu (10/5) di Warung K-Nol, Penebel, Tabanan.
Penyerahan Piala Juara I Trisakti Tourism Award 2025 kepada perwakilan tim kreatif Desa Tista, Sabtu (10/5) di Warung K-Nol, Penebel, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Tabanan. Dalam ajang bergengsi Trisakti Tourism Award 2025 bertema ‘Sustainability Desa Wisata Menuju Indonesia Raya”, Tabanan berhasil meraih Juara I Tingkat Nasional untuk Kategori Desa Wisata Religi melalui video profil Tari Legong Andir dari Desa Tista, Kecamatan Kerambitan.

Penyerahan penghargaan secara simbolis dilaksanakan pada Sabtu (10/5/2025) di Warung K-Nol, Wanasari, Penebel, Tabanan. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya didampingi Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, serta jajaran OPD, Tjokorda Anglurah Tabanan, Sekda Kabupaten Tabanan, dan undangan terkait lainnya.

Selain meraih juara di kategori wisata religi, Tabanan juga mengikuti kategori lainnya, yakni: Ekowisata Desa Wisata Pinge, Wisata Sejarah Benda Sejarah Puri Kaba-Kaba, Wisata Kuliner Olahan Beras Merah Jatiluwih dan Wisata Kreatif Digital Desa Wisata Tua

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya mengungkapkan rasa bangga dan terima kasihnya atas dedikasi generasi muda Tabanan yang berhasil mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Ia memberikan apresiasi khusus kepada para penari Legong Andir:

Ni Luh Made Masayu Mirah Acintya Parameswari, Ayunda Sheila Koesuma, Ni Putu Dita Haryanti, Ni Putu Riya Riadnya Santhi, Jro Mangku Nyoman Sukarya, dan Sekaa Legong Andir Sasana Budaya.

Penghargaan juga diberikan kepada tim penyusun konsep dan pembuatan video, yakni: Ida Ayu Agung Windayani Kusumaharani, Ni Luh Kadek Ratih Wahyu Diani, I Putu Nanda Lingga Putra, I Kadek Sugiarta, I Putu Feby Eka Kawitantra, serta para pemeran dan kru produksi.

“Ini bukti bahwa anak-anak muda Tabanan mampu menjaga dan melestarikan seni budaya sesuai ajaran Tri Sakti Bung Karno. Mereka tidak hanya tampil, tetapi menginspirasi generasi muda lainnya menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani,” ujar Sanjaya.

Ia juga menekankan pentingnya pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari warisan leluhur. “Raihlah cita-cita setinggi langit. Jaga dan gaungkan budaya seperti Tari Legong Andir, karena kalau tidak, sejarah bisa dilupakan,” pungkasnya.

Kebakaran Melanda Toko Bangunan di Karangasem, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kondisi kebakaran toko bangunan di Lingkungan Jasri Keler, Kelurahan Subagan, Karangasem. (Istimewa)
Kondisi kebakaran toko bangunan di Lingkungan Jasri Keler, Kelurahan Subagan, Karangasem. (Istimewa)

PANTAUBALI.COM, KARANGASEM – Sebuah toko bangunan yang terletak di Lingkungan Jasri Keler, Kelurahan Subagan, Karangasem, menjadi sasaran musibah pada Sabtu dini hari (10/5/2025). Kebakaran ini menyebabkan kerusakan parah pada bangunan dan barang-barang di dalamnya, dengan perkiraan kerugian materil mencapai Rp 150 juta.

Kejadian pertama kali diketahui oleh seorang warga yang melintas, yang melihat kobaran api membesar dari dalam toko milik I Wayan Wira (40). Warga tersebut segera menghubungi pemilik toko untuk memberi tahu tentang insiden tersebut.

Kasi Humas Polres Karangasem, Iptu I Gede Sukadana menerangkan bahwa pemilik toko dan istri langsung menuju lokasi setelah mendapat laporan, namun api sudah cukup meluas di dalam bangunan saat mereka tiba.

“Upaya pemadaman dilakukan bersama-sama dengan bantuan warga sekitar, menggunakan air seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi,” terangnya.

Tim dari Damkartan Karangasem akhirnya berhasil mengendalikan api setelah menghabiskan sekitar 3.000 liter air dengan bantuan 4 unit armada dan 12 personel.

Pada penyelidikan awal, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengungkap secara pasti penyebab pasti kebakaran ini.

Kebakaran ini juga mengakibatkan kerusakan pada berbagai barang dagangan di dalam toko, termasuk pipa paralon, seng, rak penyimpanan, dan sebagian struktur bangunan toko tersebut. (mah)

Ternyata ini Rahasia Penyimpanan Makanan Ala Zaman Dulu Tanpa Kulkas

Ilustrasi makanan dan buah-buahan.
Ilustrasi makanan dan buah-buahan.

PANTAUBALI.COM – Saat ini, kulkas menjadi penyelamat utama dalam menjaga makanan tetap segar. Namun, tahukah Anda bahwa zaman dulu, sebelum kulkas ditemukan, orang-orang telah menguasai teknik sederhana namun efektif untuk menyimpan makanan agar tetap segar selama berbulan-bulan?

Sebuah video yang baru-baru ini diunggah di kanal YouTube The Acadian Garden and Apothecary mengungkapkan rahasia ini. Dalam video berdurasi 7 menit 35 detik tersebut, Danae, seorang petani dari Maine, Amerika Serikat, memperlihatkan teknik tradisional yang masih relevan hingga kini.

Dengan menggunakan bahan sederhana seperti kertas koran, Danae membungkus apel satu per satu sebelum menyimpannya. Hasilnya sungguh mengagumka,  apel-apel tersebut tetap segar hingga lima bulan lamanya. Menurut Danae, teknik ini tidak hanya memperlambat proses pematangan, tetapi juga melindungi buah dari proses pembusukan yang cepat.

“Apel dulunya merupakan makanan pokok di Amerika, dan kebun apel adalah aset berharga bagi setiap rumah tangga,” kata Danae dalam video tersebut.

Metode tradisional ini melibatkan pengetahuan yang mendalam akan cara menyimpan makanan dengan menggunakan bahan seperti serbuk gergaji atau bahkan pasir kering untuk menjaga kondisi udara di sekitar buah-buahan.

Teknik ini juga mengurangi risiko percepatan proses pematangan yang disebabkan oleh hormon alami buah dan sayuran, seperti etilen. Danae menyarankan untuk memilih buah yang benar-benar segar dan bebas cacat untuk hasil yang optimal.

Video ini bukan hanya sekadar nostalgia akan kehidupan di masa lampau, tetapi juga mengingatkan kita akan kearifan lokal yang bisa diterapkan dalam kehidupan modern untuk mengurangi limbah makanan dan meningkatkan keberlanjutan. (*)

Gubernur Koster Salurkan Rp 326 Juta untuk Korban Bencana di Bangli

Penyerahan bantuan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster pada Sabtu (10/5)
Penyerahan bantuan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster pada Sabtu (10/5)

PANTAUBALI.COM, BANGLI – Di momen peringatan Hari Ulang Tahun ke-821 Kabupaten Bangli, Gubernur Bali Wayan Koster menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam membantu warganya yang terdampak bencana. Total bantuan senilai Rp326 juta diserahkan secara simbolis kepada warga Bangli yang menjadi korban bencana alam.

Penyerahan bantuan berlangsung pada Sabtu (10/5) dengan suasana penuh empati. Gubernur Koster didampingi langsung oleh Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyerahkan bantuan kepada sejumlah penerima dari berbagai latar belakang. Mulai dari rumah warga yang rusak, tempat ibadah, hingga fasilitas umum dan sarana ekonomi turut menjadi perhatian.

“Bencana memang tak bisa diprediksi, tapi kepedulian dan solidaritas harus selalu hadir. Bantuan ini kami harapkan bisa memperkuat semangat masyarakat untuk bangkit kembali,” ujar Koster.

Ia menegaskan, kehadiran Pemprov Bali dalam situasi sulit bukanlah sekadar formalitas, tetapi wujud tanggung jawab moral dan sosial untuk saling menjaga satu sama lain.

Simbolisasi penyerahan bantuan dilakukan dari Gubernur kepada Bupati Bangli dengan nilai total Rp326 juta. Bantuan ini mencakup berbagai sektor, termasuk tempat suci seperti Pura Tamansari dan Pura Manik Tirta, balai banjar, kelompok subak, serta warga perseorangan yang terdampak.

Gubernur Koster pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bangli atas kerja sama yang baik dalam penyaluran bantuan sehingga bisa diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Bali bukan sekadar tempat tinggal, melainkan rumah yang harus kita rawat bersama. Dan saat rumah kita dilanda musibah, sudah sewajarnya kita saling menguatkan,” tutupnya. (mah)