- Advertisement -
Beranda blog Halaman 209

Dorong Ekonomi Kreatif, Disperindag Tabanan Latih Warga Desa Angkah Buat Aksesoris dari Kain Perca

Pelatihan Kain Perca dan Pembuatan Aksesoris Manik-Manik Gelang Serut dan Perhiasan Rambut pada Jumat (23/5/2025) bertempat di Desa Angkah, Kecamatan Selemadeg Barat.
Pelatihan Kain Perca dan Pembuatan Aksesoris Manik-Manik Gelang Serut dan Perhiasan Rambut pada Jumat (23/5/2025) bertempat di Desa Angkah, Kecamatan Selemadeg Barat.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabanan menggelar kegiatan pelatihan bertajuk Pelatihan Kain Perca dan Pembuatan Aksesoris Manik-Manik Gelang Serut dan Perhiasan Rambut pada Jumat (23/5/2025) bertempat di Desa Angkah, Kecamatan Selemadeg Barat.

Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari kalangan pelaku usaha kecil, ibu rumah tangga, serta generasi muda kreatif di wilayah Desa Angkah.

Pelatihan ini bertujuan memberikan keterampilan teknis dalam pembuatan aksesoris sekaligus meningkatkan nilai tambah produk IKM. Selain itu, kegiatan ini juga dirancang untuk mendorong kemandirian dan daya saing pelaku usaha lokal.

Peserta tidak hanya memperoleh pelatihan teknis, tetapi juga mendapatkan materi pendukung yang mencakup aspek desain produk, tren pasar, strategi pemasaran, hingga pemanfaatan media digital untuk mempromosikan dan menjual produk aksesoris.

Selama pelatihan berlangsung, peserta dibimbing secara langsung oleh narasumber yang kompeten di bidang kerajinan aksesoris dan pengembangan produk kreatif.

Materi yang disampaikan mencakup pengenalan bahan baku dan alat produksi aksesoris, teknik dasar dan lanjutan dalam merangkai produk seperti gelang, kalung, dan perhiasan rambut, serta cara merancang desain yang sesuai dengan tren pasar.

Peserta juga diajarkan tentang pengemasan produk secara menarik dan fungsional, serta strategi pemasaran berbasis digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta mampu mengembangkan usaha mandiri, membuka peluang pasar baru, dan meningkatkan pendapatan masyarakat di tingkat lokal.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabanan berharap pelatihan ini dapat menciptakan IKM yang inovatif, berdaya saing tinggi, serta mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabanan, Ni Made Murjani, menyampaikan pelatihan ini merupakan salah satu wujud nyata implementasi visi Tabanan Era Baru yang aman, unggul, dan madani.

“Melalui pelatihan seperti ini, kami ingin mendorong tumbuhnya pelaku IKM yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga kreatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Ini adalah langkah konkret dalam menciptakan masyarakat Tabanan yang mandiri secara ekonomi, berdaya saing, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah secara berkelanjutan, sehingga pada akhirnya kita bersama dapat mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani,” ujarnya. (rls)

71 Guru di Tabanan Ikuti Bimtek Penyusunan Silabus Kurikulum Bali Unggul

Bimtek Penyusunan Silabus dan Kurikulum Muatan Lokal untuk jenjang pendidikan dasar tahun ajaran 2025/2026 di Kabupaten Tabanan.
Bimtek Penyusunan Silabus dan Kurikulum Muatan Lokal untuk jenjang pendidikan dasar tahun ajaran 2025/2026 di Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebanyak 30 guru Sekolah Dasar (SD) dari seluruh kecamatan di Kabupaten Tabanan bersama 41 guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Silabus dan Kurikulum Muatan Lokal untuk jenjang pendidikan dasar tahun ajaran 2025/2026.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai 26 hingga 27 Juni 2025, dan bertempat di ruang rapat lantai IV Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Gusti Ngurah Darma Utama. Dalam sambutannya, ia menekankan urgensi penyusunan kurikulum, terutama terkait dengan implementasi Kurikulum Bali Unggul:

“Seiring dengan segera dimulainya tahun ajaran baru 2025/2026, penyusunan silabus dan kurikulum muatan lokal, terutama Kurikulum Bali Unggul perlu diselesaikan tepat waktu,” ujar beliau.

Bimtek ini bertujuan untuk menyusun perangkat pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan daerah, serta memperkuat karakter dan identitas lokal peserta didik melalui integrasi nilai-nilai kearifan lokal Bali dalam kurikulum.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru peserta mampu mengembangkan silabus yang kontekstual dan selaras dengan semangat Kurikulum Bali Unggul, sehingga mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Tabanan. (rls)

60 Kepala Sekolah di Tabanan Terima SK Pengangkatan

menyerahkan Surat Keputusan Bupati tentang Pengangkatan Kepala Sekolah jenjang TK, SD, SMP, dan Satuan Pendidikan Nonformal (SKB), di Kabupaten Tabanan, Senin (26/5/2025).
Penyerahan Surat Keputusan Bupati tentang Pengangkatan Kepala Sekolah jenjang TK, SD, SMP, dan Satuan Pendidikan Nonformal (SKB), di Kabupaten Tabanan, Senin (26/5/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) secara resmi menyerahkan Surat Keputusan Bupati tentang Pengangkatan Kepala Sekolah jenjang TK, SD, SMP, dan Satuan Pendidikan Nonformal (SKB), Senin (26/5/2025).

Penyerahan SK berlangsung di Ruang Rapat Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan. Mewakili Bupati Tabanan, Kepala BKPSDM I Made Kristiadi Putra menyerahkan langsung SK Bupati Nomor 180/752/02/HK/2025. Sebanyak 60 kepala sekolah resmi diangkat, yang terdiri dari 1 kepala sekolah TK, 50 SD, 8 SMP, dan 1 kepala SKB.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, Dewan Pendidikan, Ketua PGRI Tabanan, pengurus MKKS SMP, Ketua KKKS seluruh kecamatan, Ketua IGTKI Tabanan, serta para pengawas sekolah.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyampaikan harapannya agar kepala sekolah yang diangkat mampu menjalankan tugas dengan tanggung jawab dan profesionalisme.

“Kami percaya bahwa kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menentukan arah dan kualitas pendidikan. Oleh karena itu, saya berharap para kepala sekolah yang baru diangkat dapat melaksanakan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, serta bersama-sama membangun Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani,” ujar Bupati.

Kepala BKPSDM, I Made Kristiadi Putra, menegaskan, pengangkatan telah melalui proses seleksi dan evaluasi yang objektif serta mengacu pada regulasi yang berlaku. “Kami memastikan bahwa proses ini transparan dan akuntabel,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Gusti Ngurah Darma Utama menegaskan bahwa penyerahan SK ini bukan sekadar formalitas, melainkan awal tanggung jawab besar untuk memimpin satuan pendidikan.

“Kami menaruh harapan besar kepada para kepala sekolah yang telah diangkat untuk menunjukkan dedikasi, keteladanan, dan kepemimpinan transformatif dalam setiap langkahnya. Dengan semangat kolaboratif dan orientasi pada mutu, mari kita bersama-sama menggerakkan pendidikan di Kabupaten Tabanan menuju arah yang lebih maju dan berdaya saing,” tegasnya.

Waspadai Penipuan Berkedok Aktivasi Identitas Kependudukan Digital

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tabanan, I Gusti Agung Rai Dwipayana.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tabanan, I Gusti Agung Rai Dwipayana.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tabanan mengimbau masyarakat agar mewaspadai penipuan berkedok aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Imbauan ini disampaikan melalui surat resmi bernomor 800/1363/Disdukcapil tertanggal 26 Mei 2025 yang ditujukan kepada seluruh camat, perbekel/lurah, dan masyarakat di wilayah Tabanan.

Dalam surat tersebut, Disdukcapil menyampaikan telah terjadi beberapa laporan penipuan yang dilakukan melalui pesan WhatsApp dan media digital lainnya.

Modus yang digunakan adalah dengan menyamar sebagai petugas Dukcapil dan meminta masyarakat untuk mengklik tautan atau mengunduh aplikasi tertentu untuk mengaktivasi IKD.

Menanggapi hal ini, Disdukcapil Tabanan menegaskan proses aktivasi IKD hanya dilakukan secara langsung di kantor Disdukcapil Kabupaten Tabanan atau melalui layanan resmi yang diselenggarakan oleh pihak Dukcapil.

Disdukcapil juga memastikan tidak pernah menghubungi masyarakat secara pribadi melalui WhatsApp, SMS, atau media sosial untuk keperluan aktivasi.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tabanan, I Gusti Agung Rai Dwipayana, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang mencurigakan.

“Kami tegaskan bahwa proses aktivasi IKD tidak pernah dilakukan melalui pesan pribadi, baik lewat WhatsApp, SMS, maupun media sosial. Masyarakat sebaiknya tidak mengklik tautan atau mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak jelas,” ujarnya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat segera melapor kepada pihak berwenang atau langsung menghubungi kantor Disdukcapil Kabupaten Tabanan jika menerima informasi mencurigakan terkait IKD.

“Kami mengajak para camat, perbekel, dan lurah untuk membantu menyebarkan informasi ini kepada warga agar tidak ada yang menjadi korban penipuan,” pungkasnya. (ana)

Gubernur Koster Minta Percepat Penerapan Usada Bali dalam Sistem Kesehatan

Gubernur Bali, Wayan Koster.
Gubernur Bali, Wayan Koster.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster mendorong percepatan penerapan pengobatan tradisional Bali atau usada sebagai bagian dari sistem layanan kesehatan di daerah. Hal ini disampaikannya dalam rapat koordinasi bersama Tim Percepatan Pelaksanaan Layanan Kesehatan Tradisional di Gedung Kertha Sabha, Jayasabha, Sabtu (24/5/2025)

“Pengobatan tradisional Bali merupakan warisan leluhur yang telah terbukti memberikan manfaat kesehatan bagi masyarakat secara turun-temurun. Sudah saatnya kita mengintegrasikan metode ini dalam sistem pelayanan kesehatan secara lebih sistematis dan terstandar,” ujar Koster.

Ia menekankan pentingnya regulasi, pembinaan, serta penelitian yang mendalam untuk mendukung legitimasi dan efektivitas pengobatan tradisional Bali.

Ia juga meminta tim percepatan pengobatan tradisional untuk bersinergi dalam menyusun standar operasional prosedur (SOP), melakukan sertifikasi praktisi, serta membangun pusat layanan dan edukasi.

Untuk itu, Gubernur Koster mengintruksikan langkah-langkah yang segera harus dilakukan, diantaranya; Pendataan semua jenis tanaman yang dapat digunakan sebagai bahan usada.

Pengembangan kawasan khusus untuk budidaya tanaman obat tradisional. Inventarisasi jumlah lontar yang berkaitan dengan usada sebagai sumber pengetahuan tradisional dan Penguatan laboratorium khusus pengobatan tradisional.

Langkah ini, menurut Gubernur, akan menghadirkan layanan kesehatan yang sehat dan alami, bebas dari zat kimia, serta menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat. Ia juga menekankan potensi pengobatan tradisional sebagai bagian dari pengembangan pariwisata berbasis kesehatan (health tourism).

“Percepatan ini tidak hanya untuk pelestarian budaya, tapi juga bagian dari upaya kemandirian dan kedaulatan di bidang kesehatan,” tegasnya.

Gubernur juga menginstruksikan agar proses legislasi terkait perlindungan dan pengembangan pengobatan tradisional Bali segera dirampungkan.

Hal ini menjadi bagian dari visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yang menempatkan kesehatan spiritual dan jasmani masyarakat sebagai pilar pembangunan daerah.

Koster berharap langkah ini dapat memperkuat identitas Bali sebagai pusat kebudayaan sekaligus menjadi pelopor pengembangan pengobatan tradisional di tingkat nasional. (rls)

Indonesia-China Sepakat Transaksi Bilateral Pakai Mata Uang Lokal

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo dan Gubernur People's Bank of China (PBOC), Pan Gongsheng, menandatangani penguatan Nota Kesepahaman untuk mendorong penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral. (Foto:Bank Indonesia)
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo dan Gubernur People's Bank of China (PBOC), Pan Gongsheng, menandatangani penguatan Nota Kesepahaman untuk mendorong penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral. (Foto:Bank Indonesia)

PANTAUBALI.COM, NASIONAL – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dan Gubernur People’s Bank of China (PBOC) Pan Gongsheng menandatangani penguatan Nota Kesepahaman (MoU) untuk mendorong penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral antara Indonesia dan Tiongkok.

Penandatanganan dilakukan di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Republik Rakyat Tiongkok Li Qiang, dalam rangkaian forum kerja sama ekonomi antara kedua negara.

“Nota Kesepahaman ini memperkuat Nota Kesepahaman sebelumnya yang telah ditandatangani oleh kedua bank sentral pada tanggal 30 September 2020 dengan memperluas cakupan kerja sama penyelesaian mata uang lokal bilateral mencakup transaksi berjalan, transaksi modal, dan transaksi keuangan,” dikutip dari keterangan tertulis Bank Indonesia, Minggu (25/5/2025).

Kesepakatan tersebut juga melengkapi berbagai upaya kerja sama sebelumnya dalam rangka meningkatkan konektivitas sistem pembayaran dan memperluas penggunaan mata uang lokal dalam berbagai transaksi bilateral. Petunjuk pelaksanaan dari MoU ini akan merinci jenis transaksi yang diperkenankan.

Lebih jauh, MoU ini diproyeksikan mendorong penggunaan mata uang lokal tidak hanya dalam perdagangan, tetapi juga dalam investasi bilateral, serta memperkuat kerja sama moneter di pasar keuangan kedua negara.

Penguatan kerja sama ekonomi dengan Tiongkok menjadi bagian dari strategi besar Indonesia untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen yang dicanangkan dalam program Asta Cita Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Peran investasi China ya di Indonesia dari sisi Kadin, tentu kita melihat ini salah satu opsi untuk mempercepat investasi di Indonesia dalam rangka mensukseskan program Asta Cita Pak Prabowo untuk menargetkan 8% pertumbuhan ekonomi.

Forum bilateral Indonesia-Tiongkok kali ini juga menghasilkan peluang konkret investasi di sektor-sektor prioritas seperti energi hijau, teknologi, kesehatan, dan pengembangan sumber daya manusia. Salah satu inisiatif yang mencuat berasal dari sektor swasta dan pemerintah Hong Kong, yang menyatakan minat untuk mendukung program makan bergizi gratis di Indonesia.

Selain itu, sejumlah produk hasil kolaborasi investasi antara kedua negara juga direncanakan akan segera diluncurkan. Diharapkan, inisiatif-inisiatif ini dapat segera dieksekusi guna memberikan dampak nyata terhadap pembangunan berkelanjutan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia. (ana)

Rai Wahyuni Sanjaya: Posyandu Wujud Layanan Terpadu di Desa 

Ketua TP PKK Tabanan kunjungan kerja ke Posyandu 6 SPM Kenanga V Banjar Dinas Kuwum Ancak Bija, Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Senin (26/5).
Ketua TP PKK Tabanan kunjungan kerja ke Posyandu 6 SPM Kenanga V Banjar Dinas Kuwum Ancak Bija, Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Senin (26/5).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Komitmen kuat Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya dalam mewujudkan Posyandu yang menyentuh semua aspek kehidupan masyarakat terlihat nyata saat kunjungan kerja ke Posyandu 6 SPM Kenanga V Banjar Dinas Kuwum Ancak Bija, Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Senin (26/5/2025).

Program Posyandu 6 SPM merupakan perluasan dari fungsi awal posyandu yang sebelumnya hanya berfokus pada pelayanan kesehatan dasar, seperti kesehatan balita, ibu dan anak, remaja, hingga lansia.

Kini, posyandu juga diberi mandat untuk ikut serta dalam penyelesaian persoalan pendidikan, sosial, ketertiban umum, hingga keamanan masyarakat. Kecamatan Marga menjadi contoh konkret penerapan transformasi ini.

Dalam kunjungan tersebut, Ny. Rai Wahyuni yang juga selaku Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, didampingi oleh Sekretaris TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Budiasih Dirga dan jajaran Pengurus TP PKK Kabupaten Tabanan, perangkat daerah terkait, serta para pengurus Posyandu di wilayah Kecamatan Marga.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menandakan dukungan nyata terhadap implementasi program 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di tingkat desa.

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, dalam kesempatan itu juga menegaskan pentingnya menyosialisasikan program 6 SPM secara masif kepada masyarakat. “Karena ada program baru ini, maka saya, selaku Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten ikut bertanggung-jawab untuk mewujudkan agar program 6 SPM ini berjalan sukses di Kabupaten Tabanan. Ini program yang sangat menyentuh langsung layanan masyarakat,” lanjutnya.

Ia juga menambahkan, bahwa Posyandu selama ini dikenal sebagai tempat layanan kesehatan, namun melalui 6 SPM, cakupan posyandu menjadi lebih luas. “Sekarang bukan hanya soal balita atau lansia, tetapi juga pendidikan, perumahan, ketertiban umum. Maka dari itu, Posyandu 6 SPM melibatkan Satpol PP, Dinas Sosial, dan OPD lainnya. Intinya, menambah meja, kader, dan mencatat keluhan masyarakat,” jelasnya.

Menurut Ny. Rai Wahyuni, penyelesaian persoalan di desa dapat dilakukan secara berjenjang, dimulai dari desa, lalu kecamatan, hingga kabupaten jika diperlukan. Ia mencontohkan temuan langsung di lokasi saat itu, seperti warga yang tidak memiliki BPJS.

“Artinya program 6 SPM ini sudah mulai menampakkan hasil dan kehadirannya benar-benar bermanfaat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Bunda Rai menyampaikan harapannya agar Kecamatan Marga menjadi role model atau contoh bagi penerapan Posyandu 6 SPM. “Saya harap bisa terbentuk 18 posyandu di Kecamatan Marga yang menerapkan 6 SPM ini. Target kita semua posyandu di Tabanan bisa mengadopsi program ini, karena manfaatnya sangat luar biasa,” tegasnya.

Bunda Rai juga menyampaikan, pentingnya sosialisasi secara berkelanjutan karena banyak masyarakat yang belum tahu tentang layanan ini. Ia berpesan seluruh kader melaksanakan sosialisasi dan mendorong semua posyandu membuat SK terhadap layanan 6 SPM. Salah satu bentuk progres yang diapresiasi adalah fakta, bahwa 483 posyandu di Tabanan sudah membentuk SK Posyandu 6 SPM. “Gerak cepat ini patut diapresiasi. Yang belum, segera diproses,” tegasnya lagi.

Senada dengan harapan Bunda Rai, Ketua TP PKK Kecamatan Marga, Ny. Primayani Sugiharta juga menyambut positif kunjungan ini. Ia berharap program 6 SPM benar-benar bisa berjalan maksimal dan menjadi solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat desa.

“Program ini sangat penting, karena menyentuh langsung kebutuhan dasar warga di berbagai bidang. Kami di Kecamatan Marga siap mendukung penuh pelaksanaan 6 SPM, mulai dari sosialisasi hingga pendampingan di lapangan,” ujarnya. (rls)

Bule Australia Keciduk Terima 2 Paket Berisi 1,7 Kg Kokain

Wajah LAA ditutupi saat dihadirkan di Mapolda Bali, Senin (26/5).
Wajah LAA ditutupi saat dihadirkan di Mapolda Bali, Senin (26/5).

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Seorang pria asal Australia berinisial LAA (43) dibekuk aparat Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali usai kedapatan menerima pengiriman paket narkotika jenis kokain seberat 1,7 kilogram dari luar negeri ke Bali.

Aksi ilegalnya terungkap setelah ia memanfaatkan jasa ojek online (ojol) untuk menjemput paket berisi barang haram bernilai fantastis yakni Rp12 miliar. Penangkapan LAA dilakukan pada Kamis, 22 Mei 2025 saat ia menerima kedua paket dari ojol yang dipesannya.

Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya mengungkapkan, penggerebekan terhadap WNA ini merupakan hasil penyelidikan panjang yang melibatkan kerjasama Bea Cukai dan dua tim Ditresnarkoba.

“Awalnya ada dua paket kiriman dari Inggris yang mencurigakan, masing-masing dengan pengirim dan penerima berbeda. Setelah dianalisis menggunakan citra X-ray di Kantor Pos Denpasar, diduga berisi narkotika,” ujar Daniel saat konferensi pers, Senin, 26 Mei 2025.

LAA diketahui menghubungi seorang pengemudi ojol berinisial YE, meminta bantuan mengambil paket tersebut di kantor pos. Karena sedang sibuk melayani tamu, YE baru mengambil paket pada 22 Mei sekitar pukul 10.30 WITA.

Menariknya, setelah paket diambil, LAA menginstruksikan YE untuk menyerahkannya kepada driver ojol lain berinisial IMS di sebuah warung di kawasan Renon. IMS lalu diminta mengantar paket ke alamat tujuan di Gang Manggis, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung.

Tak berhenti di situ, LAA kembali menyuruh YE mengambil satu paket lainnya, lalu mengirimkannya ke alamat yang sama. Aksi itu rupanya sudah dipantau oleh dua tim polisi yang dibagi untuk membuntuti gerak-gerik para pengemudi.

Begitu kedua paket sampai di tujuan dan diterima langsung oleh LAA, polisi bergerak cepat dan meringkusnya di tempat kejadian.

“Setelah digeledah, ditemukan total 206 bungkus kokain dalam dua paket, berat bersihnya 1,7 kilogram. Kami juga menemukan timbangan digital dan plastik klip di kamar tersangka,” jelas Daniel.

Berdasarkan estimasi pihak kepolisian, nilai kokain yang disita mencapai Rp12 miliar. Jumlah itu disebut setara dengan menyelamatkan lebih dari 2.600 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu, Direktur Ditresnarkoba Polda Bali Kombes Pol Radiant menjelaskan, LAA mengaku tak mengenal pemilik barang haram itu. Ia hanya menjalankan perintah dari seseorang yang ia sebut sebagai “bos” dan dijanjikan bayaran Rp50 juta untuk mengurus pengambilan dan distribusi barang ke Bali.

“Kedua pengemudi ojol berstatus saksi karena mereka tidak mengetahui isi paket. Mereka diberitahu hanya mengantar boneka dan alat tulis,” jelasnya.

Kini, LAA dijerat dengan pasal berlapis dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ia terancam hukuman maksimal berupa pidana mati atau penjara seumur hidup, serta denda hingga Rp10 miliar yang bisa ditambah sepertiganya.

Pihak kepolisian masih mendalami jaringan internasional di balik LAA yang diduga terlibat dalam sindikat narkoba lintas negara. (MAH)

587 CPNS dan 4.922 PPPK Pemkab Badung Dilantik 

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengambil sumpah dan melantik sebanyak 587 orang CPNS dan 4.922 PPPK di lingkungan Pemkab Badung, di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, Senin (26/5).
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengambil sumpah dan melantik sebanyak 587 orang CPNS dan 4.922 PPPK di lingkungan Pemkab Badung, di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, Senin (26/5).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Sebanyak 587 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan 4.922 Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung resmi dilantik, pada Senin (26/5/2025).

Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, bertempat di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung.

CPNS dan PPPK tahap I hasil seleksi pengadaan ASN tahun 2024 ini juga menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan dan menandatangani Pakta Integritas serta Penandatanganan Perjanjian Kerja secara simbolis bagi perwakilan PPPK.

Bupati Adi Arnawa dalam sambutannya mengucapkan selamat atas pelantikan CPNS dan PPPK tahap I yang statusnya telah menjadi ASN di Badung.

Ia juga berkomitmen meningkatkan status seluruh tenaga kontrak di badung menjadi PPPK. Komitmen tersebut dibuktikan dengan seleksi PPPK tahap II sedang berproses, sehingga diharapkan seluruh tenaga kontrak di Badung statusnya menjadi PPPK.

Dijelaskan, Badung sebagai daerah tujuan wisatawan dunia, tentu dihadapkan dengan tantangan global. Untuk menghadapi tantangan tersebut Bupati mengajak ASN Badung agar benar-benar menunjukkan jati diri, karakter, loyalitas, talenta dan siap beradaptasi dengan semua program yang telah ditetapkan.

“Untuk itu tolong tunjukkan kinerja dan kualitas diri. Berpikirlah bagaimana untuk siap memberikan pelayanan kepada masyarakat badung,” pintanya.

Adi Arnawa menjelaskan, Bupati dan Wakil Bupati Badung telah menetapkan program strategis 5 tahun kedepan. ASN akan menjadi kunci, motor penggerak dan benteng utama implementasi semua program-program yang tertuang dalam RPJMD Badung.

“ASN yang baru dilantik harus merubah paradigma. Selama ini mungkin diantara Saudara ada pikiran bermalas-malasan, tidak meningkatkan SDM, mulai saat ini harus satukan diri, bertekad bulat mampu menunjukan jati diri baik sebagai individu maupun kelembagaan,” tegasnya.

Terlebih saat ini kebijakan Bupati untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan akselerasi kecepatan, salah satunya membuat kanal pengaduan kontak bupati. Artinya kalau ada aduan apapun ke kontak bupati, ASN di masing-masing perangkat daerah harus siap bergerak 24 jam.

“Sekarang sangat dibutuhkan kecepatan, langkah responsif dari ASN dimanapun. Performa awal kita dengan menunjukkan kinerja pelayanan bagi masyarakat. Karena mewujudkan pelayanan prima dibutuhkan kecepatan dan respon time, sesuai tupoksi masing-masing,” imbuhnya.

Sementara itu,  Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Badung I Gede Wijaya menjelaskan, tujuan pelantikan ini memberikan kepastian status hukum ASN bagi peserta yang telah lulus seleksi pengadaan CPNS dan PPPK tahun 2024.

ASN yang diangkat terdiri atas 587 CPNS dan 4.922 PPPK tahap I. Sebelum dilantik, CPNS dan PPPK yang beragama Hindu telah melaksanakan upacara mejaya-jaya di Pura Lingga Bhuwana, Jumat 23 Mei 2025.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar Yudhantoro Bayu Wiratmoko, Pimpinan Perangkat Daerah, Ketua TP PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa bersama Sekretaris I TP PKK Ny. Yunita Alit Sucipta serta Ketua Gatriwara Badung Ny. Ayu Trisna Dewi Anom Gumanti. (rls)

Antisipasi DBD di Tengah Cuaca Buruk, Area Lapas Tabanan di-Fogging

Kegiatan fogging di Lapas Tabanan.
Kegiatan fogging di Lapas Tabanan, Senin (26/5/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Untuk menjaga kesehatan para narapidana yang tengah menjalani masa hukuman dari potensi penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan melaksanakan kegiatan fogging di seluruh area Lapas pada Senin (26/5/2025). Kegiatan foging dilakukan dengan menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan.

Fogging dimulai sejak pagi dan mencakup seluruh area Lapas, mulai dari 18 blok hunian Warga Binaan, gedung perkantoran, tempat ibadah, dapur, poliklinik, hingga rumah dinas petugas.

Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo menyampaikan, kegiatan ini merupakan langkah pencegahan dan deteksi dini guna menghindari penyebaran DBD. Terlabih lagi Lapas adalah lingkungan yang cukup padat dan tertutup sehingga fogging sangat penting dilakukan, terlebih lagi saat musim hujan dan kondisi cuaca ekstrem seperti sekarang.

“Kesehatan para Warga Binaan dan pegawai menjadi prioritas utama kami. Melalui fogging ini, kami berupaya memutus siklus penyebaran nyamuk Aedes aegypti yang merupakan vektor utama DBD,” jelasnya.

Sementara itu, Dokter Lapas, Luh Putu Tresnadewi menambahkan, selain melakukan fogging, upaya pencegahan juga harus didukung dengan perilaku hidup bersih dan sehat dari para Warga Binaan.

“Kami mengimbau agar Warga Binaan turut menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar, terutama di blok hunian, sebagai langkah pencegahan jangka panjang,” ujarnya.

Kegiatan fogging ini pun disambut baik oleh para Warga Binaan. Salah satu Warga Binaan, Kadek Agus, mengungkapkan apresiasinya.

“Kami merasa diperhatikan dengan adanya fogging ini. Selain itu, petugas juga selalu sigap jika ada keluhan kesehatan dan rutin memberikan penyuluhan mengenai pola hidup sehat,” ungkapnya. (ana)