- Advertisement -
Beranda blog Halaman 182

Buruh Proyek di Tabanan Dibekuk Usai Bawa Kabur Motor Rekan Kerjanya ke Jember

H (36), buruh proyek yang curi motor dan uang rekan kerjanya di Tabanan ditangkap polisi.
H (36), buruh proyek yang curi motor dan uang rekan kerjanya di Tabanan ditangkap polisi.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Seorang pria asal Jember, Jawa Timur, berinisial H (36), ditangkap polisi setelah mencuri sepeda motor dan uang tunai milik rekan kerjanya di proyek bangunan di Banjar Dinas Babakan, Desa Selemadeg, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, Bali.

Kemudian pelaku melarikan diri dengan motor dan uang hasil curiannya ke daerah Jawa Timur. Namun, ia berhasil diringkus oleh polisi di sebuah hotel di wilayah Jember, Jawa Timur, pada Sabtu (14/6/2025).

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata mengungkapkan, penangkapan pelaku berawal dari laporan korban Abdul Rohim Toyyib (24), warga Jember yang juga merupakan rekan kerja pelaku di sebuah proyek rumah di Banjar Dinas Babakan. Korban mendapati sepeda motor Honda Vario miliknya sudah tidak ada di tempat parkir pada Jumat (13/6/2025) sekitar pukul 14.00 WITA.

Korban sempat menanyakan kepada saksi yakni Dewa Nyoman Sudipta dan mendapat informasi bahwa pelaku H terlihat membawa sepeda motor tersebut.

Korban langsung mengecek keberadaan pelaku di bilik rumah tempat mereka istirahat. Namun, setiba di bilik korban tidak melihat pelaku dan barang-barang miliknya juga tidak ada di dalam bilik.

Tidak hanya motor, korban juga kehilangan uang tunai sebesar Rp1 juta yang sebelumnya disimpan di dompet di dalam bilik rumah tersebut

“Pelaku menghilang dari lokasi, bersamaan dengan motor dan sejumlah barang milik korban,” jelas Berata, Senin (16/6/2025).

Akibat perbuatan pelaku, korban menderita kerugian total sebesar Rp18 juta dan korban pun melaporkan ke Polsek Selemadeg pada Jumat malam. Tim unit Reskrim Polsek Selemadeg pun segera melakukan penyelidikan.

Pada Sabtu (14/6/2025) sekitar pukul 01.00 WITA, tim mendapat informasi bahwa pelaku berada di Hotel Mutiara Garden, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember.

Polisi kemudian berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Pakusari. Saat dilakukan pengecekan, benar saja, Herman ditemukan sedang menginap di hotel tersebut. Pelaku pun langsung diamankan berikut barang bukti.

“Barang bukti yang diamankan yakni satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam berplat P-4620-RM, STNK, uang tunai Rp200 ribu dan pakaian pelaku,” imbuh Berata.

Dalam hasil interogasi awal, pelaku mengakui telah mengambil uang tunai dan motor korban. Ia berdalih melakukan pencurian karena alasan ekonomi. “Pelaku dengan mudah mengambil motor dan uang korban karena kunci kontak masih tergantung di motor saat terparkir,” tambah Berata.

Atas perbuatannya, pelaku kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dijerat Pasal 362 KUHP tentang Pencurian. (ana)

Aksi Maling Gasak HP di Warung Terciduk Pembeli, Begini Kronologinya

BSFP (21), asal Mamberamo Tengah diamankan aparat Polsek Denpasar Selatan.
BSFP (21), asal Mamberamo Tengah diamankan aparat Polsek Denpasar Selatan.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan  mengamankan seorang pria yang mencuri sebuah handphone di sebuah warung, Jalan Tukad Citarum, Panjer, Denpasar Selatan.

Pelaku, berinisial BSFP (21), asal Mamberamo Tengah, membawa kabur sebuah handphone merk Oppo Reno 6 senilai Rp 2,7 juta. Kejadian terjadi sekitar pukul 21.10 WITA saat pelapor, Zunita Anjarsari (30), sedang melayani pembeli di warung tersebut.

“Saat itu, seorang pembeli melihat pelaku mengambil handphone di atas meja dan memasukkannya ke kantong celana lalu melarikan diri. Korban kemudian melapor ke Polsek Denpasar Selatan,” terang Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi.

Tim Opsnal Polsek Denpasar Selatan segera merespons laporan dan berhasil menangkap pelaku di sekitar lokasi dengan barang bukti handphone yang diambil.

“Pelaku berhasil diamankan berkat cepat tanggapnya masyarakat dan kerja sama Tim Opsnal. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melapor jika ada kejadian mencurigakan.”

Pelaku dan barang bukti kini diamankan di Polsek Denpasar Selatan untuk proses hukum lebih lanjut. (*)

133 Desa di Tabanan Terintegrasi SIDP, Pemkab Lakukan Monitoring dan Evaluasi

Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap implementasi Program Sistem Informasi Desa Presisi (SIDP) Tabanan yang berlangsung di seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Tabanan.
Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap implementasi Program Sistem Informasi Desa Presisi (SIDP) Tabanan yang berlangsung di seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tabanan menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap implementasi Program Sistem Informasi Desa Presisi (SIDP) Tabanan yang berlangsung di seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Tabanan.

Kegiatan ini dilaksanakan sejak awal Juni 2025 dan direncanakan selesai pada minggu ketiga bulan Juni 2025.

Adapun peserta kegiatan ini terdiri dari para Perbekel (Kepala Desa) serta operator SIDP dari 133 desa yang tersebar di seluruh Kabupaten Tabanan. Khusus di Kecamatan Kerambitan dan Kecamatan Selemadeg Timur, kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (16/6/2025).

Pelaksanaan SIDP merupakan tindak lanjut dari amanat Peraturan Daerah Kabupaten Tabanan Nomor 12 Tahun 2022 tentang Data Dasar Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Berbasis Data Desa Presisi, serta Peraturan Bupati Tabanan Nomor 17 Tahun 2024 yang mengatur pelaksanaan teknis dari peraturan daerah tersebut.

Sistem Informasi Desa Presisi (SIDP) berperan strategis dalam menyediakan data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi untuk mendukung perencanaan pembangunan baik di tingkat desa maupun kabupaten.

Data desa yang valid dan berkualitas menjadi fondasi penting dalam merancang program-program yang tepat sasaran, efisien, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Dalam konteks implementasi Visi ‘Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani’, kegiatan monitoring dan evaluasi ini memiliki nilai strategis sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola pemerintahan berbasis data.

Monev dilakukan untuk memastikan proses pengumpulan, pengelolaan, dan pemanfaatan data desa berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan, serta sebagai langkah koreksi dan perbaikan berkelanjutan demi optimalisasi sistem informasi yang dibangun.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Monev SIDP ini. Bupati menegaskan pentingnya komitmen dan kesungguhan dalam pelaksanaan program ini.

“Data Desa adalah aset penting yang tidak hanya digunakan untuk kepentingan desa, tetapi juga menjadi landasan kuat bagi perencanaan pembangunan di tingkat kabupaten,” ujar Sanjaya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tabanan, I Gusti Ayu Nyoman Supartiwi menjelaskan, saat ini seluruh desa di Kabupaten Tabanan telah terintegrasi ke dalam Sistem Informasi Desa Presisi.

“Total 133 desa di Kabupaten Tabanan telah terhubung dalam sistem SIDP. Sesuai dengan target, pada bulan Juni 2025 ini seluruh data demografi desa diharapkan sudah terisi lengkap dalam sistem,” ucapnya.

Sementara itu, Kelompok Ahli Bupati Tabanan, I Gede Arya Sena, juga menekankan pentingnya data desa yang berkualitas sebagai dasar pengambilan kebijakan pemerintah daerah.

“SIDP bukan hanya alat pencatatan, tetapi menjadi dasar utama dalam penyusunan program dan kebijakan yang berbasis kebutuhan riil masyarakat desa. Oleh karena itu, kualitas dan validitas data harus benar-benar dijaga,” jelasnya.

“Kami juga menghimbau agar seluruh desa memperhatikan aspek keamanan data demi melindungi informasi strategis yang dimiliki,” tambah Arya Sena.

Kegiatan ini turut melibatkan berbagai perangkat daerah terkait, antara lain Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), Inspektorat, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), serta Kelompok Ahli Pemerintah Kabupaten Tabanan. (ana)

Selidiki Kasus Duel Maut di Arena Tajen Songan, Polisi Minta Warga tak Memperkeruh Suasana

Tangkapan layar video keributan di arena tajen di Bangli.
Tangkapan layar video keributan di arena tajen di Bangli.

PANTAUBALI.COM, BANGLI – Suasana sore di Banjar Tabu, Desa Songan A, Kecamatan Kintamani, mendadak berubah mencekam pada Sabtu, 14 Juni 2025. Di atas sebidang tanah milik seorang warga bernama Nang Gede Lama, sebuah tragedi berdarah diduga bermula dari tajen atau sabung ayam yang berlangsung di sekitar lokasi.

Akibatnya,  satu orang meregang nyawa yakni Komang Alam, sementara satu lainnya terkapar dengan luka serius. Polisi masih menyelidiki motif dibalik kasus ini. Diduga, keributan berujung maut itu didasari kesalahpahaman.

Kasi Humas Polres Bangli, AKP I Wayan Sarta, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah mengamankan lokasi kejadian, menyita sejumlah barang bukti, dan meminta keterangan dari para saksi.

“Diduga pembunuhan dipicu oleh ketersinggungan pelaku atas kegiatan tajen yang berlangsung tak jauh dari tempat tinggalnya.” kata AKP Sarta.

Spekulasi kian berkembang setelah diketahui bahwa korban luka berat, I Wayan Luwes  merupakan residivis kasus pembunuhan tahun 2016. Polisi belum mengungkap apakah insiden ini ada kaitannya dengan masa lalunya.

Komang Alam Sutawan telah dibawa ke rumah sakit untuk proses otopsi guna mendukung penyelidikan. Sementara Wayan luwes kini dirawat intensif di RS Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar.

Di tengah penyelidikan yang masih berlangsung, media sosial ramai beredar berbagai versi cerita, termasuk video dan foto dari lokasi kejadian. Sebagian informasi belum tentu benar, dan ini mendorong kepolisian untuk angkat suara.

“Kami imbau masyarakat agar tidak menyebarkan konten yang belum terverifikasi, karena bisa memperkeruh suasana dan menambah beban bagi keluarga korban,” tegas AKP Sarta.(MAH)

Remaja 18 Tahun Tewas Usai Tabrakan dengan Truk di Karangasem

Ilustrasi kecelakaan.
Ilustrasi kecelakaan.

PANTAUBALI.COM, KARANGASEM – Suasana pada Minggu pagi (15/6)  berubah menjadi duka di Jalan Raya Sidemen, Karangasem. Sebuah kecelakaan tragis antara sepeda motor dan truk merenggut nyawa seorang remaja bernama I Made Sutama (18), warga Desa Sidemen.

Sutama mengendarai motor matic dari arah timur menuju barat, menuju kawasan Sangkan Gunung. Sekitar pukul 08.30 WITA, di tikungan KM 30 Banjar Dinas Tebola, ia kehilangan kendali.

Menurut informasi dari Kasi Humas Polres Karangasem, Iptu I Gede Sukadana, korban diduga sempat menggunakan ponsel saat berkendara.

Diduga panik saat melintasi tikungan, Sutama terjatuh dan tubuhnya terlempar ke jalur berlawanan, tepat ke arah truk yang tengah melaju. Truk yang dikemudikan I Wayan Regeg tak sempat menghindar. Karena kaget, truk sempat oleng dan berpindah ke sisi kiri jalan.

“Titik benturan terjadi di jalur kanan dari arah timur,” jelas Sukadana.

Benturan keras membuat Sutama mengalami luka parah. Tim medis yang tiba di lokasi sempat memberikan pertolongan, namun nyawanya tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara sopir truk selamat tanpa cedera.

Kasus ini masih ditangani oleh Satlantas Polres Karangasem. Keluarga korban di Desa Sidemen kini tengah berduka, didampingi simpati dari masyarakat sekitar. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya konsentrasi penuh saat berkendara, terutama bagi pengendara muda yang rentan tergoda distraksi seperti penggunaan ponsel. (mah)

Pemotor Perempuan Tewas Terlentang di Jalan Apuan-Marga, Diduga Korban Tabrak Lari

Tabrak lari di Jalan Apuan-Marga, Kecamatan Marga, Tabanan, Minggu (15/6/2025).
Tabrak lari di Jalan Apuan-Marga, Kecamatan Marga, Tabanan, Minggu (15/6/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Seorang pengendara motor perempuan ditemukan terlentang di tengah Jalan Raya jurusan Marga–Apuan, termasuk Banjar Dinas Tengah, Desa Marga Dajan Puri, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, pada Minggu (15/6/2025) pagi.

Korban diketahui bernama Ni Luh Sudiani (38), seorang karyawan swasta asal Banjar Dinas Bunutin, Desa Payangan, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata mengatakan, saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Di dekat korban juga ditemukan sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi DK 3238 GX. Kuat dugaan bahwa Luh Sudiani menjadi korban tabrak lari.

“Korban ditemukan sudah meninggal dunia di tempat dengan kondisi helm pecah,” jelas Berata.

Berata menjelaskan, insiden kecelakaan diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.45 Wita. Korban diketahui melaju dari arah utara menuju selatan.

Setibanya di lokasi kejadian tepatnya di depan rumah warga, korban ditemukan tergeletak dalam posisi terlentang di tengah jalan oleh salah seorang saksi yakni Gede Putu Septiana Ari Artana yang sedang melintas. Helm yang dikenakannya pecah, dan saat diperiksa, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Kejadian itu lantas dilaporkan ke petugas piket Polsek Marga dan segera mendatangi lokasi, mengamankan barang bukti, serta mencatat keterangan saksi-saksi.

Ambulans dari BRSU Tabanan kemudian dikerahkan untuk mengevakuasi jenazah, dan kasus dilimpahkan ke Unit Laka Lantas Polres Tabanan untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga kini, pihak kepolisian dari Polres Tabanan masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan dan kemungkinan adanya kendaraan lain yang terlibat dalam insiden tersebut. (ana)

Pemkab Tabanan Siapkan Pelatihan TI untuk Cetak ASN dan Masyarakat Melek Digital

Pelatihan TI untuk ASN di Pemkab Tabanan.
Pelatihan TI untuk ASN di Pemkab Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tabanan segera melaksanakan rangkaian kegiatan Literasi Media Digital dan Pelatihan Kecakapan Teknologi Informasi.

Program ini ditujukan bagi masyarakat umum termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Kabupaten Tabanan.

Program ini sesuai rencana akan digelar mulai Juli hingga Desember 2025, dengan target peserta sebanyak 500 orang.

Di era digital yang terus berkembang pesat, masyarakat dituntut memiliki kecakapan dalam memahami, memilah, dan memanfaatkan informasi serta teknologi secara cerdas dan bijak.

Disrupsi media telah mengubah pola konsumsi informasi masyarakat, sehingga pemahaman terhadap etika digital, keamanan data, dan literasi media menjadi semakin penting.

Dengan meningkatnya paparan terhadap berbagai platform digital dan media sosial, pelatihan literasi digital tidak hanya relevan, namun menjadi kebutuhan mendasar dalam kehidupan sehari-hari, baik bagi masyarakat umum maupun kalangan ASN.

Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Winiantara menyampaikan kegiatan ini akan dilaksanakan secara inklusif dan kolaboratif dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Untuk mewujudkan Tabanan Era Baru, kegiatan ini juga menggandeng akademisi, praktisi, serta relawan dari berbagai komunitas.

“Salah satunya adalah Komunitas Insan Kreatif Generasi Singasana (IKGS) yang telah menyatakan kesiapannya menjadi volunteer. Beberapa akademisi asal Tabanan yang memiliki latar belakang teknologi informasi juga siap turut serta,” ujar Winiantara.

Kegiatan ini akan dilaksanakan lebih banyak secara daring (online) dengan memanfaatkan platform video conference yang disesuaikan dengan waktu luang para peserta.

Hal ini dimaksudkan agar pelatihan tidak mengganggu aktivitas utama peserta, baik dari kalangan ASN maupun masyarakat umum.

“Kami merancang kegiatan ini agar fleksibel, tidak memungut biaya sama sekali, dan terbuka untuk siapa saja. Bahkan peserta yang mengikuti secara tuntas, kami akan memberikan sertifikat sebagai bentuk penghargaan atas komitmen mereka,” tambah Winiantara.

Program ini diselenggarakan dengan pendekatan gotong royong dan kolaboratif, di mana seluruh proses dirancang untuk mengembangkan SDM Tabanan secara bersama-sama. Diskominfo Tabanan juga membuka ruang seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Jika lembaga, komunitas, atau individu yang ingin menjadi volunteer atau berkolaborasi, silakan berkoordinasi langsung dengan kami di Dinas Kominfo. Mari bersama-sama membangun SDM Tabanan yang unggul dan siap menghadapi tantangan era digital,” tutup Winiantara.

Dengan semangat kolaborasi dan edukasi, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan literasi digital dan kecakapan teknologi di tengah masyarakat, serta memperkuat pondasi Tabanan menuju era digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam mendukung visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani, serta menyikapi pentingnya peningkatan literasi digital di tengah arus transformasi digital yang kian pesat. (ana)

Lapangan Alit Saputara Jadi Destinasi Baru Warga Tabanan, Kini Dilengkapi Gerbang Cinta dan Videotron

Lapangan Alit Saputra, Tabanan.
Lapangan Alit Saputra, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN  – Lapangan Alit Saputra atau yang lebih dikenal dengan Lapangan Dangin Carik (Lapangan DC) kini menjelma menjadi destinasi baru bagi warga Tabanan. Antusiasme masyarakat untuk beraktivitas sehat dan bersosialisasi tampak jelas di lapangan tersebut.

Pada Minggu pagi (15/6/2025), lebih dari seribu warga memadati area ini untuk berolahraga, berekreasi, hingga sekadar bersantai menikmati suasana pagi yang nyaman.

Sebagai ruang terbuka hijau yang terus dikembangkan, Lapangan DC tengah menjalani proses penataan intensif oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan. Salah satu daya tarik terbaru adalah hadirnya Gerbang Cinta, spot foto estetik yang langsung menjadi favorit warga.

Selain itu, pemasangan videotron juga sedang dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan serta memperkuat fungsi lapangan sebagai pusat kegiatan publik.

Tak hanya menata fisik lapangan, Pemkab Tabanan juga melakukan kajian menyeluruh terhadap kawasan sekitar Lapangan DC. Hal ini mencakup penataan zonasi pedagang, penyediaan area parkir, hingga rencana pembangunan tempat nongkrong yang aman dan nyaman.

Semua upaya ini ditujukan untuk menciptakan ruang publik yang ramah, bersih, dan tertib bagi semua kalangan.

Menanggapi tingginya antusiasme masyarakat, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya memberikan apresiasi dan menyampaikan harapannya agar masyarakat turut menjaga fasilitas publik yang telah disediakan.

“Ini membuktikan bahwa ruang publik yang nyaman dan tertata baik sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Bupati Sanjaya.

Lebih lanjut, Bupati dua periode ini mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga fasilitas publik dengan penuh tanggung jawab.

“Mari kita manfaatkan lapangan ini sebaik-baiknya. Gunakan untuk kegiatan yang positif, jaga kebersihannya, hormati sesama pengguna, dan tumbuhkan rasa memiliki. Dengan begitu, Lapangan DC akan terus menjadi ruang yang aman, unggul, dan madani bagi kita semua,” ajaknya.

Salah satu pengunjung, I Putu Arya Sugiarta, warga Desa Penebel, juga menyampaikan apresiasi terhadap fasilitas yang sedang dikembangkan Pemkab Tabanan.

“Sekarang Lapangan DC makin bagus dan nyaman, apalagi ada spot baru seperti Gerbang Cinta dan videotron yang sedang dikerjakan ini. Tapi harapan saya, masyarakat juga harus punya kesadaran untuk ikut menjaga. Jangan buang sampah sembarangan dan tetap tertib agar fasilitas ini bisa dinikmati dalam jangka panjang,” ujarnya. (ana)

WN Australia Tewas Ditembak di Villa, Istri Beberkan Detik-Detik Mencekam dan Ciri-Ciri Pelaku

Villa TKP penembakan WNA Australia pada Sabtu (14/6) dini hari.
Villa TKP penembakan WNA Australia pada Sabtu (14/6) dini hari.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Aksi kekerasan bersenjata kembali mengguncang Bali. Dua warga negara Australia menjadi korban penembakan brutal di sebuah villa yang terletak di Jalan Pantai Munggu Seseh, Banjar Sedahan, Desa Munggu, Mengwi, Badung, pada Sabtu (14/6) dini hari.

Korban tewas diketahui bernama Zivan R (32), sementara rekannya, Sanar G (35), dilaporkan dalam kondisi kritis. Insiden ini tidak hanya menyita perhatian publik, namun juga memicu kekhawatiran soal keamanan wisatawan asing di Pulau Dewata.

Kabid Humas Polda Bali, Kombespol Jansen Avitus Panjaitan Ariasandy, mengonfirmasi bahwa pelaku penembakan diduga dua pria bersenjata yang masih dalam pelarian. Keduanya disebut membawa senjata api dan mengenakan jaket serta helm saat melancarkan aksinya.

Menurut kesaksian seorang perempuan berinisial GJ (30), yang merupakan istri dari korban Zivan, kejadian berlangsung sekitar pukul 00.15 WITA. Saat itu, GJ sedang tidur di kamar nomor dua ketika ia mendengar teriakan suaminya.

“Saya mendengar suara Zivan berteriak keras,” ujar GJ kepada penyidik. Ia mengaku sempat mengintip dari balik selimut dan melihat seorang pria berjaket oranye dan helm menembaki suaminya di dalam kamar mandi.

Tak lama berselang, suara tembakan lain terdengar dari kamar berbeda. Teriakan Sanar pun menyusul. Saat GJ keluar kamar, ia melihat Sanar tergeletak bersimbah darah.

Meski dalam keadaan panik, GJ sempat memeriksa denyut nadi suaminya yang sudah tidak merespons, kemudian berusaha membantu menghentikan pendarahan pada tubuh Sanar.

Kesaksian lain datang dari D, istri Sanar, yang tidur di kamar nomor tiga. Ia juga terbangun karena suara letusan. Saat membuka mata, ia melihat pria berjaket hijau mencoba masuk ke kamarnya. Tembakan pun terdengar lagi dan kaca jendela pecah. Ia segera melarikan diri keluar dari kamar.

Di luar villa, D melihat dua sepeda motor matic terparkir. Ia terus berlari ke arah timur untuk mencari pertolongan dan akhirnya bertemu seseorang yang membantunya kembali ke lokasi setelah situasi dinyatakan aman.

Polisi Turun Tangan, Pelaku Masih Diburu

Pihak kepolisian dari Polres Badung dan tim gabungan Polda Bali kini tengah bekerja keras memburu para pelaku. Penyelidikan terus dilakukan di tempat kejadian perkara (TKP), termasuk pengecekan CCTV dan pemeriksaan saksi-saksi.

“Tim gabungan sudah diterjunkan untuk membantu pengungkapan kasus ini,” ujar Kombes Ariasandy.

Insiden tragis ini menjadi sorotan serius karena menyangkut nyawa turis asing dan berpotensi mencoreng citra pariwisata Bali yang dikenal aman dan damai. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melapor jika memiliki informasi yang mengarah pada pelaku. (mah)

Komang Alam Tewas Ditikam di Arena Tajen Bangli, Polisi Selidiki Motif

Komang Alam tewas di tangan Mangku Luwes pada Sabtu (14/6).
Komang Alam tewas di tangan Mangku Luwes pada Sabtu (14/6).

PANTAUBALI.COM, BANGLI – Sebuah tragedi berdarah terjadi di Desa Songan A, Kecamatan Kintamani, Bangli, pada Sabtu (14/6) sore. Kericuhan di arena sabung ayam ilegal yang terletak di Banjar Tabu menelan korban jiwa, menyusul perkelahian antara dua pria yang berujung maut.

Korban, Komang Alam Sutawan (37), meninggal dunia setelah terlibat pertikaian dengan Mangku Wayan Luwes (50), seorang mantan narapidana yang baru menghirup udara bebas dari Lapas Nusakambangan. Dalam insiden tersebut, Komang diduga diserang menggunakan senjata tajam oleh Mangku Luwes.

Kasi Humas Polres Bangli, AKP Wayan Sarta, menjelaskan bahwa peristiwa ini dipicu oleh kesalahpahaman antara keduanya. Namun, detail pasti penyebab pertikaian masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

“Korban sempat dilarikan ke RSU Bangli menggunakan ambulans untuk mendapat pertolongan medis, namun nyawanya tidak tertolong,” ujar AKP Wayan Sarta dalam keterangannya.

Sementara itu, Mangku Luwes sendiri mengalami luka cukup parah dan saat ini menjalani perawatan intensif di RSUP Prof. Dr. IGNG Ngoerah, Denpasar.

Insiden ini sempat menimbulkan kehebohan di tengah masyarakat. Beredar pula rekaman video serta kabar simpang siur mengenai adanya korban lain akibat keributan lanjutan. Namun pihak kepolisian memastikan, hingga saat ini hanya satu korban jiwa yang terkonfirmasi.

Situasi di Desa Songan A kini dilaporkan telah kondusif. Meski begitu, pihak kepolisian terus mendalami motif serta kronologi peristiwa tersebut.

“Petugas terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dan kronologi kejadian sebenarnya,” tegas AKP Wayan Sarta. (mah)