- Advertisement -
Beranda blog Halaman 182

Bunda PAUD Tabanan dan BPMP Bali Bahas Sinergi Penguatan Layanan PAUD

Audiensi antara Bunda PAUD Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bali yang digelar pada Senin (26/5/2025).
Audiensi antara Bunda PAUD Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bali yang digelar pada Senin (26/5/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Upaya memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program prioritas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), khususnya di bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), terus dilakukan di Kabupaten Tabanan.

Salah satu langkah strategis tersebut tampak dalam audiensi antara Bunda PAUD Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bali yang digelar pada Senin (26/5/2025) di Ruang Pertemuan Rumah Jabatan Bupati Tabanan. Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan turut hadir dalam pertemuan tersebut untuk memberikan dukungan penuh.

Audiensi ini menjadi forum penting untuk membahas implementasi berbagai kebijakan nasional, termasuk integrasi program “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”. BPMP Provinsi Bali menyampaikan bahwa kebijakan revitalisasi sekolah, khususnya satuan PAUD, serta program wajib belajar 13 tahun, kini menjadi prioritas nasional. Dalam hal ini, setiap anak diwajibkan mengikuti pendidikan PAUD minimal satu tahun sebelum masuk ke jenjang sekolah dasar (SD).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Gusti Ngurah Darma Utama, menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan tersebut. Ia menyatakan bahwa Dinas Pendidikan Tabanan akan menguatkan kolaborasi lintas sektor, memastikan ketersediaan sarana dan prasarana yang layak, serta memberikan pendampingan menyeluruh kepada seluruh satuan PAUD di Tabanan.

“Kami siap menyelaraskan kebijakan pusat dengan kebutuhan lokal tanpa mengabaikan mutu dan keberlanjutan pendidikan anak usia dini,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, BPMP Provinsi Bali juga menyampaikan apresiasi kepada Bunda PAUD Tabanan atas berbagai langkah inovatif yang telah dilakukan. Salah satunya adalah penciptaan ruang ramah anak di area publik, seperti di kawasan Pura Batukaru dan Lapangan Dangin Carik. Inisiatif ini dinilai mendukung terbentuknya ekosistem pembelajaran yang menyenangkan dan holistik bagi anak-anak.

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya mengungkapkan bahwa peranannya sebagai Bunda PAUD terintegrasi dengan tugas lainnya sebagai Ketua TP PKK, Ketua Posyandu, dan Bunda Literasi Kabupaten Tabanan. Ia menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif untuk mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.

“Kami menggabungkan berbagai program, mulai dari pemberian makanan tambahan, pemeriksaan kesehatan balita, hingga kegiatan storytelling dalam forum PKK dan kerja sama dengan lembaga mitra,” jelasnya.

Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan memandang audiensi ini sebagai momentum penting untuk memperkuat kebijakan dan kerja sama lintas sektor yang telah terbangun. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, Bunda PAUD, dan BPMP sebagai perwakilan pusat, mutu layanan PAUD di Tabanan diharapkan terus meningkat, guna mencetak generasi emas yang cerdas, sehat, dan berkarakter. (ana)

Ketua DPRD Tabanan Apresiasi Kesuksesan Pemilu 2024

Bawaslu Tabanan bersama jajarannya saat audiensi dengan Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa, di Gedung DPRD Tabanan, Senin (26/5/2025).
Bawaslu Tabanan bersama jajarannya saat audiensi dengan Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa, di Gedung DPRD Tabanan, Senin (26/5/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabanan menerima audiensi dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tabanan beserta jajarannya.

Audiensi yang dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Tabanan, I Ketut Narta, ini disambut hangat oleh Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa, di Gedung DPRD Tabanan, pada Senin (26/5/2025).

Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa memberikan apresiasi tinggi kepada semua lembaga, baik Bawaslu maupun KPU, atas keberhasilan penyelenggaraan pemilu di setiap hajatan.

“Kami melihat kerja sama antara lembaga, baik itu KPU khususnya Bawaslu, sinergitas kita bersama lembaga, baik itu kami di partai politik juga, baik kami di lembaga, begitu juga dengan Bawaslu dan KPU, kami melakukan kerja sama dengan sangat baik,” ungkap Arnawa.

Ia berharap sinergi ini akan terus terjalin demi kelancaran dan keamanan setiap hajatan pemilu di Kabupaten Tabanan di masa mendatang. “Kami selaku Ketua DPRD sangat memberikan apresiasi kepada Bawaslu dengan tugas-tugas yang dipangku oleh lembaga Bawaslu sudah sangat baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Tabanan Ketut Narta menyampaikan rasa terima kasih atas keberhasilan penyelenggaraan Pemilu maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang telah berlangsung pada tahun 2024 lalu.

Menurutnya kesuksesan ini merupakan hasil sinergi kuat antarlembaga, termasuk kontribusi besar dari Pemerintah Kabupaten dan DPRD dalam memfasilitasi kelancaran seluruh proses demokrasi di Tabanan.

Narta juga memaparkan pengelolaan anggaran Bawaslu Kabupaten Tabanan. Ia menekankan bahwa Bawaslu mengedepankan sistem keterbukaan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan dalam pengelolaan dana.

“Pelaksanaan Pilkada berjalan dengan baik, diiringi laporan keuangan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Narta merinci bahwa Pemkab Tabanan menyetujui anggaran sebesar Rp 9.119.343.000 ,- untuk pendanaan kegiatan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2024. Anggaran ini disepakati dalam Berita Acara Kesepakatan pada 3 April 2023 dan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang ditandatangani pada 9 November 2023.

Narta juga menyoroti efisiensi anggaran, seperti pembayaran Honor Pokja-pokja yang terealisasi 53,54 persen dari anggaran, pembentukan Badan Pengawas Adhoc yang terealisasi 46,92 persen dari alokasi, Musyawarah Penyelesaian Sengketa 4,89 persen dari anggaran, Penindakan Pelanggaran Administrasi: 39,88 persen dari anggaran serta kegiatan Sentra Gakkumdu: 25,93 persen dari anggaran.

“Dari total hibah yang diterima, Bawaslu Tabanan menggunakan Rp 7.205.082.785,- pada Tahun Anggaran 2024. Sisa dana hibah sebesar Rp 1.599.989.458,- telah kami kembalikan kepada Pemkab Tabanan pada 9 April 2025 melalui rekening BPD,” ucapnya. (ana)

Cara Mencuci Baju yang Benar agar Tidak Cepat Luntur dan Pudar 

Ilustrasi mencuci pakaian.
Ilustrasi mencuci pakaian. (foto:Freepik)

PANTAUBALI.COM – Menjaga warna pakaian tetap cerah dan tidak cepat pudar membutuhkan perhatian khusus saat mencuci. Pakaian yang luntur dan memudar bukan hanya mengganggu penampilan, tetapi juga bisa menurunkan rasa percaya diri.

Terutama bagi wanita, warna cerah pada pakaian adalah elemen penting dalam menunjang gaya dan kepercayaan diri. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini beberapa cara mencuci baju yang benar agar tidak luntur dan pudar yang bisa dipraktekkan:

  1. Cuci dengan Air Dingin

Beberapa jenis pakaian yang terbuat dari bahan tertentu memang disarankan untuk dicuci menggunakan air panas atau air hangat. Tapi, jika kamu ingin mempertahankan warna, sebaiknya gunakan air dingin karena warna akan awet.

2. Gunakan Deterjen yang Tepat

Ada beberapa produk deterjen atau pelembut pakaian yang juga bisa membuat warna pada pakaian tetap terjaga dan awet. Jika menggunakan mesin cuci, pastikan kamu mengatur kecepatan dan waktu dengan tepat, biasanya akan ada petunjuk tertentu pada deterjen dan mesin cuci.

3. Baca Label

Sebelum mencuci baju, pastikan kamu membaca label terlebih dahulu. Ini sangat penting. Pada setiap pakaian dan juga celana, pasti sudah tertera label kecil yang harus kamu baca dan perhatikan.

Biasanya, di label ini kamu akan mendapati simbol beserta petunjuknya. Ini harus selalu kamu periksa setiap kali akan mencuci. Pada label tersebut biasanya sudah tertera bagaimana cara mencucinya yang paling tepat.

4. Balik Baju

Membalik baju merupakan salah satu cara mencuci baju yang benar agar tidak luntur dan pudar. Hal ini mungkin sudah sering dilakukan oleh ibu-ibu dari zaman dahulu, dan tentunya cara ini benar dan terbukti.

Terlebih jika baju kamu berwarna gelap, selalu balik baju saat mencucinya. Pastikan bagian dalam baju berada di luar. Ini karena warna gelap menyerap panas lebih banyak dan ini berpeluang membuat warna pada baju cepat pudar.

5. Jangan Mencuci di Mesin Cuci Terlalu Penuh

Menjejali mesin cuci dengan pakaian memang menghemat waktu karena kita tidak perlu berkali-kali mencuci. Tapi ini adalah cara yang tidak benar karena kinerja mesin cuci juga akan tidak maksimal.

Dengan begitu, maka hasil cucian juga tidak akan maksimal. Tentunya lebih baik mencuci berkali-kali daripada hasil cucian tidak maksimal. Jadi, selalu perhatikan jumlah pakaian yang telah kamu masukkan ke mesin cuci sebagai cara mencuci baju yang benar.

6. Pakai Cuka

Menambahkan cuka pada proses mencuci baju juga bisa membuat warna pada kain tetap awet dan cerah. Walaupun bau dari cuka ini membuat kamu sedikit ragu, ternyata cuka juga bisa jadi pelembut pakaian alami. Kamu bisa tenang karena bau cuka akan hilang setelah proses pencucian.

7. Teknik Menjemur

Selain teknik mencuci, menjemur ternyata juga berpengaruh pada awet tidaknya warna pada pakaian. Sebaiknya, hindari penjemuran yang terlalu lama. Selain akan membuat baju menjadi bau matahari, ini juga akan mengikis kualitas dan warna pakaian. (ana)

Diduga Pembunuhan, Pria Ditemukan Dalam Kondisi Gosong dan Penuh Luka di Sesetan

AA ditemukan tewas dalam keadaan gosong dan tertimpa balok kayu.
AA ditemukan tewas dalam keadaan gosong dan tertimpa balok kayu.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Suasana malam di kawasan Jalan Gurita IV, Pondok Gurita Kapling II, Denpasar Selatan, mendadak mencekam. Warga digemparkan oleh temuan jasad seorang pria dalam kondisi terbakar di dalam kamar mandi, Sabtu (24/5/2025) malam.

Korban diketahui berinisial AA (54), ditemukan dalam posisi telungkup dengan luka bakar parah di tubuhnya. Lebih mengerikan lagi, terdapat sejumlah luka di bagian kepala dan leher korban. Sebatang kayu yang telah terbakar tergeletak di atas pahanya.

Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh BL (27), seorang teman korban. Ia datang ke rumah itu setelah dihubungi oleh pemilik rumah yang sedang berada di luar negeri. Pemilik rumah merasa khawatir karena sejak pagi tidak bisa menghubungi korban, yang diketahui bertugas menjaga rumah tersebut.

“Pemilik rumah menghubungi MN karena korban tak merespons sejak pagi,” jelas Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, Selasa (27/5/2025).

BL yang curiga kemudian mencoba masuk ke dalam rumah. Karena gerbang terkunci dari dalam, ia meminjam izin tetangga untuk memanjat tembok. Begitu masuk, ia mencium bau asap menyengat yang mengarah ke kamar mandi. Saat pintu kamar mandi dibuka, tubuh korban sudah terbakar dan api masih menyala di sekitarnya.

“Melihat kejadian itu, saksi langsung melapor ke kepala lingkungan dan pihak kepolisian,” tambah Sukadi.

Petugas dari Polsek Denpasar Selatan bersama tim Inafis langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah (RS Sanglah) untuk dilakukan visum dan pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan luka bakar pada tubuh korban, luka di bagian kepala, pelipis, serta luka tusuk di leher. Dugaan sementara, korban menjadi korban tindak pidana pembunuhan.

“Ini mengarah pada kasus pembunuhan. Kami sedang mendalami lebih jauh,” ungkap AKP Ketut Sukadi.

Hingga kini, Unit Reskrim Polresta Denpasar bersama Polsek Denpasar Selatan masih menyelidiki motif dan pelaku di balik tragedi ini. Rekaman CCTV di sekitar lokasi telah diamankan, dan sedikitnya empat saksi telah dimintai keterangan.

“Penyelidikan terus berlangsung. Kami akan ungkap siapa pelaku dan apa motif di balik peristiwa keji ini,” tegas Sukadi. (*)

Penanganan Tebing Retak Pura Batu Bolong Masih Proses Usulan Anggaran

Kondisi retakan tebing di Pura Batu Bolong yang berada di kawasan DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri.
Kondisi retakan tebing di Pura Batu Bolong yang berada di kawasan DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Penanganan keretakan tebing Pura Batu Bolong yang berada di kawasan wisata Tanah Lot, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, hingga kini masih berproses.

Pada Jumat (16/5/2025) lalu, tim dari Balai Wilayah Sungai (BWS) bersama konsultan telah melakukan sosialisasi terkait rencana penanganan keretakan tebing tersebut.

Rapat ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Bendesa Adat Beraban, Perbekel, perwakilan dari Dinas PUPR, manajemen operasional Tanah Lot, dan pengempon Pura Batu Bolong.

Manager Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot, I Wayan Sudiana, menjelaskan, desain pengamanan telah mendapatkan persetujuan dan saat ini telah memasuki tahap pengajuan anggaran.

“Untuk pelaksanaan pengerjaan pengamanan tebing masih menunggu karena masih diperlukan beberapa proses termasuk pengajuan anggaran,” ujarnya, Selasa (27/5/2025).

Namun demikian, ia belum dapat memastikan kapan pengerjaan proyek penanganan keretakan tebing akan dimulai.

“Yang pasti, setelah semuanya disetujui, akan segera diinformasikan kepada masyarakat dan pihak terkait. Mudah-mudahan secepatnya bisa ditangani,” tambahnya.

Sementara itu, menjelang musim liburan pertengahan tahun, DTW Tanah Lot menunjukkan kesiapan maksimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para pengunjung. Berbagai aspek telah menjadi perhatian, terutama dalam hal kebersihan area wisata, pengamanan lingkungan, serta kesiapan lahan parkir untuk mengantisipasi lonjakan jumlah kunjungan.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan pengunjung mendapatkan pengalaman wisata yang aman, nyaman, dan berkesan selama berada di kawasan DTW Tanah Lot,” tegas Sudiana.

Terkait jumlah kunjungan, Sudiana mengungkapkan bahwa rata-rata kunjungan harian mencapai 4.500 orang. Untuk total kunjungan selama bulan Mei hingga kemarin, tercatat sebanyak 118.999 orang.

“Untuk dominasi masih oleh wisatawan domestik yang rata-rata 55 persen dibandingkan wisatawan mancanegara,” jelasnya.

Sebagai bentuk pelayanan tambahan kepada pengunjung, DTW Tanah Lot juga secara rutin menggelar program happy hours pada waktu-waktu tertentu. Dalam program ini, pengunjung disuguhi kudapan dan minuman secara gratis di dalam kawasan wisata.

“Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman positif bagi wisatawan, tetapi juga mencerminkan komitmen manajemen dalam menciptakan suasana hangat dan ramah di kawasan Tanah Lot,” tambah Sudiana. (ana)

Mencuri Demi Punya Anak, Pria Asal Gianyar Ngaku Ikuti Petunjuk Dukun

Tjok Gede DP (49) tertuntuk lesu saat digiring di Polres Bangli.
Tjok Gede DP (49) tertuntuk lesu saat digiring di Polres Bangli.

PANTAUBALI.COM, BANGLI – Kasus pencurian dengan motif tak biasa berhasil diungkap jajaran Polres Bangli. Seorang pria bernama Tjok Gede DP (49), warga Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, ditangkap polisi usai terlibat aksi pencurian di sejumlah lokasi di Bangli dan Klungkung.

Kapolres Bangli AKBP I Gede Putra mengungkapkan, motif tersangka terbilang tak lazim.

“Motifnya agak unik, berbeda dari kasus-kasus pencurian yang pernah kami tangani sebelumnya,” ujar AKBP Gede Putra dalam konferensi pers pada Senin (26/5/2025).

Tjok Gede DP mengaku nekat mencuri karena mendapatkan “petunjuk spiritual” dari tempatnya berobat alternatif. Ia disebut-sebut disarankan melakukan pencurian jika ingin segera memiliki keturunan.

“Dia mengaku mendapat arahan dari orang tempatnya berobat, bahwa untuk bisa punya anak, dia harus mencuri,” jelas Gede Putra.

Tersangka diringkus tim Resmob Polres Bangli pada Kamis (22/5/2025) sekitar pukul 11.00 Wita, di wilayah Gianyar. Penangkapan ini bermula dari penyelidikan kasus pencurian di warung milik Dewa Ayu Sri Ekantini, yang terjadi pada Juli 2024 di LC Uma Bukal, Kelurahan Cempaga, Bangli.

Saat itu, pelaku berpura-pura menanyakan harga layang-layang sebelum akhirnya melancarkan aksinya dengan mencuri tas berisi uang tunai di meja kasir.

“Tim Resmob berhasil mengidentifikasi ciri-ciri pelaku dari laporan korban dan langsung melakukan pengejaran,” terang Kapolres.

Dalam pemeriksaan, Tjok Gede DP mengakui telah beraksi di enam lokasi berbeda—empat di Bangli dan dua di Klungkung. Modusnya serupa yakni berpura-pura sebagai pembeli sebelum menggondol barang berharga.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku, di antaranya satu unit sepeda motor, uang tunai, ponsel, perhiasan emas imitasi, 20 buku BPKB, 18 STNK sepeda motor, dan barang bukti lainnya. Dokumen kendaraan itu dicuri dari sebuah showroom motor di Klungkung.

“Barang-barang hasil curian dipakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan berfoya-foya,” tambah AKBP Gede Putra. Sebagian hasil curian juga disebut diserahkan kepada seseorang di Lombok, yang menurut tersangka, adalah sosok yang memberi ‘petunjuk gaib’ aksi pencurian tersebut.

Saat ini, polisi masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus ini. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 362 KUHP jo Pasal 65 dan Pasal 362 KUHP jo Pasal 53 KUHP tentang pencurian berulang dan percobaan pencurian. (MAH)

Dorong Ekonomi Kreatif, Disperindag Tabanan Latih Warga Desa Angkah Buat Aksesoris dari Kain Perca

Pelatihan Kain Perca dan Pembuatan Aksesoris Manik-Manik Gelang Serut dan Perhiasan Rambut pada Jumat (23/5/2025) bertempat di Desa Angkah, Kecamatan Selemadeg Barat.
Pelatihan Kain Perca dan Pembuatan Aksesoris Manik-Manik Gelang Serut dan Perhiasan Rambut pada Jumat (23/5/2025) bertempat di Desa Angkah, Kecamatan Selemadeg Barat.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabanan menggelar kegiatan pelatihan bertajuk Pelatihan Kain Perca dan Pembuatan Aksesoris Manik-Manik Gelang Serut dan Perhiasan Rambut pada Jumat (23/5/2025) bertempat di Desa Angkah, Kecamatan Selemadeg Barat.

Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari kalangan pelaku usaha kecil, ibu rumah tangga, serta generasi muda kreatif di wilayah Desa Angkah.

Pelatihan ini bertujuan memberikan keterampilan teknis dalam pembuatan aksesoris sekaligus meningkatkan nilai tambah produk IKM. Selain itu, kegiatan ini juga dirancang untuk mendorong kemandirian dan daya saing pelaku usaha lokal.

Peserta tidak hanya memperoleh pelatihan teknis, tetapi juga mendapatkan materi pendukung yang mencakup aspek desain produk, tren pasar, strategi pemasaran, hingga pemanfaatan media digital untuk mempromosikan dan menjual produk aksesoris.

Selama pelatihan berlangsung, peserta dibimbing secara langsung oleh narasumber yang kompeten di bidang kerajinan aksesoris dan pengembangan produk kreatif.

Materi yang disampaikan mencakup pengenalan bahan baku dan alat produksi aksesoris, teknik dasar dan lanjutan dalam merangkai produk seperti gelang, kalung, dan perhiasan rambut, serta cara merancang desain yang sesuai dengan tren pasar.

Peserta juga diajarkan tentang pengemasan produk secara menarik dan fungsional, serta strategi pemasaran berbasis digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta mampu mengembangkan usaha mandiri, membuka peluang pasar baru, dan meningkatkan pendapatan masyarakat di tingkat lokal.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabanan berharap pelatihan ini dapat menciptakan IKM yang inovatif, berdaya saing tinggi, serta mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabanan, Ni Made Murjani, menyampaikan pelatihan ini merupakan salah satu wujud nyata implementasi visi Tabanan Era Baru yang aman, unggul, dan madani.

“Melalui pelatihan seperti ini, kami ingin mendorong tumbuhnya pelaku IKM yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga kreatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Ini adalah langkah konkret dalam menciptakan masyarakat Tabanan yang mandiri secara ekonomi, berdaya saing, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah secara berkelanjutan, sehingga pada akhirnya kita bersama dapat mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani,” ujarnya. (rls)

71 Guru di Tabanan Ikuti Bimtek Penyusunan Silabus Kurikulum Bali Unggul

Bimtek Penyusunan Silabus dan Kurikulum Muatan Lokal untuk jenjang pendidikan dasar tahun ajaran 2025/2026 di Kabupaten Tabanan.
Bimtek Penyusunan Silabus dan Kurikulum Muatan Lokal untuk jenjang pendidikan dasar tahun ajaran 2025/2026 di Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebanyak 30 guru Sekolah Dasar (SD) dari seluruh kecamatan di Kabupaten Tabanan bersama 41 guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Silabus dan Kurikulum Muatan Lokal untuk jenjang pendidikan dasar tahun ajaran 2025/2026.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai 26 hingga 27 Juni 2025, dan bertempat di ruang rapat lantai IV Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Gusti Ngurah Darma Utama. Dalam sambutannya, ia menekankan urgensi penyusunan kurikulum, terutama terkait dengan implementasi Kurikulum Bali Unggul:

“Seiring dengan segera dimulainya tahun ajaran baru 2025/2026, penyusunan silabus dan kurikulum muatan lokal, terutama Kurikulum Bali Unggul perlu diselesaikan tepat waktu,” ujar beliau.

Bimtek ini bertujuan untuk menyusun perangkat pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan daerah, serta memperkuat karakter dan identitas lokal peserta didik melalui integrasi nilai-nilai kearifan lokal Bali dalam kurikulum.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru peserta mampu mengembangkan silabus yang kontekstual dan selaras dengan semangat Kurikulum Bali Unggul, sehingga mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Tabanan. (rls)

60 Kepala Sekolah di Tabanan Terima SK Pengangkatan

menyerahkan Surat Keputusan Bupati tentang Pengangkatan Kepala Sekolah jenjang TK, SD, SMP, dan Satuan Pendidikan Nonformal (SKB), di Kabupaten Tabanan, Senin (26/5/2025).
Penyerahan Surat Keputusan Bupati tentang Pengangkatan Kepala Sekolah jenjang TK, SD, SMP, dan Satuan Pendidikan Nonformal (SKB), di Kabupaten Tabanan, Senin (26/5/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) secara resmi menyerahkan Surat Keputusan Bupati tentang Pengangkatan Kepala Sekolah jenjang TK, SD, SMP, dan Satuan Pendidikan Nonformal (SKB), Senin (26/5/2025).

Penyerahan SK berlangsung di Ruang Rapat Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan. Mewakili Bupati Tabanan, Kepala BKPSDM I Made Kristiadi Putra menyerahkan langsung SK Bupati Nomor 180/752/02/HK/2025. Sebanyak 60 kepala sekolah resmi diangkat, yang terdiri dari 1 kepala sekolah TK, 50 SD, 8 SMP, dan 1 kepala SKB.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, Dewan Pendidikan, Ketua PGRI Tabanan, pengurus MKKS SMP, Ketua KKKS seluruh kecamatan, Ketua IGTKI Tabanan, serta para pengawas sekolah.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyampaikan harapannya agar kepala sekolah yang diangkat mampu menjalankan tugas dengan tanggung jawab dan profesionalisme.

“Kami percaya bahwa kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menentukan arah dan kualitas pendidikan. Oleh karena itu, saya berharap para kepala sekolah yang baru diangkat dapat melaksanakan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, serta bersama-sama membangun Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani,” ujar Bupati.

Kepala BKPSDM, I Made Kristiadi Putra, menegaskan, pengangkatan telah melalui proses seleksi dan evaluasi yang objektif serta mengacu pada regulasi yang berlaku. “Kami memastikan bahwa proses ini transparan dan akuntabel,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Gusti Ngurah Darma Utama menegaskan bahwa penyerahan SK ini bukan sekadar formalitas, melainkan awal tanggung jawab besar untuk memimpin satuan pendidikan.

“Kami menaruh harapan besar kepada para kepala sekolah yang telah diangkat untuk menunjukkan dedikasi, keteladanan, dan kepemimpinan transformatif dalam setiap langkahnya. Dengan semangat kolaboratif dan orientasi pada mutu, mari kita bersama-sama menggerakkan pendidikan di Kabupaten Tabanan menuju arah yang lebih maju dan berdaya saing,” tegasnya.

Waspadai Penipuan Berkedok Aktivasi Identitas Kependudukan Digital

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tabanan, I Gusti Agung Rai Dwipayana.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tabanan, I Gusti Agung Rai Dwipayana.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tabanan mengimbau masyarakat agar mewaspadai penipuan berkedok aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Imbauan ini disampaikan melalui surat resmi bernomor 800/1363/Disdukcapil tertanggal 26 Mei 2025 yang ditujukan kepada seluruh camat, perbekel/lurah, dan masyarakat di wilayah Tabanan.

Dalam surat tersebut, Disdukcapil menyampaikan telah terjadi beberapa laporan penipuan yang dilakukan melalui pesan WhatsApp dan media digital lainnya.

Modus yang digunakan adalah dengan menyamar sebagai petugas Dukcapil dan meminta masyarakat untuk mengklik tautan atau mengunduh aplikasi tertentu untuk mengaktivasi IKD.

Menanggapi hal ini, Disdukcapil Tabanan menegaskan proses aktivasi IKD hanya dilakukan secara langsung di kantor Disdukcapil Kabupaten Tabanan atau melalui layanan resmi yang diselenggarakan oleh pihak Dukcapil.

Disdukcapil juga memastikan tidak pernah menghubungi masyarakat secara pribadi melalui WhatsApp, SMS, atau media sosial untuk keperluan aktivasi.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tabanan, I Gusti Agung Rai Dwipayana, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang mencurigakan.

“Kami tegaskan bahwa proses aktivasi IKD tidak pernah dilakukan melalui pesan pribadi, baik lewat WhatsApp, SMS, maupun media sosial. Masyarakat sebaiknya tidak mengklik tautan atau mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak jelas,” ujarnya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat segera melapor kepada pihak berwenang atau langsung menghubungi kantor Disdukcapil Kabupaten Tabanan jika menerima informasi mencurigakan terkait IKD.

“Kami mengajak para camat, perbekel, dan lurah untuk membantu menyebarkan informasi ini kepada warga agar tidak ada yang menjadi korban penipuan,” pungkasnya. (ana)