- Advertisement -
Beranda blog Halaman 208

Viral Mahasiswa UNUD Diduga Edit Foto Teman Pakai AI Jadi Konten Pornografi

Tangkapan Layar - Konten vulgar yang diedit mahasiswa UNUD dengan AI.
Tangkapan Layar - Konten vulgar yang diedit mahasiswa UNUD dengan AI.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Sedang ramai diperbincangkan seorang mahasiswa Universitas Udayana (UNUD) Bali berinisial SLKDP diduga terlibat dalam pembuatan konten pornografi palsu menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan teknik deepfake.

Kasus dugaan kejahatan seksual ini mulai menjadi perhatian publik setelah diungkap oleh akun media sosial X @blankkyle506 dan viral diberitakan.

“Guys aku minta tolong ramein thread ini KARENA KORBANNYA UDAH BANYAK BANGET, pelaku imagenya bagus banget di LINKEDIN dan di SOSMEDNYA pls jangan mau temenan sama ni orang atau foto kalian diedit jadi foto bug1l,” tulis akun tersebut disertai foto terduga pelaku SLKDP dan foto-foto korban yang telah diedit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat 200 lebih perempuan telah menjadi korban dalam kasus pelecehan ini. SLKDP diduga memanipulasi foto-foto rekan kuliahnya menjadi gambar tidak senonoh dengan bantuan teknologi BOT berbasis AI melalui aplikasi Telegram.

Bahkan, salah satu korban diketahui berinisial KB, menyatakan SLKDP diduga sudah melakukan tindakan ini sejak masa sekolah menengah atas (SMA).

SLKDP disebut mengambil tangkapan layar dari akun Instagram para korban tanpa izin, lalu mengubahnya menjadi gambar vulgar menggunakan BOT AI. Akibatnya, foto-foto yang sebelumnya sopan berubah menjadi tidak berbusana.

Pelaku dan korban saling mengikuti di Instagram, meski tidak semua korban mengenalnya secara pribadi. Ada juga beberapa yang pernah satu kelas dalam mata kuliah tertentu.

Dikutip dari Kompas, Ketua Unit Komunikasi Publik Universitas Udayana, Ni Nyoman Dewi Pascarani membenarkan bahwa seorang mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis tengah terlibat dalam kasus dugaan kejahatan seksual tersebut.

Pihak fakultas sudah menangani kasus ini secara internal lewat Tim Etik dan telah melaporkan ke rektor.

Selain itu, Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) UNUD Bali juga sedang mendalami kasus ini untuk memberikan rekomendasi.

Dewi menegaskan bahwa pihak universitas berkomitmen menangani kasus ini secara serius dan hati-hati, dengan memperhatikan perlindungan korban dan prinsip kepastian hukum.

Sementara itu, SLKDP saat ini dikenai sanksi sementara berupa larangan mengakses layanan akademik dan administrasi hingga proses sidang kode etik selesai.

“Universitas akan terus mengawal kasus ini dengan mengedepankan prinsip keadilan, transparansi, dan perlindungan terhadap semua pihak,” kata Dewi. (ana)

Kemendiktsaintek Puji Kiprah Koster Sebagai Peneliti dan Pemimpin Visioner

Staf Ahli Kemendiktsaintek Dr. Muhammad Hasan Chabibie memberi pujian kepada Gubernur Bali Wayan Koster. 
Staf Ahli Kemendiktsaintek Dr. Muhammad Hasan Chabibie memberi pujian kepada Gubernur Bali Wayan Koster. 

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Staf Ahli Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktsaintek) Dr. Muhammad Hasan Chabibie memberi pujian kepada Gubernur Bali Wayan Koster.

Hasan Chabibie menilai Koster merupakan figur pemimpin yang berpengalaman sebagai seorang peneliti di Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

“Beliau senior kami. Beliau sudah melalang buana sebagai seorang peneliti. Alhamdulilah bertemu kembali saat beliau (Koster,red) sudah sebagai Gubernur Bali,” kata Muhammad Hasan Chabibie saat menyampaikan orasi ilmiahnya pada Wisuda Program Sarjana (S1) Institut Sains dan Teknologi Nahdatul Ulama Bali (ISTNUBA ), Sabtu (26/4/2025) di Ballroom 100 Sunset Road Badung.

Koster sebagai peneliti sejak 1988 hingga 1994. Ketika itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini juga menjadi dosen di sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta sejak tahun 1994 hingga 2004.

Saat itu, Ia juga termasuk tokoh masyarakat Hindu dengan menduduki Wakil Sekretaris Jenderal Ikatan Pemuda Hindu Indonesia (IHYA/PERADAH Indonesia) dan Sekretaris Jenderal Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia.

Wayan Koster akhirnya terjun ke dunia politik dan dipercaya krama Bali sebagai DPR RI dari PDIP selama tiga periode sejak 2004-2019. Kemudian, dipercaya sebagai Gubernur Bali 2018-2023 dan kini kembali dipercaya lagi periode 2025-2030.

Muhammad Hasan Chabibie menyampaikan, sains dan teknologi menjadi fondasi bagi semua orang untuk saling berkolaborasi dan bekerja membangun Bali. Hal ini selaras dengan yang diharapkan Gubernur Koster bahwa sumber daya manusia harus terus ditingkatkan untuk menghadapi tantangan era modern saat ini.

“Saya sangat sependapat dengan apa yang disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster (program SDM unggul di Bali, satu keluarga satu sarjana),” katanya.

Ia juga berpesan agar kampus dapat melahirkan sains, teknologi, dan riset yang bisa berdampak pada program pembangunan di daerah. Seperti tagline bahwa kampus atau perguruan tinggi harus berdampak.

Sebelumnya, dukungan moral juga ditujukan kepada Gubernur Koster dari Pengurus Pusat LPTPBNU Dr Mustadin Taggala. Sebelum memulai sambutannya, ia mengajak para civitas akademik ISTNUBA , wisudawan/wisudawati, para orangtua dan semua undangan yang hadir memberikan dukungan untuk gubernur.

“Mari kita doakan bersama agar beliau (Gubernur Koster) tetap sehat dan semangat dalam membangun Bali,” ujarnya.

Gubernur Bali Wayan Koster memiliki program unggulan untuk meningkatkan SDM Bali berkualitas dan berintegritas. Satu program prioritas yang akan dijalankan 2026 yakni program satu keluarga satu sarjana.

Saat ini program ini tengah dirancang oleh tim percepatan dan para rektor perguruan tinggi di Bali untuk mendukung keluarga kurang mampu di Bali. Kini tim sementara mendata keluarga yang belum memiliki sarjana di rumahnya.

“Kami akan terapkan konsep kerja sama dengan skema agar keluarga yang tidak mampu mendapat kebijakan khusus masuk perguruan tinggi. Disini ada prodi Sistem Informasi, Teknik Lingkungan, dan Statistik. Sangat dibutuhkan Bali dalam penyelesaian sejumlah persoalan seperti sampah, kemacetan, percepatan infrastruktur dan lainnya,” ucapnya.

Rektor ISTNUBA Hj. Azizah Azis berharap wisudawan dan wisudawati bisa menjaga almamater dan menunjukan karakter terbaik saat berada di lingkungan kerja. Ia meminta lulusan bisa bekerja sama dengan siapapun, dan menganjurkan agar bisa melanjutkan pendidikan S2 dan S3. (rls)

Gubernur Koster Dorong Perguruan Tinggi Berkontribusi Atasi Persoalan Krusial di Bali

Gubernur Bali, Wayan Koster.
Gubernur Bali, Wayan Koster.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Gubernur Bali Wayan Koster mendorong partisipasi lembaga pendidikan untuk menuntaskan berbagai persoalan krusial yang saat ini dihadapi Bali seperti masalah sampah, kemacetan hingga ulah wisatawan nakal.

Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan pada Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-2 Program Sarjana Institut Sains dan Teknologi Nahdlatul Ulama Bali (ITSNUBA) di 100 Sunset Hotel, Kuta, Sabtu (26/4/2025).

Gubernur Koster menjelaskan, di periode kedua masa kepemimpinannya ia berkomitmen untuk segera menuntaskan persoalan sampah. Untuk itu, ia telah mengeluarkan SE Nomor 09 Tahun 2025 mengenai Gerakan Bali Bersih Sampah.

Dijelaskan olehnya, sampah adalah persoalan serius yang mesti secepatnya diatasi untuk mewujudkan lingkungan bersih dan hidup sehat. “Yang tak kalah penting, sebagai destinasi wisata dunia, Bali membutuhkan tata kelola sampah yang bagus,” ujarnya.

Oleh karena itu, melalui regulasi dan gerakan masif, pada periode kedua masa jabatannya sebagai Gubernur Bali, ia ingin persoalan sampah sudah tuntas. “Tidak sampai lima tahun, persoalan sampah sudah harus selesai. Targetnya dua tahun, sudah tuntas,” sebutnya.

Karena itulah, saat ini ia memimpin gerakan mempercepat penanganan sampah dengan melibatkan berbagai komponen. ISTNUBA sebagai lembaga pendidikan di Bali diharapkan turut mengambil peran aktif dalam mempercepat penuntasan persoalan sampah.

Dengan demikian, kecintaan masyarakat dunia terhadap Bali terus meningkat dan akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Bali yang 65 persen masih bertumpu pada sektor pariwisata.

Masih dalam sambutannya, Gubernur Koster merasa bersyukur karena di tengah berbagai persoalan krusial yang dihadapi Bali, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara menunjukkan tren peningkatan.

“Di tahun 2024, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tercatat sebanyak 6,4 juta orang. Ini lebih banyak dari jumlah sebelum pandemi yaitu 6,2 juta. Per tanggal 23 April 2025, saya menerima laporan bahwa angkanya mengalami kenaikan 13 persen. Nah, kalau berbagai persoalan krusial dapat kita tuntaskan, Bali akan semakin baik dan wisatawan mancanegara juga pasti makin banyak yang datang,” urainya.

Selain penanganan sampah, pihaknya juga memberi atensi serius pada masalah kemacetan dan ulah wisatawan nakal. Pada bagian lain, Gubernur Koster secara khusus mengapresiasi niat, usaha dan kerja keras NU yang berhasil membuka lembaga pendidikan tinggi di Pulau Dewata.

“Perguruan tinggi di bawah naungan NU jumlahnya cukup banyak, ini luar biasa. Dan menurut catatan yang disampaikan rektor, meski baru berusia enam tahun, institut di Bali ini telah mencatat banyak prestasi,” cetusnya.

Ia berharap, keberadaan ISTNUBA bisa menjawab persoalan Bali terkait dengan akses dan partisipasi masuk ke Perguruan Tinggi yang saat ini tercatat baru mencapai 34 persen.

Di masa jabatan kedua ini, Gubernur Koster menargetkan tingkat partisipasi ke Perguruan Tinggi dapat mencapai minimal 40 persen. Untuk mencapai target itu, Pemprov Bali akan meluncurkan program satu keluarga satu sarjana yang saat ini sudah masuk tahap pendataan.

“Seluruh keluarga kurang mampu di seluruh Bali yang belum memiliki sarjana, saat ini sedang kita data dan akan mendapat prioritas. Untuk skemanya, kita berharap partisipasi perguruan tinggi, termasuk institut ini,” ucapnya.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDIP Bali menyampaikan selamat kepada wisudawan dan wisudawati ISTNUBA. Untuk menjadi SDM unggul, ia mengingatkan agar mereka jangan berpuas diri hanya dengan meraih gelar S1.

“Lanjutkan ke jenjang berikutnya, S2 hingga S3 agar memiliki akses yang lebih luas,” pungkasnya.

Sementara itu, Rektor ISTNUBA Azizah Azis dalam sambutannya menyampaikan selamat dan sukses kepada wisudawan dan wisudawati yang telah melewati proses sehingga berhak menyandang gelar sarjana. Dengan bekal ilmu yang telah dimiliki, ia berharap sarjana lulusan ISTNUBA dapat berkontribusi pada bangsa dan negara.

“Sarjana lulusan ISTNUBA harus tangguh, kuat, tak mudah putus asa, mampu beradaptasi dan menjadi pribadi unggul dan punya daya saing,” pesannya.

Selain itu, sarjana lulusan ISTNUBA diingatkan untuk kreatif menciptakan teknologi yang inovatif. Dalam kesempatan itu, Azizah juga menginformasikan bahwa saat ini ISTNUBA memiliki tiga program studi yaitu Teknik Lingkungan, Statistik dan Sistem Informasi, yang semuanya sudah terakreditasi baik.

Kabag Umum LLDIKTI Wilayah VIII Nyoman Bagus Suweta Nugraha dalam sambutannya menyampaikan bahwa wisuda bukan semata simbol memperoleh gelar sarjana. “Ini adalah amanah untuk terus belajar agar mampu mengambil peran aktif dalam mencari solusi atas tantangan yang dihadapi bangsa saat ini,” ucapnya.

Ia juga mengapresiasi keberadaan ISTNUBA sebagai lembaga pendidikan berbasis NU. Sehingga dalam penerapan kurikulumnya tak hanya membebani mahasiswa dengan IPTEK, namun juga nilai-nilai religius.

Sedangkan Mustakin Taggala dari Lembaga Pendidikan Tinggi PBNU menegaskan bahwa keberadaan ISTNUBA merupakan wujud komitmen Nahdlatul Ulama dalam membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengenyam pendidikan tinggi.

Disampaikan olehnya, saat ini PBNU telah memiliki lebih dari 200 lembaga pendidikan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pada wisuda ke-2 ini, ISTNUBA melepas 47 sarjana dari tiga program studi. Prosesi wisuda juga diisi dengan penyampaian orasi ilmiah dari Staf Ahli Bidang Penguatan Ekosistem Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Kemdiktisaintek RI, Muhammad Hasan Chabibie. (ana)

Tips Membuat Makeup Tahan Lama Seharian

Tips atasi makeup luntur. (foto:freepik)
Tips atasi makeup luntur. (foto:freepik)

PANTAUBALI.COM – Makeup luntur atau pudar setelah seharian digunakan untuk beraktivitas merupakan hal yang wajar. Hal itu bisa disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari keringat, polusi, hingga teknik pengaplikasian makeup yang kurang tepat. Tentunya makeup yang luntur membuat rasa percaya diri berkurang.

Namun jangan khawatir, makeup bisa dibuat tahan lama dengan cara pengaplikasian yang baik dan benar pada kulit wajah. Berikut beberapa langkah yang bisa dicoba:

1. Bersihkan Wajah dengan Facial Wash

Sebelum memulai makeup, penting untuk melakukan skin prep terlebih dahulu. Ini bertujuan agar makeup dapat menempel lebih sempurna. Mulailah dengan membersihkan wajah menggunakan facial wash.

Proses ini membantu menghilangkan kotoran, minyak berlebih, serta sel kulit mati yang dapat menyumbat pori-pori. Jika tidak dibersihkan, kotoran ini bisa membuat tekstur kulit tampak kasar sehingga hasil makeup menjadi kurang halus.

2. Gunakan Primer

Produk pertama dalam rangkaian makeup yang perlu digunakan adalah primer. Primer tidak hanya membantu mengunci skincare yang sudah diaplikasikan, tetapi juga menciptakan lapisan halus di permukaan kulit.

Hal ini membuat produk complexion seperti foundation lebih mudah menempel dan bertahan lebih lama. Untuk hasil terbaik, pilihlah primer berbahan dasar air dan bebas minyak (oil-free), karena jenis ini lebih efektif menjaga makeup tetap di tempat sepanjang hari.

3. Gunakan Moisturizer dan Sunscreen

Menjaga kelembapan kulit adalah kunci agar makeup tidak mudah luntur. Setelah membersihkan wajah, lanjutkan dengan menggunakan moisturizer untuk memastikan kulit tetap terhidrasi. Kulit yang lembap membantu makeup menempel dengan lebih baik dan mencegah tampilan makeup yang retak atau cakey.

Setelah moisturizer menyerap sempurna, lalu aplikasikan sunscreen. Sunscreen berfungsi untuk melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari yang bisa menyebabkan kulit kering, kusam, bahkan mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan.

4. Gunakan Complexion dengan Kandungan Oil Control

Salah satu penyebab utama makeup mudah luntur adalah produksi minyak berlebih. Untuk mengatasinya, gunakan produk complexion yang mengandung formula oil control.

Produk ini membantu mengurangi produksi minyak berlebih pada wajah sehingga makeup bisa bertahan lebih lama. Biasanya, produk-produk tersebut juga dirancang khusus untuk merawat kulit berminyak.

5. Set Makeup dengan Bedak dan Setting Spray

Setelah produk complexion seperti foundation dan concealer menempel sempurna, lanjutkan dengan mengunci makeup menggunakan translucent powder. Bedak ini memiliki partikel halus yang mampu mempertahankan riasan lebih lama.

Jika tidak memiliki translucent powder, kamu bisa menggunakan loose powder atau compact powder sebagai alternatif. Terakhir, semprotkan setting spray untuk mengunci seluruh makeup agar lebih tahan lama dan tetap segar sepanjang hari. (ana)

Mulai Juni 2025, SIM Indonesia Berlaku di 8 Negara ASEAN

Ilustrasi SIM Indonesia.
Ilustrasi SIM Indonesia.

PANTAUBALI.COM, NASIONAL – Kabar gembira untuk warga Indonesia yang sedang bepergian ke luar negeri, pasalnya Surat Izin Mengemudi (SIM) Indonesia akan berlaku di delapan negara yang ada di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

Dilansir dari laman Media Hub Humas Polri, kedelapan negara tersebut meliputi Thailand, Laos, Filipina, Vietnam, Brunei Darussalam, Myanmar, Malaysia, dan Singapura.

kebijakan ini berlaku efektif mulai Juni 2025 mendatang. Dengan adanya aturan ini, masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan terkait administrasi, berkat reformasi sistem yang dilakukan oleh Korlantas Polri.

Langkah ini dianggap sebagai inovasi penting dalam penyatuan dokumen legal di Indonesia. Kini, SIM Indonesia menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai nomor identitas utama.

Perubahan ini juga sejalan dengan upaya Korlantas Polri dalam menyederhanakan penggunaan dokumen resmi seperti KTP, NPWP, dan BPJS.

Selain itu, SIM juga hadir dengan desain baru: SIM C akan diberi simbol motor, sedangkan SIM A akan menampilkan logo mobil, untuk memudahkan pengenalan oleh pihak berwenang di negara lain.

Namun, perlu diperhatikan bahwa tiap negara memberlakukan aturan berbeda. Misalnya di Singapura, SIM Indonesia hanya berlaku selama satu tahun, setelah itu pemegang harus mengurus SIM lokal.

Kemudian di Malaysia, sejak 2018, pengemudi asing wajib memiliki SIM Internasional dan SIM dari negara asal yang masih berlaku, atau mengajukan permohonan SIM Malaysia.

Adanya pembaruan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat Indonesia di ASEAN serta menjadi awal dari pengakuan internasional yang lebih luas di masa depan.

Putri Koster Ajak PELINDO Sinergi Wujudkan Bali Bersih Sampah

Ny. Putri Koster dalam acara FGD Port Tourism, di Ruang Rapat Paruman Agung Kantor PT Pelabuhan Indonesia Sub Regional Bali Nusra, Jumat (25/4)
Ny. Putri Koster dalam acara FGD Port Tourism, di Ruang Rapat Paruman Agung Kantor PT Pelabuhan Indonesia Sub Regional Bali Nusra, Jumat (25/4)

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Permasalahan sampah menjadi salah satu persoalan utama yang sedang dihadapi Bali saat ini. Sampah yang menumpuk dan tidak terkelola dengan baik, tidak hanya berdampak pada lingkungan sekitar tetapi juga berpengaruh besar terhadap sektor pariwisata.

Keberhasilan pengelolaan sampah di Bali dan terwujudnya Bali Bebas Sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat.

Untuk itu, diperlukan sinergitas serta kerjasama seluruh komponen baik itu masyarakat, pemerintah, maupun swasta untuk menemukan pola pengelolaan sampah yang tepat sehingga persoalan sampah dapat kita atasi secepatnya.

PELINDO sebagai BUMN yang bergerak dalam sektor perhubungan, tidak hanya menyangkut pelayaran serta penyelenggaraan pelabuhan, tetapi juga sektor pariwisata. Seperti halnya Pelindo III sub Regional Bali Nusra kerap mendatangkan wisatawan asing yang datang berwisata ke Bali dengan kapal pesiar.

Dimana para wisatawan tentu saja berharap ketika kunjungannya ke Pulau Dewata, pulaunya bersih bebas sampah sehingga para wisatawan bisa menikmati keindahan Pulau Bali dengan nyaman. Untuk itu,Pelindo melalui CSR nya diharapkan ikut berkontribusi, bersinergi dengan pemerintah untuk turut berperan aktif menemukan pola pengelolaan sampah di Bali.

Harapan tersebut disampaikan oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali sekaligus Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Koster dalam acara FGD Port Tourism, di Ruang Rapat Paruman Agung Kantor PT Pelabuhan Indonesia Sub Regional Bali Nusra, Jumat (25/4/2025)

Lebih jauh dalam sambutannya, Ny. Putri Koster menyampaikan partisipasi Pelindo melalui CSR nya dapat menggerakkan desa dibawah kepemimpinan Kepala Desa untuk membangun kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah serta menemukan pola pengelolaan sampah yang sesuai dengan karakter desanya.

“Sampai saat ini belum ada desa yang benar benar tuntas mengelola sampahnya, sampah dihasilkan hari itu selesai hari itu juga secara tuntas tanpa keluar dari desa.Saya harap melalui CSR nya nanti, Pelindo mampu menggerakkan desa, kalau desa bebas sampah maka Bali juga bersih dari sampah,” imbuhnya.

Dalam FGD yang mengangkat tema ‘Mewujudkan Destinasi Lokal Berdaya Tarik Global” sebagai Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Koster juga berharap dengan tumbuhnya kunjungan wisman yang datang ke Bali melalui kapal pesiar dapat menumbuhkan UMKM Bali serta mendongkrak perekonomian Bali dari sektor UMKM.

Istri orang nomor satu di Bali ini juga mengingatkan agar para pedagang yang menjual produk kerajinan agar menjual produk kerajinan yang dihasilkan oleh para perajin Bali serta menjual dengan harga yang pantas. Dengan demikian para wisatawan membeli kerajinan yang berkualitas dan membawa hasil kerajinan tersebut ke negaranya masing-masing sebagai buah tangan.

“Tawarkanlah produk asli kerajinan para perajin kita di Bali, sehingga para wisatawan akan membeli produk berkualitas yang dihasilkan para perajin kita,” tuturnya

Dalam FGD yang turut dihadiri oleh Sub Regional Head PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Sub Regional Bali Nusra, Fariz Hariyoso, jajaran Pelindo III, Perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten/kota serta para pelaku dan organisasi kepariwisataan. Acara juga diisi dengan sesi bertukar pendapat serta penyampaian berbagai permasalahan yang dihadapi para pelaku pariwisata. (rls)

Koster Harap Pelaku Usaha Contoh Anvaya Resort Gunakan PLTS Atap

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Gubernur Bali, Wayan Koster, mengharapkan para pelaku usaha di Bali dapat mencontoh langkah Anvaya Beach Resort Bali yang telah memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap.

Harapan ini disampaikannya saat meresmikan langsung instalasi PLTS Atap di Anvaya Beach Resort, Jumat (25/4). Ini merupakan peresmian kedua oleh Koster terkait penggunaan energi surya oleh pelaku usaha, setelah sebelumnya dilakukan oleh PT. Hatten Bali Tbk.

“Saya senang dan mudah-mudahan ini juga akan menggerakkan hotel-hotel lain dan pelaku-pelaku usaha lain untuk melakukan hal yang sama,” jelasnya ketika diwawancarai oleh awak media.

Menurutnya, Bali memiliki potensi besar dalam pemanfaatan PLTS atap mengingat wilayahnya berada di garis khatulistiwa sehingga memperoleh sinar matahari cukup banyak dalam setahun. Selain itu, lebih banyak paparan sinar matahari dibandingkan gelapnya.

“Jadi ini sumber energi yang tidak mengeksploitasi alam. Kan luar biasa. Selain itu murah dan ramah lingkungan,” ungkapnya.

Sebagai Gubernur yang selalu mendorong pemanfaatan green energi, Koster sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Anvaya Hotel tersebut. Menurutnya hal tersebut merupakan implementasi nyata dari Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih dan Surat Edaran Gubernur Bali No 5 Tahun 2022 tentang Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap.

“Ini penting untuk kita laksanakan secara bersama-sama. Selain karena kita memerlukan kehidupan dengan ekosistem yang sehat dan berkualitas, citra Pariwisata Bali di mata dunia juga akan naik,” jelasnya.

Ia menilai hal tersebut merupakan kepentingan bersama, bukan hanya pemerintah namun juga pelaku usaha sebagai bagian dari strategi untuk menciptakan Pariwisata Bali yang berkelanjutan.

General Manager Corporate Sales and Marketing Santika Indonesia L. Sudarsana menyampaikan, pemanfaatan pembangkit listrik berbasis PLTS atap di Anvaya Hotel and Resort Kuta merupakan bentuk langkah nyata Santika Indonesia dalam mendukung pemanfaatan energi hijau dan terbarukan di Provinsi Bali.

“Kami memperkenalkan langkah nyata melalui Spirit of Sustainability yang salah satunya diwujudkan dengan peluncuran solar panel di Anvaya Beach Resort Bali ini. Kami sudah memasang solar panel kurang lebih di tujuh hotel kami. Ini bentuk komitmen kami terhadap pariwisata yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Sementara itu, Liana Setiawan, Komisaris Independen PT. Agra Surya Energi mengapresiasi langkah dan upaya Pemerintah Provinsi Bali dalam pendukung tercapainya Net Zero Emission melalui kebijakan-kebijakan yang dicetuskan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster.

“Saya sebagai pemerhati di energi terbarukan sangat berbangga dan salut dengan provinsi Bali dimana beberapa Provinsi di Indonesia baru memulai tapi di Bali di tahun 2022 sudah ada surat edarannya, payung hukumnya,” jelas Liana.

Ia menilai kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Bali sangat mendukung percepatan pelaksanaan pemanfaatan energi hijau dan terbarukan di Bali. Tidak hanya untuk lembaga dan instansi pemerintah namun juga bagi industri swasta dan pelaku usaha lainnya. (ana)

Jumat Bersih, Bupati Tananan Imbau Masyarakat Jaga Fasilitas Umum

Jumat Bersih berlangsung di Lapangan Alit Saputra, Tabanan, Jumat (25/4/2025).
Jumat Bersih berlangsung di Lapangan Alit Saputra, Tabanan, Jumat (25/4/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya melaksanakan kegiatan Jumat Bersih yang berlangsung di Lapangan Alit Saputra, Tabanan, Jumat (25/4/2025).

Kegiatan ini diawali dengan gerak jalan santai yang mengambil rute dari Kantor Bupati menuju Lapangan Alit Saputra, diikuti oleh Wakil Bupati, I Made Dirga, Sekda dan jajaran, serta pegawai di lingkungan Pemkab Tabanan, menjadi simbol sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan sekitar.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sanjaya meninjau sejumlah fasilitas publik, di antaranya Kantor Perumda Dharma Santika, Pasar Taman Sari, Taman Perjuangan Singasana, hingga sarana dan prasarana yang tersedia di kawasan Lapangan Alit Saputra.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momen evaluasi bagi pemerintah daerah terhadap kondisi fasilitas umum yang ada, serta menggelorakan betapa pentingnya kebersihan lingkungan sekitar.

Setelah peninjauan, seluruh peserta Jumat Bersih terlibat dalam aksi bersih-bersih yang dilakukan di kawasan lapangan Alit Saputra. Dengan mengenakan pakaian olahraga dan peralatan kebersihan di tangan, para pegawai bahu-membahu membersihkan area lapangan, menunjukkan contoh nyata kepedulian terhadap lingkungan.

Bupati Sanjaya menyampaikan, kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala, guna membangun budaya bersih. “Kebersihan adalah bagian dari pelayanan publik. Jika kita ingin Tabanan maju dan sejahtera, maka kita harus mulai dari hal yang sederhana, menjaga kebersihan lingkungan kita,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan, fasilitas publik adalah aset bersama yang harus dijaga oleh semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. Pihaknya menghimbau agar kegiatan ini harus terus direalisasikan baik di rumah maupun di lingkungan kerja.

“Saya mengajak seluruh ASN dan masyarakat Tabanan untuk tidak hanya menjaga kebersihan, tetapi juga memanfaatkan fasilitas umum dengan penuh rasa tanggung jawab. Mari kita rawat bersama, karena ini milik kita semua,” tambah Sanjaya.

Melalui kegiatan Jumat Bersih ini, Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap dapat menumbuhkan serta meningkatkan semangat gotong-royong dan cinta terhadap lingkungan di tengah masyarakat. (ana) 

Cara Berjalan Kaki yang Efektif untuk Mengempiskan Perut Buncit

Jalan kaki untuk mengecilkan perut buncit. (Foto:freepik)
Jalan kaki untuk mengecilkan perut buncit. (Foto:freepik)

PANTAUBALI.COM – Menjaga kesehatan tubuh tidak selalu harus dilakukan dengan olahraga berat atau program kebugaran yang mahal. Cukup dengan berjalan kaki secara rutin, banyak manfaat kesehatan bisa diperoleh, termasuk mengecilkan perut yang buncit.

Perut buncit kerap menjadi masalah umum bagi mereka yang kurang aktif secara fisik. Namun, menurut sejumlah penelitian, berjalan kaki secara rutin terbukti efektif membantu mengurangi lemak di area perut. Selain itu, aktivitas ringan ini juga dapat memperkuat otot, termasuk otot perut.

Dilansir dari situs Halodoc mengutip Healthline, pria dengan lingkar pinggang lebih dari 102 cm dan wanita lebih dari 88 cm dikategorikan obesitas dan berisiko tinggi mengalami berbagai penyakit. Karena itu, disarankan untuk berjalan kaki setidaknya 30 hingga 60 menit setiap hari guna mendapatkan hasil yang optimal.

Tidak hanya itu, Harvard Medical School menyebutkan bahwa berjalan kaki bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja, termasuk saat perjalanan menuju kantor. Aktivitas ini juga menjadi olahraga dengan persiapan paling sederhana. Hanya dengan sepatu yang nyaman dan postur tubuh yang benar, kamu sudah bisa memulai gaya hidup sehat.

Agar hasil maksimal, pastikan tubuh berdiri tegak saat berjalan, dengan bahu, telinga, dan pinggul berada dalam posisi sejajar. Tekuk lengan membentuk sudut 90 derajat dan ayunkan ke depan dan belakang untuk membantu meningkatkan kecepatan dan membakar lebih banyak kalori.

Lebih dari sekadar mengecilkan perut, berjalan kaki juga memberikan manfaat besar bagi kesehatan secara keseluruhan. Berdasarkan informasi dari Better Health, aktivitas ini mampu menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, serta memperkuat tulang.

Bahkan, seperti ditulis dalam Journal of Experimental Psychology, berjalan kaki juga dapat merangsang kreativitas dan meningkatkan kesehatan mental. Dengan segala manfaatnya, berjalan kaki menjadi pilihan tepat bagi siapa pun yang ingin memulai kebiasaan hidup sehat tanpa perlu ribet. (ana)

5 Kesepakatan Indonesia dan Amerika Untuk Batalkan Tarif Trump

Bendera Indonesia dan Amerika Serikat. (foto:iStock)
Bendera Indonesia dan Amerika Serikat. (foto:iStock)

PANTAUBALI.COM, NASIONAL – Pemerintah Indonesia telah melakukan kesepakatan dengan Amerika Serikat untuk membatalkan serangan dagang Presiden Donald Trump ke RI.

Kesepakatan itu terbentuk usai pemerintah melakukan proses negosiasi dan komunikasi dengan pemerintah Amerika Serikat terkait tarif timbal balik yang diberlakukan Trump.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebutkan, ada lima bentuk kesepakatan Indonesia dengan Amerika Serikat untuk membujuk Presiden Trump membatalkan kebijakan tarif timbal balik yang diberikan kepada pemerintah Indonesia.

“Dalam pelaksanaan negosiasi ini dilakukan beberapa langkah,” ujarnya dalam Konferensi Pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) pada Kamis (24/4/2025).

Disebutkannya, kesepakatan pertama ialah penyesuaian tarif bea masuk untuk produk-produk selektif dari Amerika Serikat.

Kedua, meningkatkan impor dari Amerika Serikat. Peningkatan impor ini berlaku untuk komoditas yang tidak diproduksi di Indonesia seperti, minyak dan gas bumi (migas), mesin dan peralatan teknologi, serta produk pertanian.

Ketiga, melakukan langkah reformasi di bidang perpajakan dan kepabeanan. Keempat, penyesuaian langkah-langkah non-tariff measures atau kebijakan selain tarif yang bisa mempengaruhi perdagangan Internasional. Dalam kebijakan ini ada beberapa poin yang menjadi perhatian, yakni tingkat komponen dalam negeri (TKDN), kuota impor, deregulasi, pertimbangan teknis (pertek) di berbagai kementerian/lembaga.

Kesepakatan kelima yakni Indonesia akan melakukan kebijakan penanggulangan banjir perdagangan barang-barang impor yang ditempuh dalam bentuk trade remedies secara responsif dan cepat.

“Kebijakan tersebut dilakukan dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi, tetap menjaga stabilitas kebijakan makroekonomi, dan tentu keberlanjutan dari APBN,” tegas Sri Mulyani. (ana)