- Advertisement -
Beranda blog Halaman 207

Pemerintah Akan Serahkan 100 Unit Rumah Subsidi Untuk Buruh Pada 1 Mei

Ilustrasi rumah subsidi pemerintah. (Istimewa)
Ilustrasi rumah subsidi pemerintah. (Istimewa)

PANTAUBALI.COM, NASIONAL – Sebagai bagian dari perayaan Hari Buruh pada 1 Mei mendatang, pemerintah Indonesia akan memulai program pemberian rumah subsidi dengan menyerahkan 100 unit rumah pertama untuk para buruh. Program ini merupakan langkah awal dari rencana besar untuk menyediakan 20 ribu rumah subsidi bagi buruh melalui skema cicilan rumah yang terjangkau.

Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PKP), Maruarar Sirait, menegaskan bahwa pemberian 100 unit rumah ini adalah simbol komitmen pemerintah dalam mengurangi beban para buruh untuk mendapatkan hunian yang layak dan terjangkau. Ara berharap, inisiatif ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan buruh di Indonesia.

“Program ini dimulai dengan 100 rumah untuk buruh pada 1 Mei. Kami berharap ini menjadi momentum yang tepat untuk memberikan dukungan nyata bagi mereka yang selama ini bekerja keras untuk perekonomian negara,” ujar Maruarar Sirait dalam konferensi pers di kantor Kementerian PKP, Kamis (10/4), yang juga dihadiri oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli.

Program rumah subsidi ini bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) yang bertugas mengumpulkan dan memperbarui data buruh yang berhak menerima rumah subsidi. Data pertama sudah tersedia pada 3 Februari 2025, dan akan diperbarui setiap tiga bulan untuk memastikan kelayakan penerima.

Selain buruh, pemerintah juga menyediakan 1.000 unit rumah subsidi untuk wartawan sebagai bagian dari penghargaan terhadap peran media dalam mendukung demokrasi di Indonesia.

Ara menambahkan bahwa program rumah subsidi ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto, yang berkomitmen untuk menyediakan rumah bagi buruh, petani, nelayan, tenaga medis, serta pengemudi transportasi online.

“Sesuai dengan instruksi Presiden, kami akan menyediakan 20 ribu unit rumah untuk buruh, 20 ribu untuk petani, 20 ribu untuk nelayan, serta ribuan unit rumah lainnya untuk tenaga medis dan pengemudi ojek online,” ungkap Ara.

Melalui program ini, pemerintah berharap dapat memberikan akses hunian yang lebih terjangkau bagi para pekerja di Indonesia, terutama mereka yang berada di sektor-sektor kunci yang berkontribusi besar terhadap perekonomian negara.

Dengan begitu, diharapkan kesejahteraan buruh dan sektor tenaga kerja lainnya dapat semakin terjamin dengan dukungan pemerintah. (ran)

Koster Dorong PICA Fest 2025 Minimalisir Sampah Plastik Sesuai SE Gubernur

Gubernur Bali Wayan Koster memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Musik PICA Fest 2025 yang akan digelar pada 24-27 Juli 2025 di Lapangan Niti Mandala, Denpasar.
Gubernur Bali Wayan Koster memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Musik PICA Fest 2025 yang akan digelar pada 24-27 Juli 2025 di Lapangan Niti Mandala, Denpasar.

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan Festival Musik PICA Fest 2025 yang akan berlangsung selama empat hari, mulai 24 hingga 27 Juli 2025, di Lapangan Niti Mandala, Denpasar. Dukungan ini disampaikan Gubernur Koster saat menerima panitia PICA Fest di Jayasabha, Denpasar, pada Sabtu (26/4).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Koster berharap agar PICA Fest yang memasuki penyelenggaraan ke-9 kalinya ini bisa menjadi wadah bagi kreativitas anak muda Bali, serta menjadi ajang promosi produk lokal. “Pastikan bahwa semua produk yang hadir di PICA Fest berasal dari UMKM lokal Bali. Proses kurasinya harus dilakukan dengan baik,” tegas Koster.

Selain itu, Gubernur Koster juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. Mengingat acara ini akan menarik puluhan ribu pengunjung, masalah sampah plastik tentu menjadi perhatian utama.

“Kami harapkan PICA Fest bisa meminimalisir sampah plastik, bahkan jika memungkinkan, menghindarinya sama sekali. Hal ini penting agar residu sampah yang dibuang ke TPA bisa lebih sedikit,” jelasnya.

Gubernur Koster juga mengingatkan agar prinsip kebersihan dan keberlanjutan ini sejalan dengan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 9 Tahun 2025 yang mengatur Gerakan Bali Bersih Sampah, khususnya terkait pembatasan penggunaan air minum dalam kemasan plastik (AMDK) di bawah 1 liter.

“Sosialisasikan kebijakan ini kepada UMKM dan stan makanan di PICA Fest,” imbuhnya.

Ketua Panitia PICA Fest 2025, I Gede Andika Paramartha, mengungkapkan bahwa festival ini sangat dinantikan oleh penggemar musik dan komunitas clothing di Bali. “Kami menargetkan sekitar 100 ribu pengunjung selama empat hari acara ini,” kata Andika.

Sebagai bagian dari kegiatan, PICA Fest 2025 akan menampilkan lebih dari 100 tenant clothing lokal Bali serta berbagai stan kuliner yang menawarkan berbagai hidangan khas Bali. Pengunjung juga akan dihibur oleh puluhan band dan musisi lokal serta nasional sepanjang acara.

Dengan semangat keberlanjutan, PICA Fest 2025 diharapkan tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga mendukung upaya Bali untuk mengurangi dampak lingkungan dari kegiatan besar. (ran)

Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran di Pasar Bajera 

Pasar Bajera Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, terbakar pada Minggu (27/4/2025).
Pasar Bajera Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, terbakar pada Minggu (27/4/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN — Pihak kepolisian mengungkap dugaan penyebab kebakaran yang terjadi di Pasar Bajera, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, pada Minggu (27/4/2025) sore.

Dari hasil penyelidikan, diduga api timbul dari dupa yang masih menyala di salah satu kios buah yang berada di area pasar.

“Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi bahwa api berasal dari kios buah milik Mbah Ayu yang menutup kiosnya, kemungkinan masih meninggalkan dupa yang menyala di dalam kios sehingga memicu kebakaran pada saat kios ditinggal pulang kerumah,” ungkap Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata dalam keterangannya Senin (28/4/2025).

Ia mengungkapkan, kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 17.25 Wita oleh warga di sekitar lokasi. Kejadian itu lantas dilaporkan ke Kepala Pasar Bajera Made Agus Uriantara (50) bahwa adanya kobaran api di dalam pasar dan diteruskan ke Polsek Selemadeg.

Warga yang berada di lokasi berupaya melakukan pemadaman api menggunakan alat seadanya sambil menunggu mobil pemadam kebakaran. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.55 WITA dengan bantuan tiga unit mobil pemadam kebakaran.

Beruntung, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Namun, sejumlah kios dan los di pasar tersebut terbakar. “Ada 5 kios dan 4 los pedagang yang terbakar dengan kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp700 juta,” kata Berata.

Sebagai tindak lanjut, petugas Polres Tabanan akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan tim Inafis pada Senin (28/4/2025). Polisi juga telah memasang garis polisi di lokasi dan melakukan pendataan serta interogasi terhadap saksi-saksi. (ana)

Proyek Tol Mengwi-Gilimanuk dan Bandara Bali Utara Masuk RPJMN 2025- 2029

Gubernur Bali, Wayan Koster.
Gubernur Bali, Wayan Koster.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Sejumlah mega proyek nasional yang rencananya dibangun di Bali masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025- 2029.

Rencana tersebut diperkuat dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

Dalam Perpres yang telah diteken Presiden Prabowo Subianto tersebut, tertera beberapa proyek di Bali masuk dalam daftar prioritas, seperti mega proyek Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi dan Bandara Internasional Bali Baru/Bali Utara.

Selain itu ada perencanaan dan persiapan pembangunan Jalan Tol Singapadu-Ubud-Gianyar-Bangli-Kintamani-Bandara Bali Utara-Singaraja. Kemudian, pengembangan kawasan pariwisata Ulapan termasuk perencanaan dan persiapan pembangunan Jalan Lingkar Ulapan.

Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung. Kawasan pedesaan Shiny di Tabanan, Jalan Taman Nasional Bali Barat-Menjangan- Pemuteran, Jalan Amuk-Candidasa, dan Nusa Penida. Selain itu juga akan dilakukan upaya pengurangan risiko bencana gunung api di Gunung Agung di Karangasem.

Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan, daftar proyek-proyek tersebut memang masuk dalam Perpres Nomor 12 Tahun 2025 terkait RPJMN 2025- 2029 yang dimuat dalam lampiran. “Ini bukti komitmen kuat pemerintah pusat terhadap Bali,” ucapnya.

Menurutnya, proyek tersebut penting untuk mempercepat konektivitas logistik dan pariwisata, sekaligus mengurangi ketimpangan antarwilayah di Bali.

Khusus pembangunan tol Gilimanuk-Mengwi, Koster menyebut, sebelumnya telah bertemu dengan Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU untuk membahas kelanjutan proyek. Bahkan wilayah-wilayah yang akan dilintasi jalan tol sudah ditinjau.

Adapun proses pembangunan akan dibagi menjadi tiga fase. Fase 1 Gilimanuk-Pekutatan, fase 2 Pekutatan-Soka, fase 3 Soka-Mengwi.

“Swastanya minta hanya fase 1, fase 3. Fase 2 nya kalau bisa fase 2-nya dikerjakan oleh pemerintah. Dirjen juga sepakat untuk ikut membangun fase 2. Kira-kira 5 sampai 6 triliun untuk fase 2. Dan untuk pembebasan lahannya hampir 4 triliun,” ungkap Koster. (ana)

Pasar Bajera Kebakaran, 6 Toko dan 3 Los Dagang Ludes Dilalap Api

Pasar Bajera Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, terbakar pada Minggu (27/4/2025).
Pasar Bajera Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, terbakar pada Minggu (27/4/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kebakaran terjadi di Pasar Bajera Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, pada Minggu (27/4/2025). Akibat peristiwa tersebut, dilaporkan enam unit toko dan tiga los pedagang yang berada di dalam pasar ludes dilalap api.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tabanan, I Gede Sukanada mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat para pedagang sudah menutup aktivitas jual-beli mereka.

“Api mulai muncul kira-kira jam 16.30 WITA pada saat pedagang sudah pada tutup,” ungkapnya ketika dihubungi Minggu petang.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi bergerak cepat melakukan upaya pemadaman sehingga api tidak merembet lebih luas ke bagian pasar lainnya.

Namun, sebanyak enam unit toko dan tiga los pasar dilaporkan terbakar. “Api sudah berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” terangnya.

Sukanada menyebut, hingga saat ini penyebab kebakaran dan total kerugian material akibat insiden kebakaran ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang. “Masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” pungkasnya. (ana)

180 Mobil Diesel Adu Kreatifitas Modifikasi di Meet and War Diesel Enthusiast Bali 2025

Meet and War Diesel Enthusiast Bali (DEB) Tahun 2025 yang digelar di kawasan parkir Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta Singasana, Kabupaten Tabanan, pada Minggu (27/4/2025).
Meet and War Diesel Enthusiast Bali (DEB) Tahun 2025 yang digelar di kawasan parkir Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta Singasana, Kabupaten Tabanan, pada Minggu (27/4/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebanyak 180 mobil diesel beradu kreativitas modifikasi dalam acara Meet and War Diesel Enthusiast Bali (DEB) Tahun 2025 yang digelar di kawasan parkir Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta Singasana, Kabupaten Tabanan, pada Minggu (27/4/2025).

Selain mendapat sambutan yang luar biasa dari para pecinta otomotif, acara kontes ini juga mendapat dukungan dari Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya yang sekaligus membuka acara secara resmi.

Mobil diesel yang hadir dalam event kontes ini berasal dari berbagai daerah dengan berbagai kreasi modifikasi unik dan menarik. Antusiasme peserta dan pengunjung menjadi bukti bahwa dunia otomotif di Bali, khususnya di Tabanan, berkembang sangat dinamis.

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya event tersebut. Menurutnya, event otomotif ini bukan hanya soal kontes atau modifikasi, tapi ini adalah ruang berkumpulnya ide, gairah, hobi dan karya.

“Di tempat ini, anak-anak muda Tabanan dan peserta kontes dari luar daerah menunjukkan bahwa hobi bisa jadi wadah untuk saling terhubung, berkolaborasi, bahkan berkontribusi bagi daerah,” ujar Sanjaya.

Tidak hanya itu, Sanjaya mengajak komunitas diesel untuk menjelajahi keindahan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Tabanan sembari memperkenalkan kekayaan alam dan budaya daerah ini.

Menurutnya, kegiatan seperti Meet and War ini sangat sejalan dengan upaya Pemkab Tabanan dalam menggerakkan sektor pariwisata dan kreatif berbasis komunitas.

“Saya sangat berharap kegiatan seperti ini terus dikembangkan. Jadikan Kabupaten Tabanan bukan hanya sebagai lumbung padi, tapi juga lumbung ide dan komunitas kreatif, termasuk bidang otomotif,” tambah Sanjaya.

Sementara itu, Ketua Panitia Meet and War DEB 2025, Angelo Pardika Putra, mengatakan acara ini bukan hanya untuk memamerkan kreativitas di bidang otomotif, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi antar komunitas dari berbagai daerah. (ana) 

Hadiri Lomba Ceki di Dua Desa, Bupati Tabanan Apresiasi Semangat Kebersamaan Warga

Bupati Tabanan saat menghadiri lomba meceki pada Minggu (27/4/2025).
Bupati Tabanan saat menghadiri lomba meceki pada Minggu (27/4/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan lomba ceki yang diselenggarakan di dua desa di Kabupaten Tabanan pada Minggu (27/4/2025).

Dua lokasi kegiatan tersebut masing-masing diadakan oleh ST. Dharma Satwika, Banjar Bongan Gede, bertempat di Bale Banjar Bongan Gede, Desa Bongan, dan oleh Panitia Penggalian Dana Banjar Adat Banu Mandala Pangkung yang digelar di Wantilan Desa Adat Kota Tabanan.

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungannya terhadap inisiatif masyarakat yang kreatif dalam penggalian dana dan mempererat tali silaturahmi antar warga.

Kegiatan lomba ceki ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong-royong dan kebersamaan masih hidup dan tumbuh di tengah masyarakat Tabanan.

Dengan kupon seharga Rp100 ribu dan jumlah penjualan yang melampaui 120 kupon, kegiatan ini berhasil mengumpulkan dana yang signifikan untuk keperluan adat setempat, termasuk upacara melaspas bale banjar.

Bupati Sanjaya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada panitia dan masyarakat yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. “Adik-adik sekaa teruna bisa saling menyelenggarakan aktivitas bersama, saling bersilaturahmi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sanjaya menekankan pentingnya nilai kebersamaan yang terjalin. “Yang terpenting ini adalah kebersamaan ini, sekaligus momen temu kangen, salah satu media untuk mempertemukan antar saudara dalam rangka silaturahmi, penggalian dana, berinteraksi juga menyalurkan hobi, saling menyama braya,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Banjar Adat Banu Mandala, I Made Agus Kardiana Putra, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas kehadiran dan dukungan Bupati Sanjaya. “Saya mewakili masyarakat mengucapkan selamat datang dan terima kasih karena Bapak berkenan membuka kegiatan lomba ceki ini,” ucapnya dengan penuh hormat.

Dengan semangat gotong royong yang tinggi serta dukungan pemerintah daerah, kegiatan seperti lomba ceki ini diyakini akan terus hidup sebagai bagian dari budaya lokal yang mendekatkan masyarakat, sekaligus menjadi solusi kreatif dalam memenuhi kebutuhan sosial dan adat. (ana) 

Doa Sebelum Belajar Bagi Umat Hindu

Ilustrasi siswa berdoa sebelum belajar. (Istimewa)
Ilustrasi siswa berdoa sebelum belajar. (Istimewa)

PANTAUBALI.COM – Dalam tradisi Hindu, memanjatkan doa sebelum belajar menjadi bagian penting untuk memohon kelancaran, kemudahan memahami ilmu, serta keberkahan dalam perjalanan akademik.

Doa adalah bagian tak terpisahkan dari peribadatan umat Hindu. Seperti dijelaskan dalam buku Widya Dharma Agama Hindu untuk SMP karya I Wayan Midastra (2007), terdapat banyak jenis doa yang bisa dirapalkan, termasuk doa sebelum memulai proses belajar.

Berikut ini beberapa doa belajar dalam ajaran Hindu yang dapat diamalkan:

1. Doa Belajar Agama Hindu
Sebelum memulai kegiatan belajar, umat Hindu dapat membaca doa berikut:

Om Prano Dewi Saraswati Wajebhir Wajiniwati Dhinam Awinyawantu

Artinya:
“Ya Tuhan, dalam manifestasi Dewi Saraswati, Yang Maha Agung dan Maha Kuasa, semoga Engkau memancarkan kekuatan rohani, kecerdasan pikiran, dan lindungilah hamba selama-lamanya.”

2. Doa Sebelum Memulai Kegiatan Belajar
Untuk memohon kelancaran dalam memulai aktivitas belajar, dapat dibaca doa berikut:

Om Awighnam Astu Namo Sidham Om Sidhirastu Tad Astu Swaha

Baca Juga: Utama Spice Channeling Bali’s Natural Essence Through Patchouli and Purpose

3. Doa Mohon Petunjuk Sebelum Belajar
Selain dua doa di atas, ada pula doa yang dipanjatkan untuk memohon petunjuk, agar diberikan jalan menuju kebenaran dan cahaya pengetahuan. Doa ini dikutip dari buku Bhakti The Path of Divine Love oleh A Vedanta Kesari Presentation (2021):

Om Asato ma Ssadyamaya tamaso ma jyotir gamaya mrtyor ma amrtam gamaya.
Om agne brahma grbhniswa dharunama syana riksam drdvamha bramhmawanitwa ksatrawani sajata wanyu dadhami bhratwyasya wadhyaya.

Artinya:
“Tuhan Yang Maha Suci, bimbinglah hamba dari yang tidak benar menuju yang benar. Bimbinglah hamba dari kegelapan pikiran menuju cahaya pengetahuan yang terang. Lepaskanlah hamba dari kematian menuju kehidupan yang abadi.
Tuhan Yang Maha Suci, terimalah pujian yang hamba persembahkan melalui Weda mantra dan kembangkanlah pengetahuan rohani hamba agar hamba dapat menghancurkan musuh yang ada pada diri hamba (nafsu).

Hamba menyadari bahwa Engkaulah yang berada dalam setiap insan (jiwatman), menolong orang terpelajar, pemimpin negara, dan para pejabat.
Hamba memuja Engkau, semoga melimpahkan anugerah kekuatan kepada hamba.” (ran)

Ini Mantram Puja Tri Sandya Lengkap Beserta Artinya

Umat hindu melaksanakan persembahyangan.
Umat hindu melaksanakan persembahyangan.

PANTAUBALI.COM – Berikut teks lengkap Mantram Puja Tri Sandya beserta arti terjemahannya, yang menjadi panduan dalam melaksanakan persembahyangan.

I.
OM, OM

OM BHUR BHUWAH SWAH,

TAT SAWITUR WARENYAM,

BHARGO DEWASYA DHIMAHI,

DHIYO YO NAH PRACHODAYAT,

Arti:

Ya Hyang Widhi yang menguasai ketiga dunia ini,

Yang maha suci dan sumber segala kehidupan,

sumber segala cahaya,

semoga limpahkan pada budi nurani kami penerangan sinar cahaya-Mu yang maha suci

II.
OM NARAYANAD EWEDAM SARWAM,

YAD BHUTAM YASCA BHAWYAM,

NISKALANKO NIRANJANO NIRWIKALPO,

NlRAKYATAH SUDDHO DEWO EKO,

NARAYANA NADWITYO ASTI KASCIT

Arti:

Ya Hyang Widhi, darimulah segala yang sudah ada dan yang akan ada di alam ini berasal

dan kembali nantinya.

Engkau adalah gaib, tiada berwujud, di atas segala kebingungan, tak termusnahkan.

Engkau adalah maha cemerlang, maha suci, maha esa dan tiada duanya

III.
OM TWAM SIWAH TWAM MAHADEWAH,

ISWARAH PARAMESWARA,

BRAHMA WISNUSCA RUDRASCA,

PURUSAH PARIKIRTITAH,

Arti:

Engkau disebut Siwa, Mahadewa,

Iswara, Parameswara,

Brahma dan Wisnu dan juga Rudra.

Engkau adalah asal mula dari segala yang ada

IV.
OM PAPO’HAM PAPAKARMAHAM,

PAPATMA PAPASAMBHAWAH,

TRAHI MAM PUNDARIKAKSAH,

SABAHYABHYANTARA SUCIH.

Arti:

Oh Hyang Widhi Wasa, hamba ini papa,

jiwa hamba papa dan kelahiran hambapun papa,

perbuatan hamba papa,

Ya Hyang Widhi, selamatkanlah hamba dari segala kenistaan ini, dapatlah disucikan lahir dan batin hamba

V.
OM KSAMA SWAMAM MAHADEWA,

SARWAPRANI HITANGKARAH,

MAM MOCCA SARWAPAPEBHYAH,

PALAYASWA SADASIWA.

Arti:

Ampunilah hamba. oh Hyang Widhi, penyelamat segala makhluk.

Lepaskanlah , kiranya hamba dari segala kepapaan ini dan tuntunlah hamba, selamatkan dan lindungilah hamba oh Hyang Widhi Wasa

VI.
OM KSANTAWYA KAYIKA DOSAH.

KSANTAWYO WACIKA MAMA,

KSANTAWYA MANASA DOSAH,

TAT PRAMADAT KSAMASWA MAM.

OM SHANTI, SHANTI, SHANTI, OM.

Arti:

Oh Hyang Widhi Wasa, ampunilah segala dosa hamba, ampunilah dosa dari ucapan hamba dan

ampunilah pula dosa dari pikiran hamba.

Ampunilah hamba atas segala kelalaian hamba itu

Semoga damai di hati, damai di dunia, damai selalu

(*)

Koster Tegaskan Pentingnya Lembaga Pendidikan Tuntaskan Beragam Permasalahan di Bali

Gubernur Bali, Wayan Koster saat berpidato dalam  Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-2 Program Sarjana Institut Sains dan Teknologi Nahdlatul Ulama Bali (ITSNUBA) di 100 Sunset Hotel, Kuta, Sabtu (26/4/2025).
Gubernur Bali, Wayan Koster saat berpidato dalam  Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-2 Program Sarjana Institut Sains dan Teknologi Nahdlatul Ulama Bali (ITSNUBA) di 100 Sunset Hotel, Kuta, Sabtu (26/4/2025).

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Gubernur Bali Wayan Koster mengemukakan dorongannya terhadap lembaga pendidikan untuk menyelesaikan sejumlah persoalan krusial yang dihadapi Bali saat ini, seperti masalah sampah, kemacetan, dan perilaku buruk wisatawan.

Pernyataan ini disampaikannya dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-2 Program Sarjana Institut Sains dan Teknologi Nahdlatul Ulama Bali (ITSNUBA) di 100 Sunset Hotel, Kuta, Sabtu (26/4/2025).

Namun, banyak pihak menyoroti bahwa wacana Gubernur terkesan hanya sebatas seremonial. Koster menyebutkan komitmen untuk menyelesaikan persoalan sampah dengan mengeluarkan SE Nomor 09 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah, namun belum jelas strategi konkrit dan anggaran yang cukup untuk mencapai targetnya.

Kritik juga mengarah pada kurangnya rincian mengenai cara menangani masalah kemacetan dan ulah wisatawan yang mengganggu, seraya menyoroti kebutuhan akan solusi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Gubernur Koster menyambut baik peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara, namun tidak menyebutkan langkah konkret untuk mengatasi dampak negatif dari peningkatan tersebut terhadap lingkungan dan kehidupan lokal.

Kritikus juga menggarisbawahi bahwa target peningkatan partisipasi ke perguruan tinggi menjadi 40 persen pada masa jabatan kedua Gubernur masih kurang didukung oleh rencana implementasi yang rinci, terutama dalam hal program “satu keluarga satu sarjana”. Rencana tersebut disambut dengan skeptisisme terkait dengan penyebaran dan akurasi data yang dibutuhkan untuk menjamin keadilan dalam akses pendidikan tinggi di Bali.

Akhirnya, meskipun Gubernur Koster mengapresiasi kontribusi ISTNUBA dalam pendidikan tinggi di Bali, beberapa pengamat merasa bahwa ia kurang menekankan pentingnya inovasi teknologi dan pembangunan berkelanjutan dalam kurikulum pendidikan untuk mengatasi tantangan masa depan. (ran)