- Advertisement -
Beranda blog Halaman 207

Ini Trik Goreng Bawang Agar Tetap Renyah dan Sedap

Cara menggoreng bawang agar tetap renyah dan sedap.
Cara menggoreng bawang agar tetap renyah dan sedap.

PANTAUBALI.COM – Teknik menggoreng bawang merah agar tetap renyah dan tidak berminyak menjadi kunci utama bagi pecinta kuliner yang ingin menyajikan hidangan lebih lezat.

Menurut “Bumbu, Penyedap, dan Penyerta Masakan Indonesia” karya Murdijati Gardjito, berikut enam tips praktis untuk memperoleh hasil terbaik:

  1. Pilih Minyak yang Tepat: Gunakan minyak dalam jumlah yang cukup banyak sehingga bawang merah dapat terendam sepenuhnya. Minyak bersih membantu menjaga kecerahan warna bawang dan mencegah penggorengan yang tidak merata.
  2. Kontrol Suhu Minyak: Pastikan suhu minyak tidak terlalu panas, idealnya sekitar 160–170°C. Suhu yang terlalu tinggi dapat membuat bawang gosong di luar tapi belum matang di dalam, sedangkan suhu terlalu rendah menyebabkan bawang menyerap lebih banyak minyak.
  3. Goreng Bertahap: Masukkan irisan bawang merah ke dalam wajan secara bertahap untuk menjaga suhu minyak stabil dan memastikan bawang matang secara merata.
  4. Pengadukan Terus Menerus: Aduk perlahan dan terus menerus saat menggoreng untuk mencegah bawang menempel dan memastikan matang merata.
  5. Angkat dengan Tepat: Angkat bawang merah saat warnanya kuning keemasan, bukan cokelat tua, karena bawang akan terus matang setelah diangkat.
  6. Penirisan yang Tepat: Tiriskan bawang goreng di atas tisu dapur atau saringan kawat untuk mengurangi minyak berlebihan dan menjaga kelezatan bawang.

Dengan menerapkan teknik ini, bawang merah yang digoreng akan tetap renyah, tidak berminyak, dan dapat lebih tahan lama saat disimpan. Jadi, siapkan bawang merah dan coba teknik ini untuk hidangan yang lebih sempurna. (mah)

Pria asal Kediri Dibekuk, Sulap Kamar Kos Jadi Penyimpanan Paketan Sabu

Tersangka Vindy Angga Wijaya (27) dicokok polisi.
Tersangka Vindy Angga Wijaya (27) dicokok polisi.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Sebuah kamar kos sederhana di Jalan Marlboro XVII A, Denpasar Barat, ternyata menjadi “dapur rahasia” pengemasan sabu-sabu siap edar. Fakta mengejutkan ini terungkap setelah tim Satresnarkoba Polresta Denpasar melakukan penggerebekan pada Selasa (13/5) sekitar pukul 18.00 WITA.

Dari operasi tersebut, polisi meringkus seorang pria bernama Vindy Angga Wijaya (27), asal Kediri, Jawa Timur. Ia ditangkap saat berdiri di depan kamarnya, dengan gelagat mencurigakan yang sejak lama telah diendus warga sekitar.

“Petugas mendapat informasi dari masyarakat yang curiga terhadap aktivitas keluar-masuk tersangka yang tidak wajar. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas kami langsung bergerak,” ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP Ketut Sukadi, Kamis (15/5).

Saat penggerebekan dilakukan, polisi mendapati pemandangan yang mengagetkan. Puluhan paket kristal bening yang diduga sabu-sabu ditemukan berserakan di lantai kamar. Setelah ditimbang, berat total mencapai 17,92 gram sabu-sabu siap edar.

Tak hanya itu, berbagai alat bantu pengemasan dan konsumsi narkoba juga ditemukan di lokasi. Di antaranya empat bendel plastik klip kosong, dua timbangan elektrik, alat hisap (bong), pipet, korek api gas, lakban, serta sebuah kotak kecil bertuliskan “Ferar” yang diduga sebagai tempat penyimpanan sabu. Sebuah ponsel milik tersangka juga diamankan untuk ditelusuri lebih lanjut.

Kepada polisi, Vindy mengaku bahwa barang haram tersebut didapat dari seseorang berinisial GM alias Gemblo, yang kini sedang diburu. Ia diberi tugas untuk membagi sabu menjadi paket-paket kecil dan menyebarkannya ke sejumlah titik di wilayah Denpasar, dengan imbalan sebesar Rp50 ribu untuk setiap titik.

“Pengakuannya baru pertama kali terlibat, namun kami masih dalami lebih lanjut. Diduga, aktivitas ini sudah berlangsung cukup lama,” tambah Sukadi.

Kamar kos sempit yang dihuni Vindy diduga telah difungsikan sebagai ‘markas operasional’ pengemasan sabu. Meski berdalih belum pernah terjerat kasus hukum sebelumnya, barang bukti yang ditemukan menunjukkan dugaan keterlibatan dalam jaringan peredaran narkoba terorganisir.

Saat ini, Vindy dan seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolresta Denpasar. Petugas terus melakukan pengembangan kasus guna mengungkap jaringan yang lebih besar, termasuk memburu GM yang diyakini sebagai pemasok utama. (mah)

Giri Prasta Wacanakan Pujawali Utama di Pura Kahyangan Tiga Dibiayai Pemerintah

Upacara Melaspas di Pura Dalem, Desa Adat Rejasa, Kecamatan Penebel, Tabanan, Rabu (14/5/2025).
Upacara Melaspas di Pura Dalem, Desa Adat Rejasa, Kecamatan Penebel, Tabanan, Rabu (14/5/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, mewacanakan agar pelaksanaan pujawali tingkat utama di Kahyangan Tiga desa adat dapat dibiayai oleh pemerintah melalui Dinas Kebudayaan. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Upacara Melaspas di Pura Dalem, Desa Adat Rejasa, Kecamatan Penebel, Tabanan, Rabu (14/5/2025).

Menurut Giri Prasta, rencana ini merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat, budaya, dan tradisi di Bali, sekaligus meringankan beban masyarakat desa adat dalam melaksanakan upacara yadnya.

Ia menegaskan, ke depan pembiayaan upacara tingkat utama akan menjadi tanggung jawab pemerintah, sementara upacara tingkat kecil dan madya tetap dilaksanakan melalui gotong royong desa adat.

“Jika pelaksanaan pujawali tingkat kecil dan tingkat madya dibiayai oleh desa dan adat, maka untuk upacara tingkat utama akan dipastikan dianggarkan oleh pemerintah,” jelasnya dalam sambutannya.

Ia juga mengapresiasi semangat warga Desa Adat Rejasa dalam menjaga tradisi dan budaya melalui pelaksanaan yadnya. Menurutnya, kegiatan seperti ini mencerminkan semangat kebersamaan dan pengabdian masyarakat untuk menjaga keharmonisan wilayah secara niskala.

“Saya bangga dan merasa sangat bersyukur atas keeratan warga yang guyub melaksanakan yadnya. Ini bukan hanya pelaksanaan ritual semata, tetapi bagian dari menjaga kedamaian dan keamanan secara spiritual,” ujarnya.

Lebih lanjut, Giri Prasta juga memuji pelaksanaan restorasi Pura Dalem Rejasa. Ia menilai, perbaikan pura tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga sebagai pemulihan fungsi ekologis secara utuh, termasuk penyengker pura yang memiliki peran penting dalam konsep tata ruang adat Bali.

“Saya bangga para penglingsir telah menciptakan sejarah pembangunan yang bisa diwariskan ke generasi berikutnya,” tambahnya.

Bendesa Adat Rejasa, Penebel, Tabanan, I Wayan Juana, mengucapkan terima kasih kepada Wakil Gubernur, Wakil Bupati, dan jajaran pemerintah yang tidak hanya hadir langsung saat upacara pamelaspasan, tetapi juga memberikan anggaran untuk perbaikan pura.

Sebelum melanjutkan kegiatannya yang lain dan meninggalkan Pura Dalem Desa Rejasa, Wagub Giri Prasta melakukan penandatanganan di atas prasasti pura, kemudian menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp30 juta. (rls)

Rekomendasi Souvenir Pernikahan Ala Luna Maya, Harga Terjangkau Tapi Berkesan

Rekomendasi souvenir pernikahan.
Rekomendasi souvenir pernikahan.

PANTAUBALI.COM – Pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier sukses mencuri perhatian publik, bukan hanya karena momen romantisnya, tetapi juga karena setiap detail yang dipersiapkan dengan cermat termasuk souvenir yang mewah dan elegan.

Tapi tenang, Anda tak perlu menguras tabungan demi menghadirkan kesan serupa. Dengan kreativitas dalam memilih dan mengemas, Anda bisa memberikan buah tangan yang tak kalah memikat.

Berikut adalah tujuh rekomendasi souvenir pernikahan yang cantik, fungsional, dan tetap ramah di kantong. Mulai dari barang dekoratif hingga kebutuhan sehari-hari, semua bisa dikemas agar terlihat eksklusif dan berkelas seperti pernikahan selebritas.

1. Tas Rajut Ramah Lingkungan

Tas rajut berbahan alami menjadi pilihan yang menggabungkan keindahan visual dan nilai keberlanjutan. Daya tarik utamanya terletak pada tekstur unik dan pilihan warna pastel seperti dusty pink, mint, atau abu muda. Tak hanya cantik, tas ini juga praktis dan bisa digunakan sehari-hari.

Souvenir tas rajut ini bisa didapat dengan kisaran harga Rp90.000 – Rp100.000. Anda juga bisa menambahkan pita warna-warni atau ornamen bunga untuk meningkatkan kesan mewah.

2. Tumbler Besi Bermotif Lucu

Tumbler besi kini populer karena kepraktisan dan nilai guna tinggi. Pilih desain minimalis, floral, atau karakter lucu yang bisa disesuaikan dengan tema pernikahan. Ini juga memberi kesan personal layaknya souvenir bergaya stylish ala Luna Maya.

Dengan harga Rp30.000 – Rp45.000 untuk tumbler besi sudah cukup terjangkau. Tambahkan inisial pengantin atau logo pernikahan pada tumbler untuk personalisasi.

3. Parfum Mini Unisex

Souvenir berupa parfum mini dengan aroma citrus floral atau woody musk bisa tampil mewah meski dengan harga terjangkau. Cocok untuk pria dan wanita, aroma lembut dan botol travel-size menjadikan hadiah ini berkelas.

Souvenir parfum mini ini bisa didapat dengan kisaran harga Rp38.000 – Rp60.000. Tambahkan kemasan pouch dan kartu ucapan kecil agar tampil lebih eksklusif.

4. Handuk Kecil Personal dengan Bordir Nama

Handuk berukuran kecil tetap jadi pilihan praktis dan populer. Meski harganya murah, handuk bisa tampil mewah jika dikemas cantik dan ditambah bordir inisial pengantin.

Souvenir handuk kecil ini bisa didapat dengan kisaran harga Rp10.500 – Rp15.000 (ukuran 30×30 cm). Anda bisa menambahkan pita satin atau kotak transparan untuk mempercantik tampilannya.

5. Dompet Kartu Minimalis

Souvenir ini tak hanya elegan tapi juga fungsional. Cocok untuk semua usia, dompet kartu bisa menjadi alternatif mewah dengan sentuhan personal.

Souvenir dompet kartu ini bisa didapat dengan kisaran harga Rp115.000 – Rp131.000. Pilih bahan kulit sintetis berkualitas dan sertakan pouch jerami ramah lingkungan untuk kesan mewah.

6. Mini Set Dapur

Souvenir anti-mainstream yang langsung bisa digunakan di dapur. Set ini sangat cocok untuk tamu wanita, terutama ibu rumah tangga.

Souvenir set dapur ini bisa didapat mulai dari harga Rp70.000 per set. Pastikan pisau yang digunakan berkualitas dan kemas sayuran dalam box atau anyaman agar tetap segar.

7. Sabun Organik Handmade

Souvenir yang ramah lingkungan dan baik untuk kulit. Pilih sabun dengan aroma lembut seperti lavender atau green tea, dan kemas dalam kotak kraft atau kain linen.

Souvenir sabun organik ini bisa didapat dengan kisaran harga Rp10.000 – Rp30.000, tergantung bahan dan ukuran. Tambahkan label nama pengantin dan pita kecil untuk tampilan lebih elegan.

Memilih souvenir pernikahan tak harus mahal untuk bisa meninggalkan kesan mendalam. Kuncinya terletak pada pemilihan barang yang fungsional, visual yang menarik, serta sentuhan personal yang menunjukkan perhatian Anda pada para tamu. Jadi, souvenir mewah ala Luna Maya pun kini bisa Anda hadirkan dalam versi yang lebih terjangkau. (ana)

Sukses Pentaskan ‘Calonarang’, Teater Royal House Cultural Yogyakarta akan Ikut FSBJ 2026

Ny. Putri Koster saat menjamu Royal House Cultural Yogyakarta di Gedung Kerta Sabha, Kawasan Rumah Jabatan Gubernur Bali Jayasabha, Selasa (13/5/2026) siang.
Ny. Putri Koster saat menjamu Royal House Cultural Yogyakarta di Gedung Kerta Sabha, Kawasan Rumah Jabatan Gubernur Bali Jayasabha, Selasa (13/5/2026) siang.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pementasan teater Calonarang oleh Teater Royal House Cultural dari Yogyakarta spektakuler di Panggung Ksirarnawa, Taman Werdhi Budaya Art Center, Denpasar, Senin (12/5/2025) malam lalu.

Sebagai bentuk dukungan terhadap seni modern teater dan kiprah Teater Royal House Cultural, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali mengajak teater dari Yogyakarta ini untuk ikut berpartisipasi dalam ajang bergengsi Festival Seni Bali Jani (FSBJ) 2026.

Hal tersebut disampaikan Ny. Putri Koster saat menjamu Royal House Cultural Yogyakarta di Gedung Kerta Sabha, Kawasan Rumah Jabatan Gubernur Bali Jayasabha, Selasa (13/5/2026) siang.

Istri orang nomor satu di Bali ini menyampaikan bahwasannya Bali memiliki wadah berkesenian bagi seni modern baik itu musik dengan segala genrenya serta teater yang dikenal dengan Festival Seni Bali Jani (FSBJ)

Festival Seni Bali Jani diinisiasi oleh Gubernur Bali Wayan Koster karena melihat potensi besar yang dimiliki seni modern dan selama ini seni modern belum memiliki wadah ajang untuk menunjukkan kreativitas.

Selama ini hanya ada Pesta Kesenian Bali yang menjadi wadah bagi kesenian tradisional. Oleh karena itu sejak 6 tahun lalu digelar FSBJ sebagai wadah bagi seni modern dan tahun ini memasuki penyelenggaraan FSBJ ke-7

“FSBJ memberi ruang bagi seni modern yang akar budayanya masih terlihat. Untuk itu kami ajak Teater Royal House Cultural ikut berpartisipasi di ajang bergengsi ini di Tahun 2026, bersiap-siap untuk tampilan terbaik di tahun depan,” imbuhnya.

Di akhir sambutannya, seniman multitalenta ini juga mengajak para seniman untuk terus berkarya dan berkreativitas, menelurkan karya-karya terbaik.

“Tetap berkarya, berikan tenaga dan keseriusan kita bagi seni, maka seni akan memberi kita kebaikan baik itu dalam bentuk kebahagiaan, kesehatan maupun popularitas,” tuturnya.

Acara ramah tamah penuh keakraban ini dihadiri oleh sekitar 60 anggota Teater dan dipimpin oleh pembina teater H.M. Satria Wibawa. Acara juga diisi dengan pembacaan puisi, bernyanyi bersama, penampilan monolog dari para seniman teater.

Acara diakhiri dengan pemberian cinderamata berupa kain tenun endek Bali kepada pimpinan rombongan dan sejumlah pemain teater. (ana)

Marak Penggunaan ABT di Daerah Pegunungan, Dewan Tabanan Desak Pemda Perketat Pengawasan

Rapat Kerja Pansus I DPRD Tabanan bersama eksekutif, Rabu (14/5/2025).
Rapat Kerja Pansus I DPRD Tabanan bersama eksekutif, Rabu (14/5/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa, menyoroti penggunaan air bawah tanah (ABT) yang semakin marak di wilayah pegunungan Kabupaten Tabanan. Padahal pengendalian pemanfaatan ABT menjadi salah satu indikator dalam menjaga kelestarian lingkungan di Bali.

Ia menyebut, praktik pengeboran ABT semakin banyak ditemukan di kawasan pegunungan, seperti di Jatiluwih, Kecamatan Penebel, serta Kecamatan Baturiti, dan Pupuan.

“Saya sering menemukan penggunaan air bawah tanah di wilayah tersebut,” tegasnya usai rapat kerja bersama eksekutif dan perangkat daerah yang membahas Rencana Awal RPJMD Kabupaten Tabanan 2025–2029, pada Rabu (14/5/2025).

Menurunya, praktik pengeboran yang terus-menerus dapat merusak lapisan bumi yang akan berdampak pada menurunnya kualitas air yang keluar ke permukaan. “Beberapa tahun ke depan, kita mungkin kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan minum, irigasi, dan kebutuhan lainnya,” tegasnya.

Untuk itu ia mendorong pemerintah untuk segera menyusun regulasi yang tegas untuk mengatur pemanfaatan ABT, baik oleh rumah tangga maupun industri. Regulasi tersebut dapat berupa peraturan daerah (Perda) atau peraturan gubernur (Pergub) yang mengatur pemanfaatan ABT secara ketat.

Regulasi ini nantinya harus disosialisasikan ke seluruh desa di Tabanan, dengan melibatkan para perbekel dalam pengawasan di wilayah masing-masing.

“Para perbekel harus ikut mengawasi wilayahnyua masing-masing agar jangan sampai ada ABT liar,” tegasnya. (ana)

Polsek Kuta Selatan Sisir Proyek Villa di Jimbaran, 25 Pekerja Pendatang Didata

Petugas Polsek Kuta Selatan melakukan pendataan terhadap para pekerja proyek villa di kawasan Taman Griya, Jimbaran, Selasa (13/5).
Petugas Polsek Kuta Selatan melakukan pendataan terhadap para pekerja proyek villa di kawasan Taman Griya, Jimbaran, Selasa (13/5).

PANTAUBALI.COM, BADUNG  – Puluhan pekerja proyek pembangunan villa di kawasan Taman Griya, Jimbaran, didata aparat Polsek Kuta Selatan dalam giat pengawasan penduduk pendatang, Selasa (13/5) pagi. Langkah ini sebagai bentuk antisipasi gangguan kamtibmas di wilayah yang tengah berkembang pesat.

Sebanyak 25 pekerja yang mayoritas berasal dari luar Bali diperiksa satu per satu mulai pukul 10.55 WITA. Proses pendataan berlangsung di lokasi proyek dan dipimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Jimbaran, Aiptu I Nengah Bagiarta.

Kapolsek Kuta Selatan, AKP I Komang Agus Dharmayana W, menjelaskan bahwa giat ini merupakan upaya preventif untuk menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan, terutama di kawasan dengan aktivitas pembangunan tinggi.

“Pendataan ini kami lakukan secara persuasif dan humanis. Para pekerja juga kami ingatkan untuk menjaga ketertiban, tidak mengonsumsi miras di area proyek, serta menjaga kebersihan lingkungan tempat mereka beraktivitas,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran warga non permanen yang tidak terpantau berisiko menimbulkan gesekan sosial hingga persoalan hukum. Oleh karena itu, kegiatan serupa akan terus digelar secara rutin sebagai bagian dari pengawasan aktif oleh pihak kepolisian.

Selama proses berlangsung, situasi tetap kondusif tanpa kendala berarti. Polisi berharap kerja sama antara warga dan aparat dapat terus terjalin demi menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, dan sehat. (*)

Masih Ada Siswa di Tabanan Belum Cakap Membaca, DPRD Minta Dinas Terkait Cari Solusi

Rapat Kerja Pansus I DPRD Tabanan bersama eksekutif, Rabu (14/5/2025).
Rapat Kerja Pansus I DPRD Tabanan bersama eksekutif, Rabu (14/5/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabanan, I Nyoman Arnawa, menyoroti masih adanya siswa di Kabupaten Tabanan, dari jenjang SD hingga lulus SMA, yang belum cakap membaca. Temuan ini ia dapati langsung di salah satu SD di Desa Mangesta, Kecamatan Penebel.

“Ini saya temukan langsung di lapangan. Di SD 3 Mangesta, ada sekitar dua siswa yang belum cakap membaca. Salah satu siswa itu bahkan tahun ini lulus SMA, tapi saat saya tanya, ternyata masih belum bisa membaca dengan baik,” kata Arnawa dalam rapat kerja bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Rabu (14/5/2025)

Arnawa meminta Dinas Pendidikan Tabanan segera mencari solusi atas persoalan ini. Ia mempertanyakan apakah metode pengajaran guru yang belum maksimal menjadi penyebab utama.

“Ini kan sudah menjadi urusan dinas. Perlu ditelusuri, apakah masalahnya ada di metode mengajar guru atau ada faktor lain,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, tak menampik bahwa masih terdapat siswa di Tabanan yang belum cakap membaca. Ia menjelaskan, hal ini tidak hanya terjadi di Tabanan, melainkan juga di berbagai daerah di Indonesia.

Dari data yang dimiliki saat ini terdapat sekitar 23 siswa jenjang SMP di seluruh Tabanan yang belum cakap membaca. Mereka saat ini sedang dalam proses penanganan.

“Masalah ini juga dipengaruhi oleh keberadaan anak berkebutuhan khusus (ABK) yang mengikuti sekolah reguler melalui program inklusi. Jadi pasti ada beberapa siswa yang belum cakap membaca karena keterbatasan tersebut,” jelasnya.

Selain karena keterbatasan mental, lanjutnya, sebagian siswa juga tidak cakap membaca karena sesuai aturan saat di jenjang taman kanak-kanak (TK) belum mendapatkan pelajaran membaca, menulis, dan berhitung (calistung).

“Pelajaran calistung baru diperoleh di SD. Saat mereka masuk SMP, mereka masuk dalam indikator belum cakap membaca. Selain itu, ada juga faktor ekonomi keluarga. Dari total 23 siswa tersebut, tiga orang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi,” ungkapnya.

Dharma Utama menegaskan, telah melakukan sejumlah upaya untuk mengatasi hal tersebut. Di antaranya dengan membentuk Unit Layanan Disabilitas di dinas pendidikan untuk menangani siswa berkebutuhan khusus, serta membentuk tim penguatan literasi dan numerasi di tingkat sekolah dan kabupaten.

“Tim ini bertugas mendampingi anak-anak yang belum cakap membaca, menangani kekerasan terhadap anak, dan mengatasi keterlambatan belajar,” pungkasnya. (ana)

Pecalang Diusulkan Dapat Gaji

PANTAUBALI.COM, TABANAN — Para pecalang yang selama ini bertugas menjaga keamanan dan ketertiban di desa adat di Bali diusulkan untuk mendapatkan gaji.

Usulan tersebut disampaikan Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa, dalam Rapat Kerja Pansus I DPRD Tabanan bersama eksekutif, termasuk Sekda, Asisten II, dan perangkat daerah terkait. Rapat ini membahas Rancangan Awal RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Tabanan Tahun 2025–2029 pada Rabu (14/5/2025).

“Pecalang digaji dalam konteks pengamanan di Bali. Karena Bali berbasis budaya, maka memiliki pecalang. Ini yang kita maksimalkan untuk menjaga ketertiban budaya, khususnya di Bali,” kata Arnawa.

Menurutnya, rencana pemberian gaji kepada pecalang juga sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Bali. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Tabanan siap mengikuti kebijakan tersebut.

“Soal anggarannya akan kami bahas lebih lanjut. Apakah berasal dari pemerintah provinsi atau dari kami di kabupaten, itu akan didiskusikan lebih detail. Namun yang pasti, Tabanan siap,” ujar Politisi PDIP asal Desa Mangesta, Penebel, itu.

Arnawa menegaskan, wacana ini bukan muncul karena maraknya organisasi masyarakat (ormas) ilegal yang belakangan menjadi sorotan publik. Ia menyebut keberadaan pecalang sudah menjadi bagian dari sistem sosial dan budaya Bali sejak lama.

“Pecalang memang sudah ada sejak dulu di Bali. Sekarang tinggal kita mantapkan dalam bentuk pemberian gaji kepada mereka yang bertugas,” ujarnya.

Ia juga menolak keras keberadaan lembaga swadaya masyarakat (LSM) maupun ormas dari luar yang dianggap mengganggu keamanan dan ketertiban di Bali.

“Kami sebagai wakil rakyat tegas menolak adanya ormas atau LSM dari luar yang mengganggu keamanan di Bali,” kata Arnawa. (ana) 

Pura-Pura Ambil Laundry, Pria Asal Buleleng Gasak 25 Kg Daging Sapi di Hotel

Pria asal Buleleng inisial Putu ADS (31) dibekuk polisi.
Pria asal Buleleng inisial Putu ADS (31) dibekuk polisi.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Aksi pencurian nekat dilakukan seorang pria asal Buleleng, Putu ADS (31), yang akhirnya harus berurusan dengan polisi. Ia kedapatan mencuri 25 kilogram daging sapi dari dapur sebuah hotel di kawasan Pecatu, Kuta Selatan.

Putu diamankan Tim Opsnal Polsek Kuta Selatan di tempat kosnya yang berlokasi di Jalan Ceningan Sari No. 53 E, Sesetan, Denpasar Selatan, pada Jumat, 9 Mei 2025.

Kasus ini mulai terungkap saat pihak hotel mencurigai adanya pengurangan stok daging secara tidak wajar pada Jumat, 28 Maret 2025. Kecurigaan itu berlanjut ke pemeriksaan rekaman CCTV, yang memperlihatkan sosok mencurigakan memasuki area dapur beku hotel.

Temuan tersebut segera dilaporkan ke polisi. Tim Reskrim Polsek Kuta Selatan langsung bergerak dengan melakukan olah TKP, memintai keterangan saksi, serta mengumpulkan bukti rekaman CCTV.

“Dari hasil penyelidikan dan identifikasi pelaku melalui CCTV, kami berhasil menangkap tersangka pada 9 Mei 2025,” ujar Kanit Reskrim Polsek Kuta Selatan.

Dalam pemeriksaan, Putu mengaku beraksi seorang diri. Ia menyamar sebagai petugas laundry agar bisa masuk ke area hotel tanpa menimbulkan kecurigaan. Setelah itu, ia menyelinap ke dapur beku dan mengangkut daging sapi dalam karung.

Daging hasil curian itu dibawa menggunakan sepeda motor Honda Scoopy, diletakkan di bagian pijakan kaki. Barang curian kemudian dijual dan uangnya digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Akibat ulahnya, pihak hotel ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp25 juta. Saat ini, pelaku ditahan di Polsek Kuta Selatan dan masih menjalani proses hukum. (*)