- Advertisement -
Beranda blog Halaman 194

Pura-Pura Ambil Laundry, Pria Asal Buleleng Gasak 25 Kg Daging Sapi di Hotel

Pria asal Buleleng inisial Putu ADS (31) dibekuk polisi.
Pria asal Buleleng inisial Putu ADS (31) dibekuk polisi.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Aksi pencurian nekat dilakukan seorang pria asal Buleleng, Putu ADS (31), yang akhirnya harus berurusan dengan polisi. Ia kedapatan mencuri 25 kilogram daging sapi dari dapur sebuah hotel di kawasan Pecatu, Kuta Selatan.

Putu diamankan Tim Opsnal Polsek Kuta Selatan di tempat kosnya yang berlokasi di Jalan Ceningan Sari No. 53 E, Sesetan, Denpasar Selatan, pada Jumat, 9 Mei 2025.

Kasus ini mulai terungkap saat pihak hotel mencurigai adanya pengurangan stok daging secara tidak wajar pada Jumat, 28 Maret 2025. Kecurigaan itu berlanjut ke pemeriksaan rekaman CCTV, yang memperlihatkan sosok mencurigakan memasuki area dapur beku hotel.

Temuan tersebut segera dilaporkan ke polisi. Tim Reskrim Polsek Kuta Selatan langsung bergerak dengan melakukan olah TKP, memintai keterangan saksi, serta mengumpulkan bukti rekaman CCTV.

“Dari hasil penyelidikan dan identifikasi pelaku melalui CCTV, kami berhasil menangkap tersangka pada 9 Mei 2025,” ujar Kanit Reskrim Polsek Kuta Selatan.

Dalam pemeriksaan, Putu mengaku beraksi seorang diri. Ia menyamar sebagai petugas laundry agar bisa masuk ke area hotel tanpa menimbulkan kecurigaan. Setelah itu, ia menyelinap ke dapur beku dan mengangkut daging sapi dalam karung.

Daging hasil curian itu dibawa menggunakan sepeda motor Honda Scoopy, diletakkan di bagian pijakan kaki. Barang curian kemudian dijual dan uangnya digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Akibat ulahnya, pihak hotel ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp25 juta. Saat ini, pelaku ditahan di Polsek Kuta Selatan dan masih menjalani proses hukum. (*)

Wanita yang Sempat Bikin Gaduh di Amed Ditangkap, Ternyata Residivis

Wanita diduga pendatang saat terlibat keributan dengan pecalang di Karangasem.
Wanita diduga pendatang saat terlibat keributan dengan pecalang di Karangasem.

PANTAUBALI.COM, KARANGASEM – Aksi perempuan berambut pirang yang kerap bikin keributan di kawasan Amed, Karangasem, akhirnya terhenti. Rama Nurlia Sitorus (46), sosok yang sempat viral karena ulah arogannya terhadap warga, kini resmi ditangkap jajaran Polres Karangasem.

Penangkapan itu dilakukan dalam rangkaian Operasi Pekat Agung 2025. Tak cuma Nurlia, sejumlah pelaku tindak kejahatan lain juga berhasil diamankan dalam operasi tersebut.

Kapolres Karangasem, AKBP Joseph Edward Purba, mengonfirmasi penangkapan ini pada Selasa (13/5). Ia menyebut, Nurlia ditangkap atas laporan masyarakat yang mengaku resah dengan berbagai insiden yang melibatkan dirinya.

“Penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat. Pelaku diduga melakukan pengancaman terhadap warga,” ujar AKBP Joseph.

Nurlia memang sempat bikin heboh dunia maya. Aksinya melawan pecalang dan bendesa adat di Desa Purwakerti, Kecamatan Abang, terekam video dan tersebar luas di media sosial. Tak heran jika ulahnya memicu keresahan publik.

Namun drama tak berhenti di situ. Saat hendak diperiksa penyidik Unit I Reskrim Polres Karangasem, Nurlia kembali berulah. Ia menolak bekerja sama dan bahkan nekat menggigit tangan salah satu anggota polisi.

“Dia emosional dan menggigit tangan anggota saat akan ditahan,” tambah Kapolres.

Polisi juga mengungkap fakta bahwa Nurlia adalah residivis kasus pencurian. Kini, keterlibatannya dalam berbagai dugaan tindak kriminal lainnya tengah ditelusuri lebih lanjut oleh penyidik.

Kasus ini menjadi sorotan karena tak hanya soal pelanggaran hukum, tapi juga efek domino dari ulah viral yang menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Polisi memastikan akan menindak tegas setiap bentuk gangguan kamtibmas, terlebih yang meresahkan warga. (*)

Tampilkan Calonarang di Bali, Teater Royal House Yogyakarta Sukses Bius Penonton

Teater
Teater Calonarang oleh Teater Royal House dari Yogyakarta sukses membius para penonton di Panggung Ksirarnawa, Taman Werdhi Budaya Art Center, Denpasar, Senin (12/5/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pertunjukan teater Calonarang yang dibawakan oleh Teater Royal House dari Yogyakarta sukses membius para penonton di Panggung Ksirarnawa, Taman Werdhi Budaya Art Center, Denpasar, pada Senin (12/5/2025).

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, yang hadir langsung untuk memberikan dukungannya.

Ny. Putri Koster mengungkapkan kesan yang begitu mendalam. Ia tampak antusias berbagi rasa kagumnya atas performa para seniman muda, bahkan menyebut bahwa interaksi di balik panggung membuat dirinya semakin terhubung secara emosional.

Satu ungkapan sederhana namun penuh makna terucap darinya yakni “Luar biasa!,” yang langsung disambut dengan tepuk tangan meriah dari para penonton.

Dalam kesempatan itu, Ny. Putri Koster juga memperkenalkan Festival Seni Bali Jani, sebuah ajang seni tahunan yang telah berlangsung selama kurang lebih tujuh tahun dan digagas oleh Gubernur Bali, Wayan Koster. Ia menyampaikan harapannya agar Teater Royal House dapat turut ambil bagian dalam festival tersebut pada tahun 2026 mendatang.

“Ibu sangat senang, olah tubuh dan olah vokal anak-anak sekalian sangat keren,” ujarnya dengan penuh semangat, sembari mengenang kembali kecintaannya terhadap seni teater sejak masih muda.

Menurutnya, kehadirannya bukan semata karena tugas jabatan, melainkan bentuk nyata dari jati dirinya yang tumbuh bersama dunia seni. Ia pun menekankan bahwa seni teater memiliki fungsi penting dalam membangun karakter generasi muda.

“Seni teater bukan hanya untuk hiburan. Tetapi juga membentuk mental, melatih empati, membiasakan diri tampil. Siapa tahu, dari panggung ini akan lahir pemimpin masa depan, ataupun istri pejabat, jadi bisa lebih memahami orang lain nanti,” tuturnya.

Ucapan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Ny. Putri Koster disampaikan oleh H.M. Satria Wibawa, selaku Pemimpin Produksi dan Pembina Teater Royal House Culture Activity. Ia menegaskan pentingnya menjadikan budaya sebagai living culture, seraya mengakui bahwa Bali merupakan contoh nyata tempat di mana seni hidup berdampingan dengan aktivitas sehari-hari.

Dari pihak lokal, Nengah Artana dari Sanggar Genta Nusantara turut mengapresiasi konsistensi Ny. Putri Koster dalam mendukung dunia seni sejak bertahun-tahun lalu. Ia menggarisbawahi bahwa keberhasilan pertunjukan ini merupakan hasil dari semangat gotong royong yang kuat di antara semua pihak yang terlibat.

Pementasan Calonarang kali ini disutradarai oleh Anastasia, dengan naskah yang ditulis oleh Oka Swastika Mahendra. Acara ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan budaya antara komunitas seni Bali dan Yogyakarta, serta menjadi sarana edukasi kreatif bagi kalangan muda.

Kehadiran Ny. Putri Koster dalam acara ini menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam mendukung perkembangan seni kontemporer di kalangan generasi muda, sekaligus memperkuat sinergi antara nilai-nilai budaya tradisional dan ruang ekspresi modern. (rls)

Pujawali Pura Luhur Uluwatu, Upacara Mulang Pekelem Digelar di Seawall

Mulang pekelem puncak Pujawali Ida Betara Pura Luhur Uluwatu pada Selasa (13/5/2025).
Mulang pekelem puncak Pujawali Ida Betara Pura Luhur Uluwatu pada Selasa (13/5/2025).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Peringatan Pujawali Ida Betara Pura Luhur Uluwatu yang jatuh pada Anggara Kasih Medangsia, Selasa (13/5/2025), dilangsungkan dengan penuh khidmat.

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, memimpin persembahyangan bersama dalam rangka puncak upacara tersebut. Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, Sekda Badung IB Surya Suamba, serta jajaran pejabat daerah dan tokoh masyarakat lainnya, termasuk Bendesa Adat Pecatu dan krama pemedek.

Terdapat hal berbeda dalam pelaksanaan pujawali kali ini, yakni prosesi mulang pekelem yang biasa dilaksanakan dari area utama mandala kini dilakukan di kawasan Seawall, tepat di bawah tebing Pura Uluwatu. Perubahan lokasi ini menyusul rampungnya pembangunan Seawall yang berfungsi memperkuat struktur tebing.

Bupati Adi Arnawa menjelaskan, keberadaan Seawall selain berfungsi melindungi area Pura Luhur Uluwatu dan akses ke Pura Batu Metandal, juga memberikan kemudahan untuk pelaksanaan upacara pekelem sehingga ritual bisa berlangsung lebih khusyuk.

“Kita berharap melalui pelaksanaan pujawali hari ini kita diberikan karunia dan anugerah nya mudah-mudah jagad bali khususnya Kabupaten Badung dan Denpasar akan selalu mendapat perlindunganNya,” harapnya.

Sementara itu, Penglingsir Puri Jro Kuta, I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya (Turah Joko), menyampaikan, upacara pujawali di Pura Luhur Uluwatu memang digelar rutin setiap enam bulan.

Namun, ia menyoroti lokasi mulang pekelem yang kini berpindah ke Seawall. Ia pun mengusulkan agar ke depan dibangun lokasi permanen untuk pelaksanaan upacara tersebut, mengingat kondisi saat ini masih kurang aman akibat ombak besar.

Bendesa Adat Pecatu, Made Sumerta, turut menyampaikan imbauan kepada umat yang datang untuk sembahyang agar tidak membawa kantong plastik sebagai wadah sarana upacara. Hal ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah Provinsi Bali dalam rangka Gerakan Bali Bersih Sampah.

Sebagai alternatif, pihak desa adat telah menyediakan besek sebagai pengganti kantong plastik guna mendukung pelestarian lingkungan dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan. (rls)

672 Calon Haji Asal Bali Siap Menuju Tanah Suci

Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta melepas calon jemaah haji dari Provinsi Bali ke tanah suci, Selasa (13/5/2025).
Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta melepas calon jemaah haji dari Provinsi Bali ke tanah suci, Selasa (13/5/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Sebanyak 672 calon jemaah haji dari Provinsi Bali bersiap berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. Prosesi pelepasan berlangsung pada Selasa (13/5/2025) di Gedung Wiswa Sabha Utama, dan dilakukan oleh Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta.

Dalam sambutannya, Giri Prasta menyampaikan rasa bangganya atas semangat para jemaah dan menekankan pentingnya menjaga kekompakan serta komunikasi selama menjalani perjalanan ibadah.

“Saya berpesan agar seluruh jemaah tetap kompak, menjaga komunikasi yang baik antar sesama agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Yang terpenting, semoga seluruh jemaah kembali ke Bali dengan selamat serta jiwa dan raga yang sehat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah dalam memfasilitasi pelaksanaan ibadah umat. Menurutnya, keberangkatan jemaah haji ini merupakan bagian dari kegiatan rutin Kementerian Agama yang mendukung pelaksanaan rukun Islam.

“Program dari Kementerian Agama Provinsi Bali ini merupakan program rutin yang merupakan terusan dari pusat, yang tentu memberikan kesempatan kepada seluruh jemaah untuk menjalankan salah satu dari lima (5) rukun Islam, yakni melaksanakan ibadah haji bagi yang mampu,” ujarnya.

Giri Prasta menambahkan bahwa keberangkatan haji bukan hanya menjadi momen penting bagi jemaah, tetapi juga bagi daerah dan bangsa karena membawa nilai-nilai positif.

“Perjalanan haji adalah perjalanan menuju titik puncak pengabdian sebagai manusia yang mengajarkan keikhlasan, kesabaran, kebersamaan, disiplin, dan kerendahan hati. Nilai-nilai ini merupakan modal sosial dan spiritual yang sangat kita butuhkan dalam membangun Bali yang harmonis, adil, dan berkelanjutan,” lanjutnya.

Di sisi lain, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Komang Sri Marheni, menyampaikan bahwa lembaganya memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan keharmonisan di tengah masyarakat sejak masa awal kemerdekaan.

“Dengan diberangkatkannya ratusan jemaah haji, diharapkan seluruh elemen masyarakat, umat beragama, tokoh adat, pemuda dan kaum intelektual, agar terus bersinergi dan bahu-membahu dalam menjaga harmoni Bali secara niskala dan sekala. Mari Kita jadikan pembangunan Bali sebagai dharma bakti suci bagi generasi kini dan yang akan datang,” ujarnya.

Adapun jemaah yang berangkat berasal dari berbagai wilayah di Bali, meliputi: 236 orang dari Denpasar, 84 dari Buleleng, 86 dari Jembrana, 11 dari Klungkung, 24 dari Gianyar, 53 dari Karangasem, 11 dari Bangli, 118 dari Badung, serta 40 dari Tabanan. Dari total 672 jemaah, 306 di antaranya merupakan pria, dan 366 adalah perempuan. (rls) 

Terpeleset Saat Bersepeda, Pensiunan Polisi Terperosok ke Jurang

Evakuasi pensiunan polisi yang terperosok ke jurang di Banjar Jadi, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa (13/5/2025) pagi.
Evakuasi pensiunan polisi yang terperosok ke jurang di Banjar Jadi, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa (13/5/2025) pagi.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Seorang pensiunan anggota Polri mengalami kecelakaan tunggal saat mengendarai sepeda gayung di wilayah Banjar Jadi, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa (13/5/2025) pagi. Korban bernama I Nyoman Yudiasa Adnyana (59), warga Desa Padangsambian, Denpasar Barat.

Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sukadana membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut peristiwa terjadi sekitar pukul 08.30 Wita, saat korban sedang bersepeda dari arah Banjar Pemenang menuju Banjar Jadi, Desa Banjar Anyar, Kediri.

Kondisi jalan di lokasi kejadian beraspal, kering, dan sepi kendaraan. Namun karakteristik jalan yang menurun dan minim rambu keselamatan.

“Setibanya di lokasi yang merupakan jalan menurun tanpa marka jalan, korban diduga terpeleset dan jatuh ke jurang di sisi jalan,” ujar Kompol Sukadana.

Akibatnya, korban mengalami luka lecet di bagian pelipis kanan dan kaki kanan, namun dalam keadaan sadar. Ia segera dievakuasi oleh personel Polsek Kediri bersama Samapta Polres Tabanan serta warga sekitar.  “Korban hanya mengalami luka ringan dan sudah dibawa ke RSUD Tabanan menggunakan ambulans untuk mendapatkan perawatan,” tambahnya.

Menurut laporan, kondisi jalan di lokasi kejadian beraspal, kering, dan sepi kendaraan. Namun karena karakteristik jalan yang menurun dan minim rambu keselamatan, kawasan tersebut dinilai rawan kecelakaan bagi pengguna sepeda. (ana)

Tips agar Tetap ‘Waras’ Saat Menyusun Skripsi, Mahasiswa Wajib İkuti!

Ilustrasi mahasiswa mengerjakan skripsi. (Foto:freepik).
Ilustrasi mahasiswa mengerjakan skripsi. (Foto:freepik).

PANTAUBALI.COM – Bagi banyak mahasiswa, semester akhir adalah masa yang paling menentukan. Setelah melewati berbagai mata kuliah, tugas, dan ujian, kini saatnya menghadapi tugas akhir dunia perkuliahan yakni skripsi.

Meski terdengar menantang, skripsi sebenarnya bisa dilalui dengan baik jika kamu tahu cara mengelola waktu, emosi, dan ekspektasi. Berikut adalah tips lengkap agar kamu tidak stres saat skripsian dan bisa menyelesaikannya dengan tenang.

1. Pahami Prosesnya dari Awal

Sebelum memulai, pahami alur penyusunan skripsi di kampusmu. Mulai dari pengajuan judul, bimbingan, hingga sidang. Mengetahui alur ini membuatmu lebih siap dan tidak bingung saat menghadapi tahapan demi tahapan.

Pelajari juga bagaimana struktur skripsi yang baik, gaya penulisan akademik, serta metode penelitian yang relevan dengan bidang studimu.

2. Pilih Topik yang Kamu Minati

Kesalahan umum mahasiswa adalah memilih topik yang dianggap mudah atau cepat selesai tanpa mempertimbangkan minat pribadi. Padahal, kamu akan menghabiskan waktu berbulan-bulan dengan topik tersebut.

Jika kamu memilih topik yang kamu sukai, proses menulis akan terasa lebih ringan dan kamu cenderung lebih termotivasi untuk menyelesaikannya.

3. Buat Timeline dan Target yang Masuk Akal

Jangan hanya berpikir yang penting cepat selesai. Namun, buat rencana kerja yang terukur. Bagi proses skripsi ke dalam tahapan-tahapan kecil, misalnya Minggu 1–2 lakukan riset literatur, Minggu 3–4 penyusunan BAB I, Minggu 5–6: bimbingan dan revisi BAB I, dan seterusnya.

Pastikan setiap target disesuaikan dengan kemampuan dan jadwalmu, serta fleksibel untuk perubahan mendadak.

4. Disiplin Menulis Meski Sedikit

Daripada menunggu waktu luang atau mood bagus, biasakan menulis setiap hari, walaupun hanya satu paragraf. Kebiasaan kecil ini bisa membentuk rutinitas yang kuat dan menghindari penumpukan kerja di akhir.

Kalau kamu menulis satu halaman per hari, dalam satu bulan kamu sudah bisa menyelesaikan draft skripsi secara keseluruhan.

5. Jalin Komunikasi Terbuka dengan Dosen Pembimbing

Hubungan yang baik dengan dosen pembimbing sangat berpengaruh terhadap kelancaran skripsi. Jangan segan untuk bertanya atau meminta waktu bimbingan. Lebih baik konsultasi sejak awal daripada harus merevisi besar-besaran di akhir.

Datang ke bimbingan dengan persiapan, ajukan pertanyaan yang jelas, dan catat masukan yang diberikan.

6. Buat Lingkungan Belajar yang Nyaman

Temukan tempat yang paling mendukung produktivitasmu. Bagi sebagian orang, itu bisa berarti ruang tenang di rumah, sementara yang lain lebih suka suasana kafe atau perpustakaan.

Gunakan aplikasi atau teknik seperti Pomodoro yakni 25 menit kerja, 5 menit istirahat untuk membantu kamu fokus. Jangan lupa matikan notifikasi ponsel agar fokus tidak teralihkan.

7. Jaga Kesehatan Fisik dan Mental

Skripsi bukan alasan untuk mengorbankan kesehatan. Makan makanan bergizi, tidur cukup, dan rutin bergerak seperti jalan kaki atau olahraga ringan bisa menjaga energi dan suasana hati tetap stabil.

Jika kamu mulai merasa cemas, overthinking, atau burnout, jangan sungkan untuk berbicara dengan teman atau mencari bantuan dari konselor kampus.

8. Hindari Perfeksionisme Berlebihan

Ingin hasil skripsi sempurna itu wajar, tapi jangan sampai kamu terus menunda karena merasa belum cukup bagus. Ingat, skripsi adalah karya ilmiah pertama dan tidak harus sempurna—yang penting adalah logis, sistematis, dan sesuai kaidah akademik. Fokus pada progres, bukan kesempurnaan. Kamu bisa menyempurnakan saat revisi.

9. Jangan Menyendiri, Bangun Dukungan Sosial

Skripsi bisa terasa menakutkan jika kamu menghadapinya sendirian. Bangun jaringan dengan teman-teman satu angkatan, buat grup diskusi, atau belajar bareng. Bertukar cerita dan pengalaman bisa memberikan motivasi dan solusi atas kebuntuan.

Dukungan dari keluarga, pasangan, atau sahabat juga penting untuk menjaga semangatmu tetap menyala.

Motivasi yang kuat bisa menjadi bahan bakar saat mental mulai goyah. Jadikan skripsi bukan sebagai beban, tapi sebagai batu loncatan menuju masa depan.

Menyusun skripsi memang menantang, tapi bukan berarti harus penuh tekanan. Dengan manajemen waktu yang baik, kebiasaan yang sehat, dan dukungan dari lingkungan sekitar, kamu bisa menyelesaikan skripsi dengan lancar dan tetap waras secara mental. (ana) 

1.728 Peserta Ikuti Seleksi Kompetensi PPPK Tahap II Kabupaten Badung

Wabup Bagus Alit Sucipta meninjau seleksi pengadaan PPPK untuk formasi tahun 2024 tahap II, di Universitas Terbuka Denpasar, Selasa (13/5/2025).
Wabup Bagus Alit Sucipta meninjau seleksi pengadaan PPPK untuk formasi tahun 2024 tahap II, di Universitas Terbuka Denpasar, Selasa (13/5).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung menggelar seleksi kompetensi tahap II dalam proses pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2024.

Pelaksanaan seleksi dilaksanakan di Universitas Terbuka Denpasar dan diikuti oleh 1.728 peserta yang sebelumnya telah lolos tahapan seleksi administrasi.

Pelaksanaan seleksi ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dan akan berlangsung selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Mei 2025. Dari total peserta, 1.640 mengikuti ujian di Universitas Terbuka Denpasar, sementara 88 peserta lainnya mengikuti tes di lokasi luar. Adapun rinciannya, peserta terdiri atas 1.297 tenaga teknis, 362 guru, dan 69 tenaga kesehatan.

Kegiatan ini turut ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, didampingi istri sekaligus Sekretaris I TP PKK Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta, serta Kepala BKPSDM Badung, I Gede Wijaya.

Dalam sambutannya, Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan apresiasi kepada BKPSDM atas kelancaran penyelenggaraan seleksi dan berharap seluruh peserta mengikuti proses seleksi dengan penuh tanggung jawab.

“Ikuti tes ini dengan disiplin dan keseriusan karena hasilnya akan berpengaruh besar terhadap masa depan kalian sebagai aparatur pemerintah,” pesannya.

Ia juga menyampaikan harapan agar para peserta dapat meraih hasil terbaik dan lolos menjadi bagian dari PPPK di Kabupaten Badung.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Badung I Gede Wijaya menjelaskan, jumlah peserta yang ikut tes PPPK tahap II sebanyak 1.728 peserta.

Terdiri dari tenaga teknis 1.297 peserta, guru 362 peserta dan tenaga kesehatan 69 peserta. Test CAT berlangsung selama tiga (3) hari, mulai Senin, 12 Mei hingga Rabu, 14 Mei 2025.

“Lokasi test di Universitas Terbuka Denpasar dengan jumlah peserta 1.640 orang dan di lokasi luar sebanyak 88 orang” tambahnya. (ana)

Tambahan Penghasilan Tanpa Harus Resign, Berikut 6 Ide Usaha Sampingan untuk Karyawan Kantoran

Ide bisnis untuk pekerja kantoran
Ide bisnis untuk pekerja kantoran. (Foto:freepik)

PANTAUBALI.COM – Pekerja kantoran kini memiliki peluang untuk memperoleh penghasilan tambahan melalui berbagai jenis usaha sampingan atau side hustle.

Tersedia beragam ide usaha dengan modal yang tidak besar, menjadikannya pilihan menarik bagi mereka yang ingin mulai merintis bisnis di sela waktu kerja.

Dikutip dari akun Instagram Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka di bawah naungan Kementerian Perindustrian, berikut beberapa ide usaha sampingan yang bisa dijalankan oleh pekerja kantoran.

1. Membuat Lilin Aromaterapi, Sabun Alami, dan Kosmetik Natural

Bagi yang gemar bereksperimen dengan bahan dan crafting, bisnis produk perawatan diri bisa menjadi opsi tepat. Modal awalnya tergolong ringan dan proses produksinya bisa dilakukan di rumah. Selain itu, produk seperti lilin aromaterapi dan sabun handmade memiliki daya tarik tersendiri karena personalisasi dan keunikan yang ditawarkan.

2. Produksi Makanan Ringan dan Makanan Beku (Frozen Food)

Usaha di bidang makanan selalu memiliki prospek cerah. Pekerja kantoran bisa membuat berbagai produk seperti keripik, sambal kemasan, hingga frozen food seperti bakso aci dan dimsum. Produk bisa dipasarkan lewat toko, kafe, atau platform online, dan memungkinkan eksplorasi rasa serta desain kemasan yang kreatif.

3. Bisnis Kerajinan Quilting

Bagi yang menyukai menjahit atau kerajinan tangan, usaha quilting dapat menjadi ladang cuan. Produk seperti bed cover, bantal patchwork, hingga tas handmade sangat diminati karena nilai seni dan keunikannya. Bisnis ini bisa dimulai dari rumah dengan peralatan dasar seperti mesin jahit.

4. Produksi Aksesoris dan Perabot Rumah

Jika memiliki keahlian di bidang pertukangan atau kerajinan, membuat perabot rumah seperti rak, keranjang, atau furnitur kecil bisa sangat menjanjikan. Desain yang estetis dan instagramable bisa menarik pasar seperti kafe, toko dekorasi, atau konsumen rumahan.

5. Jasa Laser Cutting dan Engraving

Dengan akses ke mesin laser cutting, pekerja kantoran bisa menawarkan jasa pemotongan dan ukir pada bahan seperti akrilik, kayu, atau kulit sintetis. Jasa ini banyak dibutuhkan oleh pelaku IKM, pengrajin, hingga bisnis souvenir dan dekorasi.

6. Jasa 3D Printing

Bagi yang memiliki mesin 3D printer, ada peluang untuk menawarkan jasa pencetakan model produk, aksesoris, atau komponen kecil. Layanan ini banyak dicari oleh arsitek, desainer, hingga mahasiswa teknik untuk kebutuhan prototipe atau pengembangan desain.

Dengan kreativitas dan waktu yang dikelola dengan baik, berbagai ide di atas dapat menjadi sumber penghasilan tambahan yang potensial bagi para pekerja kantoran. (ana)

BNN Bongkar Jaringan Narkoba Internasional di Gianyar, Dua WNA Kazakhstan Diciduk

Kedua wna inisial GT (28) dan IM (35) diamankan petugas BNNP Bali.
Kedua wna inisial GT (28) dan IM (35) diamankan petugas BNNP Bali.

PANTAUBALI.COM, GIANYAR – Perang melawan narkoba di Bali terus berlanjut. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali kembali menggagalkan aksi sindikat narkotika internasional yang dikendalikan bandar asal Rusia. Dua warga negara asing (WNA) asal Kazakhstan berhasil diamankan saat hendak mengedarkan sabu-sabu di kawasan Gianyar.

Kedua pelaku berinisial GT (28) dan IM (35) ditangkap aparat saat berada di pinggir Jalan Raya Batuan Kaler, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Jumat (11/4/2025). Gelagat mencurigakan keduanya saat mencari sesuatu di semak-semak langsung mengundang perhatian petugas.

“GT dan IM ini merupakan kaki tangan jaringan narkotika internasional. Mereka berperan sebagai kurir sekaligus pengedar sabu yang ditugaskan menyasar para WNA di Bali,” ungkap Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol Rudy Ahmad Sudrajat, Senin (13/5/2025).

Dalam penggeledahan, petugas menemukan 30 paket sabu siap edar seberat total 49,18 gram. Barang haram tersebut dibungkus dalam plastik klip kecil dan dilapisi lakban hitam, siap didistribusikan kepada konsumen di Bali, khususnya kalangan ekspatriat dan wisatawan asing.

Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku mengaku dikendalikan oleh seseorang berinisial EVIL yang kini masuk dalam daftar buronan internasional. Diduga kuat, EVIL saat ini berada di luar wilayah Indonesia dan menjadi otak di balik jaringan narkoba lintas negara ini.

GT dan IM saat ini ditahan di Rutan BNNP Bali untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Aparat terus mengembangkan kasus ini guna membongkar jaringan lebih luas dan memburu pelaku utama.

BNNP Bali menegaskan komitmennya untuk terus menindak tegas peredaran narkotika, khususnya jaringan asing yang mencoba menjadikan Bali sebagai sasaran. “Kami tidak akan memberi ruang bagi sindikat narkoba di pulau ini,” tegas Brigjen Pol Rudy. (*)