- Advertisement -
Beranda blog Halaman 221

Pasar Bajera Kebakaran, 6 Toko dan 3 Los Dagang Ludes Dilalap Api

Pasar Bajera Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, terbakar pada Minggu (27/4/2025).
Pasar Bajera Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, terbakar pada Minggu (27/4/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kebakaran terjadi di Pasar Bajera Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, pada Minggu (27/4/2025). Akibat peristiwa tersebut, dilaporkan enam unit toko dan tiga los pedagang yang berada di dalam pasar ludes dilalap api.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tabanan, I Gede Sukanada mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat para pedagang sudah menutup aktivitas jual-beli mereka.

“Api mulai muncul kira-kira jam 16.30 WITA pada saat pedagang sudah pada tutup,” ungkapnya ketika dihubungi Minggu petang.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi bergerak cepat melakukan upaya pemadaman sehingga api tidak merembet lebih luas ke bagian pasar lainnya.

Namun, sebanyak enam unit toko dan tiga los pasar dilaporkan terbakar. “Api sudah berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” terangnya.

Sukanada menyebut, hingga saat ini penyebab kebakaran dan total kerugian material akibat insiden kebakaran ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang. “Masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” pungkasnya. (ana)

180 Mobil Diesel Adu Kreatifitas Modifikasi di Meet and War Diesel Enthusiast Bali 2025

Meet and War Diesel Enthusiast Bali (DEB) Tahun 2025 yang digelar di kawasan parkir Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta Singasana, Kabupaten Tabanan, pada Minggu (27/4/2025).
Meet and War Diesel Enthusiast Bali (DEB) Tahun 2025 yang digelar di kawasan parkir Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta Singasana, Kabupaten Tabanan, pada Minggu (27/4/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebanyak 180 mobil diesel beradu kreativitas modifikasi dalam acara Meet and War Diesel Enthusiast Bali (DEB) Tahun 2025 yang digelar di kawasan parkir Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta Singasana, Kabupaten Tabanan, pada Minggu (27/4/2025).

Selain mendapat sambutan yang luar biasa dari para pecinta otomotif, acara kontes ini juga mendapat dukungan dari Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya yang sekaligus membuka acara secara resmi.

Mobil diesel yang hadir dalam event kontes ini berasal dari berbagai daerah dengan berbagai kreasi modifikasi unik dan menarik. Antusiasme peserta dan pengunjung menjadi bukti bahwa dunia otomotif di Bali, khususnya di Tabanan, berkembang sangat dinamis.

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya event tersebut. Menurutnya, event otomotif ini bukan hanya soal kontes atau modifikasi, tapi ini adalah ruang berkumpulnya ide, gairah, hobi dan karya.

“Di tempat ini, anak-anak muda Tabanan dan peserta kontes dari luar daerah menunjukkan bahwa hobi bisa jadi wadah untuk saling terhubung, berkolaborasi, bahkan berkontribusi bagi daerah,” ujar Sanjaya.

Tidak hanya itu, Sanjaya mengajak komunitas diesel untuk menjelajahi keindahan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Tabanan sembari memperkenalkan kekayaan alam dan budaya daerah ini.

Menurutnya, kegiatan seperti Meet and War ini sangat sejalan dengan upaya Pemkab Tabanan dalam menggerakkan sektor pariwisata dan kreatif berbasis komunitas.

“Saya sangat berharap kegiatan seperti ini terus dikembangkan. Jadikan Kabupaten Tabanan bukan hanya sebagai lumbung padi, tapi juga lumbung ide dan komunitas kreatif, termasuk bidang otomotif,” tambah Sanjaya.

Sementara itu, Ketua Panitia Meet and War DEB 2025, Angelo Pardika Putra, mengatakan acara ini bukan hanya untuk memamerkan kreativitas di bidang otomotif, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi antar komunitas dari berbagai daerah. (ana) 

Hadiri Lomba Ceki di Dua Desa, Bupati Tabanan Apresiasi Semangat Kebersamaan Warga

Bupati Tabanan saat menghadiri lomba meceki pada Minggu (27/4/2025).
Bupati Tabanan saat menghadiri lomba meceki pada Minggu (27/4/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan lomba ceki yang diselenggarakan di dua desa di Kabupaten Tabanan pada Minggu (27/4/2025).

Dua lokasi kegiatan tersebut masing-masing diadakan oleh ST. Dharma Satwika, Banjar Bongan Gede, bertempat di Bale Banjar Bongan Gede, Desa Bongan, dan oleh Panitia Penggalian Dana Banjar Adat Banu Mandala Pangkung yang digelar di Wantilan Desa Adat Kota Tabanan.

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungannya terhadap inisiatif masyarakat yang kreatif dalam penggalian dana dan mempererat tali silaturahmi antar warga.

Kegiatan lomba ceki ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong-royong dan kebersamaan masih hidup dan tumbuh di tengah masyarakat Tabanan.

Dengan kupon seharga Rp100 ribu dan jumlah penjualan yang melampaui 120 kupon, kegiatan ini berhasil mengumpulkan dana yang signifikan untuk keperluan adat setempat, termasuk upacara melaspas bale banjar.

Bupati Sanjaya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada panitia dan masyarakat yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. “Adik-adik sekaa teruna bisa saling menyelenggarakan aktivitas bersama, saling bersilaturahmi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sanjaya menekankan pentingnya nilai kebersamaan yang terjalin. “Yang terpenting ini adalah kebersamaan ini, sekaligus momen temu kangen, salah satu media untuk mempertemukan antar saudara dalam rangka silaturahmi, penggalian dana, berinteraksi juga menyalurkan hobi, saling menyama braya,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Banjar Adat Banu Mandala, I Made Agus Kardiana Putra, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas kehadiran dan dukungan Bupati Sanjaya. “Saya mewakili masyarakat mengucapkan selamat datang dan terima kasih karena Bapak berkenan membuka kegiatan lomba ceki ini,” ucapnya dengan penuh hormat.

Dengan semangat gotong royong yang tinggi serta dukungan pemerintah daerah, kegiatan seperti lomba ceki ini diyakini akan terus hidup sebagai bagian dari budaya lokal yang mendekatkan masyarakat, sekaligus menjadi solusi kreatif dalam memenuhi kebutuhan sosial dan adat. (ana) 

Doa Sebelum Belajar Bagi Umat Hindu

Ilustrasi siswa berdoa sebelum belajar. (Istimewa)
Ilustrasi siswa berdoa sebelum belajar. (Istimewa)

PANTAUBALI.COM – Dalam tradisi Hindu, memanjatkan doa sebelum belajar menjadi bagian penting untuk memohon kelancaran, kemudahan memahami ilmu, serta keberkahan dalam perjalanan akademik.

Doa adalah bagian tak terpisahkan dari peribadatan umat Hindu. Seperti dijelaskan dalam buku Widya Dharma Agama Hindu untuk SMP karya I Wayan Midastra (2007), terdapat banyak jenis doa yang bisa dirapalkan, termasuk doa sebelum memulai proses belajar.

Berikut ini beberapa doa belajar dalam ajaran Hindu yang dapat diamalkan:

1. Doa Belajar Agama Hindu
Sebelum memulai kegiatan belajar, umat Hindu dapat membaca doa berikut:

Om Prano Dewi Saraswati Wajebhir Wajiniwati Dhinam Awinyawantu

Artinya:
“Ya Tuhan, dalam manifestasi Dewi Saraswati, Yang Maha Agung dan Maha Kuasa, semoga Engkau memancarkan kekuatan rohani, kecerdasan pikiran, dan lindungilah hamba selama-lamanya.”

2. Doa Sebelum Memulai Kegiatan Belajar
Untuk memohon kelancaran dalam memulai aktivitas belajar, dapat dibaca doa berikut:

Om Awighnam Astu Namo Sidham Om Sidhirastu Tad Astu Swaha

Baca Juga: Utama Spice Channeling Bali’s Natural Essence Through Patchouli and Purpose

3. Doa Mohon Petunjuk Sebelum Belajar
Selain dua doa di atas, ada pula doa yang dipanjatkan untuk memohon petunjuk, agar diberikan jalan menuju kebenaran dan cahaya pengetahuan. Doa ini dikutip dari buku Bhakti The Path of Divine Love oleh A Vedanta Kesari Presentation (2021):

Om Asato ma Ssadyamaya tamaso ma jyotir gamaya mrtyor ma amrtam gamaya.
Om agne brahma grbhniswa dharunama syana riksam drdvamha bramhmawanitwa ksatrawani sajata wanyu dadhami bhratwyasya wadhyaya.

Artinya:
“Tuhan Yang Maha Suci, bimbinglah hamba dari yang tidak benar menuju yang benar. Bimbinglah hamba dari kegelapan pikiran menuju cahaya pengetahuan yang terang. Lepaskanlah hamba dari kematian menuju kehidupan yang abadi.
Tuhan Yang Maha Suci, terimalah pujian yang hamba persembahkan melalui Weda mantra dan kembangkanlah pengetahuan rohani hamba agar hamba dapat menghancurkan musuh yang ada pada diri hamba (nafsu).

Hamba menyadari bahwa Engkaulah yang berada dalam setiap insan (jiwatman), menolong orang terpelajar, pemimpin negara, dan para pejabat.
Hamba memuja Engkau, semoga melimpahkan anugerah kekuatan kepada hamba.” (ran)

Ini Mantram Puja Tri Sandya Lengkap Beserta Artinya

Umat hindu melaksanakan persembahyangan.
Umat hindu melaksanakan persembahyangan.

PANTAUBALI.COM – Berikut teks lengkap Mantram Puja Tri Sandya beserta arti terjemahannya, yang menjadi panduan dalam melaksanakan persembahyangan.

I.
OM, OM

OM BHUR BHUWAH SWAH,

TAT SAWITUR WARENYAM,

BHARGO DEWASYA DHIMAHI,

DHIYO YO NAH PRACHODAYAT,

Arti:

Ya Hyang Widhi yang menguasai ketiga dunia ini,

Yang maha suci dan sumber segala kehidupan,

sumber segala cahaya,

semoga limpahkan pada budi nurani kami penerangan sinar cahaya-Mu yang maha suci

II.
OM NARAYANAD EWEDAM SARWAM,

YAD BHUTAM YASCA BHAWYAM,

NISKALANKO NIRANJANO NIRWIKALPO,

NlRAKYATAH SUDDHO DEWO EKO,

NARAYANA NADWITYO ASTI KASCIT

Arti:

Ya Hyang Widhi, darimulah segala yang sudah ada dan yang akan ada di alam ini berasal

dan kembali nantinya.

Engkau adalah gaib, tiada berwujud, di atas segala kebingungan, tak termusnahkan.

Engkau adalah maha cemerlang, maha suci, maha esa dan tiada duanya

III.
OM TWAM SIWAH TWAM MAHADEWAH,

ISWARAH PARAMESWARA,

BRAHMA WISNUSCA RUDRASCA,

PURUSAH PARIKIRTITAH,

Arti:

Engkau disebut Siwa, Mahadewa,

Iswara, Parameswara,

Brahma dan Wisnu dan juga Rudra.

Engkau adalah asal mula dari segala yang ada

IV.
OM PAPO’HAM PAPAKARMAHAM,

PAPATMA PAPASAMBHAWAH,

TRAHI MAM PUNDARIKAKSAH,

SABAHYABHYANTARA SUCIH.

Arti:

Oh Hyang Widhi Wasa, hamba ini papa,

jiwa hamba papa dan kelahiran hambapun papa,

perbuatan hamba papa,

Ya Hyang Widhi, selamatkanlah hamba dari segala kenistaan ini, dapatlah disucikan lahir dan batin hamba

V.
OM KSAMA SWAMAM MAHADEWA,

SARWAPRANI HITANGKARAH,

MAM MOCCA SARWAPAPEBHYAH,

PALAYASWA SADASIWA.

Arti:

Ampunilah hamba. oh Hyang Widhi, penyelamat segala makhluk.

Lepaskanlah , kiranya hamba dari segala kepapaan ini dan tuntunlah hamba, selamatkan dan lindungilah hamba oh Hyang Widhi Wasa

VI.
OM KSANTAWYA KAYIKA DOSAH.

KSANTAWYO WACIKA MAMA,

KSANTAWYA MANASA DOSAH,

TAT PRAMADAT KSAMASWA MAM.

OM SHANTI, SHANTI, SHANTI, OM.

Arti:

Oh Hyang Widhi Wasa, ampunilah segala dosa hamba, ampunilah dosa dari ucapan hamba dan

ampunilah pula dosa dari pikiran hamba.

Ampunilah hamba atas segala kelalaian hamba itu

Semoga damai di hati, damai di dunia, damai selalu

(*)

Koster Tegaskan Pentingnya Lembaga Pendidikan Tuntaskan Beragam Permasalahan di Bali

Gubernur Bali, Wayan Koster saat berpidato dalam  Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-2 Program Sarjana Institut Sains dan Teknologi Nahdlatul Ulama Bali (ITSNUBA) di 100 Sunset Hotel, Kuta, Sabtu (26/4/2025).
Gubernur Bali, Wayan Koster saat berpidato dalam  Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-2 Program Sarjana Institut Sains dan Teknologi Nahdlatul Ulama Bali (ITSNUBA) di 100 Sunset Hotel, Kuta, Sabtu (26/4/2025).

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Gubernur Bali Wayan Koster mengemukakan dorongannya terhadap lembaga pendidikan untuk menyelesaikan sejumlah persoalan krusial yang dihadapi Bali saat ini, seperti masalah sampah, kemacetan, dan perilaku buruk wisatawan.

Pernyataan ini disampaikannya dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-2 Program Sarjana Institut Sains dan Teknologi Nahdlatul Ulama Bali (ITSNUBA) di 100 Sunset Hotel, Kuta, Sabtu (26/4/2025).

Namun, banyak pihak menyoroti bahwa wacana Gubernur terkesan hanya sebatas seremonial. Koster menyebutkan komitmen untuk menyelesaikan persoalan sampah dengan mengeluarkan SE Nomor 09 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah, namun belum jelas strategi konkrit dan anggaran yang cukup untuk mencapai targetnya.

Kritik juga mengarah pada kurangnya rincian mengenai cara menangani masalah kemacetan dan ulah wisatawan yang mengganggu, seraya menyoroti kebutuhan akan solusi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Gubernur Koster menyambut baik peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara, namun tidak menyebutkan langkah konkret untuk mengatasi dampak negatif dari peningkatan tersebut terhadap lingkungan dan kehidupan lokal.

Kritikus juga menggarisbawahi bahwa target peningkatan partisipasi ke perguruan tinggi menjadi 40 persen pada masa jabatan kedua Gubernur masih kurang didukung oleh rencana implementasi yang rinci, terutama dalam hal program “satu keluarga satu sarjana”. Rencana tersebut disambut dengan skeptisisme terkait dengan penyebaran dan akurasi data yang dibutuhkan untuk menjamin keadilan dalam akses pendidikan tinggi di Bali.

Akhirnya, meskipun Gubernur Koster mengapresiasi kontribusi ISTNUBA dalam pendidikan tinggi di Bali, beberapa pengamat merasa bahwa ia kurang menekankan pentingnya inovasi teknologi dan pembangunan berkelanjutan dalam kurikulum pendidikan untuk mengatasi tantangan masa depan. (ran)

Viral Mahasiswa UNUD Diduga Edit Foto Teman Pakai AI Jadi Konten Pornografi

Tangkapan Layar - Konten vulgar yang diedit mahasiswa UNUD dengan AI.
Tangkapan Layar - Konten vulgar yang diedit mahasiswa UNUD dengan AI.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Sedang ramai diperbincangkan seorang mahasiswa Universitas Udayana (UNUD) Bali berinisial SLKDP diduga terlibat dalam pembuatan konten pornografi palsu menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan teknik deepfake.

Kasus dugaan kejahatan seksual ini mulai menjadi perhatian publik setelah diungkap oleh akun media sosial X @blankkyle506 dan viral diberitakan.

“Guys aku minta tolong ramein thread ini KARENA KORBANNYA UDAH BANYAK BANGET, pelaku imagenya bagus banget di LINKEDIN dan di SOSMEDNYA pls jangan mau temenan sama ni orang atau foto kalian diedit jadi foto bug1l,” tulis akun tersebut disertai foto terduga pelaku SLKDP dan foto-foto korban yang telah diedit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat 200 lebih perempuan telah menjadi korban dalam kasus pelecehan ini. SLKDP diduga memanipulasi foto-foto rekan kuliahnya menjadi gambar tidak senonoh dengan bantuan teknologi BOT berbasis AI melalui aplikasi Telegram.

Bahkan, salah satu korban diketahui berinisial KB, menyatakan SLKDP diduga sudah melakukan tindakan ini sejak masa sekolah menengah atas (SMA).

SLKDP disebut mengambil tangkapan layar dari akun Instagram para korban tanpa izin, lalu mengubahnya menjadi gambar vulgar menggunakan BOT AI. Akibatnya, foto-foto yang sebelumnya sopan berubah menjadi tidak berbusana.

Pelaku dan korban saling mengikuti di Instagram, meski tidak semua korban mengenalnya secara pribadi. Ada juga beberapa yang pernah satu kelas dalam mata kuliah tertentu.

Dikutip dari Kompas, Ketua Unit Komunikasi Publik Universitas Udayana, Ni Nyoman Dewi Pascarani membenarkan bahwa seorang mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis tengah terlibat dalam kasus dugaan kejahatan seksual tersebut.

Pihak fakultas sudah menangani kasus ini secara internal lewat Tim Etik dan telah melaporkan ke rektor.

Selain itu, Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) UNUD Bali juga sedang mendalami kasus ini untuk memberikan rekomendasi.

Dewi menegaskan bahwa pihak universitas berkomitmen menangani kasus ini secara serius dan hati-hati, dengan memperhatikan perlindungan korban dan prinsip kepastian hukum.

Sementara itu, SLKDP saat ini dikenai sanksi sementara berupa larangan mengakses layanan akademik dan administrasi hingga proses sidang kode etik selesai.

“Universitas akan terus mengawal kasus ini dengan mengedepankan prinsip keadilan, transparansi, dan perlindungan terhadap semua pihak,” kata Dewi. (ana)

Kemendiktsaintek Puji Kiprah Koster Sebagai Peneliti dan Pemimpin Visioner

Staf Ahli Kemendiktsaintek Dr. Muhammad Hasan Chabibie memberi pujian kepada Gubernur Bali Wayan Koster. 
Staf Ahli Kemendiktsaintek Dr. Muhammad Hasan Chabibie memberi pujian kepada Gubernur Bali Wayan Koster. 

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Staf Ahli Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktsaintek) Dr. Muhammad Hasan Chabibie memberi pujian kepada Gubernur Bali Wayan Koster.

Hasan Chabibie menilai Koster merupakan figur pemimpin yang berpengalaman sebagai seorang peneliti di Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

“Beliau senior kami. Beliau sudah melalang buana sebagai seorang peneliti. Alhamdulilah bertemu kembali saat beliau (Koster,red) sudah sebagai Gubernur Bali,” kata Muhammad Hasan Chabibie saat menyampaikan orasi ilmiahnya pada Wisuda Program Sarjana (S1) Institut Sains dan Teknologi Nahdatul Ulama Bali (ISTNUBA ), Sabtu (26/4/2025) di Ballroom 100 Sunset Road Badung.

Koster sebagai peneliti sejak 1988 hingga 1994. Ketika itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini juga menjadi dosen di sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta sejak tahun 1994 hingga 2004.

Saat itu, Ia juga termasuk tokoh masyarakat Hindu dengan menduduki Wakil Sekretaris Jenderal Ikatan Pemuda Hindu Indonesia (IHYA/PERADAH Indonesia) dan Sekretaris Jenderal Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia.

Wayan Koster akhirnya terjun ke dunia politik dan dipercaya krama Bali sebagai DPR RI dari PDIP selama tiga periode sejak 2004-2019. Kemudian, dipercaya sebagai Gubernur Bali 2018-2023 dan kini kembali dipercaya lagi periode 2025-2030.

Muhammad Hasan Chabibie menyampaikan, sains dan teknologi menjadi fondasi bagi semua orang untuk saling berkolaborasi dan bekerja membangun Bali. Hal ini selaras dengan yang diharapkan Gubernur Koster bahwa sumber daya manusia harus terus ditingkatkan untuk menghadapi tantangan era modern saat ini.

“Saya sangat sependapat dengan apa yang disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster (program SDM unggul di Bali, satu keluarga satu sarjana),” katanya.

Ia juga berpesan agar kampus dapat melahirkan sains, teknologi, dan riset yang bisa berdampak pada program pembangunan di daerah. Seperti tagline bahwa kampus atau perguruan tinggi harus berdampak.

Sebelumnya, dukungan moral juga ditujukan kepada Gubernur Koster dari Pengurus Pusat LPTPBNU Dr Mustadin Taggala. Sebelum memulai sambutannya, ia mengajak para civitas akademik ISTNUBA , wisudawan/wisudawati, para orangtua dan semua undangan yang hadir memberikan dukungan untuk gubernur.

“Mari kita doakan bersama agar beliau (Gubernur Koster) tetap sehat dan semangat dalam membangun Bali,” ujarnya.

Gubernur Bali Wayan Koster memiliki program unggulan untuk meningkatkan SDM Bali berkualitas dan berintegritas. Satu program prioritas yang akan dijalankan 2026 yakni program satu keluarga satu sarjana.

Saat ini program ini tengah dirancang oleh tim percepatan dan para rektor perguruan tinggi di Bali untuk mendukung keluarga kurang mampu di Bali. Kini tim sementara mendata keluarga yang belum memiliki sarjana di rumahnya.

“Kami akan terapkan konsep kerja sama dengan skema agar keluarga yang tidak mampu mendapat kebijakan khusus masuk perguruan tinggi. Disini ada prodi Sistem Informasi, Teknik Lingkungan, dan Statistik. Sangat dibutuhkan Bali dalam penyelesaian sejumlah persoalan seperti sampah, kemacetan, percepatan infrastruktur dan lainnya,” ucapnya.

Rektor ISTNUBA Hj. Azizah Azis berharap wisudawan dan wisudawati bisa menjaga almamater dan menunjukan karakter terbaik saat berada di lingkungan kerja. Ia meminta lulusan bisa bekerja sama dengan siapapun, dan menganjurkan agar bisa melanjutkan pendidikan S2 dan S3. (rls)

Gubernur Koster Dorong Perguruan Tinggi Berkontribusi Atasi Persoalan Krusial di Bali

Gubernur Bali, Wayan Koster.
Gubernur Bali, Wayan Koster.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Gubernur Bali Wayan Koster mendorong partisipasi lembaga pendidikan untuk menuntaskan berbagai persoalan krusial yang saat ini dihadapi Bali seperti masalah sampah, kemacetan hingga ulah wisatawan nakal.

Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan pada Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-2 Program Sarjana Institut Sains dan Teknologi Nahdlatul Ulama Bali (ITSNUBA) di 100 Sunset Hotel, Kuta, Sabtu (26/4/2025).

Gubernur Koster menjelaskan, di periode kedua masa kepemimpinannya ia berkomitmen untuk segera menuntaskan persoalan sampah. Untuk itu, ia telah mengeluarkan SE Nomor 09 Tahun 2025 mengenai Gerakan Bali Bersih Sampah.

Dijelaskan olehnya, sampah adalah persoalan serius yang mesti secepatnya diatasi untuk mewujudkan lingkungan bersih dan hidup sehat. “Yang tak kalah penting, sebagai destinasi wisata dunia, Bali membutuhkan tata kelola sampah yang bagus,” ujarnya.

Oleh karena itu, melalui regulasi dan gerakan masif, pada periode kedua masa jabatannya sebagai Gubernur Bali, ia ingin persoalan sampah sudah tuntas. “Tidak sampai lima tahun, persoalan sampah sudah harus selesai. Targetnya dua tahun, sudah tuntas,” sebutnya.

Karena itulah, saat ini ia memimpin gerakan mempercepat penanganan sampah dengan melibatkan berbagai komponen. ISTNUBA sebagai lembaga pendidikan di Bali diharapkan turut mengambil peran aktif dalam mempercepat penuntasan persoalan sampah.

Dengan demikian, kecintaan masyarakat dunia terhadap Bali terus meningkat dan akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Bali yang 65 persen masih bertumpu pada sektor pariwisata.

Masih dalam sambutannya, Gubernur Koster merasa bersyukur karena di tengah berbagai persoalan krusial yang dihadapi Bali, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara menunjukkan tren peningkatan.

“Di tahun 2024, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tercatat sebanyak 6,4 juta orang. Ini lebih banyak dari jumlah sebelum pandemi yaitu 6,2 juta. Per tanggal 23 April 2025, saya menerima laporan bahwa angkanya mengalami kenaikan 13 persen. Nah, kalau berbagai persoalan krusial dapat kita tuntaskan, Bali akan semakin baik dan wisatawan mancanegara juga pasti makin banyak yang datang,” urainya.

Selain penanganan sampah, pihaknya juga memberi atensi serius pada masalah kemacetan dan ulah wisatawan nakal. Pada bagian lain, Gubernur Koster secara khusus mengapresiasi niat, usaha dan kerja keras NU yang berhasil membuka lembaga pendidikan tinggi di Pulau Dewata.

“Perguruan tinggi di bawah naungan NU jumlahnya cukup banyak, ini luar biasa. Dan menurut catatan yang disampaikan rektor, meski baru berusia enam tahun, institut di Bali ini telah mencatat banyak prestasi,” cetusnya.

Ia berharap, keberadaan ISTNUBA bisa menjawab persoalan Bali terkait dengan akses dan partisipasi masuk ke Perguruan Tinggi yang saat ini tercatat baru mencapai 34 persen.

Di masa jabatan kedua ini, Gubernur Koster menargetkan tingkat partisipasi ke Perguruan Tinggi dapat mencapai minimal 40 persen. Untuk mencapai target itu, Pemprov Bali akan meluncurkan program satu keluarga satu sarjana yang saat ini sudah masuk tahap pendataan.

“Seluruh keluarga kurang mampu di seluruh Bali yang belum memiliki sarjana, saat ini sedang kita data dan akan mendapat prioritas. Untuk skemanya, kita berharap partisipasi perguruan tinggi, termasuk institut ini,” ucapnya.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDIP Bali menyampaikan selamat kepada wisudawan dan wisudawati ISTNUBA. Untuk menjadi SDM unggul, ia mengingatkan agar mereka jangan berpuas diri hanya dengan meraih gelar S1.

“Lanjutkan ke jenjang berikutnya, S2 hingga S3 agar memiliki akses yang lebih luas,” pungkasnya.

Sementara itu, Rektor ISTNUBA Azizah Azis dalam sambutannya menyampaikan selamat dan sukses kepada wisudawan dan wisudawati yang telah melewati proses sehingga berhak menyandang gelar sarjana. Dengan bekal ilmu yang telah dimiliki, ia berharap sarjana lulusan ISTNUBA dapat berkontribusi pada bangsa dan negara.

“Sarjana lulusan ISTNUBA harus tangguh, kuat, tak mudah putus asa, mampu beradaptasi dan menjadi pribadi unggul dan punya daya saing,” pesannya.

Selain itu, sarjana lulusan ISTNUBA diingatkan untuk kreatif menciptakan teknologi yang inovatif. Dalam kesempatan itu, Azizah juga menginformasikan bahwa saat ini ISTNUBA memiliki tiga program studi yaitu Teknik Lingkungan, Statistik dan Sistem Informasi, yang semuanya sudah terakreditasi baik.

Kabag Umum LLDIKTI Wilayah VIII Nyoman Bagus Suweta Nugraha dalam sambutannya menyampaikan bahwa wisuda bukan semata simbol memperoleh gelar sarjana. “Ini adalah amanah untuk terus belajar agar mampu mengambil peran aktif dalam mencari solusi atas tantangan yang dihadapi bangsa saat ini,” ucapnya.

Ia juga mengapresiasi keberadaan ISTNUBA sebagai lembaga pendidikan berbasis NU. Sehingga dalam penerapan kurikulumnya tak hanya membebani mahasiswa dengan IPTEK, namun juga nilai-nilai religius.

Sedangkan Mustakin Taggala dari Lembaga Pendidikan Tinggi PBNU menegaskan bahwa keberadaan ISTNUBA merupakan wujud komitmen Nahdlatul Ulama dalam membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengenyam pendidikan tinggi.

Disampaikan olehnya, saat ini PBNU telah memiliki lebih dari 200 lembaga pendidikan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pada wisuda ke-2 ini, ISTNUBA melepas 47 sarjana dari tiga program studi. Prosesi wisuda juga diisi dengan penyampaian orasi ilmiah dari Staf Ahli Bidang Penguatan Ekosistem Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Kemdiktisaintek RI, Muhammad Hasan Chabibie. (ana)

Tips Membuat Makeup Tahan Lama Seharian

Tips atasi makeup luntur. (foto:freepik)
Tips atasi makeup luntur. (foto:freepik)

PANTAUBALI.COM – Makeup luntur atau pudar setelah seharian digunakan untuk beraktivitas merupakan hal yang wajar. Hal itu bisa disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari keringat, polusi, hingga teknik pengaplikasian makeup yang kurang tepat. Tentunya makeup yang luntur membuat rasa percaya diri berkurang.

Namun jangan khawatir, makeup bisa dibuat tahan lama dengan cara pengaplikasian yang baik dan benar pada kulit wajah. Berikut beberapa langkah yang bisa dicoba:

1. Bersihkan Wajah dengan Facial Wash

Sebelum memulai makeup, penting untuk melakukan skin prep terlebih dahulu. Ini bertujuan agar makeup dapat menempel lebih sempurna. Mulailah dengan membersihkan wajah menggunakan facial wash.

Proses ini membantu menghilangkan kotoran, minyak berlebih, serta sel kulit mati yang dapat menyumbat pori-pori. Jika tidak dibersihkan, kotoran ini bisa membuat tekstur kulit tampak kasar sehingga hasil makeup menjadi kurang halus.

2. Gunakan Primer

Produk pertama dalam rangkaian makeup yang perlu digunakan adalah primer. Primer tidak hanya membantu mengunci skincare yang sudah diaplikasikan, tetapi juga menciptakan lapisan halus di permukaan kulit.

Hal ini membuat produk complexion seperti foundation lebih mudah menempel dan bertahan lebih lama. Untuk hasil terbaik, pilihlah primer berbahan dasar air dan bebas minyak (oil-free), karena jenis ini lebih efektif menjaga makeup tetap di tempat sepanjang hari.

3. Gunakan Moisturizer dan Sunscreen

Menjaga kelembapan kulit adalah kunci agar makeup tidak mudah luntur. Setelah membersihkan wajah, lanjutkan dengan menggunakan moisturizer untuk memastikan kulit tetap terhidrasi. Kulit yang lembap membantu makeup menempel dengan lebih baik dan mencegah tampilan makeup yang retak atau cakey.

Setelah moisturizer menyerap sempurna, lalu aplikasikan sunscreen. Sunscreen berfungsi untuk melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari yang bisa menyebabkan kulit kering, kusam, bahkan mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan.

4. Gunakan Complexion dengan Kandungan Oil Control

Salah satu penyebab utama makeup mudah luntur adalah produksi minyak berlebih. Untuk mengatasinya, gunakan produk complexion yang mengandung formula oil control.

Produk ini membantu mengurangi produksi minyak berlebih pada wajah sehingga makeup bisa bertahan lebih lama. Biasanya, produk-produk tersebut juga dirancang khusus untuk merawat kulit berminyak.

5. Set Makeup dengan Bedak dan Setting Spray

Setelah produk complexion seperti foundation dan concealer menempel sempurna, lanjutkan dengan mengunci makeup menggunakan translucent powder. Bedak ini memiliki partikel halus yang mampu mempertahankan riasan lebih lama.

Jika tidak memiliki translucent powder, kamu bisa menggunakan loose powder atau compact powder sebagai alternatif. Terakhir, semprotkan setting spray untuk mengunci seluruh makeup agar lebih tahan lama dan tetap segar sepanjang hari. (ana)